Home Blog Page 1357

Pastikan Hewan Kurban Dalam Kondisi Sehat, Pemkot Probolinggo Lakukan Peninjauan Ke Lapangan

PROBOLINGGO – Mengantisipasi penyebaran wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK), sejumlah pejabat Pemerintah Kota Probolinggo meninjau tempat penjualan hewan kurban yang dikomandoi Asisten Pemerintahan Gogol Sudjarwo bersama Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Aries Santoso, drh. Vaiga Miriami, serta pihak TNI-Polri setempat, Jumat (8/7) pagi. Data yang dihimpun dari DPKPP menyebutkan sebanyak 1.233 ekor domba, 43 ekor kambing dan 25 ekor sapi dinyatakan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat di 41 titik penjualan.

Saat ini masyarakat banyak beralih kurban dari sapi ke domba. Hal itu diutarakan peternak sekaligus penjual domba, Umar warga Wonoasih yang menuturkan jika tahun ini penjualan dombanya naik drastis ketimbang sapi. “Kalau domba ini, ya syukuranlah masih kebal (PMK) daripada sapi. Kalau sapi bahaya (rentan PMK),” tuturnya.

Umar, 40 tahun yang berjualan di Jalan Hayam Wuruk itu menceritakan penjualan hewan domba untuk kurban Hari Raya Idul Adha sudah laku terjual sekira 80 ekor. “Semuanya habis terjual, kalau tidak habis disini, saya jual ke Sidoarjo (Candi, Krian, Tanggulangin). Yang penting tidak apa-apa, sehat semua domba-dombanya,” katanya.

Tak hanya itu, Umar kerap dibantu istrinya maupun teman-temannya memberikan perlakuan khusus agar dombanya agar selalu sehat di tengah wabah PMK, yakni memberikan jamu kunyit dan madu. Harga seekor domba laku ia jual kisaran Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Gogol menjelaskan empat titik tinjauan penjualan hewan kurban dengan melakukan beberapa sampling hewan kurban tidak menemukan sakit. “Alhamdulillah penyakit yang kita khawatirkan (PMK) tidak kita ketemukan, baik dari domba, kambing maupun sapi. Mudah-mudahan semua sudah baik, tapi yang diperjualbelikan utama adalah sehat yang sudah diperiksa oleh dokter hewan,” jelasnya.

Tercatat tinjauan pertama dan kedua di Mabes Pol PP dan Hayam Wuruk penampungan hewan kurban dinyatakan sehat semua. Selanjutnya tinjauan ketiga di Jalan Cokro terdapat 1 ekor domba sakit mata. Gogol menyarankan untuk menyembuhkan domba tersebut terlebih dahulu sebelum dikurbankan.

Meski demikian menurut drh. Vaiga meyakini jika dua hari kambing tersebut sembuh jika diberikan pengobatan. Tinjauan terakhir adalah PP Al Ihsan Hidayatullah Kedopok ditemukan 2 ekor domba belum cukup syarat kurban. Gogol menyarankan untuk dikembalikan pada penjual agar memelihara kembali dan yang diutamakan adalah memenuhi syarat dulu untuk dijual.

Ungkapan rasa syukur diutarakan Humas Yayasan Al Ihsan Hidayatullah Ustad Cahyo Wicaksono. Ia mengucapkan terima kasih kepada para dokter hewan se- Kota Probolinggo yang telah siaga melakukan tugasnya dengan baik pada hewan-hewan ternak yang akan dikurbankan.

drh. Vaiga dengan timnya agar masyarakat tidak perlu khawatir di tengah merebaknya wabah PMK ini, karena ciri sehat pada seekor hewan ternak telah memenuhi syarat untuk dikurbankan sesuai fatwa MUI. (Team)

Polres Batu Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak Cegah Wabah PMK

Kota Batu – Polres Batu melakukan penyemprotan desinfektan secara serentak di sejumlah kandang ternak sapi milik warga di di Wilayah Hukum Polres Batu, kemarin Kamis (7/7/2022).

