Home Blog Page 1603

Asap Membumbung di Ploso, Ratusan Petugas Gabungan Robohkan Pagupon di Lahan Kosong

SURABAYA – Kepulan asap membumbung di lahan kosong yang letaknya di jalan Karang Asem Surabaya, Senin (1/11/2021) sore.

Asap itu berasal dari kobaran api pagupon yang dirobohkan paksa oleh petugas gabungan tiga pilar kecamatan Tambaksari dan Polrestabes Surabaya.

Pagupon-pagupon itu kemudian dibakar usai dirobohkan petugas.

Sementara itu ditempat terpisah Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Achmad Yusep Gunawan menyebut jika kegiatan penertiban itu dilakukan setelah banyak desakan masyarakat yang resah terhadap aktifitas dugaan perjudian di lokasi tersebut.

“Komitmen tiga pilar kota Surabaya terutama Kepolsian, akan tetap memberangus keberadaan penyakit masyarakat. Tidak tebang pilih. Informasi sekecil apapun dari bawah akan kami tindak lanjuti,” tegas Yusep, Senin (1/11/2021).

Setidaknya ada sekitar tujuh belas pagupon yang berada di lokasi lahan kosong tersebut.

Pagupon-pagupon itu kemudian dibongkar dan dirobohkan kemudian dimusnahkan petugas.

Mantan Dirkrimsus Polda Jatim ini juga menegaskan, bakal melakukan penertiban tersebut secara berkala agar tidak ada kegiatan yang diduga praktik perjudian tersebut, apalagi menimbulkan kerumunan ditengah pandemi.

Sementara, lokasi pagupon tersebut berada tak jauh dari pemukiman penduduk.

Bahkan, ada puluhan warung yang berjajar di sekitar lokasi.

Karena harus dibakar, petugas kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kebakaran Kota Surabaya untuk mengantisipasi rembetan api.

“Kawasan ini dekat dengan pemukiman penduduk. Kami berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk menerjunkan mobil pemadam kebakaran guna antisipasi rembetan api. Mengingat banyak bangunan semi permanen di lokasi ini,” tandasnya. (tim)

Kisah Aiptu Sutomo, Dorong Warga Banyuwangi Bangun Rumah Layak Huni

BANYUWANGI – Bagi Aiptu Sutomo, menjadi seorang polisi tak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetapi juga membangkitkan kepedulian dan kesadaran sosial pada masyarakat sekitarnya.

Anggota Polsek Tegaldlimo, Polresta Banyuwangi ini telah berhasil mengajak warga di desa binaannya tersebut untuk bergotong royong memperbaiki rumah warga yang tak layak huni.

“Polisi juga manusia. Saya hanya ingin menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat. Itu saja,” ujar Aiptu Sutomo, Minggu sore (31/10/2021) saat ditemui di kediamannya.

Hingga saat ini ada puluhan rumah yang telah diperbaiki Aiptu Sutomo bersama masyarakat. Dana perbaikan pun dikumpulkan dari swadaya masyarakat. Kegiatan ini telah dilakukan oleh Aiptu Sutomo sejak tahun 2018 yang lalu.

“Dana yang terkumpul dari warga kemudian kita gunakan untuk melakukan bedah rumah, perbaikan kondisi tempat tinggal warga secara bergiliran. Kita membuat daftar nama dan skala prioritas pelaksanaan perbaikan rumah dengan mengutamakan kondisi rumah warga yang paling kurang layak untuk kita dahulukan dalam perbaikannya,” jelas suami dari Sulistiani tersebut.

Lebih lanjut Kasium Polsek Tegaldlimo itu juga mengatakan, perbaikan rumah bagi warga yang kurang mampu dilakukan dengan mengganti dinding yang semula dari bambu menggunakan batako. Lantai yang semula hanya tanah diplester. Atap yang bocor atau kayu yang rapuh diganti. Secara keseluruhan rumah menjadi semi permanen, lebih bersih dan lebih nyaman ditinggali.

