Home Blog Page 1570

Mensos Sambangi Kediaman Kakak Beradik Penderita Mikrosefalus, Bantu Asupan Nutrisi Hingga Stimulan Ekonomi

0

JEMBER, MINGGU (28/11/2021) – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi kakak beradik Rudi (18) dan Rosidi (11) yang menderita mikrosefalus di Jember, Jawa Timur. Mensos dan rombongan tiba di kediaman kedua anak tersebut dan langsung disambut kedua orangtua mereka, Syaiful Sayidi dan Maryam.

Kepada Mensos, pasangan ini menyatakan, pada saat lahir, dua anak mereka dalam kondisi normal. Namun dalam perkembangannya, terjadi kelainan pada ukuran kepala yang mengecil. Kedua anak ini juga terganggu pada kemampuan motorik dan kognitifnya.

Untuk pasangan keluarga kurang mampu ini, Mensos Risma memberikan bantuan untuk kebutuhan kesehatan, bantuan ekonomi, dan aksesibilitas. Untuk meningkatkan aksesibilitas, Mensos Risma akan mengirimkan kursi roda yang dirancang khusus untuk sang adik.

Sebab, kondisi sang adik tidak bisa berjalan dan pandangan matanya terbatas sehingga harus digendong. “Kalau tidak dibantu dengan kursi roda, orangtuanya tidak bisa beraktifitas normal. Karena itu kami memberikan bantuan alat, nanti masih harus kita sesuaikan, kita akan buat kursi khusus yang sesuai sehingga bisa lebih nyaman untuk anak,” kata Mensos Risma di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember (28/11).

Untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan mereka, Kemensos akan mengkoordinasikan dengan pihak terkait, agar kedua anak tersebut dapat diberikan terapi dan obat-obatan. Tidak kalah penting juga perlu diberikan nutrisi yang cukup, terutama untuk meningkatkan fungsi otak kedua anak tersebut.

“Untuk nutrisi kami sudah koordinasi dan konsultasi dengan ahli gizi maupun dokter apa yang bisa diberikan untuk dua anak ini. Yang satu sepertunya hiperaktif. Tadi sudah komunikasi dengan dokter untuk diberikan fasilitas obat-obatan supaya hiperaktif agak turun. Kami juga akan koordinasikan pemenuhan asupan nutrisi untuk otak,” katanya.

Bantuan nutrisi berupa obat-obatan untuk kedua anak tersebut, akan dikirimkan setiap bulan. Di lain pihak, pemenuhan nutrisi juga akan disinergikan dengan bantuan stimulan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi.

Untuk itu, Mensos Risma memberikan bantuan berupa ayam petelur dan ikan lele. “Asupan nutrisi sifatnya harus berkelanjutan. Kami berikan untuk bantuan stimulan berupa ayam petelur yang setiap hari bertelur, sebanyak 20 ekor ayam dan ikan lele. Nanti kalau berlebih bisa dijual,” kata Mensos Risma.

Bantuan nutrisi diberikan berupa bantuan makanan bergizi seperti madu, susu, keju, multivitamin, minuman bernutrisi, beras, dan minyak goreng. Bantuan logistik berupa pampers, peralatan kebersihan (pasta gigi, sikat gigi, dan sabun), pakaian anak, dan bantuan aksesibilitas berupa kursi roda elektrik satu unit. Bantuan senilai total Rp12.479.716 tersebut merupakan kontribusi dari Balai Mahatmya Bali dan Balai Soeharso Surakarta.

Dalam kesempatan sama, Wakil Bupati Jember M. Balya Firjaun Barlaman menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan bantuan Kemensos. Wakil bupati menilai, bantuan berupa ayam petelur dan lele sangat produktif dan bermanfaat dalam menunjang perekonomian dan kebutuhan nutrisi dari kedua anak itu.

“Kemudian stimulan yang diberikan yang bisa berkembang seperti ayam petelur kalau diberikan telur nanti bisa rusak. Makanya tadi diberikan ayam ini sangat produktif, kami sangat apresiasi sekali kepada perhatian dari Ibu Mensos,” katanya.

