Home Blog Page 1387

Ikatan Pengembang Kepribadian Indonesia(IPRISIA) Kota Cimahi, Mengikuti HUT Gabungan Organisasi Wanita( GOW) Kota Cimahi

CIMAHI – Kemampuan pengembangan diri disertai Etika yang baik merupakan kebutuhan yang tak kalah pentingnya di Era 4.0 saat ini.Dalam rangka Hari Ulang tahun Gabungan Organisasi Wanita Kota Cimahi yang dilaksanakan di Gedung Techno Park Jalan Baros Kecamatan Cimahi Selatan, Ikatan Pengembang Kepribadian Indonesia(IPRISIA) turut serta dalam Kegiatan tersebut, ada dua lomba yang diikuti dalam HUT GOW, yang pertama Lomba tumpeng dan Lomba paduan suara.

Ketua IPRISIA Kota Cimahi Amira Sasyanti mengungkapkan bidang yang digeluti oleh IPRISIA merupakan bidang Kepribadian dan Etika yang sangat dibutuhkan oleh berbagai kalangan,
“IPRISIA merupakan Singkatan dari Ikatan Pengembang Kepribadian Indonesia, Hari ini kami mengikuti rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun Gabungan Organisasi Wanita(GOW) Kota Cimahi yang ke-20 dan hari ini Kami mengikuti Lomba Paduan Suara dan Lomba Tumpeng.Di Kota Cimahi Anggota IPRISIA ada 23 orang dikarenakan Kami baru aktif kembali dikarenakan selama hampir 2 tahun vakum akibat adanya pandemi Covid19 dan untuk kepengurusan saat ini kami belum dikukuhkan.Bidang kami spesifikasinya ke Etika atau kepribadian,jadi bidang ini sangat dibutuhkan dimanapun baik dilingkungan kedinasan, PKK, masyarakat pada sat ini, bidang kepribadian ini bukan hanya khusus bagi kaum wanita namun kaum pria pun bisa karena ini berhubungan dengan Citra Diri, baik dari cara makan,cara berjalan, cara berbicara maupun cara bersikap(Service excellent).”Ungkap Ketua IPRISIA Kota Cimahi, Amira Sasyanti kepada wartawan.

Ditempat yang sama Bunda Riffa Pemilik LKP dan LPK Riffa yang juga merupakan Pengurus DPD IPRISIA, menambahkan,
“IPRISIA ini berdirinya memang cukup lama dulu kebetulan saya sendiri merupakan pengurus DPD IPRISIA,Sekarang di Kota Cimahi IPRISIA berdiri pada tahun 2018.IPRISIA berdiri memiliki tujuan di bidang Kepribadian serta Etika yang sangat dibutuhkan pada masa kiti baik bagi pegawai, karyawan, kedunasan maupun masyarakat luas, IPRISIA di Kota Cimahi akan segera dikukuhkan, namun sebelumnya kami akan melakukan Audiensi dahulu dengan Dinas terkait yakni Dinas Tenaga kerja, Dinas pendidikan dan Dinas tekait lainnya setelah itu baru kami akan melaksanakan pengukuhan kepengurusan. “Terangnya.

Wakil Ketua IPRISIA Kota Cimahi Lia memberikan penegasan Perihal IPRISIA,
“Semoga cita-cita IPRISIA untuk Kota Cimahi dalam hal pengembangan kepribadian kaum wanita khususnya, diharapkan para wanita atau ibu-ibu memiliki kepribadian berlandaskan etika sehingga busa mendidik anak-anaknya baik yang laki-laki maupun yang wanita bisa kebih baik lagi, memiliki kepribadian yang beretika sehingga bisa sejalan dalam bidang keagamaan, karena etika berbanding lurus dengan pembangunan akhlak.”Pungkas Lia, Wakil Ketua IPRISIA Kota Cimahi. (Achmad S)

Membahas Pelaksanaan PPDB tahun 2022 Lebih Baik, Komisi IV DPRD Banyuwangi Gelar Rakor Bersama Dinas Pendidikan

Gempurnews. Banyuwangi – Komisi IV DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama Dinas Pendidikan, dan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan persiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun Pelajaran 2022-2023.

Ketua Komisi IV, Ficky ​​Septalinda mengatakan, meminta penjelasan kepada dinas Pendidikan maupun provinsi terkait dengan persiapan pelaksanaan PPDB Tahun 2022.