“Rasa peduli dan jiwa sosial masyarakat Banyuwangi luar biasa. Ini dibuktikan dalam perbaikan rumah yang menghabiskan biaya sebesar Rp 62,5 juta, semuanya berasal dari dana swadaya masyarakat. Tidak hanya uang, namun berupa makanan dan tenaga karena masyarakat secara gotong royong juga bersama-sama dalam kegiatan ini,” tambah Aiptu Sutomo.

Tak hanya itu, pria berusia 48 tahun tersebut juga berhasil menggalang dana swadaya murni dari masyarakat untuk pengadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang ada di Desa Tegaldlimo, Wringinpitu dan Desa Wringinanom.

Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, Aiptu Sutomo dan warga berhasil memasang 315 titik lampu penerangan jalan dengan nilai nominal Rp 231.750.000. Penerangan jalan ini diharapkan dapat membantu mencegah aksi kriminalitas di desa sekitar.

“Antisipasi kerawanan pada malam hari kita swadaya bikin lampu penerangan sepanjang jalan. Kita lakukan bersama dengan masyarakat,” ungkap Aiptu Supomo.

Karena jasa-jasanya, ayah dua anak ini pun menjadi sosok polisi yang dekat dengan masyarakat. Mendapatkan penghargaan dari Kapolresta Banyuwangi sebagai sosok anggota Polri yang mampu menginpsirasi dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.

“Kami dengan dipimpin oleh Pak Tomo bersama-sama dengan tokoh masyarakat lainnya berniat membangun desa. Kita percaya dengan Pak Sutomo. Uang sebesar itu ada juga karena kesadaran masyarakat yang mampu dibangun dan dibangkitkan oleh Pak Tomo,” ujar Suntoro, tokoh masyarakat Desa Tegaldlimo. (tim)

Urai Kemacetan, Bupati Sidoarjo Bahas Rencana Pembangunan Fly Over Aloha dengan Danlantamal V Surabaya

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor, S.IP., didampingi Kepala Dinas PUBMSDA, Kepala Bappeda Sidoarjo menerima kunjungan Silaturahmi dan Audiensi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han)., M.Tr Opsla., CHRMP, beserta rombongan perihal paparan awal tentang proyek pembangunan Flyover Aloha, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Senin (1/11).

Proyek fly over Aloha yang sejak tahun 2013 lalu, sekarang sudah mendapat kejelasan pada 2021 ini. Ini terjadi akibat usaha lebih antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan Lantamal V Surabaya dalam berkoordinasi.

“Saya kira sudah terang benderang ya. Karena memang sudah tidak kompatibel jumlah jalannya, mungkin ini akan agak dipercepat. Kalau tidak agak dipaksa sedikit, ya tidak akan jadi.” Kata Gus Muhdlor.

“Memang kami ketika bertemu dengan Pak Bupati, betul kita akan membahas mengenai fly over. Apalagi kita sama bekerja untuk negara, kita harus bersinergi untuk pembangunan.” Tambah Yoos Suryono Hadi.

Kordinasi yang dilakukan sudah sangat baik, diawali dengan Gus Muhdlor, atas nama Masyarakat Sidoarjo, meminta izin kepada Komandan Lantamal V Surabaya, supaya sebagian lahan yang ditempati oleh Lantamal V Surabaya bisa diberikan untuk pembangunan. Dan, disambut dengan baik oleh Yoos Suryono Hadi selaku Komandan Lantamal V Surabaya, juga mengapresiasi cepatnya proses realisasi dan penghibahan dengan Pemerintah Daerah.

“Izinkan kami Pak Jenderal untuk mengajukan permintaan. Kami memohon kebijaksanaannya dari Pak Jenderal untuk masyarakat. Memang karena kebutuhan sidoarjo akan jalan ini, sehingga untuk melakukan pembangunan yang kemudian bisa dirasakan masyarakat.” Tambah Gus Muhdlor

Pembangunan ini atas amanat Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Atas amanat itu, Pemkab Sidoarjo dengan TNI Angkatan Laut selaku induk Lantamal V Surabaya bertransaksi dengan cara hibah. Mengingat aturan perundang-undangan, sesama institusi negara dilarang menjual-belikan tanah. Tentunya prinsip saling bantu terjadi antara kedua institusi.

