Home Blog Page 1491

Cak Thoriq, Beri Apresiasi
BAZNAS Lumajang Dalam Inovasi Pemberdayaan

0

LUMAJANG – Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) Melantik Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang Drs. H. Aminuddin sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kabupaten Lumajang , Masa Bakti 2021-2026, Bertempat di Gedung Panti PKK Lumajang Kamis (24/2/2022).

Dalam Sambutanya, Cak Thoriq memberikan apresiasi kepada BAZNAS Lumajang, yang telah melakukan percepatan inovasi program pemberdayaan, serta pendampingan dalam pengentasan permasalahan yang ada di masyarakat, dan hal itu juga menjadi salah satu pendukung dari program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur.

“Ini bagus sekali, karena semakin BAZNAS bisa mengelolah zakat yang diterima, kita (Pemerintah, red) akan merasa terbantu dalam bekerja dan menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat,” ungkap Orang Nomor satu di Kabupaten Lumajang.

Cak Thoriq juga mengungkapkan, bahwa dengan terjalinnya sinergisitas yang baik antara Pemerintah Daerah dengan Baznas Lumajang, maka hal tersebut menjadi keputusan yang tepat, sebab Baznas menjadi pilihan yang bisa langsung menyelesaikan dalam penanganan problematik masyarakat, yang menjadi salah satu prioritas program pemerintah dengan cara cepat.

“Saya dengan Bunda Indah (Wakil Bupati Lumajang, red), berfikir bahwa kebijakan melibatkan baznas itu menjadi hal yang tepat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Lumajang Atok Hasan Sanusi dalam laporannya menjelaskan, bahwa acara pelantikan tersebut merupakan kegiatan dari BAZNAS Lumajang dalam rangka melengkapi pimpinan BAZNAS menjadi 5 orang, yakni melantik Drs H. Aminuddin sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Lumajang.

“Hal ini sesuai dengan Perpres Nomor 14 Tahun 2014, dipasal 1 ayat 2, pimpinan Baznas itu terdiri dari ketua dan sebanyak-banyaknya 4 wakil ketua,” jelasnya.

Dirinya berharap, dengan semakin lengkapnya pimpinan Baznas Lumajang tersebut, ke depan pihaknya dapat mendukung langkah-langkah baznas serta terus membantu program Pemkab Lumajang dalam menyejahterakan masyarakat. (Mistari)

PLN UP 3 Cimahi Laksanakan Vaksin Booster Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan

0

CIMAHI – Maksimalkan Perlindungan, PLN berikan Vaksinasi Booster untuk pegawai dan tenaga alih daya
ditengah meningkatnya kasus Covid-19 serta dengan munculnya varian virus Omicron yang beberapa waktu terakhir membuat peningkatan kasus konfirmasi positif meningkat secara signifikan.

PLN UP3 Cimahi bekerjasama sama dengan Dinas Kesehatan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat melaksanakan vaksinasi booster khusus pegawai dan tenaga alih daya (TAD).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut dilakukan secara bertahap di Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN UP3 Cimahi yakni di ULP Prima Cibabat pada Jumat (18/2), ULP Lembang pada Senin (21/2), ULP Rajamandala dan ULP Cililin pada Rabu (23/2) kemudian dilanjutkan ULP Padalarang pada Kamis (24/2) dilanjutkan dengan ULP Cimahi Selatan dan ULP Cimahi Kota yang dilakanakan pada Jumat (25/2).

Target vaksinasi booster yang dilaksanakan kali ini meliputi seluruh karyawan dan tenaga alih daya terutama bagi petugas yang banyak berinteraksi langsung dengan pelanggan.

“Bagaimana pun pelayanan PLN merupakan critical sector yang menyangkut dengan kepentingan masyarakat. Kami berupaya semaksimal mungkin melakukan langkah protektif dengan memberikan vaksinasi booster untuk seluruh petugas kami agar tetap bisa memberikan pelayanan yang baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sehingga pelanggan kami tidak perlu khawatir dan pelayanan tetap kami prioritaskan,” ungkap Albert Sitompul, Manager PLN UP3 Cimahi.