Pemkab Jember memastikan akan rutin melakukan monitoring kondisi dan kebutuhan yang diperlukan. Juga membantu proses perawatan dan pengobatan kedua anak tersebut.

“Untuk sehari-hari nanti Pak Kepala Desa untuk memberikan laporannya bagaimana perkembangannya. Kemudian diminta agar membujuk mereka untuk bisa ini terbuka open mind karena tadi memang betul-betul tidak mau di bawa ke rumah sakit,” kata Balya Firjaun.

Mikrosefalus atau mikrosefali ( microcephaly ) adalah kondisi langka di mana kepala bayi berukuran lebih kecil dari ukuran kepala bayi normal. Mikrosefalus juga ditandai dengan ukuran otak yang menyusut serta tidak berkembang dengan sempurna. (Hum/Son)

Kapolresta Sidoarjo Pastikan Pilkades Prasung Kondusif, Warga Juga Dapat Vaksinasi

0

SIDOARJO – Dengan kendarai motor, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, memantau jalannya pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Prasung, Buduran, Sidoarjo, Minggu (28/11/2021).

Ada sembilan TPS yang disediakan pihak penyelenggara, sebagai penentuan kepala desa pilihan warga Desa Prasung. Untuk menjaga kondusifitas kamtibmas dalam pelaksanaan Pilkades Prasung, Polresta Sidoarjo menurunkan 500 personel.

Selain itu, sebagai wujud pelayanan masyarakat, Polresta Sidoarjo juga menyediakan mobil gerai vaksinasi keliling pedesaan lengkap beserta tenaga kesehatannya. “Kebetulan sekali, datang ke TPS, setelah menentukan pilihan kepala desa, saya langsung suntik vaksin Covid-19 untuk dosis kedua di mobil vaksin Polresta Sidoarjo,” ujar Ahmad Zaenal, warga setempat.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan Pilkades Prasung berjalan aman dan kondusif. Mulai dari menjalin komunikasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, ketiga calon kepala desa, penempatan personel hingga layanan vaksinasi.

“Kami juga edukasi para calon kades dan pendukungnya, agar apapun hasilnya dapat diterima dengan lapang dada. Saling menghormati dan kuatkan persaudaraan di atas segalanya, adalah kunci untuk menjaga nama baik desa kita dalam penyelenggaraan Pilkades,” jelas Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Masyarakat selama tahapan Pilkades, juga dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena Covid-19 masih ada, jangan sampai terjadi lonjakan penyebaran hanya karena tidak taat prokes saat berlangsungnya Pilkades.

Pilkades Prasung sebelumnya sempat tertunda, yang semestinya berlangsung pada 20 Desember 2020. Namun, saat tahapan pendaftaran calon kades, salah satu calon dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh panitia. Akibatnya, yang bersangkutan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya.

Hingga akhirnya dapat diselenggarakan pada 28 November 2021. Dengan tiga peserta calon Kepala Desa Prasung. Dalam pilkades tersebut akan diikuti sekitar 3.600 pemilih. Panitia menyediakan sembilan Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna mengurangi kerumunan. Mengingat saat ini masih berada di situasi pandemi Covid-19. (Hum,Pol/Yl)

25 Ruas Rampung 2021, Bupati Sidoarjo Terus Pacu Betonisasi Jalan Tahun Depan

0

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menargetkan program betonisasi di 25 titik ruas jalan selesai akhir tahun ini. Program betonisasi pun akan dilanjutkan di tahun depan dengan jumlah jalan yang akan dibeton makin banyak.

Ia mengatakan, betonisasi memang sudah menjadi keharusan untuk menanggulangi permasalahan jalan rusak karena Sidoarjo merupakan daerah delta yang diapit banyak sungai. Selain itu, potensi air laut pasang atau banjir rob yang rutin terjadi saat masuk musim penghujan menyebabkan jalan aspal banyak yang rusak dan berlubang.

“Setiap tahun anggaran yang dikeluarkan pemkab Sidoarjo untuk perbaikan jalan cukup tinggi, karenanya betonisasi jadi solusi untuk masalah ini. Tahun 2021 ada 25 ruas jalan yang kita beton, dan tahun depan (2022) betonisasi akan lebih masif lagi. Kita upayakan lebih banyak lagi ruas jalan yang dibeton,” ujar Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati ketika mendatangi lokasi proyek betonisasi di Desa Sugihwaras Kecamatan Candi, Minggu (28/11/2021).

