Home Blog Page 111

Polres Kediri Kota Intensifkan Patroli Khusus Pantau Bus Ugal – ugalan

0

KOTA KEDIRI – Pascatragedi bus ugal – ugalan yang menyebabkan banyak korban beberapa waktu lalu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota Polda Jatim intensifkan patroli pantau bus ugal – ugalan.

Tak hanya itu, Satlantas Polres Kediri Kota juga menyiapkan petugas berpakaian preman untuk memata-matai mereka.

Strategi ini dilakukan agar pengemudi bus tidak mengetahui keberadaan petugas yang sedang memantau di lapangan.

“Kami berkomitmen menindak tegas bus-bus yang ugal-ugalan atau melanggar aturan lalu lintas,” tegas Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, Senin (26/1/26).

Ia juga menegaskan bahwa kendaraan besar seperti bus berpotensi membahayakan pengguna jalan lain jika melanggar aturan.

Penindakan dilakukan demi keselamatan bersama, dengan sanksi mulai dari tilang hingga penahanan kendaraan.

“Kita tetap melaksanakan tindakan tegas berupa tilang bagi bus yang melanggar. Ini demi keselamatan kita bersama, khususnya pengguna jalan,” ujar AKP Tutud Yudho.

Ia menjelaskan, penindakan berupa tilang akan diberlakukan selama dua bulan sejak pelanggaran pertama.

Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi pelajaran bagi pengemudi bus agar tidak mengulangi pelanggaran.

“Apabila setelah ditilang masih melakukan pelanggaran, penindakan selanjutnya kendaraan akan kami tahan,” tegasnya.

Selain penindakan, AKP Tutud Yudho menyebut pihaknya juga akan memberikan penghargaan kepada anggota yang berhasil menindak bus pelanggar lalu lintas.

Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kinerja personel di lapangan.

Kasatlantas Polres Kediri Kota mengimbau para pengemudi bus agar mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan semua pihak.

“Saya minta agar taati peraturan yang sudah ditentukan dan tertib berlalu lintas, demi keselamatan bersama, baik penumpang bus maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya. (*)

Kapolres OKI Tekankan Kedisiplinan dan Soliditas Personel dalam Apel Pagi

0

Ogan Komering Ilir, gempurnews.com –
Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., memberikan arahan tegas kepada seluruh personel Polres OKI saat memimpin apel pagi yang digelar di halaman Mapolres OKI, Senin (26/01/2026). Apel rutin tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kedisiplinan, profesionalisme, dan kekompakan internal kepolisian dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Dalam amanatnya, AKBP Eko Rubiyanto menegaskan bahwa kedisiplinan adalah fondasi utama yang harus dimiliki setiap anggota Polri. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas, pelayanan publik, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian sangat ditentukan oleh sikap disiplin dalam keseharian personel.

“Setiap anggota Polres OKI harus memegang teguh aturan, menjaga sikap dan perilaku, serta menunjukkan tanggung jawab penuh dalam setiap tugas yang diemban. Disiplin bukan hanya kewajiban, tetapi identitas kita sebagai anggota Polri,” tegas Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menyoroti pentingnya soliditas dan kekompakan antar fungsi di lingkungan Polres OKI. Ia menekankan bahwa sinergi lintas satuan kerja menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan pelayanan yang optimal kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama. Kita harus saling mendukung, memperkuat komunikasi, dan membangun sinergi agar seluruh tugas dapat berjalan efektif,” ujarnya.

Apel pagi tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh kedisiplinan. Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres OKI, seluruh perwira, bintara, serta ASN di lingkungan Polres OKI.

Dengan penekanan yang diberikan Kapolres OKI, diharapkan seluruh personel semakin termotivasi untuk menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

ALI IMRON

Pembangunan Pabrik Pakan Ternak PT Central Windu Sejati, Kundhi: Satpol PP Tolong Cek Perijinanya


‎Gempurnews | Pemalang – Pembangunan pabrik pakan ternak yang berlokasi di jalan pantura Desa Ujunggede Kecamatan Ampelgading Pemalang ini masih menjadi sorotan publik.

‎Pasalnya proyek yang masih dalam tahap pengurugan ini sering mengakibatkan jalan nasional macet akibat mondar-mandir dam truk bermuatan tanah merah. Matrial tanah merah yang berceceran juga mengakibatkan jalan licin.

