SIDOARJO – Didampingi petugas satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Sidoarjo bersama dengan Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Invantri Didik Wahyu Widodo dan perwakilan pemkab Sidoarjo, utusan khusus presiden bidang Pariwisata, Zika Anjani melakukan sidak dan peninjauan dapur umum SPPG di Asrama Yonif 516 Sidoarjo.
Dalam sidak tersebut, Zika Anjani melihat langsung seluruh proses pengadaan makanan yang akan diberikan ke siswa sekolah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tidak hanya melihat proses memasak dan aneka makanan yang diberikan ke siswa sekolah, dalam kesempatan itu, utusan khusus presiden bidang pariwisata ini juga melihat sejumlah peralatan memasak dan peralatan distribusi makanan yang digunakan untuk mengirim makanan ke sejumlah sekolah.
Dalam sidak itu, Zika Anjani menyatakan, saat ini makanan bergizi gratis baru dibagikan ke sejumlah sekolah, namun dalam waktu dekat MBG akan dibagi ke seluruh sekolah di berbagai daerah di Indonesia.
“Makanan Bergizi Gratis ini sebagai langkah awal sangat baik dan saya optimis ini akan lebih baik lagi, rakyat Indonesia akan lebih pintar,” kata Zika, Jum’at (10/1/2025).
Pelaksanaan program MBG yang sudah digelar di sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Timur tersebut dinilai pakar kebijakan publik dari kampus Untag Surabaya masih belum matang.
Karena program ini adalah kebijakan baru yang sifatnya masif dan jangka panjang. Alasannya, meski sudah ada petunjuk teknis secara pelaksanaan program MBG ini, namun pemantauan harus tetap dilakukan, untuk memastikan apa saja yang perlu ditingkatkan.
Khususnya pada proses pengadaan hingga kwalitas menu, apalagi dalam prosesnya diketahui ada sejumlah masalah dalam proses penunjukan yang terkesan buru-buru, termasuk untuk menu harus disiapkan sebaik mungkin dengan kandungan gizi yang telah ditetapkan dalam juknis dan dapat memberikan manfaat ekonomi pada masyarakat sekitar. (tim)

