Lumajang, Gempur News.
– Hari Anti Narkotika diperingati setiap tanggal 26 Juni. Dengan mengusung tema “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan, Rehabilitasi Dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045”, tahun ini Indonesia kembali memperingati HANI dengan semangat yang lebih kuat untuk melawan ancaman narkoba.
Peredaran gelap narkotika masih menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat dan ketahanan bangsa. Sebagai institusi layanan kesehatan yang berkomitmen terhadap pembangunan Indonesia yang sehat dan produktif, RSUD Dr. Haryoto Kabupaten Lumajang turut mengambil peran aktif dalam mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika melalui pendekatan pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan, demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
Sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, RSUD Dr. Haryoto Kabupaten Lumajang menjalankan fungsinya bukan hanya sebagai penyedia layanan medis, tetapi juga sebagai agen promotif dan preventif dalam menghadapi persoalan narkotika. RSUD Dr. Haryoto secara aktif mengedukasi masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan, kampanye kesehatan, serta promosi hidup sehat di lingkungan rumah sakit, sekolah, dan komunitas. Informasi tentang bahaya narkoba menjadi bagian penting dari materi penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda.
Melalui layanan psikologi dan psikiatri, RSUD Dr. Haryoto juga turut mendukung proses rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Pendekatan medis dan psikososial diharapkan mampu memulihkan kondisi pasien, memberi semangat untuk pulih, serta membangun kembali kepercayaan diri agar bisa kembali berfungsi secara normal di tengah masyarakat.
Sebagai mitra pemerintah, RSUD Dr. Haryoto mendukung penuh kebijakan nasional dan daerah dalam pemberantasan narkotika, termasuk penguatan jejaring lintas sektor dengan BNN, Dinas Kesehatan, dan aparat penegak hukum. Dukungan ini dilakukan dalam bentuk data medis maupun kerja sama lintas bidang untuk upaya penanganan yang terintegrasi.
Mewujudkan Indonesia Emas 2045 berarti mempersiapkan generasi emas yang sehat jasmani dan rohani, bebas dari bahaya narkoba, dan siap bersaing dalam kancah global. RSUD Dr. Haryoto percaya bahwa keberhasilan ini tidak dapat dicapai tanpa kerja sama dan sinergi seluruh elemen bangsa, termasuk fasilitas layanan kesehatan. Dengan semangat Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2025, RSUD Dr. Haryoto Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam upaya pemberantasan narkotika melalui edukasi, layanan kesehatan, serta dukungan terhadap rehabilitasi dan pemberdayaan pasien. Mari kita jaga generasi bangsa, mulai dari lingkungan terdekat, dari hari ini, dan dari diri kita sendiri. Bersama RSUD Dr. Haryoto Kabupaten Lumajang, kita wujudkan Indonesia yang sehat, bebas narkoba, dan siap menyongsong masa depan gemilang menuju Indonesia Emas 2045!!! ( Hum/Joe).
