Home Blog Page 113

Bupati Ipuk Merotasi 58 Pejabat di Lingkungan Pemkab Banyuwangi

0

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 58 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, di lingkungan Pemkab Banyuwangi, di Kantor Dinas Sosial PPKB Banyuwangi, Jumat sore (23/1/2026).

Ipuk mengatakan rotasi jabatan ini dilakukan untuk penyegaran agar mencapai kinerja yang terbaik. “Saya minta pejabat tidak hanya di balik meja. Harus rutin turun ke lapangan, memahami langsung persoalan warga, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Ipuk.

Dalam rotasi jabatan itu di antaranya, Choiril Ustadi Yudawanto yang sebelumnya Asisten Administrasi Umum Setda, kini menjabat sebagai Inspektur Banyuwangi. Posisinya digantikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Budi Santoso.

Kemudian Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Yoppy Bayu Irawan kini menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Posisinya digantikan Edy Supriyono yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintah dan Pembangunan.

Selain itu Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan KB Henik Setyorini dilantik jadi Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggantikan Partana yang dipercaya menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Danang Hartanto dilantik menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan. Sementara Kepala Satpol PP Wawan Yadmadi kini menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian.

Selanjutnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Cahyanto Hendri Wahyudi menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman. Posisinya digantikan Samsudin yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah .

Selain kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ipuk juga merotasi beberapa Camat. Di antaranya
Andik Basuki yang sebelumnya jadi Camat Pesanggaran menjadi Camat Banyuwangi Kota menggantikan Hartono yang menjabat Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaaan.

“Dengan rotasi ini saya berharap agar lebih responsif dan lebih cepat memberikan pelayanan pada masyarakat,” tambah Ipuk. (*)

Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah Menghadiri Upacara Hari Jadi Ke 451 Kabupaten Pemalang 2026

Gempurnews | Pemalang – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah yang di wakili Kasi SMA dan SLB ( Lebdo Wiharso) turut menghadiri Upacara hari Jadi Kabupaten Pemalang Ke 451 tahun yang di gelar di Alun alun Pemalang pada hari Sabtu (24/1/26).

Dalam upacara tersebut yang dihadiri oleh Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Ketua DPRD Pemalang Martono, Dansatradar 403/ Tegal Letkol Lek Indra Febrian, Dandim 0711 Letkol Inf. Muhammad Arif, Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Rina Idawani, Setda Pemalang Johan Endro, Cabang Dinas Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah, Lebdo Wiharso, para Asisten, staf Ahli, Kepala OPD, dan seluruh unsur Muspika Kabupaten Pemalang serta tamu undangan lainnya.

Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, S.E.,M.M.,dan sementara Komandan Upacara di pimpin oleh Bagus Sutopo.

Upacara Peringatan hari jadi Kabupaten Pemalang ke-451 ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan sejarah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah menuju Pemalang yang semakin maju dan sejahtera.

Dalam pidatonya Bupati Pemalang mengatakan “Selama 451 tahun Kabupaten Pemalang telah melalui berbagai dinamika dan tantangan zaman, Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyalakan semangat kebersamaan, memperkuat persatuan dan gotong royong serta membangun sinergi dalam setiap langkah pembangunan.

Selain itu Bupati Pemalang juga menyampaikan empati dan doa bagi masyarakat yang terdampak bencana alam yang terjadi baru baru ini. Bupati Pemalang berharap seluruh korban bencana di berikan kekuatandan ketabahan serta seluruh pihak dapat terus bahu membahu dalam upaya pemulihan dan pembangunan daerah.

Di Kesempatan yang sama Perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah selaku Kasi SMA dan SLB ( Lebdo Wiharso) ikut Mengucapkan “Selamat Hari Jadi Pemalang Ke – 451 tahun, semoga Kabupaten Pemalang semakin bertambah baik,sehat,inovasi dan pembangunan terus bergerak menuju kota modern yang bercahaya. “ucap Lebdo Wiharso.

Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke – 451 tahun di tutup dengan penampilan Tari Pemalang serta penyerahan hadiah berbagai lomba yang di selenggarakan dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pemalang tahun 2026.

