Home Blog Page 1530

Kunjungan Kapolres,di Terima Hangat Bupati Barut Beserta Jajarannya

0

BARITO UTARA-Dibulan Januari tahun 2022.Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah didampingi Wakilnya, Sugianto Panala Putra,SH dan Sekretaris Daerah,Drs. Muhlis menerima kunjungan Kapolres Barito Utara,AKBP.Gede Pasek Muliadnyana,SIK bersama Wakapolres,Kasat Reskrim, Kasat Lantas dan Kasat Narkoba di Ruang Kerja Bupati,Rabu(12/1/2022). 

Kunjungan Kapolres Barito Utara yang belum lama setelah dilantik,menjabat sebagai Kapolres disambut hangat oleh orang nomor satu yaitu Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah berasama unsur Muspida lainnya.

Kapolres Barut,AKBP.Gede Pasek Muliadnyana,SIK mengatakan bahwa, kunjungannya kali ini sebagai ajang perkenalan dengan Bupati beserta jajarannya.”Juga untuk memenuhi janji saya,untuk bersilaturahmi agar sinergitas yang telah terjalin semakin baik lagi.  

“Dengan silahturahmi dan koordinasi yang baik antara Polri dan Pemda, kita pasti akan bisa terus bersinergi dalam melaksanakan tugas di Kabupaten Barito Utara” harap AKBP.Gede Pasek.

Kami dari pihak Polres Barito Utara,dengan Optimis memohon dukungan Bupati, khususnya dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Barito Utara,untuk bersama-sama sukseskan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat,agar Barito Utara bisa tetap menjadi kawasan zona hijau,”tutup AKBP.Gede. 

Dalam sambutannya Bupati Barito Utara, mengatakan bahwa kami atas nama Pemerintah Daerah,menyambut baik kunjungan Kapolres Barut beserta jajarannya, semoga sinergitas yang terjalin menjadi lebih baik lagi. 

Selama ini hubungan Pemerintah Daerah dengan Polres sudah terjalin dengan baik.”Khususnya mensukseskan program vaksinasi dalam penanganan Covid-19, Pemerintah Daerah dan Polres terus melakukan gebrakan,”jelas H. Nadalsyah.

Dengan penuh semagat silaturahmi dan sinergitas yang baik dapat dijaga dengan baik.”Sehingga dapat tewujud Kabupaten Barito Utara semakin maju, mandiri dan sejahtera,”harap H. Nadalsyah.  (SS).

Team Bea Cukai Malang Berhasil Gagalkan Pengiriman Miras Bodong

0

MALANG – Bea Cukai Malang berhasil menggagalkan pengiriman puluhan botol miras ilegal melalui ekspedisi, pada Selasa (11/1) kemarin.

Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Gunawan Tri Wibowo dalam rilisnya menyampaikan, keberhasilan ini menyusul hal serupa atas pengiriman rokok secara ilegal melalui ekspedisi beberapa waktu lalu.

“Kemarin kami (Bea Cukai Malang) berhasil mengamankan botol miras ilegal, yang juga akan dikirim lewat jalur ekspedisi,” ujarnya, dalam rilisnya, Rabu (12/1).

Gunawan menjelaskan, keberhasilan tersebut berkat sinergitas tim cyber patrol, tim intelijen, dan tim penindakan.
Mereka mendapatkan informasi jika terdapat pengiriman barang kena cukai (BKC) berupa minuman etil alkohol (MMEA) tanpa ikatan pita cukai.

“Tim cyber patrol Bea Cukai Malang menemukan informasi adanya pengiriman MMEA secara ilegal melalui jasa ekspedisi dari wilayah Bali menuju Kabupaten Malang dengan nomor resi pengiriman J66699466, itu yang pertama, untuk yang kedua, tim mendapatkan informasi serupa dari Bea Cukai Probolinggo dengan nomor resi 051370000189,” jelasnya.

