Home Blog Page 1553

Bupati Bondowoso, lantik 172 Kades Terpilih Periode 2021-2027 Secara Virtual

0

BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memastikan pelantikan 172 kepala desa terpilih akan dilakukan secara virtual.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso, Hj. Haeriyah Yuliati mengatakan pelantikan secara virtual ini dilakukan sehubungan dengan masa pandemi Covid-19. “Pelantikan kepala desa secara virtual ini memang baru kami lakukan dan ini menjadi pengalaman baru bagi kami di DPMD,” jelas Hj Haeriyah kamis (15/12/2021).

Untuk teknis pelaksanaan pelantikan simbolis akan dilakukan oleh Bupati di Pendopo Kabupaten terhadap beberapa orang perwakilan kepala desa. Sementara untuk peserta lainnya akan mengikuti propesi pelantikan di kecamatan masing masing secara virtual.

“Jadi para kepala desa terpilih ini akan berkumpul di kantor kecamatan masing masing untuk mengikuti profesi pelantikan,” tambahnya.

Dalam Vidio Conforency Bupati Salwa Arifin berharap pelantikan secara virtual ini tidak mengurangi rasa hidmat dari profesi pelantikan yang dilakukan secara tatap muka atau langsung.

Lanjut Bupati berpesan kepada Kades yang dilantik hari ini berarti sudah mempunyai tanggung jawab besar kepada masyarakatnya, Baik di bidang pelayanan jangan sampai tembang pilih. ” harap Bupati.

Menurut keterangan Camat Pujer Ali Djunaedy, Di kecamatan pujer
Yang mengikuti pelantikan secara virtual ada 8 Desa, tujuh kades dilantik di kecamatan, satu kepala Desa mengok mewakili pelantikan di pendopo Bupati.

Acara pelantikan secara virtual ini berjalan lancar dan tetap mengedepankan prosedur protokol kesehatan covid 19. (Dar/Ari).

Kapolri Tekankan Kawal Investasi di Tengah Pandemi Covid-19

0

SULTRA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pengarahan kepada jajaran Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (15/12). Dalam kesempatan arahan, ia menekankan sejumlah kegiatan mulai dari pengendalian Covid-19 hingga mengawal iklim investasi di Indonesia.

Terkait pengawalan investasi, Sigit mengingatkan pesan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang meminta kepada Polri untuk mengawal segala bentuk investasi di Indonesia.

Jokowi meminta kepada seluruh Kapolda untuk mengawal investasi di Indonesia saat memberikan pengarahan di Apel Kasatwil, pada Jumat 3 Desember lalu di Bali. Ia bahkan tegas meminta kepada Kapolri untuk mengevaluasi Kapolda yang tak mampu mengawal investasi.

“Harapan kita kesempatan ini, saat negara lain terdampak Pandemi Covid-19, maka negara kita berdasarkan hasil kerja keras kita semua. Saat laju Covid-19 sedang bagus, inilah kesempatan kita membuka ruang negara lain untuk investasi ke Indonesia,” kata Sigit dalam pengarahannya.

Instruksi Sigit ini juga berlaku untuk semua Kapolda jajaran. Mengingat, kata Sigit, jika iklim investasi berjalan kondusif dan tidak ada gangguan, maka hal itu akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian tanah air di tengah Pandemi Covid-19.

“Mau tidak mau ini harus kita kawal. Sehingga disatu sisi investasi bisa masuk ke Indonesia dan kemudian berdampak pertumbuhan ekonomi dan multiplier effect ke masyarakat juga betul-betul bisa didapat. Ini menjadi perhatian kita semua bagaimana mengawal iklim investasi. Pak Presiden ingin polisi mampu mengawal jangan jadi masalah yang menghambat investasi,” ujar mantan Kapolda Banten itu.

Kemudian terkait penanganan dan pengendalian Covid-19, Sigit kembali menekankan, soal kesiapan dan antisipasi yang harus dilakukan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal itu untuk mencegah terjadinya laju pertumbuhan Covid-19.

