LUMAJANG – Memasuki hari ketiga, sejumlah warga ditempat pengungsian SD Negeri 04 Supiturang Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Lumajang, mulai terserang penyakit.
Petugas medis dari Puskesmas Pronojiwo yang bersiaga, bergantian memeriksa kondisi kesehatan para pengungsi. Rata rata warga mengeluhkan sakit demam, diare hingga batuk pilek.
Diduga karena mereka tidur hanya beralaskan karpet, ditengah suhu dingin pada malam hari.
Sementara itu, stock obat obatan di pos kesehatan yang disediakan untuk para pengungsi mulai menipis.
Total warga yang berada di tempat pengungsian dampak erupsi Gunung Semeru, mencapai 1 116 jiwa tersebar di sejumlah titik pengungsian.
Sementara petugas Kepolisian Polres Lumajang khususnya Polwan, Psikologi Polri dan sejumlah relawan memberikan trauma healing kepada puluhan anak anak korban erupsi Gunung Semeru di tempat pengungsian SD Negeri 04 Pronojiwo, Jum’at (21-11-2025) pagi.
Layanan trauma healing ini dilakukan dengan cara bernyanyi hingga melakukan berbagai permainan, seperti bermain cekatan aba aba serta bermain kereta api.
Bahkan, anak anak di tempat pengungsian terlihat komet antusias dan riang gembira karena mereka mendapatkan hadiah dari petugas.
Layanan ini diberikan sebagai bentuk psikologi kepada anak yang terdampak bencana, agar di tempat pengungsian, mereka tidak stres dengan musibah yang dialami. **






