HomeNusantaraKalimantanAcara Konsultasi Publik ( KP-1) RTRWK Barito Utara

Acara Konsultasi Publik ( KP-1) RTRWK Barito Utara

BARITO UTARA- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara (Kalteng) bersama dengan Tim penyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten RTRWK dari CV. Madani  Callyista Sei Buyun Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng) menggelar Konsultasi Publik ( KP-1) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRWK) Kabupaten Barito Utara tahun 2025- 2045, dilangaungkan bertempat pada Aula Hotel Gh. Senyiur Syari’ah, Rabu (25/9/2024).

Hadir pada acara konsultasi publik RTRWK tersebut, yakni yang mewakili Pj. Bupati Barito Utara, Asisten II Sekda bidang Perekonomian dan Pemerintahan, Gazali Montallatua, S. Sos. M. AP, Kadiis PUPR Barut, Pasi Log Dim 1013 Muara Teweh, Kapten Inf. M. Guntur, Ketua tim penyusun RTRWK, Ir. Juniar Ilham Pramukadianto, MT, Camat Gunung Timang gan Damang Kecamatan Lahei dan kepala Adat Sei Liju Kecamatan Teweh Timur.

“Penjabat (Pj). Bupati Barito Utara, Drs. Muhlis, yang diwakili Asisten Sekda Barito Utara, Gazali Montallatua, S. Sos. M. AP dalam sambutannya mengatakan bahwa memperhatikan dinamika pembangunan di Kabupaten Barito Utara, maka perlu direspon dan diantisipasi sehingga mampu menjamin keberlangsungan implementasi pembangunan di lapangan, dan mencapai tujuan pembangunan jangka panjang sesuai masa berlaku RTRW yaitu 20 tahun mendatang.

Advertisement

Pj. Bupati Muhlis, melaui Asisten II. Disampaikannya juga dengan menghadapi berbagai isu dan tantangan kedepan yang akan dihadapi oleh pemerintah Barito Utara,  maka perlu bagi seluruh stakeholders secara khususnya di Barito Utara agar mampu merespon penting untuk meningkatkan daya saing wilayah serta mampu menghadapi tantangan dalam keberlanjutan pembangunan regional, berlanjutnya dengan tetap memperhatikan prinsip daya dukung lingkungan melalui keseimbangan dalam pengaturan ruang wilayah antara kawasan lindung dan kawaaan budidaya. Keseimbangan pembangunan, perlu diperhatikan guna melindungi sumberdaya seperti air, udara dan tanah yang menjadi satu kesatuan dalam ruang wilayah tersebut. 

Pada kesempatan ini pula Pj. Bupati Barito Utara, bahwa dirinya berharap rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Barito Utara,  dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan menjadi pedoman dalam pemanfaatan ruang,  sehingga dapat mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi serta pembangunan yang berkelanjutan. 

Semoga terjalinnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersama- sama merumuakan rencana yang lebih baik untuk masa depan wilayah,” tutup Asistwn II Sekda mengakhiri sambutan Pj. Bupati Barut.

Ketua tim penyusun dari CV. Madani Callyista Sei Buyun Yogyakarta (Jateng), Ir. Juniar Ilham Pramukadianto dalam paparannya,  mengatakan Maksud dari kegiatan Penyusunan Revisi (Peninjauan Kembali) Rencana Tata Ruang Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Barito Utara, tahun 2019-2039 adalah untuk menyusun materi teknis dan atau dokumen akademis sebagai penyempurnaan Rencana Tata Ruang Ruang Wilayah Kabupaten Barito Utara Tahun 2019-2039.

“Dikatakan Juniar bahwa tujuan terumuskannya tindak lanjut atas butir-butir rekomendasi Peninjauan Kembali RTRW Kabupaten Barito Utara, tahun 2019- 2039 tersusunnya revisi (Peninjauan Kembali) Rencana Tata Ruang Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Barito Utara, tahun 2019- 2039 yang meliputi rumusan tujuan, kebijakan, dan strategi penataan ruang wilayah, rencana pola ruang wilayah dan rencana struktur ruang wilayah, dan arahan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah.

Tersusunnya Materi Teknis Revisi RTRW Kabupaten Barito Utara dan draf naskah akademis Rancangan Peraturan Daerah (Raperda),  tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)  Kabupaten Barito Utara terbaru. Tersedianya album peta dan peta digital dengan skala atau tingkat kedetailan informasi minimal skala 1:50.000,” sebut Ketua tim Penyusun RTRWK.

Kegiatan konsultasi Publik ini terlebih dahulu dilakukan materi pembahasan, revisi RTRW Kabupaten Barito Utara. Gambaran umum potensi dan kendala wilayah, isu pokok pengembangan, analisis dan konsep awal,” jelas Juniar Ilham.  (SS)

RELATED ARTICLES

Most Popular