Home Blog Page 1601

Bupati Jember, Fokus Pemanfaatan Pesisir Pantai Selatan Untuk Kemakmuran Warga

JEMBER — Setelah melakukan inventarisasi seluruh pesisir pantai Jember dan sedang diajukan Hak Pengelolaan Lahan, kali ini Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto memasang papan nama di Gunung Sadeng yang merupakan aset daerah Pemerintah Kabupaten Jember, Selasa (02/11/2021).

Bupati Hendy menyampaikan, semua itu dilakukan supaya segala pemanfaatan potensi yang ada di Kabupaten Jember berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

“Regulasi terlebih dahulu yaitu didahului dengan penegasan kepemilikan terlebih dahulu, kemudian kita atur bagaimana pemanfaatannya harus bisa dinikmati warga Jember, utamanya warga sekitar, melalui apa, melalui kolaborasi, harus jelas kontribusinya kepada pendapatan asli daerah yang akhirnya kembali ke masyarakat, dinikmati masyarakat Jember,” ungkap Bupati Hendy Siswanto dalam pidatonya.

Dia mempersilakan siapapun boleh berkolaborasi untuk dapat mengeksplorasi Gunung Sadeng yang merupakan gunung kapur, asalkan memiliki izin yang masih berlaku dan komitmen dengan Pemkab Jember.

Apabila sudah sesuai regulasi, maka semuanya akan tercatat jelas dan tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Kalau sudah sesuai regulasi, kita bekerja enak, hasil kerja kita kalau dimakan enak pak, jika sudah sesuai regulasi,” imbuhnya.

Bupati Hendy menyampaikan, semangat dasar dia memimpin Kabupaten Jember adalah untuk membenahi Jember, dan mewujudkan Jember hebat ke depannya. (Son)

Pemkab Jember Berangkatkan 60 Kafilah, Ikuti Lomba MTQ XXIX Tingkat Provinsi

JEMBER- Sebanyak 60 orang kafilah dari Kabupaten Jember diberangkatkan oleh Bupati Hendy Siswanto dan Wabup K.H. M.B. Firjaun Barlaman untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi Jawa Timur.

Kafilah dari Jember terdiri para qori’-qori’ah, pelatih, official serta pendamping anak.

MTQ tingkat Jatim itu bertempat di Kabupaten Pamekasan, digelar tanggal 2-11 November 2021.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada perwakilan Jember berangkat ke Pamekasan untuk berkompetisi pada MTQ tingkat Provinsi Jatim. Kami semua mendoakan panjenengan semua meraih juara dan sukses lahir dan bathin, selamat dunia akhirat,” ungkap Bupati Hendy.

Esensi MTQ ini untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan serta pengamalan isi kandungan kitab suci Al Qur’an serta meningkatkan ukhuwah islamiyah.

Dia menyampaikan, Jember adalah kota religi, ada ribuan pondok pesantren dengan total santri per pesantrennya ratusan hingga ribuan santri, ratusan masjid dan musala sehingga hukumnya wajib kafilah Jember menjadi juara.

“Menjadi juara penting, kan ini untuk meningkatkan keimanan kita, akhlaqul karimah kita, menjadi juara MTQ akan memotivasi saudara kita lainnya bahwa kita bisa dan Jember itu tempatnya para juara,” imbuh Bupati Hendy menyemangati.

Bupati yakin para kafilah yang diutus kali ini dapat membuktikan kepada dunia bahwa Jember tempatnya juara.

“Sambungkan hati dengan Allah, Ini kompetisi membaca kalam Allah, bukan main-main maka hubungkan hati dengan Allah, insyaallah nanti ketika membaca akan ada kekuatan yang membantu sehingga suara yang dihasilkan menarik hati para juri dan seluruh orang yang hadir,” pesannya.(son)

Gelaran Event Balap WSBK Tinggal Hitungan Hari, Polda NTB Siapkan 800 Personel

0

MATARAM – November, bulan World Superbike (WSBK) Mandalika sudah tiba. Kurang dari tiga pekan, ajang balap motor internasional tersebut akan digelar. Skema arus lalu lintas pun kini sudah disiapkan.

