Home Blog Page 1613

Lantik 51 Pejabat Eselon 2,3 dan 4, Bupati Sidoarjo Instruksikan Buat Kebijakan Berbasis Kepentingan Publik

SIDOARJO – Mutasi dan promosi dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai dilakukan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor). Sebanyak 51 pejabat struktur terdiri dari eselon 2,3 dan 4 dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa. Kamis malam, (21/10/2021).

Kepada pejabat yang baru saja dilantik Bupati Gus Muhdlor mengintruksikan agar membuat kebijakan – kebijakan yang berbasis kepentingan masyarakat. Kebijakan yang berorientasi pada kepentingan publik. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat menjadi skala prioritas Bupati Gus Muhdlor.

“Kepada pejabat yang baru saja dilantik saya berpesan agar segera membuat kebijakan yang membumi yaitu kebijakan yang berangkat dari kepedulian terhadap masyarakat,” jelasnya.

Formasi birokrasi yang rancang Bupati Gus Muhdlor adalah birokrasi yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Konsep birokrasi yang dalam program kerjanya melibatkan aspirasi masyarakat.

“Birokrasi yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, melalui mekanisme jaring aspirasi masyarakat. Pembangunan yang melibatkan peran serta masyarakat serta memperhatikan potensi dan sumber daya yang ada dengan memberdayakan masyarakat,” terangnya.

Sedangkan pejabat yang menempati wilayah kecamatan oleh Gus Muhdlor diinstruksikan meningkatkan pelayanan publiknya. Pelayanan yang diharapkan masyarakat yaitu cepat, efektif dan ramah. Karena pelayanan publik di wilayah merupakan wajah dari pelayanan pemerintah daerah.

“Khusus kepada para pejabat yang dilantik di wilayah kecamatan Saya instruksikan untuk segera turut serta berperan aktif dalam satu
Meningkatkan mutu pelayanan, meningkatkan efektivitas pelayanan mengigat wilayah merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah daerah sehingga pelayanan publik di wilayah memberikan kepuasan kepada masyarakat,” tegas Gus Muhdlor

Rotasi atau mutasi pejabat menurut Gus Muhdlor merupakan bagian dari reformasi birokrasi agar roda birokrasi berjalan dengan baik.

“Perputaran dalam organisasi merupakan bagian dari reformasi birokrasi, perubahan secara menyeluruh agar birokrasi berjalan dengan baik,” pungkasnya. (*)

Peringati HKGB ke-69, Kapolri: Polri Kuat Karena Didukung Oleh Bhayangkari

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Bhayangkari yang telah ikut berjuang dan membantu masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Sigit dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69.

Menurut Sigit, di tengah Pandemi Covid-19, Bhayangkari telah membuat beberapa program kerja yang membantu warga. Diantaranya adalah, program orang tua asuh bagi anak korban Covid-19, vaksinasi massal, bakti sosial dan donor darah, bantuan untuk disabilitas, peduli lingkungan, pengembangan UMKM, dan berbagai Webinar yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya, atas berbagai kegiatan dan program kerja Bhayangkari pada masa pandemi Covid-19 kepada masyarakat,” kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan oleh Bhayangkari selama ini, sejalan dengan upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh Polri terkait dengan penanganan Pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, Sigit menyebut, peran dari Bhayangkari adalah salah satu yang sentral dibalik semangat dan perjuangan dari seluruh personel kepolisian. Pasalnya, Bhayangkari selalu memberikan support dan bantuan untuk kemajuan Polri.

“Di balik organisasi Polri yang kuat ada organisasi Bhayangkari yang selalu siap mendukung dan membantu serta mensupport organisasi Polri,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Sebagai bagian dari keluarga besar Polri, Sigit menekankan, Bhayangkari harus terus ikut membantu, mendukung, dan saling menguatkan institusi. Meski begitu, Sigit menyebut, hal itu tetap harus berjalan beriringan dengan peran dari Bhayangkari di lingkungan keluarga.

Karena biar bagaimana pun, Sigit menyatakan, peran Bhayangkari sebagai istri dan ibu di keluarga tetap harus menjadi prioritas utama. Sebab itu, Sigit sangat mengapresiasi, sosok Bhayangkari yang mampu menjalankan tugasnya secara beriringan di dalam organisasi dan keluarga.

Sementara itu, Sigit juga menekankan pentingnya keseimbangan antara bertugas dan menjalani peran di dalam rumah tangga bagi seluruh personel Kepolisian. Menurut Sigit, para suami juga harus menghormati sosok Bhayangkari yang selama ini terus mendoakan dan mensupport dalam menjalankan tugasnya sebagai prajurit Korps Bhayangkara.