“ Kita berharap pelaksanaan PPDB tahun 2022 ini lebih baik dari tahun sebelumnya. lancar dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan Pendidikan, baik di jenjang SMA,SMK maupun SMP,” ucap Ficky ​​saat dikonfirmasi, Jum’at (03/06/2022) lalu.

Ficky ​​menjelaskan, pelaksanaan PPDB tahun 2022 tetap menggunakan acuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 1 Tahun 2021 tentang PPDB pada Taman Kanak-Kanak (TK),Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah kejuruan (SMK).

Regulasi yang menjadi PPDB Tahun 2022 ini sama dengan Tahun 2021 yang lalu, tidak ada perubahan aturan yang dibuat dengan baik dengan sistem maupun mekanismenya, ucap politik perempuan PDI-Perjuangan ini.

 Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno menyampaikan, pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMP sudah dibuka pada Senin 18 April 2022 lalu dengan menggunakan empat jalur pendaftaran yakni jalur prestasi akademik dan non-akademik, afirmasi, perpindahan tugas orang tua/ wali, dan zonasi.

”Kami ingin PPDB jalur prestasi dan afirmasi selesai memastikan calon siswa dari keluarga miskin atau tidak mampu benar-benar mendapatkan layanan pendidikan,” ucap Suratno.

Sesuai jadwal, Dinas Pendidikan mendahulukan pendaftaran bagi siswa jalur prestasi. Kuota siswa yang diterima di jalur prestasi adalah 30 persen dari pagu sekolah. Rinciannya, prestasi akademik nilai rapor paling banyak, yaitu 20 persen, prestasi lomba akademik 5 persen, dan prestasi lomba non-akademik 5 persen.  

Selanjutnya pengumuman dan daftar ulang jalur prestasi akademik ini pada Rabu (20/4). 

“PPDB jalur prestasi akademik dan non-akademik kita buka lebih dulu sebelum hari raya Idul Fitri,” ujarnya.

Setelah jalur prestasi akademik dan non-akademik, pendaftaran jalur afirmasi dan kepindahan orang tua, akan dibuka pada 20 sampai 21 Juni 2022 mendatang. 

Untuk kuota jalur afirmasi 15 persen dari daya tampung sekolah dan jalur perpindahan orang tua/wali paling 5 persen.

Jalur terakhir adalah zonasi dengan jumlah 50 persen dari daya tampung atau pagu sekolah. Pendafataran jalur zonasi baru dibuka pada tanggal 23 sampai 24 Juni 2022. 

Suratno menambahkan, bagi masyarakat hingga penutupan PPDB, putra putri belum mendapatkan sekolah. Dinas Pendidikan akan merespon melalui program pendidikan yang ada di Kabupaten Banyuwangi yakni Garda Ampuh.

“Banyuwangi ini sejak beberapa tahun lalu punya program yang disebut Garda Ampuh, yang dilatar belakangi oleh satu komitmen Bupati sejak awal, anak usia sekolah di Banyuwangi tidak boleh sekolah,” ucapnya.

Sehingga program Garda Ampuh nantinya akan diimplementasikan pada saat pelaksanaan PPDB selesai dengan mengintruksikan kepada seluruh sekolah baik negeri maupun swasta jika menemukan anak tidak sekolah di sekitar wilayahnya wajib mengambil dan menerima anak tersebut untuk sekolah.

“Selesai pelaksanaan PPDB, kami instruksi kepada semua sekolan dari jenjang PAUD,SD hingga SMP, jika menemukan anak yang belum sekolah, maka sekolah terdekat wajib mengambil dan diterima di sekolah itu meski pagu yang tersedia telah penuh , “ tegasnya.

Menurut Suratno, pagu itu hanya hadir saat pelaksanaan PPDB berjalan, tetapi ini urusan bagaimana Negara atau Pemerintah hadir untuk memfasilitasi warga masyarakat yang belum sekolah. (Sgt)

7 Janin Bayi Ditemukan Membusuk di Dalam Kotak Makan

MAKASAR – 7 janin bayi ditemukan membusuk di dalam kotak makan di kamar indekos di Kota Makasar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (5/6/2022).

