Home Blog Page 1630

Kapolres Pasuruan Ikuti Upacara HUT TNI Ke-76 Tahun 2021

PASURUAN – Dalam rangka menyambut HUT TNI ke-76 pada 5 Oktober 2021, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. bersama Komandan Kodim 0819 Pasuruan dan Kapolres Pasuruan Kota serta Forkopimda Kabupaten Pasuruan mengikuti upacara yang dilakukan secara virtual yang di pimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo, bertempat di Pendopo Kabupaten Pasuruan.

Penyelenggaraan upacara HUT TNI digelar pada hari Selasa, 5 Oktober 2021 mulai pukul 08.00 – 08.46 WIB. Tema HUT TNI ke-76 adalah “Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang”. Upacara kali ini dilakukan secara virtual sebab mengingat pandemi Covid-19 masih belum usai.

Sebanyak 112 alat utama sistem senjata (Alutsista) dipamerkan di dekat Istana Kepresidenan, Jakarta dalam perayaan HUT ke-76 TNI sebagai bentuk perwujudan kekuatan TNI dan juga sebagai laporan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta masyarakat.

“TNI sebagai garda utama pertahanan negara, saya harap dapat meningkatkan sistem keamanan negara baik yang bertugas di dalam negeri menjaga keutuhan NKRI maupun yang bertugas di luar negeri dalam menjaga perdamaian negara supaya tercipta keamanan dan ketentraman bersama, NKRI harga mati,” ucap Presiden Jokowi yang hadir di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Presiden jokowi juga memberikan penghargaan bagi prajurit TNI yang berprestasi dan mempunyai loyalitas yang tinggi terhadap NKRI. (tim)

Pastikan Kesiap Siagaan Anggota, Kapolres Malang Lakukan Kunker Ke Polsek Jajaran

MALANG — Kapolres Malang AKBP Bagoes Winisono bersama Waka Polres Malang Kompol Risky Tri Putra, Kabag Ops Polres Malang Kompol I Made Prawira, Kasat Reskrim Polres Malang AKP Dony Bara’Langi, Kasat Narkoba AKP Harjanto Mukti eko Utomo, Kasat Lantas Polres Malang AKP Agung Fitriansyah melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Polsek Sumbermajing Wetan, Pos Pol Airud dan Polsek Bantur Polres Malang, Senin (4/10/20).

Kapolres Malang mengatakan dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja ke Polsek jajaran Polres Malang, Kapolres Malang melakukan pengecekan terhadap Mako Polsek dan lingkungan sekitar.

“Kepada Polsek jajaran agar selalu meningkatkan penjagaan Markas Komando (Mako) sesuai SOP dan pemeriksaan terhadap kesiapan piket penjagaan Mako, jaga tahanan, kondisi tahanan, instalasi listrik serta kran air diseluruh ruangan yang ada di lingkungan Polsek,” kata Bagoes.

Kunjungan kerja tersebut merupakan rangkaian dari program kerja Kapolres Malang guna melakukan silaturahmi terhadap personil Polsek dan memotivasi kepada seluruh personel Polsek jajaran agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan profesional.

“Kepada seluruh personil demi memelihara semangat kerja, Kapolres Malang melakukan pengawasan, pembinaan dan memberikan motivasi kepada seluruh personil sehingga kegiatan kepolisian di tingkat Polsek dapat berlangsung secara maksimal, prosedural dan profesional,” ucap Bagoes.

Bagoes mengharapkan seluruh personil dapat menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 di Polsek jajaran” Urainya (DHW/robhin)

9 Mantan Pegawai KPK Apresiasi Niat Kapolri

0

JAKARTA– Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan sembilan perwakilan mantan pegawai KPK bertemu dengan Asisten Sumber Daya Manusia (AS SDM) Polri untuk menbicarakan lebih lanjut terkait keinginan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menarik mereka sebagai ASN di Polri.

“Perwakilan mereka kita undang ke Mabes Polri. Pertemuan berlangsung di ruangan AS SDM. Dihadiri AS SDM Polri, kemudian Kadivkum, dan juga ada Koorsahli dan Kadiv Humas,” kata Argo kepada wartawan di Mabes Polri, Senin malam (4/10/2021).

Sembilan orang perwakilan mantan pegawai KPK itu antara lain Farid, Chandra, Feri dan Giri Suprapdiono. Dalam pertemuan yang cair dan hangat itu, Polri dengan perwakilan mantan pegawai KPK berdiskusi panjang, salah satu yang dibahas yakni regulasi teknis perekrutan yang nantinya akan melibatkan ahli.