Dalam kesempatan ini, Letkol Laut (T) Utomo Budi P, S.T., M. Tr. Hanla Aslog lantamal V Surabaya mengatakan bahwa kami dari lantamal mendukung terkait pembangunan fly over tersebut. dan yang kedua mungkin, seperti yang disampaikan komandan tadi, pak bupati, serta dibenarkan oleh pak presiden, pada PUPR dan TNI AL, memang untuk ahli waris KRI Nanggala yang sedang gugur saat melaksanakan tugas, akan diberikan rumah, dan saat ini sudah mulai proses pembangunan di desa sugih waras kecamatan Candi.

“Untuk ahli waris KRI Nanggala yang sedang gugur saat melaksanakan tugas, akan diberikan rumah dengan sertifikat atas nama ahli waris tersebut. Sehingga, ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan, terutama BPHTP, untuk 53 ahli waris. Kami mohon izin, mohon dapatnya pembebasan BPHTP tadi Pak Bupati.” Jelas Utomo Aslog Lantamal V .

Dalam amanat Perpres tadi, tentunya yang terlibat tidak hanya Pemkab Sidoarjo dengan Lantamal V Surabaya saja, tapi juga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pelaksana teknis pembangunan jalan. Teknisnya meliputi perencanaan, survey, tes tanah, analisis teknis, dan eksekusi pembangunan.

“Jadi ada dua arah enam lajur, tiga ke surabaya, tiga ke sidoarjo. Ini termasuk yang diperhitungkan oleh Kementrian PU dengan perkiraan pembebasan lahan sekitar 1,2 hektar.” Terang Sigit, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Sidoarjo.(Kominfo/Yl)

Satreskrim Polres Pasuruan Tangkap 2 Pelaku Pembunuhan dan Pencurian dengan Kekerasan

PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan berhasil membongkar kasus pencurian dengan kekerasan yang disertai pembunuhan di Dusun Gogoran, Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan pada Minggu (24/10/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku yang berhasil diamankan oleh anggota buser Satreskrim Polres Pasuruan, yakni FR (18) warga Kecamatan Kejayan dan MED (16) warga Kejayan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Erick Frendriz, S.I.K, M.Si saat konfrensi pers pada Senin (01/11/2021) mengatakan kedua pelaku saat itu tujuannya ingin membobol warung korban Moh. Gufron (52) warga Dusun Karanganyar Barat, Desa karangsentul, Kecamatan Gondangwetan. Tetapi saat melakukan aksinya kedua pelaku dipergoki oleh korban yaitu pemilik warung.

“Karena pelaku merasa ketahuan oleh korban, sehingga pelaku merasa kaget dan gugup sehingga pelaku yang bernama inisial FR langsung menyerang korban dengan golok milik pelaku yang sudah disiapkan oleh pelaku FR. Selanjutnya pelaku FR juga membacok korban ke punggung korban sebanyak 3 kali dan kepala korban 1 kali. Pelaku tidak hanya membacok korban dengan golok, melainkan pelaku FR juga memukul korban dengan gavalum. Setelah itu pelaku FR membantingkan kursi kayu ke tubuh korban untuk memastikan koran meninggal dunia,” katanya.

Masih menurut Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendiz, pelaku melakukan aksinya tersebut dibantu temannya dengan nama inisial MED yang ikut juga memukul korban dengan botol minuman kaca.

“Pelaku inisial MED memukul wajah korban dengan botol minuman yang terbuat dari kaca dengan tujuan agar korban secepatnya dilumpuhkan sehingga tidak berdaya untuk melawan ” imbuhnya.

Sementara dihadapan awak media, pelaku FR mengakui perbuatanya sudah beberapa kali melakukan pencurian serta beberapa kali berurusan dengan pihak berwajib.

