
UNEJ Terjunkan Dosen Fakultas Keperawatan untuk Tangani Korban Bencana Hidrometeorologi Di Aceh
Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Jember (UNEJ) melakukan pengabdian masyarakat di daerah terdampak bencana hidrometeorologi banjir bandang dan longsor Sumatra dan Aceh, tugas diprioritaskan kurun waktu 15 hari yang ditempatkan di daerah Kabupaten Aceh Tamiang Provesi Aceh.
Hal ini disampaikan Dosen Fakultas Keperawatan UNEJ di Kabupaten Lumajang Dr. H. Suhari dalam keterangannya melalui selulernya, Senin (02/10/2026).
Dijelaskan H. Suhari dalam pelaksanaan yang ditangani di lokasi warga penyintas banjir dan longsor adalah meringankan beban masyarakat terdampak utamanya yang ada di lokasi yang terparah.
“Kami mendapatkan tugas dari UNEJ dalam kurun waktu 15 hari dalam pengambilan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Misi yang diemban adalah meringankan beban masyarakat terdampak utamanya yang ada di lokasi yang terparah,”ucap Suhari kepada Efendi dari reporter Elshinta.
Dalam pelaksanaan setiap hari tim yang diterjunkan dari berbagai bidang keahlian kedokteran dan perawat sekitar 50 orang pasien atau warga yang ditangani kesehatannya, tim juga melakukan psikologi sosial utamanya pada anak-anak. Warga terdampak mulai mengeluhkan adanya mual, gangguan pernafasan dan tenggorokan dampak kotoran yang ada dimana-mana.
“Tiap hari sekitar 50 orang yang dibantu pengobatan dan phisiko sosial, mereka diberikan pemahaman pasca menghadapi bencana banjir bandang.Ada 12 orang yang diturunkan seperti dokter SpOG, dokter umum dokter gigi dan tiga perawat,” tuturnya.
Kondisi warga di wilayah terdampak mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih dari itu Fakultas Keperawatan UNEJ memberikan bantuan alat air bersih yang layak di konsumsi, dengan harapan bantuan dua alat penjernih air tersebut mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Kebutuhan air bersih sangat vital, karena di lokasi untuk mendapatkan air bersih sangat lah sulit, maka adanya bantuan alat penjernih air yang layak minum. Alat itu disampaikan kepada masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dua alat yang diserahkan agar kebutuhan tertangani,” harapan Suhari mewakili crew yang terlibat.
Kata Suhari disela tugas yang tim utusan UNEJ Fakultas Keperawatan bertemu dengan Sekertaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kepala Dinas Kesehatan setempat, dalam pertemuan tersebut Sekertaris Daerah menyampaikan ucapan terima kepada UNEJ yang telah berkontribusi dalam mempercepat penanganan pasca bencana warga Aceh Tamiang maupun di seluruh daerah yang terdampak di Sumatra dan Aceh keseluruhan.
“Kami di Tamiang sempat bertemu dengan Sekertaris Daerah dan Kepala Kesehatan setempat, ucapan terimakasih dari Sekertaris Daerah kepada UNEJ bantuan yang telah diberikan baik berupa penanganan kesehatan pendampingan phisiko sosial serta alat penjernih air dan obat-obatan kepada masyarakat,” papar anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Provinsi Jawa Timur.
Luasnya daerah yang terdampak memerlukan banyak relawan, namun mereka yang mempunyai spek kemampuan dibidangnya seperti medis, evaluasi, dapur umum, komunikasi dan lainnya. Disarankan agar pengabdian itu menyebar ke sasaran secara perlu dilakukan koordinasi dengan pemegang komandan penanganan darurat.
Luasnya wilayah di daerah terdampak kebutuhan relawan perlu penambahan dan penyebaran ke pelosok-pelosok sebagai titik pengungsian, namun diharapkan relawan yang turun mempunyai besik sesuai yang akan ditangani sehingga pemerintah yang ditunjuk sebagai koordinator baik itu BPBD, Kodim, Korem, Kodam memudahkan memberikan arahannya ke titik yang akan dijadikan pengabdian. (Efendi)










