Home Blog Page 1523

Sahabat Tino Bedah Rumah Warga Tidak Mampu

0

JEMBER – Sebuah komunitas bernama Sahabat Tino yang beranggotakan masyarakat dari berbagai elemen, belum lama ini menggelar aksi sosial dengan melakukan bedah rumah milik Supiya, seorang warga kurang mampu di Dusun Krajan B Desa Bangsalsari Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.

Aksi sosial ini merupakan bagian dari salah satu kegiatan sosial yang rutin digelar oleh Sahabat Tino.

Diketahui, komunitas Sahabat Tino merupakan perkumpulan yang diinisiasi oleh Tino Cahyono, seorang enterpreuner dari Kota Jember, yang juga sekaligus politisi dari partai Golkar.

Ditengah melakukan bedah rumah milik perempuan berusia 72 tahun itu, Tino mengatakan jika aksi sosial ini sudah menjadi agenda rutin.

“Kali ini membantu keluarga Supiya yang rumahnya tidak layak huni untuk kami bedah. Kegiatan ini merupakan hasil swadaya dari Sahabat Tino sendiri,” jelasnya.

Dikatakan Tino juga, aksi sosial seperti kali ini, akan terus digulirkan ke tempat-tempat lain. “Tentunya Sahabat Tino akan senantiasa terjun langsung untuk membantu warga masyarakat yang membutuhkan,” kata Tino.

Tino menambahkan, dia bersama sahabat-sahabatnya, kami akan terus mengupayakan penggalangan dana secara swadaya untuk membantu warga lain yang membutuhkan.

Sementara itu, Supiya mengungkapkan rasa terimakasihnya pada Tino Cahyono beserta sahabat-sahabatnya yang telah memperbaiki rumahnya agar lebih layak untuk dijadikan tempat tinggal.

Supiya juga menyatakan keharuannya sebab dia tidak menduga jika ada orang-orang yang akan membantu memperbaiki rumahnya.

“Matur nuwun (terima kasih -red) atas kepedulian pak Tino. Semoga apa yang dilakukan pak Tino mendapat rahmat dari Allah SWT,” pungkasnya. (sonz)

Koramil 0816/05 Tulangan Pasang Spanduk Pendaftaran Calon Bintara PK TNI AD- Reguler, Santri Lintas Agama Gelombang I & II TA 2022

0

SIDOARJO – Guna mensosialisasikan bagi masyarakat umum yang ingin menjadi seorang Prajurit Bintara PK TNI AD T.A 2022, Danramil 0816/05 Tulangan Kapten Inf Moh. Said melaksanakan pemasangan spanduk Pendaftaran Calon Bintara TNI AD, Reguler Santri dan Lintas Agama TA.2022 yang dipasang di Koramil 0816/05 Tulangan yang kebetulan letak daripada Koramil tersebut sangat strategis, dan ramai lalu lalang warga, Kamis (20/01/2022)

Danramil 05/Tulangan Kapten Inf Moh. Said menyampaikan, “Kita lakukan pemasangan spanduk di titik keramaian masyarakat agar warga mengetahui program yang dilakukan oleh TNI”, ucap Danramil.

“Tujuan pemasangan spanduk ini untuk menjadi fasilitas kepada warga khususnya pemuda yang telah lulus maupun yang akan lulus Sekolah SLTA dapat mengabdikan dirinya sebagai prajurit TNI AD”. Papar Danramil.

menurutnya, pada gelombang penerimaan kali ini wilayah Kodim 0816/Sidoarjo mendapatkan alokasi cukup banyak dan hal tersebut merupakan peluang bagi para pemuda yang ingin mengabdi kepada nusa dan bangsa melalui karier sebagai Prajurit Bintara PK TNI AD T.A 2022 Reguler, Santri dan Lintas Agama.

“Dihimbau kepada masyarakat yang telah melihat dan mengetahui pemberian informasi spaduk dapat di informasikan kepada keluarga atupun saudara yang berkeinginan mendaftarkan menjadi Prajurit Bintara PK TNI AD TA.2022, Gratis tanpa biaya”. Tambah Danramil.