(yn26)

Capella Group Gelar Donor Darah Rutin, Perkuat Komitmen CSR dan Kontribusi Sosial di Batam

0

Batam – Capella Group melalui PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dengan menggelar kegiatan donor darah yang melibatkan karyawan, mitra usaha, serta masyarakat umum. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) di CDN Sales Office Batam Centre, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam.

Regional Head PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Syaiful, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari agenda rutin perusahaan yang dirancang untuk memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyarakat. Tahun ini, Capella Group menargetkan pelaksanaan donor darah sebanyak tiga kali dalam setahun sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ketersediaan stok darah di Batam.

“Kami telah merancang program ini sebagai agenda rutin yang akan dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Langkah ini diambil untuk memastikan kontribusi yang konsisten bagi stok darah di Batam. Kami juga sudah menjadwalkan pertemuan berikutnya bersama PMI pada Mei 2026. Ini adalah bagian dari ‘napas’ perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Syaiful di sela-sela kegiatan.

Pada pelaksanaan kali ini, panitia menargetkan 130 peserta donor dengan estimasi pengumpulan sekitar 100 kantong darah. Hingga kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi hari. Dengan dukungan enam bed donor dari PMI, area pelayanan dipenuhi oleh karyawan dealer, staf lembaga pembiayaan, hingga warga umum yang datang bersama keluarga. Selain donor darah, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi peserta.

Syaiful menambahkan bahwa setiap peserta donor tetap melalui proses skrining kesehatan yang ketat oleh tenaga medis PMI guna memastikan kualitas darah yang disumbangkan. “Meski target pendaftar 130 orang, kami optimis bisa menyumbangkan sekitar 100 kantong darah yang berkualitas untuk PMI,” ungkapnya.

Kegiatan donor darah ini melibatkan berbagai unit usaha Capella Group di Batam, antara lain Capella Honda, PT Capella Patria Utama, Capella ISUZU, CMD Finance, serta didukung penuh oleh PMI Kota Batam. Pada kegiatan sebelumnya, Capella Group berhasil mengumpulkan 52 kantong darah, dan capaian tersebut diharapkan terus meningkat seiring konsistensi program.

Lebih lanjut, Syaiful memaparkan bahwa donor darah hanyalah salah satu pilar dari visi besar CSR Capella Group. Perusahaan mengusung semangat untuk memberikan dampak positif yang lebih luas di berbagai sektor, di antaranya tanggap bencana melalui kesiapan bantuan langsung saat terjadi bencana alam, pelestarian lingkungan dengan rencana aksi bersih-bersih pantai untuk menjaga ekosistem pesisir, serta program kesehatan masyarakat yang dirancang untuk mendukung upaya pencegahan kurang gizi dan stunting.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa ekosistem bisnis tidak hanya berorientasi pada angka penjualan, tetapi juga dapat menjadi penggerak kebaikan dan manfaat sosial bagi masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri dari Astra Honda Motor, di mana Honda dan jaringan usahanya tidak hanya bergerak di industri sepeda motor, tetapi juga aktif berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Syaiful.

Melalui kegiatan donor darah dan berbagai program CSR berkelanjutan lainnya, Capella Group berharap dapat terus memberikan manfaat nyata serta memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat Kota Batam dan sekitarnya. (Gokkon)

Yayasan Kemala Bhayangkari Kediri Kota Gelar Seminar Parenting, Dorong Terwujudnya Keluarga Tangguh Berkarakter

0

Kediri Kota – Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota menggelar seminar parenting dan workshop pengembangan karakter anak dalam lingkungan keluarga tangguh, Sabtu (24/1/2026), bertempat di Grand Surya Hotel, Jalan Doho No. 95, Kota Kediri. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh pengurus Bhayangkari, pendidik TK Kemala Bhayangkari, serta para peserta undangan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi beserta jajaran pengurus, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., para staf dan pengurus TK Kemala Bhayangkari 41 dan 42, serta narasumber Ibu Nila Ainu Ningrum, M.Psi., Psikolog, CH., CHt dari Tim All Smart.
Seminar diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa.

Suasana semakin semarak dengan penampilan seni dari siswa TK Kemala Bhayangkari 41 melalui Tari Kebiasaan Anak Hebat, serta TK Kemala Bhayangkari 42 yang membawakan Tari Cublak-Cublak Suweng.

Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menekankan pentingnya peran orang tua sebagai teladan utama bagi anak. Ia menyampaikan bahwa anak tidak selalu meniru apa yang diucapkan orang tua, namun lebih banyak mencontoh perilaku yang mereka lihat setiap hari.

“Pembelajaran pertama bagi anak dimulai dari keluarga. Apa yang dilakukan orang tua akan direkam dan ditiru oleh anak-anaknya. Oleh karena itu, kasih sayang dan keteladanan harus menjadi pondasi utama dalam mendidik anak,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengajak para pendidik dan orang tua untuk terus berkolaborasi dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sejak dini.

Menurutnya, kegiatan seminar parenting seperti ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak agar menjadi generasi yang berkarakter baik dan berakhlak mulia.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ibu Yani Anggi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter dan akhlak anak bermula dari lingkungan keluarga.

“Kita berharap generasi penerus bangsa memiliki karakter yang kuat dan akhlak mulia. Untuk itu, peran keluarga sangat menentukan dalam membangun generasi menuju Indonesia Tangguh dan Generasi Emas,” tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi utama bertajuk “Membangun Karakter Anak di Lingkungan Keluarga Tangguh”, sesi tanya jawab interaktif, penyerahan plakat kepada narasumber, pembagian doorprize, serta pengenalan produk edukasi dari All Smart. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta.

Melalui seminar parenting ini, Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota berharap dapat meningkatkan kesadaran orang tua dan pendidik akan pentingnya pola asuh positif dalam mencetak generasi masa depan yang berkarakter, berakhlak, dan berdaya saing.

Kecelakaan Maut di Lumajang: Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia

0

LUMAJANG – Tragedi kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di pusat Kota Lumajang, Jawa Timur. Sebuah mobil minibus menabrak sepeda motor dari arah belakang di Jalan Alun-alun, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Jumat (23/1/2026) kemarin.

Kecelakaan tersebut menewaskan Sri Kurniawati (28), pengendara sepeda motor. Kanit Laka Lantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Mitsubishi Xpander melaju dari arah barat ke timur dan menghantam sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Sri Kurniawati.

“Tabrakan terjadi dari arah belakang. Benturan cukup keras sehingga korban terpental dan mengalami luka berat,” ujar Ipda Dendy.

Akibat kejadian itu, Sri Kurniawati mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuh. Korban sempat dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, penumpang sepeda motor, Ita Purnamasari (31), mengalami patah tulang lengan kiri dan dugaan cedera pada dada. Korban kini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Lumajang.

Pengemudi mobil minibus, Sudiro (44), warga Kecamatan Tekung, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan dipicu oleh kurangnya kewaspadaan pengemudi mobil. “Pengemudi diduga kurang konsentrasi dan kemungkinan mengantuk saat mengemudi, sehingga menabrak kendaraan yang berjalan searah di depannya,” jelas Ipda Dendy.

Polres Lumajang mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi fisik prima sebelum berkendara. ***

Panasnya Berebut Tahta Raja di Solo: Konflik Keraton Surakarta Memanas

SOLO – Konflik perebutan tahta raja di Keraton Surakarta, Solo, Jawa Tengah, kembali memanas. Dua kubu yang saling mengklaim sebagai raja yang sah, yaitu PB XIV Purbaya dan PB XIV Mangkubumi, terus berseteru.

Konflik ini berawal dari wafatnya Susuhunan Pakubuwono XII pada Juni 2004 tanpa menunjuk permaisuri atau putra mahkota. Dua anak Sinuhun, Hangabehi dan Tedjowulan, saling mengklaim sebagai pemangku tahta yang sah.

Pada 23 Desember 2022, keraton diserang oleh puluhan orang tak dikenal yang menyerang abdi dalem dan beberapa anggota keluarga keraton. Peristiwa ini memicu ketegangan yang lebih tinggi antara kedua kubu.

Namun, pada 5 Januari 2023, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka mengumpulkan pihak-pihak keraton yang sempat bertikai, dan menghasilkan kesepakatan perdamaian.

