Home Blog Page 1315

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Polres Tulungagung Luncurkan Program PAK SICOMO Dan SERASI

TULUNGAGUNG,– Polres Tulungagung terus melakukan inovasi, salah satunya yakni dengan melaunching PAK SICOMO dan SERASI yang merupakan salah satu tindak lanjut dari program prioritas Kapolri.

Launching yang dilaksanakan di salah satu Hall Hotel di Tulungagung tersebut dihadiri oleh Forkopimda Tulungagung, Kadinkes, Direktur RSUD dr Iskak, Kacabdin wilayah Tulungagung, Kepala Perwakilan Jasa Raharja, Kepala BPJS Tulungagung, Wakapolres Tulungagung serta PJU, Perwira Polres Tulungagung.

Dalam sambutannya, Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, SIK, MH, mengatakan, program prioritas Kapolri (Presisi) bertujuan menata kelembagaan, perubahan sistem dan metode organisasi menjadikan SDM Polri yang unggul di era Police 4.0, perubahan teknologi kepolisian modern, peningkatan kinerja pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, peningkatan kinerja penegakan hukum, pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid – 19, serta pemulihan ekonomi nasional.

Sehingga untuk mensukseskan program pembangunan tersebut, Kapolri menuangkan dalam 16 program prioritas Kapolri.

“Yang salah satunya adalah program peningkatan kualitas pelayanan publik Polri, dimana perlu dibangun kerjasama yang erat dengan berbagai pihak terkait, dengan sasaran membangun kemampuan pelayanan publik yang unggul dan dipercaya masyarakat agar benar – benar hadir ditengah masyarakat,” ucap Kapolres

Dikatakannya, kecelakaan lalu lintas merupakan peristiwa dijalan yang tidak disangka – sangka dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain, yang mengakibatkan korban manusia atau kerugian harta benda. Sedangkan, di Jawa Timur kejadian laka lantas pada tahun 2022 terdapat 18.013 kejadian, dengan perincian 3.234 meninggal dunia, 263 luka berat, 22.872 luka ringan dan kerugian materiil sebanyak Rp 21.856.400.000,–.

Sedangkan untuk wilayah hukum Polres Tulungagung selama tahun 2022 sampai dengan saat ini terdapat 672 kejadian lakalantas, dengan rincian 76 orang meninggal dunia (MD), 2 orang luka berat, dan 1.227 orang mengalami luka ringan dengan kerugian materiil mencapai Rp 744.900.000,– .

“Dengan angka kejadian lantas lantas di Tulungagung tersebut, tentunya menjadikan keprihatinan bagi kita semua. Maka melalui Satlantas, kita melakukan berbagai upaya, namun tetap harus didukung dengan upaya ataupun inovasi lainnya yang secara langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya

Dalam kesempatan ini, AKBP Eko Hartanto menjelaskan, Polres Tulungagung membuat inovasi di bidang pelayanan publik tentang penanganan kecelakaan lalu lintas melalui “Penyelesaian Perkara One Day Service” atau (SERASI), dalam hal ini perkara laka lantas dapat diselesaikan dalam waktu 1 X 24 jam berdasarkan pada Perpol nomor 8 Tahun 201 tentang penanganan tindak pidana berdasarkan keadilan Restoratif dan Perkap no 13 Tahun 2015 tentang tata cara penanganan laka lantas serta inovasi dalam bidang Pelayanan SIM Coaching Clinic Mobile atau PAK SICOMO yang merupakan bentuk pengembangan dari inovasi E-Book ujian teori yang dilaunching oleh Dirlantas Polda Jatim.

“Inovasi ini bertujuan untuk memberi bimbingan singkat dalam bentuk pelatihan atau sesi perorangan yang ditujukan untuk penguasaan pengetahuan dan kecakapan perorangan dalam melakukan ujian praktek SIM. Dan Insyaallah inovasi ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat khususnya korban laka lantas dan pemohon SIM,” jelasnya.

Untuk itu, Kapolres juga meminta dukungan dari semua pihak agar program tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Selain itu, Kapolres juga mengatakan, Polres Tulungagung selaku pengemban fungsi Kepolisian di tingkat Kabupaten mengusung Jargon SELARAS yaitu Sinergi, Empati, Lugas, Adaptif, Responsif, Amanah, dan Solutif, polisi harus bekerja sama berkolaborasi dengan Stakeholder di Tulungagung untuk bisa memberikan Win – Win Solusi terhadap permasalahan di masyarakat termasuk mediasi serta Restoratif Justice.