“Saya pernah melakukan aksi yang sama yaitu mencuri rokok, terus mencuri bakso di wilayah saya,” ucapnya

Sebelumnya pada Minggu (24/10/2021) warga Desa Sladi digegerkan dengan sosok mayat jenis kelamin laki laki bersimbah darah yang tergeletak di pinggir jalan desa tersebut.

Barang bukti yang berhasil disita :

  1. Satu buah kursi panjang milik korban yang terdapat bercak darah korban
  2. Satu buah sandal warna biru tua yang diduga milik pelaku.
  3. Satu pasang sandal japit warna putih hijau milik korban.
  4. Pecahan botol fanta yang diduga milik pelaku.
  5. Satu buah galvalum panjang satu meter dibuat alat untuk memukul korban.
  6. Baju dan celana milik korban.
  7. Satu buah gembok kunci milik korban.
  8. Satu unit sepeda motor Honda beat yang digunakan sarana transportasi oleh pelaku. (tim)

Kapolda Jatim Apresiasi “Mantri Pasar” Sumbertebu Mojokerto

0

MOJOKERTO – Aiptu Sumilak seorang Polisi Wanita (Polwan) yang dinas di SPN Mojokerto, sekaligus bertugas sebagai Pembina Potensi Masyarakat atau biasa dikenal dengan sebutan ‘Mantri Pasar’ di pasar Pon Sawahan desa Sumbertebu Mojokerto dikunjungi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta pada Senin (1/11/2021).

Kunjungan Kapolda Jatim bersama Pejabat Utama Polda Jatim didampingi Kapolres Mojokerto, untuk memastikan aktifitas yang dilakukan Polwan kelahiran Ponorogo ini.

Pasalnya, kegiatan yang dilakukan Sumilak selama ini selalu mendapat respon positif dari pedagang pasar tempat ia bertugas.

Dalam kunjungannya tersebut, Kapolda juga melakukan interaksi dengan para pedagang di pasar, dan secara langsung mendengar cerita dari para pedagang tentang Aiptu Sumilak.

“Saya dengar langsung adanya anggota kami Aiptu Sumilak, yang dipercaya untuk melakukan pembinaan kepada pedagang di pasar ini, untuk menciptakan suatu sistem sosial di pasar yang baik, diantaranya sistem kebersihan sistem keamanan kemudian kenyamanan yang semula di awal tahun 2018 itu situasinya sistem itu belum tercipta, kemudian ibu Sumilak ini diminta turut membantu dan akhirnya sampai sekarang sudah dua kali dia diminta untuk melakukan pembinaan, Kalau bahasa disini disebut Mantri pasar,” papar Kapolda Jatim.

Sementara beberapa pedagang di pasar Pon salah satunya bernama Mutmainah yang bejualan pakaian mengatakan, bahwa sejak Sumilak menjadi mantri pasar situasi menjadi aman, lingkungan bersih, tidak ada pungli dan premanisme serta bisa tenang dalam berjualan.

Senada dengan tanggapan bu Mutmainah, Warti seorang pedagang bumbu dapur pun mengatakan bahwa Mila, panggilan Sumilak, dikenal sangat baik.

“Bu mila Ibu mila tiang Sae niku (orang baik – red) pak. Disiplin orangnya, tegas, jadi tertib dan aman disini” tutur bu Mutmainah.

Sementara itu, Mukhlason selaku Kepala desa Sumbertebu juga menyatakan bahwa Sumilak akan diminta kembali untuk menjadi mantri pasar ketiga kalinya atas aspirasi para pedagang pasar Pon Sawahan desa Sumbertebu.

“Saya dengar nanti ada pemilihan yang ketiga kalinya, dan bu Sumilak diminta lagi. Saya ikut bangga apa yang sudah dilakukan oleh ibu Sumilak di sini, dan saya sudah mendengar langsung dari pedagang yang menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh ibu Sumilak melebihi tugas dan tanggung jawabnya,” jelasnya Kapolda usai sidak di pasar.