Berawal dari pemilik indekos inisial NA mencium adanya bau tak sedap dari salah satu kamar. Lantas NA melakukan pengecekan di kamar indekos tersebut.

Akhirnya ditemukanlah tumpukan kardus yang digunakan untuk menempatkan tupperware (kotak makan) yang berisi janin janin itu.

Atas penemuan iru, Polisi menyebut 7 janin tersebut hasil praktik aborsi yang diduga dilakukan di tempat lain, bukan dilakukan di indekos.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak menyampaikan kesimpulan sementara terkait penemuan janin tersebut.

“Sementara ke situ kesimpulannya (kasus aborsi), sementara ke situ,” ujar Reonald, Selasa (7/6/2022).

Reonald mengatakan tujuh janin itu sengaja disimpan ke dalam kotak makan oleh salah satu penghuni indekos.

“Warga di situ tidak tahu kalau ada itu (praktek aborsi) di situ karena tidak pernah ada aktivitas. Jadi kemungkinan bukan di situ juga praktiknya tapi dibawa ke situ (janinnya),” tambah Reonald.

Kemudian saat ditanya soal sosok penghuni indekos tersebut, Reonald mengaku tak dapat membeberkan lebih lanjut.

“Kita menunggu dulu, mohon bersabar dulu.. Tim sedang bergerak mengejar pelaku setelah kita menerima laporan,” ujarnya.

Penyidik akhirnya menyimpulkan sedikitnya ada tujuh jabang bayi atau tujuh janin bayii yang disimpan di dalam kotak makan tersebut. (bam)

Seorang Tukang Batu Tega Mancabuli Anak Dibawah Umur Hingga Hamil, Ini Kronologis Lengkap Nya

0

BARITO UTARA – Tersangka MR, seorang tukang batu, warga Barito Utara, telah ditangkap polisi pada Mei lalu, setelah orang tua korban pencabulan mengadukan perbuatan tersangka ke Polres Barito Utara, terkait kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur,Minggu(22/5/2022).

Kepolres Barito Utara, AKBP.Gede Pasek Muliadnyana melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Barut, AKP Wahyu Satiyo Budiarjo, mebenarkan tersangka MR sedang disidik. Hasil introgasi polisi MR mengakui perbuatannya telah berkali-kali menyetubuhi korban yang berstatus pacarnya.

Tersangka MR melakukan persetubuhan atau cabul terhadap korban, salah satunya di pinggir jalan dekat sebuah SMPN di Kecamatan Teweh Tengah,”kata Wahyu.

“Persetubuhan terjadi berkali-kali mulai sekitar akhir Oktober 2021 sampai dengan awal Mei 2022. Kejadian terakhir disebuah penginapan di Jalan Flores, Muara Teweh, pada 19 Mei 2022 sekitar pukul 15.00 WIB,”jelas Wahyu kepada Gempurnews.com, Selasa(7/6/2022)pagi.

Wahyu membeberkan, perbuatan MR terkuak pada Sabtu(14/5), karena korban mengalami mual-mual. Berselang 5 hari kemudian, tepatnya Kamis(19/5), ibu korban berinisiatif melakukan tes kehamilan menggunakan tes pek.
“Ternyata korban positif hamil. Pada tanggal 22 Mei 2022, kedua orang tua membawa korban ke dokter kandungan. Hasil pemeriksaan, usia kandungan sang korban sudah berjalan 2 bulan. Ayah kandung korban merasa keberatan dan mengadukan kejadian tersebut ke Polres Barut,”papar Wahyu.

Penyidik menemukan, bahwa MR melakukan persetubuhan atau cabul terhadap korban, diawali dengan membujuk rayu dengan mengiming- imingi janji kepada korban.

“Kalau korban hamil, pelaku akan bertanggungjawab menikahi korban, sehingga korban mau dilakukan persetubuhan atau cabul oleh tersangka. MR juga mengaku perbuatan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka,” tambah Wahyu.

Penyidik mengenakan pelanggaran terhadap MR. Pasal 81 Ayat (2) Jo Pasal 82 ayat (1) Jo 76E, UU Nomor.17/2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1/2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor.23/2002 tentang Perlindungan Anak.  (SS)

Rapat Pemantapan Hut Barito Utara ke-72 Di Pimpin Oleh Bupati Nadalsyah
 

0

BARITO UTARA – Bupati Barito Utara pimpin Rapat pemantapan dalam rangka persiapan menjelang Hari jadi Kabupaten Barito Utara ke-72, telah dilansungkan di Aula Sekretariat Pemerintah Daerah Barito Utara,di Muara Teweh(7/6/2022).