Dua Kubu, Dua Raja. PB XIV Purbaya. Kubu ini dipimpin oleh KGPH Purbaya, yang diangkat sebagai raja oleh Lembaga Dewan Adat Keraton.

Kubu PB XIV Mangkubumi. Kubu ini dipimpin oleh GPH Mangkubumi, yang diangkat sebagai raja oleh kubu lainnya.

Kapolresta Solo, Kombes Pol. Rudi Setiawan, turun tangan untuk menenangkan situasi. Ia meminta kedua kubu untuk tidak melakukan tindakan anarkis dan menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

“Kami akan menjaga keamanan dan ketertiban di Solo. Kami meminta masyarakat untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang dapat memicu kerusuhan,” kata Kombes Pol. Rudi Setiawan.

Konflik ini masih berlanjut hingga saat ini, dengan kedua kubu yang saling mengklaim sebagai raja yang sah. Masyarakat Solo dan Indonesia masih menantikan penyelesaian konflik ini. ***

Animo Pendonor di Matahari Johar Plaza Luar Biasa, 71 Pendaftar yang Lolos 45 Orang

0

Jember, GempurNews – Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan stok darah dengan strategi “jemput bola”. Terbaru, kegiatan donor darah yang digelar di Matahari Johar Plaza pada Jumat (23/1/2026) mencatat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut, tercatat sebanyak 71 orang mendaftarkan diri untuk mendonorkan darahnya. Setelah melalui proses skrining kesehatan yang ketat, sebanyak 45 orang dinyatakan lolos dan berhasil mendonorkan darah, sementara 26 pendaftar lainnya terpaksa tertunda atau batal karena alasan medis.

Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evyan Efendi, menjelaskan bahwa kegiatan di pusat perbelanjaan ini merupakan bagian dari upaya masif PMI untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“PMI Kabupaten Jember kian aktif turun ke masyarakat untuk menjemput bola demi menambah stok darah di UDD. Hampir setiap hari, kami menerjunkan tiga armada Mobile Unit (MU) untuk memfasilitasi kegiatan donor darah di berbagai titik strategis,” ujar Ghufron.

Kegiatan di Matahari Johar Plaza ini dipandang sukses dalam menggaet pendonor dari kalangan pengunjung maupun karyawan mal. Berikut adalah rincian hasil kegiatan Mobile Unit (MU) hari ini dengan jumlah pendaftar sebanyak 71 orang, tetapi yang nerhasil donor sebanyak 45 orang.Sedangkan yang batal sebanyak 26 orang.

Ghufron menambahkan bahwa tingginya angka pendaftar menunjukkan kesadaran kemanusiaan warga Jember yang luar biasa. Meski ada yang belum lolos skrining (seperti faktor hb atau tekanan darah), pihaknya sangat mengapresiasi niat baik para calon pendonor tersebut.

Kegiatan rutin melalui tiga armada Mobile Unit ini diharapkan dapat memastikan stok darah di Kabupaten Jember tetap aman untuk memenuhi kebutuhan medis di berbagai rumah sakit.(son)

Diduga Jadi Bandar Sabu, Satresnarkoba Polres Bangkalan Amankan Puluhan Gram Barang Bukti

0

Polres Bangkalan– Sebuah rumah yang selama ini dicurigai kerap menjadi tempat transaksi narkoba digerebek Satuan Reserse Narkoba  Polres Bangkalan. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial H (42), yang diduga sebagai bandar sabu.

Penggerebekan dilakukan pada Jumat, 2 Januari 2026, sekira pukul 15.00 WIB. 
Kasat Resnarkoba Polres Bangkalan Iptu Kiswoyo Supriyanto mengungkapkan kasus ini terbongkar berkat keberanian warga yang tak lagi ingin lingkungannya dirusak peredaran narkoba.

“Informasi ini berawal dari keluhan masyarakat yang resah. Mereka melihat rumah tersebut sering didatangi orang-orang tak dikenal. Dari situlah kami bergerak melakukan penyelidikan,” ujarnya pada Rabu (21/1/2026).

Sebelum menggerebek rumah H, polisi lebih dulu mengamankan A, seorang pengecer sabu.

Dari mulut A, terungkap bahwa barang haram tersebut berasal dari H. Petugas pun langsung menuju rumah bandar.