Bersiap-siaplah. Sebanyak 13 titik kawasan di sekitar Mandalika akan disekat aparat kepolisian pada saat penyelenggaraan WSBK. Mereka yang bisa lewat adalah mereka yang berkepentingan. Seperti para penonton yang sudah memegang tiket.

“Kami sudah menyiapkan anggota sesuai konsep yang diberikan ITDC. Kami juga akan di-backup Korlantas Mabes Polri mulai dari unit kendaraan dan personel. Karo Ops juga sudah memberikan arahan untuk melakukan penyekatan di 13 titik,” kata Kasatlantas Polres Lombok Tengah AKP Donny W Setiawan kepada Para Awak Media.

Penyekatan tersebut digelar di 13 pintu masuk menuju area Sirkuit Mandalika. Di sana aparat kepolisian akan memfilter para penonton WSBK yang akan masuk dan mengurai mereka agar tidak terjadi kemacetan.

Titik penyekatan tersebut diantaranya Bundaran Mong Desa Kuta. Pengunjung yang datang dari arah Desa Sade dan jalur desa Sengkol akan disekat di titik ini. Berikutnya penyekatan di simpang empat dalam Kuta Mandalika, simpang tiga dekat tepi pantai Hotel Radja, parkiran barat ITDC, Bundaran Triputri menuju area Pantai Kuta Mandalika, dan Grandstand Outdor Enduro yang ada di area KEK Mandalika.

Kemudian penyekatan juga dilakukan di simpang tiga samping SPBU Desa Kuta yang berada di sisi utara sirkuit dan simpang tiga Unjung Daye. Begitu juga Tunel Utara menuju area di dalam sirkuit tempat terpasang tribun penonton, akan disekat pula.

Selanjutnya penyekatan juga dilakukan di simpang tiga Pogem dari arah Pantai Tanjung Ann menuju Sirkuit Mandalika. Sementara pengunjung yang datang dari jalur bypass BIL-Mandalika akan disekat di Bundaran Songgong Desa Sukadana. Budaran ini adalah ujung bypass BIL-Mandalika. Penyekatan juga disiapkan di area parkir cadangan dekat lokasi ITDC Mandalika hingga parkir sebelah timur yang sudah berada di dalam kawasan Mandalika.

“Kami siapkan 800 personel sesuai kebutuhan. Karena selain penonton WSBK, pasti ada pengunjung yang datang ke kawasan Mandalika,” paparnya.

Tak hanya mereka yang sudah memesan tiket WSBK. Banyak orang dinilai juga akan datang karena ingin merasakan atmosfer perhelatan WSBK di kawasan Kuta Mandalika. Maka ini yang juga akan diantisipasi aparat kepolisian.

Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni menuturkan, kemacetan akan sulit terhindarkan. Namun dengan skema penanganan yang tepat oleh pihak kepolisian, arus tetap bisa lancar.

”Karena memang sudah ada petunjuk jalan yang sudah jelas. Ramai tapi lancar,” jelasnya.

Dia memastikan, rekayasa lalu lintas di Sirkuit Misano, Italia, akan diadopsi saat perhelatan WSBK nanti. Baik saat sebelum WSBK dimulai ataupun setelahnya.

”Kemacetan itu terjadi usai pelaksanaan balapan karena para penonton bubar secara bersamaan. Berbeda dengan kedatangan, waktu dan jalan yang mereka tempuh itu berbeda-beda dengan penonton lain,” katanya.

Yang lebih membedakan perhelatan MotoGP Italia dan WSBK Mandalika nanti, penonton akan disiapkan shuttle bus atau kendaraan yang mengantarkan penonton dari tempat parkir menuju area Sirkuit. Sehingga potensi kemacetan bisa diminimalisir. Namun, di mana kantong-kantong parkir tersebut, berapa banyaknya, saat ini masih belum diumumkan secara luas ke publik.