Upaya yang harus dilakukan, sambung Sigit, adalah melakukan akselerasi vaksinasi sehingga kekebalan komunal segera terbentuk. Lalu, pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin. Selain itu, harus dilakukan pula antisipasi dan pencegahan agar varian baru Covid-19 tidak masuk ke Indonesia.

“Vaksinasi juga dipercepat, prokes ketat dan aplikasi PeduliLindungi terpasang. Bapak Presiden berterima kasih kepada kita semua yang telah bekerja keras. Sehingga angka ini tercapai dan sangat bagus posisi pengendalian Covid-19,” ucap Sigit.

Demi memastikan iklim investasi yang tanpa gangguan, eks Kabareskrim Polri ini menegaskan kepada Polda jajaran untuk mampu melakukan deteksi dini dan penanganan dengan cepat. Menurutnya, dalam menghadapi situasi, harus terlebih dahulu mengedepankan tindakan preemtif, preventif dan yang terakhir baru represif.

“Ke depan tindakan preemtif dan preventif menyelesaikan masalah, represif langkah terakhir. Polri harus hadir di tengah masyarakat. Sehingga masalah bisa diselesaikan sebelum ada potensi gangguan. Itu menjadi tugas kita,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyebut, sinergitas dan soliditas TNI-Polri bersama, Pemda, relawan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan elemen lainnya terus berjalan dengan baik dan bersatu padu demi mengawal seluruh kebijakan Pemerintah.

“Soliditas TNI-Polri saya kira ini kita bangun lama dan harus dilanjutkan. Karena ini kunci utama. Jangan sampai ada celah membuat TNI-Polri bisa diadu karena akan menjadi kerugian kita semua. Panglima TNI dan saya sepakat, kalau ada masalah harus ditindak tegas agar tak terulang. TNI mitra kita yang harus terus berkerjasama untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman.” papar Sigit.

Lebih jauh, Sigit mengingatkan untuk terus mengawal program Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan) demi mewujudkan harapan masyarakat terhadap institusi Korps Bhayangkara.

“Hal lain saya kira terkait dengan program Presisi. Saya harapkan pencapaian 100 persen tentang target kuantitas. Tinggal kualitas bisa dirasakan masyarakat. Agar kita menjadi Polri yang Presisi dan dipercaya masyarakat. Saya titipkan tanggung jawab ini dan saya yakin rekan-rekan mampu,” tutup Sigit. (tim)

Pemkab Dibantu Badan Geologi Kementerian ESDM, Pastikan Relokasi Aman

0

LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mematangkan persiapan relokasi warga terdampak Awan Panas Guguran Gunung Semeru. Untuk memastikan relokasi aman, Pemkab dibantu Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Rabu (15/12/2021).

“Hari ini rapat bersama Badan Geologi dan Balai Perumahan untuk memastikan apakah lahan calon relokasi korban Erupsi Semeru dalam zona aman,” ungkap Bunda Indah.

Bunda Indah mengungkapkan bahwa relokasi warga terdampak APG memiliki permasalahan yang kompleks, ia mengibaratkan relokasi tersebut layaknya jebol desa mengingat jumlah warga yang terdampak cukup banyak. Oleh karenanya penentuan lokasi untuk memindahkan suatu desa yang terdampak bencana harus memastikan beberapa aspek, bukan hanya dari sisi keamanan dari dampak bencana.

Bunda Indah menjelaskan bahwa relokasi memerlukan kajian menyeluruh guna menjamin rasa aman masyarakat dalam jangka panjang. Kajian-kajian yang dilakukan untuk calon lokasi baru harus lengkap seperti pemetaan geologi, morfologi, sungai dan juga pemetaan air tanah.

“Tentu aman dan nyaman dari semua aspek kehidupan. Ketersedian mata air/air bawah tanah, kemiringan lahan, dll.
Cak Thoriqul Haq dan saya akan berupaya yang terbaik,” terang Bunda Indah.

