Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Gempur News Gempur News Gempur News

Jelajah Informasi Dunia Tanpa Batas

Gempur News Gempur News Gempur News

Jelajah Informasi Dunia Tanpa Batas

  • Jatim
  • Jateng
  • Jabar
  • Jakarta
  • Kalimantan
  • Sumatera
  • Sulawesi
  • Lainnya
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Yogyakarta
    • Opini & Artikel
    • Cerpen
    • Berita Video
  • Jatim
  • Jateng
  • Jabar
  • Jakarta
  • Kalimantan
  • Sumatera
  • Sulawesi
  • Lainnya
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Yogyakarta
    • Opini & Artikel
    • Cerpen
    • Berita Video
Subscribe
Close

Search

Gempur News Gempur News Gempur News

Jelajah Informasi Dunia Tanpa Batas

Gempur News Gempur News Gempur News

Jelajah Informasi Dunia Tanpa Batas

  • Jatim
  • Jateng
  • Jabar
  • Jakarta
  • Kalimantan
  • Sumatera
  • Sulawesi
  • Lainnya
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Yogyakarta
    • Opini & Artikel
    • Cerpen
    • Berita Video
  • Jatim
  • Jateng
  • Jabar
  • Jakarta
  • Kalimantan
  • Sumatera
  • Sulawesi
  • Lainnya
    • Aceh
    • Bali
    • Banten
    • NTB
    • NTT
    • Papua
    • Yogyakarta
    • Opini & Artikel
    • Cerpen
    • Berita Video
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Jawa Timur

DPRD Cimahi Disorot, Absen dalam Dialog Transformasi RSUD Cibabat

25 Juli 2026 4 Min Read

Cimahi,Sabtu(25/06/2026)
Ketidakhadiran DPRD Kota Cimahi dalam forum dialog terkait rencana transformasi RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya menuai sorotan, Di tengah proses perubahan identitas rumah sakit milik Pemerintah Kota Cimahi tersebut, absennya lembaga legislatif daerah dinilai mencederai peran strategis DPRD sebagai representasi suara masyarakat.

Forum dialog yang seharusnya menjadi ruang bersama untuk membahas masa depan pelayanan kesehatan daerah justru berlangsung tanpa kehadiran pihak yang memiliki fungsi penting dalam mengawal kebijakan publik. Padahal, perubahan terhadap rumah sakit daerah bukanlah kebijakan yang bersifat internal semata, melainkan menyangkut kepentingan masyarakat luas sebagai pengguna utama layanan kesehatan.Perubahan nama rumah sakit daerah bukan sekadar persoalan administratif maupun perubahan identitas visual. Kebijakan tersebut menyangkut fasilitas pelayanan publik yang selama ini memiliki keterikatan kuat dengan masyarakat Cimahi.

Lebih dari sekadar pergantian nama, transformasi RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya membawa harapan adanya perubahan yang lebih besar, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, pembenahan fasilitas, penguatan tata kelola, hingga upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah.Karena itu, keterlibatan seluruh unsur pemangku kepentingan, termasuk DPRD, menjadi bagian penting dalam memastikan setiap langkah transformasi berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan Sebab kebijakan pelayanan publik tidak cukup hanya dirancang oleh pemerintah, tetapi membutuhkan pula pengawasan dan keterlibatan lembaga yang diberi mandat untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.
Sebagai lembaga yang menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi masyarakat, DPRD memiliki mandat untuk hadir dalam proses pengawalan kebijakan daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik.

Iklan

Ketidakhadiran dalam forum dialog tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana fungsi pengawasan dan keterlibatan DPRD dalam mengawal proses transformasi rumah sakit daerah. Ketika pemerintah daerah membuka ruang komunikasi untuk menjelaskan arah kebijakan strategis, ketidakhadiran wakil rakyat justru berpotensi menciptakan jarak antara lembaga legislatif dengan isu yang sedang menjadi perhatian masyarakat,Padahal ruang dialog tersebut dapat menjadi momentum bagi DPRD untuk menggali informasi secara langsung, menguji alasan di balik kebijakan perubahan nama, serta memastikan transformasi yang dilakukan benar-benar memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Menanggapi pernyataan sejumlah anggota DPRD Kota Cimahi, seperti Agung Yudaswara, Ike Hikmawati, dan Barkah Setiawan, yang menyebut belum mengetahui rencana perubahan nama rumah sakit, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang DPRD untuk menghadiri kegiatan ekspose guna memberikan penjelasan terkait rencana transformasi tersebut.

Iklan

“Legislatif sebenarnya sudah diundang, namun sampai selesai kegiatan tidak ada satu pun wakil rakyat yang hadir,” ujar Ngatiyana, Kamis (23/7).