“Secara tidak langsung program PAK SICOMO dan SERASI ini juga merupakan wujud jargon kami SELARAS, sebab dapat memberikan pengalaman dalam uji praktek SIM dan membantu kecepatan dalam penanganan perkara Laka Lantas. Sekali lagi dengan program yang kami launching ini semoga membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung,” tutupnya.

(Humas Polri)
Pewarta : Qomar
Editor : dhw_robhin

Terkait Ambrolnya Water Park di Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Sudah Tetapkan Tiga Tersangka

0

SURABAYA – Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, telah menetapkan tiga tersangka atas kasus ambrolnya perosotan di Kenjeran Water Park Surabaya, pada 7 Mei 2022 lalu.

Perlu diketahui, dari tiga tersangka tersebut, yang dijadikan tersangka merupakan salah satu Manager Operasional berinisial SB, General Manager berinisial PS dan pemilik Kenjeran Park berinisial ST.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan, pihaknya telah menetapkan 3 orang tersangka berkaitan dengan kasus perosotan ambrol menyebabkan 17 orang terluka itu.

“Sudah (ada 3 tersangka). Salah satunya dari (pemilik) manajemen,” kata Arief saat memberikan keterangan langsung kepada wartawan, pada Selasa (23/8/2022) siang.

Arief menjelaskan, dari pengelola Kenpark bertanggung jawab sepenuhnya terhadap penanganan para korban hingga kesehatannya kembali pulih. Oleh karena itulah, proses penyelidikan dan penyidikan perkaranya terbilang agak lama.

“Proses penyelidikan yang dilakukan anggota Satreskrim polres pelabuhan tanjung perak Surabaya, telah menuruti prosedur. Misalnya, kami melakukan pemanggilan tapi yang bersangkutan meminta penundaan, sesuai prosedur ya harus kami turuti,” ujar Arief.

Kasat Reskrim AKP Arief menambahkan, Sejumlah petinggi manajemen Kenpark saat dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan polisi selalu berdalih masih sibuk menangani para korban.

“Alasannya masih sibuk mondar-mandir ke rumah sakit maupun ke rumah para korban,” ucap Arief.

Penyidik akhirnya menetapkan tiga orang tersangka tersebut berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, ahli dan petunjuk barang bukti.

“Wahana seluncuran air yang ambrol itu, disebabkan sudah rapuh. Selama dioperasikan hanya dua kali dilakukan perawatan,” kata Arief.

Arif menuturkan, Insyallah dengan waktu yang singkat berkasnya akan segera dilimpahkan ke kejaksaan, Tinggal menunggu kelengkapan keterangan dari ST, yang berjanji akan memenuhi panggilan polisi pada Kamis, (25/08/2022), mendatang.

“Kalau owner Kenpark itu menepati janjinya maka lengkap sudah berkas perkaranya untuk dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan. “Selanjutnya tinggal menunggu dari Kejaksaan untuk dinyatakan P21,” jelas Arief.

Dari tiga tersangka dijerat dengan Pasal 8, Ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan/ atau Pasal 360 Undang-undang Kitab Hukum Pidana (KUHP).

Arief menandaskan, kendati ancaman hukuman pidananya di atas lima tahun penjara, ketiga tersangka tidak ditahan dengan alasan kooperatif.

(Humas Polri)
Editor : dhw_robhin

Hubungan Bupati Jember Dan Wakilnya kurang harmonis.

0

Jember – Hubungan wakil Bupati MB Firjaun Barlaman dan Bupati Jember Hendy Siswanto tidak lagi harmonis, Selasa (23/8/2022).

Pada saat kami ketemu di acara haul KH. Abdul Halim Shiddiq, apakah beliau masih di ajak berembuk oleh Bupati Hendy penataan kabupaten Jember, beliau menjawab singkat saya wa beliau tidak pernah di baca,” kata Ketua Umum Ormas Topi Bangsa Baiquni Purnomo.

Sementara jangankan di tanggapi di buka wa saja belum, hubungan bupati dan wakil Bupati tidak baik saja.

“Bahwa posisi bupati dan wakil Bupati jabatan politik tidak bisa di lepaskan, pada saat kampanye menjadikan jargon sinergi akselerasi buktinya mana,” jelasnya.