Untuk melaksanakan vaksinasi booster ini PLN UP3 Cimahi menjalin kerjasama dengan sejumlah Puskesmas yang ada di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat diantaranya Puskesmas Lembang, Puskesmas Rajamandala, Puskesmas Cililin, Puskesmas Cimahi Tengah, Puskesmas Padalarang dan Puskesmas Padasuka.

Jenis vaksin yang diberikan adalah vaksin Astra Zeneca dan Pfizer sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat dalam upaya untuk melindungi para pegawai dan petugas PLN yang memang intensitas interaksi di lapangan yang memang cukup tinggi. Kami juga sangat berterimakasih kepada seluruh tenaga kesehatan dari berbagai Puskesmas yang berkontribusi dalam kegiatan vaksinasi booster ini, semoga upaya ini bisa menjadi langkah efektif untuk menanggulangi pandemi virus Covid-19 di lingkungan PLN UP3 Cimahi,” tambah Albert.

Manajemen PLN UP3 Cimahi mewajibkan seluruh pegawai dan petugas yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan vaksin booster dosis ke-3. Hingga Jumat (25/2), diperkirakan 478 orang di PLN atau kurang lebih 58% dari total pegawai dan tenaga alih daya sudah mendapat vaksinasi booster. Angka tersebut akan terus bertambah dikarenakan adanya vaksinasi booster tahap kedua yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal Maret 2022.

(Achmad)

Gelar Jumat Berkah, Samsat Bangil Bagi-bagi Sarapan pada Wajib Pajak

0

PASURUAN – Hingga kini, pandemi Covid19 masih terus berlanjut. Beban masyarakat yang juga masih berat, sehingga membutuhkan kepedulian semua pihak untuk memikulnya.

Menjawab tantangan ini, anggota Satlantas Polres Pasuruan yang bertugas di kantor Bersama Samsat Bangil menggelar kegiatan Jumat berkah.

Adapun kegiatan ini berbentuk memberikan makan minum kepada wajib pajak (WP) yang pada hari Jumat ini sedang melaksanakan proses mengurus surat-surat kendaraannya.

“Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dengan salah satunya dengan kegiatan berbagi seperti ini” kata AKP Andhika Mizaldy Lubis, Kasat Lantas Polres Pasuruan, Jumat (25/02/2022)

Masih kata Lubis, kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat.

“Maturnuwun (terima kasih) pak, kebetulan belum sarapan” kata Atokillah salah satu wajib pajak.

Dikatakan Lubis pula, kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan karena masyarakat merespon sangat baik.

Masih pada kegiatan tersebut Ipda Moneta Kaur Reg Ident Sat lantas Pasuruan mengatakan, jajarannya juga senantiasa mengimbau kepada masyarakat untuk selalu tetap mematuhi Prokes. (qomar)

Akhirnya Polres Jember Berhasil ungkap Kasus Pembunuhan Misterius 9 tahun Silam

0

JEMBER – Masih ingat kejadian kasus yang diduga pembunuhan seorang Mahasiswa Universitas Negeri Jember ( Unej ) asal Bondowoso 9 tahun yang silam?

Kasus tersebut sempat menyulitkan Kepolisian dalam mencari bukti dan saksi. Namun berkat kerja keras Sat Reskrim Polres Jember akhirnya diketahui pelaku pembunuhan atas korban yang Bernama Galau Wahyu Utama (18) salah satu Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unej asal Desa Nangkaan Bondowoso.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa kasus pembunuhan ini sendiri terjadi pada Selasa 26 Februari 2013 silam, dimana korban ditemukan meninggal dunia di salah satu bangunan yang belum jadi di Jalan M. Yamin Tegal Besar Jember dengan kondisi tubuh terbakar.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar saat mencari bekicot. Atas temuan ini, warga langsung melaporkan kasus ini ke Mapolsek Kaliwates.

Dalam konferensi persnya Kamis (24/02/2022), Kapolres Jember AKBP Herry Purnomo menyampaikan bahwa 2 pelaku yang diketahui bernama ARH (33) warga Dusun Krajan Desa Jelbuk dan MR (30) warga Dusun Kopang Desa Kamal Arjasa berhasil diamankan dari tempat persembunyiannya pada Senin 21 Februari 2022 di Pulau Bali.