“jangan lupa pendaftaran akan dimulai gelombang I pada tanggal 01 Januari s.d 22 Februari 2022 (daftar online) serta tanggal 21 februari s.d 04 maret 2022 (daftar ulang), gelombang II pada tanggal 1 Januari s.d 10 Juli 2022 (daftar online) serta tanggal 11 s.d 22 Juli 2022 (daftar ulang). ajak anak, saudara atau famili yang memenuhi syarat untuk mendaftar”. Pungkasnya. (Hum/Yl)

Tindak Lanjuti Rekomendasi Muker, PMI Lanjutkan Tata Kelola Keuangan Tersentral Yang Transparan

0

JEMBER – PMI Kabupaten Jember bergerak cepat (gercep) terhadap hasil musyawarah kerja (muker) yang digelar 28 Desember 2021 lalu. Pengurus PMI Kabupaten Jember menindaklanjuti tujuh rekomendasi muker. Salah satunya tetap melanjutkan tata kelola keuangan yang tersentral yang akuntabel dan transparan. Yaitu satu manajemen keuangan yang dikendalikan langsung oleh pengurus PMI Kabupaten Jember.

Pasalnya, dengan tata kelola keuangan yang tersentral dan transparan kinerja PMI, baik di markas maupun di Unit Donor Darah (UDD), Klinik Pratama jauh lebih optimal dari pada sebelumnya. Dengan tata keuangan yang akuntabel dan transparan, pengeluaran dana jauh lebih efektif dan efisien. Itu bisa dilihat dari hasil kerja pengurus, karyawan, relawan yang sangat produktif. Pelayanan kebutuhan darah di UDD PMI dan pelayanan kemanusian lain seperti membantu penanganan kebencanaan lebih massif.

Meski tata kelola keuangan tersentral bukan berarti unit-unit di PMI terkekang. Pengurus PMI memberikan kewenangan masing-masing unit untuk mengelola anggarannya masing-masing. Ada tiga unit di PMI Kabupaten Jember, yaitu Unit markas PMI, unit donor darah (UDD) PMI dan Unit Klinik Pratama PMI. Masing-masing unit diberi kewenangan mengelola sendiri anggaran sesuai kebutuhan masing-masing. Dengan kata lain, Markas PMI, UDD dan Klinik Pratama swakelola anggarannya masing-masing.

“Rekomendasi muker jelas, PMI Kabupaten Jember diminta tetap mempertahankan tata kelola keuangan yang telah dilaksanakan selama ini, karena tata kelola keuangan yang tersentral, menjunjung tinggi efisiensi dan efektivitas,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Bahkan, dengan tata kelola keuangan yang tersentral, produktivitas PMI Kabupaten Jember jauh lebih tinggi dan tidak mengalami distabilitas finansial. “Dalam arti kendali dan monitoring tata kelola keuangan pada semua unit pelaksana teknis di lingkungan PMI tetap dalam satu pintu pengawasan dan evaluasi guna membangun tata kelola keuangan dan organisasi yang sehat,” ujarnya. Hal itu sesuai dengan UU Nomor 1 tahun 2018 Bab V pasal 30 dan 31 tentang Pendanaan PMI serta Pedoman Organisasi Nomor 005/PO/PP.PMI/I/2011 tentang Tata Kelola Keuangan.

PMI Kabupaten Jember juga harus mempertahankan Independensinya sesuai dengan UU Nomor 1 tahun 2018 Bab II pasal 4 dan AD/ART Pasal 9, tentang Prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional : Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kesukarelaan, Kemandirian, Kesatuan dan Kesemestaan.

Selain itu, optimalisasi kontrol birokrasi PMI juga berhasil. Pengurus PMI Kabupaten Jember harus kuat dan tidak boleh diintervensi oleh kekuatan politik. Hal ini untuk mengefektifkan kontrol birokrasi. “Jajaran hirarki PMI agar steril dari intervensi politik kepentingan yang berseberangan dengan visi organisasi PMI,” ujarnya.

