
Malangsuko Salurkan BLT-DD Tahap Dua Kepada 16 KPM Lansia.
MalangGempurnews – Malangsuko, Tumpang Pemerintah Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap Dua kepada 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Rabu 01/07/2026.
Masing-masing KPM menerima bantuan tunai sebesar Rp300.000. Dengan demikian total anggaran yang disalurkan mencapai Rp4.800.000 bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2026.

Penyaluran berlangsung di Balai Desa Malangsuko dan dihadiri langsung oleh unsur Forkopimcam tingkat desa.
Kepala Desa Malangsuko, Muhamad Sholeh, menjelaskan bahwa 16 KPM tersebut seluruhnya merupakan warga lansia. Data penerima merupakan hasil Musyawarah Desa dan sudah diverifikasi sebagai warga yang belum masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penerima bansos lain.
“Kami pastikan penyaluran ini tepat sasaran dan transparan. Semua penerima menandatangani daftar hadir dan kwitansi bermaterai Rp10.000 sebagai bentuk pertanggungjawaban Dana Desa,” tegas Sholeh.
Bhabinkamtibmas Aiptu Yudi P. dalam sambutannya menyampaikan dua poin penting kepada warga penerima.
“Pertama, kami dari Polri mengawal proses ini agar tidak ada potongan sepeser pun. BLT ini hak masyarakat dan harus diterima utuh Rp300.000. Jika ada yang meminta potongan atau pungli, silakan langsung lapor ke saya. Kedua, kami imbau agar bantuan ini digunakan untuk kebutuhan pokok seperti beras, sembako, dan obat-obatan. Jangan digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat,” ujar Aiptu Yudi P.
Senada, Babinsa Serka Suwarno dari Koramil 0818/22 Tumpang menegaskan komitmen TNI-Polri mengawal program pemerintah pusat sampai ke tingkat desa.
“Tugas kami memastikan bantuan sampai kepada yang berhak. Alhamdulillah hari ini kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa ada kerumunan berlebihan,” kata Babinsa.
Salah satu penerima, Kasiman, mengaku sangat terbantu dengan adanya BLT tersebut.
Matur nuwun Pak Lurah, Pak Bhabin, Pak Babinsa. BLT ini bisa buat beli beras dan obat,” katanya.
Di akhir kegiatan, Serka Suwarno juga memberikan imbauan terkait keberlanjutan program.
“Bapak-Ibu yang hari ini menerima BLT, perlu saya sampaikan bahwa bantuan ini tidak selamanya. Jika Bapak-Ibu sudah terdata sebagai penerima bantuan lain seperti PKH, maka BLT dari desa akan dihentikan. Kuotanya akan kami berikan kepada warga lain yang belum pernah menerima bantuan sama sekali, sesuai aturan dari Kemendes,” pungkasnya.
Kegiatan penyaluran turut disaksikan oleh BPD dan Pendamping Desa setempat. ( Arifin)










