Home Blog Page 1597

Himpunan UMKM Kelurahan Cimahi Selenggarakan Bazar dan Vaksinasi

0

KOTA CIMAHI — Sabtu (06/11/2021) di
halaman Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi Tengah, menjadi tempat diselenggarakannya Bazar UMKM Himpunan UMKM Kelurahan Cimahi yang bertajuk “Bersatu Untuk Maju”.

Kegiatan tersebut merupakan Rangkaian Kegiatan yang didukung oleh beberapa sponsor dari beberapa perusahaan,diantaranya BJB, Cleo, Galery 24 dan Pegadaian, rangkaian Acara dimulai dengan Lomba mewarnai yang diikuti anak-anak Tingkat Taman Kanak-kanak, Penyuluhan Bahaya Narkoba oleh BNN Kota Cimahi.

Bazzar yang diikuti oleh Lebih dari 30 Stand,Informasi Disduk Capil dan Vaksinasi Sinovaks tahap I.

Disela-sela kegiatan tersebut Camat Cimahi Tengah,Tri Lospala Candra menjelaskan,
jika hari ini diselenggarakan Rangkaian Kegiatan yang dilaksanakan oleh beberapa Dinas yakni dari Disdagkoperin untuk UMKM nya, Dinas Kependudukan dan catatan sipil yang menginformasikan Program-program terbaru, dari BNN yang memberikan Penyuluhan tentang bahaya Narkoba, lalu kegiatan Vaksinasi Sinovaks tahap I yang merupakan target Pemerintah Kota Cimahi yang menginstruksikan dalam percepatan Vaksinasi ini, terutama di Kecamatan Cimahi Tengah Khususnya Kelurahan Cimahi ini cepat terselesaikan.

Target yang telah dicapai sampai saat ini lebih kurang hampir mendekati angka 90persen, diharapkan target 100 persen segera terealisasi.

Poin utama giat ini selain langkah pencegahan masalah pandemi,juga dalam hal Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan inibmerupakan salah satu langkah Pemulihan Ekonomi Nasional di Wilayah Kecamatan Cimahi Tengah dengab melaksanakan Bazzar serta pembinaan UMKM wilayah.

Kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan produk-produk UMKM kepada Masyarakat diharapkan hal ini dilaksanakan secara berkesinambungan.

Rencana Kami adalah membuat Web untuk memberikan informasi,mengembangkan usaha dan membangun mini market place didalam Website, hal ini merupakan salah satu cara Pemeintah Khususnya Kecamatan Cimahi Tengah untuk mengembangkan UKM yang ada di Kecamatan Cimahi Tengah, Jelas Camat Cimahi Tengah,Tri Lospala Candra kepada Wartawan.

Dalam kegiatan Bazzar tersebut Lurah Cimahi, Tresna ditempat terpisah mengungkapkan,
kegiatan yang dilaksanakan intinya lebih ke Bazzar UMKM Kelurahan Cimahi, namun kamipun menyisipkan kegiatan lainnya seperti Lomba mewarnai untuk anak-anak TK kemudian kita bekerjasama dengan Puskesmas Cimahi dalam kegiatan Vaksinasi Sinovaks tahap I, kemudian BNN juga hadir memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba,dari Disdukcapil juga menginformasikan pelayanan dengan aplikasi terbarunya.

Kami dari Kelurahan Cimahi ingin mempromosikan UMKM dari Kelurahan Cimahi Khususnya agar dapat Eksis dan dikenal oleh Masyarakat Cimahi pada umumnya.Untuk vaksin kami menyediakan kuota untuk 200 Orang.

“Alhamdulillah sudah terpenuhi angka tersebut, semoga dengan kegiatan ini menjadi sesuatu yang positip kedepannya dan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan yang dilaksanakan oleh Himpunan UMKM Kelurahan Cimahi.”Ungkap Lurah Kelurahan Cimahi,Tresna.