‎Bahkan menurut warga sekitar pernah terjadi pengendara sepeda motor jatuh. Badan jalan juga terkadang hanya berfungsi satu jalur . Hal ini tentu sangat mengganggu arus lalulintas.

‎Berdasarkan penelusuran di lapangan , pengurugan tersebut dikerjakan oleh PT Aquatec Rekatama Jakarta sebagai jasa kontraktor bekerjasama dengan sejumlah warga Pemalang yaitu Tabiin , Danil , Kholik , Udin dan Todi.

‎” Silahkan ketemu dengan Udin , Todi dan Danil ” , ujar Tabiin lewat percakapan WhatsApp.

‎Petugas keamanan di pos jaga satpam , Wasisdin dan Doni ketika ditemui juga menyebut nama Tabiin dan Danil sebagai pelaksana di lapangan.

‎PT Central Windu Sejati

‎Berdasarkan penelusuran data perusahaan , owner dari proyek pembuatan pabrik tersebut adalah PT Central Windu Sejati (CWS) dengan direktur utama Paulius Juta.

‎PT CWS pusat beralamatkan di Bringinbendo Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur.

‎Untuk memenuhi pangsa pasar dan mengembangkan usaha , PT CWS ini banyak membuka cabang , misalnya di Serang Banten dan di Pemalang.

‎PT CWS ini bergerak dibidang usaha produksi pakan ternak seperti udang , ikan dan hewan peliharaan.

‎Sangat disayangkan berdasarkan penelusuran di kantor perijinan Pemalang , perusahaan tersebut belum mengajukan ijin untuk pembangunan proyek di Pemalang.

‎” Belum ada laporan yang masuk terkait perijinan ” , ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) , Eko Adi Santoso SH.


‎Demikian juga soal analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) , perusahaan tersebut juga belum mengajukan permintaan analisis dampak lingkungan di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemalang.

‎” Belum ada laporan permintaan dari perusahaan tersebut “.  ujar Kabid Lingkungan Hidup , Listyo Pratomo.

‎Kepala Desa Jatirejo  Rojiin kepada media mengaku tidak mau tandatangan ketika dimintai ijin lingkungan sebelum ada sosialisasi kepada warganya.

‎Anggota komisi A DPRD Pemalang , yang membidangi hukum dan pemerintahan ,  Heru Kundhimaharso ketika diminta tanggapannya menyayangkan proses pembangunan yang belum dilengkapi perijinan.

‎” Tolong Satpol PP segera turun ke lapangan untuk mengecek semua perijinan , sudah ada apa belum ” , ucap Kundhi keras.

‎Lebih lanjut Kundhi mengatakan jika pihaknya tidak anti investasi , tapi malah mendukung investor masuk ke Pemalang.

‎” Kita harus saling menghormati , ikuti  aturan yang ada, perijinan dilengkapi. Saya jamin tidak akan ada yang mempersulit perijinan untuk investasi di Pemalang ” , tegas Kundhi.

‎Agar tidak menimbulkan kegaduhan , sebaiknya kegiatan proyek dihentikan dulu sambil menunggu proses perijinan. (yn)

RDP DPRD Kota Probolinggo Berujung Penyegelan, Satpol PP Tutup Homestay Hadi’s Di Ketapang

0

Probolinggo,
Polemik panjang terkait operasional Homestay Hadi’s di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, akhirnya mencapai titik puncak. Pemerintah Kota Probolinggo melalui Satpol PP resmi melakukan penyegelan terhadap penginapan tersebut pada Senin (26/1/2026).

Tindakan tegas ini merupakan tindak lanjut langsung dari serangkaian Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Probolinggo, yang sebelumnya menghadirkan Dispopar, Satpol PP, DPMPTSP, dan Bagian Hukum untuk membahas dugaan pelanggaran yang terjadi di Homestay Hadi’s.

Dalam beberapa RDP, DPRD menyoroti laporan hasil razia Satpol PP yang menemukan sejumlah pasangan bukan suami istri di dalam homestay tersebut, serta banyaknya keluhan warga sekitar yang menilai keberadaan penginapan itu meresahkan lingkungan.

Hasil forum RDP menegaskan bahwa penanganan kasus Homestay Hadi’s tidak boleh berhenti pada razia semata, tetapi harus berujung pada kepastian hukum. DPRD mendorong OPD teknis untuk bertindak berdasarkan kewenangan dan aturan yang berlaku.

Menindaklanjuti rekomendasi hasil RDP, Satpol PP bersama Pemkot Probolinggo akhirnya mengambil langkah konkret berupa penyegelan dan pencabutan izin operasional Homestay Hadi’s.