Terpisah, komisaris ITDC Mandalika H Irzani mengatakan, animo masyarakat cukup besar dengan perhelatan WSBK Mandalika. Tidak hanya masyarakat mancanegara dan Nusantara tetapi juga masyarakat NTB.

“Kami upayakan layar lebar di luar Sirkuit bisa untuk dimanfaatkan masyarakat lokal untuk menonton,” jelas Irzani.

Ia menjelaskan animo masyarakat tidak bisa dibendung dengan terbatasnya tiket yang dijual. Karena pemerintah membatasi jumlah penonton hanya 25.000 tiket. Sehingga masyarakat yang tidak bisa masuk Sirkuit diharapkan bisa menonton melalui layar lebar yang disiapkan di luar area Sirkuit Mandalika.

“Kita juga sebenarnya bisa berkontribusi banyak terhadap perhelatan WSBK. Tidak hanya menjadi penonton, bisa mengambil bagian misalnya dengan membuka lapak UMKM,” ujarnya.

Sejauh ini ia melihat dukungan masyarakat untuk WSBK sangat baik. Khususnya di wilayah Lombok Tengah dan NTB umumnya. Ditandai dengan cakupan vaksinasi yang tinggi yang sudah di atas 80 persen. “Kami lihat juga penerapan protokol kesehatan sudah bagus,” Urainya” (Dhw/robhin)

Sertijab 4 Perwira di Lingkungan Polres Lumajang

LUMAJANG  – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si memimpin upacara serah terima jabatan sejumlah perwira polisi di lingkungan Polres Lumajang, Selasa (2/11/2021).

Ada 4 perwira yang menduduki jabatan baru diantaranya, Kompol Suhartono S.E M.M Kabag Ren Polres Lumajang, digantikan oleh pejabat baru yakni AKP Noer Andhi Setyawan S.S., yang sebelumnya mengemban tugas sebagai Kasubbagbinops Bagops Polres.

Lalu AKP Ahmad Sutiyo, S.H. yang sebelumnya mengemban sebagai Kapolsek Rowokangkung, kini mengemban tugas sebagai Kabag Log Polres.

Sedangkan AKP Agus Mulyono, S.H., M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubbagrenprogra, secara resmi menggantikan posisi AKP Ahmad Sutiyo, S.H. sebagai Kapolsek Rowokangkung.

Dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan selamat bagi personil yang saat ini mengemban tugas baru. Terutama bagi AKP Noer Andhi Setyawan, S.S dan AKP Ahmad Sutiyo, S.H. yang saat ini mendapat promosi jabatan Komisaris Polisi atau Kompol.

“Selamat atas promosi Kompol, sekaligus jabatan yang baru,” tandas Kapolres.

Menurut Kapolres, alih tugas atau serah terima jabatan di lingkungan Kepolisian, sudah menjadi suatu hal yang lumrah. Namun harapannya adalah kepada pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri, dan meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

Selain pergeseran keempat perwira, acara sertijab tersebut juga diwarnai dengan adanya pemberian penghargaan pada dua anggota Polsek Pasirian, adalah Kapolsek Pasirian, Iptu Agus Sugiharto, S.H., M.H. dan Kanit Intelkam Polsek Pasirian, Aipda Yohan Novianto Nugroho. (tim)

Wabup Sidoarjo Bersama Pasmar 2 Tinjau Vaksinasi di Desa Pabean Sedati

SIDOARJO – H. Subandi, S.H., Bupati Sidoarjo, bersama dengan Letkol Marinir Agus Hariyanto, M.Tr.Hanla., selaku Komandan Rayon Angkatan Motor Pasukan Marinir 2, meninjau vaksinasi yang dilakukan di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, bersama rombongan, pada Selasa di Balai Desa Pabean (2/11).

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama dengan stakeholder (jajaran pemangku kepentingan), menginginkan keadaan Herd Immunity pada masyarakat Sidoarjo. Hal ini dilakukan untuk menyukseskan program percepatan vaksinasi yang digalakkan oleh Pemerintah Pusat.