Setelah rapat koordinasi, Bunda Indah bersama rombongan Badan Geologi menyempatkan meninjau calon lokasi di lahan milik Perhutani di Desa Sumbermujur, Candipuro. Dalam beberapa hari ke depan, tim dari Badan Geologi akan mengkaji calon lokasi baru termasuk di Desa Oro-oro Ombo Pronojiwo. (kom)

Melalui PMI Siswa SMPN 1 Rambipuji bantu Mukenah, Sandal, dan Snack anak ke Korban Semeru

0

LUMAJANG – Perwakilan Palang Merah Remaja dan OSIS SMPN 1 Rambipuji, Jember, mendatangi posko PMI Jatim untuk bencana gunung Semeru di desa Penanggal, Candipuro. Lumajang, Rabu. 15/12/2021.

Mereka menyerahkan bantuan untuk pengungsi dari uang sumbangan spontanitas yang mereka kumpulkan dari siswa siswi SMPN 1 Rambipuji sejak dua hari pasca erupsi Semeru 4 Desember 2021 lalu. 

” Tiap hari kami kumpulkan seribu dua ribu rupiah dari kawan kawan di sekolah. Tanpa paksaan hanya mengurangi uang saku dikit, ” kata Arini Banda Qonita, salah seorang siswa saat ditemui di Posko PMI desa Penanggal.

Dari catatan tim logistik di posko PMI lapangan desa Penanggal. Para siswa menyumbangkan Sandal japit, makanan ringan anak anak, mukenah, kasur lipat serta beberapa keperluan bayi.

Sebelum membelanjakan uang kawan kawan di sekolah, para siswa ini harus memilih jenis bahan yang tepat untuk pengungsi khususnya anak anak. Caranya, dengan menggali informasi dari media kebutuhan terkini.

” Kami titipkan ke PMI karena lebih tahu mana dan siapa yang perlu dibantu, ” kata Arini.

Kehadiran siswa siswi SMPN 1 Rambipuji bersama bantuannya ini, didampingi Kepala Sekolah, Mohammad Isroil bersama beberapa guru dan staf. Mereka diterima Koordinator Posko PMI Jatim, Andris dan Korp Sukarelawan sejumlah Perguruan Tinggi yang membantu di posko.(son)

Perangkat Desa Kecamatan Sumber Jambe Lakukan Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa di Hotel Rembangan

0

JEMBER – Sebanyak 45 perangkat desa sekecamatan Sumber Jambe melaksanan kegiatan Pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa “Pengelolaan Keuangan Desa” di hotel rembangan, Rabu, 15/12/2021

Sedangkan Jumrotul Rofikah ketua panitia kegiatan kepada wartawan mengatakan Acara tersebut rencananya akan di adakan selama 2 hari tanggal 15-16 Desember dengan melibatkan 9 desa se kecamatan sumberjambe dengan jumlah peserta sebanyak 45 orang yang berasal dari perangkat perangkat desa di kecamatan tersebut.

” acara ini merupakan inisiatif dari kami perangkat perangkat desa di kecamatan sumber jambe dengan melibatkan 9 desa yang mana kepanitiaannya atas dasar musyawaroh bersama menunjuk kami sebagai panitia” ujar Jumrotul

Dalam acara tersebut, para perangkat desa dilatih untuk mengetahui tata kelola keuangan desa melalui aplikasi siskeudes, agar mereka bisa menerapkan sistem keuangan yang terintrigasi secara online dan bisa di akses oleh masyarakat umum.

” dalam acara tersebut kita melatih para perangkat desa di kecamatan sumber jamber untuk bisa mengelola tata keungan desa secara online melalui aplikasi siskeudes.” ungkap Jumrotul

Acara tersebut berasal dari anggaran desa / APBDES berdasarkan hasil musrembang, dengan anggaran Rp.5.000.000 per desa. sebanyak 9 desa di kecamatan sumber jambe mengikuti acara tersebut.

” Untuk kegiatan ini bersumber dari dana APBDES hasil musrembang yang kita sepakati perdesa Rp.5.000.000″. Seru Jumrotul

Sedangkan untuk narasumber berasal dari inspektorat jember, DPMD dan Juga PPPMD. Sedangkan untuk kegiatan ini berasal dari permintaan nara sumber tersebut.

