HomeJawa TimurLumajangIMM Lumajang sukses gelar Seminar Pendidikan

IMM Lumajang sukses gelar Seminar Pendidikan

    Pada hari sabtu, 6 Juli 2024, di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah berlangsung seminar dengan mengusung tema "Tantangan Pendidikan di Era Gempuran Artificial Intelligence (AI)". Seminar ini  diadakan oleh Komisarit Alfatih dan Komisariat Ahmad Dahlan IMM Lumajang. Seminar ini dihadiri oleh berbagai stake holders pendidikan, termasuk akademisi, mahasiswa, praktisi, dan pengamat teknologi. Seminar dimulai dengan sambutan dari ibu Rektor STKIP Muhammadiyah Lumajang: Eny Nur Wahyuni, S.H., M.Si. Beliau menyampaikan bahwa perkembangan AI telah mengubah berbagai aspek kehidupan, termasuk Pendidikan Beliau berharap seminar ini dapat memberikan wawasan dan solusi atas tantangan yang dihadapi dunia pendidikan.
   Keynote speech pertama disampaikan oleh Fahmi Abdul Halim, S.Si., M.Pd dosen dari STKIP PGRI Lumajang. Sebagai akademisi beliau membahas apa sih artificial intelligence itu? Perkembangan peluang serta contoh nyata artificial intelligence yang biasa kita gunakan dalam keseharian. Keynote speech kedua disampaikan oleh Aulia Nur Basmalah, S,Pd.I.,gr. Sebagai praktisi pendidikan beliau menyampaikan tantangan atau dampak AI dalam pendidikan, baik dari segi positif maupun negatif. Beliau menekankan pentingnya adaptasi dan metode pengajaran untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan yang cepat.

Pada Sesi pertama seminar ini narasumber menyoroti berbagai peluang yang dihadapi dunia pendidikan ditengah pesatnya perkembangan AI. Narasumber mengidentifikasi beberapa tantangan utama, antara lain:

  1. Personalisasi Pembelajaran: AI memungkinkan personalisasi pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing siswa.
  2. Efisiensi Administrasi: AI dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi administrasi sekolah, seperti pengelolaan data siswa, jadwal, dan evaluasi.
    Sedangakan pada sesi kedua menyoroti tentang Tantangan Pendidikan di Era AI yaitu berupa:
  3. Kesenjangan Digital: Tidak semua institusi pendidikan memiliki akses yang sama terhadap teknologi AI, yang berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan antara daerah maju dan tertinggal.
  4. Kebutuhan Pelatihan Guru: Guru-guru perlu dilatih untuk memahami dan memanfaatkan AI dalam proses pembelajaran.
  5. Privasi dan Keamanan Data: Penggunaan AI dalam pendidikan menimbulkan kekhawatiran terkait privasi dan keamanan data siswa.
    Senada dengan Immawan Indra selaku ketua cabang IMM Lumajang, Immawan Ardiansyah selaku ketua Panitia juga berharap hasil dari seminar ini dapat diimplementasikan dan menjadi langkah awal dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang dihadirkan oleh AI dalam dunia pendidikan. Testimoni dari peserta juga menyebutkan bahwa Seminar ini berhasil memberikan wawasan dan inspirasi bagi para peserta mengenai tantangan dan peluang yang dihadirkan oleh perkembangan AI dalam pendidikan. Diharapkan, dengan kerja sama berbagai pihak, dunia pendidikan dapat beradaptasi dengan baik dan mempersiapkan generasi muda untuk masa depan yang semakin didominasi oleh teknologi AI.
RELATED ARTICLES

Most Popular