
Sebuah Surat Terbuka Untuk Para Penguasa
Cimahi, Sabtu(16/08/2025)
Masih segar dalam ingatan kita,Peristiwa demi peristiwa yang menyangkut pekayanan RS Cibabat Kota Cimahi.Dalam momentum menyingsing Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-80 Salah seorang Warga Kota Cimahi mengirim Surat terbuka yang berisi beberapa pertanyaan dan tuntutan atas pelayanan dan Fasilitas RS Cibabat,
SURAT TUNTUTAN TERBUKA UNTUK WALI KOTA CIMAHI
Gedung B RSUD Cibabat Cimahi
(Untuk Wali Kota Cimahi, Direktur RS Cibabat, dan Dewan Pengawas)
(limawaktu.Id)
(gempurnews.com)
Kepada Yth.
Wali Kota Cimahi
Direktur RS Cibabat
Dewan Pengawas RS Cibabat
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pak Wali,
14 Agustus 2025 adalah hari di mana nyawa Ust.Tatang Jajuli warga Cigugur Tengah, Cimahi Tengah hilang bukan karena takdir semata, tapi karena pembiaran.
Alat rontgen rusak, tindakan medis tak dilakukan, dan para perawat malah sibuk memberi jawaban pembenaran seolah kelalaian adalah prosedur resmi di RS Cibabat.
Kami bertanya dan harap dijawab tanpa drama kamera:
- Apakah RS Cibabat memang tempat warga diuji kesabarannya sampai nyawa lepas?
- Mengapa alat rontgen bisa rusak tanpa ada rencana darurat? Apa anggaran perawatan alat hanya angka di kertas APBD?
- Mengapa manajemen RS bisa santai sementara pasien meregang nyawa?
- Apakah Dewan Pengawas hanya hadir saat rapat dan tanda tangan honor, lalu lenyap saat nyawa pasien dipertaruhkan?
- Apakah Wali Kota hanya bergerak cepat untuk membela citra, bukan untuk menyelamatkan rakyat?
- Kalau korban ini keluarga pejabat, apakah akan diperlakukan sama? Atau akan langsung ada tindakan cepat, alat baru, dan dokter siaga?
- Mengapa pembenaran lebih cepat keluar daripada pertolongan medis?
- Sampai kapan nyawa rakyat Cimahi akan diletakkan di bawah prioritas administrasi dan rapat-rapat?
TUNTUTAN KAMI:
a.Turunkan Direktur RS Cibabat.
b.Ganti total manajemen RS Cibabat.
c.Evaluasi dan bersihkan Dewan Pengawas yang hanya menjadi hiasan jabatan.
d.Perbaiki fasilitas medis sekarang, bukan nanti.
Pak Wali,
Kami ingatkan: -Anggaran RS Cibabat berasal dari uang rakyat,Nyawa rakyat bukan barang percobaan. dan setiap pembiaran yang mematikan adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah jabatan.
Jika Bapak memilih diam, artinya Bapak menyetujui pembiaran ini.
Jika Bapak bergerak, buktikan dengan tindakan, bukan kata-kata manis.
Hormat Kami,
Anton Sugianto.
Keluarga Besar Pasien RS Cibabat










