Home Blog Page 1485

Haul Romo Suyono ke-92, Keluarga Besar Murti Tomo Waskito Tunggal Gelar Ringgit Purwo

LUMAJANG — Hari sabtu kliwon malam mingggu legi tanggal 5 Maret 2022, bertempat di pendopo pesarehan R.suyono dan eyang Margo joyo desa Yosowilangun Kidul kecamatan yosowilangun, kabupayen Lumajang – jawa timur, keluarga besar MURTITOMO WASKITO TUNGGAL, menggelar ringgit purwo atau wayang kulit dalam rangka ” Mengeti Kunduripun Kanjeng Romo Suyono ” disebut juga “haul” kali ini yang ke 92.

Pagelaran wayang ini adalah agenda rutin tahunan Murti Tomo Waskito Tunggal.

Ketua panitia, Mishadi dari lamongan menuturkan jika agenda Haul ini sudah terselenggara turun temurun.

Lebih lanjut diuraikan, makna pengetan ini bukan hanya mengeti wafatnya Kanjeng Romo Suyono , akan tetapi sekaligus, mengajak kaum muda untuk menghargai para pendahulu dan melestarikan Budaya Jawa yang Luhur.

” Ini bukan hanya pengetan saja mas, jauh lebih penting kami mengajak agar masyarakat jawa khususnya, senantiasa nguri – nguri budoyo jawi yang adi luhung,” tutur Mashadi kepada Gempur News disela pagelaran.

Pagelaran kali ini mengambil lakon ” SEMAR MBANGUN KAYANGAN ” dengan Dalang Ki Anom Sutikno dari lamongan.

Sampai berita ini ditulis, pagelaran tengah berlangsung disaksikan warga Yosowilangun dan sekitarnya.

Hadir pula menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini beberapa tamu dari Paguyuban pandemen Ringgit purwo. (Udy)

Mengenal Sahabat Tino, Komunitas yang Berorientasi Kemanusiaan Melalui Ekonomi Kreatif

0

JEMBER – Sahabat Tino berorientasi untuk kemanusiaan melalui gerakan ekonomi kreatif di masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Nurdiansyah Rahman, akrab dipanggil Cak Nung, selaku motivator dari Tino Cahyono agar bisa berbuat nyata bagi masyarakat.

“Sahabat Tino adalah kelompok yang punya semangat untuk melakukan upaya kreatif untuk peningkatan ekonomi di masyarakat,” katanya dalam acara Ngopi Bareng Sahabat Tino di cafe yang terletak di kawasan Kreongan Kecamatan Patrang Kota Jember.

Maka, terangnya pula, dibuatlah program warung kuning dan warkop kuning yang dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan peningkatan ekonomi.

Maka dari itu, imbuhnya, diperlukan gagasan-gagasan produktif dari anggota Sahabat Tino agar eksistensi komunitas ini bisa bermanfaat yang dilandasi rasa ikhlas.

“Membangun kebersamaan ini diperlukan satu komitmen untuk mencapai satu tujuan,” papar Cak Nung pada Sabtu (5/3/2022)

Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat, yang akrab dipanggil Cak Ismu, sangat mengapresiasi langkah nyata Sahabat Tino melalui gerakan ekonomi kreatif.

Dikatakannya pula, ekonomi kreatif, khususnya sektor UMKM sangat dibutuhkan bagi masyarakat Jember.

“Program warung kuning dan warkop kuning bakal menjadi sejarah baru bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” terang pengusaha kuliner Sate Cak Ismoe.

Diterangkannya pula, pertumbuhan ekonomi nasional sangat bergantung pada ekonomi rumah tangga atau usaha kecil.

Salah seorang pelaku UMKM asal kecamatan Sukowono, Sulton menyampaikan bahwa dirinya sangat terbantu dengan aksi Sahabat Tino.

Dia mengakui, selain warung kuning dan warkop kuning, Sahabat Tino juga memberikan bantuan pengurusan perijinan Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) secara gratis.