“Pelaku berhasil kami amankan di tempat persembunyiannya di pulau Bali, dimana pelaku berada di Bali sejak 2015 dan selama di Bali, pelaku bekerja sebagai terapis pijat,” ujar Kapolres AKBP Herry kepada awak Media, Kamis (24/02/2022).

Menurut Kapolres, terungkapnya kasus pembunuhan 9 tahun silam ini memang sangat rumit dikarenakan pihak Satreskrim usai kejadian kesulitan mencari saksi-saksi dan beberapa bukti di lokasi kejadian dan baru terungkap ketika pihak kepolisian menemukan bukti baru.

“Memang kami sempat mengalami kesulitan, dikarenakan pada saat kejadian tidak ada saksi-saksi, sedangkan kendaraan korban yang saat itu dibawa pelaku juga tidak diketahui keberadaanya, sehingga begitu kemarin ada bukti baru dan terdeteksi keberadaan mobil milik korban, kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku,” terang Herry.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Polisi menjerat kedua pelaku dengan pasal pasal 340 KUHP, subsider pasal 339 KUHP dan 365 ayat 4 KUHP dengan ancaman penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 340, 339 dan 365, ancamannya penjara seumur hidup,” tegas AKBP Herry.( Qomar)

Sarankan Warga Dirawat di Isoter, Kapolri: Kurangi Risiko Penyebaran dan Fatalitas

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada warga yang terpapar virus Covid-19 khususnya dengan riwayat komorbid untuk menjalani perawatan di lokasi isolasi terpusat (isoter).

Hal itu disampaikan Sigit saat meninjau secara langsung lokasi isolasi terpusat di Asrama Haji Pekanbaru, Riau, Kamis (24/2/2022).

“Khususnya bagi masyarakat yang memiliki komorbid. Karena memang dokter-dokter dan tenaga kesehatan akan mengikuti setiap hari terkait kondisi kesehatan. Dan ini akan kurangi risiko fatalitas yang terjadi,” kata Sigit.

Selain yang memiliki riwayat komorbid, Sigit juga menyarankan agar masyarakat yang tidak memiliki sarana dan prasarana penunjang untuk menjalani isolasi mandiri, agar melakukan perawatan di lokasi isoter tersebut.

“Karena memang ada aturan dan standar untuk isolasi mandiri. Dimana harus dipenuhi syaratnya agar tidak terjadi penyebaran. Tentunya ini bisa dilakukan evaluasi atau pengecekan, apakah kemudian fasilitas untuk mandi juga terpisah, kemudian memiliki kamar-kamar yang cukup yang bisa digunakan untuk memisahkan antara yang sakit dan tidak sakit. Kalau memang tidak memiliki syarat-syarat standar tersebut, tentunya saran kita lebih baik dirawat di isoter,” ujar Sigit.

Khusus di wilayah Riau, mantan Kabareskrim Polri itu mengaku mendapatkan laporan bahwa telah disediakan 41 lokasi isoter dengan tingkat BOR sebesar 9,25% atau berkapasitas 1.697 tempat tidur. Dan saat ini sudah terpakai 157 tempat tidur sehingga tersisa 1.540.

Dari tinjauannya secara langsung itu, Sigit menyatakan bahwa, lokasi isoter tersebut telah ditempatkan dokter dan tenaga kesehatan untuk melakukan pemantauan intensif bagi pasien Covid-19. Kemudian, dari segi pelayanan, fasilitas, obat-obatan, serta makanan di isoter tersebut sudah berjalan baik.

“Saya terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau yang sudah menyiapkan isoter ini dengan sangat baik. Dan tentunya ini juga menjadi pilihan bagi masyarakat yang saat ini terpapar varian baru omicron, khususnya karena memang ada risiko walaupun sudah vaksin saat ini bisa terpapar. Walaupun tingkat fatalitasnya jauh lebih rendah dibandingkan dengan yang belum vaksin,” papar Sigit.

Menurut mantan Kapolda Banten itu, isoter juga merupakan upaya yang baik dalam rangka menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan laju pertumbuhan Covid-19 kedepannya. Mengingat, dari data yang diterima tingkat positivity rate di Riau saat ini mengalami peningkatan dibandingkan beberapa waktu belakangan.