Bupati menambahkan, rusaknya jalan aspal mengakibatkan terhambatnya mobilitas masyarakat, jalan rusak juga menjadi salah satu penyebab potensi pengendara terjatuh, terutama kendaraan roda dua.

Ia menambahkan, meluapnya air sungai dan jalan yang tidak dilengkapi drainase menjadi sebab rusaknya jalan aspal. Oleh sebab itu Bupati alumni Fisip Unair menginstruksikan ke Dinas PU BM SDA agar setiap membuat perencanaan proyek jalan betonisasi harus dilengkapi drainase.

“Setiap tahun selalu ada perbaikan jalan aspal yang rusak. Penyebabnya karena terkena genangan air. Ini yang menyebabkan anggaran pemeliharaan jalan sangat besar di Sidoarjo. Perlahan tapi pasti kita akan potong itu, dan secara bertahap kita akan perbaiki jalan-jalan di Sidoarjo agar lagi dengan perbaikan yang berbeda, yang sebelumnya aspal berganti menjadi menjadi beton,” katanya.

“Terutama jalan di daerah yang sering terjadi Genangan air akan dipercepat perbaikan jalan beton. Bukan untuk apa-apa, dan untuk siapa tapi semua untuk warga Sidoarjo agar mendapatkan pelayanan fasilitas transportasi dengan jalan yang memadai,” pungkasnya. (Kominfo/Yl)

PMI Jember Gelar Baksos Donor Darah, Untuk Jaga Pasokan Darah Selama Pandemi

JEMBER- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember turut serta membantu menjaga ketersediaan pasokan darah selama masa pandemi Covid-19. Oleh karenanya, PMI Kabupaten Jember Tim bersama Tim Penggerak PKK Desa Tempurejo menggelar bakti sosial donor darah di balai Desa Tempurejo, Sabtu (27/11/2021). Dari hasil kegiatan tersebut, Tim Penggerak PKK Desa Tempurejo berhasil menyumbang 33 kantong darah ke UDD PMI Kabupaten Jember.

Di tempat terpisah, pada hari yang sama UPT Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi (PK Disperindag) Jawa Timur di Jember sumbang 44 kantong darah. Dengan demikian total darah yang berhasil dihimpun dalam kegiatan donor darah sukarela sebanyak 77 kantong darah.

Ketua Tim penggerak PKK Desa Tempurejo, Ibu Moch. Yusuf, mengatakan kegiatan kemanusiaan ini hasil inisiatif Ibu ibu PKK dan bahkan panitia pelaksana iuran membuat kaos donor darah sendiri. “Hari ini tim penggerak PKK desa Tempurejo berhasil sumbangkan 33 kantong darah untuk menjaga ketersediaan darah PMI Kabupaten Jember,” kata Ibu Moch Yusuf.

Sementara, kegiatan donor darah juga digelar dalam rangka memperingati hari Pahlawan dan Korpri, UPT Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi (PK Disperindag) Jawa Timur di Jember sumbang 44 kantong darah.

Kepala UPT PK Disperindag Jatim di Jember, Tri Soebijantoro, mengatakan kegiatan sosial berupa donor darah ini merupakan kegiatan ke tiga kalinya. ” Pertama pada saat peringatan hari konsumen April 2021, kita menggelar donor darah dan terkumpul 26 kantong darah. Kegiatan kedua, saat HUT Kemerdekaan RI terkumpul 26 kantong darah. Dan hari ini peringati hari pahlawan dan korpri terkirim 44 kantong darah,” kata Tri Soebijantoro.

Untuk kegiatan donor darah kali ini, Tri Soebijantoro berharap dapat menambah persediaan darah PMI Jember lebih banyak lagi. Karena pihaknya telah mengundang beberapa lembaga dinas Provinsi di Jember dan pelajar SMA / SMK di Kabupaten Jember untuk berpatisipasi.

