Home Blog Page 1415

Tiga Desa Binaan Dalam Ring Satu,PT.BEK Nyatakan Netralitasnya 

0

BARITO UTARA-Salah satu anak usaha dari PT.Indo Tambangraya Megah Tbk (ITM),PT.Bharinto Ekatama (BEK)yang beroperasi di wilayah Kecamatan Teweh Timur,Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah (Kalteng)menyatakan netral pada pemilihan Kepala Desa Benangin I,II dan V yang dilaksanakan pada 19 Mei 2022 mendatang.

Hal itu,disampaikan Hirung selaku Head External Relations didampingi Agustinus Sebagai External Relations Cluster Head, Suriadi sebagai Central Kalimantan Coordinator Area,Edy Sudarmi sebagai Central Kalimantan Land Management dan Wahyu Firanto Setiono sebagai East Kalimantan Coordinator Area,yang mewakili managemen PT.BEK langsung datang ke Muara Teweh,Rabu (11/5/2022).

Disampaikannya,bahwa pihak BEK tidak memihak kepada siapapun calon kades.Demikian pula siapapun yang terpilih nanti,pihaknya siap bekerjasama dalam upaya membangun di ketiga desa tersebut.Hal ini sejalan dengan kebijakan ITM sebagai induk usaha,untuk tidak terlibat dalam politik praktis di manapun anak usaha beroperasi.Hal ini tertuang dalam Pedoman Perilaku Perusahaan yang berlaku.”Perusahaan tidak ingin terlibat politik praktis,oleh sebab itu siapapun yang terpilih nanti kami siap bekerjasama,”jelasnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa memang banyak karyawan lokal BEK yang berasal atau berdomisili di Desa Benangin,baik di Desa Benangin I,Benagin II, dan Benangin V. Tetapi hal itu adalah bersifat individu pribadi masing-masing dan perusahaan tidak bisa melarang untuk memberi dukungan pada saat pemilihan yang sesuai hati nurani mereka.Karena kebebasan berdemokrasi ada dalam penentuan pilihan.”Namun secara institusional,Perusahaan tidak boleh memberikan dukungan atau memihak kepada calon kades manapun yang bersaing saat ini,”bebernya.

Karena siapapun calonnya semua dianggap baik dan menjadi potensial mitra kerja,dalam melaksanakan program pembangunan yang ada di wilayah Ring I Desa binaan Perusahaan. “Sekali lagi kami tidak ingin terlibat politik praktis, karena keberadaan perusahaan ini tidak hanya mengejar profit,tetapi juga turut serta dalam membangun daerah dengan memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.   (SS)

Daging Ternak Terkena PMK Aman Dikonsumsi Asal Dipotong di RPH

0

PROBOLINGGO – Masyarakat tidak perlu resah maupun panik secara berlebihan untuk mengkonsumsi daging dengan adanya beberapa ternak yang terdeteksi tertular Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo memastikan bahwa daging ternak yang terkena PMK ini aman untuk dikonsumsi masyarakat asalkan dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH). Sebab disana ada tim dokter yang akan memeriksa kesehatan ternak yang dipotong.

“Tidak perlu panik dan gelisah, ternak yang terkena PMK masih aman dikonsumsi kalau dipotong di RPH. Apalagi PMK ini tidak bisa menular kepada manusia karena bukan zoonosis,” kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi.

Oleh karena itu, Yahyadi menegaskan pemotongan hewan, terutama yang terkena PMK wajib dilaksanakan di RPH dengan ketentuan dilakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem dalam jangka waktu 24 jam.

“Dilakukan pemisahan tulang dan pemisahan limfonodus utama. Sebelum proses pemisahan tulang dan limfonodus, karkas dilayukan dalam pendingin dengan suhu maksimum +2 derajat selama 24 jam serta nilai Ph daging pada otot longisimus dorsi dibawah 6.0,” jelasnya.