“Jadi tugas pokok sudah jelas mendorong lahir batin organisasi Polri kita harus posisikan hal tersebut sebaik-baiknya,” tutup Sigit. (tim)

Pasar “APACHE” Tempat Jajanan Tempo Doeloe

KEDIRI — Pasar Apache yang menempati bahu jalan desa Bendo kecamatan Pare sepanjang hampir satu kilometer ini banyak menarik pengunjung, disamping lokasinya mudah dijangkau, jenis jualannya yang ditawarkan merupakan produk olahan warga setempat.

Sebenarnya pasar Apache tersebut dibuka tiap hari, akan tetapi untuk hari Jum’at sore pasar ini ramai dikunjungi pembeli, dikarenakan semua jajanan Tempo Doeloe tersedia disini, disamping itu juga dalam penjualannya bungkusnya memakai daun, sehingga terkesan alami.

Mbok Giyem, salah satu pedagang jajanan cenil ( olahan dari beras ketan yang ditabur gula dan kelapa), menuturkan jika keluarganya sudah puluhan tahun jualan jajanan tersebut, dan sampai saat ini masih ramai pembeli.

Disamping itu beberapa jenis jajanan yang merupakan produk lama dan dikerjakan secara tradisional juga ditawarkan, seperti tape goreng, jenang sumsum, lepet, dan yang paling menjadi favorit pembeli yakni pecel.

Beberapa pengunjung dari luar daerah menyempatkan diri untuk menikmati jajanan dipasar tersebut, dan bahkan sering membungkus sebagai oleh oleh keluarganya.

Saya senang menikmati suasana disini, disamping suasananya nyaman juga jenis dagangannya merupakan hasil karya warga sendiri, ini mengingatkan masa kecil saya, tutur Sugianto warga desa Adan Adan yang hampir tiap hari Jumat selalu selalu menyempatkan diri untuk makan ditempat tersebut.

Dari beberapa desa berbondong-bondong naik mobil kereta untuk mendapatkan belanja yang lebih murah di daerah Apache atau lazimnya disebut pasar apache, disamping semua dagangan serba murah terjangkau untuk pembeli di pasar tersebut.

Begitu terkenalnya, pengunjung pasar tersebut membludak, demi keamanan untuk keperluan pasar tersebut akses jalan antara jam 14.0O. WIB sampai jam 17.00 WIB ditutup. ( Irfandy)

Usai Jalani Tes dan Karantina, Anggota Brimob Polda Jatim Pulang dengan Aman

SURABAYA – Tim Brimob Polda Jatim, usai bertugas di Papua selama 1 bulan dalam rangka Operasi Deraku Cartens, pengamanan dan pengawalan atlet kontingen Jatim pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua, kini Jumat (22/10/2021) mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian, dalam operasi Deraku Cartens ini bertindak sebagai danpamwal, menjelaskan. Operasi yang ia pimpin dalam rangka pengamanan dan pengawalan atlet PON XX kontingen Jatim di Papua, telah berjalan lancar tanpa kendala, dan anggotanya juga dapat kembali bertemu dengan keluarganya usai jalani karantina selama 5 hari dan PCR serta Swab hasilnya negatif.

“Alhamdulillah kita sudah melaksanakan kegiatan pengamanan atlet PON di Papua, berangkat dalam keadaan selamat dan pulang juga dengan keadaan selamat seluruh personil, sebanyak 50 personil,” ujarnya Dansat Brimob usai pimpin apel di tempat karantina, disalah satu hotel Surabaya.

Selain itu, Kombes Pol Amostian juga menyampaikan, walaupun disana sempat ada cluster, namun ia sangat bersyukur lantaran anggotanya tidak ada yang terpapar covid-19.

“Pada tanggal 18 oktober kemarin kami tiba di Surabaya, langsung di jemput dan di arahkan di tempat karantina. Adapun kegiatan tersebut yang mana kita semua langsung dilakukan swab antigen dan hasilnya dapat diketahui saat itu juga, alhamdulillah semua hasilnya negatif, selanjutnya kita semua dilanjutkan untuk tes PCR yang hasilnya nunggu 2 hari kemudian, namun alhamdulillah tes PCR seluruh personil negatif tidak ada yang terpaoar covid-19,” tuturnya

“Alhamdulillah untuk anggota dan kontingen Jatim tidak ada yang terpapar covid-19, walaupun disana sempat ada cluster dari Provinsi lain,” tandasnya Kombes Pol Amostian.