“Oleh karena itu dalam kesempatan ini positivity rate yang saat ini di Riau mulai meningkat dibandingkan minggu lalu dari 7 persen. Saat ini mungkin 13 sampai 14 persen. Artinya terhadap masyarakat yang terpapar dan miliki risiko komorbid walaupun alami gejala ringan, saya sarankan melaksanakan kegiatan isolasi di isoter-isoter. Karena tentunya akan mendapatkan perawatan yang jauh lebih baik daripada kalau kita melaksanakan isolasi mandiri,” ucap Sigit.

Meski mengalami peningkatan, Sigit menekankan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang atau tidak panik. Menurut Sigit, untuk mencegah terjadinya lonjakan Covid-19, seluruh masyarakat harus tetap disiplin dalam penetapan protokol kesehatan (prokes).

Tak hanya prokes, Sigit menyebut bahwa, strategi dan upaya lainnya untuk menekan penyebaran Covid-19, adalah dengan melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Karena itu, Sigit meminta untuk masyarakat melakukan vaksinasi dosis satu dan dua, serta dosis ketiga atau booster, apabila memang sudah waktunya.

“Ini kita lakukan untuk pastikan bahwa imunitas masyarakat dalam hadapi varian baru ataupun kedepan ada varian mutasi lain, kita semua dalam kondisi memiliki imunitas dalam menghadapi varian tersebut. Dan juga mari kita manfaatkan isoter untuk memberikan perawatan yang lebih baik untuk masyarakat,” tutur Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga berdialog langsung dengan beberapa pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di isoter. Sigit ingin memastikan perawatan dan pelayanan yang didapatkan oleh masyarakat berjalan dengan baik.

Dari dialognya dengan beberapa pasien, Sigit bersyukur bahwa masyarakat mendapatkan pelayanan dan perawatan kesehatan yang baik dari dokter maupun tenaga kesehatan di isolasi terpusat tersebut.

“Tetap semangat ya bu, yang penting dengan perawatan di isoter tingkat kesembuhan baik dan support dari rekan-rekan di isoter sangat membantu mempercepat kesembuhan. Khusus teman-teman di isoter tetap semangat dan berdoa agar semuanya sembuh dan bertemu dengan keluarga di rumah,” tutup Sigit. (tim)

PT.BEK Serahkan CSR ke Pemda Barut.Rapat Konsultasi Stakeholder (PPM)

0

BARITO UTARA-Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar rapat Konsultasi Stakeholder Bersama dengan PT.Bharinto Ekatama,tentang penyusunan rencana induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat(PPM).

Managemen PT.Bek,dalam pergelaran Kegiatan PPM bersama Pemerintah Barito Utara,bahwa Managemen PT.Bharinto Ekatama yang beroperasi di Kecamatan Teweh Timur,Kabupaten Barito Utara(Kalteng)telah melrealisasikan Program Kerjanya,diantara salah satu program tersebut yaitu Corporate Social Responsibility(CSR)untuk Desa di Barito Utara.

Dalam kegiatan PPM Pemerintah Daerah bersama perwakilan Managemen PT.Bek,bahwa Perusahan yang bergerak di Sektor tambang batu bara ini,telah memenuhi janjinya dengan menyalurkan dana CSR dalam bentuk Uang,kepada Desa yang di dalam Kosesi Tambang melalui Pemda,yang diserahkan Perwakilan Managemen PT.Bek,Agustinus,ke Pemda melalui Bupati Barito Utara H.Nadalsyah,Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Barito Utara sebesar Rp.3 Miliar serta Dana Untuk Dinas Pertanian  Barut sebesar Rp.670.750.000,yang telah dilangsungkan pada Aula Bapeddalitbang,Muara Teweh,Kamis(24/2/2022).

Adapun keguanaan dana CSR yang telah disalurkan oleh Managemen PT.Bek tersebut anara lain,untuk Perbaikan infrastruktur Jalan dan  Pengembangan Pertanian di Kabupaten Barito Utara.

Perwakilan Managemen PT.Bharinto Ekatama,dibawah induk PT.Indo Tambang Megah Group,Agustinus mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan masyarakat sekitar areal tambang PT.Bek.