Berbekal informasi tersebut, lanjut Gunawan, tim segera melakukan pemeriksaan atas jasa ekspedisi Express Gudang Inbound yang berada di Jalan Tenaga Baru, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

“Ketika melakukan pemeriksaan, berhasil melakukan pengiriman BKC MMEA tanpa dilekati pita cukai berupa Arak Bali isi 600 ml dengan +30% tanpa dilekati pita cukai sebanyak 46 botol merek Jap Suksma dan 24 botol BKC MMEA tanpa merek,” terangnya.

Menurut Gunawan, dari hasil operasi tersebut, kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp3.360.000 dan hingga saat ini, kasus-kasus tersebut masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut.

“Minuman dengan kadar alkohol lebih dari 5 persen wajib dilekati pita cukai. Jika melebihi 5 persen dan tidak dilekati pita cukai maka barang itu ilegal,” tegasnya.

Untuk itu, Gunawan mengimbau agar pengusaha jasa titipan untuk lebih selektif dan tidak mengangkut Barang Kena Cukai secara ilegal.

“Jika melanggar tentunya kami akan bertindak sesuai perundangan yang berlaku” Urainya. (Hum bea cukai/dhw – robhin)

Kapolres Tinjau Gelaran Vaksinasi Merdeka yang Dipantau Langsung Kapolri

0

LUMAJANG – Upaya percepatan capaian vaksinasi terus bergulir di wilayah hukum Polres Lumajang. Beberapa Desa, sebelumnya dijadikan sasaran pelaksanaan vaksinasi.

Kali ini, vaksinasi itu kembali digencarkan oleh pihak Polres di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Selasa, 11 Januari 2022 siang.

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno menjelaskan dalam pelaksanaan vaksinasi itu, terdapat beberapa vaksinator yang sudah disiagakan di Balai Desa Wonorejo.

Kapolres menyebut, adanya vaksinasi itu merupakan salah satu kegiatan pelaksanaan vaksinasi massal serentak di seluruh Indonesia dengan target 1 juta penerima vaksin Covid-19.

“Setiap hari kita gelar vaksinasi untuk warga Lumajang, kebetulan hari ini juga dipantau langsung secara virtual oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” Jelas Kapolres.

Kapolres mengungkapkan capaian akselerasi vaksinasi di Kabupaten Lumajang terus diupayakan untuk memenuhi target 70 persen, AKBP Eka Yekti berharap, ini mendapat dukungan penuh dari semua pihak termasuk masyarakat dan terutama dari perangkat desa, mulai dari Kades hingga RT/RW.

“Saya minta kepada para Kepala Desa dan perangkatnya hingga RT/RW, jangan berhenti berjuang mengupayakan percepatan vaksinasi, terus edukasi warganya, ajak dan beri pemahaman bahwa vaksinasi ini penting,” pintanya.

Meski berada di bawah target capaian vaksinasi, AKBP Eka Yekti menegaskan jika pihaknya bakal meningkatkan cakupan vaksinasi dalam mewujudkan herd immunity di wilayah hukumnya tersebut.

“Akan terus kita tingkatkan. Kita juga merangkul semua pihak untuk ikut serta mensukseskan adanya program vaksinasi nasional ini,” kata Kapolres.

Masih menurut Kapolres, jika Lumajang telah mencapai 70 persen, capaian vaksinasi akan menyasar kepada anak-anak dibawah usia 12 tahun, sehingga mewujudkan herd immunity lebih mudah.

“Kemudian setelah mencapai 70 persen, bisa segera mengejar target untuk anak-anak khususnya umur 6 sampai dengan 11 tahun, untuk bisa mencapai 100 persen,” imbuhnya.

Menurut Kapolres, percepatan vaksinasi terhadap anak-anak menjadi penting. Mengingat, saat ini telah dimulainya kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah. Dengan disegerakannya proses vaksinasi, hal itu akan meminimalisir risiko-risiko penyebaran virus corona.