H.Nadalsyah.Selaku pimpinan Daerah menyampaikan, bahwa hari jadi Kabupaten Barito Utara akan dilaksanakan pada Rabu, 29 Juni 2022 dengan tema”Barito Utara Kuat, Masyarakat Sehat, Ekonomi Tumbuh Pesat”.
Tema tahun ini merupakan doa dan harapan seluruh masyarakat Barito Utara, kembali bangkit membangun disemua bidang kehidupan pasca Covid-19.

Kepada masing-masing bidang,agar melakukan perencanaan dan pelaksanaan secara matang dan mengacu pada rundown yang ada serta meningkatkan koordinasi,konsolidasi baik sesama panitia maupun instansi terkait lainnya,”pinta Nadalsyah.  

Agar lebih meriah lagi, sebelum hari jadi Barut ini dirayakan nanti,maka terlebih dahulu dilaksanakan beberapa kegiatan yang menarik bagi masyarakat seperti  lomba kelotok hias dan lain-lainnya,”harap Bupati.

Sekretaris Daerah Drs. Muhlis,dalam rapat pemantapan menjelang Hut Barito Utara ke-72 juga, memberikan suport dalam rangkaian Hari jadi Kabupaten, pemerintah akan melaksanakan upacara, ramah tamah, karnaval mobil hias dan jalan kaki, Festival Budaya Iya Mulik Bengkang Turan dirangkaikan dengan Pekan Olahraga kabupaten,”jelas Sekda.

Rapat yang telah dilangsungkan dari jam 08.00 wib berakhir pada jam 11.30 wib tersebut dihadiri Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah merangkap Kabid teknis dan Ketua KONI sekaligus Sekretaris Karang Taruna Barito Utara.  (SS)

Pemkab Sidoarjo Dorong Koperasi Sajikan Laporan Keuangan Barbasis Digital

0

SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mendorong koperasi naik kelas menjadi koperasi modern. Koperasi modern adalah koperasi yang tidak lagi membuat laporan keuangan secara manual tetapi memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

Melalui Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo puluhan koperasi dihadirkan untuk mengikuti Diklat Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Digital dengan menggunakan aplikasi. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Luminor, Senin (6/6).

Diklat laporan keuangan secara aplikasi ini dilaksanakan mulai 6-8 Juni 2022 dibuka oleh Pj. Sekda Kabupaten Sidoarjo Andjar Sujadianto. Pesertanya sebanyak 70 koperasi yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sidoarjo.

Andjar menilai pelaksanaan diklat tepat sekali di tengah upaya Pemkab Sidoarjo dalam membangkitkan sektor perekonomian. Mengingat selama pandemi dalam kurun waktu 2020 dan 2021 kemarin mengalami kontraksi yang sangat luar biasa.

Tingkat pertumbuhan ekonomi sidoarjo yang selalu berada di atas Provinsi Jawa Timur dan tingkat nasional. Tetapi di tahun 2020 kemarin merosot tajam diangka 0,69, ditahun 2021 mulai naik diangka nol lebih, padahal di tahun 2019 terakhir pertumbuhan ekonomi Sidoarjo paling tinggi diangka 5,99,” jelasnya.

Andjar menambahkan, akibat covid 19 ini juga angka Pengangguran mengalami kenaikan yang cukup drastis. Di Tahun 2019 prosentase angka pengagguran Sidoarjo 4,72, ditahun 2020 diangka 10,90, dan ditahun 2021 turun diangka 10,87.

“Salah satu harapan kita adalah menumbuhkan koperasi yang berkualitas, salah satunya adalah dengan kegiatan semacam ini,” sambungnya.

Dari data Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sidoarjo, jumlah koperasi di Kabupaten Sidoarjo sebanya 1.475 koperasi. Prosentase koperasi yang aktif dan tidak aktif itu hampir sama.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo Muhammad Edi Kurniadi menyampaikan, tujuan dari kegiatan diklat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan koperasi di Kabupaten Sidoarjo. Ini juga ada kaitannya dengan program pemerintah pusat untuk menciptakan koperasi modern.