Dikatakannya,selain itu juga yang merupakan salah satu sarana untuk melaksanakan Permen ESDM nomor.40 tahun 2016 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan masyarakat,kami bersama tim turut menyampaikan beberapa perubahan atau rekomendasi program kegiatan penataan masyarakat,dengan harapan bisa sejalan dengan program Pembangunan dari Pemerintah Barito Utara.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah menyampaikan sambutannya,bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik kegiatan yang berlangsung dilaksanakan dan mengatakan anggaran yang di kucurkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang(PUPR)digunakan untuk perbaikan Jalan lintas Kabupaten mulai dari Benangin Kecamatan Teweh Timur dan Lampeong Kecamatan Gunung Purei.

Dikatakannya,anggaran yang ada ini,memang tidak cukup bila dilakukan dalam penanganan perbaikan infrastruktur jalan secara keseluruhan,akan tetapi ini akan digunakan dengan maksimal dan bisa bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan di Barito Utara.

Dijelaskan Nadalsyah,dana yang diserahkan dari Managemen PT.Bek selain untuk penggunaan perbaikan ruas jalan Kabupaten,PT.BEK juga menyerahkan bantuan CSR untuk pengembangan di Sektor Pertanian

Bupati Nadalsyah,berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar khususnya untuk masyarakat di sekitar areal perusahaan PT.Bharinto Ekatama yaitu Desa Benangin II dan Desa Benangin V kecamatan Teweh Timur.Semoga kegiatan kali ini bisa diikuti oleh Perusahaan lain yang berinveatasi di wilayah Barito Utara,”harapnya. 

“Terima kasih yang tak terhingga kepada managemen PT.Bharinto Ekatama yang telah ikut ambil bagian dalam kegiatan ini,Kami menyarankan juga pada perusahaan supaya jangan hanya fokus pada program sehat-sehat saja karena kalau hanya program CSR saja yang dikembangkan untuk membantu pembangunan di kabupaten Barito Utara,Ini kemungkinan besar Barito Utara akan lambat majunya,”tutup Nadalsyah. (SS).

Gelontorkan 6000 Liter Minyak Goreng, Wali Kota Berharap Pemerataan

0

PROBOLINGGO,
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin meninjau operasi pasar dalam rangka menjaga kestabilitasan harga minyak goreng, Kamis (24/2). Giat yang diprakarsai Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) ini tersebar di tujuh titik lokasi yaitu lima kecamatan dan dua pasar.
Ya, setelah menggandeng Bulog setempat, kali ini DKUPP menggelontorkan sebanyak 6000 liter untuk giat operasi pasar hari ini.

Masing-masing kecamatan mendapatkan 1000 liter dan dua pasar (pasar Kronong dan Pasar Gotong Royong) masing-masing 500 liter.

Peninjauan pertama di Kantor Kecamatan Kademangan. Selain memeriksa apakah penjualan berjalan lancar atau tidak, Wali Kota Habib Hadi juga menyapa para warga yang ditemuinya. Salah satunya adalah Yanti, warga Kelurahan Pohsangit Kidul yang juga penjual gorengan tentu membutuhkan minyak untuk usahanya.

Yanti mengeluhkan bahwa minyak yang dibelinya di toko kelontong masih mahal.

“Tadi saya mengeluh ke Habib (wali kota) harga minyak yang ada di toko mahal, terus ini alhamdulillah ada. Tapi kurang juga untuk usaha saya,” katanya.

Habib Hadi mengatakan, peninjauan operasi pasar bertujuan untuk memantau dan memastikan langsung kepada warga terkait kelangkaan minyak goreng.

“Tentunya ini sangat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng. Ke depan nanti akan kita tingkatkan lagi jumlahnya, agar merata ke warga yang belum mendapatkan minyak goreng yang harganya sesuai pemerintah. Upaya ini adalah suatu langkah nyata dari Pemkot Probolinggo untuk bisa membantu kelangkaan minyak,” jelas wali kota yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI ini.

Wali kota menambahkan, penyebaran distribusi per kecamatan merupakan cara paling cepat untuk masyarakat umum mengetahui adanya operasi pasar.

“Nanti dari kecamatan diturunkan lagi ke kelurahan. Kalau ditaruh di satu tempat, nantinya kita nggak tahu siapa yang dapat, darimana saja, kita ingin sasaran di warga Kota Probolinggo dulu terpenuhi. Walaupun masih banyak yang belum mendapatkan karena keterbatasan jumlah,” imbuhnya.

