KARANG TARUNA REBORN TEGOWANGI GELAR “CULTURE FEST”/Pekan Budaya

KEDIRI* – Gemuruh tepuk tangan dan suara angklung menggema sepanjang malam.Desa Tegowangi Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri berubah menjadi panggung peradaban.

Pada jum’at malam, Karang Taruna Reborn Desa Tegowangi sukses menggelar “Culture Fest 2026” yang dihadiri lebih dari 3.000 penonton. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat melestarikan budaya masih hidup di tengah generasi muda.

Dipimpin Ade Herlambang, Dengan gotong Royong Warga*
Festival ini terselenggara di bawah kepemimpinan Ketua Karang Taruna Reborn, Saudara Ade Herlambang. Berkat kerja keras, guyup rukun, dan semangat gotong royong seluruh anggota Karang Taruna, acara berskala besar ini dapat berjalan lancar dan meriah.

Kehadiran jajaran Pemerintah Desa Tegowangi turut menambah kehikmatan acara. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah desa terhadap inisiatif pemuda dalam menjaga jati diri bangsa.

Panggung Budaya yang Menghipnotis*
“Culture Fest” malam itu bukan sekadar pertunjukan. Ia adalah perayaan.
Pengunjung disuguhkan rangkaian acara yang memukau:

  1. Tarian Tradisional yang anggun, menampilkan kekayaan gerak dari tanah Jawa
  2. Musik Tradisional dengan tabuhan kendang dan suling yang membangkitkan rasa
  3. Pertunjukan Musik Angklung Kolosal yang menjadi salah satu acara dan membuat seluruh penonton ikut bergembira
  4. Bazar Kuliner Khas Daerah yang memanjakan lidah. Aneka jajanan tradisional Tegowangi dan sekitarnya ludes diburu pengunjung

Dalam sambutannya, Ade Herlambang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Tegowangi dan seluruh anggota Karang Taruna Reborn yang telah bekerja dengan semangat guyup rukun untuk mensukseskan acara ini. Culture Fest ini adalah milik kita bersama. Ini bukti bahwa pemuda Tegowangi mampu berkarya dan menjaga budaya leluhur,” tegas Ade Herlambang disambut riuh tepuk tangan.

Suksesnya “Culture Fest 2026” menjadi catatan sejarah baru bagi Desa Tegowangi. Di tengah derasnya arus modernisasi, Karang Taruna Reborn membuktikan bahwa budaya bukan untuk ditinggalkan, melainkan untuk dirayakan.