“Tahun 2021 sebagai tahun replikasi pelayanan publik, pada intinya mempersiapkan diri mendorong koperasi menjadi koperasi modern sampai tahun 2022. Insyaallah tahun 2023 Kabupaten Sidoarjo telah siap melaksanakan koperasi modern,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa ciri koperasi modern salah satunya adalah bagaimana laporan keuangan ini bisa disajikan secara digital. (kominfo/Yl)

Diskominfo Kota Probolinggo Kembali Gelar Sosialisasi Internet Sehat

0

PROBOLINGGO – Sosialisasi Internet Sehat yang rutin diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo kembali hadir pada semester awal tahun 2022 ini. Setelah selama dua tahun dilakukan dalam jaringan (daring/online), giat Internet Sehat kali ini dilakukan dengan tatap muka.

Bertempat di SMP Negeri 2 Kota Probolinggo, sebanyak 40 siswa/siswi antusias mengikuti giat sosialisasi yang dimulai tepat pukul 09.00, Selasa (7/6). Dibuka oleh Kepala Diskominfo, Pujo Agung Satrio didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Sukohadi dan Kepala Sekolah SMPN 2 Kota Probolinggo, Sandy Purwanto. Pujo menyampaikan terima kasih atas kesediaan sekolah untuk menerima, menyambut serta memfasilitasi kegiatan tersebut.

Pujo juga menjelaskan bahwa sosialisasi berinternet merupakan sosialisasi yang sangat penting bagi siswa. Sebab, era sekarang kaum muda tidak ada yang tidak menggunakan internet. Bahkan sistem belajar mengajar pun sudah banyak memanfaatkan internet.

Media sosial juga seakan sudah menjadi candu bagi masyarakat Indonesia khususnya kalangan remaja. Remaja masa kini identik dengan smartphone ditangan hampir 24 jam. Media sosial sangat banyak menawarkan kemudahan yang membuat remaja betah berlama-lama dalam menggunakannya.

“Saya yakin adik-adik disini, gimana kalau hape-nya ditahan sebentar,” ujarnya disahuti dengan penolakan para peserta.

“Seperti yang kita ketahui, media sosial merupakan wadah bagi remaja untuk menuangkan kebebasan berekspresi, baik itu bentuk gambar ataupun konten-konten,” sambungnya.

“Jadi literasi digital sangat penting pada zaman sekarang. Bukan hanya perangkatnya, namun juga informasi yang didapat sangat cepat. Harapannya adalah adik-adik yang hadir disini mendapat bekal terkait etika-etika penggunaan medsos, jangan sampai menyimpang dari SARA, pornografi. Namun, jangan berhenti sampai disini saja, adik-adik juga harus meneruskan ke teman-temannya,” pesan mantan Camat Kademangan ini.

Sandy Purwanto, Kepala SMP Negeri 2 Kota Probolinggo juga mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo untuk kerja samanya dalam sosialisasi internet sehat seperti ini. “Kami ingin sekali menjalin kerja sama. Semoga dengan adanya kerjasama ini kami berharap mendapat banyak bimbingan dan informasi dari Diskominfo, terutama untuk pengembangan pendidikan SMPN 2 Kota Probolinggo,” harapnya.

Sebelum acara beranjak ke materi narasumber, Kepala Diskominfo dan Kepala SMP N 2 Kota Probolinggo menandatangani perjanjian kerjasama (MoU). Di akhir acara, Anisa yang merupakan Ketua OSIS SMP N 2 Kota Probolinggo, merasa sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, bisa ikut acara ini. Sangat senang, dapat ilmu baru, bisa tahu bagaimana cara untuk share konten positif. Terima kasih banyak,” jelasnya sumringah.

Pelaksanaan Sosialisasi Internet Sehat tidak hanya berhenti sampai disini, akan ada beberapa sekolah yang menjadi tujuan selanjutnya. Karena tujuan sosialisasi ini ialah untuk membentuk generasi muda berinternet dengan sehat dan beretika. (red)

Stok Menipis, Ratusan Anggota Polri Donor Darah
Sekaligus Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara

0

JEMBER – Ratusan anggota, keluarga Polri dari Polres Jember berbondong-bondong ke Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember. Mereka antusias ikut kegiatan donor darah untuk menambah stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember yang menipis. Selain itu, mereka donor darah juga dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-76.