“Tentunya perijinan tentang industri rumah tangga sangat membantu untuk meningkatkan daya saing dengan perusahaan yang lebih besar, khususnya dalam hal legalitas usaha,” pungkas Sulton. (her)

Pengukuhan Wadah Wartawan, AWDI DPC Sidoarjo.

SIDOARJO – Resmi di bentuk kepengurusan Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) DPC Kabupaten Sidoarjo. Pengukuhan diselenggarakan di Warung Deso Desa Tropodo,Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dihadiri Ketua AWDI DPC Sidoarjo Kustiana, Sekretaris Arso dan sejumlah wartawan yang bertugas di Sidoarjo beserta Humas Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Jatim (DPW) Abdul Munif.

Kustiana mengatakan, pengukuhan AWDI DPC Sidoarjo sudah terbentuk. Kedepan kita akan lebih memaksimalkan tugas pokok dan fungsi AWDI di Sidoarjo.

“AWDI sebagai kontrol sosial, tidak lepas dari tupoksi wadah wartawan, dan kita akan bekerjasama dengan instansi maupun Institusi,” terang Ketua DPC Sidoarjo Kustiana, Sabtu (5/3/22).

Masih kata Kustiana, ia menjelaskan dengan berdirinya AWDI DPC Sidoarjo, tidak lepas dari Motonya Cerdas, Santun, Integritas dan setia NKRI.

“Nanti ke depannya AWDI DPC Kabupaten Sidoarjo akan mengadakan kegiatan Sosial untuk masyarakat,” pungkas Kustiana.

Diwaktu berbeda, Sekretaris AWDI Arso menyatakan, pengukuhan AWDI DPC Sidoarjo beserta pengurus sudah terbentuk. “Semoga ke depan AWDI DPC Sidoarjo bisa bergerak lebih maju dan bisa menjadi wadah wartawan apabila adanya sengketa pers.” Ujar Sekretaris AWDI DPC Sidoarjo Arso.

Sementara itu, salah satu wartawan yang sudah tergabung di AWDI dari Warta Pos Arif menjelaskan, saya selalu mendukung untuk AWDI DPC Sidoarjo ke depan. “Hidup AWDI DPC Sidoarjo. Semoga bisa menjadi wadah wartawan sesuai dengan Tupoksinya,” tutup Arif wartawan Warta Pos. (Yuli)

2 Pelaku Pencuri Kabel Listrik di Tangkap Polsek Sekupang

Batam, gempurnews.com – Polsek Sekupang menggelar Konferensi Pers Ungkap Pelaku Tindak Pidana Curat yang di laksanakan oleh Wakapolsek Sekupang AKP Edi Arman, SE, SH, yang di dampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang AKP Buhedi Sinaga, SH, dan Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, SH Bertempat di Mapolsek Sekupang. Sabtu (05/03/2022)

Pelaku yang di amankan sebanyak 2 Orang yakni inisial F (27 Tahun) dan inisial BI (30 Tahun) yang di tangkap di Gedung HLC (Harris Lesure Club) Hotel Harris Resort Waterfront Kel, Tanjung Riau Kec.Sekupang Kota Batam.

Berawal Pada hari Senin (01/03/2022) Sekira pukul 21.08 wib Di Gedung HLC (Harris Lesure Club) Hotel Harris Resort Waterfront Kel, Tanjung Riau Kec.Sekupang Kota Batam saat pelapor sedang berada di rumah, Kemudian pelapor mendapat laporan dari bawahannya Yaitu Security inisial J yang saat itu bekerja (Sip sore) saat melakukan patroli sekira Pukul 21.00 wib ada melihat sekelabat bayangan orang di dekat Gedung HLC (Harris Lesure Club) kemudian didekati dan dipantau ternyata memang betul ada 1 orang laki-laki yang kemudian manjat ke atas plapon gedung.