Hal ini dilakukan untuk mencegah berkembangnya virus dan sumber penyakit lain yang dapat membahayakan ternak.

Kapolres Batu I Nyoman Yogi Hermawan melalui Kapolsek Pujon AKP Purwanto Sigit Raharjo, mengungkapkan penyemprotan dilakukan oleh seluruh Bhabinkamtibmas wilayah Desa binaan yang terdapat peternak hewan berkuku genap dengan menggunakan produk desinfektan dan antiseptik yang sangat ampuh untuk membersihkan dan mensterilkan kandang ternak.

“Untuk wilayah hukum Polsek Pujon ada Sejumlah 4 tempat kandang ternak milik warga yang dilakukan penyemprotan disinfektan yakni Kandang milik Rumaji Desa.Pujon Lor Rt.13 Rw.01, Kandang milik Supriadi Desa Pandesari Rt.33 Rw.01, Kandang milik Supriyono warga Desa Pandesari Rt.33 Rw.01 dan Kandang milik Mustakim warga Desa Pujon Lor Rt.5 Rw.01 Kecamatan Pujon Kabupaten Malang” ungkap AKP Sigit.

Penyemprotan Disinfektan dilakukan menyeluruh ke setiap sudut kandang agar selalu terjaga kebersihan.”Dengan dilakukannya penyemprotan ini, kita berharap wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) menjauhi ternak sapi yang sehat”. (Team)

Kapolres Kota Malang Akan Beri Reward Pengguna Aplikasi Jogo Malang

KOTA MALANG – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto bakal memberikan penghargaan untuk pengguna aktif dan terbanyak memberikan informasi di Aplikasi Jogo Malang.

“Ada tim yang merekap pengguna paling aktif, yang sering memberikan informasi di aplikasi Jogo Malang. Kami akan beri penghargaan,” terang Kombes Pol Budi Hermanto,Jumat (8/7/22).

Reward itu, kata Kombes Buher sapaan Budi Hermanto, direncanakan bakal diberikan setiap bulan.

Lebih lanjut Kombes Buher menjelaskan, saat ini MoU dengan Pemerintah Kota Malang, telah tersusun. Namun masih menunggu tanda tangan Walikota. Sehingga, rencana pemberian penghargaan, tinggal menunggu waktu.

Setelah nanti MoU ditanda tangani, sejak itu ada tim yang merekap pengguna aktif yang sering memberikan informasi di aplikasi Jogo Malang.

Untuk diketahui Aplikasi Jogo Malang yang digagas oleh Kapolresta Malang Kota ini memiliki fitur dan layanan yang sudah canggih.

Ada tiga fitur tambahan yang dipasang pada aplikasi yang bisa diunduh di Google playstore pada android.

Tiga fitur tersebut adalah fitur layanan pengaduan, fitur pariwisata dan fitur informasi umum.

Untuk fitur pengaduan nantinya masyarakat bisa mengadu terkait permasalahan yang terjadi di wilayah Kota Malang.

Untuk fitur pariwisata masyarakat akan mendapatkan informasi wisata yang sudah dilengkapi dengan penunjuk arah yang terhubung dengan google maps. (Team)

Polisi Berhasil Jemput MSAT Di Pesantrennya

SURABAYA – Upaya pihak kepolisian Jawa Timur membuahkan hasil. Mochamad Subchi Azal Tsani (MSAT) tersangka kasus asusial diamankan di Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, pada Kamis (7/7/2022) MSAT menyerahkan diri setelah sembunyi selama 15 jam.

Tersangka MSAT diamankan petugas gabungan dari Polda Jawa Timur dan Polres Jombang di tempat persembunyiannya di dalam rumah. Setelah petugas kepolisian melakukan pencarian selama kurang lebih 15 jam, perburuan itu membuahkan hasil. Lokasinya masih berada di area pesantren Shiddiqiyyah, Ploso.