Ratusan anggota Polri berseragam datang ke UDD PMI Kabupaten Jember dengan dipimpin langsung Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, SIK SH. “ Lebih dari 250 anggota Polri, keluarga Polri dan anggota Bhayangkari Jember yang ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang diselengarakan oleh PMI Kabupaten Jember,” tutur Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, SIK SH.

Dia menjelaskan, kegiatan aksi kemanusiaan donor darah tersebut dalam rangka untuk lebih peduli dengan sesama. “Kebutuhan darah tiap bulannya sekitar 3.500 kantong. Kami berharap kegiatan donor darah ini bisa membantu, khususnya masyarakat Jember. Teknis diserahkan kepada PMI untuk menyalurkan darahnya,” terangnya.

“Kegiatan hari Ini (Selasa, Red) dilakukan keluarga besar kepolisian dalam Hari Bhayangkara Ke- 76. Kami terima kasih kepada Polres Jember yang langsung dipimpin Bapak Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, SIK SH,” ujar ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Menurut kegiatan donor darah yang dilakukan jajaran Polres Jember merupakan bantuan yang besar untuk PMI Kabupaten Jember. “Program kepolisian melaksankan donor darah ini, tentu ini bantuan, dukungan luar bisa di bidang kerja. Pasalnya, stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember memang menipis karena rumah sakit mulai memberikan pelayanan secara normal,” ungkapnya.

Dengan bantuan ratusan anggota Polri, sambungnya, tambahan ratusan kantong darah sangat membantu menambah stok darah di UDD PMI Kabupaten Jember. “Kita dapat dukungan Polres, dengan tambahan stok ini kita tidak ketar ketir lagi, insyallah stok mencukupi memenuhi kebutuhan darah di sejumlah rumah sakit di Jember,” ujarnya. (Son)

Kakorbinmas Studi Banding Tanam Jagung untuk Petani Papua

0

LAMONGAN – Kepala Korps Pembinaan Masyarakat Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kakorbinmas Baharkam Polri), Irjen Pol Suwondo Nainggolan, S.I.K, M.H menyebut bakal membangun kawasan kebun jagung di wilayah Papua.

Oleh sebab itu, perwira tinggi Polri tersebut bersama tim yang didampingi oleh Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana melakukan kunjungan ke Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan dalam rangka studi banding mengenai penanaman jagung.

“Program ini bukan yang pertama, sebelumnya kita melakukan pelatihan pemeliharaan ternak di wilayah Solo, dan saat ini kita fokus untuk tanaman jagung karena kita berencana mendevelop kebun jagung di wilayah Papua, untuk itu kita perlu melakukan studi banding dan riset,” ujar Irjen Pol Suwondo kepada wartawan, Selasa (7/6/2022).

Terkait dipilihnya Lamongan sebagai tujuan studi, Irjen Suwondo menjelaskan, karena Lamongan merupakan salah satu daerah yang cocok dan memiliki produksi jagung terbesar di Indonesia.

Irjen Pol Suwondo mengatakan memilih Lamongan sebagai tempat untuk mempelajari atau yang dianut, karena berdasarkan data yang dipelajari diketahui bahwa Lamongan ini terkenal dengan jagungnya.

“Selain itu menurut Irjen Suwondo lalu lintasnya juga mudah, karena kita harus efisien. Apalagi ongkos kita dibiayai negara, sehingga semuanya harus berjalan seefektif mungkin,”tutur Irjen Pol Suwondo.

Menurut Suwondo, dari kunjungannya ke Desa Bluri ini didapatkan hasil bahwa akan ada 4 petani jagung dari desa setempat yang akan berangkat ke Papua selama 3 bulan dan memberikan pengetahuan mengenai tata cara penanaman jagung, yang didampingi langsung oleh salah satu petugas dari Polres Lamongan.

“Tadi kami bicara dengan Pak Kades Bluri, Pak Kapolres Lamongan dan petugas pertanian di sini, mereka dengan senang hati mau mentransfer pengetahuan dan skill untuk kita dan saudara-saudara di Papua dalam hal pertanian jagung,” papar Irjen kelahiran 1972 tersebut.

