Pasuruan Gempurnews.com — PT Tirta Investama yang berada di jalan Winongan Gondang Wetan, merupakan salah satu kelompok usaha Danone, perusahaan besar yang memproduksi berbagai produk makanan dan minuman. Dalam melakukan proses produksinya, tentu ada dampak pada lingkungan.

Terkait dengan itu, LSM pegiat lingkungan yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Timur (Format), datangi perusahaan air minum Aqua tersebut untuk meminta penjelasan mengenai aktifitas perusahaan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan, demi menjaga kelestarian dan keseimbangan alam lingkungan sekitar, Rabu (3/10).
Kedatangan mereka disambut oleh humas PT Tirta Investama, Hari. Dalam penjelasannya mengungkapkan, bahwa perusahaanya telah melakukan banyak hal antara lain penanaman pohon di wilayah kurang air atau lahan kritis, pembenahan saluran irigasi di daerah aliran sungai (DAS) dengan menggandeng Non government Organisation (NGO) baik Lokal maupun Nasional. Disamping itu pihaknya mengaku telah pula melakukan pembenahan jalan, juga irigasi bekerjasama dengan pihak pemerintah desa setempat.
Sementara itu, Ismail Makki, Ketua Format mempertanyakan upaya konservasi lingkungan, telah sejauh mana dilakukan oleh PT.Tirta Investama, utamanya berkaitan dengan proyek SPAM Umbulan. “saya dengar upaya konservasi dari proyek SPAM
Umbulan bernilai milyaran rupiah, nah kami tidak ingin program tersebut tumpang tindih dengan upaya konservasi dari perusahaan ini,” jelas Makki
Senada dengan Ismail Makki, Zainal Arifin, pegiat lingkungan dari LSM Garda Nusantara juga mempertanyakan upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan perusahaan produksi air minum Aqua tersebut. Dalam argumentasinya dia mengatakan, berdasarkan undang undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengolahan Ligkungan jelas mengamanatkan pada tiap orang ataupun korporasi untuk bertanggung jawab terhadap usaha eksploitasi dan eksplorasi lingkungan yang dilakukan.
Dia menambahkan, “ada beberapa hal yang bisa ditimbulkan dari upaya pengeboran air bawah tanah oleh perusahaan air minum antara lain, penurunan permukaan tanah, erupsi air laut yang mengakibatkan kondisi air berubah serta berkurangnya sumber mata air di sumur sumur warga sekitar perusahaan,” bebernya.
Menanggapi itu, humas PT.Tirta Investama menjelaskan bahwa mulai beberapa tahun lalu pihak perusahaan sudah banyak melakukan upaya reklamasi ataupun konservasi.
“Kami sudah melakukan sejak dulu karena bagaimanapun perusahaan kami tidak hanya berpikir provit saja, namun sosial masyarakat juga menjadi komitmen perusahaan.” jelas Hari.
“Apa yang sudah kita lakukan ataupun yang kita lakukan sebagai upaya konservasi dan rehabilitasi lingkungan tentunya sesuai dengan Rensra (rencana strategis) perusahaan sekaligus tentunya kita kerjasama dengan pihak dinas terkait sebagai upaya koordinasi antara perusahaan dengan pihak yang berwenang,” detailnya. (Qomar)