“Di Jember ada 25 lembaga SMA dan SMK di Jember untuk mengirimkan 5 siswanya untuk donor. Kalau datang semuanya, berarti 125 kantong terkumpul. Belum lagi dari lembaga teknis (UPT) yang ada di wilayah Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Situbondo dan Kabupaten /Kota Probolinggo, jika hadir semua akan lebih bagus lagi,” harapnya.(son)

Bupati Hendy, Study Tour Ke TPST Samtaku Bali

0

JEMBER – Bupati Jember Hendy Siswanto turun ke Bali melakukan studi tour ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu – Sampah Tanggung Jawabku’ (TPST – Samtaku) Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Minggu pagi (28/11/2021).

Kunjungannya kali ini, Bupati Hendy sengaja menyempatkan berkeliling melihat keseluruhan proses pengolahan sampah di TPST Samtaku Jimbaran untuk ke depannya dapat di-implementasi-kan di Kabupaten Jember.

Berdiri di lahan seluas 5000m2 dan dipersiapkan mengolah sampah sebanyak 120ton/harinya. TPST Samtaku Jimbaran mengedepankan model Zero Waste to Landfill atau metode pengolahan sampah yang dimanfaatkan seluruhnya, sehingga tidak ada residu yang akan diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Seluruh sampah yang organik dan non organik benar-benar dipilah, untuk diolah sebagai material daur materi dan energi yang bermanfaat. Mulai dari kompos hingga bahan pengganti batu bara.

Bupati Hendy dalam kesempatan wawancara bersama media usai kunjungan menyampaikan, persoalan sampah di mana pun tempatnya, akan menjadi tanggung jawab masyarakat dan pemerintah.

“Harus ada kesadaran berbasis wawasan lingkungan. TPST Samtaku Jimbaran memberi kami pelajaran penting adanya kolaborasi dari sektor private, pemerintah dan masyarakat secara langsung untuk menangani isu sampah,” ungkapnya.

Ke depan, Bupati Hendy akan menyiapkan solusi yang sama untuk persoalan sampah di Kabupaten Jember. Ia cukup prihatin salah satu penyebab banjir selain curah hujan, adalah sampah-sampah dan limbah yang menumpuk di sungai.

“Ayo kita ubah sudut pandang kita dalam melihat sampah, dari yang menjijikan menjadi menjanjikan. Artinya, jika diolah dengan benar sampah juga bermanfaat secara ekonomis,” tegasnya. (Son)

Launching PPM Terakhir di RW 09 Kelurahan Leuwigajah, Plt.Walikota Cimahi diarak Singa Depok

0

CIMAHI –
Lauching Program Pemberdayaan Masyarakat(PPM) yang digelar oleh pemerintah Kota Cimahi terakhir dilaksanakan di RW 09 Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi.
Prosesi penyambutan dilakukan dengan menggunakan Kesenian Tradisional Singadepok, Plt.Walikota Cimahi, Letkol.(Purn.) Ngatiyana, didampingi Lurah Leuwigajah di usung menaiki Singadepok, dalam pantauan nampak kemeriahan penyambutan dilanjutkan dengan atraksi Pencak Silat dari Perguruan Pecak silat Setia Hati yang tergabung Dalam wadah IPSI. Selain Plt.Walikota, tampak hadir Asda.Kota Cimahi Maria Fitriana, Kadis.Kominfo arpus M.Roni. Camat Cimahi Selatan Dani, Danramil.Mayor.Inf.Wastra, Lurah Leuwigajah Seta Dewa Juga
forum RW Leuwigajah.