Namun, upaya penangkapan tak berjalan mudah. Pagar rumah setinggi sekitar dua meter terkunci rapat. Pelaku berada di dalam dan diduga sudah menyadari kedatangan polisi.

“Saat anggota datang, gerbang terkunci dan rumah dalam kondisi tertutup. Kami menduga pelaku sudah bersiap melarikan diri,” jelasnya.

Tak ingin kehilangan target, petugas nekat memanjat pagar tembok. Ketegangan pun memuncak ketika H mencoba kabur melalui pintu belakang rumah. Kejar-kejaran tak terhindarkan.

“Pelaku sempat lari dan berusaha menghindar. Tapi karena rumahnya berpagar tembok dan akses keluar terbatas, akhirnya berhasil kami amankan,” tutur Iptu Kiswoyo.

Setelah pelaku tertangkap, penggeledahan dilakukan. Di balik kesan rumah biasa, petugas menemukan sabu yang disimpan rapi di dalam sebuah kotak pensil.

“Kami menemukan dua plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 31,94 gram dan 1,74 gram. Selain itu, ada timbangan digital, sendok sabu, plastik klip kosong, satu unit handphone, serta uang tunai Rp1.022.000,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, H mengakui sabu tersebut rencananya akan diedarkan kembali kepada para pengecer untuk dijual dalam paket-paket kecil di wilayah Bangkalan.

Atas perbuatannya, H dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Menutup keterangannya, Iptu Kiswoyo menyampaikan pesan tegas sekaligus harapan bagi masyarakat.

“Kami akan terus berkomitmen memberantas narkoba karena dampaknya merusak generasi dan ketenteraman lingkungan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor, karena keberhasilan ini juga berkat kepedulian warga,” pungkasnya.

(tan)

H, zainul Fatoni Fraksi PPP Siap Memberikan Solusi Terbaik Terhadap Polemik Homestay Hadi’s

0

Probolinggo,
Sekretaris Komisi I DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PPP, Zainul Fatoni, S.H.I, menegaskan bahwa pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik operasional penginapan di wilayah Kota Probolinggo merupakan bentuk komitmen DPRD dalam memfasilitasi seluruh pihak yang berkepentingan. RDP tersebut menghadirkan unsur masyarakat, pemilik penginapan, pemerintah daerah, serta DPRD guna mencari solusi yang adil dan sesuai dengan ketentuan hukum. Senin (19/01/2026).

Zainul Fatoni menyampaikan bahwa DPRD tidak berada pada posisi menghakimi, melainkan berperan sebagai mediator agar semua pihak dapat menyampaikan pandangan dan kepentingannya secara terbuka.

“Saya kira RDP ini adalah upaya memfasilitasi seluruh pihak, baik masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi, pihak terlapor dalam hal ini pemilik penginapan, unsur pemerintah, maupun DPRD. Dari pembahasan tadi, saya kira sudah cukup jelas bahwa yang kita cari adalah solusi terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu poin penting yang disepakati bersama dalam RDP tersebut adalah penginapan tidak boleh disalahgunakan untuk kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum, termasuk pelanggaran kesusilaan dan norma sosial yang berlaku di masyarakat.

“Kita semua sepakat bahwa penginapan itu sebaiknya tidak disalahgunakan untuk kegiatan-kegiatan yang melanggar hukum, seperti melanggar kesusilaan dan hal-hal lain yang bertentangan dengan aturan,” tegasnya.

Zainul Fatoni menjelaskan, sebagai langkah sementara sambil menunggu hasil investigasi dan keputusan resmi dari Pemerintah Kota Probolinggo, penginapan yang menjadi polemik tersebut akan berada dalam pengawasan ketat. Pengawasan ini dilakukan guna memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar aturan selama proses berjalan.

“Tadi sudah disampaikan bahwa untuk sementara waktu, sampai investigasi dan hasil keputusan dari Pemerintah Kota ini didapat, penginapan tersebut akan dijaga dan dipantau secara intensif oleh pihak Satpol PP. Tujuannya untuk memastikan apakah kegiatan di dalam penginapan berjalan dengan baik atau justru ditemukan pelanggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah pengawasan tersebut penting untuk menjaga ketertiban, menghindari kegaduhan di tengah masyarakat, serta memberikan rasa aman bagi warga sekitar. Selain itu, pengawasan juga menjadi bagian dari proses penegakan aturan yang harus dijalankan secara objektif.

