
Pekerja Taruhan Nyawa! Proyek DPT Pucangsongo Rp 288 Juta Abaikan K3, Galian 2 Meter Tegak Tanpa Turap.
Malang Gempurnews – Keselamatan pekerja di Proyek Pembangunan DPT Desa Pucangsongo, Pakis dipertaruhkan. Tim Gempur menemukan galian sedalam 2 meter lebih dengan dinding tegak 90 derajat tanpa turap, sementara pekerja tidak dilengkapi APD. Proyek Dinas PU Bina Marga Kab. Malang senilai Rp 288 juta ini melanggar Permen PUPR 10/2021 tentang SMK3 Konstruksi.
Berdasarkan pantauan Gempur, galian untuk pondasi DPT ini berada di tanah lempung pasiran Jenis tanah ini sangat labil jika basah.

Namun fakta di lapangan, dinding galian dibuat tegak lurus 90° tanpa adanya turap/sheet pile sebagai penahan. Genangan air di dasar galian juga tidak dipompa keluar, menambah risiko dinding ambrol.
Tidak hanya itu, pekerja di dalam galian juga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Tidak ada helm, rompi, maupun sepatu boot. Tangga untuk akses keluar-masuk juga tidak terlihat.
Padahal, sesuai Permen PUPR No. 10 Tahun 2021, galian dengan kedalaman di atas 1,5 meter pada tanah pasiran wajib dibuat miring 60° atau menggunakan turap. APD lengkap juga merupakan syarat mutlak.
Proyek yang bersumber dari APBD TA. 2026 ini dikerjakan oleh CV. Arkan Ghaly dengan konsultan pengawas CV. Prima Nusa Consulindo, sesuai papan proyek di lokasi.
Gempur mendesak agar pekerjaan dihentikan sementara untuk perbaikan aspek K3 demi mencegah jatuhnya korban jiwa. Nyawa pekerja tidak ternilai harganya.
Berdasarkan investigasi Gempur, Selasa 23 Juni 2026, ini 5 pelanggaran fatal di lokasi
Fakta Lapangan Aturan yang Dilanggar Risiko
Dinding galian tegak 90° kedalaman ±2,5m Permen PUPR 10/2021,Tanah lempung pasiran wajib miring 60° atau pakai turap Longsor timbun pekerja. Berat tanah basah 1m³ = 1,8 ton
Nol turap/sheet pile & tangga akses Galian >1,5m wajib turap + tangga tiap 7,5m Pekerja terjebak, tidak bisa evakuasi cepat
Pekerja nyeker, kaos, tanpa helm, Wajib APD lengkap: helm, sepatu boot, rompi Cidera kepala, tetanus, tenggelam
Dasar galian tergenang air Wajib dewatering/pompa kering dulu Dinding labil, ambrol tiba-tiba
Timbunan tanah di bibir galian Jarak aman minimal 60cm Beban berlebih percepat longsor
“Ini bukan galian, ini kuburan massal. Tanah Pucangsongo itu lempung pasiran Bromo. Kena air dikit langsung geser tanpa retak. Kalau ambrol, pekerja nggak ada yang selamat,” tegas sumber Gempur, seorang ahli K3 konstruksi. (Arifin)