Muker PMI juga merekomendasikan adanya relawan, bisa berupa KSR hingga tingkat kecamatan. PMI Kabupaten Jember hendaknya membentuk Korps Sukarela PMI Kecamatan untuk menyiapkan tenaga kepalangmerahan yang berada dalam keadaan siaga. “Dengan rasa senang dan tulus ikhlas setiap saat menyediakan diri untuk memberi bantuan dan pertolongan sesuai dengan kemampuannya bagi sesama umat yang memerlukan,” ujarnya.

Bahkan PMI Kabupaten Jember juga siap menghidupkan kembali mimpi untuk mendirikan rumah sakit PMI seperti di Bogor dan Surakarta. “Muker PMI juga mendorong PMI Kabupaten Jember untuk mendirikan Rumah Sakit PMI dengan menjalin dan kerjasaman dengan Pihak ke 3. Itu juga kami usahakan diwujudkan,” terangnya.

Untuk itu, PMI bakal menambah komposisi personalia struktur bidang hukum dan audit. Penambahan komposisi personalia di bidang legal dan audit sebagai wujud membangun kepastian dan kontrol di bidang keuangan, termasuk penuntasan berbagai kasus baik di lingkungan PMI maupun antara PMI dengan pihak eksternal.

PMI juga memperluas kerjasama kemitraan dalam upaya membangun nilai tambah sumber daya manusia profesional dan pengembangan potensi unit usaha pelayanan berbasis kemanusiaan. Termasuk Pelayanan kemanusiaan hingga ke Tingkat Desa. Program PMI Kabupaten Jember diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat desa sebagai wujud komitmen dan konsistensi PMI untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan baik kini dan mendatang, termasuk pengadaan kotak P3K beserta isinya.

Terakhir, rekomendasi restrukturisasi pengurus PMI Kecamatan. Ini sebagai salah satu indikator penguatan kapasitas PMI Kabupaten Jember, sehingga seluruh masyarakat Kabupaten Jember dapat merasakan layanan PMI Kabupaten Jember.

Dua Jenazah PMI Tenggelam di Selat Morong Dipulangkan ke Jember

0

SIDOARJO – Dua jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jember, Jawa Timur, korban kapal cepat yang terbalik di Perairan Laut Selat Morong, Pulau Rupat, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, pada Jumat (14/1/2022) dipulangkan ke rumah masing-masing.

Mereka adalah Saiful Arif, 30 tahun, asal Sukomakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Serta Siti Rofiqoh, 31 tahun, asal Curah Kalong, Kecamatan Bangsal Sari, Kabupaten Jember.

Jenazah keduanya diterbangkan dari Pekanbaru transit Jakarta lalu menuju Bandara Internasional Juanda. Kedatangannya jenazah pada Rabu (19/1/2022) malam, diterima Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dan Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Surabaya Happy Mei Ardeni, di Terminal Kargo T1 Angkasa Pura, Juanda.

Setelah pengecekan data, selanjutnya kedua jenazah dibawa menuju tempat asal masing-masing di Jember dengan pengawalan polisi, dan petugas BP2MI Surabaya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan turut prihatin dan berduka cita atas musibah yang dialami korban kapal cepat yang terbalik di Perairan Laut Selat Morong, Pulau Rupat. Sementara prosesi penerimaan jenazah hingga mengantar ke rumah duka, menurutnya merupakan wujud kehadiran Negara kepada para Pekerja Migran Indonesia.

Korban Saiful Arif dan Siti Rofiqoh, seperti diberitakan sebelumnya. Termasuk dalam data penumpang sebuah kapal cepat dengan 19 penumpang dan 2 kru yang dilaporkan terbalik dan tenggelam, pada 14 Januari 2022 akibat cuaca buruk di wilayah Perairan Laut Selat Morong, Pulau Rupat, Bengkalis, Riau sebelum sampai tujuan di Malaysia. (Hum,Pol/Yl)

Warga Jingah Lapor ke DPRD.Tercemarnya Air Sungai Akibat Tambang Galian C

0

BARITO UTARA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara,(Kalteng).Mengelar Rapat Dengar Pendapat(RDP),Mengagendakan mengenai pencemaran akibat aktivitas tambang galian C di Kelurahan Jingah,dengan pemilik ijin lahan atas nama Hj.Rubinah.Rapat telah dilangsungkan dalam ruang sidang DPRD Barito Utara,Rabu(19/1/2022).

