Home Blog Page 103

Harga Kambing Anjlok, Peternak Lumajang Waspada

0

Lumajang 5 Mei 2026, Gempur News.

Harga kambing di Lumajang, Jawa Timur, mengalami penurunan drastis. Kabid Peternakan DKPP Lumajang, drh. Endra N., mengungkapkan bahwa beberapa faktor menjadi penyebab rendahnya harga kambing tersebut.

Pertama, banyak peternak sapi yang beralih menjadi peternak kambing karena khawatir dengan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Hal ini menyebabkan suplai kambing meningkat, namun permintaan tidak sebanding.

“Konsumen tetap, tapi suplai melimpah, jadi harga turun,” jelas Endra. Ia menambahkan bahwa peralihan ini juga disebabkan oleh harga sapi yang tidak stabil, membuat peternak lebih memilih beternak kambing yang dianggap lebih menguntungkan.

Selain itu, adanya daging impor di kota-kota besar juga mempengaruhi harga kambing di Lumajang. Endra menyebutkan bahwa daging impor ini menjadi pesaing bagi peternak lokal, sehingga harga kambing di pasaran menurun.

Sementara itu, kesediaan komoditas daging sapi, daging ayam, dan telur dalam rangka menghadapi puasa dan Lebaran masih aman. Endra memastikan bahwa stok bahan pangan ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Endra juga mengimbau peternak untuk lebih menjaga kesehatan ternak, terutama di musim hujan ini, karena biasanya banyak penyakit ternak yang menyerang. “Peternak harus lebih waspada dan menjaga kebersihan kandang untuk mencegah penyebaran penyakit,” pesan Endra.( Joe).

Bakal Diperluas di 41 Kabupaten/ Kota se-Indonesia, Bupati Banyuwangi Paparkan Kiat Sukses Piloting Digitalisasi Bansos

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) yang dicanangkan Pemerintah Pusat bakal diperluas di 41 Kabupaten/ Kota se-Indonesia. Pemkab Banyuwangi yang menjadi piloting perdana dari program tersebut diminta untuk berbagi kiat sukses di hadapan para kepala daerah.

Bupati Ipuk Fiestiandani didapuk untuk menceritakan succes story Pemkab Banyuwangi dalam mengawal pelaksanaan piloting Bansos Digital tersebut di Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Di hadapan sejumlah kepala daerah, baik dari provinsi maupun kabupaten/ kota, ia mengupas tentang kendala, tantangan hingga solusi yang dilakukan.

Proses pendataan tersebut, membutuhkan perangkat digital untuk melakukan autentifikasi data. Hal ini mengandaikan adanya perangkat dan sinyal seluler yang memadai. “Sedangkan di Banyuwangi, tidak semua daerah terjangkau sinyal. Di kawasan perkebunan tak ada sinyal. Bahkan, penerima bantuan juga tak semuanya punya handphone,” terang Ipuk.

Mengatasi kendala demikian, Ipuk mengerahkan berbagai elemen untuk turun menjadi pendamping dalam pendataan tersebut. Mereka jemput bola untuk mendata setiap warga yang menjadi sasaran bantuan sosial. Mereka terdiri dari ASN, Staf Desa/ Kelurahan, Kader Dasawisma, Pilar Sosial hingga tokoh agama. Lebih dari empat ribu orang yang terlibat.

“Tidak ada anggaran khusus yang dialokasikan. Semuanya bergerak secara sukarela. Tentu saja, awalnya kami memberikan pemahaman yang utuh tentang pentingnya digitalisasi bansos ini,” papar Ipuk.

Di tempat yang sulit sinyal, warga diminta untuk datang ke kantor desa. Di sana mereka dibantu untuk melakukan pendataan. “Kami jadwalkan antar desa, sehingga sinyal bisa dibagikan dengan teratur. Tidak berebut [sinyal], biar tidak lemot,” tutur Ipuk.

Hadir sejumlah kepala daerah dalam kesempatan tersebut. Di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Emilistianto Dardak, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari dan sejumlah kepala daerah lainnya.

Sebelumnya, mereka juga mendapatkan pemaparan tentang Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital tersebut dari sejumlah pejabat tinggi. Di antaranya dari Kepala Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Kepala Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri PAN RB Rini Widyantini, dan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk.