Setiap kebijakan Bupati dan wakil Bupati di ajak rembuk karena mereka bareng di pilih rakyat, bahwa kemarin pengamat manapun seandainya Hendy tidak gandeng dengan Gus firjaun belum tentu menang.

“Kalau pak Hendy bekerja untuk rakyat harusnya Gus firjaun jelas – jelas di libatkan dalam setiap keputusan, pandangan saya bupati Hendy sudah menghianati masyarakat Jember,” imbuhnya.

Jargon mengembalikan hak – hak masyarakat sampai saat ini, fakta itu tidak bisa melihat sama sekali. kalau memang mengembalikan hak rakyat jember yang bersentuhan langsung dengan masyarakat itu Gus firjaun.

“Sementara KUA PPAS sampai di kritik pembahasan di DPRD tidak berlangsung, karena Gus firjaun tidak di ajak rembuk dalam pembahasan oleh bupati Hendy,” ungkapnya di sapa Gus Baiqun.

Sehingga ada kontroversi di situ ada anggaran 60 Milyar di lekatkan Disnaker, katanya untuk peruntukan tenaga kebersihan baru, sekaligus mengangkat kemiskinan ini omongan bohong.

Kalau memang Hendy ingin mengembalikan hak masyarakat, anggaran untuk orang miskin kok begitu kecilnya di anggarkan 90 juta pertahun itu muncul di KUA PPAS.

“Sehingga jumlah kemiskinan di Jember semakin besar, kegiatan menyentuh orang miskin tidak ada buktinya oleh karenanya Hendy membiayai lapangan golf 5 Milyar padahal itu bukan miliknya Pemkab Jember itu milik PTP,” katanya.

Tapi kenapa lapangan Talangsari punya rakyat kecil dan tempat olahraga untuk masyarakat main bola di kasih ke BPN.

“Padahal di Kaliwates khusus jember kidul Hendy menang mutlak di atas 90 persen Hendy tidak tau orang terimakasih,” tuturnya (son)

Editor : dhw_robhin

Wow!! Layanan Informasi RSUD Sidoarjo Bakal Dilengkapi Digital Touch Screen Signage

0

SIDOARJO – Bakal naik kelas A, sejumlah fasilitas dan layanan RSUD Sidoarjo terus ditingkatkan. Yang terbaru, Rumah Sakit milik Pemkab Sidoarjo itu menambah fasilitas Stand Touch Screen Digital Signage atau layanan informasi berbasis layar sentuh, jumlahnya 10 unit.

Peralatan tersebut untuk menunjang dan meningkatkan layanan kepada pengunjung agar setiap informasi yang ada di rumah sakit mudah diakses. Peralatan tersebut merupakan pemberian CSR dari Bank Jatim Cabang Sidoarjo.

CSR Bank Jatim tersebut merupakan bagian dari dukungannya kepada RSUD Sidoarjo yang saat ini sedang dalam proses naik kelas dari B menuju A.

10 unit floor stand touch screen digital signage atau monitor layar sentuh berbentuk vertikal itu juga sebagai alat promosi digital RSUD Sidoarjo. Alat yang akan ditempatkan disudut-sudut RSUD Sidoarjo agar mudah diakses pengunjung.

Pagi tadi, alat itu diserahkan oleh Direktur Komersial Korporasi Bank Jatim Edi Masriyanto kepada Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP di RSUD Sidoarjo, Selasa, (23/8). Penyerahan di saksikan oleh Direktur RSUD Sidoarjo dr. Atok Irawan serta Pemimpin Cabang Bank Jatim Sidoarjo Eko Yuli Prastowo serta Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo Budi Basuki.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor berterima kasih atas pemberian bantuan tersebut. Menurutnya keberadaan alat-alat tersebut penting bagi layanan RSUD Sidoarjo. Melalui alat seperti ini, masyarakat akan terbantu akan layanan informasi yang dibutuhkan.

“Ujungnya adalah memberikan pelayanan lebih serta memudahkan setiap pasien atau keluarga pasien untuk mengakses informasi yang ada di rumah sakit,” ucapnya.