Ketua Panitya pelaksana Bazzar UMKM Kelurahan Cimahi,Usman menyatakan,
Cita-cita serta tujuan mengadakan keguatan ini yang utama adalah untuk meningkatkan UMKM khususnya di Kelurahan Cimahi ini karena pada masa pandemi kemarin UMKM terpuruk, sekarang dia mencoba untuk menaikan kembali UMKM agar lebih meningkat lagi dalam hal pendapatannya, Kedepannya kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar konten kita terus meningkat.

“Bagi para pelaku UMKM saya berharap jangan ada kata menyerah dan terus berkarya apapun produk yang dihasilkan, tetap semangat dan jangan menyerah dengan keadaan kami akan membantu dalam meningkatkan Produksi, penjualan para pelaku UMKM yang ada di Kelurahan Cimahi.”Pungkas Usman,Ketua Pelaksana Bazzar UMKM Kelurahan Cimahi kepada Wartawan.
(Gibby).

Cara Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Bantaran Sosialisasikan Prokes

PROBOLINGGO – Kegiatan pelaksanaan edukasi protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat selalu dilaksanakan di masing-masing wilayah yang ada di kabupaten Probolinggo.

Seperti halnya kegiatan Tim Satgas Kecamatan Bantaran yang melaksanakan edukasi kepada pengguna jalan yang berada di desa Bantaran.

Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota Koramil 0820/04 Bantaran Serda M. Jumadi yang dengan humanis memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan roda dua maupun roda empat yang melintas di jalan.

Selain memberikan edukasi juga membagikan masker bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan virus COVID-19 di wilayah kecamatan Bantaran.

Dalam melaksanakan edukasi tersebut tidak hanya dilaksanakan pada saat ini saja namun dilaksanakan setiap saat dimasa pandemi, sehingga diharapkan masyarakat kecamatan Bantaran terhindar dari penularan virus Covid-19. (doko)

Kapolri Sebut Peran Tokoh Lintas Agama Bantu Percepatan Vaksinasi di Labuan Bajo

0

NTT – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau vaksinasi massal yang dilakukan di Gereja Paroki Roh Kudus, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (6/11/2021).

Dalam vaksinasi ini, Panglima dan Kapolri juga melakukan dialog dengan para tokoh lintas agama wilayah Manggarai Barat, NTT membahas beberapa hal untuk mendukung wilayah NTT, khususnya Labuan Bajo lebih baik ke depannya.

“Hari ini saya bersama Panglima TNI dan pejabat utama Mabes TNI-Polri berkesempatan mendengar langsung terkait hal-hal dan harapan tokoh lintas agama untuk mendukung dan mewujudkan NTT siap menjadi wilayah destinasi super prioritas dan mengangkat pertumbuhan ekonomi di NTT, khususnya di Manggarai Barat,” kata Sigit.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan tokoh lintas agama yang ikut mendukung akselerasi vaksinasi di wilayah Labuan Bajo, Manggarai Barat. Dari data yang didapat, Kapolri menuturkan vaksinasi di wilayah Manggarai Barat sudah mencapai 70 persen.

“Ini penting karena kami sudah berkeliling ada di beberapa tempat yang sampai saat ini sangat sulit dilaksanakan vaksinasi karena muncul hoaks, muncul isu vaksin itu bertentangan dengan kaidah agama, sehingga perlu ada penjelasan cukup panjang dan sampai sekarang hal tersebut masih kita hadapi,” ucap Sigit.

Namun, ia melihat di wilayah Manggarai Barat, NTT, hampir semua masyarakat sangat antusias mengikuti kegiata vaksinasi. Hal ini tentunya bisa terjadi dengan kerja sama antara Pemda, TNI-Polri, relawan dan tentunya peran serta tokoh lintas agama yang ikut mendukung dan menyosialisasikan vaksinasi ke masyarakat.

“Vaksin ini penting untuk meningkatkan imunitas dan kekebalan tubuh dari serangan Covid-19,” ucap Sigit.

Dengan sudah 70 persen masyarakat tervaksin di wilayah Manggarai Barat, Sigit menuturkan menjadi modal penting buat wilayah Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo. Sebab, pemerintah sudah menentukan bahwa Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi super prioritas.