Irjen Pol Suwondo menegaskan bahwa upaya yang dilakukan oleh Binmas bersama Kepolisian ini sifatnya menghubungkan antara satu pihak dengan pihak yang lain, sehingga nantinya transfer pengetahuan dari para pelaksana ke calon pelaksana bisa berjalan maksimal dan sesuai dengan harapan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Lamongan, khususnya para petani yang ada di Desa Bluri. Masyarakatnya ramah, saya baru datang setengah jam, semuanya bersedia untuk membantu. Bahkan minggu depan, mentor yang ditugaskan pun sudah siap meninjau ke sana,” tutur pria lulusan Akpol 1994 tersebut.

Lebih lanjut Irjen Suwondo berharap masyarakat di Papua nantinya bisa benar-benar memahami tata cara penanaman jagung yang benar, sehingga tanaman jagung yang dihasilkan bisa baik dan mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Papua.

“Di sana sudah ada lahan yang diberikan hak kelola seluas 200 hektar. Tapi di awal ini, kita baru akan membuka 20 hektar. Nanti akan menjadi balai latihan kerja supaya mereka semua bisa menimba ilmu. Mudah-mudahan semuanya lancar,”kata Irjen Suwondo.

Sementara itu, Kepala Desa Bluri Heru Sukadri menyampaikan bahwa pihaknya akan siap membantu penanaman jagung di Papua. Secara rinci, Kades Heru mengatakan, bahwa di Desa Bluri ada sekitar 700 petani jagung yang setiap tahunnya panen dua kali.

“Di desa ini ada 880 KK (Kepala Keluarga) dan petani jagungnya berjumlah sekitar 700 petani yang dalam setahun mampu panen dua kali di lahan tadah hujan,” kata Heru.

Dalam sekali panen, ungkap Heru, petani jagung di Desa Bluri mampu menghasilkan sekitar 8 sampai 9 ton per hektar. Mengenai biaya operasional per hektar, Heru menyebut, para petani membutuhkan sekitar Rp 9 juta. Biaya itu terhitung mulai dari masa tanam hingga pasca panen.

“Saat panen, Alhamdulillah keuntungan yang didapat oleh petani rata-rata sekitar 60 persen apabila harga jagung stabil. Saat ini harganya Rp 4700 per kilogram, turun dari panen pertama lalu yang harganya Rp 5300 per kilo. Saat ini cuaca juga masih mendukung, mungkin hambatannya ya soal tikus dan ular,” ujarnya.

Turut mendampingi dalam kegiatan studi banding ini, sejumlah Perwira Polres Lamongan dan Bhabinkamtibmas Desa Bluri, Bripka Okhy, petugas pertanian Lamongan dan sejumlah perangkat desa setempat.

Kabar Gembira, Australia Dan Indonesia Segera Deal Penempatan “TKI”, Ini Sektor Pekerjaan Nya

0

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Pemerintah Australia menjalin kerja sama terkait peluang bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk bisa bekerja di Negeri Kangguru itu. 

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan beberapa sektor yang ditargetkan yaitu agrikultur, pertambangan, mekanik, dan perhotelan atau restoran.

“Kami optimis Australia dapat membuka pintu lebih luas bagi pekerja migran Indonesia (PMI),” kata Ida dalam siaran pers, Selasa (7/6).

Saat ini nota kesepahaman (MoU) antar kedua negara tersebut sedang membahas penempatan PMI di sektor agrikultur.

Pada kesempatan itu, Ida menjamin penempatan ke Australia hanya diisi oleh tenaga terampil. Sebab itu, Kemenaker akan fokus pada kompetensi calon pekerja migran, perbaikan soft skill dan kemampuan berkomunikasi para PMI.

Ida meyakini melalui pelatihan di balai latihan kerja milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta dan komunitas, maka kualitas PMI tidak akan mengecewakan.

Mengutip data BP2PMI, Indonesia belum pernah menempatkan PMI ke Australia. Sebagian besar PMI bekerja di Hongkong, Taiwan, Italia, Singapura dan Polandia.

Tahun lalu, jumlah PMI yang bekerja di Hongkong sebanyak 52.278 orang, di Taiwan sebanyak 7.789 orang, di Italia sebanyak 3.225 orang, di Singapura sebanyak 3.217 orang dan di Polandia sebanyak 1.195 orang.
“Disadur dari berbagai sumber portal online”. (red)