Sekaligus mengingat, bahwa bulan depan akan ada Peringatan Hari Natal dan Tahun Baru Masehi, yang mana antisipasi terhadap gelombang ketiga akibat kebiasaan masyarakat untuk berkegiatan pada tanggal tersebut, tidak lagi menambah penyebaran virus karena sudah mencapai target Herd Immunity.

Yang perlu dilakukan untuk mencapai keadaan Herd Immunity menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia adalah jumlah masyarakat yang divaksin harus mencapai 70 persen. Sedangkan jumlah masyarakat Sidoarjo yang sudah divaksin, saat ini mencapai 75 persen, melebihi standar Kementrian Kesehatan.

“Alhamdulillah ya, dengan kerja sama (antar stakeholder) ini, Bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai herd immunity dengan melebihi target yang mestinya 70 persen, sekarang sudah 75 persen.” Kata H. Subandi.

Begitu pun dengan masyarakat Sidoarjo yang Lansia, yang terus dikejar untuk mendapatkan vaksin, atas amanat dari Pemerinah Pusat supaya vaksin terhadap Lansia mencapai 60 persen. “Juga terkait masalah lansia yang targetnya 60 persen, Sidoarjo itu 40 persen. Insya allah dengan stakeholder yang ada, kita saling bahu membahu.”. Lanjut H. Subandi.

Kolaborasi antara stakeholder semacam ini, sangat didukung serta diapresiasi oleh Letkol Marinir Agus Hariyanto, “Intinya Pemerintah dengan Wabup tadi, kita berkeinginan untuk menyukseskan, meningkatkan atau mempercepat penanganan covid-19, supaya covid ini cepat selesai.” Kata Agus Hariyanto.

Selanjutnya, ada 1400 dosis vaksin yang diberikan pada kegiatan ini, dengan rincian Sinovac 700 dosis dan Pfizer sebanyak 700 dosis. Harapannya setelah kegiatan ini, masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dalam tiap kegiatan meskipun sudah divaksin.

“Prokes diutamakan, jadi jangan sampai ketika melandai (kasus covid-19), masker tidak dipakai, masih sembrono. Cuci tangan, itu terus dilakukan, vaksinasi disukseskan, disiplin kesehatan dilakukan, ini penting.” Pungkas Subandi. (Kominfo/Yl).

Jaga Generasi Penerus Bangsa, Kapolri Beri Dukungan Psikososial ke Anak Terdampak Covid-19

0

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan dukungan psikososial kepada anak-anak dan disabilitas yang terdampak Pandemi Covid-19.

Sigit mengungkapkan, anak-anak adalah aset Bangsa Indonesia karena merupakan generasi penerus. Sehingga, kata Sigit, mereka juga harus mendapatkan perlindungan yang sama atas kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan.

Demi memenuhi kebutuhan dasar bagi anak yang terdampak Pandemi Covid-19 itu, Sigit menyebut, hal itu adalah tanggung jawab bersama antara Pemerintah, TNI, Polri dan stakeholders lainnya.

“Sebagai wujud kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat, khususnya di situasi Pandemi Covid-19, maka diselenggarakan dukungan psikologis sosial bagi anak-anak yang terdampak Covid-19 tahun 2021 dengan tema ‘Peduli Anak, Indonesia Tangguh’,” kata Sigit di Lapangan Lemdiklat Polri, Ciputat, Jakarta Selatan, Selasa (2/11/2021).

Menurut mantan Kapolda Banten tanggung jawab bersama antar-pihak ini juga merupakan pesan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, bangkitnya rasa kemanusian, persaudaraan, dan persatuan dari segala penjuru adalah sebuah kekuatan maha besar yang menambah keyakinan musibah ini akan mampu diatasi bersama-sama.

“Jadi apa yang disampaikan Pak Presiden ini terbukti dengan kepedulian kita bersama untuk bisa hadir dan berkontribusi untuk anak-anak kita,” ujar eks Kabareskrim Polri tersebut.