Bupati H. Ahmad Muhdlor atau Gus Muhdlor mengatakan kegiatan seperti ini merupakan bentuk kolaborasi antar instansi pemerintah dalam memajukan pembangunan di bidang kesehatan. Kolaborasi seperti ini diharapkannya dapat terus dijaga. Dikatakannya beberapa tahun ini kesehatan menjadi fokus utama pemerintah sejak pandemi Covid-19. Penguatan kesehatan masyarakat gencar dilakukan pemerintah. Oleh karenanya ia berterimakasih atas kontribusi Bank Jatim terhadap kemajuan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo dengan memberikan alat floor stand touch screen digital signage.

“Peningkatan komponen-komponen kesehatan menjadi penting salah satunya melalui papan-papan promosi seperti ini,” ucapnya.

Kedepan Gus Muhdlor meminta alat tersebut juga dapat digunakan untuk mengukur indeks kepuasan masyarakat. Kritik dan saran dari masyarakat juga dapat ditampung melalui alat seperti ini. Dengan begitu ia yakin pelayanan RSUD Sidoarjo kedepan akan semakin maju dan berkembang.

“Saya harapkan alat ini bisa digunakan dua arah, dua arah itu termasuk ada feed back masyarakat, feed back ini penting karena bentuknya kritik dan masukan bagi kita semua, kita semua disini adalah pelayan masyarakat,” ujarnya.

Direktur Komersial Korporasi Bank Jatim Edi Masriyanto berharap alat-alat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh RSUD Sidoarjo. Menurutnya alat informasi saat ini harus disajikan dengan tampilan yang menarik dan mudah dilihat orang. Oleh karena itu Bank Jatim menjembatani layanan informasi RSUD Sidoarjo dengan pemberian bantuan CSR 10 unit floor stand touch screen digital signage.

“Alat ini akan menampilkan informasi yang lebih jernih, detail bisa dilihat setiap saat,” ujarnya.

Sementara itu Direktur RSUD Sidoarjo dr. Atok Irawan bersyukur mendapatkan alat-alat tersebut. Ia mengatakan selama ini alat informasi yang dipakai RSUD Sidoarjo masih berupa banner. Ia bercerita akan keinginannya memiliki alat-alat seperti itu yang sekarang terwujud. Keinginan RSUD Sidoarjo memiliki alat tersebut sewaktu ia melihat di bandara terdapat alat serupa sebagai alat promosi suatu produk.

“Di bandara kami melihat tivi berdiri yang isinya promosi berbagai produk, saya bilang ke pak Syamsu kalau rumah sakit kita pakai alat begini bagus ya dari pada banner yang bolak-balik ganti dan kalau kena angin jatuh,” sampainya saat itu kepada Wadir Umum dan Pendidikan RSUD Sidoarjo dr. Syamsu Rahmadi yang menemaninya di bandara. (Kominfo/yl)

Editor : dhw_robhin

Nagih Janji Bupati Lumajang Dalam Upaya Penyelesaian SDN 01 Jatimulyo Kunir

0

Lumajang, — Gempur News.Ungkap ahmad surat, Setelah Sekian lama kami menunggu realisasi dan janji Bupati lumajang Thoriqul, Haq/Cak thoriq panggilan akrabnya. ahirnya bu’ Ma’iyeh Nekat, menanyakan apakah sudah ada titik terang kepada putranya.Ahmad surat Masalah sekolah SDN 01 ini yang katanya pada waktu itu pak bupati akan Menganggarkan pada tahun(2022)Ternyata janji itu belum ada kabarnya,” Paparnya.(23-08-2023)

Ahmad surat sebagai putranya memberi, penjelasan bahwa masih belum ada kabar dari fihak dinas maupun dari dewan. Yang akan mengawal sampai pencairan.

Menurut keterangan dari ahmad surat, saya sudah menghubungi bapak bupati melalui W,A mas nagih janji yang pernah ditulis ole beliau yang tertuang dan juga siap menganggarkan melalui ABPD perubahan Ditahun( 2022) akan tetapi keluarga saya menunggu kabar tersebut tidak pernah ada.kapan dan kapan janjinya itu akan terealisasi.

Selanjutnya ahmad surat mengatakan Salakah kami sebagai rakyat kecil selalu bertanya dan menanyakan semua itu, iya harapan kami semoga pada tahun ini sudah ada kabar soal anggaran yang di janjikan oleh bupati lumajang tersebut (Cak thoriq.) kepada kami sebagai ahli waris sah.”tuturnya.