Lurah Leuwigajah dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan pelaksanaan Kegiatan Program Pengembangan Masyarakat di Kelurahan Leuwigajah, termasuk yang menjadi dasar hukum kegiatan Pemberdayaan Kegiatan Masyarakat pada tahun 2021 ini yakni Perwali Kota Cimahi no.8 Tahun 2020 tentang pengembangan pemberdayaan Kota Cimahi, selanjutnya Dokumen rencana anggaran yang tercantum dalam DPA Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi. Adapun tujuan dalam pelaksanaan PPM tahun ini yakni yang pertama meningkatkan kemandirian nasyarakat dalam rangka percepatan pembangunan melalui pengembangan pemberdayaan Masyarakat, yang kedua terlaksananya perbaikan dan pemerataan pembangunan di lingkungan Kelurahan leuwigajah. Waktu dan tempat kegiatan serentak dari tanggal 25 November 2021, sementara pelaksanaan Launchingnya pada hari ini dengan Locus di RW 09, sementara pekerjaannya adalah rabat beton, adapun untuk rincian dari 20 RW yang melaksanakan PPM pada tahun ini adalah :
RW 01 melaksanakan pekerjaan Paving Blok, RW 02 Rabat Beton, RW 03 Rabat Beton,RW 04 Paving Blok, RW 05 Paving Blok, RW 06 Rabat Beton, RW 07 Rabat Beton, RW 08 Rabat Beton RW 09 Rabat Beton, RW 10 Rabat Beton, RW 11 Plat Deker, RW 12 Kantor RW, RW 13 Pos Yandu, RW 14 Rabat Beton, RW sisanya disesuaikan dengan Kebutuhan Wilayah RW. Kegiatan PPM dilaksanakan dilingkungan Kelurahan Leuwigajah. Adapun sumber anggaran yabg menjadi dasar dalam kegiatan PPM ini, berasal dari APBD Kota Cimahi Tahun 2021, yang masing-masing RW mendapatkan anggaran sebesar 75 Juta rupiah. Peserta PPM ini adalah seluruh warga dan Masyarakat di lingkungan Kelurahan Leuwigajah, Terang Lurah Leuwigajah.

Ditempat pelaksanaan kegiaatan PPM, Ketua PPM RW 09 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan,Kurnia menuturkan, pelaksanaan kegiatan PPM ini dilaksanakan secara gotong-royong dengan melaksanakan swadaya masyarakat, lebih dari 80 warga RT 12 ikut serta dalam kegiatan PPM, ada dua titik yakni di RT 12 dan di RT 09, sedang pekerjaan yang dilaksanakan untuk di RT 12 pekerjaan rabat beton sementara di RT 09 adalah pengerjaan Drainase. Sumber anggaran berasal dari PPM hang berasal dari APBD Kota Cimahi, besarnya adalah 57 Juta, yang awalnya 75 juta setelah Potong PPH dan PPN. Respon dari Masyarakat dengan kegiatan ini sangat antusias, karena di Wilayah RT 12 ini masih sangat suka bergotong- royong atau dalam bahasa Sundanya artinya Guyub, setiap pekerjaan dikerjakan bersama-sama.Untuk ketebalan coran adalah standar 12 Cm. Untuk rabat beton ini sedangkan panjangnya adalah 140 meter. “Kami disini tidak menerima uang namun berupa barang melaui proses penunjukan dan penyedia bahan materialnya adalah Toko MJR yang berlokasi di Leuwigajah.”Pungkas Ketua PPM RW 09 Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan,Kurnia disela-sela pengerjaan rabat beton di RT 12.

Dalam sambutannya Plt.Walikota Cimahi Letkol(Purn.) Ngatiyana,
menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat, dan diungkapkan juga banyak program dari pemerintah yang telah diberikan kepada masyarakat. Diharapkan program tersebut dilaksanakan secara serentak serta bisa bermanfaat bagi masyarakat. Semoga ini bermanfaat walaupun kecil bantuan ini berasal dari APBD yang berasal dari masyarakat namun jangan sampai jadi permasalahan dikemudian hari, anggaran ini merupakan Stimulus atau pancingan sehingga diharapkan dari masyarakat ada swadaya jika akan membangun sesuatu yang besar.”Ungkap Plt.Walikota Cimahi,Ngatiyana.