Lebih lanjut, orang nomer satu di kepolisian Jawa Timur ini juga mendorong untuk semua anggota Polri bersama-sama dengan TNI bersama-sama dengan pemerintah dalam menciptakan hal-hal yang baik, menciptakan struktur sosial yang baik, yaitu keamanan ketertiban sehingga roda ekonomi bisa berjalan.

“Yang paling penting dalam situasi prokes, sampai kapan pun kita harus patuhi prokes, jadi kegiatan ekonomi berjalan protokol kesehatan berjalan, keamanan dan ketertiban dengan sinergi antara TNI Polri dan pemerintah juga berjalan,” ujarnya.

Menurut Kapolda Jatim, Sumilak ini menunjukkan dan mengambil peran disitu.

Kapolda juga menyampaikan bahwa semua orang bisa berperan termasuk pedagang, pemerintah atau kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Ayo kita ciptakan situas kamtibmas disini, khusus untuk ibu sumilak terus semangat, sinergi terus dengan semua unsur disini sehingga nanti masyarakat bisa terpadu,” pungkasnya Kapolda Jatim, sembari memberikan semangat dan motivasi kepada anggotanya. (tim)

Bupati Apresiasi Gelaran Paralayang di Gunung Wayang

LUMAJANG
Liga Paralayang Seri 2 Jawa Timur Run Fly yang berlangsung di di Gunung Wayang, Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang sudah memasuki tahap akhir.

Sedikitnya, 116 Atlet Paralayang dari 19 daerah kabupaten/kota di Jawa Timur dan sebagian luar Jawa Timur turut ambil bagian dalam Liga Paralayang yang baru digelar di Kabupaten Lumajang tersebut.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq yang menutup acara tersebut, mengapersiasi panitia penyelenggara yang telah berupaya keras agar olahraga paralayang bisa dilakukan di Kabupaten Lumajang. Kerja keras tersebut diinisiasi sejak tahun lalu.

“Saya mengapresasi Mbak Oktafiani yang fokus mempersiapakan hadirnya olahraga paralayang di Sumberwuluh sejak tahun lalu. Hari ini fasilitas olahraga paralayang sudah ada, itu berarti ikhtar kita sambung,” ungkapnya. Minggu (31/10)

Bupati berharap dengan hadirnya sarana olahraga paralayang di Kabupaten Lumajang akan melahirkan para atlet paralayang dari Kabupaten Lumajang serta berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar.

Sementara, Ketua Liga Paralayang Seri 2 Jawa Timur Run Fly, Oktafiani mengatakan kegiatan liga paralayang berjalan lancar. Ia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak yang berkontribusi dalam pelaksanaan liga paralayang tersebut.

“Semua lancar tidak ada halangan apapun, kita disupport banyak pihak, alhamdulillah ramai pengunjung di Poncokusumo, Sumberwuluh,” ungkapnya. (sai)

Ketua Bintang Muda Indonesia Kota Cimahi Serahkan Jabatan Kepada Kaum Milenial

0

KOTA CIMAHI — ,Senin(01/11/2021)
Yulianawati Anggota DPRD Kota Cimahi dari Partai Demokrat secara resmi menterahkan jabatan yang selama ini dipegang, selain Ketua PAC Partai Demokrat Yuli sapaan Yulianawati juga merupakan Ketua BIntang Muda Indonesia(BMI) Kota Cimahi yang merupakan Sayap dari Partai Demokrat.

Melaui Voting yang dilaksanakan serta dihadiri anggota BMI dari tiga Kecamatan yang ada di Kota Cimahi, bertempat di Kopi Prabu Terpilihlah Hadi Priyatna untuk meneruskan Program BMI,sementara Yulianawati menjadi Pembina BMI Kota Cimahi.

Saat dimintai keterangan usai pemilihan Ketua BMI, Yulianawati menjelaskan kepada Wartawan, jika musyawarah untuk mufakaf itu harus diambil walaupun berat, saat aturan mengharuskan saya melepaskan jabatan sebagai Ketua BMI Kota Cimahi Karena perjuangan dan pengorbanan dari awal berdiri hampir 2 tahun kami bersama dalam suka dan duka.