Selain itu, juga turut memberikan paparan Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi.

“Setelah sukses piloting di Banyuwangi, sekarang ini tahapannya sudah lebih efisien. Satu dua bulan sudah rampung. Targetnya Oktober nanti, bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, akan diterapkan di seluruh Indonesia,” pungkas Luhut Binsar Panjaitan. (*)

Bedah Buku “Alter Ego Listyo Sigit Presisi”, Prof. Hermawan Paparkan Dinamika Kebijakan Kapolri di Tengah Reformasi Polri

0

Jakarta — Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi: Sebuah Biografi Kebijakan yang digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Rabu (4/2/2026), menjadi ruang dialog akademik terkait dinamika reformasi Polri dan kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Penulis buku, Prof. Hermawan Sulistyo menegaskan bahwa buku tersebut berangkat dari kebutuhan untuk meluruskan persepsi publik yang keliru terkait sejumlah kebijakan Kapolri, termasuk anggapan adanya insubordinasi terhadap Presiden.

“Ada mispersepsi bahwa semua ini seolah diorkestrasi dan Kapolri dianggap membangkang Presiden. Itu keliru. Tim Reformasi Polri sudah dibentuk jauh sebelum ada keputusan pemerintah. Polri bagian dari pemerintah,” kata Prof. Hermawan.

Menurutnya, buku tersebut juga mengulas keputusan strategis dan taktis Kapolri dalam situasi sulit, khususnya dalam penanganan kasus besar yang berdampak pada institusi.

“Bagaimana seorang Kapolri harus mengambil keputusan sulit untuk menyelamatkan institusi, itu tidak mudah. Buku ini tidak untuk memuji, tapi untuk mendudukkan keputusannya secara proporsional,” jelasnya.

Prof. Hermawan juga menilai, ketegasan Kapolri yang terlihat dalam forum-forum resmi kerap disalahartikan sebagai sikap membangkang.

“Kapolri juga bisa tegas. Ketegasan itu bukan pembangkangan. Pembangkangan baru terjadi jika Presiden sudah memutuskan A, lalu Kapolri mengatakan B,” tegasnya.

Sementara itu, mantan Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana menekankan pentingnya pemahaman konteks demokrasi dalam melihat posisi Polri sebagai polisi sipil.

“Polisi adalah polisi sipil dalam negara demokrasi. Polisi demokratis menjalankan supremasi hukum, menjamin hak asasi manusia, serta bekerja secara transparan dan akuntabel,” ujar Komjen Pol. Chryshnanda.

Ia menambahkan, reformasi Polri merupakan proses berkelanjutan yang harus ditempatkan dalam kerangka dialog demokratis.

“Kalau kita negara demokrasi, berarti ada ruang dialog dan diskusi. Peganglah demokrasi itu dengan baik dan benar,” pungkasnya.

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.

Sigit mengungkapkan, dalam beberapa kali pertemuan, Eyang Meri selalu menyampaikan pesan untuk seluruh keluarga besar Polri. Menurut Sigit, hal tersebut dijadikan semangat dan inspirasi keteladanan bagi seluruh personel Korps Bhayangkara.

“Beliau selalu berpesan di setiap acara kami, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan polisi yang bisa melindungi dan mengayomi,” kata Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.

Bahkan, kata Sigit, pada saat melayat ke rumah duka Eyang Meri, pihak keluarga memutar rekaman berisikan pesan dari Eyang Meri untuk keluarga besar Polri.

“Bahkan tadi malam kami dengarkan langsung suara beliau yang direkam oleh Mas Rama bagaimana beliau selalu sampaikan pesan jadilah contoh teladan dan mulailah dari dirimu sendiri. Saya kira hal-hal tersebut tentunya menjadi spirit bagi kami keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

Pesan itu, kata Sigit merupakan suatu amanah ataupun wasiat dari Eyang Meri. Tentunya, kata Sigit, pesan tersebut harus terus dikumandangkan serta menjadi semangat bersama untuk seluruh keluarga besar Polri dimanapun berada untuk terus melanjutkan pesan serta nasihat Eyang Meri.

“Karena setiap beliau menyampaikan Eyang Meri saat terakhir dan pesannya tolong jaga titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri,” ucap Sigit.