” untuk narasumber kita ambilkan dari pihak terkait yaitu inspektorat jember, DPMD dan PPPMD dan mereka yang meminta adanya kegiatan tersebut” Jumrotul menambahkan

Untuk indikator dari keberhasilan acara tersebut, nanti diharapkan para peserta bisa mengelola keuangan desa dengan baik dan juga bisa mengaplikasikan program pemerintah tentang keuangan desa ” Siskeudes”

“Kita harap dengan adanya kegiatan ini, nanti desa bisa mengunakan Aplikasi Siskeudes untuk menerapkan tata kelola keuangan desa dengan baik. Ungkap Jumrotul menambahkan

Sementara suyono sekdes cumedak menambahkan untuk kegiatan ini diharapkan bagaimana desa desa melakukan proses pengelolaan keuangan online melalui siskeudes yang benar.

” untuk arah kegiatan ini bagaimana pengolalan keuangan online yang bener melalui aplikasi Siskeudes, jadi bisa mengoprasikan sistem aplikasi siskeudes”. Ungkap Suyono

Kedepan diharapkan bisa meminimalisir kesalahan tentang pengelolaan anggaran APBDES.

” diharapkan nantinya tidak ada kesalahan pengelolan anggaran APBDES, meskipun tidak bisa 100%”. Ujar suyono menambah

Terkait pelaksanaan kegiatan ini, kita anggarkan dari anggaran APBDES yang telah dirapatkan melalui Musdes untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa diwilayah kecamatan sumber jamber.

“Untuk pelaksanaan kegiatan ini, kita anggarkan dari APBDES melalui musdes di akhir tahun karena untuk peningkatan kapasitas perangkat desa kita” ungkap Suyono mengakhiri.(son)

Pemkab Sidoarjo Bersama Kanwil DJBC Jatim I Musnahkan Rokok Ilegal Hasil Operasi 2021

0

SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kantor Wilayah DJBC Jatim I melakukan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil operasi penindakan selama kurun waktu tahun 2021. Penindakan di bidang cukai tersebut diperoleh di tiga wilayah di Jawa Timur. Antara lain dari Kabupaten Sidoarjo, Kota Sidoarjo dan Mojokerto. Diperkirakan kerugian negara dari hasil penindakan tersebut sebesar Rp.4.203.754.410. Nilai barangnya sendiri ditaksir mencapai Rp. 8.331.406.440.

Sebanyak 8.151.436 batang rokok ilegal serta 112. 490 mili liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal dan 44 cartrige vape ilegal dimusnahkan Pemkab Sidoarjo bersama Kantor Wilayah/Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jatim I di pendopo Delta Wibawa, Rabu, (15/12).

Pemusnahakan dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH bersama Kepala Kanwil DJBC Jatim I Tri Wikanto. Jutaan batang rokok ilegal didalam drum dibakar bersama-sama.

Wabup H. Subandi mengapresiasi positif kegiatan seperti ini. Hal seperti ini menurutnya hasil kerja keras bersama dalam memberantas rokok ilegal di Kabupaten Sidoarjo. Kedepan dirinya meminta sosialisasi rokok ilegal terus dilakukan agar peredaran rokok ilegal dapat berkurang.

“Harapan saya kedepan permasalahan cukai ilegal di Kabupaten Sidoarjo dapat berkurang,”harapnya.

Wabup H. Subandi mengatakan membuat atau mengedarkan rokok ilegal sama halnya dengan melawan hukum. Pasalnya merugikan negara dari sektor pendapatan pajak. Dikatakannya Pemkab Sidoarjo akan terus berupaya menekan peredaran rokok ilegal. Upaya tersebut tidak hanya melalui penindakan namun juga lewat sosialisasi dan edukasi.

“Saya berharap sosialisasi-sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat maupun perusahaan rokok yang ada di Sidoarjo. Lakukan pendekatan, ajak komunikasi agar masyarakat mengetahui kalau membuat atau mengedarkan rokok ilegal adalah melanggar hukum,”harapnya.