Yahyadi meminta kepada masyarakat peternak segera melapor ke DPKH atau Koordinator Wilayah apabila menemukan kasus pada ternak sapi, kambing, domba, kerbau atau babi dengan gejala klinis dengan tanda-tanda demam tinggi, hipersalivasi dan berbusa, lepuh pada mulut dan lidah, luka pada kaki bahkan sampai kuku lepas, tidak mau makan, pincang, gemetar, nafas cepat dan penularan cepat sekali.

“Penanganan awal jika menemukan kasus tersebut terapi sesuai gejala menggunakan antibiotik, analgesik dan vitamin. Beri pakan yang soft seperti comboran dan rumput dipotong kecil-kecil. Semprot kaki yang luka dengan formalin 4% setiap pagi dan sore. Jangan dilakukan penjualan ternak saat hewan sakit dan batasi orang luar masuk kandang. Jangan memasukkan ternak baru dan lakukan desinfektan kandang,” tegasnya.

Dengan adanya PMK tersebut, Yahyadi menegaskan upaya yang telah dilakukan DPKH adalah dengan melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur untuk menentukan langkah-langkah penanganan kejadian terduga PMK.

“Bersama Tim Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Pusat Veteriner Farma dan UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Malang melakukan pengambilan sampel untuk peneguhan diagnose penyakit,” terangnya.

Selain itu, DPKH melakukan pengobatan simptomatis (antibiotik, analgesik dan vitamin) pada sapi yang telah terjangkit penyakit dan melakukan KIE (Komunikasi, Edukasi dan Informasi) kepada pemilik ternak sapi tentang PMK untuk mencegah penyebaran penyakit dan supaya tidak terjadi panic selling.

“Kita juga telah membuat Surat Edaran kewaspadaan dini kepada Koordinator Wilayah/Koordinator Kecamatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (tembusan Camat) terkait potensi-potensi penyebaran penyakit PMK,” pungkasnya. (ali)

Libur Lebaran, Peziarah Makam Bung Karno di Blitar Melonjak

0

BLITAR – Peziarah Makam Presiden Soekarno di Kota Blitar Jawa Timur pada lebaran tahun ini meningkat.

Dilihat dari catatan pengelola makam, setidaknya 2.000 orang berziarah ke Makam Presiden pertama yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Sananwetan, Kota Blitar itu pada hari Kamis (5/5/2022).

Kepala Bidang Pengelolaan Destinasi Wisata pada Dinas Pariwisata dan Budaya Heru Santoso mengatakan, lonjakan jumlah peziarah mencapai empat kali lipat dibandingkan jumlah peziarah pada hari sebelumnya atau Rabu (4/5/2022).

“Jadi ada kenaikan empat kali lipat dibandingkan jumlah pengunjung pada hari sebelumnya yang hanya sekitar 500-an orang,” ujar Heru.

Diakui olehnya bahwa Makam Bung Karno memang banyak dikunjungi warga pada momen-momen liburan termasuk libur panjang Hari Raya Idul Fitri.

Kata Heru, tidak tercatat adanya pengunjung dalam jumlah besar pada hari pertama dan kedua Lebaran atau pada Senin (2/5/2022) dan Selasa (3/5/2022).

Baru pada hari ketiga lebaran atau Rabu tercatat setidaknya 500 orang yang berkunjung Makam Bung Karno.

Menurut Heru, angka 500 peziarah merupakan angka kunjungan harian yang biasa tercatat pada akhir pekan atau pada periode libur panjang selama pandemi ketika banyak diberikan pembatasan.

“Memasuki masa Lebaran ini tidak ada pembatasan jumlah peziarah yang diperkenankan berada di area pusara makam. Jadi boleh diisi 100 persen kapasitas,” kata Heru.

Heru menambahkan, hal itu sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri terbaru yang menetapkan Kota Blitar sebagai salah satu daerah di Jawa Timur yang menerapkan PPKM Level 1.