“Tentunya kita memiliki kepentingan bersama bagaimana Labuan Bajo kita siapkan betul-betul menjadi destinasi super prioritas yang bisa menerima kehadiran turis domestik dan luar negeri,” kata Sigit.

Dalam satu setengah tahun pandemi Covid-19, Sigit menyebut wilayah Labuan Bajo yang sudah dipersiapkan menjadi destinasi super prioritas terkena dampak Pandemi Covid-19. Untuk itu, penting membuktikan kepada dunia bahwa Labuan Bajo sudah siap menerima kedatangan turis baik dari mancanegara maupun domestik.

Adapun kesiapan menerima kedatangan para turis, lanjut Sigit, dengan tetap menjaga akselerasi vaksinasi dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan. Hal itu semua bisa dilakukan dengan kerja sama antara Pemda, TNI-Polri, para tokoh lintas agama dan masyarakat.

“Kalau kita menjaga pengendalian angka Covid dan ada kegiatan event internasional maka kita yakin selanjutnya ini berdampak pertumbuhan ekonomi bisa kita pulihkan,” ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Mantan Kapolda Banten ini juga melanjutkan bahwa kunci lain agar dunia luar percaya bahwa Indonesia tempat aman untuk berkegiatan dan berwisata adalah dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa yang ramah menyambut para wisatawan baik luar maupun dalam negeri.

“Walaupun negara kita terdiri dari berbagai macam suku, agama, bahasa tapi kita bisa menunjukan Indonesia aman. Masyarakat ramah dan itu semua bisa kita lakukan kalau kita menjaga persatuan dan kesatuan. Dari sisi fasilitas, masyarakat, kesiapan dan keramahan kita tunjukan kita mampu. Ini terjadi apabila penanganan Covid baik, kamtibmas kondusif, masyarakat yang baik menerima, sehingga kita bisa menjadikan NTT khususnya Labuan Bajo siap menyambut wisatawan internasional dan domestik,” papar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI dan Kapolri juga menyempatkan diri untuk menyapa secara virtual guna melihat langsung prosew vaksinasi massal. (tim)

Mengenal Bripka Sugeng, Pendiri Taman Baca Anak-anak di Kelurahan Binaannya

SURABAYA – Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat merupakan tugas utama korps Polri.

Hal itulah yang juga ingin diwujudkan oleh Bripka Sugeng Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polrestabes Surabaya.

Berbagai cara ditempuh Bripka Sugeng seperti melalui sosialisasi, Bansos, pembinaan, hingga pemanfaatkan lahan kosong bekas pengolahan kayu di ujung Gang 3 Tembok Lor, Surabaya yang menjadi wilayah binaanya.

Dengan niat yang baik, Bripka Sugeng membangun Taman Baca yang sebelumnya telah dirapatkan bersama pengurus kampung setempat.

Taman baca tersebut diisi dengan rak etalase dan 250 buku dengan beraneka buku seperti buku cerita, pengetahuan alam, ensiklopedia, sejarah dan sains.

Taman baca ini juga disambut baik oleh anak-anak setempat yang nampak begitu gembira bak tengah berada di wahana bermain dengan membaca buku mereka yang merupakan jendela dunia.

Kemauan dan usaha tulus yang ditunjukan oleh Sugeng untuk mencerdaskan anak-anak yang nantinya menjadi generasi penerus bangsa di masa depan bahkan dilakukan dengan merogoh kocek pribadinya. Namun demikian Sugeng tetap ikhlas.

“Jangan berhitung materi dengan ilmu pengetahuan, jika generasi penerus kita adalah orang-orang yang hebat dan pintar, kita juga yang bangga karena awalnya berkat niat keinginan diri kita,” ucap Bripka Sugeng.

Sugeng sendiri menjadi sosok abdi negara yang dikagumi dan dicintai anak-anak yang sampai menarik dirinya yang baru turun dari motor dan berjalan beberapa langkah sembari menanyakan apakah dirinya membawa buku bacaan baru.