Dalam Rapat Dengar Pendapaat (RDP),kalangan anggota DPRD mengundang pihak terkait seperti,Asisten I sekda,Dinas Lingkungan Hidup,Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Lurah Jingah.

Hearing RDP tersebut dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barito Utara,Parmana Setiawan,ST.Dihadiri anggota Dewan dari masing-masing Komisi.

Hasrat,anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN)mempertanyakan izin IUP tambang milik Hj. Rubinah. Tidak itu saja ia juga menuding pemilik, menambang diluar IUP yang dimiliki.

“Jadi tidak hanya ijin dipertanyakan,aktivitas tambang diluar IUP juga dipertanyakan karena itu sudah melanggar aturan,sungai-sungai di sekitar mengalami pencemaran.Pemerintah harus menindak tegas terkait kesalahan yang dilanggar,”kata Hasrat.

Anggota dewan lainnya Henny Rosgiaty mengingatkan pemerintah, bahwa di areal tambang pernah dua kali terjadi kecelakaan mengakibatkan orang meninggal dunia. Malah kata dia,prosesnya sampai sekarang tidak terdengar lagi.

Sedang anggota Dewan lainnya,Haji Abri dan Netty Herawaty sama-sama mengakui jika permasalahan galian C di Kelurahan Jingah banyak dikeluhkan warga.

“Malah ada laporan dari warga ada rumah yang retak akibat aktivitas tambang.Kita juga pertanyakan sampai ijinnya bisa kelaur apakah ada rekomendasi dari Kabupaten,”kata Haji Abri dalam RDP yang berlangsung di ruang sidang DPRD.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup,Edi Nugroho mengatakan terkait laporan warga,pihaknya sudah turun ke lapangan mengambil uji sampel air sungai yang dipermasalahkan.

Sementara itu Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Normawati menjelaskan, perizinan tambang galian C milik Hj Rubiah ada dan berakhir di tahun 2024.

Yang mengeluarkan ijin tambang adalah Dinas Penenaman Modal Provinsi Kalteng dengan nomor surat 570/99/DESDM-IUPOP/XI/DPMPTSP-2019 tertanggal 12 September 2019.

“Ibu Rubinah ini memiliki ijin tambang galian C di dua wilayah,di Kecamatan Teweh Tengah dan di Kelurahan Jingah. Ijin berakhir di tahun 2024,” ungkap Normawati.

Dalam kesimpulan RDP, pihak dewan merekomendasi dua point. Pertama dinas terkait mengevaluasi perizinan dan meminta pihak berwenang melakukan tindakan sesuai perundangan yang berlaku. Sayangnya RDP ini tidak mengundang pihak pemilik tambang Ibu Hj.Rubinah. Namun Media ini,sempat melakukan konfirmasi dengan pemilik tambang.

Legal tambang galian C Ibu Hj.Rubinah,H.Menang Jaya mengatakan,pihaknya terlalu berani menambang jika tidak memiliki ijin.Agar diketahui semua,dalam pengurusan ijin tidak lah mudah.Butuh biaya besar dan juga tenaga,belum lagi syarat harus mendapatkan ijin begitu panjang dan sulit.

“Kami dalam mendapatkan ijin tambang galian C banyak tahapannya,malah kalau saya dirinci ada 26 tahapan,dari rekomendasi kelurahan,kecamatan sampai yang terakhir sebelum kami membawa perijinan tersebut ke provinsi,kami mengantongi rekomendasi dari Bupati Barito Utara dengan nomor surat 361/TAMBEN-C/III/2016 TERTANGGAL 17 MARET 2016,terkait permohonan rekomendasi pencadangan wilayah IUP non Logam dan Batuan,” sebut Menang.

Selanjutnya,menjawab pertanyaan aktivitas tambang diluar area IUP, Menang menjelaskan, pihaknya bukan menambang,melainkan membuat kolam dan danau permintaan warga sekitar.