Meski tidak ada pembatasan kapasitas area ziarah Makam Bung Karno, ujarnya, pihak pengelola tetap mewajibkan disiplin protokol kesehatan terutama terkait penggunaan masker.

“Pengunjung wajib memakai masker dan dilarang makan bersama dalam kerumunan,” ujarnya.

Heru memperkirakan jumlah peziarah ke Makam Bung Karno masih akan terus meningkat hingga Minggu (8/5/2022) dan akan turun perlahan selama satu pekan setelahnya. (tim)

Akademisi Unair Sosialisasi Pencegahan Penularan Virus PMK

0

SURABAYA – Penularan virus penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak berkuku belah harus segera diantisipasi, mengingat saat ini penyebarannya sudah cukup masih di enam wilayah di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (Unair) menggelar diskusi publik untuk para peternak dan dokter hewan untuk meminimalisir penularan, yang digelar secara online, pada Rabu (11/5/2022) malam.

Prof. dr Fedik Abdul Divisi Mikrobiologi Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga menyampaikan, hewan yang terserang PMK biasanya mengalami demam 41 derajat celcius selama dua sampai tiga hari.

“Pembengkakan limfoglandula mandibularis dan yang jelas adalah hipersalivasi lalu keluar lendir dari bagian hidung dan mulut,” terangnya .

Vesikel atau lepuhan di sekitar mulut, moncong hidung, lidah dan gusi juga disebut dr. Fedik sebagai gejala spesifik PMK pada hewan ternak.

Dalam diskusi Publik ini, dr. Fedik juga mengkritisi praktek importisasi hewan ternak dari negara lain yang belum bebas PMK. Karena praktek ini berpeluang membuat hewan ternak kembali terinfeksi, setelah pada tahun 1990 Indonesia dinyatakan bebas PMK oleh Office International des Epizooties (OIE)

Kapolri Tekankan Terus Awasi Implementasi Kebijakan Larangan Ekspor Minyak Goreng

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan pihak Kepolisian masih terus melakukan pengawasan terkait dengan implementasi kebijakan yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) soal larangan ekspor minyak goreng dan juga Crude Palm Oil (CPO).

Sigit menyatakan, jajaran kepolisian terus melakukan pemantauan ke pihak produsen maupun pasar terkait kebijakan tersebut. Dalam hal ini, kata Sigit, itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok nasional serta pengendalian harga minyak goreng jenis curah.

“Polri akan terus melakukan pengawasan dan pengecekan di lapangan terhadap proses realisasi produksi dan distribusi minyak goreng curah oleh perusahaan. Serta akan memonitor pelaksanaan kebijakan larangan ekspor sebagaimana perintah Bapak Presiden,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Berdasarkan data dan temuan di lapangan, Sigit menyatakan dari dua minggu dikeluarkannya kebijakan tersebut, harga serta stok minyak goreng dipasaran sampai saat ini masih sangat fluktuatif dan bervariasi.

Presiden Jokowi resmi mengeluarkan kebijakan larangan ekspor minyak goreng dan juga Crude Palm Oil (CPO) pada 28 April 2022 lalu. Kebijakan itu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri akan minyak goreng.

“Dengan pengawasan langsung dan terus menerus dari aparat Kepolisian di lapangan, diharapkan implementasi kebijakan Pak Presiden tersebut, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap minyak goreng dengan harga penjualan yang diharapkan,” ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Oleh sebab itu, Sigit menegaskan kepada seluruh produsen hingga distributor untuk benar-benar menerapkan kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Presiden Jokowi demi kepentingan masyarakat Indonesia.

Mantan Kapolda Banten ini menekankan, pihak Kepolisian tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang tidak menghormati maupun menjalankan keputusan dari Pemerintah Indonesia terkait minyak goreng.