Kepala Kanwil DJBC Jatim I Tri Wikanto mengatakan pemusnahan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal adalah hasil penindakan selama kurun waktu bulan Februari 2021 sampai Juni 2021. Tri merinci, selama kurun waktu tersebut Bea Cukai Sidoarjo melakukan penindakan di Kabupaten Sidoarjo sebanyak 29 kali. Hasilnya didapat 5.139.556 batang sigaret ilegal yang diamankannya. Sedangkan di Kota Surabaya jumlah barang hasil penindakan yang dilakukan 8 kali berhasil menyita 1.069.320 batang sigaret dan 112.490 ml MMEA dan 45 cartridge Hasil Produksi Tembakau Lainnya (HPTL) berupa vape atau e-liquid. Untuk penindakan yang dilakukan di Mojokerto diperoleh barang sitaan sebanyak 1.940.980 batang sigaret.

“Dengan adanya BKC ilegal tentu menimbulkan banyak dampak negatif seperti persaingan pasar yang tidak sehat karena harga jual yang lebih rendah, penerimaan negara dari sektor cukai turun karena BKC ilegal tidak dilekati pita cukai dan ada bahaya dari sisi kesehatan karena kadar nikotin, alkohol dan bahaya kimia yang ada tidak sesuai standard,”ucapnya.

Tri mengatakan dalam kurun waktu enam tahun ini Bea Cukai Sidoarjo telah melakukan berbagai upaya menekan peredaran rokok ilegal. Mulai secara preventif dengan sosialisasi sampai penindakan dan kegiatan operasi pasar bersama Pemda Sidoarjo. Melalui langkah-langkah seperti itu diharapkannya tidak ada lagi pelanggaran BKC ilegal berupa rokok, HPTL vape atau e-liquid maupun MMEA.

“Bea Cukai Sidoarjo secara persuasif juga mengajak dan mengharapkan kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha di bidang cukai untuk mentaati aturan dan ketentuan yang berlaku sehingga kedepan tidak ada lagi pelanggaran BKC ilegal,” harapnya. (Kominfo/Yl).

PKS Pengamanan Ditandatangani Kapolda Bersama SKK Migas -Medco Energi

0


 
BARITO UTARA-Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)-Medco Energi Bangkanai Ltd(Medco Energi)dan Kepolisian Daerah(Polda)Kalimantan Tengah(Kalteng) menandatangani Perjanjian Kerja Sama(PKS)teknis untuk mendukung kegiatan pengamanan obyek vital nasional(obvitnas)hulu migas yang dioperasikan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama tersebut di Kalteng,Selasa (14/12/21) di Cluster Karendan, Barito Utara. 

PKS bertujuan agar kegiatan operasi industri hulu migas,di provinsi ini dapat berjalan baik dan berkontribusi optimal pada pencapaian target migas nasional.

PKS ditandatangani oleh Kapolda Kalteng,Irjen Polisi Drs.Nanang Avianto,M.Si, Direktur Pengaman Obyek Vital Polda Kalteng, Kombes Pol.I Nyoman Suastra,Kepala SKK Migas Perwakilan Wilayah Kalimantan Sulawesi(Kalsul)Azhari Idris,GM Kalimantan Region Herman Fauzi serta VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi. 

Ruang lingkup PKS.Antara SKK Migas-Medco Energi dengan Polda Kalteng antara lain,pengamanan obvitnas industri hulu migas di Kalteng dan meningkatkan koordinasi bantuan jasa pengamanan untuk meningkatkan kamtibmas untuk wilayah kerja Medco Energi di Barito Utara. 

Menurut VP Relations & Security,Arif Rinaldi.PKS ini diharapkan juga memunculkan kesamaan pola sikap,pola tindakan dalam rangka menjaga dan menanggulangi,gangguan keamanan obvitnas industri migas di wilayah kerja.Penandatanganan kerja sama dengan Polda ini merupakan kerja sama penting untuk mengamankan pencapaian target 1 Juta BOPD minyak dan 12 BSCFD gas pada 2030,”ujar Arif.  

Kapolda Kalteng.Irjen Polisi Drs.Nanang Avianto,M.Si didampingi Direktur Pengamanan Objek Vital(POV) Kombes Polisi.I.Nyoman Suastra,menjelaskan bahwa Perjanjian Kerja Sama pengamanan(Obvitnas) ini kami lakukan,sesuai dengan perintah Presiden Republik Indonesia.