Buku buku tersebut ia dapatkan sebagian dari rekan rekannya dan sebagian lagi dia beli dengan sebagian uang gaji yang disisihkannya.

Tindakan Bripka Sugeng ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan. Bahkan hal ini diakui oleh Penggerak Literasi Digital Nasional, DR. Nasrul Syarif, M.si.

“Yang dilakukan oleh Bripka Sugeng merupakan inspirasi yang luar biasa yang bisa kita tiru bisa kita ambil dan ini adalah upaya membangun literiasi digital juga,” ujarnya.

Perpustakaan keliling dan taman bacaan yang dibangun oleh Bripka Sugeng ini sangat membantu masyarakat dan menjadi bukti polisi merupakan sahabat masyarakat.

“Ini adalah salah satu bukti bahwa polisi adalah sahabat masyarakat, polisi bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat, inilah teman-teman sekalian apa yang kita tabur maka itu yang akan kita hasilkan, kalau kebaikan yang kita tabur maka akan menghasilkan kebaikan pula,” ungkap Nasrul.

Hal serupa juga disampaikan Mashoet, tokoh masyarakat Bubutan yang menyebut tindakan mulia Bripka Sugeng ini sangat bermanfaat bagi generasi yang akan menjadi masa depan dari Indonesia.

“Bantuan dari Bripka Sugeng Babinkamtibmas Bubutan sangat amat berguna sekali bagi adik-adik diwarga kami sehingga adik-adik bisa melancarakan niat untuk sehingga menambah wawasan mereka,” pungkasnya. (tim)

Gerak Cepat Bripka Khoirul Anam SH, Bantu Warga Tidak Mampu Dapatkan Perawatan Medis

0

SAMPANG – Mendengar laporan ada warga binaannya mengalami sakit parah, Bhabinkamtibmas Desa Rong Dalam Bripka Khoirul Anam SH langsung melakukan pengecekan dan mendatangi rumah warganya.

Sadiman (65 thn) warga Dusun Morong Desa Rong Dalam Kecamatan Omben sudah 5 bulan ini mengalami sakit pada kakinya setelah menginjak tulang ular saat melakukan aktifitas berkebun sekitar bulan puasa kemarin.

Latar belakang Sadiman yang berasal dari keluarga tidak mampu, selama sakit Sadiman hanya dirawat istrinya dengan perawatan seadanya dirumahnya karena tidak mempunyai biaya untuk berobat ke Puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan lainnya.

Melihat kejadian tersebut Bhabinkamtibmas Desa Rong Dalam langsung memberi bantuan kepada Sadiman dengan menguruskan kartu BPJS (Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial) agar dapat digunakan Sadiman untuk berobat ke Puskesmas atau tempat pelayanan kesehatan lainnya sekaligus sejumlah uang untuk meringankan beban hidup keluarga Sadiman.

Mendengar laporan dari anggotanya bahwa ada warga tidak mampu yang mengalami sakit parah, Kapolsek Omben kesatuan Polres Sampang Ipda Andrik Soejarwanto SH pada hari ini, Jum,at (05/11) pukul 07.30 Wib mengajak Forkopimcam Kecamatan Omben untuk mengunjungi kediaman Sadiman di Desa Rong Dalam Kecamatan Omben.

Forkopimcam Kecamatan Omben sangat prihatin melihat kondisi Sadiman yang mengaku terkena bisa ular sampai kakinya mengalami luka yang parah karena tidak mampu berobat ke rumah sakit.

Ipda Andrik Soejarwanto SH dengan didampingi Forkopimcam Omben mengatakan kepada media yang ikut dalam kegiatan tersebut akan secepatnya melakukan koordinasi dengan seluruh pihak agar Sadiman segera mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Omben juga mengatakan bahwa dalam kegiatan pagi ini juga membawa bantuan sosial berupa sembako dan bantuan uang untuk membantu kehidupan Sadiman yang belatar belakang keluarga tidak mampu.

