Musim Okmar Poktan Banyak Tanam Padi, Sebaliknya Musim Asep Jarang

0
87

BARITO UTARA-Bupati Barito Utara(Barut),H Nadalsyah bersama Kepala Dinas Pertanian(Distan), Syahmilludin A.Surapati, Kadis Lingkungan Hidup (LH),Ir Edy Nugroho dan Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan(KPP),Ir Sugeng.Melakukan monitoring tanaman padi sawah Inpari-30 yang telah berusia 42 hari,di Lahan Pertanian Kelompok Tani Mitra Laba Di Desa Paring Lahung,Kecamatan Montallat, Sabtu(10/7/2021). 

Monitoring ini untuk mengidentifikasi pengendalian hama atau organisme pengganggu tanaman,memeriksa tanah dan air serta kandungan logam atau mineral,juga memeriksa pengaflikasian bahan organik Demplot dari produk NASA.

Selain itu dilakukan juga, penebaran benih ikan papuyu,nila dan patin pada kolam yang tersedia di sekitar lahan persawahan.

Bupati Barito Utara, mengatakan lahan Kelompok Tani(Poktan) Mitra Laba Desa Paring Lahung,dapat dijadikan sebagai percontohan yang sangat baik,kolaborasi tanaman padi dan ikan. 

“Kedepannya kita akan tanami dengan tanaman sayuran dan palawija,jadi lengkap untuk kebutuhan keluarga di dapur,”kata Bupati.
 

Dengan bergandengan tangan bersama dalam mengelola lingkungan,membuka isolasi lahan percontohan untuk budidaya pertanian dan perikanan serta perkebunan sehingga dapat mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Barito Utara,”sambungnya.

“Pemkab Barito Utara,melalui instansi terkait sesuai bidangnya akan mensupport dan mendukung upaya masyarakat,dalam turut serta mensukseskan pembangunan di Barito Utara. 

Untuk pertanian akan disupport oleh Dinas Pertanian,bidang perikanan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, infrastruktur oleh Dinas PUPR,dan bidang lainnya dengan instansi terkait yang membidanginya,”jelas Bupati. 

“Semoga apa yang kita lakukan dapat mewujudkan Kabupaten Barito Utara,yang Kuat dengan masyarakatnya yang sehat dan pertumbuhan ekonominya kian meningkat,”harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Barito Utara,Syahmiludin A. Surapati.Mengatakan, bahwa Dinas Pertanian ini sangat mendukung dari sisi teknis terkait penanaman dan hal  lainnya.

“Alhamdulillah Barito Utara, untuk musim tanam Asep ditahun 2021 dilahan persawahan seluas 1.000 hektar,”kata Syahmiludin. 

Dijelaskan Syahmiludin, biasanya pada musim tanam Okmar yang banyak petani menanam padi. Sedangkan dimusim Asep sangat jarang yang menanam padi.Sistem pengairan yang digunakan yakni sistem pompanisasi, dimana saat ini masih menggunakan diesel sebagai penggerak pompanya.  (SS).