Sementara kabid humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, dengan hasil Swab dan tes PCR serta karantina selama 5 hari yang dilakukan oleh seluruh anggota Brimob Polda Jatim yang melaksanakan operasi Deraku Cartens di Papua, maka mereka dipastikan terbebas dari covid-19 dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

“Aturan yang di tetapkan pemerintah pusat ini telah di jalani oleh semua personil sebanyak 50 orang, yang bertugas di operasi Deraku Cartens dalam rangka pengamanan dan pengawalan atlet PON kontingen Jatim, dan dipastikan mereka aman dari covid-19, mereka bisa bertemu kembali dengan keluarganya,” tambah Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (tim)

Ngaku Sebagai Staf Khusus ‘Wantannas’ yang Taruna Akpol, Warga Surabaya Diringkus Polda Jatim

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, ungkap penipuan seleksi penerimaan Taruna Akpol Tahun 2021. Pengungkapan ini setelah adanya laporan dari warga Surabaya dan Jember, yang merasa ditipu oleh tersangka.

Atas pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan satu orang tersangka inisial HNA, (40) warga Surabaya. Peristiwa ini sendiri terjadi pada 14 Oktober 2021.

Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menjelaskan, bahwa modus tersangka ini menjanjikan kepada korban, dimana dia bisa memasukkan sebagai Taruna Akpol.

“Tersangka ini juga mengaku kepada korban, bahwa dia salah satu anggota dari sebagai staf khusus (stafsus) di Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas),” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Jumat (22/10/2021) siang.

Lanjut Gatot, bahwa tersangka ini sendiri adalah oknum dan bukan bagian dari ‘Wantannas’. Sedangkan terkait dengan penipuan yang dilakukan tersangka, sudah banyak laporan yang diterima oleh polda jawa timur.

“Sampai saat ini baru dua korban yang bisa ditindaklanjuti, kemungkinan masih banyak korban lain yang tertipu oleh tersangka,” lanjutnya.

Sementara itu Wadirreskrimum polda jatim, AKBP Ronald Purba, mengatakan, tersangka telah melakukan tindak pidana penipuan yang mengaku bisa memasukkan peserta Seleksi Taruna Akpol TA 2021, dengan meminta sejumlah uang.

“Namun setelah uang diserahkan, peserta dinyatakan tidak lulus dan sampai sekarang uang tersebut belum dikembalikan,” ungkapnya.

Kronologis pengungkapan ini, bahwa tersangka HNA, mengatakan kepada korban bisa dan sudah sering membantu memasukkan peserta seleksi Akpol. Tersangka HNA meminta sejumlah uang sebagai syarat untuk memasukkan peserta seleksi lulus penerimaan Taruna Akpol tahun 2021.

“Tersangka ini kemudian menjanjikan akan membantu memasukkan anak korban melalui jalur kuota khusus tanpa tes karena tersangka HNA mengaku mempunyai kenalan Pejabat Polri,” katanya.

Setelah korban menyetujui, tersangka HNA meminta uang kepada korban secara bertahap. Setelah uang diserahkan, dan menunggu beberapa waktu, ternyata jalur kuota khusus tidak ada kejelasan sehingga peserta seleksi penerimaan Akpol 2021 tersebut tetap tidak masuk atau gagal.

“Kemudian korban meminta seluruh uang yang telah diserahkan kepada tersangka HNA untuk dikembalikan. Setelah itu tersangka HNA memberikan Bilyet Giro, namun setelah dikliringkan terhadap Bilyet Giro tersebut tidak bisa dicairkan karena rekening sudah ditutup,” sebut dia.

Atas peristiwa ini, dua korban mengalami kerugian mencapai Rp 2.197.100.000, dengan rincian, korban atas nama NHP menyerahkan uang sebesar Rp 1.085.000.000 dan korban inisial TC, menyerahkan uang sebesar Rp 1.112.100.000.

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya, satu HP, dua lembar tanda terima peserta, beberapa rekening serta bukti transfer, Bilyet Giro No. BM 1543XX tanggal 13 Agustus 2021, Surat Keterangan Penolakan dari Bank BRI tanggal 18 Agustus 2021.

Sedangkan untuk tersangka sendiri akan dikenakan Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 (empat) tahun. (tim)

Peringati Hari Santri, Anggota Satlantas Polres Pasuruan Ubah Penampilan

PASURUAN – Sejak 2015 lalu, setiap tanggal 22 Oktober diperingati sebagai Hari Santri Nasional.