Harapan kami sekeluarga. kepada bapak bupati, lumajang agar dapat disegerakan. Karena selama penantian keputusan kami merasa dirugikan. Oleh fihak Sekolah SDN (01) Jatimulyo tanpa ada beban pajak. Sedangkan kami dibebani pajak pertahun.”Jelasnya.(Djk.P)

Merajut Prestasi di Ajang Nusantara Gemilang Jawa Timur, AKBP Dewa : Sejatinya Sudah Mengharumkan Nama Lumajang

0

Lumajang – Gempur,News Kepolisian Resor Lumajang, menggelar acara penyerahan hadiah plakat dan sertifikat juara 1 video terbaik dan penampilan paling spektakuler dalam ajang Nusantara Gemilang Jawa Timur yang diadakan oleh Polda Jatim, di lobby Polres Lumajang, Senin (22-08-2022) petang.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Tim Polres Lumajang yang dalam hal ini Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febriyanto Ali S.E, kepada Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H.

Hadir dalam kegiatan, para pejabat utama ( PJU ) Polres Lumajang, perwakilan penari, pelatih, pengasuh, pembina dan tim video editing Polres Lumajang beserta crew.

Diwaktu sebelumnya, tim dibentuk dipimpin oleh Wakapolres Lumajang, untuk menata segala bentuk kesiapan jelang perhelatan ajang Nusantara Gemilang Jawa Timur yang diadakan oleh Polda Jatim, sejak bulan kemarin.

Usaha tak sia – sia, meskipun dalam waktu yang singkat, hasil maksimal dicapai. Dua nominasi diantaranya tampilan live Grand City Mall Surabaya dan tampilan video klip, Polres Lumajang meraih nominasi terbaik dan paling spektakuler.

Dalam sambutannya, Kapolres Lumajang mengucapkan beribu terimakasih, pada tim yang sudah meluangkan waktunya untuk membantu Polres Lumajang. Menariknya, tim terdiri diantaranya para pelajar kalangan SMP dan SMA di Kabupaten Lumajang.

“Terimakasih juga pada pemerintah daerah yang sudah mendukung. Karena sejatinya tampilan kemarin adalah untuk mengangkat nama Kabupaten Lumajang. Dan kebetulan, yang membuat gebyar kegiatan adalah Polda Jatim. Saya tidak bisa mendampingi kegiatan dari awal, hanya konsepnya saya sampaikan pada tim yang dipimpin oleh Wakapolres dan saya melihat tampilan matang kemarin pada saat Porprov. Ada topeng Kali Wungu, jaran slining. Bahkan, ada jaran kencak” kata Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, dalam tampilan live-nya, Polres Lumajang menyajikan paduan tari seni paduan seni topeng Kali Wungu dengan tari Kuda Slining. Tari topeng Kali Wungu merupakan warisan budaya asli milik Kabupaten Lumajang yang telah di tetapkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan pada tahun 2021 lalu.

Tarian bercorak tradisional yang lahir dan berkembang di Desa Kali Wungu Kabupaten Lumajang. Tarian ini di ciptakan oleh seorang keturunan perantauan dari Madura bernama Mbah Nemo. Kerinduan hatinya akan tanah leluhur serta di dorong bakat seni, menjadi latar belakang terciptanya tarian ini, hingga tari topeng Kali Wungu tumbuh bergenre pendalungan Jawa Madura.

Dalam tari topeng Tali Wungu, terdapat gerakan khas cakilan. Hal ini menandakan adanya akulturasi Jawa Mataraman dengan Madura, sehingga dapat di katakan tarian ini merupakan ciri khas Lumajang. 

Tari topeng kali Wungu berkarakter Prabu Baladewa, seorang pemimpin kerajaan Madura. Sementara tari jaran slining, merupakan tarian khas asli yang ada di Kabupaten Lumajang, berasal dari budaya Madura yang dibawa oleh eksodus suku Madura ke pulau Jawa pada jaman Arya Wira Raja. Jaran slining hakikatnya merupakan kuda tiruan dari kuda kencak. Lahirnya tari ini, memang diilhami oleh kesenian jaran kencak yang menggambarkan kegembiraan, ketegasan kegagahan, terangkum dalam gerak di iringi musik kenong telok.

Sementara pada tampilan video, Polres Lumajang juga menyajikan tarian serupa dengan background, wisata esksotika yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang, termasuk khas, gunung tertinggi di Pulau Jawa yakni Gunung Semeru.

