Home Blog Page 1600

Usai Dijenguk Wabup Sidoarjo, Pengidap Tumor Mata Langsung Dirujuk ke RSU Dr. Soetomo

SIDOARJO – Derita Fungki Sudrajat warga Desa Bareng Krajan Kecamatan Krian akibat mengidap penyakit tumor dimatanya mendapat perhatian Pemkab Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi SH datang menjenguk pria berusia 28 tahun tersebut di kosannya, Rabu, (3/11). Kedatangan pagi tadi juga usai menjenguk Rasya Rizki Aisyah warga Desa Tenggulunan Kecamatan Candi yang terbaring sakit Hidrosefalus.

Wabup H. Subandi datang bersama Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo drg. Syaf Satriawarman, Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Drs. Ec. Asrofi MM dan Wakil Ketua III Bidang Administrasi Umum, SDM, Peencanaan Keuangan dan Pelaporan Baznas Kabupaten Sidoarjo Drs. H. Ilhamuddin. Selain memberi semangat, Wabup H. Subandi juga memberikan bantuan. Selain menyerahkan bantuan Sembako dari Pemkab Sidoarjo, dirinya juga menyerahkan bantuan dari Baznas Sidoarjo serta memberikan bantuan uang dari sakunya pribadi.

“Semangat ya, inshaalloh sembuh, kita rombongan bersama bapak Kadinkes, Bapak Dinas Sosial memberi support ke jenengan, inshaalloh waras ini,”ucapnya saat menjenguk Fungki.

Wabup mengatakan kondisi masyarakat seperti ini menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah akan membantu warga yang mengalami kesulitan seperti ini. Seperti derita yang dialami Fungki Sudrajat warga Desa Bareng Krajan Kecamatan Krian. Kesulitan ekonomi membuatnya terhalang untuk berobat. Oleh karenanya dengan kehadiran pemerintah, upaya pengobatan dapat dilakukan.

“Inshaalloh ini nanti dikirim ke rumah sakit dr. Soetomo, mudah-mudahan dengan upaya dan ikhtiar kita bersama ada kesembuhan untuk beliaunya,”ucapnya usai menjenguk Fungki.

Wabup juga berpesan kepada keluarga penderita untuk terus berdoa bagi kesembuhan Fungki. Dimintanya juga untuk kuat dan sabar atas musibah penyakit seperti ini. Pemkab Sidoarjo akan berupaya bagi kesembuhan Fungki. Biaya pengobatannya akan menjadi tanggungan Pemkab Sidoarjo.

“Kita juga sampaikan kita harus berdoa dan kuat karena ini suatu musibah penyakit, harapan kita mudah-mudahan dari rumah sakit bisa sembuh dan hidup normal kembali,”pintanya. (Kominfo/Yl).

Polresta Sidoarjo Gandeng IPSI, Sukseskan Vaksinasi Pedesaan

SIDOARJO – Akselerasi vaksinasi Covid-19 menyasar pedesaan terus dilakukan Polresta Sidoarjo dan jajaran. Kali ini dengan menggandeng Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sidoarjo, mengadakan vaksinasi sebanyak 1.500 dosis bertempat di Balai Desa Tropodo, Waru, Rabu (3/11/2021).

Sejak pagi dimulainya vaksinasi animo masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin Sinovac tahap pertama maupun kedua begitu tinggi. Melihat besarnya minat masyarakat untuk vaksinasi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro berharap dapat segera membentuk herd immunity bagi masyarakat.

“Gerak vaksinasi kami terus menyasar wilayah pedesaan. Tujuannya untuk dapat menjangkau masyarakat lebih luas, khususnya bagi para lansia agar lebih mudah mendapatkan vaksinasi,” ujar Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Capaian vaksinasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo menurutnya juga terus meningkat. Vaksinasi dosis pertama sudah melebihi target 70 persen, yakni sekarang 75 persen. Vaksinasi dosis kedua 53 persen, disusul vaksinasi bagi lansia sudah 55 persen. “Upaya akselerasi vaksinasi akan terus kami genjot hingga sampai 100 persen,” imbuhnya.