Peburuan terhadap MSAT ini dilakukan petugas sejak pukul 08.00 pagi. Ratusan personel satuan Brimob, serta Jatanras dan Reskrim Polres Jombang dikerahkan ke Pesantren Shidiqqiyah. Polisi menerjunkan kekuatan penuh lantaran diindikasi akan adanya upaya perlawanan dari pihak MSAT.

Benar saja, saat berusaha masuk ke area pesantren petugas dihadang oleh puluhan orang simpatisan MSAT. Sejumlah massa berupaya memblokade akses masuk ke pesantren serta kediaman MSAT. Sebanyak 320 orang diamankan petugas dalam penggerebekan ini.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, sejak dua hari yang lalu, tim gabungan dari Polres Jombang yang di back up Polda Jatim, turun untuk melakukan penjemputan. Namun, MSAT tetap tidak mau menyerahkan diri.

“Kemudian hari ini, sejak jam 8 pagi, kami tetap mengedepankan komunikasi dengan pihak orang tua, karena beliau orang yang kami hormati dan akhirnya hari ini yang bersangkutan menyerahkan diri kepada kami,” katanya.

Kapolda Jatim menambahkan, tersangka bersembunyi di areal Ponpes. Namun, Kapolda tidak menjelaskan secara detail disebelah mana MSAT bersembunyi.

“Kami perlu sampaikan untuk sembunyinya ada di sekitar sini ya. Jadi saya juga mengikuti dari pagi. Saya stand by melakukan komunikasi supaya proses ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga mengucap terima kasih kepada pihak terkait yang telah mendukung Polri, setelah tersangka diamankan.

“Kami mengucap terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung proses jalannya penegakan hukum. Karena hukum harus ditegakkan diatas mana saja,” pungkasnya. (Team)

Jelang IDUL ADHA 1443 H, Plt Walkot Ngatiyana Sidak Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Atas Baru

CIMAHI – Kamis(07/07/2022) Menjelang hari raya Idul Adha 1443 H Plt. Wali Kota Cimahi Letkol. Inf. (Purn.) Ngatiyana melakukan inpeksi mendadak (sidak) di Pasar Atas Baru untuk mengetahui kondisi harga berbagai kebutuhan pokok pada Kamis (07/07). Pantauan harga kebutuhan pokok yang dilakukannya bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan stock berbagai kebutuhan pokok di pasar jelang hari raya Idul Adha 1443 H ini aman dan cukup bagi warga Kota Cimahi
Dengan didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin), Dadan Darmawan dan Kepala Pusat Pelatihan dan Manajemen Kepemimpinan Kementerian Pertanian Yusral Tahir sesekali Plt. Wali Kota berhenti di salah satu pedagang, lalu menanyakan tentang harga sejumlah komoditas yang dijual pedagang tersebut.
Kepada para awak media, Ngatiyana menyampaikan dalam wawancaranya untuk kebutuhan Sembilan bahan pokok persediannya aman.

“Harga minyak kemasan harganya turun begitupun minyak curah, untuk stok nya tersedia dengan berbagai merk dan mudah di dapat.”tuturnya

Ngatiyana juga menambahkan “ Untuk harga beras juga stabil, yang mengalami kenaikan adalah harga cabai dan bawang merah.”tambahnya
Berdasarkan hasil survei petugas Disdagkoperin harga bawang merah mengalami kenaikan antara Rp. 2.000,- hingga Rp. 5.000,-, sementara harga dagingsapi, daging ayam, telur dan beras relatif tidak ada kenaikan. Daging sapi yang dijual Rp. 135.000,- per kilonya pada hari kemarin, hari ini harga nya masih tetap Rp. 135.000,- per kilo.
Sebagai tindak lanjut kenaikan bawang merah, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (DISDAGKOPERIN) Kota Cimahi akan melakukan pengecekan persediaan barang dari Kota – Kota pemasok seperti Jogja dan Brebes.