“Ini menjadi penting karena PTM sudah mulai dibuka. Sehingga mau tidak mau ada potensi terjadinya kontak erat, potensi terjadinya carrier dan munculkan klaster baru apabila kita tidak antisipasi. Oleh karena itu jalan satu-satunya bagaimana lakukan akselerasi vaksinasi,” ucap AKBP Eka Yekti.

Pada kesempatan itu, Kapolres memberikan apresiasi kepada seluruh warga Desa wonorejo, dengan antusiasme tinggi untuk datang dan memperoleh vaksinasi covid-19.

Tadi kita lihat ada ratusan pemohon vaksin yang mengajukan diri untuk mengikuti vaksinasi di Balai Desa Wonorejo ini, Terimakasih, semoga bisa menjadi contoh warga yang lain,” ujar Kapolres.

Selain vaksinasi, kegiatan itu juga diwarnai dengan adanya sosialiasi soal protokol kesehatan. Kapolres menegaskan, meski sudah divaksin bukan berarti masyarakat bisa terhindar dari adanya serangan Covid-19.

“Senjata utama kita, tetap berpedoman pada protokol kesehatan. Termasuk menjaga jarak, dan memakai masker,” jelas AKBP Eka Yekti. (oborlmj)

Wabup Terima Donasi Dari Pramuka Kwarcab Kota Kediri

0

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menerima donasi untuk korban Erupsi Gunung Semeru dari Kwarcab Kota Kediri, bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Lumajang, Selasa (11/1/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Lumajang menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang dan masyarakat Lumajang mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas rasa empati yang telah diberikan dari Kwarcab Kota Kediri.

Ditambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten Lumajang fokus untuk relokasi warga yang terdampak Erupsi Gunung Semeru. Untuk itu, donasi yang telah diberikan tersebut nantinya akan dikumpulkan di Baznas Kabupaten Lumajang dan akan dimanfaatkan untuk membangun hunian sementara bagi warga yang terdampak.

“Saya mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas bantuan yang telah diberikan untuk warga yang terdampak erupsi. Semoga bantuan ini bisa membantu masyarakat Lumajang yang terdampak erupsi,” ujar Wabup.

Waka Humas Abdimas Kwarcab Kota Kediri, Agus Sudarmaji menjelaskan, bantuan kemanusiaan tersebut diberikan ke Pemerintah Kabupaten Lumajang sebagai wujud kepedulian Kwarcab Kota Kediri kepada warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru yang ada di Lumajang.

“Kita berharap bantuan ini bisa meringankan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah erupsi Gunung Semeru,” pungkasnya. (Kominfo-Lmj/ad)

Pasca Banjir Bandang, Warga Giripurno Kota Batu Gotong Royong Benahi Lahan

0

KOTA BATU – Warga Desa Giripurno yang sawahnya porak-poranda akibat banjir bandang, melakukan aksi solidaritas pemulihan lahan.

Upaya yang dipusatkan di Jurang Susuh, Dusun Sawahan, Desa Giripurno ini didukung sebuah komunitas edukasi pertanian di Kota Batu, Tajuk Tani. Komunitas ini pula yang menginisiasi restorasi lahan milik petani terdampak.

Seperti diketahui, banjir bandang yang menerjang wilayah Kota Batu pada 4 November 2021 lalu menimbulkan kerugikan tidak sedikit bagi masyarakat.

Sejumlah rumah milik warga Desa Bulukerto rusak berat. Kerugian lainnya juga dirasakan petani Desa Giripurno yang lahan pertaniannya morat-marit.

Ketua Pelaksana Gerakan Sosial Tajuk Tani, Andik Kurniawan mengatakan, aksi itu tak berhenti sekadar membenahi lahan rusak, namun ada keberlanjutan berupa pendampingan selama satu bulan mendatang.
Harapannya tentu saja lahan pertanian bisa kembali produktif menghasilkan produk pertanian.

Selain itu Tajuk Tani juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako, sarana produksi pertanian seperti pupuk dan obat pertanian hingga uang tunai.

“Agar semangat mereka bangkit lagi dan kembali menggarap lahannya sebagai sandaran hidup,” harap Andik.