Dalam memperingati hari santri tahun 2021 ini, Anggota Satlantas Polres Pasuruan memiliki cara tersendiri dalam memeriahkannya, yakni semua petugas memakai aksesoris layaknya santri.

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP. Andika Mizaldi S.ik menerangkan, dia memerintahkan anggotanya untuk memakai aksesoris ala santri seperti kopyah dan sorban untuk melengkapi baju dinasnya.

“Ini merupakan wujud kebanggaan kita kepada santri di Indonesia, khususnya di wilayah Pasuruan,” cetus AKP Andika yang ditemui awak media di samsat.

Selain memakai aksesoris layaknya santri terlihat juga anggota Samsat memberikan hadiah kepada wajib pajak yang dapat menjawab beberapa pertanyaan seputar hari santri dari petugas.

Salah satu wajib pajak yang berhasil mendapatkan hadiah yaitu, Nuzulul Rizka.

Wanita asal Gempol ini mengaku senang mendapat hadiah dari kuis dadakan yang diadakan Satlantas Polres Pasuruan.

“Saya kaget aja selama ini saya melihat polisi serem tetapi hari ini saya dibuat kaget dengan penampilan dan apanyang dilakukan pak polisi memberi pertanyaan tentang agama dan memberi hadiah sehingga ternyata polisi juga baik dan maaf lucu,” ucap wanita ini sambil tertawa sambil menenteng minyak goreng pemberian polisi yang dibarengi riuh tawa wajib pajak yang lain.

Ditempat yang sama, KaurReg Ident Satlantas, IPDA Moneta Lestari STrk mengatakan, kegiatan ini untuk mendekatkan diri pada masyarakat

“Kegiatan ini semata-mata adalah upaya kita untuk mendekatkan kita kepada masyarakat yang mana Pasuruan adalah terkenal dengan daerah santri,” pungkas Moneta di sela kegiatan ini. (qomar)

Argo: Sebelum Dilantik, Komjen Paulus Sudah Pamit dan Menyerahkan Jabatannya ke Kapolri

0

JAKARTA – Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw resmi dilantik menjadi Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (21/10/2021).

Paulus menggantikan Boytenjuri. Putra asli Papua itu resmi ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk menduduki jabatan baru sebagai Deputi BNPP Depdagri yang tertuang dalam surat keputusan Presiden Indonesia Nomor 147/TPA tahun 2021 tentang pemberhentian dan pengangkatan pimpinan tinggi madya di lingkungan BNPP.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan, sebelum dilantik, Komjen Paulus sudah pamit dan menyerahkan jabatannya sebagai Kabaintelkam kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 849 Tahun 2015 tentang Status Jabatan di Lingkungan Polri. “Nah, Kabaintelkam yang telah menyerahkan tugasnya ke Kapolri maka secara otomatis tugas dan tanggung jawabnya dilaksanakan oleh Wakabaintelkam,” kata Argo dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021).

Komjen Paulus Waterpauw merupakan jebolan Akpol 1987. Seiring 38 tahun pengabdiannya di kepolisian, Paulus akan memasuki pensiun pada 1 November 2021.

Menurut Argo, Mabes Polri dalam hal ini Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) masih memproses siapa yang akan menggantikan posisi Komjen Paulus secara definitif. “Siapa pengantinya masih menunggu proses di Wanjakti,” tutup Argo. (tim)

Satlantas Polres Pasuruan Kota Berikan SIM Gratis Pada Santri Kelahiran 22 Oktober

PASURUAN – Tanggal 22 bulan Oktober merupakan hari spesial bagi santri. Sebab sejak 2015 lalu, pemerintah telah menetapkan pada tanggal merupakan peringatan Hari Santri Nasional.

Beragam cara dilakukan oleh berbagai instansi atau lembaga untuk memperingati hari istimewa tersebut.

Salah satunya adalah pemberian Surat Ijin Mengemudi (SIM) gratis bagi santri yang berumur lebih dari 17 tahun dan lahir pada 22 Oktober oleh Satlantas Pokres Pasuruan Kota.

Tak hanya SIM, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota yang dikomandani oleh AKP Yudiyono, SH tersebut juga membagikan helm dan bingkisan.

Kegiatan pemberian SIM serta bingkisan itu digelar di lapangan Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah pada Jumat (22/10/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Kapolres, Kasat Lantas, Kanit regident dan Anggota Sat Lantas Polres Pasuruan Kota

Pada penerima SIM yakni Alyumana Dhiya Fathia Hisam dan Faidzatul Firdaus, Kasatlantas berharap agar mempertahankan menjaga ketertiban berlalu lintas dan menjaga Prokes.