Ditanya lebih jauh mengenai daging sapi yang dijual di pasar atas Ngatiyana menjelaskan bahwa “daging sapi yang dijual di pasar bukan daging dari hewan qurban tetapi berasal dari Rumah Potong Hewan yang sudah menjalani proses pengecekan kesehatan dari penyakit mulut dan kuku jadi aman dan halal untuk dikonsumsi masyarakat,” tutur Ngatiyana.

Achmad $
Sumber:(Bidang IKPS)

Putus Mata Rantai Penyebaran Virus PMK, Team Gabungan Adakan Penyekatan Kendaraan Hewan Ternak Di Simpang Tiga Mengkreng

0

KEDIRI – Personel gabungan dari Polsek Purwoasri, Satlantas Polres Kediri, Koramil 0809/17 Purwoasri, dan Satpol PP Kabupaten Kediri menggelar penyekatan hewan ternak di Simpang Tiga Mengkreng Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri, Kamis (7/7/2022).

Penyekatan hewan ternak ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Kabupaten Kediri.

Kapolsek Purwoasri AKP Irfan Widodo menjelaskan, alasan memilih penyekatan hewan ternak di Simpang Tiga Mengkreng ini karena merupakan jalur lalu lintas kendaraan yang menghubungkan antara Kabupaten Kediri menuju Jombang maupun Nganjuk.

“Kita lakukan penyekatan baik kendaraan pengangkut hewan ternak yang masuk maupun keluar dari Kediri,” jelasnya.

Kapolsek Purwoasri mengungkapkan, petugas menemukan banyak kendaraan seperti truk yang mengangkut hewan ternak sapi ataupun kambing.

Banyaknya hewan ternak yang masuk ini karena dalam waktu dekat tepatnya (9/7/2022) sudah memasuki Hari Raya Idul Adha.

Apalagi hari H ini menjadikan waktu bagi masyarakat dalam mencari hewan yang akan dikurbankan.

“Mereka ini mayoritas membawa hewan itu menuju pasar di Kabupaten Kediri,” ucapnya.

Dari penyekatan, kata dia, petugas melakukan pemeriksaan langsung seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Kemudian, ada juga kendaraan mengangkut 2 ekor sapi menuju Surabaya, namun semua dilengkapi dengan SKKH.

Sementara ada beberapa yang diputar-balikan karena tidak melengkapi surat-surat tersebut. “Kita terus maksimalkan penyekatan ini agar PMK ini tidak menyebar luas di wilayah Kabupaten Kediri, ” ungkapnya. (ageng)

Kunjungan Tatap Muka “WBP” Segera Dibuka, Lapas Kelas 1 Malang Lakukan Persiapan Dan Uji Coba Minggu Depan

0

MALANG RAYA – Lapas Kelas I Malang mempersiapkan kunjungan tatap muka bagi WBP. ini Persiapan langsung ditinjau Tim Divisi Pemasyarakatan Kanwil Jawa Timur
Kalapas Kelas I Malang, Heri Azhari, mengatakan, sebelum kunjungan dibuka secara resmi, akan dilakukan percobaan. Rencananya percobaan dimulai pekan depan.

“Percobaan akan dilakukan pekan depan setiap hari Selasa dan Kamis, kemudian pada pekan berikutnya akan mulai dilaksanakan setiap hari dengan catatan satu orang WBP hanya mendapat satu kali kunjungan dalam seminggu,” ujar Heri, Kamis (7/7).

Dalam kunjungan itu Tim Divpas Kanwil Jatim diajak berkeliling meninjau bersama areal yang akan digunakan Kunjungan Tatap Muka di lingkungan Lapas Kelas I Malang.
Lokasi tatap muka dijelaskan Heri akan menggunakan sekat. Setiap kunjungan hanya diberi waktu 15 menit.