Dalam sambutannya Plt.Walikota Cimahi Letkol(Purn.) Ngatiyana,
menjelaskan, banyak program dari pemerintah yang telah diberikan kepada kita,semoga ini sampai kepada masyarakat dan dilaksanakan secara serentak serta bisa bermanfaat bagi masyarakat.Yang saya hormati para Ketua RW saya harapkan PPM ini sengaja kita serahkan kepada para Ketua RW, masyarakat atau kelompok masyarakat(Pok.Mas) dalam pelaksanaan kegiatannya,karena kegiatan ini dari mulai perencanaan dan laporannya adalah para Ketua RW dan Masyarakat,sehingga anggaran yang diturunkan oleh
pemerintah atas dasar ajuan perencanaan dari masyarakat ataupun para Ketua RW, sehingga Saya yakin karena perencanaan ini dari bawah sehingga diharapkan akan tepat sasaran pada kegiatan-kegiatan pembangunan di RW nya masing-masing. Jika dulu arahnya Top Down maka sekarang arahnya menjadi Bottom Up yakni perencanaan dan kegiatannya dibuat oleh para RW dan Kelompok Masyarakat sehingga saya yakin nantinya akan tepat sasaran dalam pembangunannya. Saya ingatkan kepada para ketua RW fan Pok.Mas, mari kita kerjakan bersama-sama dan jangan sampai nanti terdapat temuan-temuan Uang yang diserahkan kepada Masyatakat melalui Ketua RW yang besarannya 75 juta, semoga ini bermanfaat walaupun kecil bantuan ini berasal dari APBD yang berasal dari masyarakat namun jangan sampai jadi permasalahan dikemudian hari, nggaran ini merupakan Stimulus atau pancingan sehingga diharapkan dari Masyarakat ada swadaya jika akan membangun sesuatu yang besar, Ungkap Plt.Walikota Cimahi,Ngatiyana.

Achmad.$

Carut Marut Insentif Bagi Guru Ngaji, Jadi Polemik

0

CIMAHI-
Penyerahan Insentif bagi guru ngaji di Kota Cimahi, diduga tebang pilih dan tidak sesuai dengan yang ada di lapangan, masih banyaknya guru ngaji yang tidak mendapatkan insentif dari pemerintah Kota Cimahi membuat hal ini menjadi pertanyaan besar, bagaimana penyaringan dan kelayakan seorang Guru ngaji yang patut mendapatkan Insentif dari Pemerintah kota Cimahi.
Hal ini diungkapkan salah seorang guru ngaji berinisial DKG yang sudah melakukan kegiatan menjadi pengajar serta mubalig di Kota Cimahi, DKG mempertanyakan standarisasi seorang guru ngaji agar mendapatkan insentif dari pemerintah Kota Cimahi, karena menurut DKG, masih banyak guru ngaji yang seharusnya layak mendapatkan insentif malah tidak mendapatkannya ini sangat disayangkan.
Bahkan DKG sendiri sudah memiliki rekening khusus bagi guru ngaji namun sampai saat ini tidak ada apresiasi dari pihak Pemerintah Kota Cimahi khususnya Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan. Menurut pengakun DKJ, sampai saat ini dirinya belum mendapatkan kartu BPJS Yang dilauchingkan beberapa waktu yang lalu oleh Plt.Walikota. “Saya berharap ada transfaransi dalam hak perekrutan guru ngaji yang mendapatkan insentif, jangan sampai ada kecemburuan sosial yang diakibatkan adanya kedekatan dan hubungan keluarga dengan para pengurus RT dan RW akhirnya mendapatkan insentif, sementara yang tidak dekat ataupun bukan saudara pengurus RT dan RW tidak mendapatkan padahal sudah mengabdi sebagai guru ngaji sejak lama.” Ungkap DKJ kepada Wartawan.

Sementara Kabid PLS Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Ervin, melalui aplikasi WA memberikan tanggapan,
memang belum semua terkaper (insentif bagi Guru ngaji), walaupun pada waktu itu mendapat data dari Kelurahan dan dari DKM, malah selebihnya juga di Kafer oleh BazNas. “Mangga tiasa didaftarkan lagi ke Kelurahan untuk disampaikan ke pihak Dinas, mudah-mudahan awal tahun ini bisa tsrdaftar, serahka ke Pak Kasie Nana dan Stafnya Pak Egi.”Jelas Kabid.PLS. Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Ervin.