Sigit menegaskan, pesan dari Eyang Meri memiliki makna mendalam. Polri ke depannya harus bisa meneladani dan memberikan perlindungan serta pengayoman terhadap masyarakat dan tanggung jawab terhadap keamanan.

“Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin kami untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja. Saya kira banyak hal kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan Eyang Meri kami terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan daripada pendahulu utamanya Almarhum Hoegeng Iman Santoso yang tentunya akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.

Polres Pamekasan Beri Bantuan Obat dan Layanan Kesehatan Untuk Warga Terdampak Longsor di Pasean

0

PAMEKASAN – Polres Pamekasan Polda Jawa Timur (Jatim) menunjukkan kepedulian dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana alam di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Pamekasan Madura.

Dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan, Polres Pamekasan Polda Jatim memberikan bantuan obat-obatan kepada para pengungsi.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Kasidokkes Polres Pamekasan, Iptu Sugino didampingi Kapolsek Pasean AKP Gunarto kepada Kepala Desa Sana Daya Hj. Uswatun Ekasanah.

Tidak hanya memberikan bantuan obat-obatan, Polres Pamekasan juga memberikan pelayanan kesehatan gratis.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri khususnya Polres Pamekasan bagi masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Kami berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang sedang mengungsi saat ini, sekaligus menjadi penguat moril di tengah situasi sulit,” ujar Ipda Yoni.

Kasi Humas Polres Pamekasan menegaskan, Polri akan selalu ada untuk Masyarakat, sesuai dengan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan Masyarakat.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Sana Daya, Hj. Uswatun Ekasanah menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kepedulian Polres Pamekasan kepada warganya yang sedang ditimpa musibah bencana alam.

“Terimakasih banyak kepada Pak Kapolres dan seluruh anggota Polres Pamekasan yang mana benar – benar mewujudkan bahwa Polri untuk masyarakat,” ungkapnya.

Kades Sana Daya itu menyebutkan berdasar data yang dihimpun, fenomena tanah bergerak di Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada hari Minggu tanggal 18 Januari 2026, yang menyebabkan puluhan rumah rusak berat dan warga terpaksa mengungsi.

Bencana yang dipicu intensitas hujan tinggi ini melanda Dusun Barat Gunung dan Paseset Timur, mengakibatkan retakan tanah sepanjang 35 meter dan kedalaman 1,5 meter, merusak setidaknya 10-16 rumah serta fasilitas umum. (*)

Operasi Keselamatan Semeru 2026 Polresta Sidoarjo Tambal Jalan Berlubang

0

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menunjukkan respons cepat dengan melakukan penanganan sementara jalanan berlubang yang ada di wilayah hukumnya.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing melalui Kasi Humas, AKP Tri Novi Handono mengatakan penambalan jalan berlubang tersebut upaya untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

“Ada beberapa ruas jalan berlubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan terlebih saat hujan dan tertutup air,” ujar AKP Novi.

Ia mengatakan penanganan sementara jalan berlubang tersebut dilakukan oleh Polsek jajaran Polresta Sidoarjo yang kebetulan ada ruas jalan yang rusak dan membahayakan pengguna jalan.

“Ada Dua wilayah yang kami tambal yaitu wilayah Krian ditangani Polsek Krian dan wilayah Balongbendo ditangani Polsek Balongbendo,” kata AKP Novi.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Krian dan Polsek Balongbendo bersama warga sekitar bergotong royong menutup lubang jalan menggunakan material penimbun.

Menurut AKP Novi, langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan, dan penambalan sementara jalan berlubang ini juga bagian dari upaya kami pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang akan berlangsung Dua pekan,” pungkas AKP Novi. (*)

Polres Lumajang Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ajak Masyarakat Berbudaya Tertib

0

LUMAJANG – Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Kepolisian Resor (Polres) Lumajang melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus menggencarkan upaya edukasi kepada masyarakat.

Kali ini, petugas turun langsung ke jalan untuk membagikan ratusan brosur imbauan kepada pengendara yang melintas di kawasan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif.

Petugas menyapa satu per satu pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, sembari memberikan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas.

“Hari ini kami memfokuskan kegiatan di area publik seperti Alun-Alun Lumajang, tujuannya bukan untuk menindak, melainkan mengajak masyarakat berbudaya tertib lalu lintas,” ujar AKP Yulian.