Selain ke Kecamatan Kademangan, wali kota juga meninjau ke Kecamatan Wonoasih.
Kepala DKUPP Fitriawati menyampaikan bahwa operasi pasar merupakan giat kedua kalinya.

“Pemerintah akan selalu mengupayakan untuk mempermudah masyarakat, kami terus bekerja sama dengan para produsen langsung mengatasi kelangkaan minyak goreng ini,” jelas Fitri – panggilan akrabnya.

Sementara itu, Setiorini Sayekti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menambahkan, pemerintah tidak tinggal diam melihat kesulitan masyarakat mencari minyak goreng dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) apalagi menjelang puasa dan lebaran.

“Pasti kebutuhan masyarakat meningkat ya. Kita upayakan untuk menembus langsung jalur ke produsennya, perusahaan langsung yang memproduksi minyak goreng untuk membantu kita dalam operasi pasar ini. Kita memang tidak bisa sekaligus melayani permintaan masyarakat, tapi bertahap akan ada operasi pasar seperti ini ke depannya,” pungkasnya.(Ali)

Maksimalkan Percepatan Vaksinasi, Kapolres Pasuruan Ikuti Vaksinasi Virtual Serentak Bersama Kapolri

0

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. bersama Kapolsek Gempol, para PJU Polres Pasuruan, Kanit Binmas Gempol, Kanit Intel Gempol dan Manager Savety Cargil untuk mengikuti kegiatan Zoom Meeting terkait pelaksanaan kegiatan Percepatan Vaksinasi Serentak bertempat di halaman PT.Sorini Cargil Kec.Gempol yang di pantau langsung oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dari Sumatra Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kamis, (24/02/2022).

Kegiatan percepatan Vaksinasi Booster Astrazeneka dilakukan untuk karyawan dan karyawati PT.Sorini / Cargil yang telah disediakan Vaksin Booster Astrazeneka lebih kurang 250 dosis vaksin untuk karyawan.

Manager Savety Cargil yang sering dipanggil dengan nama Mashuri merasa berterima kasih kepada stake holder Polres Pasuruan yang membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Booster untuk karyawan PT.Sorini Cargil.

Melalui 320 titik video Confrens Kapolri memberikan arahan kepada Forkopimda tingkat I dan Forkopimda Kabupaten di seluruh Indonesia tentang peningkatan konfirmasi positif Covid-19 Varian Delta dan Omicron.

Kapolri juga menyapa Kapolda Gorontalo untuk melaporkan progres positif rate Covid-19 dan kegiatan peningkatan percepatan vaksinasi wilayah Polda Gorontalo dengan cara meningkatkan sinergitas Forkopimda di wilayah.

Kapolri juga memantau dan menyapa Kapolda Papua Barat tentang progres Vaksinasi di wilayah Polda Papua Barat yang pencapaiannya masih jauh tertinggal dibandingkan dengan wilayah lain, dan Kapolri mengharapkan agar Minggu depan ada peningkatan.

Selanjutnya Kapolri juga menekankan kepada seluruh pihak tidak boleh lengah dalam pengendalian pandemi Covid-19. Untuk itu perlu soliditas dan kekompakan semua elemen, baik stakeholder terkait maupun masyarakat, karena Negara Indonesia sudah berada di urutan keempat dunia untuk vaksinasi.

“Akselerasi vaksinasi dilakukan guna membentuk kekebalan kesehatan dan ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dan juga pertumbuhan ekonomi,” kata Kapolri.

Evaluasi dan penekanan Kapolri bahwa Minggu depan diharapkan seluruh wilayah Indonesia agar bisa mengejar pencapaian vaksin dosis satu 90 % dan Vaksin dosis dua 70 % serta untuk wilayah yang vaksinasinya masih di bawah 30 % agar ditingkatkan terus angka pencapaiannya dan diharapkan seluruh masyarakatnya tetap memakai masker dalam melaksanakan kegiatannya. (tim)

Kampus STIE Muara Teweh di Resmikan Bupati Barito Utara

0

BARITO UTARA-Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah telah meresmikan gedung baru selesai dibangun, Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi(STIE)dan penandatanganan Prasasti yang disaksikan oleh pejabat Pemerintah Daerah,Mahasiswa,Tokoh Agama dan undangan yang hadir,di jalan Berlian Muara Teweh,Kamia(24/2/2022). 