Sementara itu, dari IPSI Sidoarjo Jaka Priwahono menjelaskan, pihaknya mendukung penuh kegiatan vaksinasi, termasuk bersama Polresta Sidoarjo. Agar percepatan vaksinasi dalam rangka terbentuknya herd immunity dapat segera terwujud.

“Selain melalui kegiatan vaksinasi, kami dari IPSI Sidoarjo terdiri dari berbagai perguruan silat siap bersinergi dengan Polresta Sidoarjo guna menciptakan kondusifitas kamtibmas Kabupaten Sidoarjo,” jelas Jaka Priwahono, sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi IPSI Sidoarjo. (Hum,Pol/Yl)

Sampah Jadi Persoalan Bersama, Gus Muhdlor Minta DLHK Tambah Lagi TPST Kawasan

SIDOARJO – Dalam jangka pendek selain akan mengoperasionalkan Sanitary Landfile di TPA Jabon penanganan Sampah di Sidoarjo juga akan memperbanyak TPST Kawasan (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu). Selain itu, sampah yang ada di TPST dan TPA Jabon juga akan diolah menjadi Briket. Hal itu disampaikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) saat melakukan sidak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon. Rabu, (3/11/2021).

Penanganan sampah menurut Gus Muhdlor menjadi tanggung jawab bersama. Mulai dari hulu sampai hilir harus bersama – sama memikirkan.

“Permasalahan sampah ini menjadi tanggung jawab kita semua, kalau semua sampah yang dikirim ke TPA Jabon tanpa melalui pemilahan maka dipastikan tidak bisa menampung,” katanya.

Sampah yang dikirim ke TPA Jabon mencapai 400 – 500 ton perharinya. Oleh karena itu penanganan jangka pendek Bupati minta adanya pemilahan sampah sebelum dikirim ke TPA Jabon.

“Jangka pendek kita memperbanyak TPST Kawasan. Tujuannya agar sampah yang dikirim ke TPA Jabon ini volumenya berkurang, dilakukan pemilahan terlebih dulu sebelum dikirim ke kesini,” jelasnya.

Penambahan TPST Kawasan akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Salah satunya adalah di kawasan perkotaan, di Bluru Kecamatan Sidoarjo.

“Pemanfaatan Sanitary Landfile saat belum bisa dilakukan karena masih ada satu peralatan yang belum siap,” tambahnya.

Bupati Gus Muhdlor juga berencana akan melakukan inovasi pengolahan sampah dengan cara dijadikan briket atau bahan bakar Arang. Solusi ini masih dalam kajian Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo.

“Kita sudah ada rencana sampah ini akan diolah menjadi bahan bakar Arang atua briket, ini masih dalam proses pembahasan,” jelas Gus Muhdlor. (Kominfo/Yl).

Wabup Siapkan Green Hous Anggrek di Buper Glagah Arum

LUMAJANG – Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menerima Audiensi Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Lumajang di Ruang Kerja, Rabu (3/11).

Bunda Indah sapaan akrabnya menyampaikan bahwa saat ini Ia telah mempersiapkan Green House Anggrek di Bumi Perkemahan Glagah Arum sebagai salah satu sarana edukasi jenis dan spesies anggrek endemik Semeru.

“Di Buper juga akan ada green house anggrek, tapi untuk endemik Semeru, itu untuk edukasi anak-anak Pramuka,” ujarnya.

Ia juga mendukung kegiatan yang dilakukan PAI Lumajang untuk membudidayakan anggrek utamanya untuk endemik Semeru.

Bunda Indah juga memberikan nama untuk salah satu jenis Anggrek Hybrid hasil persilangan Burana White dan Stratiotes dengan nama Anggrek Lumajang Eksotik.

Sementara, Ketua PAI Lumajang, Eko YP menyampaikan saat ini pihaknya sudah melakukan program kerjasama berupa kemitraan dengan para petani untuk pembudidayaan anggrek sekaligus pemasarannya.

“Ini ada program kemitraan ada petani plasma, kita jamin pasarnya, harapannya ada dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, disampaikannya ada 12 jenis Anggrek Hybrid hasil persilangan yang telah didaftarkan PAI Lumajang pada lembaga paten internasional yang berpusat di Inggris. Beberapa nama di antaranya Pesona Lumajang, Lumajang Unik, dan Mini Lumajang.