Salah seorang tokoh masyarakat Kota Cimahi yang enggan dusebutkan Identitas angkat bicara terkait masalah ini,
menurutnya setiap Bantuan apapaun bentuknya, seyogyanya ada tim pemantau dari dinas terkait, belajar dari bansos beberapa waktu yang lalu, banyak tumpang tindih bantuan, sementara orang yang betul-betul sangat membutuhkan malah terabaikan. “Guru ngaji seharusnya tidak mendaftarkan untuk menerima insentif, namun harus ada tim yang memantau ke lapangan apakah seorang guru ngaji layak mendapatkan insentif atau tidak, jangan hanya mendapat laporan dari bawah saja, akibatnya akan ada kecemburuan sosial. Dicontohkan ada guru ngaji yang sudah lama mengabdi tapi tidak mendapatkan insentif, namun ada guru ngaji yang masih baru tapi sudah mendapatkan insentif. “Pembenahan administrasi serta cek kebawah untuk memastikan data yang valid, sehingga tidak terjadi polemik seperti sekarang, ” tegas tokoh masyarakat yang enggan ditulis namanya.
(Achmad.S)

Babinsa Wonokerto Bersihkan Bekas Longsor Bersama Warga

0

PROBOLINGGO – Pasca terjadinya longsor beberapa hari lalu di kawasan akses wisata Gunung Bromo, tepatnya di Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo menyisakan lumpur dan bebatuan.

Danramil 0820/08 Sukapura, Kapten Inf. Asto memerintahkan kepada anggotanya untuk turun langsung ke lokasi bersama warga sekitar membersihkan sisa lumpur dan bebatuan yang menghalangi akses jalan raya menuju kawasan wisata Gunung Bromo.

“Kami perintahkan kepada anggota kami, terutama Babinsa Wonokerto untuk turun membantu warga bersihkan lumpur akibat longsor beberapa hari yang lalu,” tutur Kapten Asto, Minggu (28/11/2021).

Menurut Danramil Sukapura, sikap sigap TNI tanggap bencana tersebut adalah bagian dari sebuah komitmen, yaitu melindungi dan mengayomi warga binaan serta menjaga kondusifitas wilayah teritorialnya.

“Jika sisa sisa lumpur ini tidak segera di bersihkan, maka akan mengganggu para pengendara yang melewati jalan tersebut,” imbuh Danramil.

Senada, Sertu Widodo mengaku, ketika perintah Danramil Sukapura untuk segera evakuasi puing puing longsor, dirinya langsung ke lokasi bersama warga sekitar dengan alat seadanya.

“Alhamdulillah, lumpur dan bebatuan yang menghalangi sampai bahu jalan sudah selesai dibersihkan, semoga tidak ada lagi longsor susulan,” pungkas Sertu Widodo. (Doko)

Ning Sasha Kunjungi UMKM di Kawasan Kecamatan Gedangan

0

SIDOARJO – Ketua PKK Sidoarjo Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor yang juga merupakan Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo berkunjung sentra UMKM di Desa Tebel Kecamatan Gedangan. Di desa ini usaha industri kecil dan kerajinan menjadi mata pencaharian warganya. Bersama dengan pengurus PKK dan Dekranasda Sidoarjo, Ning Sasha gowes dari pendopo menuju desa Tebel untuk melihat langsung produksi Aloevera diolah menjadi minuman segar yang bisa menghasilkan rupiah. Sabtu, (27/11/2021).

Kampung Bendo Macrame di Desa Tebel Barat ini ibu-ibu menanam Aloevera yang yang minuman segar. Selain itu juga perangkat desa yang dipelopori Suroto sering mengadakan pelatihan ketrampilan kerajinan tangan seperti membuat kain jumputan dan gantungan kunci. Ada juga teras baca dan mini library yang disebar di 8 titik yang bisa dibaca oleh siapa saja.

Ning Sasha mengapresiasi kreativitas warga desa Tebel yang juga merupakan salah satu kampung literasi di Sidoarjo. Hampir semua warganya menggeluti ekonomi kreatif. Mayoritas perempuan di desa ini semangat ikut pelatihan dalam mengembangkan kemampuannya membuat kerajinan tangan dan membuat makanan yang bisa menambah nilai ekonomi keluarga.

“Semoga ke depan kampung literasi ini menjadi kampung jujugan wisata edukasi bagi para pelajar, saya akan menjembatani dengan dinas pendidikan untuk bisa mewujudkan hal ini. Seperti kampung Batik, kampung Topi, kampung Bebek yang sudah lebih dulu dikenal. Saya akan usulkan ke kementerian pariwisata jika di sidoarjo ada Desa Literasi dan warganya kreatif, harapannya kampung ini akan dikunjungi pemerintah pusat dan dinobatkan sebagai tempat wisata edukasi,”kata Ning Sasha.