Kapolsek Omben juga mengapresiasi kesigapan dan kecepatan Bhabinkamtibmas Rong Dalam Bripka Khoirul Anam SH dalam penanganan warga di desa binaannya yang tidak mampu untuk perawatan medis.

“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas harus bisa melayani masyarakat di tempat mereka ditugaskan agar masyarakat bisa merasakan pelayanan Polri secara langsung,” terang Kapolsek

Selain itu juga Kapolsek Omben juga sering kali memerintahkan anggotanya untuk selalu mendekatkan diri kepada masyarakat sebagai salah satu upaya Polri khususnya Polsek Omben membangun sinergitas kemitraan dengan masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kecamatan Omben.

“Alhamdulillah kegiatan kami pada hari ini sudah mendapatkan perhatian dari pihak-pihak terkait untuk membawa Pak Sadiman ke Sampang mendapatkan pengobatan,” pungkas Ipda Andrik Soejarwanto SH. (tim)

Sebuah Rumah Mungil Porak Poranda Di Terjang Banjir, Pemiliknya Hanya Bisa Pasrah

0

KOTA MALANG – Sebuah rumah di Kampung Putih, Rampal Celaket, Kota Malang terseret banjir yang terjadi pada Kamis (4/11) sore.

Pemilik rumah, Rohman (62) hanya bisa pasrah melihat tempat tinggalnya terseret banjir di depan mata kepalanya saat itu.

Kejadian itu terjadi pada sekitar pukul 17.30, saat dia baru keluar dari kamar mandi. Tiba-tiba warga memberitahunya agar segera keluar karena kondisi sangat berbahaya.

“Saat berada di luar rumah, saya hanya bisa melihat kayu-kayu besar menghantam sisi atas rumah hingga akhirnya roboh,” ujarnya sat ditemui para pewarta di tempat pengungsian yang berada di Senaputra, Kota Malang, Jumat (5/11).

“Saat itu tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang di dalam dapur dan uang-uang juga ikut hanyut,” imbuhnya.

Melihat rumah dengan luas 7 meter dan lebar 3 meter miliknya terseret banjir, ia tidak bisa berkata-kata hingga penyakit asmanya kumat.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa. Asma saya langsung kambuh. Padahal selama ini sudah tidak pernah kambuh. Untungnya saat ini sudah baikan,” kata dia.

Selama ini, Rohman yang berprofesi sebagai tukang becak hanya tinggal sendiri tanpa ditemani keluarga. Ketiga anaknya sudah bekerja di daerah lain dan istrinya telah meninggal dunia.

“Anak pertama kerja di Kalimantan tidak pernah pulang, anak kedua tinggal di Wajak, Kabupaten Malang tapi kerja di Surabaya,” terangnya.

“Anak saya yang kedua ini kadang-kadang masih pulang kerumah tapi dua minggu ini belum kesini dan yang ketiga di Banjarmasin juga tidak pernah pulang,” imbuhnya.

Rohman berharap bisa mendapatkan bantuan untuk membangun kembali rumahnya yang telah rata dengan tanah akibat terseret banjir.

“Harapannya rumah saya dibantu membangun lagi, karena disini saya sendirian gak ada sapa-sapa,” tandasnya.

Sebagai informasi selain rumah Rohman, dua rumah disisi kanan dan kirinya juga mengalami kerusakan yang cukup parah. (Dhw/robhin)

Mensos Berikan Santunan Korban Banjir Bandang di Batu

0

BATU – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan santunan kepada para korban luka dan ahli waris korban meninggal dunia masing-masing Rp 15 juta, korban luka masing-masing Rp 5 juta.

Sentuan lainnya yang diberikan Kementerian Sosial berupa paket makanan cepat saji, kidsware, family kit, makanan bayi, serta tenda, dan matras guna keperluan pengungsi.

Bantuan itu diberikan setelah ia meninjau dampak kerusakan akibat banjir bandang di Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur pada Jumat (5/11/2021)..