“Diharapkan para santri yang tepat hari ini berulang tahun bisa merasa bahagia dan bangga menjalin persahabatan dengan Polisi. Diharapkan pula, santri tetap menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan Prokes termasuk juga vaksinasi untuk memutus penyebaran covid19,” pungkas Yudiyono. (tofa)

Peringati Hari Santri Nasional, Polresta Malang Kota Bagi – bagi Sembako ke Ponpes

MALANG – Dalam rangka memperingati dan merayakan hari Santri Nasional 2021 Polresta Malang Kota membagikan paket bantuan sembako dan beras.

Kegiatan di awali dengan Apel bersama di halaman Polresta Malang Kota yang di ikuti oleh PJU,Anggota Bhabinkamtibmas dan perwakilan santri  yang nampak hadir di tengah-tengah barisan.

Mengusung tema peringatan hari santri Nasional 2021 yakni Santri Siaga Jiwa dan Raga,di harapkan para santri dapat terus memberikan kontribusi positif di setiap kegiatan terutama dalam masa pandemi Covid-19 yang masih melanda bangsa Indonesia.

Dalam sambutannya Kapolresta Malang Kota Akbp Budi Hermanto menyampaikan ucapan selamat sesuai dengan Keppres No 22 tahun 2015 yang mana setiap tanggal 22 Oktober 2021 di tetapkan sebagai Hari Santri Nasional.

“Seperti yang kita ketahui bersama bahwa kontribusi,upaya dan kerja keras para santri sudah cukup panjang perjalananya bahkan sebelum era kemerdekaan 1945 turut berjuang merebut kemerdekaan Indonesia,” tutur AKBP Budi Hermanto (Buher), di Mapolresta Malang Kota, Jumat (22/10/21).

Bahkan hingga kini lanjut Buher, para santri senantiasa berperan penting dalam perjalanan bangsa Indonesia, seperti saat pandemi sekarang.

“Ponpes sangat berperan aktif dalam rangka menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dan percepatan pelaksanaan vaksinasi Nasional yang mana di harapkan dapat mempercepat penanganan Covid 19,” tambah Buher.

Sesaat setelah apel hari santri Nasional selesai, Buher bersama Wakapolresta dan PJU Polresta Malang Kota melepas keberangkatan kendaraan Bhabinkamtibmas Polresta Malang Kota yang di gunakan untuk mendistribusikan bantuan sembako di wilayah Kota Malang.

Sebanyak 2 Ton 750 Kilogram beras dan 275 paket sembako dari J99 Foundation di sebar ke 10 Ponpes yang berada di Wilayah Kota Malang.

Di akhir acara Akbp Buher berpesan agar para santri dapat menjadi role mode dalam penerapan Protokol Kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dan berperan aktif dalam percepatan vaksinasi Nasional. (**)

Percepat Vaksinasi, Kapolresta Sidoarjo Turun Langsung ke Desa

SIDOARJO – Mendongkrak capaian vaksinasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengerahkan kendaraan bermotor vaksinasi keliling Pedesaan. Upaya ini bertujuan untuk memudahkan akses vaksinasi hingga ke pelosok desa, dusun maupun perkampungan.

“Kami terus menggencarkan serbuan vaksinasi ke desa sampai ke perkampungan maupun tingkat RT/RW. Agar capaian vaksinasi kita terus naik. Khususnya bagi para lansia,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Jambe, Banjarkemantren, Buduran dan Sidodadi, Taman serta empat desa lainnya, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya, meskipun capaian vaksinasi dosis pertama Kabupaten Sidoarjo sudah 73 persen, dosis kedua 43 persen dan vaksinasi lansia 46 persen. Kapolresta Sidoarjo terus memasifkan vaksinasi pedesaan. Dengan target Setiap hari ada enam desa yang dituju sebagai upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

Dengan semakin banyak masyarakat yang di vaksin, harapannya herd immunity (kekebalan komunal) segera terbentuk, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kepada masyarakat Kapolresta Sidoarjo juga kembali mengingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menik, 55 tahun, mengaku senang dengan adanya vaksinasi dari Polresta Sidoarjo yang masuk ke pedesaan. “Senang sekali akhirnya dengan mudah kami telah disuntik vaksin, berkat kendaraan vaksinasi pedesaan dari Polresta Sidoarjo. Semoga semuanya sehat dan terhindari dari Covid-19,” ujar warga Sambungrejo, Sidodadi, Taman, Sidoarjo. (**)