Ketika harus memilih, walaupun dengan berat hati saya laksanakan demi tegaknya aturan, dengan keputusan saya mengundurkan diri dari Ketua BMI Kota Cimahi, diharapkan BMI Kota Cimahi akan lebih baik lagi tentunya, dalam agenda ke depan saya sebagai pembina BMI tentunya akan tetap mensuport Mereka dalam hal program kegiatan diantaranya kegiatan yang sudah dilaksanakan diantaranya , bersih-bersih lingkungan, jum’at berkah berbagi dan yang lainnya.

Melihat Semangatnya Kang Hadi sebagai Ketua BMI Kota Cimahi yang baru terlihat sangat bersemangat saat memalarkan Misi dan
Visinya Khususnya dalam hal mewadahi Kawula Muda agar lebih faham dalam berorganisasi yang baik, dalam hal ini Kaum Milenial lebih berpotensi tentunya dan Saya akan akan mendukung sekali rencana program kegiatan Ketua BMI yang baru.”Ungkap Yilianawati.

Ketua BMI Kota Cimahi terpilih menuturkan rencana kedepan setelah menjabat Ketua BMI Kota Cimahi,”Langkah Saya ke depan yakni akan melanjutkan prigram kegiatan yang sudah dijalankan oleh Ibu Yulianawati,dalam hal ini Ibu Yuli tidak bisa merangkap jabatan menjadi Ketua BMI dan Ketua PAC Demokrat Cimahi Utara.Saya akan melanjutkan amanat BMI Pusat Bahwa roda organisasi tetap harus berputar walaupun banyak Dinamika didalamnya,Saya mencermati bahwa sebagai pemuda bahwa Kita garus maju jangan sampai melekat paradigma.

“Untuk belajar politik itu rendah”.Sebagai pemuda kita memiliki dedikasi yang tinggi dan saya berharap Partai Demokrat ini sebagai wadah kita dan roda kita,Kita bisa mencurahkan dedikasi kita sebagai pemuda ya di BMI ini sebagai Orsap Partai Demokrat.Program yang akan saya laksankan kedepan adalah memberikan pembelajaran Politik bagi Kaum Milenial dan akan sangat berkaitan dengan Media Sosial,dan Kami sudah muali lakukan itu.Diera 4.0 Kaum Milenial sangat memegang peranan penting dalam kancah perpolitikan jangan sampai bingung apa yang akan dilakukan saat bergabung dalam suatu partai.”Pungkas Ketua Bintang Muda Indonesia Hadi Priatna.

Gibby.

Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Melalui OSS-RBA

LUMAJANG – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lumajang dapat didongkrak melalui diberlalukannya sistem perizinan yang baru. Hal ini terungkap saat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Sosialisasi Sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko Bagi Pelaku Usaha di Wilayah Kabupaten Lumajang (26/10/2021). Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari disahkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) dan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko serta Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Terintegrasi Secara Elektronik. Sosialisasi ini diperuntukkan bagi pelaku usaha di Wilayah Lumajang di Hall Amanda, Jalan Jend. Panjaitan No. 80, Citrodiwangsan – Lumajang

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lumajang, H. Ahmad Taufik Hidayat, SH, M.Hum. “Melalui perubahan dalam integrasi layanan perizinan, diharapkan dapat menarik minat investor menanamkan modalnya, sehingga akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang berdampak terbukanya kesempatan kerja dan berkurangnya tingkat pengangguran”, ungkapnya.

Adapun tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha tentang sistem OSS Perizinan Berusaha Berbasis Risiko pasca disahkannya Undang-Undang Cipta Kerja dengan memberikan kemudahan proses perizinan berusaha (easy doing business) sebagai bentuk upaya untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan berusaha di daerah, serta menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan investasi di Kabupaten Lumajang.

Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh pelaku usaha yang terdiri dari bebrapa sektor usaha se-Kabupaten Lumajang. Hadir sebagai Narasumber Kegiatan Sosialisasi adalah Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan, Wahyuning Indriasih, S.STP, S.IP, M.Si bersama Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, M. Imron Rosyadi, MA dan Yusrini Dwi Astuti, SE selaku Kepala Seksi Pelayanan Perijinan Usaha dan Non Usaha II.