Tampilan itu dipadu dalam kriteria lomba mencakup beberapa hal antara lain, aransemen musik, koreografer tarian, ke eksotikan alam, skill talent, keserasian lighting dengan tema yang dibawakan, membawa tema kebhinekaan dan keanekaragaman, sinopsis / deskripsi asal usul terciptanya tarian, kreasi kostum dan dikelola dalam 5 menit durasi video. 

Usai seluruh rangkaian kegiatan, dilanjutkan dengan pemberian uang pembinaan pada segenap tim, dan ramah tamah dilanjutkan dialog interaktif dengan tim Humas Polres Lumajang berupa podcast, dikemas dalam obr

Borong’ Prestasi di Ajang Nusantara Gemilang Jawa Timur, AKBP Dewa : Sejatinya Untuk Mengangkat Nama Lumajang

0

Lumajang – Kepolisian Resor Lumajang, menggelar acara penyerahan hadiah plakat dan sertifikat juara 1 video terbaik dan penampilan paling spektakuler dalam ajang Nusantara Gemilang Jawa Timur yang diadakan oleh Polda Jatim, di lobby Polres Lumajang, Senin (22/8/2022) petang.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Tim Polres Lumajang yang dalam hal ini Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febriyanto Ali S.E, kepada Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H.

Hadir dalam kegiatan, para pejabat utama ( PJU ) Polres Lumajang, perwakilan penari, pelatih, pengasuh, pembina dan tim video editing Polres Lumajang beserta crew.

Diwaktu sebelumnya, tim dibentuk dipimpin oleh Wakapolres Lumajang, untuk menata segala bentuk kesiapan jelang perhelatan ajang Nusantara Gemilang Jawa Timur yang diadakan oleh Polda Jatim, sejak bulan kemarin.

Usaha tak sia – sia, meskipun dalam waktu yang singkat, hasil maksimal dicapai. Dua nominasi diantaranya tampilan live Grand City Mall Surabaya dan tampilan video klip, Polres Lumajang meraih nominasi terbaik dan paling spektakuler.

Dalam sambutannya, Kapolres Lumajang mengucapkan beribu terimakasih, pada tim yang sudah meluangkan waktunya untuk membantu Polres Lumajang. Menariknya, tim terdiri diantaranya para pelajar kalangan SMP dan SMA di Kabupaten Lumajang.

“Terimakasih juga pada pemerintah daerah yang sudah mendukung. Karena sejatinya tampilan kemarin adalah untuk mengangkat nama Kabupaten Lumajang. Dan kebetulan, yang membuat gebyar kegiatan adalah Polda Jatim. Saya tidak bisa mendampingi kegiatan dari awal, hanya konsepnya saya sampaikan pada tim yang dipimpin oleh Wakapolres dan saya melihat tampilan matang kemarin pada saat Porprov. Ada topeng Kali Wungu, jaran slining. Bahkan, ada jaran kencak” kata Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, dalam tampilan live-nya, Polres Lumajang menyajikan paduan tari seni paduan seni topeng Kali Wungu dengan tari Kuda Slining. Tari topeng Kali Wungu merupakan warisan budaya asli milik Kabupaten Lumajang yang telah di tetapkan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan pada tahun 2021 lalu.

Tarian bercorak tradisional yang lahir dan berkembang di Desa Kali Wungu Kabupaten Lumajang. Tarian ini di ciptakan oleh seorang keturunan perantauan dari Madura bernama Mbah Nemo. Kerinduan hatinya akan tanah leluhur serta di dorong bakat seni, menjadi latar belakang terciptanya tarian ini, hingga tari topeng Kali Wungu tumbuh bergenre pendalungan Jawa Madura.

Dalam tari topeng Tali Wungu, terdapat gerakan khas cakilan. Hal ini menandakan adanya akulturasi Jawa Mataraman dengan Madura, sehingga dapat di katakan tarian ini merupakan ciri khas Lumajang. 

Tari topeng kali Wungu berkarakter Prabu Baladewa, seorang pemimpin kerajaan Madura. Sementara tari jaran slining, merupakan tarian khas asli yang ada di Kabupaten Lumajang, berasal dari budaya Madura yang dibawa oleh eksodus suku Madura ke pulau Jawa pada jaman Arya Wira Raja. Jaran slining hakikatnya merupakan kuda tiruan dari kuda kencak. Lahirnya tari ini, memang diilhami oleh kesenian jaran kencak yang menggambarkan kegembiraan, ketegasan kegagahan, terangkum dalam gerak di iringi musik kenong telok.