Setelah dari kampung literasi rombongan bergeser ke Desa Punggul untuk memanen Cabai bersama. Disini ada kurang lebih 3 Ha sawah yang ditanami Cabai, Bawang merah dan Melon. Kunjungan dilanjutkan ke home industri Bordir atribut sekolah, seperti Dasi, Bedge. Desa Punggul Kecamatan Gedangan biasa disebut kampung Topi. Rata – rata omset perbulan dari hasil menjual Topi dan atribut sekolah itu mencapai 10 juta rupiah.

Di Kampung Topi ini juga ada bank Sampah yang dikelola oleh Ibu-Ibu PKK. Sejak berdiri tabungan yang berhasil terkumpul dari menjual sampah yang sudah dipilah mencapai 90 juta rupiah. (Kominfo/Yl).

Wabup Subandi Terpilih Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sidoarjo Periode 2021-2026

0

SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo Periode 2021-2026 dalam Musyawarah Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo yang digelar di Balroom Fave hotel Sidoarjo, Sabtu (27/11/2021).

Dengan terpilihnya sebagai Subandi menjadi Ketua Kwarcab Pramuka Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo itu resmi dipanggil ‘kakak’ oleh seluruh keluarga Pramuka.

“Alhamdulillah dengan mengucap syukur kepada illahi Robbi, kami berterimakasih atas amanah yang telah diberikan. Salam Pramuka,” ungkap Kak Subandi, panggilan khas dalam Pramuka.

Kak Subandi mengatakan, pada dasarnya Pramuka memiliki tujuan untuk melatih dan memaksimalkan seluruh potensi yang ada dalam diri agar berkarakter. Baik intelektual, spiritual, maupun fisik.

“Kegiatan Pramuka harus berdasarkan prinsip-prinsip. Pertama keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang maha Esa. Kedua, rasa peduli kepada tanah air dan bangsa, manusia dan alam sekitarnya,” ucap Kak Subandi.

Yang ketiga, rasa peduli dan tanggung jawab pada diri sendiri. Dan yang keempat adalah patuh dan taat pada kode kehormatan yakni Trisatya dan Dasadarma.

“Pembenahan Pramuka Sidoarjo harus dilakukan agar tetap eksis dan menjadi ujung tombak pembangunan gerakan moral dan karakter bangsa,” katanya.

Ia mengulas sepintas tentang pramuka. Menurutnya, pramuka adalah gerakan yang mengambil posisi sebagai bagian dari proses membangun manusia Indonesia seutuhnya.

“Dalam konteks pembangunan manusia seutuhnya, tidak cukup dibangun melalui satu sisi saja,” ujarnya.

Maka, dalam rangka membangun manusia seutuhnya, gerakan pramuka hadir, mulai dari usia dini sampai dewasa, untuk membantu dan menyukseskan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.

“Kita adalah satu bagian yang utuh, karena itu, kekompakan kita sangat diperlukan,” tuturnya.

Ia berharap dukungan, serta kritik membangun dari seluruh komponen pramuka terutama kepada Ketua dan jajaran pengurus, agar bisa menjalankan tugas dengan baik.

“Tanpa dukungan kakak-kakak semua, mustahil Kwarcab Sidoarjo kedepan, akan semakin lebih baik dan terarah,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muscab Gerakan Pramuka 2021, Amirudin mengaku, bahwa peserta yang hadir sudah memenuhi kuorum untuk memilih Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka periode 2021-2026.

“Jumlah undangan yang hadir 90 persen, dan memenuhi syarat untuk dilakukan musyawarah cabang gerakan pramuka Sidoarjo 2021,” ujarnya, sebelum memulai Muscab.

Katanya, Muscab Gerakan Pramuka diselenggarakan setiap lima tahun sekali, yakni setiap pergantian kepemimpinan bupati dan wakil bupati. Bupati dalam hal ini bertindak sebagai Ketua Majelis Pembimbing. (Kominfo/Yl).