“Polri fokus mengawasi, dan kami tidak akan ragu menindak tegas kepada seluruh pihak yang terindikasi mencoba melakukan pelanggaran kebijakan larangan ekspor minyak goreng ini. Semua ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan dari masyarakat Indonesia,” ucap Sigit.

Diketahui sebelumnya, Polri sejak awal fokus melakukan pengawasan dan pemantauan terkait dengan ketersediaan serta pengendalian harga dari minyak goreng. Bahkan, bersama dengan Kemenperin, Polri membentuk satgas gabungan untuk melakukan pemantauan di pihak produsen, distributor tingkat I hingga IV serta tingkat pengecer selama 24 jam penuh.

“Oleh karena itu untuk memastikan ketersediaan di pasar betul-betul ada, kami bersama pak Menperin membentuk satgas gabungan. Dimana satgas gabungan ini kita tempatkan mulai di level pusat para produsen dan di kantor pusat juga ditempatkan personel dari kepolisian dan Kemenperin. Khususnya di beberapa produsen besar melekat selama 24 jam. Untuk mengawasi proses produksi,” kata Sigit dalam konferensi pers usai melakukan evaluasi bersama Menperin di Gedung Mabes Polri, Senin 4 April 2022.

Sigit memastikan, pengawasan dan pemantauan melekat selama 24 jam, pihak Polri telah mengerahkan personel dari Satgas Pangan tingkat pusat, daerah, hingga Bhabinkamtibmas untuk melakukan pengecekan ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng curah di pasaran.

“Di level distributor baik distributor tingkat I sampai tingkat IV, hingga pengecer sudah kita turunkan personel dari Satgas Pusat, daerah, Bhabinkamtibmas untuk turun mengecek di pasar. Sehingga rangkaian proses, mulai dari produsen, distributor sampai dengan pasar betul-betul bisa kita awasi dengan baik,” tutup Sigit. (tim)

Angka Kecelakaan di Jatim Turun 50 Persen Selama Operasi Ketupat Semeru 2022

0

SURABAYA – Kombes Pol Latif Usman Direktur Ditlantas Polda Jatim menyampaikan hasil Analisa dan Evaluasi Pelaksanan Operasi Ketupat Semeru 2022. Meski memang ada beberapa kepadatan yang terjadi tapi tidak terjadi di stagnan apalagi kemacetan.

“Allhamdulillah di tahun 2022 pelaksana koperasi ketupat fatalitas korban bisa ditekan 50 persen dibanding tahun lalu, maupun pada saat sebelum pelaksana operasi. Memang jumlah kecelakaan tinggi karena aktivitas masyarakat tinggi, tapi yang penting korban meninggal dunia dapat kita minimalisir,” kata Kombes Pol Latif Usman di depan para awak media di Ruang Dirlantas Polda Jatim, Rabu (11/5/2022).

Ia juga menyampaikan dengan adanya tol yang tersambung Jakarta ke Surabaya sangat membantu pemudik demikian juga rest area sangat membantu pemudik untuk lebih nyaman beristirahat, baik untuk arus mudik demikian juga arus balik.

“Orang di Jawa Timur orang yang masuk dan keluar ini sama, sehingga Jawa Timur, menurut saya sudah menjadi tempat tujuan mudik dan tujuan balik karena data dari masuk dan balik itu perbedaannya sekitar 60 sampai 40 persen, jadi keluar masuknya sangat berimbang kalau dari data selisihnya hanya 21 ribu kendaraan yang keluar masuk kendaraan,” jelasnya.

Sedangkan untuk tempat wisata di Jawa Timur, lanjut Kombes Pol Latif semua berjalan lancar, dan nyaman karena pengunjung yang datang terutama di Malang Raya, Bromo, Pasuruan, Sarangan maupun Banyuwangi juga bisa berjalan dengan baik.

Sebagai catatan khusus untuk mudik tahun ini, kata Latif ada beberapa ttitik yang memang harus selesaikan bersama-sama stakeholder terutama soal perlintasan kereta api.