Sementara pada tampilan video, Polres Lumajang juga menyajikan tarian serupa dengan background, wisata esksotika yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang, termasuk khas, gunung tertinggi di Pulau Jawa yakni Gunung Semeru.

Tampilan itu dipadu dalam kriteria lomba mencakup beberapa hal antara lain, aransemen musik, koreografer tarian, ke eksotikan alam, skill talent, keserasian lighting dengan tema yang dibawakan, membawa tema kebhinekaan dan keanekaragaman, sinopsis / deskripsi asal usul terciptanya tarian, kreasi kostum dan dikelola dalam 5 menit durasi video. 

Usai seluruh rangkaian kegiatan, dilanjutkan dengan pemberian uang pembinaan pada segenap tim, dan ramah tamah dilanjutkan dialog interaktif dengan tim Humas Polres Lumajang berupa podcast, dikemas dalam obrolan hangat seputar persiapan hingga pencapaian akhir, dengan tujuan memberikan motivasi dan menambah karya seni khas lumajang untuk hasil yang terus meningkat di kemudian hari.

Sebagai informasi, Nusantara Gemilang Jawa Timur, diikuti oleh 39 Polres / Polresta / Polrestabes di jajaran Polda Jatim, dimulai sejak akhir Juli kemarin, melalui tahapan – tahapan seleksi hingga di acara puncak Senin (15/8/2022) malam kemarin.

Unit Reskrim Polsek Pagu Amankan Seseorang Yang Diduga Lakukan Pencurian

0

KEDIRI – Nasib apes dialami pria berinisial LA warga Dusun Bontomajanang Desa Puhjarak Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.

Pria berusia 49 tahun gagal mencuri di Desa Wates Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.

Kapolsek Pagu AKP Agus Sudarjanto mengatakan terduga pelaku ini kepergok warga setelah mencuri ponsel dan keramik.

“Iya kami mengamankan terduga pelaku pencurian yang diamankan warga,”kata AKP Agus, Selasa (23/8/2022).

Disampaikan AKP Agus, dari keterangan terduga pelaku melakukan aksinya di sebuah ruko dalam tahap pembangunan. Sebelum melakukan aksinya, pelaku ini terlebih dahulu berkeliling.

Terduga pelaku ini berkeliling mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol AG 4999 VQ sambil membawa tas angkut barang atau rombong.

“Terduga pelaku ini sudah merencanakan niat untuk mencuri dengan mencari sasaran yang diincar,”terang Kapolsek Pagu.

Pada saat berada di Desa Wates Kecamatan Pagu, terduga pelaku ini melihat ruko dalam tahap pembangunan milik Ajat Sudrajat (32), mengira keadaan sepi.

Pelaku langsung masuk ke dalam dan melihat semua kuli bangunan sedang dalam keadaan tidur semua.

“Karena situasi dianggap aman, pelaku pun menjalankan aksinya dengan mengambil 1 kardus berisi keramik berukuran 40 sentimeter dan mengambil satu unit ponsel merk samsung galaxy J2 Prime,”beber AKP Agus.

Namun apes dialami terduga pelaku, pada saat mengambil korban mendengar suara mencurigakan. Korban spontan bangun dan mengeceknya.

Korban yang melihat terduga pelaku melakukan aksinya itu langsung diteriaki maling.

“Terduga pelaku sempat melarikan diri akan naik kendaraannya setelah kepergok korban. “Korban langsung mengejar pelaku dan berhasil ditangkap di atas motornya dalam keadaan tidak bisa di starter,” tutur Kapolsek Pagu.

Warga yang berhasil mengamankan pelaku langsung melapor ke Polsek Pagu. Petugas Polsek Pagu menindaklanjuti laporan tersebut langsung menuju ke lokasi dan mengamankan terduga pelaku beserta barang buktinya.

“Terduga pelaku saat ini dimintai keterangan. Selain mengamankan barang bukti dari pelaku berupa 1 ponsel merk Samsung Galaxy J2 Prime dan 1 kardus berisi keramik dengan ukuran 40 sentimeter,”jelasnya.

“Terduga pelaku merupakan residivis dengan perbuatan yang sama. Selain itu juga pada saat dilakukan pemeriksaan ditemukan barang bukti 1 kardus berisi keramik berukuran 60 sentimeter, 1 ponsel merk oppo, dan dua ponsel merk samsung merupakan hasil pencurian di tempat kejadian perkara (TKP) wilayah lainungkap Kapolsek Pagu.

