Home Blog Page 1569

Ustad Abdul Somad,Resmikan dan Tanda Tangani Prsasti Pondok Qur’an Nurul Jannah.

0

JAMBI,Selasa(30/11/2021)
Guru Besar Prof H.Abdul Somad,LC.MA, secara resmi menandatangani batu prasasti sebagai tanda dimulainya pembangunan Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jannah yang berada di lorang Merpati kelurahan Beringin, kecamatan Pasar Jambi,Senin 29/11/21

Yayasan Rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jannah, merupakan salah satu Rumah Tahfidz Qur’an terbesar dikecamatan Pasar kota Jambi , yang diketuai Navid S.H. sedangkan pembina MC Prof H.Ustad Abdul Somad,L.C.,M.A.,H.Ustad Dahrizal Dahlan L.C. Pendiri Dan Pembina M.C,Erwin S.H.,yang merupakan Ketua Mesjid Nurul Jannah.

Dalam acara tersebut dihadiri langsung Bapak Wakil Walikota Jambi Dr.dr H.Maualana MKM, Hj.Mursidah Camat Pasar,Lurah Beringin,TNI,Polri serta tamu undangan juga para Jamaah.

Navid S.H. selaku Ketua yayasan Tahfidz Qur’an Nurul Jannah dalam sambutannya menyampaikan,
”Terimakasih yang tak terhingga kepada guru kami dan pembina MC Ustadz Abdul Somad dan rombongan juga kepada walikota Jambi camat, TNI,Polri atas ketersediaannya meluangkan waktu untuk memberi solusi dan mendengarkan ceramah pada pagi ini tentunya untuk kemajuan rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jannah”ucap Navid

“Tujuan kami mendirikan Yayasan Rumah Tahfidz Qur’an untuk membentuk kerjasama yang baik antara orang tua dengan para guru, guna menjauhkan generasi muda dari kecanduan gadget, dan mengurangi angka kriminalitas.
Sasaran yang kami ingin capai adalah membuat satu wadah dengan kapasitas yang lebih besar untuk mencetak generasi cinta Qur’an dan mewujudkan Kampung Qur’ani.”Pungkas Navid,Ketua Yayasan Tahfidz Qur’an Nurul Jannah

Di tempat yang sama Wakil walikota Jambi Dr.dr.H.Maulana,MKM Menyampaikan,
”Pada pagi hari ini kita akan mendengarkan Tausyiah dan sekaligus meresmikan Rumah tahfidz Qur’an Nurul Jannah oleh al-ustadz Prof .Abdul Somad LC.MC.
Allhamdulilah pada pagi hari ini kita semua hadir disini kedatangan ustad yang sangat kita nantikan,beliau sudah ada di tengah kita sebentar lagi akan memberikan tausiyah sekaligus peresmian rumah tahfidz,
Atas nama pemerintah kota Jambi saya mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada ustadz Abdul Somad bersama rombongan” ucap H.Maulana.

Acara dilanjutkan dengan mendengarkan Tausyiah dari Prof.H.Ustad Abdul Somad LC,MA dan dilanjutkan dengan pemotongan Pita dan Penandatanganan batu prasasti tanda resmi dimulainya Pembangunan rumah Tahfidz Qur’an Nurul Jannah.

Kontributor (Ardi)

Ning Sasha : Terjadinya Pernikahan Dini Sampai Terjebak Napza Karena Kurangnya Pengetahuan GenRe

SIDOARJO – Puluhan pelajar calon Duta GenRe Kabupaten Sidoarjo tahun 2021 dibekali pengetahuan apa itu GenRe atau Generasi Berencana oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan pembekalan Duta GenRe Kabupaten Sidoarjo dibuka langsung oleh Bunda GenRe Kabupaten Sidoarjo Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor di Prodi Keperawatan Sidoarjo, Senin, (29/11).

Bunda GenRe Kabupaten Sidoarjo Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor bersyukur kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan. Dikatakannya banyak yang tidak mengetahui apa itu GenRe. Para remaja masih awam terhadap istilah GenRe. Padahal program GenRe sendiri sangat penting bagi masa depan remaja sebagai generasi penerus bangsa. Bagaimana para remaja terhindar dari hal-hal negatif dengan gerakan generasi muda yang berencana. Seperti halnya pernikahan dini, seks pra nikah maupun Napza (Narkotika, psikotropika dan zat adiktif).