Ia berharap nantinya ada dukungan dari pemerintah agar pembudidayaan Anggrek di Kabupaten Lumajang semakin banyak peminatnya. (RED)

Tanah Longsor, Akses Jalan Desa Bedayu-Pandansari Tertimbun Lumpur

LUMAJANG – Ruas jalan Desa Bedayu – Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang tertimbun tanah longsor pada Selasa (2/11/2021), mengakibatkan, akses jalan kedua desa itu terganggu.

Petugas dari Kecamatan, Sueb mengatakan peristiwa itu terjadi Senen malam saat wilayah Senduro dilanda hujan deras.

“Gorong gorongnya buntu tertutup akar akaran bambu. Akhirnya air mengalir deras menerobos tanah berm jalan hingga digesong sedalam 3 meter,” kata Sueb.

Adapun lokasi longsor berada dalam radius sekitar tiga kilometer dari Balai Desa Bedayu.

Saat ini petugas sedang berada di lokasi sudah mulai membersihkan material longsor agar bisa segera kembali dilalui kendaraan.

“Sekarang petugas di sana sedang melakukan upaya pembersihan badan jalan tertimbun longsoran tanah dari atas,” imbuh Sueb.

Akses jalan Desa Bedayu – Pandansari ini tergolong lokasi rawan longsor, karena kondisi geografis wilayah setempat berada di dataran tinggi dengan tekstur tanah lembek. (bam)

Pemdes Senduro Salurkan BLT-DD Bulan Oktober

LUMAJANG – Bertempat di balai desa Senduro kecamatan Senduro kabupaten Lumajang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) bulan Oktober atau tahap ke sepuluh di tahun 2021, Rabu (03/11/2021) pukul 11 siang.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Farid Rahman Hermansyah, SE, Kepala Desa Senduro beserta perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Haris menjelaskan bahwa, KPM penerima BLT dana desa pada tahun 2021 ada 110 Kepala Keluarga (KK).

“Bantuan yang diberikan pada bulan Oktober ini sebesar 300 ribu, sama seperti yang diberikan pada bulan-bulan kemarin,” kata Haris.

Lebih lanjut Haris mengatakan, dalam pemilihan penerima bantuan ini tidak asal pilih, karena data penerima bantuan tidak boleh ada yang tumpang tindih dengan penerima bantuan yang berasal dari sumber anggaran lainnya.

“Semua yang menerima sudah melalui proses verifikasi dan falidasi serta musdes khusus bersama RT, RW, perangkat, BPD dan tokoh masyarakat,” terangnya.

Tujuan pemberian bantuan ini adalah supaya masyarakat yang tidak mampu dengan adanya pandemi virus covid-19 ini bisa terbantu.

Agus berharap bantuan ini tepat sasaran dan berguna bagi masyarakat yang menerimanya, sebab bantuan ini hanya pada saat terjadi bencana pandemi wabah covid-19 ini.

“Dengan adanya BLT dana desa ini bisa meringankan beban ekonomi bagi keluarga penerima manfaat,” harapnya.

“Semoga kedepan dengan menurunnya angka kasus covid-19 dana desa bisa digunakan penuh untuk percepatan pembangunan desa”, imbuhnya.

Harus dalam sela-sela penyaluran BLT Dana Desa menghimbau kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi covid 19 ini diharapkan tetap tenang, jangan panik, selalu patuhi anjuran dan himbauan pemerintah serta diharapkan untuk mengikuti vaksinasi guna pencegahan penularan covid-19.

“Usahakan dalam masa pandemi ini kondisi panjenengan agar selalu fit, jaga selalu imunitas tubuh, dan ikuti vaksinasi yang menjadi program pemerintah,” himbau Kades Haris.

Dalam penyaluran BLT dana desa pemerintah desa Senduro tetap menekankan kepada penerima bantuan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menerapkan hidup sehat, cuci tangan, jaga jarak dan memakai masker. (bam)

Polsek Pronojiwo Gelar Ops Yustisi

LUMAJANG – Polsek Pronojiwo Polres Lumajang melaksanakan kegiatan ops yustisi di wilayah Kecamatan Pronojiwo, Rabu (03/11/2021).

Pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di wilayah hukum polsek pronojiwo dan ops yustisi akan di laksanakan secara berkala guna penyebaran covid-19 di wilayah kecamatan pronojiwo.

Dalam kegiatan ops yustisi warga di himbau agar menerapkan 5M antara lain menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan mengurangi kerumunan, bilamana semua itu sudah di tetapkan oleh seluruh warga maka akan tercipta wilayah menjadi kec. Pronojiwo zona hijau dari penyebaran covid-19. (hum).

Perbaiki Pola Manajemen Yang Berorientasi Pada Masyarakat, PMI Situbondo Study Banding ke Jember

JEMBER — Sebanyak 17 pengurus dan staf PMI Kabupaten Situbondo, Rabu (03/11/21) melakukan studi banding ke PMI Kabupaten Jember untuk meningkatkan layanan pada masyarakat di daerah tersebut. PMI Situbondo belajar tata managemen di PMI Jember yang selama ini memiliki pola managemen dengan berorientasi pada masyarakat sesuai regulasi yang ada.

Di aula Unit Markas PMI Kabupaten Jember, pengurus dan staf PMI Kabupaten Situbondo mencoba belajar managemen yang ada di jember, bahkan untuk menunjang kegiatan kemanusiaan di kabupaten yang ada di pantai utara pulau jawab itu akan membuat unit usaha.

“kami datang ke jember ini untuk belajar pola manajemen disini untuk kemudian diterapkan di daerah kami, selain itu saya juga tertarik unit usaha yang bisa menunjang kegiatan kemanusiaan dan di jember ini memiliki koperasi serta klinik,” ujar Sofwan Hadi, Ketua PMI Kabupaten Situbondo.

Dengan adanya unit usaha yang sesuai dengan regulasi, diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi PMI Situbondo untuk meningkatkan layanan pada masyarakat. “saya tertarik itu, sehingga layanan pada masyarakat bisa semakin baik lagi,” tambah Sofwan.

Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Jember, E.A Zaenal Marzuki, SH, MH juga menjelaskan layanan di PMI Jember mulai dari Unit donor darah, unit markas, unit humas, klinik pratama hingga unit Sarana dan Prasarana. Untuk bisa memberikan layanan yang baik pada masyarakat, PMI Jember menggandeng semua pihak termasuk dengan media agar tugas dan fungsi PMI bisa tersampaikan ke masyarakat.

“PMI Situbondo datang ke jember untuk saling tukar pengalaman belajar bersama, dan kebetulan pengurus kabupaten situbondo baru dengan masa bakti 2021 – 2026. Untuk memajukan PMI ini harus menggandeng semua pihak dan di internal memperbaiki sistem manajemen sesuai dengan aturan yang ada di PMI,” tutur Zaenal Marzuki.

Pada kesempatan tersebut, Pengurus dan staf PMI Kabupaten Situbondo melihat langsung unit yang ada di PMI Jember termasuk klinik pratama di jalan brawijaya dan kantor Unit Donor Darah di jalan Srikoyo.(son)

Danramil 0821/07 Randuagung, Dukung Wisata Alam Ratu Agung

LUMAJANG — Untuk meningkatkan pendapatan warga serta menciptakan lapangan kerja, dibutuhkan kerja keras yang tidak mengenal lelah dan dilakukan secara bertahap.

Salah satu yang menjadi trending saat ini menciptakan destinasi wisata, yang menawarkan berbagai keindahan, kenyamanan, keamanan dan yang tidak kalah penting membuat para pengunjung dapat menikmati dengan suasana nyaman.

Hal itu disampaikan oleh Danramil 0821/07 Randuagung, Lumajang Kapten Infantri Sujono, ketika melakukan kunjungan ke obyek wisata alam, Ratu Agung, Rabu, 3 November 2021 yang berlokasi di desa Buwek Kecamatan Randuagung.

Lokasi wisata yang dekat dengan jalan lintas Utara Jurusan Randuagung – Rambipuji tersebut, mudah dijangkau oleh pengunjung, karena akses jalan masuk ke lokasi yang berjarak 600 meter dari jalan raya tersebut, sudah dilakukan pengerasan dengan rabat beton.