Sigit memaparkan, di tengah Pandemi Covid-19 sudah ada 25.000 anak yang menjadi yatim, piatu, maupun yatim piatu. Bahkan, dari jumlah itu diantaranya ada anak-anak dari personel TNI-Polri yang orang tuanya harus gugur saat berada di garis terdepan menangani virus corona.

“Korban Covid-19 adalah seorang bapak, seorang ibu, ada juga mereka TNI-Polri, mereka yang bertugas ikut menangani Covid-19, dan mereka yang selama ini bertugas dan berbakti di lini terdepan. Dalam kesempatan ini kita mendoakan saudara kita yang telah gugur dalam menghadapi Pandemi ini. Semoga diberikan tempat terbaik di sisinya dan selalu diterima amal ibadahnya,” ucap Sigit dengan nada terenyuh.

Dalam dukungan psikososial, Pemerintah, TNI, Polri dan stakeholders lainnya memberikan pelayanan bantuan psikologis, konseling, dan kedepan akan ada layanan Hotline dan e-psikologi untuk memastikan psikologis mereka baik. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) terhadap anak dan kaum disabilitas.

Sigit menegaskan, semua niat baik dan dukungan ini berdasarkan azas Salus Populi Suprema Lex Esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

Oleh sebab itu, Sigit menekankan bahwa, dukungan psikososial ini harus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan melakukan mapping potensi dan bakat anak-anak, kegiatan konseling tatap muka baik secara langsung maupun tidak langsung dengan pemanfaatan teknologi yakni Hotline Center Polri juga pengembangan aplikasi e-psikologi Polri untuk eksternal khususnya konseling anak. Lalu, lakukan pemantauan terhadap tumbuh kembang anak sehingga sesuai dengan potensi dan bakat yang ada.

“Mengutamakan keselamatan rakyat merupakan kekuatan hukum tertinggi, yang tentunya ini kita lakukan secara terus menerus dan berkelanjutan,” ucap Sigit.

Pada kegiatan ini, Polri bersama dengan seluruh pihak yang terlibat memberikan dukungan Psikososial serentak di 34 Provinsi kepada balita, anak-anak, remaja, dan kelompok disabilitas sebanyak 2.333 orang. Yang terdiri dari 2.138 anak-anak, 195 kelompok disabilitas, dan 48 orang tua pendamping. Selain itu, telah dibuka pula layanan konseling psikologis bagi orang tua pendamping.

Sigit berharap, dengan adanya kegiatan ini, anak-anak terdampak Covid-19 tidak kehilangan keceriaan masa kecilnya dan tidak menganggu tumbuh kembangnya. Mengingat, mereka adalah calon pemimpin Bangsa Indonesia kedepannya. Sigit juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam acara ini.

“Tidak boleh kehilangan keceriaan, mereka harus mendapatkan keinginannya. Kita harus antar mereka agar menjadi apa yang menjadi cita-citanya. Itu harapan kita semua. Karena mereka generasi penerus bangsa. Tak menutup kemungkinan dari mereka lahir calon pimpinan yang memimpin Indonesia di masa mendatang. Oleh karena itu terima kasih kepada seluruh tim dan saya yakin apa yang dilakukan menjadi ibadah bagi kita semua,” papar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Sigit juga menyempatkan untuk menyapa anak-anak secara virtual di beberapa daerah. Ia sempat berbincang dengan seorang anak yang ingin menjadi polisi.

Setelah mendengar keinginan anak tersebut, Sigit langsung menginstruksikan kepada jajarannya di daerah untuk memastikan cita-citanya tersebut tercapai.

Lebih dalam, Sigit menyebut, dengan membangun dan menjaga generasi penerus bangsa ini, maka sejalan dengan mempersiapkan pembangunan SDM sejak dini, ketika nantinya Indonesia mendapatkan bonus demografi di usia produktif, yang diprediksi terjadi pada tahun 2030 mendatang.

Dengan adanya kesiapan dini menyambut bonus demografi, Sigit menyatakan bahwa, terciptanya SDM yang unggul menjadi kunci utama untuk Indonesia dapat maju.