Perintah Presiden teesebut,ditugaskan kepada aparat negara untuk mengamankan semua investasi yang ada di tanah air,termasuk PT.Medco Energi Bangkanai.PKS ini berlaku selama dua tahun,kemudian akan dievaluasi kembli atau pihak Prusahaan dianggap,telah mamapu melakukan pengamanan sendiri,”ungkapnya.

Sebelum dilakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama(Obvitnas).Kapolda Kalteng dan rombongan meninjau kegiatan vaksinasi yang  pelaksanaannya di Desa Luwe Hulu,Lahei Barat. Kegiatan ini dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19.Medco Energi Bangkanai mendukung kegiatan ini dengan menyalurkan bantuan sebanyak 1000 paket sembako kepada warga di daerah tersebut.  (SS).

Tanggapan JPU atas Eksepsi pada Oknum Wartawan yang Didakwa atas Pencemaran Nama Baik

0

PASURUAN – Sidang pembacaan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap eksepsi (penolakan/keberatan) Kuasa hukum terdakwa seorang wartawan di Pasuruan memasuki minggu ke-4, Rabu (15/12/2021) .

Wartawan bernama HD (37) warga Bangil Pasuruan dengan dakwaan pertama pasal 45 ayat 1 jo pasal 28 ayat 1 dan dakwaan kedua pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik.

Sebelumnya Ompu, sapaan akrab kuasa hukum HD membacakan nota penolakan/keberatan kliennya pada Rabu 08/12/2021. Menyatakan dakwaan JPU cacat materil dan batal demi hukum serta JPU wajib memulihkan nama baik kliennya.

Menanggapi hal itu JPU pada Rabu pagi (15/12/2021) menyebutkan tidak ada hal-hal yang secara prinsipal dapat dijadikan alasan untuk dapat diterima JPU, dalam pembacaan tanggapannya dimuka majelis Hakim.

“Bahwa pembacaan eksepsi tidak memenuhi ketentuan pasal 156 ayat 1 KUHAP dan nota keberatan seharusnya ditolak majelis Hakim,” terang JPU Hendro, S. H.

Lebih lanjut JPU menyampaikan dakwaan sudah memenuhi syarat formil dan meteril sesuai pasal 143 ayat 2 huruf a dan b KUHAP untuk memeriksa serta mengadili terdakwa dalam peristiwa ini.

Agenda sidang ditunda Rabu depan (22/12/2021) Dalam agenda sidang putusan sela oleh majelis hakim, karena majelis Hakim masih mempertimbangkan tuntutan JPU. (tim)

Dinas Kominfo Bondowoso, Gelar Temu Insan Pers

BONDOWOSO – Kepala Dinas Komonikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Bondowoso gelar ketemu dengan Insan Pers Se Kabupaten Bondowoso baik media cetak, media online dan media eletronik, bertempat di warung joglo Curahdami rabu (15/12/2021).

Dalam sambutanya, Ghozal Rawan, A.P.MM mengatakan, kegiatan semacam ini perlu dilakukan agar antara pihak Kominfo dengan Media bisa saling sharing serta tidak ada lagi yang namanya miss comunication seperti isu yang beredar belakangan ini terkait cideranya kerjasama,” paparnya.

Dalam pertemuan ini Kadis Kominfo Ghozal Rawan, A.P. MM. Menyampaikan, agar kedepannya bisa bersinergi terkait penyebar luasan pemberitaan yang positif dan yang kurang baik bisa lebih baik terkait pemberitaan tentang pembangunan yang ada di Pemerintahan Kabupaten Bondowoso Melesat.

Hadir dalam temu insan pers tersebut Kepala Dinas Kominfo Ghozal Rawan, A.P.MM, Sekdin Kominfo Drs.Subhan, Kabid Kominfo Probo Nugroho, Kepala DPMD Haeriyah Yuliati dan teman- teman media cetak dan online Se Kab Bondowoso Jawa timur, dengan tetap mengikuti prosedur prokes.

