
Hadapi Ancaman El Nino, Pemkot Cimahi Pastikan Stok Pangan Aman dan Siapkan 74 Ton Cadangan Beras
Cimahi, Senin (03/08/2026)
Di tengah ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang dan mengganggu pasokan pangan, Pemerintah Kota Cimahi memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Pemkot Cimahi menegaskan stok beras masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah juga telah menyiapkan 73.971,20 kilogram Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang disimpan di gudang Bulog untuk menghadapi kemungkinan terjadinya krisis pangan.
Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam, mengimbau masyarakat agar tidak panik ataupun melakukan pembelian secara berlebihan karena distribusi pangan hingga saat ini masih berjalan normal.
“Ketersediaan pangan di Kota Cimahi masih aman dan mencukupi meski memasuki musim kemarau panjang. Masyarakat tidak perlu khawatir, termasuk terhadap kebutuhan beras,” ujar Tita.
Meski bukan daerah sentra pertanian, kebutuhan pangan Kota Cimahi tetap terjaga melalui pasokan dari sejumlah daerah di Jawa Barat. Untuk memastikan distribusi tetap lancar, Pemkot terus berkoordinasi dengan distributor, pemerintah daerah pemasok, dan Bulog.
Selain menjaga pasokan, Pemkot juga memperkuat ketahanan pangan melalui program urban farming, seperti pemanfaatan pekarangan rumah, kebun komunitas, rooftop garden, dan budidaya ikan dalam ember (budikdamber). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan masyarakat sekaligus menghadapi dampak perubahan iklim.
Pemkot Cimahi juga terus mendorong diversifikasi pangan serta pengembangan UMKM pengolahan pangan lokal agar memiliki nilai tambah dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino, cadangan pangan yang dimiliki pemerintah terdiri atas 50.261,20 kilogram beras medium dan 23.710 kilogram beras premium, yang siap disalurkan apabila terjadi kondisi darurat.
Dengan langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kota Cimahi optimistis stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalani musim kemarau dengan lebih tenang.
Achmad /Yopi.