Penyegelan dilakukan setelah adanya pendalaman lanjutan terhadap hasil operasi sebelumnya, termasuk pengumpulan keterangan serta koordinasi lintas OPD, sebagaimana telah disampaikan Dispopar dalam RDP DPRD.

Langkah ini menandai bahwa mekanisme pengawasan DPRD tidak berhenti di ruang rapat, melainkan benar-benar bermuara pada tindakan nyata di lapangan.

Penutupan Homestay Hadi’s juga menjadi pesan kuat bahwa Pemerintah Kota Probolinggo dan DPRD berkomitmen menjaga ketertiban usaha, norma sosial, serta ketenteraman masyarakat, sekaligus memastikan sektor pariwisata berjalan sesuai aturan, bukan sekadar mengejar aspek ekonomi.

Hingga berita ini diturunkan, Homestay Hadi’s telah resmi disegel, dan aktivitas operasional dihentikan sambil menunggu proses lanjutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Brilian-news akan terus mengawal perkembangan pasca-penyegelan sebagai bagian dari komitmen kontrol sosial dan penyajian informasi publik yang berimbang.(suh)

Polisi Sahabat Anak : Polres Madiun Edukasi Tertib Lalin Sejak Dini

0

MADIUN – Satlantas Polres Madiun menggelar kegiatan Polantas Menyapa Polsanak (Polisi Sahabat Anak) sebagai bentuk pendekatan edukatif kepada anak-anak dalam rangka menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini di Tribun Lantas Polres Madiun, Selasa (27/01/2026).

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas sejak dini.

“Selain pemberian edukasi tentang lalu lintas sejak dini, kegiatan ini sebagai upaya kami dalam menjalin hubungan yang positif antara Polisi dan masyarakat sejak usia dini,” kata Kapolres Madiun.

Pada kegiatan tersebut, Polisi menanamkan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan mengenalkan tugas-tugas kepolisian.

“Kami berikan juga edukasi tentang bahaya perundungan (bullying) kepada anak-anak,” ungka AKBP Kemas.

Dengan adanya kegiatan Polisi Sahabat Anak, diharapkan anak-anak tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki karakter disiplin, berani, dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. (*)

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Peredaran 31 Gram Shabu di Jalan Bogen Surabaya.

0

TANjUNG PERAK – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kota Surabaya kembali membuahkan hasil. Seorang residivis kasus narkoba berinisial SR kembali harus berhadapan dengan hukum setelah ditangkap aparat kepolisian karena diduga kuat berperan sebagai bandar narkotika jenis shabu.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Adik Agus Putrawan SH MH mengungkapkan penangkapan dilakukan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Jalan Bogen, Surabaya. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan SR (58) beserta sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan aktivitas peredaran narkotika golongan I.

“SR diketahui bukan kali pertama terlibat dalam perkara serupa. Ia tercatat sebagai residivis kasus narkotika pada tahun 2011 dan sempat menjalani hukuman penjara selama empat tahun sebelum bebas pada 2014. Namun, alih-alih jera, SR kembali terlibat dalam jaringan peredaran shabu di lingkungan tempat tinggalnya,” tutur AKP Putra, panggilan akrabnya, pada Selasa (27/01).

Selain SR, ungkap Putra, anggota juga mengamankan tiga tersangka lain masing-masing berinisial NR, BP, dan AF yang seluruhnya berdomisili di Jalan Bogen Surabaya. Ketiganya diduga sebagai pembeli sekaligus pengguna narkotika yang memperoleh shabu dari SR secara patungan.

“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 17 plastik klip berisi shabu dengan total berat bruto sekitar 31,62 gram. Selain itu, turut diamankan timbangan digital, uang tunai hasil penjualan sebesar Rp500 ribu, sebuah skrop dari sedotan, satu unit telepon genggam, serta sepeda motor Honda Beat warna hijau yang digunakan tersangka dalam aktivitasnya,” katanya.

Putra menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, shabu tersebut diperoleh SR dari seorang pemasok berinisial RA yang kini masuk dalam daftar pencarian orang. Barang haram itu kemudian dipaketkan ulang ke dalam puluhan klip kecil dengan variasi berat dan harga sebelum diedarkan kepada para pembeli.

“Untuk menghindari kecurigaan, SR menyimpan seluruh paket shabu di dalam jok sepeda motornya. Setiap kali ada pembeli, ia langsung mengambil paket tersebut dari kendaraan yang digunakannya sehari-hari,” jelasnya.