“Seperti hambatan di lintasan kereta api, demikian juga tempat wisata yang ada lintasan kereta api, ini mengakibatkan perlambatan karena ada kendaraan yang tertahan,” tukasnya. (RED)

Bupati Pasuruan Melantik 54 Kades Terpilih

0

PASURUAN – Bupati Irsyad yusuf S.E M.M.A melaksanakan pelantikan dan sumpah janji jabatan 54 Kepala Desa terpilih di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, kelurahan Bangilan kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan pada Kamis (12/05/2022).

Pengambilan sumpah dan pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan yang dilanjutkan dengan penandatanganan serta menyerahkan SK Pengangkatan Kades, dan pemasangan tanda jabatan

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada semua pihak terutama panitia pilkades atas kesuksesanya dengan lancar juga peran serta polri dan TNI bersama masyarakat. Sehingga pilkades serentak dapat terlaksana damai aman. Khususnya kepada babinkamtibmas dan babinsa yang telah ikut menjaga pesta demokrasi dengan tertib, aman dan sehat.

“Selamat dan sukses kepada Kepala Desa yang baru saja dilantik dan kepada masyarakat desa yang telah berhasil mempunyai pemimpin baru, semoga pemimpin baru bisa menjalankan amanah dengan baik,” jelasnya.

Harapan Bupati pada Kepala Desa yang sudah dilantik agar dapat merangkul semua elemen, baik lawan pada saat pemilihan dan seluruh warga.

“Tujuannya untuk membangun desa, dan yang tak kalah penting harus bersinergi
dengan BPD sehingga Pemerintah Kabupaten pasuruan dapat sama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat secara umum,” harapnya.

Ditambahkannya pula, Kepala desa, khususnya agar memberikan pelayanan dan memahami peraturan desa yang ada di Pemerintah Daerah/ Kabupaten agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. (tofa/arie)

Hasil Curian Sangat Pantastis,Maling di Amankan Jajaran Polsek Montallat

0

BARITO UTARA-Seorang Warga Desa Sikan bernama Fadlianto alias Atak Nonde di amankan Jajaran Polsek Kecamatan Montallat,Kabupaten Barito Utara(Kalteng)Rabu 11 Mei 1022.Fadli alias Atak Nonde dijerat Polisi dengan pasal 363 KUHP tentang kasus pencurian.Pasalnya Fadlianto melakukan  tindak Pidana pencurian Sembako dan dua unit sepeda motor merk Viar dan Beat.pada Rabu(10/5/2022).

F.Alias Atak Nonde diamankan polisi pada Rabu 11Mei 2022 jam.15.30 sampai dengan jam 20.30 Wib di jalan Haouling Km.0 PT.SHS,setelah warga bernama Adul melaporkan terkait kehilangan sejumlah barang miliknya ke Polisi Sektor(Polsek)Montallat, Selasa (10/5/2022).

Kapolres Barito Utara AKBP.I Gede Pasek Muliadyana melalui Kapolsek Montallat, Ipda.Udung,Kamis (11/5) mengatakan kepada Media ini,pelaku benar kami diamankan malam hari,di sebuah barak kontrakan berlokasi di jalan Haolling Km.0 PT.Senirgi Hutan Sejati(SHS)Desa Pepas.

Pelaku ini membuat resah warga di sekitar Kecamatan Montallat,dan ia merupakan residivis pernah dua kali masuk Bui dengan kasus yang sama,yaitu pencurian mengambil barang apapun yang bisa digunakan.Kini sudah kita amankan,dan Barang Bukti(BB)didapat sangat pantastis banyak,”kata Ipda.Udung.