“Mereka adalah bonus demografi. bagaimana kita bisa mengelola bonus tersebut sehingga menjadi SDM-SDM yang unggul, profesional dan mengisi persiapan dengan kerja kemampuan dan karya untuk wujudkan SDM yang siap mengantar Indonesia menjadi besar dan diramalkan sebagai negara nomor 4 terbesar di dunia,” ujar Sigit.

Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Mereka menyampaikan apresiasi atas diselenggarakannya acara dan perhatiannya terhadap anak-anak. (tim)

Kapolda Jatim: Hukum Anggota yang Melanggar, Beri Rewards yang Berprestasi

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, memberikan pernyataan tegas bagi anggota yang melakukan pelanggaran akan diproses secara disiplin, kode etik bahkan pidana, dan juga akan dilakukan pemecatan jika terlibat Narkotika.

“Akan juga diberikan penghargaan pada anggota yang berprestasi yang melaksanakan tugas wewenang dengan baik. Saya minta seluruh anggota komitmen melaksanakan perintah Bapak Kapolri,” tegas Kapolda Jatim Irjen Nico.

“Seluruh kepala satuan wilayah, kepala satuan kerja, untuk mengecek dan membina memberikan arahan kepada anggota sehingga bisa melaksanakan tugasnya dengan baik memberikan pelayanan bagi masyarakat,” lanjut dia.

Sampai saat ini sedang dalam proses jalannya sidang bagi anggota yang melanggar kode etik. Nantinya pada rilis akhir tahun akan kami sampaikan.

“Saya melihat langsung proses jalannya sidang, supaya tidak main main. Saya memberikan komitmen, apalagi anggota yang memakai narkoba maupun bandar narkoba harus dipecat,” jelasnya.

Kami meminta kepada para Kapolres dan seluruh Kasatker agar betul betul mengecek anggotanya hadir atau tidak dan jangan dibiarkan. Jika dibiarkan, maka pimpinan harus tanggung jawab.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab bagi saya, untuk melihat proses bagaimana berjalan atau tidak didalam penegakan khususnya di lingkungan polri,” sebutnya.

Sementara itu, polda jawa timur membuka pelayanan untuk pelaporan polisi nakal. Yang pertama bisa ke Irwasda, Propam dan Kabid Humas Polda Jatim. Untuk menerima laporan dari insan media massa.

“Selain itu kami juga membuka Yanduan dibawa koordinir Irwasda,” pungkasnya. (tim)

Edukasi Kepada Warga,Medco Energi Sosialisasikan Kebakaran Hutan dan Lahan

0

BARITO UTARA-Medco Energi Bangkanai Ltd. (Medco Energi)melakukan kegiatan edukasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada warga Desa Haragandang dan Karendan,Kecamatan Lahei,Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, Senin(1/11/21). 

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan,kegiatan ini dilaksanakan Medco Energi bersama Instansi terkait yaitu KPH Barito Hulu,Manggala Agni Wilayah IV,BPBD Barito Utara,Polsek dan Koramil Lahei dengan melakukan sosialisasi kepada warga di Balai Pertemuan Desa Karendan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat.

Menurut Arif,sinergi antara Medco Energi bersama Kepolisian,TNI,BPBD dan Manggala Agni diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan, penanggulanangan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan di lingkungan warga sekitar.

“Kami berharap,upaya semua pemangku kepentingan dapat terlaksana demi,keamanan dan kesehatan masyarakat di Barito Utara,”jelasnya. 

Sosialisasi ini lanjut dia, merupakan kontribusi perusahaan kepada masyarakat untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis mengenai pengendalian kebakaran hutan dan lahan secara optimal,termasuk teknik pencegahan kebakaran di wilayah kerja dan fasilitas Medco Energi. 

Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga, materi mengenai Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah No.4 tahun 2021 tentang pembukaan dan pengelolaan lahan non gambut bagi masyarakat Hukum Adat yang disampaikan oleh Kabid RR BPBD Barito Utara,Rody Pandung. 