Putra mengungkapkan bahwa SR telah menerima pasokan shabu dari pemasok yang sama sebanyak tiga kali sejak Desember 2025. Dalam setiap gram shabu yang berhasil diedarkan, SR meraup keuntungan berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.

Aktivitas ini berjalan cukup rapi hingga akhirnya terendus aparat. Penangkapan ini sekaligus memutus sementara jalur peredaran shabu di wilayah tersebut.

Sementara itu, terhadap NR, BP, dan AF, petugas melakukan tes urine melalui Dokkes Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Hasilnya menunjukkan ketiganya positif mengandung methamphetamine, menandakan telah mengonsumsi narkotika jenis shabu.

Diketahui, ketiga tersangka tersebut sebelumnya menggunakan shabu secara bersama-sama di dalam sebuah rumah di kawasan Jalan Bogen Surabaya pada Kamis malam, 22 Januari 2026, Untuk tiga tersangka pengguna, dilakukan asesmen terpadu di Badan Narkotika Nasional Kota Surabaya untuk di lakukan Rehabilitasi Pungkasnya. (*)

Ketua DPD PKS Karawang: Apresiasi Silaturahim IMM Karawang Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Karawang

0

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Karawang melakukan kunjungan silaturahim ke DPD PKS Karawang pada Selasa, 27 Januari 2026, untuk mempererat hubungan dan menjajaki peluang kerjasama dalam pembangunan sosial dan kepemudaan. Ketua DPD PKS Karawang, Adin Jaelani, S.E., M.E., menyambut baik kunjungan ini dan menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan partai politik dalam mewujudkan kemajuan Karawang.

Sinergi antara IMM dan PKS sangat penting, terutama dalam memperkuat gerakan sosial dan kepemudaan. Mari kita bangun Karawang yang lebih inklusif dan berkeadilan, ujar Adin Jaelani.

IMM Karawang, yang diwakili oleh Dino Robika Patardo, Ketua IMM Karawang, mengusulkan empat pilar strategis untuk kolaborasi antara PKS dan IMM, yaitu:
Evidence-Based Advocacy – IMM siap menjadi mitra kajian analitis untuk menyuplai policy brief berbasis riset yang memperkuat fungsi pengawasan PKS di DPRD Karawang, Rural Empowerment yaitu memberdayakan wilayah marginal melalui program pengabdian intelektual mahasiswa untuk memperkuat literasi dan advokasi sosial, Moral Leadership & Ideological Defense yaitu elindungi karakter pemuda Karawang dari dampak negatif industrialisasi dan globalisasi melalui gerakan dakwah kampus, Entrepreneurial Autonomy yaitu Mendorong kemandirian ekonomi mahasiswa dengan menciptakan prototipe ekonomi baru berbasis UMKM yang dijalankan oleh mahasiswa.

Menyadur laporan Efendi report ELSHINTA Jakarta, Adin Jaelani mengapresiasi tawaran sinergi ini dan berkomitmen untuk memperluas ruang kolaborasi dengan IMM Karawang, terutama dalam mendukung program-program pro-rakyat yang bermanfaat bagi masyarakat Karawang.

“Kami sangat mengapresiasi langkah IMM Karawang yang proaktif dalam memberikan solusi berbasis riset dan aksi nyata. Dengan kolaborasi ini, kita akan lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” tambah Adin Jaelani.

Adin Jaelani juga berharap bahwa IMM Karawang dapat menjadi inisiator kegiatan pemuda dan mahasiswa dalam menghadapi isu-isu penting di Karawang. Pemuda dan mahasiswa, sebagai pemilih terbesar di Pemilu 2024, memiliki peran besar dalam menentukan arah dan gagasan pembangunan Karawang. Dengan data menunjukkan bahwa sebagian besar pemilih adalah anak-anak muda, IMM diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam menyuarakan aspirasi generasi muda dan membawa perubahan yang positif bagi Karawang ke depan. (Efendi)

Gowes Bareng Kapolres Kediri Warnai Aktivitas Pagi di Kampung Inggris

0

KEDIRI— Kawasan Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri tampak lebih semarak dari biasanya, Jumat (23/1/2026).

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran personel Polres Kediri mengikuti kegiatan olahraga gowes dengan rute datar (flat) mengelilingi kawasan tersebut.