Forum tersebut seharusnya menjadi kesempatan bagi DPRD untuk memperoleh penjelasan secara langsung mengenai latar belakang perubahan nama, tahapan yang telah dilakukan, hingga rencana peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit ke depan.Kehadiran DPRD dalam forum semacam ini bukan hanya sebagai formalitas kelembagaan, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang menjadi pemilik kepentingan utama dalam setiap kebijakan pemerintah daerah.Sebab, masyarakat tidak hanya membutuhkan wakil rakyat yang hadir ketika muncul persoalan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan mereka sejak awal proses perumusan dan pengawalan kebijakan,Terlebih sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga masyarakat setiap hari.
Momentum absennya DPRD dalam forum dialog tersebut menimbulkan pertanyaan terhadap keterlibatan lembaga legislatif dalam mengawal kebijakan strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Sebagai representasi warga Cimahi, DPRD seharusnya mengambil peran aktif untuk memahami proses transformasi RSUD Cibabat, memberikan masukan, serta memastikan aspirasi masyarakat turut menjadi bagian dalam setiap tahapan perubahan.
Kritik terhadap kebijakan pemerintah tentu merupakan bagian dari demokrasi. Namun, kritik yang konstruktif idealnya dibangun melalui pemahaman yang utuh terhadap proses, tujuan, dan arah kebijakan yang sedang dilakukan. Kehadiran dalam ruang dialog menjadi salah satu cara untuk memastikan kritik tersebut memiliki dasar yang kuat dan berpihak pada kepentingan masyarakat,Perubahan nama RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari upaya peningkatan layanan publik yang membutuhkan pengawasan dan keterlibatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.Dalam proses transformasi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi juga menyoroti pentingnya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah. Hal ini berkaitan dengan masih adanya persepsi di tengah masyarakat mengenai kualitas pelayanan RSUD Cibabat termasuk munculnya sorotan ketika terdapat tenaga kesehatan yang memilih mendapatkan perawatan di rumah sakit lain saat mengalami kondisi sakit.
Fenomena tersebut menjadi catatan bahwa persoalan pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, tetapi juga menyangkut tingkat kepercayaan. Rumah sakit daerah harus mampu menjadi pilihan utama bagi masyarakat, termasuk bagi orang-orang yang memahami langsung standar pelayanan kesehatan.Jika masyarakat maupun tenaga kesehatan sendiri masih memiliki keraguan terhadap pelayanan yang diberikan, maka transformasi harus dipandang sebagai momentum untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Perubahan nama tidak boleh berhenti sebagai simbol atau sekadar mengganti identitas. Nama baru harus diikuti dengan perubahan nyata yang dapat dirasakan masyarakat, mulai dari kualitas pelayanan, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, profesionalisme tenaga kesehatan, hingga budaya pelayanan yang lebih responsif,Sebab kepercayaan publik tidak dibangun melalui slogan maupun pencitraan, tetapi melalui pengalaman masyarakat ketika menerima pelayanan. Rumah sakit yang baik bukan hanya dikenal karena namanya, tetapi karena mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya kepada setiap pasien yang datang.Transformasi RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya pada akhirnya menjadi pekerjaan bersama. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan perubahan membawa manfaat nyata, sementara DPRD memiliki kewajiban menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan tersebut benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.Masyarakat tentu berharap perubahan ini tidak hanya melahirkan nama baru, tetapi juga menghadirkan wajah baru pelayanan kesehatan di Kota Cimahi. Sebab, yang paling penting dari sebuah transformasi bukanlah apa yang tertulis pada papan nama rumah sakit, melainkan apa yang dirasakan masyarakat ketika mendapatkan pelayanan.Di tengah berbagai pandangan yang muncul terkait perubahan nama rumah sakit, Pemerintah Kota Cimahi memastikan tetap membuka ruang terhadap masukan dari masyarakat maupun pemangku kepentingan lainnya. Pemerintah daerah mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi, menghargai setiap perbedaan pandangan, serta mengedepankan kepentingan bersama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.”Kami terbuka untuk semua pendapat. Mari kita jaga kedamaian, saling menghargai perbedaan, dan utamakan kepentingan bersama demi kesehatan warga Cimahi.

H. Dedi Mulyadi, LSM FOPDAR, salah seorang pendiri Kota Cimahi

Author

Gempur News.com

Follow Me
Other Articles
Previous

Bupati Anom Melantik Budi Harsudiono Setoaji SebagaiDirektur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang.