Kemudian materi sosialisasi pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api disampaikan oleh kepala regu Manggala Agni,Koordinator Pencegahan dan Deteksi Dini,Daops Manggala Agni Kalimantan IV Muara Teweh,Andi Irawan. 

Kata terima kasih yang dilontarkan oleh Andi Irawan,kepada Medco Energi yang telah mendukung pembentukan masyarakat peduli api, demi terwujudnya kondisi masyarakat,agar terlindung dari ancaman asap serta dampak kebakaran hutan dan lahan,”ucapnya. 

“Harapan kita,warga Desa Haragandang dan Karendan terus dapat beraktivitas tanpa terkendala,dari ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan,”ujar Andi.  (SS).

HKTI Lumajang Kawal Program Lumajang Bumi Organik

LUMAJANG — Salah satu alternatif berkurangnya subsidi pupuk dari pemerintah pusat, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dewan Pimpinan Kabupaten Lumajang, bekerja sama dengan Pupuk Organik Cair (POC) “Sari Luhur” dan dinas pertanian Kabupaten Lumajang melakukannya demoplot di beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Hari ini, selasa 2 Nopember 2021 dilaksanakan panen tanaman padi di lahan demoplot milik Totok, di desa Tambahrejo Kecamatan Candipuro, di lahan seluas 1 ha dengan varietas sinta nur.

Dari hasil ubinan ukuran 2,5 M X 2,5 M didapatkan hasil sejumlah 4,97 Kg, hal ini dalam satu hektar produksinya mencapai 6,35 ton gabah kering panen.

Totok menceritakan, bahwa pemakaian POC ini menghemat biaya produksi sampai dengan 30 persen, jika dibandingkan dengan pupuk kimia dan pestisida kimia.

Diuraikan, lahan yang dipanen saat ini, keasaman tanahnya mencapai 4,4 dan kandungan C organiknya di bawah 2 persen, dengan demikian banyak keuntungan terhadap petani yang menggunakan pupuk organik, terutama menyangkut kesuburan tanahnya.

Dengan kondisi itu dimana paradikma yang selama ini menjadi polemik di kaum petani terjawab, dikatakan hasil panen yang turun ternyata tidak terbukti, tetai malah terjadi peningkatan hasil panen 1,2 ton dari panen sebelumnya.

Diharapkan juga untuk para petani dapat mengikuti jejaknya bertani dengan pola organik, agar menjaga kesuburan tanah yang akan diwariskan kepada anak cucu kita.

Totok yang juga menjabat sebagai Kaur Pemerintahan desa Penanggal, berujar bahwa pupuk ini bukan hanya menghemat pemakaian pupuk kimia tetapi juga bisa menggantikan pupuk kimia, disamping harganya terjangkau yang terpenting untuk pembeliannya sangat mudah didapatkan.

“Jadi petani punya alternatif pupuk yang murah dan belinya mudah,” Ujar Totok.

Iskhak Subagio SE, selaku Ketua HKTI Lumajang yang hadir dilokasi panen, mengajak kepada par petani untuk tidak ragu dalam menggunakan POC Sari Luhur, karena petani sendiri bisa melihat bukti, sangat bagus serta menguntungkan.

Dalam kesempatan itu juga, Iskhak Subagio, menyatakan bahwa POC ini bukan hanya untuk tanaman padi saja, akan tetapi bisa digunakan untuk tanaman hortikultur maupun tanaman perkebunan.

Dari keterangan beberapa petani hari ini, saat dilakukan panen lombok, dengan pola organik di lahan dusun Siluman Desa Bades kecamatan Pasirian, yang menggunakan POC terjadi penghematan biaya produksi sampai dengan 60 persen, hal ini karena belanja pestisidanya hilang akan tetapi hasilnya tidak jauh beda dengan menggunakan pupuk kimia.