“Nantinya tugas dari calon-calon duta GenRe yang terpilih ini adalah menyebarkan kembali tentang GenRe yaitu remaja yang betul-betul direncanakan untuk kelak ia bisa mencetak penerus bangsa yang berkualitas karena ia pun menjadi bagian penerus bangsa itu sendiri,”ucapnya.

Kedepan ucap istri Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP tersebut program GenRe akan dimasukkannya pada kurikulum pendidikan. Dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo agar materi GenRe bisa diberikan kepada pelajar sekolah.

“Melalui guru-guru BK, materi GenRe diberikan secara rutin atau mungkin masuk pada kurikulum tambahan disekolah,”pintanya.

Dengan begitu lanjut Hj. Sa’adah, para pelajar mendapatkan pengetahuan langsung dari para gurunya. Tidak dari sumber yang salah seperti halnya pengetahuan tentang alat reproduksi. Dirinya menyadari Indonesia masih awam tentang seks education. Sehingga pengetahuan seperti ini didapat remaja hanya dari gatget atau dari teman sepergaulannya yang sama-sama tidak mengetahuinya. Hal semacam ini menurutnya menjadikan remaja salah bergaul.

“Bilamana ilmu pengetahuan tentang alat reproduksi itu bisa diberikan oleh guru BK dan menggandeng duta GenRe yang ada di sekolahnya maka remaja akan terbuka wawasan dan edukasinya,”ujarnya.

Hj. Sa’adah juga mengatakan tahun depan, program GenRe akan kembali digencarkan. Kampanye dan sosialisasi GenRe akan gencar dilakukan. Melalui duta GenRe, materi GenRe akan disampaikan kepala seluruh pelajar sekolah. Ditahun berikutnya dirinya berencana mengadakan festival GenRe. Ditempat tersebut para remaja dapat mengekspresikan dirinya secara positif. Semisal hobi bermusik ataupun hobi pembuatan video.

“Kita akan roadshow bersama duta GenRe terpilih untuk datang kesekolah-sekolah dan menggandeng guru BK untuk memberikan materi tentang apa itu GenRe,”ujarnya.
(Kominfo/Yl).

Beberapa elemen masyarakat bentuk lembaga padat berkarya Indonesia bersatu (PBIB)

JEMBER, beberapa elemen masyarakat dari berbagai daerah di jember adakan Audensi bertempat di Cafe Arofah Slawu-Jember, senin 29/11/2021. candra adalah salah satu orang yang menciptakan ide ide suatu wadah, dalam pembukaannya dipaparkan,” tujuan dan maksud berkumpul akan di bentuknya suatu wadah yaitu koperasi Padat Berkarya Indonesia Bersatu (PBIB). Dikatakannya,” bahwa tujuan koperasi adalah tujuan yang mulia serta banyak tujuan maupun sub bidang dan masih banyak sub bidang Divisi divisi yang belum tersentuh.
Dalam Audensi tersebut dihadiri sekitar 40 Anggota masyarakat yang notabennya berbeda beda, dihadiri pula dari Dinas koperasi jember Sartini.

Bahrun akrab panggilannya, penggagas sekaligus pendiri PBIB, Dinas di kesatuan pasukan khusus TNI, kopassus Cijantung yang sudah menjalani tugasnya selama 26 tahun.
,”Dikatakan bahrun dalam paparannya,” bahwa dirinya suka berorganisasi, melanglang buana hampir seluruh indonesia bahkan luar negeri, cita cita saya ingin jember ini terbit pemimpin pemimpin baru yang bisa menyeimbangkan ekonomi Jember.

Paket berkarya Indonesia bersatu kita harapkan untuk bisa berkarya kepada bangsa indonesia ini yang telah memberikan nikmat sehingga kita bisa berkumpul seperti sekarang ini, yang penting intinya kebersamaan untuk mewujudkan tujuan suatu wadah di PBIB yang sekarang kita bentuk,” disampaikan Ismoe Adi susetyo yang ditunjuk sebagai ketua di PBIB.
Harapannya ke depan kebaikan masyarakat jember bisa membawa jember ke level nasional bahkan Internasional.