Kepala desa Buwek Riza Alhilala, ditempat yang sama menyampaikan rasa optimismenya dapat mengencangkan obyek wisata tersebut untuk dijadikan tujuan wisata, untuk itu pemerintah desa berupaya untuk melengkapi berbagai fasilitas penunjang.

Wisata Ratu Agung, mengandalkan sumber air terjun sebagai andalannya, akan tetapi dengan konsep yang matang serta didukung oleh berbagai fasilitas penunjang, diharapkan dapat menarik wisatawan yang nantinya tentu dapat meningkatkan pendapatan warga sekitar.

” Saya berharap dengan dibukanya wisata ini, dapat mendatangkan manfaat, terutama ekonomi bagi warga kami,” Ujar Riza Alhilala.

Sampai saat ini dilokasi wisata tersebut, masih dilakukan pembangunan beberapa fasilitas, diantaranya lahan parkir, gazebo serta pembenahan taman dan penunjang lainnya.( Asil)

Pesanggem Dilibatkan Dalam Agroforestry Tebu Mandiri, Di Wilayah Pandean

NGAWI – Dalam mensukseskan program nasional swasembada gula nasional, Perum Perhutani KPH Ngawi menggandeng warga masyarakat sekitar hutan atau pesanggem, untuk berperan aktip terutama program Agroforestry Tebu Mandiri.

Budidaya tanaman tebu tersebut saat ini dikembangkan Perhutani KPH Ngawi terutama di wilayah Pandean, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, yang selama ini lahan tersebut sudah dikelola oleh warga sekitar hutan.

Para pesanggem yang lahan garapannya diambil alih untuk tanaman tebu tersebut, oleh Perhutani sudah disiapkan SkemaKompensasi yang nantinya akan diberikan dan warga akan dilibatkan untuk bekerja didalam pengelolaan Agroforestry Tebu Mandiri atau ATM tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Perhutani KPH Ngawi menanggapi informasi informasi yang berkembang di kalangan warga Pandean, khususnya terkait adanya pengambil alihan beberapa petak lahan oleh Perhutani yang akan ditanami Tebu.

Administratur / KKPH Ngawi Ir. Tulus Budyadi, M.M melakukan klarifikasi atas kesimpang siuran informasi yang sempat muncul di kalangan warga Pandean dan sekitarnya tersebut.

Menurutnya program Agroforestry Tebu Mandiri atau ATM merupakan program Perum Perhutani dalam rangka untuk mendukung program Swasembada Gula Nasional yang pengelolaannya nantinya akan tetap menggandeng warga masyarakat atau pesanggem terdampak.

Dikatakan lebih lanjut oleh Tulus Budyadi bahwa Program ATM telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sesuai SK Menteri LHK Nomor : SK. 4623/MenLHK-PHPL/UHP/HPL-1/6/2021 tanggal 30 Juni 2021 tentang persetujuan Revisi RPKH Jangka Waktu 10 Tahun 2019-2028 Periode 2021-2028 atas nama KPH Ngawi Klas Perusahaan (KP) Jati Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur .

Ditambahkan pula, sebelum dilaksanakan kegiatan mekanisasi ( Land Clearing dan Land Preparation untuk ATM program, jajarannya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat/pesanggem terdampak termasuk beberapa rencana pemberiankompensasi kepada pesanggem terdampak, seperti diberikan biaya kelola sosial untuk usaha produktif melalui koperasi LMDH sebesar Rp. 1.000.000,-/Ha, mendapatkan sharring produksi sebesar 10% dari laba bersih, berikutnya warga akan tetap dilibatkan sebagai pekerja dan pesanggem terdampak yang lahan garapannya diambil alih masih mempunyai atau diberikan lahan garapan di lokasi lain.

Termasuk dalam pengerjaan lahan secara manual pun sekarang ini melibatkan warga sekitar untuk pengerjaannya.

Diharapkan pula kepada semua pemegang kepentingan untuk mendukung program tersebut, terutama selalu aktip memberikan edukasi kepada warga masyarakat tepian hutan, sehingga program tersebut bisa berjalan dengan baik dan tidak ada yang merasa dirugikan(Red)