Hadir dalam acara peresmian gedung perkuliahan itu,Wakil Bupati Barito Utara,Sekretaris Daerah,Ketua DPRD, Kapolres,Dandim 1013 Muara Teweh,Kajari,Ketua Pengadilan Negeri,Pengadilan Aagama,Anggota DPRD serta kepala Perangkat Daerah,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Organisasi Masyarakat. 

Ketua Pembina Yayasan Batara Muara Teweh Barito Utara,DR.H.Tajeri dalam sambutannya menyampaikan,bahwa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi(STIE) Muara Teweh,telah meluluskan ribuan Mahasiswa dari berbagai Profesi baik yang sudah bekerja di instansi Pemerintah maupun menjadi anggota DPRD,”kata H.Tajeri.

Selanjutnya pembangunan gedung STIE yang telah selesai dibangun,saat ini tentunya melalui proses cukup panjang.”Alhamdulillah pada hari ini,Kamis tanggal 24 Februari 2022 dengan diresmikan gedung STIE,semoga kedepan pembangunan disektor Pendidikan dan SDM dapat lebih maju lagi serta terimaksih atas semua bantuan dan dukungan dari berbagai pihak,yang telah membantu proses penyelesaian fisik Kampus sehingga pembangunan STIE ini dapat terselesaikan dengan baik,”ungkap Ketua Pembina Yayasan Batara.

Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah dalam sambutannya pada acara  peresmian gedung STIE. Menyampaikan berlandaskan Undang-undang Nomor.12 tahun 2012 tentang perguruan tinggi,maka perguruan tinggi baik negeri maupun swasta wajib menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian dan pengabdian terhadap masyarakat. 

Kabupaten Barito Utara telah memiliki tiga perguruan tinggi swasta, salah satunya adalah STIE yang menjadi rujukan masyarakat Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten tetangga untuk melanjutkan pendidikan tingginya,baik sistem reguler maupun Extention.

“Melalui momentum peresmian gedung STIE Muara Teweh ini,saya berharap kedepannya akan semakin banyak Sumber Daya Manusia(SDM) lulusan kampus ini,yang memberikan kontribusi terhadap kemajuan pembangunan serta dapat meningkatkan disektor Pendidikan terkhusus di wilayah Kabupaten Barito Utara,”harap H.Nadalsyah.  (SS). 

Warga Diresahkan Polusi Debu Penggilingan Bahan Baku Pupuk

0

SIDOARJO – Warga RT 14 RW 04 Dusun Krajan Desa Sepande Kecamatan Candi, Sidoarjo, diresah adanya aktifitas penggilingan bahan baku pupuk milik Eko warga Perumahan Gading Fajar Desa Sepande Candi Sidoarjo. Sebut saja Udin (33) tahun warga RT 14 RW 04 Desa Sepande Kecamatan Candi Sidoarjo, merasakan resah dengan adanya limbah debu bewarna hitam kebiruan masuk diteras rumahnya. “Lantai keramik saya dan kaos kaki anak saya yang masih bayi itu kotor semua mas. Gak tahu bahan apa yang digiling itu warnanya hitam kebiruan”. Kata Udin sembari menunjukkan foto Kaki dan Kaos kaki anaknya yang masih Bayi.

Awak media setelah mendapatkan laporan dari warga dan langsung menelusuri kebenaran pengusaha penggilingan bahan baku pupuk di tempat penggilingan padi milik H. Nasution benar adanya aktifitas dan sempat merasakan pahit di lidah saat kemasukan debu penggilingan bahan baku pupuk milik Eko.

Diwaktu berbeda awak media mencoba menggali informasi ke Hadi Santoso selaku Kades Desa Sepande dirumahnya siang, Sabtu (19/2/22), ia menyampaikan kalau kegiatan itu hanya penggilingan saja, sembari menghubungi Eko selaku pemilik bahan baku pupuk tersebut.