“Saya ke sini memang karena ada korban yang harus kita berikan santunan,” ujarnya saat ditemui di Posko Siaga Tagana Balai Kesenian Bulukerto.

Risma juga meninjau kesiapan dapur umum yang dibangun di Posko Siaga Tagana. Di tempat itu, lima orang mengungsi akibat dampak banjir bandang. (tim)

Setelah di Vaksin, Masyarakat Desa Bagorejo Pulang Bawa Sembako

0

Jember- Serbuan Vaksinasi yang dilakukan Pemkab Jember disambut baik masyarakat dan juga jajaran pihak kecamatan dan desa, hal tersebut dilakukan dengan berbagai cara unik yaitu masyarakat yang mau datang vaksin pulang diberikan paket sembako.

Hal tersebut dilakukan oleh Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas pada Jum’at,(5/11/2021) sore, warga yang datang diberikan sebuah paket sembako lengkap, dan cara tersebut ternyata ampuh mematik minat masyarakat yang rata rata berfrofesi sebagai buruh tani.

Terobosan kepala desa tersebut dengan cara Vaksinasi dan berbagi sembako juga didukung sepenuhnya oleh para pengusaha dan juga Dewan DPRD Jember yang turut andil dalam mensukseskan program pemerataan vaksinasi dikabupaten Jember.

“Kami lakukan cara unik yaitu warga yang mau Vaksinasi pulangnya kita kasih paket sembako, mengapa hal ini kita lakukan karena ini sebagai cara bentuk mematik minat masyarakat yang takut akan vaksinasi dan juga cara pemerintahan Desa Bagorejo dalam mensukseskan program pemerintah Jember,” Kata Attourohman.

Kades juga menyampaikan,jika nantinya hal ini tetap akan dilakukan bagi masyarakat yang belum vaksin, jika mau vaksin akan diberikan sembako, nantinya kita akan Urunan atau patungan dengan semua perangkat agar vaksinasi sukses.

Selain itu, kepala desa juga menambahkan warga ikut dalam kegiatan Vaksinasi juga diberikan edukasi, mulai dari makan dan juga menjaga prokes, dan ketika masyarakat ada keluhan langsung menghubungi pihak desa atau tenaga medis.

Terpisah, Bupati Jember Hendy Siswanto dalam kesempatan Kunjungan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di tempat pelelangan ikan puger, dalam sambutannya juga menyampaikan jika kabupaten Jember sudah mencapai 46,8 persen masyarakat yang ikut vaksin.

“Alhamdulillah ibu Gubernur, kabupaten Jember sudah dibantu Quota Vaksin dari pemrov jatim dan Dinkes, saat ini jember hampir 50 persen yang sudah ter vaksin, ini berkat kerjasama semua lini mulai dari pihak kecamatan dan desa dengan cara unik mematik masyarakat untuk datang vaksinasi,” Kata Hendy.

Sementara itu, di desa Bagorejo sendiri, Vaksinasi dilakukan dengan Quota 350 jenis sinovac dan astrazeneka dengan dosis 1 yang diikuti oleh Dua dusun yaitu Krajan dan Ampel Dento.(Son)

Polresta Malang Kota Terjunkan Team Trauma Healing, Dampingi Warga Terdampak Bencana Banjir

0

KOTA MALANG – Seluruh jajaran Polresta Malang Kota bergerak cepat bersama tim gabungan membantu korban terdampak banjir di Kampung Putih, Samaan, Klojen, Jumat (5/11).

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengerahkan bantuan dukungan logistik sarana dan prasarana kepada masyarakat yang menjadi korban bencana Banjir di wilayah Kota Malang sejak Kamis (4/11) sore

Dalam kegiatan kemanusiaan ini pihak Kepolisian Polresta Malang Kota tidak hanya memberikan bantuan makanan dan tenaga, melainkan juga menerjunkan Satgas Sama Ramah tim trauma healing yang di miliki Polresta Malang Kota guna memberikan pendampingan Psikologi bagi korban terdampak bencana.