Apresiasi positif datang dari Dinas Pertanian Kota Batu. Sekretaris Dinas Pertanian, Heru Yulianto, berharap kesadaran warga ini bisa terus berjalan konsisten dan tidak hanya seremonial.

Lebih lanjut, pihaknya akan turut mendukung pemulihan lahan dengan pemberian bantuan bibit hingga pakan ternak, tak terkecuali bagi petani terdampak.

“Anggaran untuk ini juga sudah disiapkan di APBD Tahun 2022. Kami dukung penuh kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” terang Heru tanpa menyebut besarnya nominal bantuan.

Kurang lebih sebanyak 150 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Desa Giripurno terlibat dalam gerakan sosial. Mereka bersama menggarap lahan, membangun tanggul dan membuat saluran irigasi.

Salah satu lahan yang dipulihkan milik Sunaryo warga Dusen Durek. Lahannya yang berada di Jurang Susuh seluas 1.100 meter persegi rusak diterjang derasnya arus banjir.

Tanaman selada air yang ditanamnya pun gagal panen. Dirinya pun mencari sumber pendapatan lain untuk menyambung hidup selama dua bulan. Selama menunggu proses pemulihan, pria 53 tahun ini mencurahkan tenaganya untuk merawat domba miliknya.

“Sehari-hari ya hanya bisa cari pakan buat ternak saya. Sudah gak bisa bertani lagi,” kata dia.

Sunaryo merasa bersyukur mendapat perhatian dari rekan sesama petani sehingga kini semangat dalam dirinya kembali muncul.
“Saya ucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang mendorong semangat para petani. Ini sesuatu yang menggembirakan dan memberikan semangat bagi saya,” Urainya.(dhw/robhin)

Warga RT 01 RW 15 BMP Tidak Terdampak Banjir Bandang, Gotong Royong Bersihkan Jalan Yanng Berlumpur

0

JEMBER– Hujan deras yang mengguyur wilayah kota Jember pada Minggu (09/01/2022) sore menyebabkan banjir di beberapa lokasi.
Lokasi terdampak yang parah berada di perumahan Bumi Mangli Kecamatan Kaliwates.
Akibat bencana banjir bandang tersebut, ratusan rumah terendam banjir.

Dampak pasca Banjir bandang di BMP membuat jalan berlumpur, sehingga akses jalan mancet , serta sangat membahayakan para pengguna jalan. Maka dengan sigap warga yang tidak terdampak Banjir bandang, khususnya RT 01 RW 15 BMP, Gotong royong kerja bakti membantu membersihkan jalan jalan yang masih berlumpur, dan masih banyaknya endapan material sisa sisa aspal yang mengelupas, serta batu kerikil yang di lalui air deras kemarin.

Yanto panggilan akrab ketua RT 01 RW 15 menggerakkan warganya untuk aksi kemanusiaan, selasa 11/1/2022 selain bersih bersih, juga mendirikan tenda tenda diposko dapur umum, sebagai tambahan agar pelayanan konsumsi semakin lancar dan terpenuhi.

Dua hari pasca Banjir, hingga Gubernur Jawa Timur khofifah indah Parawansa didampingi Bupati Jember H Hendy, turun ke lokasi banjir bandang di BMP ,senin 10/01/2022. terpantau media, pihak pemerintah, baik dari TNI, POLRI, BPBD, DINAS SOSIAL, PMI,DAMKAR serta dari kesehatan, juga Relawan hingga saat ini terus berlanjut membantu untuk berupaya menormalkan kembali akses akses jalan yang rusak akibat banjir bandang di BMP.(son)

Zoom Meeting Vaksinasi Merdeka Anak dengan Kapolri di SDN Kebon Waris 1 Pandaan

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. bersama Kapolsek Pandaan, PJU Polres Pasuruan, Danramil Pandaan, dan Camat Pandaan mengikuti kegiatan Zoom Meeting dengan Kapolri dari Lampung terkait Vaksinasi Merdeka Anak usia 6-11 tahun di SDN Kebun Waris 1 Pandaan, Kab. Pasuruan.