Dalam liputan pantauan GempurNews Audensi Padat Berkarya Indonedia Bersatu (PBIB) dengan Dinas koperasi pada hari ini senin, 29/11/2021 tampak begitu akrab dan rasa persaudaraan begitu terlihat santai tapi serius sambil menikmati kopi yang dipesan. Setelah pemaparan dari Dinas koperasi dilanjut dengan tanya jawab, setelah itu penutup dan makan bersama.
,”Sartini berpesan agar dalam kelembagaan suatu kemandirian harus diutamakan.(son)

Genjot Sektor Wisata, Bupati Jember Bakal Kerjasama dengan Politeknik Bali

0

BALI – Bupati Jember Hendy Siswanto terus kebut pembangunan di segala lini. Setelah fokus pada insfrastruktur guna memberikan fasilitas jalan yang layak untuk warganya, sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas yang bakal digenjot.

Hal ini disampaikan dalam sambutannya saat berkunjung ke Politeknik Pariwisata Bali, Senin pagi (29/11/2021). Mengajak serta organisasi perangkat daerah (OPD) strategis dalam kunjungannya tersebut, Bupati Hendy mengharap bisa terjalin interaksi positif yang mengarah pada adanya kerjasama di bidang kepariwisataan.

“Kami kebetulan memang ada sedikit kedekatan secara pribadi dengan Bapak Menteri Parekraf, Sandiaga Uno. Beberapa kali sudah menjalin komunikasi untuk membangun akses pembangunan kepariwisataan, semoga terealisasi dalam waktu dekat,” kata Bupati Hendy seraya menambahkan, Jember selama ini punya kelebihan di bidang e-kraf yang dapat menjadi instrumen pendukung pariwisata.

Sementara itu, Direktur Politeknik Pariwisata Bali Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes menyambut baik kunjungan Bupati Hendy beserta rombongan. Rencana kerjasama di bidang kepariwisataan yang ditawarkan Pemkab Jember akan menjadi prioritas, terlebih selama ini hubungan kepariwisataan Jember dan Bali di bidang e-kraf begitu dekat.

Untuk diketahui, Politeknik Pariwisata Bali berada di bawah kewenangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang sudah berdiri sejak tahun 1978. Memiliki jenjang pendidikan mulai dari Program Diploma III, IV, S1 dan Program Magister S2 dengan fasilitas lengkap penunjang ilmu kepariwisataan, membuat lembaga ini menjadi pilihan bagi Bupati Hendy dalam agendanya bersama rombongan OPD Jember melakukan studi tiru di Kabupaten Badung, Bali. (Son)

Kembangkan Riset, Rektor ITB WiGa Lakukan Visiting Professor ke UniGa

0

LUMAJANG-Setelah berbagai kolaborasi dilakukan antara Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WiGa) Lumajang dengan Universitas Gajayana (UniGa) Malang, kini untuk yang kesekian kalinya UniGa Malang mengundang ITB WiGa melaksanakan Visiting Professor dengan tema Pengembangan Riset Bidang Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, Kamis, pagi di Malang (29/11/2021).

Hadir pula Prof. Rahma, sapaan akrab Kaprodi Program Doktoral Ilmu Ekonomi Universitas Sebelas maret Surakarta (UNS), sengaja datang jauh-jauh dari Solo mengingat pentingnya acara untuk menjadi salahsatu narasumber pada kegiatan ini.

Dalam kesempatan ini Rektor ITB WiGa memberikan cindera mata sebagai simbol terjalinnya kolaborasi dengan Rektor UniGa dan UNS sejak puluhan tahun yang lalu, sejak masih dalam bentuk STIE.

Selain Visiting Professor, implementasi Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah terjalin di antara ITB WiGa, UniGa dan UNS adalah Kolaborasi Hibah Kemendikbudristek yakni Program Matching Fund, yang tengah berjalan setahun terakhir ini.

“Kami sudah seperti saudara, sekian lama sudah bekerja sama, mensupport satu sama lain dalam pengembangan lembaga kami”, ungkap Dr. Ratna sesaat setelah penyerahan vandel sebagai cindera mata.
( Hum/Red)

Kapolda Jatim Berharap Tidak Ada Konflik Antar Perguruan Silat

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim, serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Senin (29/11/2021) menutup turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim, yang digelar selama empat hari di gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Tujuan diselenggarakannya turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021 ini, untuk meminimalisir terjadinya konflik antar perguruan silat, dan mencari pesilat-pesilat muda yang berprestasi.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, nantinya turnamen ini akan terus diselenggarakan setiap Tahun dan akan berkoordinasi dengan Kapolres jajaran untuk melaksanakan pertandingan serupa.