“Kami membatasi hari ada 400 tamu kunjungan. Kami utamakan dari keluarga inti WBP,” jelasnya.
Pembukaan kunjungan ini juga tak lepas dari kondisi pandemi Covid-19 yang sudah menurun kasusnya di Kota Malang. Diperbolehkannya kunjungan ini tentu jadi kabar baik bagi keluarga yang sudah dua tahun tidak bertemu dengan
Kalapas menambahkan bahwa terselenggaranya persiapan ini tidak lepas dari peran pejabat dan pegawai Lapas Kelas I Malang.

“Saya semua pihak terkait untuk selalu bersinergi, karena erat sekali hubungannya dengan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para keluarga binaan Lapas Kelas I Malang, agar terciptanya kebersamaan dan kebersamaan,” jelasnya.(dhw_robhin)

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kepala Desa Se Kecamatan Jombang – Jember

0

JEMBER – Pada hari ini kamis 7-7-2022 yang bertempat di pendopo desa jombang kecamatan jombang di adakan pelatihan peningkatan kapasitas kepala desa dan perangkat desa dalam rangka “MENUJU ETOS KERJA LEMBAGA PEMERINTAHAN DESA SE-WILAYAH KECAMATAN JOMBANG”

Acara tersebut di buka langsung oleh camat gaguk hariadi yang mana sekarang ini banyak regulasi regulasi yang baru dan camat sendiri tidak ingin dari perangkatnya ada kasus atau masalah yang menerpanya karena banyak perubahan perubahan baru dan semoga acara ini mendapatkan ridho dari alloh swt

Kegiatan ini di ketuai oleh sugeng sutrisno selaku kades desa jombang kecamatan jombang, yang mana anggaran ini di ambilkan dari dd desa masing masing sebesar 2.000.000 rupiah untuk kegiatan pelatihan dan peningkatan kepala desa dan perangkat desa.

Diantara peserta pelatihan ini semua kades dan perangkatnya hadir semua, dari 6 desa yang ada di kecamatan jombang kabupaten jember, diantaranya sekdes desa dan kaur keuangan juga kaur pemerintahan,

Juga di hadiri nunung selaku kabid pemerintahan kabupaten jember selaku moderator di acara pelatihan tersebut yang di buka pada pukul 08-00 sd 16-00 wib.

Menurut roshiful aqli, sekdes desa wringin agung kecamatan jombang, kegiatan ini memang rutin setiap tahun sekali dan sekarang bertempat di pendopo desa jombang (jen-agung)

Ada Dugaan Oknum Anggota komisi IV Minta Uang Ke OPD Mitra, PARIPURNA DPRD Bondowoso Gagal Di Gelar

0

BONDOWOSO – Badan Kehormatan DPRD Bondowoso mengadakan agenda rapat tentang meminta keterangan ihwal isu Komisi IV DPRD yang diisukan meminta sejumlah yang ke OPD mitra.

Rapat sedianya digelar pada Selasa 5 Juli 2022. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD.

Namun ternyata rapat tersebut gagal. Rapat yang mengagendakan memanggil Pimpinan Media Deteksi News Bondowoso (deteksinews.co.id), tersebut harus diagendakan ulang.

Sebab Pimpinan Media yang mengungkap isu Komisi IV DPRD Bondowoso meminta sejumlah uang kepada OPD mitra, tidak hadir.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Bambang Mujiono mengatakan, rapat gagal karena yang diminta keterangan tidak hadir.

Sehingga akan kami kirim undangan ulang dan akan terus kami dalami isu ini,” terang Bambang Mujiono.