Untuk vaksin yang diberikan yaitu dosis 1 dan 2 Sinovac dengan jumlah 462 untuk anak usia 6-11 tahun untuk siswa-siswi di SDN Kebun Waris 1 Pandaan, Kab.Pasuruan.

Vaksinasi Merdeka Anak ini merupakan program percepatan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak usia 6-11 tahun yang dilaunching oleh Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, M.Si. di SDN 01 Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat, dan digelar secara serentak di 30 provinsi se-Indonesia.

“Sesuai dengan syarat dari Kemenkes, Kabupaten Pasuruan mulai bulan ini sudah dapat menggelar Vaksinasi untuk anak, hal Itu karena kriterianya untuk vaksinasi anak sudah terpenuhi, yaitu minimal capaian 70 persen vaksinasi dosis pertama dan minimal 60 persen vaksinasi lansia. Untuk Pasuruan, baru Wilayah Bangil,Purwosari, Beji, dan Pandaan yang sudah mulai melaksanakan vaksinasi anak sehingga harus kita maksimalkan, ujar Kapolres.

“Oleh karena itu, kami bersama pihak terkait lainnya akan memaksimalkan Vaksinasi Merdeka Anak ini secara merata di tiap Kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan dan dilakukan secara bergantian”, Imbuhnya.

Polres Pasuruan berharap agar Masyarakat Pasuruan khususnya para orang tua juga ikut berpartisipasi menyukseskan vaksinasi merdeka anak ini agar dapat berjalan dengan maksimal sehingga herd immunity atau kekebalan terhadap Covid-19 dapat segera terwujud di Kabupaten Pasuruan khususnya bagi anak usia 6-11 tahun agar kegiatan belajar mengajar disekolah bisa terlaksana dengan aman tanpa khawatir akan penyebaran Covid-19.

“Kami harap para orang tua dapat membantu mengarahkan anaknya agar mau divaksin. Sesuai arahan yang disampaikan oleh Kapolri, vaksinasi ini upaya untuk menjaga generasi penerus bangsa agar terlindungi dari Covid-19 dan kegiatan belajar tatap muka disekolah terselenggara dengan aman dan sehat”, tegasnya.

Kapolres Pasuruan juga menyampaikan selain mengikuti program vaksinasi, masyarakat juga diminta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Para Dewan guru dan Komite sekolah juga merasa berterima kasih dan mendukung pelaksanaan program Vaksinasi merdeka anak usia 6 – 11 tahun, sehingga kedepannya diharapkan dapat menunjang kesehatan peserta didik dan suksesnya belajar mengajar di sekolah tanpa adanya hambatan gangguan kesehatan. (tim)

Oknum Ustad Hery Wirawan Pemerkosa 13 Santriwati, Di Tuntut Hukuman Mati Dan Suntik Kebiri

0

JAWA BARAT -Terdakwa kasus pemerkosa terhadap 13 santriwati Herry Wirawan, 36 tahun, dituntut untuk dihukum mati oleh jaksa dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Dia juga dituntut kebiri kimia.

Kepala Kejati Jawa Barat Asep N Mulyana mengatakan tuntutan hukuman mati itu diberikan kepada Herry Wirawan karena aksi asusilanya yang menyebabkan para korban hamil dinilai sebagai kejahatan yang sangat serius.

“Kami pertama menuntut terdakwa dengan hukuman mati. Sebagai bukti, sebagai komitmen kami untuk memberikan efek jera kepada pelaku,” kata Asep di Pengadilan Negeri Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 11 Januari 2022.

Selain itu, Asep juga mengatakan pihaknya memberikan sejumlah penambahan tuntutan hukuman lain kepada terdakwa yang melakukan aksi tidak terpuji tersebut.

Herry oleh jaksa dituntut untuk membayar denda sebesar Rp500 juta, dan juga dituntut membayar restitusi kepada para korban sebesar Rp331 juta.