“Kedepan kami akan selalu berkoordinasi untuk dapat melaksanakan tiap tahun kejuaraan ini. Bahkan nanti di Kabupaten /Kotamadya, saya minta para Kapolres berkoordinasi untuk dapat melaksanakan pertandingan serupa. Sehingga harapannya adik-adik mempunyai bakat, mempunyai talenta bisa ikut bertanding dan menjunjung sikap ksatria, sportif dan jujur,” tandasnya.

Kapolda juga berharap dengan adanya pertandingan ini, dapat menelurkan bibit-bibit yang baik, khususnya untuk Jawa Timur maupun untuk Indonesia, di kancah nasional maupun internasional.

“Kami juga membuka kesempatan untuk dapat ikut mendaftar sebagai anggota Polri dan kami akan usulkan ke Mabes Polri, apabila dari atlet-atlet ini ada yang berminat untuk menjadi Polisi di jalur prestasi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan semoga ini dapat berlanjut terus,” ucapnya Kapolda usai menutup turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim.

Tak lupa Kapolda juga berterima kasih kepada seluruh peserta yang berasal dari 38 kabupaten /Kotamadya yang mengikuti turnamen ini, serta Dispora Jatim, Koni Jatim dan IPSI, atas terselenggaranya turnamen ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ketua IPSI Jatim dan ketua perguruan silat maupun ketua KONI Jatim serta seluruh peserta maupun official yang telah ikut serta dalam acara ini sehingga sukses” ucapnya.

Sebanyak 2004 peserta dari 38 Kabupaten / Kotamadya di Jawa Timur telah mendaftar diri untuk mengikuti turnamen ini, namun hanya 291 yang lolos seleksi dan menuju turnamen pencak silat di tingkat Polda, melawan pesilat dari daerah lain di Jawa Timur, yang menghasilkan 4 Juara Wanita dan 4 Juara pria, dari 4 kelas yang di pertandingkan.

Berikut daftar pemenang Turnamen Pencak Silat Remaja Piala Kapolda Jatim 2021.

Kontingen Putra.

Kelas D Juara I atas nama Arya Putra S. dari Sumenep.
Kelas D Juara II atas nama Ramadhani W. dari Trenggalek.
Kelas D Juara III atas nama Ega Ardra N. dari Mojokerto.
Kelas D Juara III atas nama Jordan Dawam C. dari Kediri.

Kelas E Juara I atas nama Muhammad Lutfian dari Gresik.
Kelas E Juara II atas nama Moch. Noval Firmansyah dari Surabaya.
Kelas E Juara III atas nama Yovi Lingga D.S. dari Pasuruan.
Kelas E Juara III atas nama M. Faishal Ramadhan S. dari Lamongan.

Kelas F Juara I atas nama Moh. Razief Syah dari Pamekasan.
Kelas F Juara II atas nama Mukhamad Rofiudin dari Kabupaten Pasuruan.
Kelas F Juara III atas nama Andrian Bayu N. dari Kabupaten Blitar.
Kelas F Juara III atas nama Kelvin Lauren E.P. dari Lamongan.

Kelas G Juara I atas nama Gilang Satriadi F. dari Trenggalek.
Kelas G Juara II atas nama Satria Bima J. dari Blitar Kota.
Kelas G Juara III atas nama Nanang Dwi Y.S. dari Tuban.
Kelas G Juara III atas nama Dimas Saputra dari Lamongan.

Kontingen Putri.

Kelas C Juara I atas nama Riska Devaijal dari Surabaya.
Kelas C Juara II atas nama Mega Angguning T. dari Kediri Kota.
Kelas C Juara III atas nama Mirna Rahayu M. dari Pacitan.
Kelas C Juara III atas nama Keyza Nasya K. dari Pasuruan.

Kelas D Juara I atas nama Adelia Yulirahadian dari Jember.
Kelas D Juara II atas nama Adinda Putri A. dari Surabaya.
Kelas D Juara III atas nama Nurul Shuhada dari Tuban Kabupaten.
Kelas D Juara III atas nama Nurul Aini dari Pamekasan.

