SIMALUNGUN – Cabang Dinas Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, SMA dan SMK Siantar-Simalungun Deklarasikan Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) dengan menggelar sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba, Perundungan (Bullying), Pencegahan tindak kekerasan dan Judi online, Senin (6/11/2023).
Sosialisasi yang di ikuti ratusan siswa digelar Gedung HKI Sampuran, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun dengan menggandeng narasumber dari pihak BNN Simalungun, Polres Simalungun, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Simalungun dihadiri Kepala Cabang Dinas Wilayah VI, Kasubbag TU, Kasi SMK dan Kepala Sekolah beserta guru.
Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Drs.Ramadhan Zuhri Bintang dalam bimbingan dan arahannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program Nasional sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.
“Kegiatan ini merupakan instruksi dari bapak Presiden Joko Widodo untuk pencegahan bahaya narkoba, perundungan, judi online dan penanganan tindak kekerasan di lingkungan sekolah,” kata Zuhri.
Ia menjelaskan, selain sosialisasi sekolah Bersinar, pihaknya juga melakukan kegiatan sosialisasi tentang anti perundungan di lingkungan sekolah sekaligus juga mengantisipasi merebaknya judi online di kalangan pelajar.
Karena menurutnya, kaum remaja khususnya pelajar perlu diberikan edukasi dan informasi tentang bahaya Narkoba sehingga dapat membentengi mereka agar tidak coba-coba untuk memakai Narkoba.
Sampai sejauh ini, kata Zuhri belum ada laporan dari siswa bahwasanya mereka sudah pernah menggunakan narkoba.
“Pihak sekolah sudah melakukan sampel kepada beberapa siswa untuk dilakukan pengecekan tes narkoba, hasilnya negatif. Meski begitu, mungkin juga nanti akan membuat semacam strategi lakukan tes urine ke sekolah-sekolah bekerjasama dengan pihak BNN,” ujarnya.
Ia juga menuturkan, untuk kegiatan pencegahan bahaya narkoba, perundungan dan penanganan tindak kekerasan pada setiap satuan pendidikan di cabang dinas wilayah VI sudah terbentuk Satuan Tugas (Satgas) dan fasilitator guru.
“Untuk mendukung dan menindaklanjuti arahan Pj Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk mewujudkan sekolah bersinar, kita telah membentuk tim Satgas di masing-masing satuan pendidikan,” tuturnya.
Zuhri menambahkan, kegiatan tersebut akan terus berlanjut ke semua sekolah. “Tahap awal kita buat secara Cluster untuk sekolah Negeri. Setelah itu baru kita akan masuk merambah ke sekolah tingkat Swasta,” pungkasnya.
(S.Hadi Purba)