“Kami juga meminta kepada hakim untuk menjatuhkan pidana tambahan berupa pengumuman identitas, identitas terdakwa disebarkan, dan penuntutan tambahan berupa kebiri kimia,” kata Asep.

Menurutnya pertimbangan hukuman mati itu diberikan karena kejahatan Herry itu dilakukan kepada anak asuhnya ketika dirinya memiliki kedudukan atau kuasa sebagai pemilik pondok pesantren.

“Perbuatan terdakwa itu bukan saja berpengaruh kepada kehormatan fisik, tapi berpengaruh ke psikologis dan emosional para santri keseluruhan,” Tambah Asep.

Dan yang menurutnya paling berat, yakni Herry menggunakan simbol-simbol agama dan pendidikan untuk melancarkan aksinya tersebut. “Presiden pun sudah menaruh perhatian terhadap kejahatan terdakwa,” Sambung Dia.

Herry Wirawan dituntut bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama” Tutup nya. (red)

Kebut Vaksinasi Anak, Polresta Banyuwangi Jemput Bola di Rest Area Tamansari

0

BANYUWANGI – Akselerasi percepatan vaksinasi anak usia 6 -11 tahun, Polresta Banyuwangi buka gerai vaksinasi Covid-19 dengan cara bekerjasama.dengan Diknas Kabupaten Banyuwangi dan Kepala.Sekolah MI/SD se Banyuwangi.

Siedokkes Polresta Banyuwangi pada hari Selasa (11/01/2022) bertempat di SDN 4 Tamansari, Licin melaksanakan vaksinasi khusus untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Sebanyak 266 anak yang dari beberapa sekolah menerima vaksin tahap pertama.

Vaksinasi Merdeka Dalam Kegiatan ini, anggota Siedokkes Polresta Banyuwangi dibantu petugas medis dari Puskesmas dibagi dalam empat tim untuk melaksanakan vaksinasi jemput bola di rest area Tamansari, SDN 1 Tamansari, SDN 2 Tamansari, SDN 4 Tamansari dan SDN 5 Tamansari yang ada di wilayah Kecamatan Licin, Banyuwangi.

“Masing- masing di rest area Tamansari, SDN 1 Tamansari, SDN 2 Tamansari, SDN 4 Tamansari dan SDN 5 Tamansari yang ada di wilayah Kecamatan Licin, Banyuwangi,” ungkap Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu.

Menurutnya, tujuan vaksinasi anak jemput bola ini adalah untuk mendorong percepatan vaksinasi anak usia 6 -11 tahun. Kiat ini dilakukan dengan tujuan memberikan suasana yang ramah dan nyaman kepada anak di rest area.

Dalam Kegiatan ini, Kapolresta, pihaknya bekerjasama dengan Dinkes, Puskesmas, Diknas dan para Kepala Sekolah yang selama ini juga aktif membantu pemerintah mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.

“Kamintelah siapkan dosis vaksin Covid-19 untuk anak- anak usia 6 – 11 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi,” tambah Kapolresta Banyuwangi.

Dalam kegiatan tersebut juga tampak ikut hadir Wakil Bupati Banyuwangi H..Sugirah, Dandim 0825 Banyuwangi dan Danlanal.Banyuwangi serta para pejabat terkait lainnya.

Terpantau pelaksanaan kegiatan vaksinasi di lokasi Rest Area Tamansari, Licin antusiasme anak- anak di lokasi wisata sangat bagus.

“Dukungan orang tua agar putra- putri mereka mau divaksin juga cukup membantu. Walapun ada beberapa di antaranya yang menangis saat mau disuntik vaksin, pelaksanaannya tetap berjalan lancar,” tutur Kapolresta.

Sehari sebelumnya, jajaran Polresta Banyuwangi juga melaksanakan vaksinasi jemput di anak di Kecamatan Srono dengan jumlah 664 anakbtelahbtervaksinasi dosis pertama.