Kelas E Juara I atas nama Julianastasia Hayu B. dari Kediri Kabupaten.
Kelas E Juara II atas nama Denok Tri Wahyuni dari Blitar Kabupaten.
Kelas E Juara III atas nama Noviyanti Sugiastuti dari Jember.
Kelas E Juara III atas nama Tita Nurwanda A. dari Malang Kabupaten.

Kelas F Juara I atas nama Berlian Anggun S.D. dari Tulungagung.
Kelas F Juara II atas nama Putri Amanda L.M. dari Lamongan.
Kelas F Juara III atas nama Vania Camelia dari Gresik.
Kelas F Juara III atas nama Najwa Azzahra N.R. dari Magetan. (tim)

Siaran Pers
Drowning just below the surface: Riset Terbaru IFRC Tentang Dampak Sosial Ekonomi Pandemi COVID-19

0

Jenewa, 29 November 2021 – Masyarakat yang tinggal di wilayah urban atau yang sedang bermigrasi termasuk wanita mengalami dampak sosial-ekonomi pandemi COVID-19. Berikut adalah beberapa temuan dari Federasi Palang Merah Internasional & Bulan Sabit Merah (IFRC) melalui laporan Drowning just below the surface.

Paparan ini menunjukkan konsekuensi sekunder terhadap masyarakat dan individu pada pendidikan, meningkatkan angka pengganguran, kerentanan yang lebih tinggi, mengurangi kesempatan bagi anak-anak untuk berkarya, kesehatan mental, serta perekonomian dunia.

“Hasil riset menunjukkan dugaan dan kekhawatirkan kita mengenai dampak sekunder yang dahsyat dari pandemi akan dirasakan masyarakat beberapa tahun mendatang, individu akan semakin terpojok dengan dampak yang dirasakan dari perubahan iklim, kemisikinan, serta konflik, masyarakat yang awalnya dapat menghadapi semua ini akan berada pada posisi rentan dan membutuhkan bantuan kemanusian untuk pertama kalinya dalam hidupnya,” ujar Francesco Rocca, Presiden IFRC.

Laporan ini turut memberi fokus lensa global terhadap beberapa negara yaitu: Afganistan, Kolombia, El Savador, Irak, Kenya, Lebanon, Filipina, Spanyol, Afrika Selatan, dan Turki. Secara keseluruhan, wanita dinyatakan mengalami dampak terbesar terhadap pendapatan, tingkat kerentanan yang lebih tinggi pada kekerasan berbasis gender, dan kesehatan mental dibanding pria.

Tingkat kemiskinan juga meningkat lebih cepat jika dibandingkan dengan masyarakat yang berada di area rural. Individu yang bermigrasi kemungkinan akan kehilangan pekerjaan atau bekerja dengan waktu yang lebih rendah serta diabaikan oleh perlindungan formil untuk melindungi dirinya. Kurangnya kesiapsiagaan membuat banyak negara tidak memiliki rencana respon yang komprehensif terhadap krisis kesehatan publik, politik, sosial, serta ekonomi karena pandemi COVID-19.

“Sebagai garda terdepan di masyarakat, Palang Merah dan Bulan Sabit Merah di seluruh dunia telah merespon untuk memberi bantuan yang dibutuhkan. Keahliannya dalam mengidentifikasi kebutuhan serta adanya ketidakadilan di tengah masyarakat membuat mereka berada pada posisi yang tepat untuk memberikan bantuan yang mendukung kesejahtraan masyarakat. Akan tetapi diperlukan juga dukungan pada bidang finansial dan politik agar bantuan dapat dilakukan secara efektif,” lanjut Rocca.

Pada laporan ini juga dipaparkan tentang adanya ketidakadilan distribusi program vaksinasi.

“Kita telah memperingatkan tentang ketidakadilan distribusi vaksin akan berdampak pada transmisi virus yang tinggi dan memperpanjang dampak dari pandemi ini. Jika kita menomorduakan prinsip kemanusian dengan keuntungan finansial serta memberi kesempatan bagi negara kaya untuk memonopoli dosis vaksis maka kita tidak akan segera keluar dari pandemi ini.

Dunia perlu membuka mata dan mengambil aksi konkret jika tidak maka pemulihan dari COVID-19 tidak akan menyeluruh dan tidak berbeda dengan dampak buruk yang dibawa oleh pandemi tersebut,” tambah Rocca.