Lebih lanjut, Zainul Fatoni menegaskan pentingnya menghormati seluruh tahapan dan proses yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah. Ia meminta semua pihak bersabar dan memberikan ruang bagi Pemerintah Kota Probolinggo untuk mengambil keputusan terbaik berdasarkan fakta dan regulasi yang berlaku.

“Kita hormati seluruh proses yang diperlukan. Kita beri waktu kepada Pemerintah Kota untuk memastikan dan menetapkan keputusan yang terbaik,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga menekankan bahwa aktivitas perekonomian, termasuk usaha penginapan dan sektor pariwisata, tetap memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian daerah. Namun demikian, seluruh kegiatan usaha tersebut harus berjalan sesuai dengan aturan dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Kita berharap kegiatan perekonomian, termasuk penginapan dan usaha sejenisnya, tetap bisa berjalan. Tetapi tentu harus sesuai dengan aturan hukum dan norma yang berlaku,” pungkasnya.

Dengan adanya RDP tersebut, DPRD Kota Probolinggo berharap tercipta titik temu yang adil antara kepentingan masyarakat, pengusaha, dan pemerintah, sehingga tercipta ketertiban, kepastian hukum, serta kondusivitas di tengah masyarakat.(suh)

Ketua Ormas Brigez Kota Cimahi Lakukan Silaturahmi Dengan Musisi Jalanan

0

Cimahi,Jum’at (23/01/2026)
Ormas Brigez Kota Cimahi berupaya merubah stigma yang kurang baik dan mengedepankan fungsi sebagai kontrol sosial dalam ikut serta membangun Kota Cimahi melalui Tupoksinya sebagai Ormas.Harapan tersebut diungkapkan Ketua Ormas Brigez Kota Cimahi, Virgi Zulian saat bersilaturahmi dengan para musisi jalanan yang ada di Kota Cimahi.Bertempat di alun-alun Kota Cimahi, para musisi jalanan menyampaikan harapannya kepada Ketua Ormas Brigez, terungkap bahwa banyak diantara musisi jalanan yang putus sekolah dan berharap dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Virgi berharap kepadapihak pemerintah, khususnya dinas terkait untuk dapat membantu para musisi jalanan agar dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, membantu menempatkan para musisi jalanan agar lebih tertib dan terarah serta membantu dalam fasilitas yang lainnya.

“Saya berharap agar pemerintah bisa membantu dan memfasilitasi para musisi jalanan ini yang notabene mereka warga Kota Cimahi juga,diantara mereka ternyata banyak yang putus sekolah dan mereka banyak yang berharap bisa melamjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Kemudian saya mendapat keluhan terkait alat musik yang sudah kurang layak lagi digunakan, sementara alat musik yang dimainkan merupakan cangkul bagi mereka untuk mencari nafkah dan terakhir kami Ormas Brigez berkolaborasi dengan para musisi jalanan Kota Cimahi ingin menghibur masyarakat Kota Cimahi dalam sebuah pertunjukan.Saya berharap pihak pemerintah dapat membantu dan memfasilitasi harapan kami dan Musisi jalanan yang ada di Kota Cimahi yang juga merupakan Masyarakat Kota Cimahi yang ingin memberikan kontribusi sesuai dengan apa yang kami bisa,” Terang Ketua Ormas Brigez Kota Cimahi,Virgi Julian.

Para musisi jalanan Kota Cimahi berharap agar apa yang disampaikan kepada Ketua Ormas Brigez dapat didengar dan direalisasikan, Karena mereka merasa bagian dari warga cimahi yang memiliki hak yang sama dengan masyarakat lain di Kota Cimahi,
“Kami berharap pemerintah khususnya leading sektor yang berhubungan dengan kami, untuk membantu memfasilitasi dan mendengar keluhan kami, karena kami pun sama sebagai warga Kota Cimahi yang ingin berkontribusi sesuai bidang kami.” Ungkap para musisi jalanan Kota Cimahi serempak.

Achmad Syafei