Kemudian Security J memanggil bagian enginering dan melakukan pengecekan bagian instalasi karena ada lampu yang tidak menyala saat itu dan didapati ada bagian kabel yang terpotong lalu pelapor langsung meluncur kelokasi dan karena dipanggil –panggil pelaku tidak mau turun kemudian pelapor menghubungi Kepolisian Polsek Sekupang untuk meminta bantuan penangkapan terhadap terduga pelaku dan setelah Personil Polsek Sekupang datang dan membujuk pelaku akhirnya pelaku bersedia turun, Kemudian pelaku F dan BI beserta Barang Bukti di bawa ke Polsek Sekupang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 
Barang Bukti yang di amankan berupa 1 Buah Gunting Pemotong Seng, 1 Buah Gunting Pemotong Kawat/Besi, 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Jupiter, 2 Gulung Kabel Listrik. Atas kejadian tersebut kerugian sebanyak Rp. 20.000.000,-

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardana, SIP membenarkan telah terjadi Pencurian dengan pemberatan (CURAT) yang di lakukan oleh Pelaku F dan BI, untuk kedua pelaku sudah di amankan oleh unit Reskrim Polsek Sekupang dan akan di lakukan pengembangan lebih lanjut.

Atas Perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5 e KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardana, SIP.

(Jhonson)

Gelaran Silaturahmi Tino Cahyono dan Sahabat, Bahas Program yang Bermanfaat Bagi Masyarakat

0

JEMBER – Sabtu (5/3/2022), komunitas yang digagas oleh Tino Cahyono itu menggelar silaturahmi yang dikonsep dengan Ngopi Bareng Sahabat Tino di cafe Dapoer Seven Up yang berada di Jalan Cendrawasih 777 Kreongan Kecamatan Patrang Kota Jember.

Pada pertemuan malam itu, puluhan anggota yang hadir saling sharing untuk mengembangkan program-program yang bisa memberikan manfaat bagi masyakarat.

Diketahui, aksi Sahabat Tino dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan saat ini tengah menjadi buah bibir. Pasalnya, telah banyak masyarakat yang dibantu untuk menggerakkan perekonomiannya melalui bantuan warung kuning dan warkop kuning.

Bahkan bantuan berupa warung atau warung kopi itu juga diberikan lengkap dengan sarana pendukungnya termasuk modal awal.

Cak Nung, salah seorang anggota Sahabat Tino mengungkapkan, dirinya sangat mendukung program-program yang dicetuskan oleh Tino Cahyono.

Diterangkannya pula, dirinya juga kerap mendengar bahwa masyarakat, khususnya pelaku UMKM, merasa sangat terbantu dengan program warung kuning dan warkop kuning.

“Makanya, saya sangat mendukung Sahabat Tino yang bisa berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” ujar pria berkacamata yang berdomisili di Kecamatan Bangsalsari itu.

Cak Nung mengimbuhkan, komunitas ini tak hanya sekedar membagikan warung kuning dan warkop kuning, komunitas Sahabat Tino di Jember juga intensif menjalin komunikasi dengan anggotanya untuk membahas hal lain yang penting bagi masyarakat.

Seperti pada

Sementara itu, Tino Cahyono yang merupakan penggagas komunitas termasuk juga seorang enterpreneur di Jember itu mengatakan, acara silaturahmi ini bertujuan untuk memberikan masukan sekaligus membahas program-program lain yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui silaturahmi, kita (anggota) Sahabat Tino bisa saling sharing dan memberikan masukan agar eksistensi komunitas ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” kata Tino.

Saat yang sama, Tino jugaaaaaa menjelaskan, pertemuan pada Sabtu malam itu, dirinya bertemu dengan anggotanya yang berada di wilayah timur Jember.

Masih kata Tino, dibaginya pertemuan anggota komunitas karena disesuaikan dengan protokol kesehatan, akibat pandemi Covid-19, yang masih terjadi hingga saat ini.

“Untuk daerah lain, kita lakukan secara bergantian di tempat lain. Sebab kita harus menerapkan prokes,” kata Tino. (sonz)

Komunitas “WALI”, Eksis Lakukan Baksos di Berbagai Wilayah

0

JEMBER — Komunitas WALI (Wringin Agung Peduli) yang di komandoi oleh Nur Yasin Humaidi, terus melakukan bakti sosial diberbagai wilayah di Jember, sebelumnya komunitas ini telah membantu perbaikan jalan penghubung dua dusun di Desa Wringin Agung, dengan mengurug jalan tanah dengan material pasir putih, dan hasilnya dapat dinikmati warga sekitar, karena akses jalan yang sebelumnya becek saat ini sudah dapat dilalui berbagai kendaraan denga aman dana nyaman.

