PROBOLINGGO — Menyikapi adanya habis masa jabatan sebanyak 253 kepala desa, yang mengakibatkan kosongnya jabatan tersebut, Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Probolinggo mengadakan audensi dengan Komisi 1 DPRD, beserta para pejabat yang ada dilingkungan pemerintahan Kabupaten Probolinggo.
Nampak hadir dari pejabat Pemkab, yakni Heri Sulistiyanto Asisten 1, Kepala dinas PMD Edi Suryanto, Bagian hukum Priyo, dan beberapa pejabat teras lainnya.

Sedangkan dari Apdesi dihadiri oleh ketua Apdesi Jawatimur, H.Rekso Wijoyo ( kades Sentong Krejengan), sekjen Apdesi Jawatimur, Sunan Bukhori( kades Dringu), ketua Apdesi kabupaten Probolinggo, Hasanudin, SH (kades Penbangan , Nantu Hermanto, Sekjen Apdesi sebagai kepala desa Tunggakcerme, serta bendahara umum, Farid( kades Paiton) dan didampingi oleh 27 anggota pengurus aktip
Dalam dialog yang yang cukup hangat tersebut, disepakati beberapa poin yang menjadi acuan awal, yakni disepakati Pilkades serentak Kabupaten Probolinggo, dilaksanakan akhir Pebruari 2022.
Termasuk kegiatan tadi membahas revisi Perbup yang tidak berpihak kepada kepentingan umum, sedang pembahasan berikutnya dilaksanakan tanggal 15 September mendatang, dengan agenda yang menyangkut teknis.
Dengan langkah yang dilaksanakan hari ini, Rabu, 8 September 2021 ini, diharapkan pemilihan kepala desa serentak dapat segera dilaksanakan, sehingga Kabupaten lebih kondusif kedepannya.
Nantu Hermanto, selaku Sekjen Apdesi kabupaten Probolinggo, berharap semua proses menuju Pilkades serentak dapat berjalan dengan baik dan tepat waktu.
” Semoga apa yang kita usahakan bersama ini, dapat membuahkan hasil yang baik, dan nantinya juga bermanfaat bagi masyarakat Probolinggo secara umum,” Harap Nantu Hermanto.( Red)