Perlu diketahui, isu yang beredar menyebutkan, ada anggota Komisi IV DPRD Bondowoso yang diduga meminta sejumlah uang jutaan ke salah satu OPD yang menjadi mitra.( ARI)

Mobilnya Kembali, Korban Penipuan Berterimakasih Pada Polresta Mojokerto

0

KOTA MOJOKERTO – Menjelang kepindahan, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK, SH, menggelar ungkap kasus pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan mobil dihalaman depan SPKT Polresta Mojokerto.kemarin Rabu (6/7/22)

Unit Pidum Satreskrim Polresta Mojokerto berhasil mengamankan pelaku AD (37) warga Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, yang merupakan mantan karyawan finance di Kota Mojokerto

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, penangkapan pelaku berawal dari dua korban yang melapor ke Polresta Mojokerto.

“Dari 2 laporan Polisi tersebut, kami berhasil mengembangkan ke 12 unit mobil dan masih kami kembangkan lagi. Semoga tidak ada korban-korban lain,”ungkap AKBP Rofiq di hadapan awak media kemarin Rabu (6/7/22).

Kapolresta Mojokerto menjelaskan, modus pelaku dengan cara menghubungi korban, Abd Rohim (58) warga Dusun Ngreco, Desa Ngreco, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri yang menjual mobil Mitsubishi Pajero Sport 2.5 E Exceed nopol AG 1649 TT warna abu-abu di masterplan Facebook (FB).

“Tanggal 12 Juni, korban mendapatkan telepon untuk menjual mobil Pajero nya. Saat mobilnya dilepas, mobil ini oleh si pembeli (pelaku) langsung dijual kepada orang dengan posisi BPKB dan mobil sudah diambil dari korban. Uang cash dan BPKB kendaraan langsung dibelikan mobil yang lain lagi,” ujarnya

Uang cash dan BPKB kendaraan oleh pelaku langsung dibelikan mobil yang lain lagi dengan status mobil kredit. Mobil kredit tersebut dijual lagi ke orang lain.

“Dari saudara AD ada 4 unit mobil. Pengembangan kasus tersebut Polisi mengungkap ada 8 unit mobil. Jadi total ada 12 unit mobil, masih kami kembangkan lagi. Karena ada jasa dari perusahaan finance yang indikasi mengumpulkan dana. Pihaknya akan melihat substansi pidana apakah perusahaan finance tersebut ikut bertanggungjawab,” ujar AKBP Rofiq.

Kapolresta Mojokerto juga menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai jika hendak menjaminkan BPKB kendaraannya untuk pinjaman justru menjadi korban.

Dari hasil pemeriksaan Polisi,pelaku juga melakukan penipuan dengan cara sama terhadap sejumlah korban. Setidaknya terdapat lima mobil lain yang telah dibawanya kabur. Diantaranya jenis Honda Jazz, Civic, dan Xenia. Pelaku juga menyasar usaha rental mobil di Kota Mojokerto.

Pelaku juga mengaku memiliki kerja sama dengan sebuah perusahaan yang membutuhkan mobil sewa. Total terdapat enam mobil yang disewa pelaku. Namun, mobil-mobil berbagai jenis tersebut justru digadaikan.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Barang bukti yang berhasil disita Polisi total ada 12 unit.

Selanjutnya Polresta Mojokerto menghadirkan para korban untuk penyerahan kendaraan yang telah ditemukan tersebut oleh Kapolresta Mojokerto dengan didampingi Kasat Reskrim.

Salah seorang korban yang berasal dari Kediri mewakili korban yang lain menyampaikan ucapn terimakasih kepada Polresta Mojokerto yang telah merespon cepat laporannya.

“Saya Abdul Rochim dari Kediri mengucapkan terimakasih atas kerja keras bapak – bapak Polisi yang terbukti sudah berhasil mengungkap dan menemukan mobil kami,”ujar Abdul Rochim.

Ia juga mengakui bahwa tidak percuma melapor ke Polisi atas musibah yang ia alami sebelumnya.

“Ya, kami bangga kepada Bapak Polisi Polresta Mojokerto ini karena laporan kami segera direspon dan ditindak lanjuti sehingga tidak sampai 24 jam, bapak – bapak Polisi sudah bisa mengamankan pelaku,”pungkasnya. (**19/MK)