Sosialisasi tersebut difokuskan pada pemaparan mengenai sistem OSS RBA sebagai sistem perizinan berusaha berbasis risiko oleh narasumber. Yusrini berharap pelaku usaha memahami Ketentuan Penanaman Modal dan Teknis Perizinan Berusaha. “Perizinan yang dimiliki pelaku usaha telah mengikuti ketentuan perizinan berusaha atau sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Yusrini. 

Dalam kesempatan tersebut ada sesi tanya jawab mengenai sistem OSS-RBA. Para peserta mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan dijawab langsung oleh narasumber. Dalam penerapan dan implementasinya saat ini, OSS-RBA masih terus mengalami proses perbaikan dan peningkatan demi kesempurnaan sistem. Diharapkan ke depannya setelah perbaikan, sistem OSS dapat beroperasi dengan lancar, semua fitur terkait alur dan bisnis proses tersedia kelengkapannya dan semakin memberikan kemudahan dalam proses perizinan yang sistematis baik bagi DPMPTSP, dinas teknis terkait, serta para pelaku usaha. (Agus Zean-DPMPTSP)

Turnamen PWI Cup Barito Utara 2021 Resmi di Tutup Wakil Bupati

0

BARITO UTARA-Tim atlet bola voli yang telah menang bertanding dalam Turnamen Bola Voli Open PWI Cup 2021 Barito Utara,maka berakhir pulalah kegiatan tersebut dengan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Utara,Sugianto Panala Putra,SH di Stadion Mini Tiara Batara,Muara Teweh(Kalteng)Minggu(31/10/2021).

Pada saat acara penutupan.Ketua panitia Turnamen,H.Surianor,SE melaporkan hasil pertandingan bola voli yang telah dilangsungkan seminggu.Tadi pagi kita sama-sama menyaksikan pertandingan perebutan juara tiga antara tim Putra Benangi dan Alvin RB,hasilnya dimenangkan oleh tim Alvin RB,kemudian dilapangan satu tim Putri KBR Bukit Sawit Versus Bintang Putri Lemo,hasilnya dimenangkan oleh tim Bintang Putri Lemo keluar sebagai juara III.

Dikatakannya,masih dalam ajang Turnmen kita saksikan bersama perebutan juara antara tim R.Big Bos melawan Delta Kuala,dimenangkan oleh tim Putra R.Big Bos sebagai juara I dan tim Delta Kuala sebagai juara II.

Kemudian Ketua panitia menyebutkan.Final tim Putri antara Benangin Versus SKB 46,keluar  dimenangkan oleh SKB 46 sèbagai juara I Putri dan  juara II jatuh pada Benangin Putri Citty.

Kami sebagi ketua Panitia Turnamen,menyampaikan terimaksih untuk seluruh tim yang berpartisipasi bertanding secara sportif,juga disampaikan kepada Pengurus Kabupaten(Pengkap) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia(PBVSI)Barito Utara.Berdasarkan data dari Ketua Seksi pertandingan,sebanyak 484 peserta mengikuti Turnamen ini,terdiri dari 93 Official dan 391 atlet,”ungkap Surianor.
 

Pada acara penutupan Turnamen Bola Voli Open PWI Cup Barito Utara 2021.Ketua Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Barito Utara,Herman menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT.Medco Energi Bangkanai Limitid dan SKKmigas,PT.Suprabari Mapindo Mineral,Pama Persada,CV.Surya Pratama Muara Teweh dan semua sponsor yang telah mendukung Turnamen ini sampai sukses diselenggarakan.

PWI Barito Utara berharap memberi warna,terhadap pembangunan di Bumi lya Mulik Bengkang Turan.Memang selayaknya tugas pokok dan fungsi wartawan harus dilaksanakan dengan sebaki-baiknya dan Profesional serta membantu mensosialisasikan program Pemerintah,”jelas Herman.