Di penghujung acara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD) Hj Haeriyah Yuliati menyampaikan, premohonan maaf yang sebesar besarnya kepada media terkait peliputan pelantikan kades terpilih 172 kades hasil pilkades seretak termasuk kades paw satu kades yang akan di lantik besuk 16 Desember 2021 secara virtual yang akan dilaksanakan di masing – masing kecamatan yakni 23 kecamatan di Kabupaten Bondowoso, Sedangkan di pendopo Bupati, hanya sepuluh kades yang akan di lantik di pendopo.
Dikarenakan masih situasi pandemi covid 19, Maka yang meliput pelantikan di pendopo juga dibatasi 15 media atau 15 wartawan saja, semua ini serta merta untuk menghindari kerumunan sesuai intruksi Kemendagri, Dan wartawan yang lainya bisa meliput di pendopo Kecamatan,” tegas bunda Haeriyah. (dar)

Polrestabes Surabaya Bersama Forkopimda Gandeng Elemen Masyarakat Untuk Ciptakan Keamanan Perayaan Nataru

0

SURABAYA – Polrestabes Surabaya bersama Forkopimda Melaksanakan pertemuan dengan tokoh agama hadapi pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru, Selasa (14/12/2021).

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Densus 88, yang nantinya membahas bagaimana cara menyiapkan perayaan Natal dan Tahun Baru.

Nantinya pengamanan, selain petugas TNI Polri, juga Satpol PP maupun fungsi-fungsi Ormas, Banser maupun Pemuda Muhammadiyah.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, acara yang digagas Polrestabes ini adalah untuk memikirkan pengamanan agar Surabaya harus lebih baik dari tahun kemarin, itu yang pertama.

“Yang kedua bagaimana cara untuk memastikan bahwa pelaksanaan itu bisa berlangsung dengn aman dan nyaman di Surabaya ini pada malam saat menjalankan ibadah,” kata Eri Cahyadi.

Walikota juga menambahkan, diskusi yang dihadiri dari Densus 88 membahas bagaimana antrean, bagaimana pemetaannya, bagaimana pintu masuknya juga seperti apa nanti pelaksanaannya.

Hasil diskusi ini akan diterapkan pada waktu nanti perayaan Natal di masing-masing tempat ibadah gereja di Kota Surabaya.

Pertemuan lintas agama gagasan Kapolres ini untuk memberikan semangat kebersamaan, semangat kekeluargaan. “Walaupun level 1, protokol kesehatan tetap harus diutamakan dan dijalankan,” imbuh Eri.

Sementara, Kombes Pol Yusep Gunawan, Kapolrestabes menambahkan, ini hebatnya warga Surabaya dan toleransi di Kota Surabaya Surabaya.

Dalam pengamanan nantinya, untuk kepolisian sudah pasti dibantu oleh TNI, juga bantuan dari pemerintah baik pelibatan Satpol PP maupun fungsi-fungsi Ormas yang dilibatkan seperti dari Banser maupun Pemuda Muhammadiyah.

“Pengamanan nantinya melibatkan polri dibantu TNI dan pemerintah kota dalam hal ini Satpol PP maupun fungsi-fungsi Ormas yang akan kita libatkan, Banser maupun Pemuda Muhammadiyah,” jelas Kapolrestabes.

Petugas pengamanan akan diterjunkan dilokasi mulai tanggal 17 Desember, namun puncaknya pada tanggal 24 dan tanggal 25 Deaember. Dimana pada tanggal tersebut ada sebanyak 347 kegiatan kebaktian.

“Kegiatannya dimuli pada tanggal 24, 25 dan tanggal 31. Sedangkan pada tanggal 24 Desember ada 47 gereja melaksanakan kebaktian dengan beberapa kegiatan mulai 4.30 sampai 21.00 WIB,” tambah Yusep.

Ada 73 gereja yang juga kebaktian pada tanggal 25, ini menjadi tugas dan objek pengamanan yang tadi akan ditetapkan dan disepakati dalam rakor antar lintas agama, pemerintah kota dan TNI untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

“Sesuaikan dengan ketentuan begitu juga untuk tempat-tempat tertentu yang hanya akan diberikan waktu sampai dengan pukul 22.00,” tutup Yusep. (tim)