Laporan beserta materi penulisan dapat diunduh melalui tautan (https://www.ifrcnewsroom.org

Untuk informasi lebih lanjut

Di London: Teresa Goncalves, Co-Author Laporan Drowning just below the surface dan IFRC COVID-19 Communications Coordinator +44 (0) 7891 857 056, teresa.goncalves@ifrc.org
Di Jakarta: Hamzah Ramadhan, +62 811 1161 193, hamzah.ramadhan@ifrc.org

Di Kuala Lumpur: Antony Balmain, +60 12 230 8451, antony.balmain@ifrc.org

Di Hobart: Courtney Wilson, +61 481 150 973, courtney.wilson@ifrc.org

Tentang IFRC
IFRC merupakan jaringan kemanusiaan terbesar yang terdiri dari 192 Perhimpunan Nasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang memiliki tugas utama untuk meningkatkan taraf hidup dan mempromosikan martabat serta integritas di dunia.(Son)

Eko Santoso, Sosok Ketua RW Pengabdi Lingkungan

0

LUMAJANG – Sesungguhnya pada era sekarang ini terbilang sulit menemukan pengurus rukun warga (RW) yang benar-benar ingin mengabdi kepada warganya. Terlebih lagi, jika pengurus RW itu memiliki pekerjaan utama yang sudah sibuk. Praktis kondisi itu membuat RW hanya memiliki sedikit waktu luang membantu warga di lingkungannya.

Namun, tidak demikian dengan Eko Santoso, Ketua RW XI Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini. Ia justru merasa tertantang untuk memberikan sesuatu yang lebih baik, meskipun di tengah kesibukan pekerjaan utamanya sebagai wartawan. Berdedikasi melayani dan mengayomi lingkungannya, kian tumbuh mengiringi hasratnya yang kuat.

Seperti halnya saat ini, ia tengah fokus melakukan persiapan di lingkungannya untuk mengikuti lomba pawon urip tingkat kabupaten, Senin (28/11/2021). Bersama warga dan TP PKK Lingkungan RW XI Kelurahan Jogotrunan, ia memantapkan kondisi fisik lahan dengan memperhatikan keaneka ragaman tanaman yang sudah dipersiapkan untuk kebutuhan lomba.

Saat ditanya terkait kegiatan lomba pawon urip ini, Cak Eko, panggilan karib Ketua RW XI Kelurahan Jogotrunan tersebut, mengungkapkan jika hal ini merupakan program terobosan TP PKK Kabupaten Lumajang yang digagas untuk memanfaatkan lahan kosong serta dapat memiliki nilai ekonomi dalam memenuhi kebutuhan dapur keluarga.

“Pawon urip ini sesungguhnya program terobosan Ning Farin, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang. Salah satu tujuannya adalah untuk membangun rasa gotong royong warga sekaligus dapat memenuhi kebutuhan dapur,” terang Eko, Minggu (27/11/2021), di lokasi pawon urip RW XI Kelurahan Jogotrunan.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kegiatan kerja bakti pawon urip di lingkungan RW XI ini, dilakukan untuk memanfaatkan lahan kosong yang sudah diijinkan oleh pemiliknya, dengan tujuan agar lingkungan biar kelihatan rapi dan indah. Selain itu, tanaman yang ada di pawon urip nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar untukkebutuhan sehari hari.

“Intinya, kegiatan kerja bakti pawon urip kali ini bukan hanya karena ada lomba saja, lebih dari itu kami menginginkan program ini berkelanjutan. Kami ingin berbuat lebih kepada warga yang ada di lingkungan RW XI ini, kami berupaya mengutamakan keperluan warga,” pungkasnya.