Ini surat permintaan warga memohon kami membuat danau dan kolam,untuk keperluan kemudahan warga mendapatkan air.Jadi jangan asal lapor, konfirmasi dulu ke kami agar tahu permasalahan,” jelasnya dan langsung menunjukkan surat permohonan yang ditandatangani 43 warga kepada beberapa awak media.

Terkait dikatakan ada kecelakaan orang meninggal di area tambang,dikatakan Menang, itu memang benar berapa waktu lalu ada anak meninggal,akan tetapi wilayah dan TKP nya bukan di areal tambang yang dipermasalahkan ini.

“Itu kecelakaannya di jalan milik Pemerintah Daerah. Benar tanah itu milik kami dahulunya,tetapi sudah kami hibahkan kepada Pemerintah Daerah sepanjang 800 meter. Begitu juga kalau ada tudingan,ada rumah warga yang retak akibat aktifitas tambang.lucu kedengarnya,Sebab lokasi tambang kami ke rumah-rumah warga jaraknya 300 an meter.Kami sebagai berusaha di daerah ini juga sudah menyalurkan CSR, baik urusan keagamaan dan juga terhadap warga sekitar,”imbuhnya.

Lalu bagaimana dengan tudingan bahwa sungai tercemar dampak aktifitas tambang,,? Menang menegaskan,kalau tercemar sudah dari dahulu.Kenapa,,? karena semua air comberan dan kotoran dari rumah warga mengalir ke sungai itu.

“Saya sih aneh juga, mereka pelapor sewaktu ada tim dari Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengecekan lapangan,kog mereka pelapor justru tidak hadir dalam rapat ini.Kenapa dan ada apa. Saya jadi bertanya siapa di belakang mereka,”tutup Menang.

Ketum KJJT, Anggap Kepala Dinas Pendidikan Pasuruan Jadi Pejabat Tidak Ikut Seleksi Pejabat

0

Surabaya – Pernyataan yang dianggap sebagai ujaran kebencian dan nada permusuhan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah memantik reaksi keras sejumlah rekan jurnalis. Komunitas Jurnalis Jawa Timur salah satu organisasi wartawan yang mendesak agar Hasbullah dicopot dari jabatannya.

Menurut S. Ade Maulana, Ketua Umum Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT), rekaman video pada 17 Januari 2022 ungkapan Hasbullah di depan pejabat Dinas Pendidikan lainnya dianggap tidak mendidik. Ade menganggap itu akibat pejabat yang tidak melewati seleksi pejabat.

“Seperti omongan preman di jalanan. Pernyataan Hasbullah bikin gaduh di dunia jurnalistik, yang lantang ancam bikin mati wartawan, KJJT siap pasang badan”. Ujar terang pria yang disapa Ade.

Sebelumnya, ujaran kebencian seorang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah yang mengancam mati wartawan, beredar di kalangan jurnalis. Terdengar kata ancaman mati yang ditujukan kepada wartawan dan LSM.

Salah satu tim advokasi PWI Jawa Timur Arie Yoenianto memberi nilai sangat buruk terhadap sikap Hasbullah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.

“Itu sangat buruk, mencerminkan dirinya seorang pejabat yang buruk”. Tukas Sama Oen, sapaan akrabnya, Rabu (19/1/2022).

Menurutnya, tulisan atau bentuk produk jurnalistik selama mematuhi etik atau tak memiliki niatan jahat, dipastikan merupakan bagian dari upaya untuk kebaikan.

“Bibit-bibit antikritik seperti ini harus dilawan. Tidak semua kritik yang disampaikan pers itu selalu buruk, karena ada juga kritik yang membangun untuk kemajuan dan kebaikan dunia pendidikan di Pasuruan”. Kata Sama Oen.

Apalagi dalam ujarannya, Hasbullah telah menyebut profesi wartawan maupun LSM yang mengganggu pendidikan, akan mati.