Next

Masuki Masa Purna Tugas, Pemkab Pemalang Serahkan SK Lebih Awal Untuk 130 ASN Masuki Purna Tugas

Iklan

Cari Berita

Berita Terbaru

  • Masuki Masa Purna Tugas, Pemkab Pemalang Serahkan SK Lebih Awal Untuk 130 ASN Masuki Purna Tugas 25 Juli 2026
  • DPRD Cimahi Disorot, Absen dalam Dialog Transformasi RSUD Cibabat 25 Juli 2026
  • Bupati Anom Melantik Budi Harsudiono Setoaji SebagaiDirektur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang. 25 Juli 2026
  • Budi Harsudiono Seto Aji Resmi Menjabat Direktur Utama Perumda Tirta Mulia Pemalang, Inilah Profil Dan Jejak Karier Nya. 25 Juli 2026
  • Cimahi Siapkan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan, Strategi Baru Tekan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan dan Wisata 25 Juli 2026
  • HASIL EVALUASI INTERNAL RB PERANGKAT DAERAH 25 Juli 2026
  • Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako di Banyuwangi 25 Juli 2026
  • Pulau masalembu Madura Ujung Timur Butuh Perhatian Dari Pemerintah. 24 Juli 2026
  • Dugaan kelalaian picu Blackout, BAPAN Laporkan Kepala PLN Karimun ke Kejaksaan. 24 Juli 2026
  • Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Pemalang 2026 : Kompetisi Kepemudaan Sebagai Sarana Meningkatkan Kualitas Dan Daya Saing Pemuda 24 Juli 2026
  • LSM AUU Soroti Dua Proyek Rp352 Juta di Puskesmas Wonoayu, Klarifikasi UPTD Dinilai Belum Tuntas, Dumas ke APH Segera Dilayangkan 24 Juli 2026
  • Bupati Anom Resmi Buka Jambore Pemuda Kabupaten Pemalang ,Tempa Potensi Untuk Pembangunan Daerah 24 Juli 2026
  • Bupati Pemalang Membuka Festival Sayang Anak Dalam Rangka Hari Anak Nasional Ke- 42 Tahun 2026 24 Juli 2026
  • Memperingati HAN Ke-42 Tahun 2026 Bupati Pemalang, Gelar Festival Sayang Anak Dan Kreativitas Anak 24 Juli 2026
  • Gen Z dan Gen Alpha Banyuwangi Titip Aspirasi ke Pemkab: Dari Green Ranger hingga Edukasi Sampah untuk PKK 24 Juli 2026
  • Eratkan Kerjasama, Konjen Australia Surabaya Glen Askew Kunjungi Banyuwangi 24 Juli 2026
  • Kapolresta Barelang Pimpin Konferensi Pers Penanganan Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan yang Viral di Media Sosial 23 Juli 2026
  • Serahkan Surat Penugasan, Wartawan Keluhkan Sulit Bertemu Pejabat Diskominfo Jatim Dan Menunggu 5–7 Hari Kerja 23 Juli 2026
  • Apel Perdana, Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti .SH.,S.I.K.,MH.Tekankan Disiplin, Profesionalisme, dan Pelayanan Prima 23 Juli 2026
  • Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Gelar Upacara dan Aksi “Festival Sayang Anak Hebat, Indonesia Kuat. 23 Juli 2026

Arsip

Anda mungkin suka

Jawa Tengah

Masuki Masa Purna Tugas, Pemkab Pemalang Serahkan SK Lebih Awal Untuk 130 ASN Masuki Purna Tugas

Gempur News.com
By Gempur News.com
25 Juli 2026
Jawa Timur

DPRD Cimahi Disorot, Absen dalam Dialog Transformasi RSUD Cibabat

Gempur News.com
By Gempur News.com
25 Juli 2026
Jawa Timur

Bupati Anom Melantik Budi Harsudiono Setoaji SebagaiDirektur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang.

Gempur News.com
By Gempur News.com
25 Juli 2026
Jawa Tengah

Budi Harsudiono Seto Aji Resmi Menjabat Direktur Utama Perumda Tirta Mulia Pemalang, Inilah Profil Dan Jejak Karier Nya.

Gempur News.com
By Gempur News.com
25 Juli 2026
Jawa Barat

Cimahi Siapkan Kampung Sosial Berbasis Ketahanan Pangan, Strategi Baru Tekan Kemiskinan Lewat Pemberdayaan dan Wisata

Gempur News.com
By Gempur News.com
25 Juli 2026
Jawa Barat

HASIL EVALUASI INTERNAL RB PERANGKAT DAERAH

Gempur News.com
By Gempur News.com
25 Juli 2026
Jawa Timur

Hari Bakti ke-79, TNI AU Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako di Banyuwangi

Gempur News.com
By Gempur News.com
25 Juli 2026
Jawa Timur

Pulau masalembu Madura Ujung Timur Butuh Perhatian Dari Pemerintah.

Gempur News.com
By Gempur News.com
24 Juli 2026
Sumatera

Dugaan kelalaian picu Blackout, BAPAN Laporkan Kepala PLN Karimun ke Kejaksaan.

Gempur News.com
By Gempur News.com
24 Juli 2026

Tentang GempurNews.Com

Gempurnews.com media online dan offline yang selalu berusaha memberikan informasi tercepat, akurat dan terpercaya.

Link Penting

  • INFO PASANG IKLAN
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • SUSUNAN REDAKSI

Copyright 2026 — Gempur News. Supported by Masansoft Digital Solution