‘Saya ucapkan terima kasih atas partisipasi kepada orang tua wali serta tenaga kesehatan yang menggelar vaksinasi anak-anak ini, mudah-mudahan kita lebih sehat dan pandemi segera teratasi. Juga melalui vaksinasi ini bisa menurunkan gejala berat akibat infeksi Covid-19,” tutur Wakil Bupati Banyuwangi dalam.kesemoatan yang sama.

H. Sugirah juga memberikan apresiasi.kepada Polresta Banyuwangi yang telah melakukan vaksinasi dengan jangkauan cakupan jumlah warga tervaksinasi paling banyak.dari sekian jumlah Faskes di Kabupaten Banyuwangi.

“Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Polresta Banyuwangi didukung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyuwangi, dengan pelaksana di lapangan petugas tenaga kesehatan (Nakes) dari Siedokkes Polresta Banyuwangi dan Puskesmas,” tambah Kapolresta Banyuwangi.

Kombes Pol Nasrun Pasaribu menghimbau kepada dewan guru masing-masing sekolah, wali murid dan siswa-siswi agar turut mendukung suksesnya program vaksinasi di kalangan anak-anak ini.

“Karena upaya ini untuk memutus mata rantai Covid-19 dan kami minta selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M,” tandasnya. (tim)

PMI Kerahkan 35 Relawan Sedot Sumur dan Bersihkan Lumpur

0

JEMBER – PMI Kabupaten Jember meneruskan kegiatan bersih-bersih rumah korban banjir di Perumahan Bumi Mangli Permai (BMP) Selasa (11/1). Sedikitnya 35 relawan yang masuk tim wash PMI melakukan bersih-bersih di ratusan rumah di BMP. Kegiatan itu dilakukan bersama relawan lain dan warga setempat. Selain di perumahan BPM banyak juga korban banjir di Perumahan Mangli Residence.

“Relawan langsung turun sejak ada kejadian Minggu (9/1) tetapi yang Selasa pagi diperlukan lebih banyak relawan, khususnya tim wash PMI untuk bersih-bersih material lumpur di rumah-rumah korban banjir,” kata ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH.

Sedikitnya dua armada R4 dan 1 unit R3, dua alat sedot sumur serta dua mesin semprot material lumpur dikerahkan di Perumahan BMP Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Untuk penyedotan sumur dikoordinasikan dengan RW setempat karena tidak semua ada sumurnya. “Fokus aksi para relawan memang bersih-bersih rumah. Sebelumnya, relawan banyak membersihkan jalan dari lumpur dan kerikil serta sisa aspal yang mengelupas di jalan-jalan yang dilewati air banjir,” imbuhnya

Rumah -rumah korban banjir di perumahan BMP dan Perumahan Mangli Residence banyak yang kemasukan lumpur yang dibawa air banjir. Ada beberapa rumah yang terendam air bercampur lumpur sampai 2 meteran sehingga perlu penyemprotan menyeluruh agar bersih dari lumpur. Untuk itu, PMI mengerahkan banyak personel relawan dan peralatan yang dibutuhkan.

Elvana Kusdijanto, Kabid Pelayanan Markas PMI Kabupaten Jember menyatakan yang dibutuhkan korban banjir di Perum BMP memang pembersihkan sisa-sisa banjir. “Tim wash memang fokus membantu membersihkan rumah-rumah yang terdampak banjir. Kalau dilakukan manual butuh waktu lama, dengan dibantu tim wash pembersihan jauh lebih cepat,” ujar Elvana

Selain itu, tm wash juga melakukan pengurasan sumur warga yang terkena dampak banjir. “’Kalau ada sumur yang kemasukan air banjir kita bantu mengurasnya agar bersih kembali,” imbuhnya.

Hadi Sumarsono, salah satu tokoh warga perumahan BMP mengaku senang dengan adanya tim wash PMI. “Warga kami senang sekali adanya tim wash PMI, dengan peralatan PMI proses pembersihan lebih cepat dan lebih bersih,” ungkap mantan wakil pemred Jawa Pos Radar Jember tersebut. (Son)