Lanjut Ipda.Udung,adapun barang bukti yang telah berhasil diamankan Polisi dari tangan tersangka Fadlianto antara lain,yaitu satu unit sepeda motor merk viar jenis trail,satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih,Sembako (gula 1 sak, beras 2 sak dll), satu buah Accu merk Yuasa 70 Amper,satu mesin pemarut kepala,satu buah mixer,satu buah blander,satu set spare Part dan kunci, serta beragam barang lainnya.

Barang bukti tersebut di temukan di lokasi yang berbeda.Sembako di temukan di belakang rumah kontrakan tersangka dengan jarak sekitar 200 Meter.satu unit sepeda motor Viar ditemukan di Jl.Simpang empat PT.SHS sekitar 2 km dari lokasi penangkapan dan satu unit lagi,sepeda motor beat ditemukan di Jalan arah Desa Pepas sekitar tiga Km,”ungkap Kapolsek Montallat.   (SS)

P Niti Menuntut Keadilan Hukum Hak Waris

0

Gempur News.com – Adalah P Niti (62) Warga Dusun Bakah Desa Sawaran Lor Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur, menyampaikan keluhannya terkait penguasaan waris miliknya.

Kepada media ini P Niti menyampaikan keluhannya dengan menyebut nama Pak Muttani Matta (Kakeknya), salah seorang pemilik lahan seluas 1.167 Ha yang ada di Dusun Baka Desa Sawaran Lor Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang.

P Muttani meninggal tahun 1964. Ia mempunyai anak bernama P Sanikran. Dengan demikian P Sanikran menjadi hak waris dari P Muttani. Sedangkan P Sanikran memiliki anak bernama P Niti (62).

Konon kabarnya tanah warisan tersebut oleh P Sanikran digadaikan kepada P Maliyas berupa seekor sapi perempuan. P Maliyas adalah ayah dari Bu Parti, yang sampai saat ini menguasai lahan tersebut sejak tahun 1964.

Karena merasa belum pernah ada peralihan hak atas lahan tersebut, maka P Niti selaku waris dari P Sanikran berencana akan menebus kembali lahan itu dari penguasaan Bu Parti. Namun Bu Parti menolak ditebus dengan alasan lahan tersebut sudah dibeli dari P Sanikran.

Menyadari bahwa ahli waris dapat melakukan gugatan terhadap perbuatan melawan hukum terhadap pihak ketiga dengan dasar menguasai obyek waris tanpa hak, maka P Niti menyampaikan keluhan ini kepada salah satu lembaga.

Untuk mendalami kebenaran cerita P Niti tersebut kemudian pengacara dari Lembaga Aliansi Indonesi akan melakukan langkah penelusuran terkait riwayat tanah tersebut. (bersambung…..)

Satresnarkoba Polres Kediri Amankan Pengedar Narkoba

KEDIRI – Buser Satresnarkoba Polres Kediri kembali mengamankan seorang pelaku terduga mengedarkan narkoba. Pelaku itu berinisial RF (32) kuli bangunan asal Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

Terungkapnya pelaku tersebut berawal dari petugas melakukan pengembangan kasus setelah mengamankan terlebih dahulu pelaku berinisial PU alias Cipleng.

Kasat Resnarkoba Polres Kediri AKP Ridwan Sahara saat dikonfirmasi, Selasa (10/5/2022) mengungkapkan, petugas mendapatkan petunjuk dari keterangan pelaku PU alias Cipleng langsung bergerak melakukan penyelidikan.

“Sekitar pukul 22.00 WIB, RF diamankan petugas WIB saat berada di rumahnya,” ucapnya, Rabu (11/5/2022)

Selain mengamankan pelaku, kata Kasat Resnarkoba, petugas melakukan penggeledahan di dalam rumahnya. Tak lama kemudian, ditemukan barang bukti yaitu dua buah plastik berisi narkoba jenis pil dobel L dengan total keseluruhan 1900 butir dan satu handphone.

“Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor Polres Kediri untuk menjalani proses lanjut,” ungkap Ridwan Sahara. (ageng)