Dengan bukti hasil yang dicapai oleh petani yang menerapkan POC tersebut, akan berupaya menghadirkan petani dari luar wilayah saat acara panen, hal ini dilakukan dengan harapan petani bisa sekolah lapang di lahan petani pengguna POC ini, harapannya terjadi transfer teknologi antar petani.( Red)

Polri Beri Dukungan Psikososial untuk Anak Korban Covid-19 dan Penyandang Disabilitas

MALANG – Polda Jawa Timur berikan dukungan psikososial bagi anak-anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas, di Universitas Brawijaya, Malang. Selasa (2/11/2021), dengan tema ‘Peduli Anak Indonesia Tangguh’.

Kegiatan ini secara serentak diselenggarakan oleh seluruh Polda di Indonesia dan dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto secara virtual di Lemdiklat Polri.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai disini, karena mereka adalah anak-anak kita.

“Tentunya saya mengharapkan bahwa program konseling ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan. Jadi tidak berhenti hanya sampai di hari ini saja. Jadi saya minta khususnya pak As SDM, biro psikologi, kegiatan ini berkelanjutan sehingga kita bisa mengetahui terus menerus bagaimana pertumbuhan psikologi dari anak-anak kita,” pesan Kapolri.

“Pastikan apakah dengan membuka layanan khusus secara hotline menggunakan aplikasi-aplikasi ataupun mungkin datang secara langsung sehingga kita betul-betul bisa mengetahui bagaimana perkembangan psikologi anak-anak kita,” ujarnya saat memberikan sambutan secara virtual di Lemdiklat Polri.

Sementara, di Polda Jatim sendiri kegiatan ini berlangsung di Universitas Brawijaya Malang. Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Ully Nico Afinta, serta pejabat utama Polda Jatim dan Forkopimda Malang, berikan dukungan psikososial kepada 70 anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas di wilayah Malang Raya.

Kapolda Jatim dan Ketua Bhayangkari juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada anak-anak yatim piatu terdampak covid-19 dan penyandang disabilitas.

Hal ini bertujuan untuk memberikan kekuatan mental yang dimiliki anak – anak. Tidak kehilangan minat untuk beraktivitas. Membantu mengatasi rasa sedih tanpa berlarut-larut, dan dapat membangun komunikasi dengan baik tanpa adanya hambatan.

70 anak tersebut diantaranya, 24 anak, 34 remaja dan 12 disabilitas, mendapatkan pendampingan dari tim psikologi dari Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, acara ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, yang dihadiri langsung Panglima TNI, Kapolri, dan Menteri Sosial serta Menteri Pemberdayaan Anak.

“Tujuan daripada acara ini adalah, kami baik dari unsur pemerintahan, TNI, Polri, maupun dari lembaga pendidikan, serta seluruh masyarakat. Kita diharapkan untuk memperhatikan anak-anak yang terdampak covid-19, dimana orang tuanya antara lain bapak atau ibu, atau keduanya yang meninggal, itu bisa kita saling berbagi,” kata Kapolda Jatim.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, bahwa di antara kita hal itu sudah berjalan. Kapolda yakin sekali, karena pernah mengadakan acara sebanyak 7400 anak-anak yang terdampak untuk diberikan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Jadi kami bekerja sama dengan BPJS dan setiap anak itu mendapatkan kartu BPJS sehingga dia bisa berobat di rumah sakit mana saja di Wilayah Jawa Timur ini berobat khususnya di seluruh rumah sakit Bhayangkara, hal ini berlaku juga untuk rekan-rekan dari TNI karena saya yakin Bapak Pangdam juga mengadakan kegiatan yang sama. Tentunya Bapak Walikota dan kepala daerah yang lain juga,” papar Kapolda Jatim usai mengikuti kegiatan.

“Ini tidak bisa berjalan tanpa ada dukungan dari unsur pendidikan. Saya yakin dengan pendidikan yang baik untuk anak-anak yang terdampak psikososial ini, mereka tetap akan mempunyai semangat untuk maju dan berdiri sendiri. Mudah-mudahan keadaan makin membaik, kita tetap melaksanakan protokol kesehatan dan ekonomi bisa berjalan,” pungkas Irjen Pol Nico Afinta dihadapan awak media. (tim)