Ia mengatakan imbauan tertib lalu lintas (lalin) dilakukan secara humanis.

“Kami berharap masyarakat lebih disiplin dan sadar bahwa keselamatan adalah kebutuhan utama saat berkendara,” ungkapnya.

Brosur yang dibagikan memuat poin-poin krusial terkait sasaran prioritas Operasi Keselamatan Semeru 2026, di antaranya:
• Larangan menggunakan ponsel saat berkendara.
• Kewajiban penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pengendara motor.
• Penggunaan sabuk pengaman bagi pengendara mobil.
• Larangan melawan arus dan berkendara di bawah pengaruh alkohol.
• Penertiban penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong).

Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari—mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026—ini juga bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

“Iya, operasi ini untuk menekan akan kecelakaan terlebih menjelang masuknya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 H,” pungkasnya.

Salah satu pengendara motor, Ahmad (40), mengapresiasi langkah kepolisian tersebut.

“Sangat bagus, jadi kita diingatkan lagi soal aturan. Apalagi kadang orang sering lupa pakai helm dengan benar meski hanya jarak dekat,” tuturnya.

Melalui masifnya pembagian brosur dan sosialisasi ini, Polres Lumajang Polda Jatim berharap angka pelanggaran serta fatalitas kecelakaan lalu lintas di wilayah “Kota Pisang” dapat ditekan secara signifikan.

Polisi mengimbau agar masyarakat tidak hanya tertib saat ada petugas, namun menjadikannya sebagai budaya sehari-hari. (*)

GELAR OPERASI KESELAMATAN PROPAM POLRES PASURUAN LAKSANAKAN GAKTIPLIN TERHADAP ANGGOTA POLRES PASURUAN

0

Personil Propam Polres Pasuruan dipimpin langsung Kasi Propam Polres Pasuruan AKP. Arif Rahman S.H. pada hari selasa pagi melaksanakan operasi Gaktiplin terhadap seluruh personil Polres Pasuruan yang menggunakan kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil, semua anggota diperiksa bai kelengkapan diri maupun kelengkapan kendraan baik fisik maupun dokumennya, hal ini sesuai perintah dari pimpinan di Polres Pasuruan yaitu Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. kepada jajaran propam untuk selalu melaksanakan pengawasan terhadap anggota polres pasuruan dan tentunya ini juga merupakan bagian dari propam polres Pasuruan dalam rangka perimbangan kegiatan operasi keselamatan tahun 2026 yang di laksanakan polri mulai tanggal 2 februari sampai tanggal 15 februari2026 tegas AKP. Arif Rahman S.H. saat ditemui rekan media disela sela kegiatan berlangsung.
Dalam kegiatan ini ada sebanyak lima personil yang kedapatan melanggar , diantaranya lupa membawa dokumen pribadi sehingga mendapatkan sanksio disiplin dari propam. Dalam kesempatan ini Kasi Propam Polres Pasuruan AKP. Arif Rahman S.H.menegaskan akan melaksanakan kegiatan ini juga keseluruh jajaran Polsek polsek Polres Pasuruan dengan harapan ini merupakan upaya menjaga keselamatan anggota juga dalam berkendara di jalan karena kecelakaan lalu lintas bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja. Ini merupakan ikhtiar kami dalam rangka menjaga anggota Polres Pasuruan supaya selamat di jalan dan sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat (Mar)

PLN UP3 Cimahi Laksanakan PDKB TM di Rajamandala, Perkuat Keamanan Jaringan Demi Kenyamanan Masyarakat

0

Bandung Barat,Selasa(03/02/2026)
PLN UP3 Cimahi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dengan melaksanakan kegiatan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tegangan Menengah di Kecamatan Rajamandala, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan tanpa pemadaman listrik sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Pemeliharaan jaringan dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan keamanan dan keandalan sistem kelistrikan, khususnya pada jalur distribusi yang memiliki peran penting dalam menopang kebutuhan listrik masyarakat dan sektor produktif di wilayah tersebut. Melalui metode PDKB, petugas PLN dapat melakukan pengamanan dan perbaikan jaringan secara presisi tanpa mengganggu suplai listrik kepada pelanggan.