“Kalau sudah mengancam, berarti dia mengedepankan tangan besi, atau mengajak permusuhan dengan lembaga profesi lain”. Pungkas Sam Oen. (KJJT/Yl)

Pasca Video Ancam Matikan Wartawan dan LSM, Kadispendik Pasuruan Minta Maaf

0

PASURUAN – Setelah video yang memuat pernyataannya menjadi viral, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah akhirnya membuat video klarifikasi serta permohonan maaf pada wartawan, LSM serta lembaga lain yang dianggapnya tersinggung.

Dalam video yang diterima Gempur News pada Rabu (19/01/2022), Hasbullah juga mengaku telah ditegur secara keras oleh Bupati Pasuruan.

Dalam video klarifikasinya tersebut, Hasbullah mengatakan jika pernyataannya dalam video itu, bertujuan untuk memotivasi kepala sekolah dan guru agar bekerja lebih baik dan semangat.

Sebelumnya, dalam video berdurasi 30 detik, Hasbullah menyampaikan pidato menggunakan bahasa Jawa bercampur Indonesia yang berisi ancaman akan mematikan terhadap wartawan dan LSM yang dianggap mengganggu kinerja jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.

Bahkan, akibat pernyataan tersebut, beredar kabar jika pada Kamis (20/01/2022) sejumlah wartawan dan ormas akan melakukan orasi untuk mengklarifikasi pernyataan Hasbullah. (qomar)

Kapolresta Sidoarjo Ikuti Zoom Meeting Vaksinasi Merdeka di Yayasan Ibad Al Rahman

0

SIDOARJO – Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (19/1/2022) pagi bertempat di Yayasan Ibad Al Rahman, Sidoarjo, mengikuti kegiatan zoom meeting vaksinasi merdeka serentak yang dihadiri Kapolri dan Menteri Kesehatan di Kalimantan Barat.

Usai mengikuti rangkaian zoom meeting vaksinasi merdeka serentak, Kapolresta Sidoarjo meninjau pelaksanaan vaksinasi santri dan masyarakat sekitar di Yayasan Ibad Al Rahman.

Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan upaya masif vaksinasi di segala kalangan usia terus digencarkan, di tengah serbuan varian baru Covid-19, Omicron. Khususnya vaksinasi menyasar anak usia 6 sampai 11 tahun dan para orang lanjut usia (lansia).

“Sampai saat ini situasi pandemi di wilayah Kabupaten Sidoarjo masih kondusif. Akan tetapi kita jangan terlena, kami menghimbau kepada masyarakat agar terus patuhi protokol kesehatan, tidak perlu bepergian luar kota atau luar negeri bila tidak ada kepentingan mendesak, dan upaya vaksinasi terus digencarkan,” jelasnya.

Sementara Ketua Yayasan Ibad Al Rahman Sidoarjo Mohammad Yudo mengucapkan terima kasih atas kerjasama vaksinasi Covid-19 di tempat sekolahnya. Ia berharap setelah disuntik vaksin, para santri dan pengajar dapat terhindar dari bahaya Covid-19 maupun varian barunya.

“Meskipun sudah disuntik vaksin kedua, kami tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat di lingkup sekolah, semoga semuanya sehat dan terhindar dari Covid-19,” ucapnya. (Hum,Pol/Yl)

Bupati Muhdlor Targetkan Pembebasan Lahan Untuk Flyover Aloha Tuntas 2022

0

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali terus mendorong percepatan pembangunan flyover Aloha salah satunya dengan menuntaskan pembebasan lahan yang akan dipakai sebagai lintasan flyover tersebut. Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Muhdlor, mengatakan pembebasan lahan untuk Flyover seluas 1,5 hektar ditargetkan bisa diselesaikan tahun 2022 ini.

“Kami berharap proses pembebasan lahan ini bisa diselesaikan tahun ini sehingga tahun depan bisa kita mulai proses konstruksinya,” ujar Gus Muhdlor usai melakukan peninjauan lokasi calon Flyover di sekitar Bundaran Aloha Rabu, (19/1/2022).

Ia menambahkan, lahan 1,5 hektar yang akan dibebaskan tersebut adalah milik TNI Angkatan Laut. Gus Muhdlor pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI AL khususnya Danlantamal V Surabaya yang telah mendukung percepatan pembangunan fly over Aloha.

