
Pemkab Lumajang dan BNPB Percepat Perbaikan Infrastruktur Pascabencana
LUMAJANG – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, meninjau Desa Supiturang dan Pos Pengungsian SMPN 2 Pronojiwo, Kabupaten Lumajang pada Selasa (25/11/2025).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan publik pasca-erupsi Gunung Semeru agar berlangsung cepat, aman, dan berkelanjutan.
Peninjauan difokuskan pada kerusakan fasilitas vital di wilayah terdampak. Salah satu sekolah dasar di Dusun Sumbersari dilaporkan hilang akibat erupsi, sementara sejumlah jembatan dan tanggul dinilai berpotensi mengalami kerusakan karena tergerus material vulkanik. Untuk menjaga keberlangsungan pendidikan, anak-anak terdampak sementara belajar di sekolah terdekat.
Suharyanto menekankan pentingnya koordinasi intensif antara pemerintah daerah dan kementerian terkait. Ia menyebut bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan dilibatkan dalam pemulihan sarana pendidikan, sementara Kementerian Pekerjaan Umum berperan dalam perbaikan tanggul, jembatan, serta infrastruktur evakuasi.
Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi kunci agar pemulihan berjalan tepat sasaran sekaligus memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi erupsi susulan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan kementerian untuk memastikan proses pemulihan berjalan lancar.
Ia menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya fokus pada fasilitas sekolah dan layanan publik, tetapi juga pada penyediaan kebutuhan pengungsian, keamanan, dan kenyamanan warga terdampak.
Dalam rencana jangka menengah, pemerintah pusat akan membangun sekolah dasar baru, memperbaiki tanggul, memperkuat jembatan, serta menata ulang infrastruktur evakuasi.
“Seluruh kegiatan tersebut telah diusulkan masuk dalam APBN 2026 guna memastikan fasilitas vital dapat kembali berfungsi optimal dan mendukung mitigasi bencana di masa mendatang,” kata Indah.










