Yosowilangun, Jum’at (2/2/2024) – Tim media melaporkan adanya kasus gendam hipnotis yang terjadi di Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Korban adalah Ibu Wiro, istri dari seorang pengusaha sukses di desa tersebut.
Menurut keterangan seorang guru yang enggan disebutkan namanya, korban dihipnotis oleh seorang laki-laki yang mengaku sebagai penjual kalender. Pelaku datang ke rumah korban dan menawarkan kalender dengan harga murah. Korban yang awalnya menolak, kemudian luluh dengan rayuan pelaku.

“Setelah itu, pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil uang dan perhiasan milik korban. Uang yang diambil sekitar 80 juta rupiah, dan perhiasan yang diambil kalau diuangkan juga sekitar 80 juta rupiah. Total kerugian korban mencapai 160 juta rupiah,” ungkap guru tersebut.
Korban baru sadar setelah pelaku pergi. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi setempat. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.
Sementara itu, warga Desa Wotgalih merasa resah dengan adanya kasus gendam hipnotis ini. Salah satu warga, Bu Irma, mengatakan bahwa ia mendapat nasihat dari ibunya untuk tidak keluar rumah menjelang pemilu.
“Kalau sudah dekat dengan pemilu gini, kata emak saya, jangan kemana-mana, karena banyak pencurian, bisa pencurian sepeda motor. Harapan saya kepada dinas keamanan sering-sering keliling, harus sergap, sigap, dan lebih waspada, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan serta kedamaian,” tutur Bu Irma.
Kasus gendam hipnotis ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan orang asing. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib.
(S. Efendi).