“Kebetulan karena lahan untuk Flyover di Aloha ini sebagian besar milik TNI AL kami sampaikan terimakasih kepala TNI AL Danlatamal V yang diwakili oleh Asisten Logistik Kolonel Laut Utomo Budi yang mendukung penuh langkah Pemkab Sidoarjo dalam mengurai kemacetan di Aloha ini,” terangnya.

Sementara itu, Asisten Logistik (Aslog) Danlantamal V Kolonel Laut Utomo Budi mengatakan pihaknya mendukung penuh proyek pembangunan Flyover Aloha.

“Kami dari TNI AL mendukung pembangunan proyek ini dan hari ini akan kita pastikan lahan mana saja yang masuk dalam proyek fly over,” kata Utomo Budi.

Pembangunan Flyover Aloha di Kecamatan Gedangan dibutuhkan untuk mengurai beberapa titik kemacetan menjelang perbatasan Sidoarjo-Surabaya. Salah satunya adalah jalan keluar masuk Desa Sawotratap dan Desa Bangah Gedangan.

Flyover Aloha nantinya akan dibangun dengan model 2 jembatan yakni Jembatan 1 Sidoarjo menuju Juanda sepanjang 300 meter dan jembatan 2 yang menghubungkan Juanda ke Sidoarjo atau arah Surabaya sepanjang 250 meter.

Rencana pembangunan Flyover Aloha ini juga sejalan dengan Peraturan Presiden no.80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gerbangkertosusila, Kawasan Bromo Tengger Semeru serta Wilis dan Lintas Selatan sehingga akan terus didorong realisasinya oleh Pemkab Sidoarjo. (Kominfo/Yl).

Kadispendik Kabupaten Pasuruan Ancam Mematikan Wartawan dan LSM

0

PASURUAN – Baru beberapa hari dilantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah membuat pernyataan kontroversi.

Pernyataan Hasbullah itu diketahui dalam sebuah video berdurasi 30 detik yang kini tengah viral.

Dalam video tersebut menggambarkan Hasbullah yang memegang mikrofon, berada di tengah-tengah kerumunan, dan diperkirakan merupakan pegawai hingga kepala sekolah di depan pintu masuk sebuah kantor.

Masih dalam video itu, Hasbullah menyampaikan pidato dengan bahasa Jawa bercampur Indonesia yang berisi peringatan, bahkan cenderung ancaman mematikan terhadap wartawan dan LSM.

Beberapa saat, terdengar juga sorakan dari pegawai yang mengelilingi Kadispendik Kabupaten Pasuruan yang baru dilantik 17 Januari 2022 itu.

Dalam pidatonya, dengan berapi-api, Hasbullah mengatakan, “Katek ganggu kepemimpinanku, ganggu sekolahan ati-ati. Mati awakmu ngkok yo! kepala sekolah semuanya ga usah takut sama LSM, sama siapa, ini perwakilan e iki ya. Iki nyoting, grup golongan wartawan-LSM sebarin ya. Ojo sampek ganggu. Mati!” (Jika mengganggu kepemimpinan saya, mengganggu pihak sekolah, hati-hati. Mati kalian nanti ya! kepala sekolah tidak perlu takut sama LSM, (atau) sama siapa, perwakilan ini ya, yang melakukan shooting, grup atau golongannya wartawan-LSM sebar ya. Jangan sampai menggangu. Mati-red)

Hingga berita ini ditulis, belum didapatkan penjelasan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah sebagai bentuk klarifikasi atas dugaan ancaman mati yang disampaikan untuk wartawan dan LSM itu.

Akibat pernyataan tersebut, dikabarkan, pada Kamis (20/01/2022) sejumlah wartawan dan ormas akan melakukan orasi untuk mengklarifikasi pernyataan Hasbullah.

Bahkan, salah seorang anggota LSM yang enggan namanya disebut menyatakan akan menuntut Hasbullah terkait pengancaman yang dilakukan. (qomar/tim)