“Itu hanya penggilingan saja mas, dari tanah digiling dan dijual serbuk ke perusahaan pupuk.” Jelasnya Hadi Kades Sepande dirumahnya

Tidak menunggu lama Eko juga termasuk warga Desa Sepande datang kerumah Hadi, dengan adanya penggilingan ia menyampaikan kalau yang digiling itu hanya material saja, bahan baku saya ini bukan prodak jual dan prodak merk, tidak perlu ijin, saya juga dari diskopindo jadi paham kalau gitu,” kata Eko pemilik penggilingan bahan baku pupuk

Penggilingan saya ini masih awal mas, jadi bertahap untuk perbaikan saya juga ada pembangunan agar tidak keluar debu mas, nantinya kita kasih blower dan siklun agar nantinya tidak ada lagi debu yang keluar mas,” Jelasnya Eko

Eko juga menjelaskan terkait hasil dan penggajian tenaga dari warga setempat. “Saya ini memperkerjakan warga setempat ini juga belum ada profit, yaa karena saya ada pembeli rutin mas.” Kata Eko

Masih kata Eko. Ia menambahkan kalau dirinya juga memperkerjakan beberapa warga Desa Sepande agar mengurangi pengangguran dan saya gaji awal 3 juta kalau sudah lama bisa 3,6 juta belum lembur perjam saya gaji 25 ribu mas,” tambah Eko pemilik bahan baku pupuk

Eko juga menyampaikan terkait legalitas dan ijin penggilingan bahan baku pupuk di penggilingan padi milik H. Mustofa. “Saya ada CV, Usber Jaya dan tidak pakai ijin mas, CV saya sudah ada ijin perdagangan mas.” Tambah Eko.

Ditempat berbeda Ketua LSM Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Gemas) Eko Imam Setiono menyampaikan, kalau memang itu Pupuk seharusnya ada pengajuan permohonan pendaftaran pupuk.

“Wajib dilakukan untuk setiap ingin mengedarkan pupuk, baik yang diproduksi didalam negeri dan/atau pemasukan dari luar negeri”

Penggunaan pupuk oleh petani digunakan agar dapat menghasilkan produk pangan yang sehat dan berkualitas. Oleh karena itu, pupuk yang digunakan pun harus sesuai dengan standar yang berlaku agar terjamin mutu dan efektivitasnya.

Penuhi dahulu pemenuhan Komitmennya Demi terjaganya mutu dan efektivitas dari pupuk, maka perlu dilakukan pengawasan terhadap pupuk yang diedarkan. Pemerintah telah mewajibkan kepada perusahaan yang mengedarkan pupuk untuk melakukan pendaftaran terhadap pupuknya. Hal itu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 Tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan (UU No 22/2019). Menurut Pasal 71 ayat (2) UU No 22/2019,” kata Ketua LSM Gemas Eko Imam

Eko Imam menambahkan, pengajuan permohonan pendaftaran pupuk wajib dilakukan untuk setiap pupuk yang diedarkan, baik yang diproduksi didalam negeri dan/atau pemasukan dari luar negeri. Namun, terdapat pengecualian dari kewajiban melakukan pendaftaran pupuk bagi pupuk yang diproduksi oleh petani kecil. Dengan catatan pupuk yang diproduksi oleh petani kecil hanya dapat diedarkan secara terbatas dalam satu kabupaten/kota (Pasal 72 UU No 22/2019).

Permohonan pendaftaran pupuk dapat dilakukan oleh perusahaan. Pendaftaran pupuk dilakukan untuk pupuk anorganik, pupuk organik, hayati, dan pembenah tanah. Adapun persyaratan pendaftaran pupuk yang harus dipenuhi perusahaan sebagai berikut (Pasal 112 ayat (1) Permentan 05/2019):
1, Rincian konsep label;
2, Bukti pendaftaran merek/sertifikat merek dari instansi yang berwenang
3, Laporan hasil uji efektifitas;
4, Hasil uji mutu atau standar nasional Indonesia (SNI) bagi pupuk wajib standar nasional Indonesia (SNI)
6, Penunjukan pemilik formulasi di luar negeri bagi formula dari luar negeri.

Jika perusahaan tetap nekat mengedarkan pupuk yang tidak terdaftar, maka perusahaan dapat dijerat sanksi pidana. Sanksi pidana itu berupa pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp3 miliar,” pungkas Eko Ketua LSM Gemas. (Yuli)