Hari ini, 5 Maret 2022, komunitas WALI melakukan kegiatan sosial dengan bersih bersih pantai Watu Ulo,
pantai tersebut yang juga menjadi salah satu Ikon wisata di Kabupaten Jember.

Komunitas WALI, berbaur dengan warga sekitar pantai yang terletak di desa Sabrang Kecamatan Ambulu tersebut memungut sampah baik organik maupun anorganik, kemudian membakarnya, dengan demikian diharapkan pantai menjadi bersih, indah dan menjamin kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.

Cak Nuryasin, panggilan akrab Nur Yasin Humaidi, selaku ketua Komunitas WALI, mengatakan jika komunitasnya terus melakukan kegiatan yang bersifat sosial di berbagai wilayah, itu merupakan bentuk empati dan memberikan support maupun penggugah semangat bagi warga, untuk selalu peduli terhadap sesamanya.

Disampaikan, jika seluruh anggota Komunitas WALI, memiliki visi dan jiwa yang sangat kuat, dan selalu memegang prinsip yakni membangun kebersamaan dan semangat untuk kegiatan sosial kemasyarakatan, sehingga apa yang dilakukan bukan hanya slogan, akan tetapi dapat menyentuh kebutuhan warga.

“Komunitas WALI, akan terus eksis dalam bakti sosial kemasyarakatan, dan ini menjadi kegiatan rutin kami,” ujar Nur Yasin. (Jen)

Satreskrim polres Barut Tangkap Tiga Pria.Diduga Lakukan Ilegal Loging

BARITO UTARA-Tiga orang warga Kabupaten Rantau, Tapin,Kalimantan Selatan (Kalsel)ditangkap Satreskrim Polres Barito Utara,diduga melakukan Ilegal Loging.Pasalnya ketiga Pria ini,mengangkut kayu balok jenis ulin pakai Mobil ke luar daerah.

Ketiga terlapor yaitu Jumanto(35),M.Fikri Farhani(22)dan Budiman (28).Ketiga pelaku ilegal logging ini warga Desa Salam Babaris. RT 07,RW 03,Kelurahan Salam Babaris,Kecamatan Salam Babaris,Kabupaten Tapin, Rantau,Kalsel.

Kapolres Barito Utara AKBP.Gede Pasek Muliadnyana,SIK melalui Kasat Reskrim AKP.Wahyu Satiyo Budiarjo,Sabtu (5/3/2022)membernarkan bahwa pihaknya telah menangkap tiga orang Pria warga Tapin,yang diduga akan membawa kayu balok ulin,memakai Mobil ke Tapin Kalsel.

Ketiga pria ini,diamankan di dua TKP yang berberda. Untuk TKP,lokasi pertama pada Sabtu tanggal 5 Maret 2022 sekitar jam 08.30 Wib kemudian TKP kedua Sabtu 5 Maret 2022 sekitar 08.35 Wib.Lokasi pertama jalan Negara KM 5 Muara Teweh-Benangin,  Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru dan lokasi kedua Jalan Negara KM 9 Muara Teweh-Benangin,  Kelurahan Jambu,”jelas Kasat Reskrim AKP.Wahyu Satiyo Budiarjo.

Proses jalannya penangkapan tiga pria tersebut,di dua TKP yang berbeda,kata AKP. Wahyu, pada hari Sabtu tanggal 5 Maret 2022 jam 07.00 Wib di Muara Teweh,Kecamatan Teweh Tengah,Barito Utara.

Mereka tertangkap basah oleh anggota Satreskrim Polres Barito Utara,karena melakukan tindak pidana dibidang Ilegal.Informasi tersebut kami terima dari  Jalan Negara Muara Teweh-Benangin,Kelurahan Jambu,tentang adanya tindak pidana ilegal logging,”katanya

Kemudian setelah informasi itu sah,anggota Satreskrim Polres Barito Utara,dipimpin Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP.Wahyu Satiyo Budiarjo melakukan pengecekan langsung ke TKP ,sekitar pukul 08.30 WIB menemukan terlapor sedang mengangkut kayu jenis ulin arah menuju Tapin Rantau dengan No. Pol DA 8132 KK,”ungkap Kasatreskrim.