Saat penutupan Turnamen itu juga,Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah Menyampaikan sambutan yang dibacakan melalui Wakilnya,Sugianto Panala Putra,SH.Atas nama Pemerintah Daerah Barito Utara memberikan apresiasi kepada segenap,Panitia yang telah mempersiapkan Turnamen Bola Voli Open PWI Cup Barito Utara 2021 dengan lancar dan tidak terkendala.

Bupati juga berharap melalui ajang Turnamen ini,para atlet-atet Voli yang berasal dari seluruh Kecamatan se-Barito Utara,dapat terjaring dan mewakili Barito Utara di Olagraga Bola Voli tingkat Regional,Nasional bahkan Internasional.

Dengan mengucapkan selamat kepada para tim,yang meraih juara pada Turanamen Bola Voli dan bagi para tim yang belaum meraih juara,jangan berkecil hati jadikan pengalaman ini untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya,tetap jaga kekompakan dan junjung tinggi sportifitas antara sesama.

Dengan berakhirnya kegiatan Turnamen Bola Voli Open PWI Cup Barito Utara tahun 2021,dengan mengucapkan salam Orahraga,sore ini dengan resmi saya nyatakan,” ditutup. (SS).

Reses ke III, Yulianawati Turun ke Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara

0

Cimahi – Bertempat di Kampung Torobosan Cimenteng RT 02 RW 12 Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Anggota Dewan Dari Partai Demokrat Yulianawati berada ditengah konstituen pada Anggota Dewan Dari Partai Demokrat Yulianawati.

Proses pelaksanakan dilaksanakan 2 Tahap yang masing-masing terdiri dari 50 Konstituante dengan standar Protokol Kesehatan dimana para Konstituante yang hadir wajib menggunakan masker, dilakukan pengetesan suhu tubuh menggunakan Thermogun dan disediakan handsanitizer serta tempat duduk berjarak 1 meter antara tempat duduk tiap konstituante.

Yulianawati yang merupakan Anggota Dewan Kota Cimahi periode 2019-2024 Dalam keterangannya menyatakan, kegiatan reses masa persidangan ke III ini, yang paling utama adalah mudah-mudahan Vaksin Covid 19 yang ada di Kota Cimahi sudah mencapai 88% juga PPKM di Level II dan sudah mencapai target.

“Semoga tahun ini selesai sehingga tahun depan sudah pulih kembali baik perekonomian maupun segala sektor,” terangnya.

Ditambahkannya, banyak masukan dan keinginan dari masyarakat tentunya selama saya diberikan kesehatan serta panjang umur.

Semua aspirasi dari konstituante saya. Saya akan berusaha melaksanakannya khususnya wilayah RW 12 Kelurahan Cipageran ini.
Sebagai catatan bahwa saya dulu tidak sempat melakukan sosialisasi dan Kampanye, ini semua merupakan warga pendukung Bapak Agung Budi Santoso juga Ananda Beliau yakni Mas Ramadhan Wicaksana, Insya Allah kedepan Saya akan lebih Fokus Kesini karena merupakan Amanah dari beliau. Aspirasi yang kami serap akan kami sampaikan serta secara pribadi saya menghaturkan terimakasih kepada Mas Rama bahwa ternyata Konstituntenya begitu banyak, Insya Allah Konstituante yang tadi hadir akan mendukung saya,” terang Yulianawati, Anggota Dewan Dapil I Kelurahan Cipageran Dan Kelurahan Citeureup.

Selain Anggota Dewan, Juga Konstituante yang hadir menyampaikan harapannya.

Salah satunya dari Citra Nuraeni Warga RT 02-RW 11 Kampung Cimenteng Torobosan Kelurahan Cipageran, yang berharap acara reses ini dapat membantu keinginan dan harapan masyarakat serta dapat merealisasikannya dengan bantuan Ibu Yulianawati, serta dapat membantu warga kami dalam hal pemerataan bantuan sosial yang masih belum merata,” ungkap Citra Nuraeni salah seorabg Warga Cimenteng yang mengikuti Acara reses tersebut kepada Wartawan.- A.E.S.