Pewarta : Ageng
Editor : dhw_robhin

Disnakertrankop dan UKM Barut Beri Pelatihan Kepada 32 Orang Peserta

BARITO UTARA-Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Disnakertrankop), Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Barito Utara, Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pendidikan Dan Pelatihan  Vokasi kepada 32 orang peserta yaitu meliputi pelatihan Operator Komputer dan menjahit pakaian dengan mesin di Aula Kantor Dinas Tranmigrasi, Selasa (23/8/2022).

Hadir dalam acara pembukaan pelatihan tersebut yakni, Kaban Pengelola Pendapatan Daerah, Staf Ahli Bupati, Kadis Kearsipan dan perpustakaan, Kadis Pertanian, Kadis Kominfo dan Persandian, Kadis Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan peserta pelatihan.

Dasar pelaksanaan kegiatan yaitu mengacu pada Undang-undang Dasar No.13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan dan petunjuk operasional kegiatan (POK) tahun anggaran 2022 UPTD BLK Barito Utara. Waktu pelatihan operator komputer muda dan menjahit pakaian dengan mesin dilaksanakan selama 28 (dua puluh delapan) hari dari tanggal 24 agustus sampai dengan 30 september 2022 yang bertempat di Aula Disnakertranskop-UKM dan Aula UPTD BLK Barito Utara.

Kepala Dinas Nakertranskop-UKM Barito Utara H. Mastur dalam laporannya menyampaikan “adapun maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk membekali peserta agar memiliki kompetensi di bidang operator komputer muda dan menjahit pakaian menggunakan mesin dan mempersiapkan calon tenaga kerja baru dengan keterampilan serta akan menciptakan wirausahawan-wirausahawan yang siap bersaing”ucap H. Mastur.

Dalam sambutan Bupati Barito Utara yang dibacakan melalui staf ahli Bupati bidang sosial, kesejahteraan Rakyat, dan pemberdayaan masyarakat, Dwi Agus Setijowati menyampaikan “Dalam upaya mengantisipasi persaingan usaha antar negara-negara Asean dan menembus pasar dunia kita harus mampu menumbuhkan tenaga muda yang terampil, tangguh, berdaya saing dan mandiri. 

Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta pelatihan, dapat menggali kemampuan diri dalam mengelola sumber daya yang tersedia guna meningkatkan daya saing Usaha. “tutup Dwi Agus.(SS)

Pakai Sepeda Angin, Polisi Ini Berkeliling Alun – Alun Lumajang Sambil Jaga Kamtibmas

0

Lumajang – Berpatroli pakai sepeda angin, dua anggota Satuan Sabhara Polres Lumajang ini berpatroli mengelilingi Alun – Alun Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Senin (22/8/2022) malam.

Selain menyapa masyarakat, patroli bertujuan untuk menjaga keamanan, mencegah atau mengantisipasi aksi kriminal, dimana alun – alun merupakan lokasi yang dijadikan arena berkumpulnya masyarakat, terlebih di malam hari.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D, S.I.K M.H, dikonfirmasi melalui PS Kasubsi Penmas Aipda Eko Budi Laksono mengatakan, kegiatan patroli bersepeda angin itu bukan kali pertamanya.

Saat itu merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya, dengan rute seputar kawasan pusat kota. Mengenai alasan memakai sepeda angin, Eko menjelaskan satu manfaat diantaranya selain kesehatan bagi petugas, juga lebih mendekatkan antara Polri dengan masyarakat.

“Kegiatan patroli bersepeda angin itu merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya. Sesekali petugas yang berpatroli berhenti menyapa masyarakat dan mengingatkan akan keamanan pada dasarnya minimal setiap masyarakat itu menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Turut menjaga dan waspada akan aksi kriminal misalnya saat memarkir kendaraan itu tidak lengah sehingga memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Aipda Eko.

“Juga tidak membawa barang – barang berharga ke tempat – tempat keramaian,” imbuhnya.

Ia mengajak masyarakat untuk andil dan turut serta menciptakan keamanan. Artinya sinergi mendasari kewaspadaan sehingga, ruang pelaku kejahatan sempit dan perbuatannya bisa dicegah.

Diserupakan titik atau lokasi, petugas terus berkomunikasi dan melaporkan situasi serta perkembangan ke satuan.