Setelah ditanyakan tentang perizinanya dari pejabat yang berwenang akan tetapi,terlapor tidak bisa menunjukkannya. Selanjutnya barang bukti dan terlapor setelah ditangkap langsung dibawa ke Polres Barito Utara,untuk dilakukan proses lebih lanjut,”kata AKP.Wahyu Satiyo Budiarjo,”sambungnya.

Proses jalannya penangkapan tiga pria tersebut,di dua TKP yang berbeda,kata AKP. Wahyu, pada hari Sabtu tanggal 5 Maret 2022 jam 07.00 Wib di Muara Teweh,Kecamatan Teweh Tengah,Barito Utara.

Mereka tertangkap basah oleh anggota Satreskrim Polres Barito Utara,karena melakukan tindak pidana dibidang Ilegal.Informasi tersebut kami terima dari  Jalan Negara Muara Teweh-Benangin,Kelurahan Jambu,tentang adanya tindak pidana ilegal logging,”katanya

Kemudian setelah informasi itu sah,anggota Satreskrim Polres Barito Utara,dipimpin Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP.Wahyu Satiyo Budiarjo melakukan pengecekan langsung ke TKP ,sekitar pukul 08.30 WIB menemukan terlapor sedang mengangkut kayu jenis ulin arah menuju Tapin Rantau dengan No. Pol DA 8132 KK,”ungkap Kasatreskrim.

Setelah ditanyakan tentang perizinanya dari pejabat yang berwenang akan tetapi,terlapor tidak bisa menunjukkannya. Selanjutnya barang bukti dan terlapor setelah ditangkap langsung dibawa ke Polres Barito Utara,untuk dilakukan proses lebih lanjut,”kata AKP.Wahyu Satiyo Budiarjo,”sambungnya.

Pemdes Sumbermujur Gelar Khitanan Massal

0

LUMAJANG – Pemerintahan Desa (Pemdes) Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, menggelar khitanan massal bagi warganya, bertempat di Balai Desa, Sabtu (5/3/2022).

Kepala Desa Sumbermujur, Yayuk Sri Rahayu dalam kata prngantarnya mengatakan kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk perhatian Pemdes kepada masyarakat.

Terlebih, lanjut Yayuk, banyak masyarakatnya yang terdampak secara perekonomian akibat adanya pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini diadakan oleh Pemdes Sumbermujur di masa kepemimpinan saya. Saya ucapkan terimakasih kepada orang tua yang mau mengkhitankan putranya,” kata Yayuk.

Sesuai dengan program kerja selama menjabat sebagai Kepala Desa menurut Yayuk, sunatan massal itu diadakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Sumbermujur.

“Untuk sekarang ada 13 peserta khitanan massal dan mereka semua merupakan masyarakat Desa Sumbermujur,” katanya.

Lebih lanjut Yayuk menjelaskan, peserta khitanan massal itu masing masing mendapat sumbangan berupa uang saku selain baju koko dan sarung yang digunakan saat pelaksanaannya.

Yayuk mengatakan masyarakat Sumbermujur sangat menyambut baik kegiatan tersebut, terbukti dengan antusias peserta.

“Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan mereka kelak menjadi anak yang saleh, dan berguna bagi agama dan keluarga,” harapnya.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah menyukseskan kegiatan ini, lebih lebih kepada Tim Medis dan Group RCI dari Surabaya sehingga acara khitanan masal ini dapat berjalan dengan lancar,” pungkasnya.
(Markasan)

Ratusan Pohon Balsa di Desa Cempokoayu Mati

LUMAJANG – Beberapa hari terakhir, pekebun di Desa Cempokoayu Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang dibuat pusing oleh serangan penyakit layu yang membuat tanaman kayu balsa milik mereka mati.

Hingga saat ini beberapa pekebun mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab tanaman balsa milik mereka tiba tiba daun-daunnya rontok ketanah.