Lelaki beranak dua ini memiliki motto urip iku urup. Makna filosofi ini luar biasa, kata dia, bahwa kita dilahirkan di dunia ini bukan untuk berdiri sendiri, berkuasa dan semua hanya untuk diri sendiri, akan tetapi kita lahir untuk saling memberi, saling menolong dan saling membantu sesama tanpa ada rasa pamrih. (red)

Gahan Wirahma Kembali Memimpin Desa Cihanjuang,Kecamatan Parongpong

0

Kabupaten Bandung Barat,Senin(29/11/2021)
Pelaksanaan Pilkades serentajbyang dilaksanakan di 41 Desa Wilayah Kabupaten Bandung Barat(KBB) telah usai digelar.Salah satu Desa yang melaksanakan PilKades adalah Desa Cihanjuang,dengab jumlah pemilih 14.675 terbagi dalam 30 TPS.Hasil pemungutan suara menetapkan no.urut 2,Gagan Wirahma memperoleh suara terbanyak(6958 suara) dengan mengungguli rivalnya dengan no.urut 1 Achmad Efendi (748 suara),dengan demikian Gagan Wirahma kembali memimpin Desa Cihanjuang selama Satu periode ke depan.
Berita acara hasil pemilihan telah ditandatangani olehseluruh paniti dalam rapat Pleno terbuka yang dilaknakan di Gedung sedbaguna Aula Desa Cihanjuang.

Dalam keterangannya Pihak Kecamatan Parongpong yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Parongpong,Agus mengungkapkan,
” Alhamdulillah berkat kerjasama dari berbagai pihak diantaranya,Unsur Muspika yakni Pak Camat,Pak Ka.Polsek,Dan Ramil,Pjs Kepala Desa dan sudah barang tentu dari Madyarakat Desa Cihanjuang,Alhamdulillah sampai sekarang ini berjalan aman,tertib, damai dan kondusif tanpa adanya Ekses.Saya berharap dari Pemerintah Kecamatan Parongpong agar kedepan,siapapun yang terpilih menjadi pimpinan di Desa Cihanjuang ini tetap menjaga kebersamaannya demi kemajuan Desa Cihanjuang.Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Masyarakat Desa Cihanjuang yang telah melaksanakan kewajibannya dalam melaksanakan Pemilihan Keoala Desa di tahun 2021 ini,walaupun dari pantauan tadi informasi sedikit menurun presentase Partisifasi dari masyarakat namun bukan menjadikan suatu halangan dalam melaksanakan Pilkades ini tanpa adanya Ekses serta aman dan kondusif.” Ungkap Agus,Sekretaris Kecamatan Paropong Kabupaten Bandung Barat.

Dari pihak Polsek Cisarua yang yang ikut melaksanakan pengamanan jalannya Pilkades,yang diwakili Panit.II Bimas Polsek. Cisarua,Ipda.Mulyana menegaskan,
“Alhamdulillah untuk Desa Cihanjuang dari 30 TPS dalam hal Pilkades ini berjalan lancar,aman, kondusif dan terkendali.Kedua belah pihak yang telah bertarung dalam Pilkades saling berpelukan dan menerima hasil dari Pilkades ini,semoga yang terpilih menjadi pimpinan di Desa Cihanjuang ini bisa memajukan wilayah Desa yang diPimpinnya dan tentunya menjaga kondusifitas wilayah Desa Cihanjuang.” Pungkas Aipda.Mulyana,Panit II Bimas Polsek Cisarua kepada Wartawan.

Gibby.

Seorang Petani Tertimbun Tanah Longsor, Warga Wonosari Heboh

0

MALANG – Warga Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang heboh. Gara-garanya, salah satu petani yang sedang mengerjakan ladang, tertimbun tanah longsor.

Peristiwa ini terjadi Minggu (28/11) pukul 14.00. Korban diketahui bernama Pak Cukup, 60, warga Desa Karangrejo, RT11 RW04, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.

Hingga malam, proses pencarian masih dilakukan warga bersama-sama dengan aparat dan tim SAR gabungan. Namun tubuh Pak Cukup, masih belum terlihat di dalam longsoran tanah.
Informasi yang didapat, sekitar pukul 14.00, hujan mengguyur Kecamatan Wonosari.Berberapa petani di ladang masih melakukan pekerjaan, tanpa menghiraukan imbauan dari orang lain untuk mengakhiri pekerjaan.

Peringatan warga akan terjadi bahaya terbukti. “Longsor terjadi saat hujan turun dan menimbun Pak Cukup,” ujar Sarianto, salah satu anggota BPBD Kabupaten Malang.

Warga dan petugas sendiri berupaya membersihkan material longsor. Tapi bantuan agar tubuh Pak Cukup bisa ditemukan, terkendala lokasi kejadian yang tidak bisa dijangkau kendaraan, Akhirnya Pencarian dilakukan secara manual dan dengan peralatan yang seadanya. (Dhw/robhin)