Kegiatan gowes ini diikuti ratusan peserta, terdiri dari anggota Polri dan ASN Polres Kediri, dengan jalur santai yang menyusuri perkampungan dan pusat aktivitas Kampung Inggris. Selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan di luar rutinitas tugas kepolisian.

Kapolres Kediri menyampaikan bahwa olahraga bersama memiliki peran penting dalam menjaga kesiapan fisik sekaligus membangun suasana kerja yang sehat dan solid.

“Fisik yang prima sangat berpengaruh terhadap kualitas pelaksanaan tugas. Melalui kegiatan seperti ini, kebugaran terjaga, komunikasi antarpersonel lebih cair, dan semangat kebersamaan tumbuh dengan alami,” ungkap Beliau.

Menurut AKBP Bramastyo, pemilihan jalur Kampung Inggris dengan lintasan datar juga dimaksudkan agar kegiatan dapat diikuti dengan nyaman oleh seluruh peserta, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan.

“Gowes ini dirancang sebagai olahraga rekreatif. Jalurnya aman dan ramah, sehingga semua bisa menikmati, sekaligus tetap menjaga ketertiban di ruang publik,” tambah AKBP Bramastyo.

Di sela kegiatan gowes, petugas juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga, menyapa langsung serta mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kebersamaan ini menjadi cerminan kedekatan Polri dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Fenomena Lubang Amblas di Sumbar: Pemerintah Beri Peringatan Keras

0

SUMATRA BARAT – Munculnya fenomena lubang amblas di kawasan pertanian Pombatan, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, telah menarik perhatian masyarakat. Namun, pemerintah memberikan peringatan keras kepada pengunjung untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang menyatakan bahwa air sinkhole dapat menyembuhkan penyakit.

“Jangan terpengaruh isu-isu yang tidak benar. Belum ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa air sinkhole dapat menyembuhkan penyakit,” kata pejabat pemerintah setempat.

Kementerian ESDM telah menerjunkan tim ahli dari Geologi Bandung untuk melakukan kajian teknis terhadap fenomena lubang amblas tersebut. Tim ahli yang dipimpin oleh Riyan Nur dan Taufik Wirabuana, didampingi oleh BPBD Lima Puluh Kota, melakukan pengambilan data dan penelitian di lokasi.

“Agenda kami fokus pada pengambilan data dan penelitian untuk mengetahui penyebab dan dampak fenomena lubang amblas ini,” kata Taufik Wirabuana.

Pemerintah meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak mendekati lokasi lubang amblas, karena dapat membahayakan keselamatan jiwa. “Kami akan terus memantau situasi dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” tambah Taufik. ***

Komisi D DPRD Lumajang Soroti Kendala Penyaluran Bantuan Sosial

0

LUMAJANG – Komisi D DPRD Lumajang menggelar rapat kerja evaluasi penyaluran bantuan sosial bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Koordinator PKH. Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi D, Supratman SH, pada Kamis (22/1/2026) tersebut menyoroti beberapa kendala krusial dalam penyaluran bantuan sosial.

Salah satu kendala yang dibahas adalah sinkronisasi data yang masih belum optimal. “Sinkronisasi data antara dinas sosial dan lembaga terkait masih belum sempurna, sehingga menyebabkan keterlambatan penyaluran bantuan,” ujar Supratman.

Selain itu, regulasi yang dinilai tidak adil juga menjadi sorotan. Beberapa penerima bantuan sosial merasa tidak puas dengan jumlah bantuan yang diterima, karena tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Kami sepakat meminta peninjauan kembali dan pencabutan regulasi yang membatasi bantuan LKSA tersebut. Ini demi asas keadilan dan perlindungan anak, jangan sampai administrasi menghalangi hak dasar mereka,” tegas Supratman.

Kepala Dinsos P3A Lumajang, Indriono Krishna Murti A.P, menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan sinkronisasi data dan memperbaiki regulasi penyaluran bantuan sosial. Namun, masih diperlukan kerja sama yang lebih erat antara dinas sosial, lembaga terkait, dan masyarakat untuk meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sosial.

“Tahun 2025 kami memverifikasi 600 data program Putri Jawara dan Kip Jawara, dengan 300 di antaranya terfasilitasi. Namun untuk 2026, belum ada permintaan lanjutan dari Pemprov karena kendala kuota dan waktu yang singkat,” paparnya.

Komisi D DPRD Lumajang akan terus memantau dan mengevaluasi penyaluran bantuan sosial di Lumajang untuk memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. ***