Manager PLN UP3 Cimahi, Aryta Wulandari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PLN dalam memberikan layanan terbaik yang berorientasi pada kepentingan publik.

“PLN berkomitmen menjaga listrik tetap andal dan aman karena listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat. Melalui PDKB, kami memastikan pekerjaan pemeliharaan dapat dilakukan dengan optimal tanpa menimbulkan pemadaman, sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujar Aryta.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan pekerjaan ini dilakukan oleh personel yang kompeten dan mengutamakan aspek keselamatan kerja, sebagai wujud tanggung jawab PLN dalam menjaga aset kelistrikan sekaligus keselamatan publik.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa kegiatan PDKB merupakan bentuk nyata transformasi layanan PLN yang semakin modern dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

“PLN hadir untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Keandalan listrik tidak hanya mendukung aktivitas rumah tangga, tetapi juga menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik. Karena itu, pemeliharaan jaringan seperti ini menjadi prioritas kami,” jelas Sugeng.

PLN berharap melalui upaya berkelanjutan ini, kualitas layanan kelistrikan di wilayah Bandung Barat, khususnya Kecamatan Rajamandala, semakin andal, aman, dan mampu mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. PLN juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga keselamatan kelistrikan di lingkungan masing-masing dan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai kanal layanan resmi PLN.

Achmad Syafei

Ops Keselamatan Semeru 2026 Polresta Malang Kota Gelar Ramp Check Bus dan Angkot

0

MALANG KOTA – Keseriusan Polresta Malang Kota Polda Jatim dalam melindungi penumpang angkutan umum sekaligus mencegah kecelakaan lalu lintas terus diperkuat, melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Satlantas Polresta Malang Kota, bersama Petugas Kemenhub Darat, dan Dishub Kota Malang melaksanakan ramp check armada bus di Terminal Tipe A Arjosari hingga garasi Perusahaan Otobus (PO) yang ada di Kota Malang dan angkutan dalam kota (Angkot).

Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Rio Angga Prasetyo mengatakan, kegiatan Ramp check ini salah satu rangkaian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026.

“Sasarannya kendaraan bus, mulai dari Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), hingga angkutan dalam kota/perkotaan,” ujar AKP Rio, Selasa (03/02/2026)

Kasatlantas Polresta Malang Kota menegaskan ramp check bertujuan untuk melindungi keselamatan penumpang, awak armada serta menekan potensi fatalitas korban kecelakaan,terlebih menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

“Kami ingin memastikan setiap bus yang beroperasi benar-benar laik jalan, awaknya sehat, dan administrasinya lengkap, sehingga risiko kecelakaan dapat dicegah sejak awal,” ujar AKP Rio.

Selain memeriksa armada di Terminal Arjosari, Satlantas Polresta Malang Kota juga menyisir garasi PO, dan Travel di wilayah Kota Malang.

Saat di lokasi, AKP Rio bersama Kanit Kamsel, Iptu Juana Gita selain melakukan pemeriksaan fisik kendaraan, juga memeriksa kelengkapan surat-surat seperti SIM, STNK hingga KIR dan Izin Trayek.

Armada yang dinyatakan memenuhi standar kemudian ditempeli stiker khusus ramp check sebagai tanda laik jalan.

Sementara Iptu Juana Gita menambahkan ramp check dilakukan secara detail, memastikan faktor manusia dan kendaraan sama-sama aman.

“Kami tidak hanya fokus pada armadanya, tapi juga Sopir harus sehat dan kendaraan layak menjadi kunci utama mencegah kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya,” jelas Iptu Juana.

Dalam pelaksanaannya, tahapan penting Ram Check diantaranya pemeriksaan lampu, Rem, ban, wiper, APAR, safety hammer, dan P3K.

Selain ramp check, Polresta Malang Kota gencar sosialisasi Ops Keselamatan Semeru 2026 ke para sopir angkot, driver ojol, hingga sekolah-sekolah.

Melalui ramp check yang berkelanjutan ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim berharap potensi kecelakaan jalan raya bisa ditekan sejak hulu, sehingga masyarakat bisa terlindungi, tidak hanya saat Operasi Keselamatan Semeru 2026 namun terus berkelanjutan. (*)