Tim yang bertajuk Sama Ramah (Satgas Malang Raya Trauma Healing) memberikan layanan pendampingan psikologi berupa PFA (Psychological First Aid) kepada korban bencana banjir.

“Tim ini juga mempersiapkan bantuan fisik sementara, berupa makanan dan minuman. Pendampingan Trauma Healing ini dilakukan dengan cara pendekatan yang humanis dan persuasif,” kata Buher sapaan akrabnya.

Buher menyatakan, selain dewasa, anak-anak dan balita juga ikut mengungsi. Mereka bahkan hanya membawa bekal seadanya dari tempat tinggal asal. Karena itu, trauma healing ini dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para korban pengungsi agar terhindar dari trauma psikis yang berkepanjangan.

Tim yang beranggotakan 4 personel Polresta Malang Kota ini di bawah pimpinan Aipda Muis S.psi, M.M dan Aipda Indah Soviyana,S.psi mendatangi para pengungsi satu per satu memberikan edukasi, analisa tingkat stress dan juga solusi penanganannya.

“Mereka mengajak anak-anak untuk bermain dan bercerita dimaksud mengembalikan tawa ceria mereka. Mendengar keluh kesah para korban sedikit mengurangi beban psikis yang mereka rasakan akibat bencana banjir ini. Anak-anak dan balita kesulitan beradaptasi dengan lingkungan pengungsian saat ini akibat masih terbatasnya sarana fasilitas yang tersedia,” lanjut lulusan Akpol 2000.

Perlu diketahui bencana alam berupa banjir bandang akibat dari hujan yang menguyur Kota Batu dan sekitarnya sejak pukul 14.50 Wib dengan itensitas yang cukup tinggi.

Sementara dilaporkan titik lokasi banjir di Kota Malang sendiri ada di Kelurahan Penanggungan, Samaan dan Jatimulyo Lowokwaru. Dari dua tempat itu terdata lebih dari 400 warga mengungsi. (Dhw/robhin)

Wabup Subandi Meninjau Rumah Warga di Sedati Yang Tersapu Angin Puting Beliung

0

SIDOARJO – Hujan bercampur angin yang terjadi kemarin sore (4/11) mengakibatkan pemukiman warga Desa Pepe dan Dusun Wagir Desa Kwangsan atap rumah porak poranda, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., bersama Dinas Sosial, dan BPBD (Badan Nasional Penanggunan Bencana Daerah) Sidoarjo,meninjau lokasi bencana puting beliung yang menerjang 28 pemukiman warga Dusun Wagir Desa Kwangsan dan Desa Pepe Kecamatan Sedati, Jumat (5/11)pagi.

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Warga yang rumahnya diterjang puting beliung mendapatkan santunan dan mengganti atap rumah warga yang rusak dengan asbes.

Adanya perubahan iklim ini, pemerintah kabupaten Sidoarjo. Baik TNI-POLRI dan BPBD sudah melakukan persiapan dalam rangka menghadapi adanya bencana yang menimpa rumah warga, contohnya yang terjadi pada saat ini.

“Karena ini adalah perubahan musim, kita sudah antisipasi, kapan hari kita sudah apel bersama Pak Kapolres mempersiapkan langkah guna antisipasi perubahan musim,” kata Wakil Bupati Subandi.

Tak hanya BPBD Sidoarjo, Dinas Sosial, Polres Sidoarjo, sinergi antisipasi perubahan musim juga ada di jajaran stakeholder kecamatan dan desa. Seperti Pengurus Kecamatan, Pemerintah Desa, dan Amil diminta Wakil Bupati Sidoarjo untuk juga turut membantu.

“Mulai dari Kepala Desa, mulai Pak Camat dan Pak Amil, sampai jajaran Kepolisian semuanya bersama-sama untuk menyelesaikan tugas masing-masing,” tambah Subandi

Wakil Bupati Sidoarjo, H. Subandi S.H., berpesan supaya selalu mengedepankan kerja sama antar institusi negara guna mengantisipasi dan menanggulangi masalah-masalah yang ada, khususnya tentang bencana. (Kominfo/Yl).