Salah satu pekebun balsa, Matrawi mengatakan ratusan tanaman kayu balsa miliknya mati mengering. Akibatnya, harapan panen dari pembudidayaan tanaman pohon kerabat bunga sepatu tersebut menjadi pudar.

“Ekonomi “peyok” wis mas. Ratusan juta biaya yang sudah saya keluarkan untuk biaya penanaman dan perawatan balsa, hangus sudah,” ujarnya saat ditemui Gempur News, Jum’at (4/3/2022).

Tanaman balsa merupakan jenis tanaman cepat tumbuh, mencapai 7,5 cm per tahun, jauh lebih cepat daripada sengon maupun jabon yang masing-masing tumbuh 4,2 cm dan 4,1 cm per tahun.

“Tanaman pohon balsa ini menjadi andalan pendapatan saya mas, sebab pertumbuhannya jauh lebih cepat daripada menanam sengon atau jabon. Tapi dengan kenyataan seperti ini, harapan mendapat penghasilan dari pohon balsa punah sudah,” imbuh Matrawi.

Pekebun balsa lainnya Samsul Muniri mengalami hal serupa. Menurutnya, banyaknya pohon balsa yang mati mengakibatkan pekebun gagal potong. Oleh karenanya, Samsul Muniri hanya bisa geleng geleng kepala.

“Panen balsa gagal wis. Saya sendiri bingung mas, penyakit apa ya yang menyerang balsa balsa di sini. Kata orang, ini penyakit disebabkan oleh serangan jamur musim penghujan yang menyebar,” ungkapnya.

Menurut perkiraan, banyaknya pohon balsa yang mati ini terjadi pada batang bagian bawah yang bersinggungan dengan tanah, lalu menjalar ke akar dan mengakibatkan tanaman balsa membusuk. (bam)

Geruduk Polsek Celuring, Warga Keluhkan Penagih Hutang Bank Pelecit Yang Kian Meresahkan

Gempurnews.com–Banyuwangi. Merasa resah dengan penagih hutang bank pelecit atau bank cicil, Sejumlah warga Desa Sraten, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, mendatangi Polsek Cluring.

Warga merasa sudah sangat resah. Pasalnya, keberadaan sang penagih utang sudah melampaui etika yang semestinya.

Aksi ini diakui salah satu warga yang enggan disebut namanya, ia mengaku sering ketakutan karena ancaman penagih utang bank cicil yang kerap datang ditengah malam dan menggedor-gedor pintu rumahnya.

“Pintu rumah digedor-gedor saat saya akan istirahat. Orang itu memaksa membuka pintu. Saya dengar dari dalam kamar. Padahal pintu saya kunci karena akan tidur,” keluhnya, Jumat (4/3/2022).

Kepala Desa Sraten H Rahman Mulyadi turut membenarkan pengakuan warga. Rahman membeberkan bahwa pada Rabu (2/3/2022) pukul 09.30 WIB, warga sempat mendatangi Kantor Desa Sraten. Informasi itu ia dapat dari Kepala Dusun Krajan Mahfud, mendapatkan informasi itupun ia langsung bergegas menuju kantor desa untuk menemui warganya.

“Sebelum itu, saya ditelepon Kepala Dusun Mahfud disuruh ke kantor desa. Setelah datang ke kantor desa malam itu, sudah banyak warga di pendopo,” terangnya.

Saat ditemui Rahman, warga mengeluhkan ulah tukang tagih dari salah satu koperasi simpan pinjam (KSP) yang datang malam hari.

“Warga saya mengeluh sering ditagih debt collector pada malam hari, jelas H Rahman.

Menurut Rahman jumlah warga yang berkumpul di Desa Sraten Kurang lebih 25 orang. Selanjutnya dengan arahannya wargapun berbondong-bondong mendatangi Polsek Cluring.

Sementara itu, Kapolsek Cluring AKP Agus Priyono kepada awak media membenarkan, prihal adanya beberapa warga yang mendatangi mapolsek pada malam hari itu. Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapat laporan secara resmi.

“Benar, sejumlah warga datang ke kami, tapi belum melapor,” terangnya. (*)