Argo mengatakan, pada prinsipnya pertemuan antara Polri denga mantan pegawai KPK akan terus berlanjut agar segera menghasilkan keputusan yang sama-sama diharapkan oleh kedua belah pihak. Argo menyampaikan, hasil pertemuan tersebut, perwakilan mantan pegawai KPK mengapresiasi niat baik Kapolri yang ingin menampung mereka.

“Dari 9 orang tadi mengapresiasi apa yang menjadi harapan bapak Kapolri. Nanti ada pertemuan lagi dan kita melibatkan ahli. Jadi harapan sesegra mungkin untuk bisa mencapai keputusan,” tandas Argo.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan siap merekrut 57 eks pegawai KPK menjadi ASN di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri. Tawaran ini merupakan solusi dari Sigit atas tidak dilantiknya mereka sebagai ASN KPK.

“Kami berkirim surat kepada pak Presiden untuk memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK yang tidak lulus dites dan tak dilantik ASN KPK untuk bisa kita tarik kemudian dan rekrut jadi ASN Polri,” kata Sigit kepada wartawan, Selasa (28/9).

Sigit menuturkan, usulan ini pun sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Surat balasan dikirim oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) pada 27 September 2021.

“Prinsipnya beliau setuju 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri,” imbuhnya.

Dalam surat tersebut Jokowi memberikan petunjuk untuk Polri berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Saat ini proses mekanisme perekrutan masih dinahas bersama. (tim)

Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Peningkatan Kualitas Kawasan Pemukiman Kumuh Disoroti LSM

PASURUAN – Proyek peningkatan kualitas kawasan pemukiman kumuh di Desa Asem Kandang Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan dipersoalkan LSM M BARA lantaran diduga tidak memenuhi spesifikasi.

Hal tersebut diungkapkan Mulyono, salah seorang anggita LSM M BARA, pekerjaan yang dianggarkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman melalui penunjukan langsung pada CV Arto Moro itu diduga tidak sesuai spesifikasi baik secara kualitas maupun mutunya.

Bahkan, masih menurutnya, dalam pengerjaannya proyek tersebut tidak memenuhi protokol kesehatan dan kesehatan keselàmatan kerja (K3) meski sudah ada jelas anggaran tertuang dalam RAB.

Mulyono pada Senin (4/10/2021) juga menyatakan bahwa saat berada di lokasi dirinta hanya bertemu dengan kepala tukang.

“Saya sempat bertanya, kenapa pengadukan semen dan pasir tidak memakai alat pengaduk beton (molen), padahal alatnya ada. Namun jawabnya tidak di pakai dengan alasan rusak,” terang Mulyono.

Ironisnya lagi, imbuh Mulyono, campuran bahan material seperti semen dan pasir ditakar secara manual.

“Bagaimana kualitas kekuatan beton kalau campuran semen pasir gak ada hitungan kotak takar dan diaduk secara manual. Dikhawatirkan kekuatan tembok penahan tanah tidak berumur lama cepat pecah dan bongkar,” imbuhya.

Sementara itu, hingga berita diturunkan, masih belum ada konfirmasi dari Dinas terkait atas sorotan LSM M BARA tersebut. (tim)

Berkat Kesigapan Aparat, Terduga Pelaku Pemerkosa Lolos Dari Amukan Massa

0

BIMA – NTB Ketahuan melakukan pemerkosaan terhadap NH (40), terduga pelaku berinisial MKR (40) Warga desa laju, kecamatan Soromandi, babak belur karena di hakimi massa yang kesal dengan ulahnya, beruntung nyawanya masih tertolong dan di evakuasi ke puskesmas terdekat.

” Team puma polres Bima berhasil mengevakuasi terduga pelaku pemerkosa di puskesmas soromandi,” ungkap kasat Reskrim polres Bima IPTU MASIDIN S.H.

Masih menurut kasat Reskrim, terduga pelaku di amankan anggota Polsek soromandi dan di evakuasi ke puskesmas, karena keluarga korban dan warga tidak terima dangan ulahnya, mekipun pelaku sedang di rawat di dalam puskesmas, massa yang mulai beringas ingin meringsek masuk, dengan tujuan mengambil paksa pelaku, menindak lanjuti info tersebut, team PUMA langsung meluncur ke TKP dan koordinasi dengan jajaran Polsek soromandi, dengan segala upaya dan di tegah – tengah massa yang mulai beringas, aparat berhasil mengevakuasi terduga pelaku dan langsung di bawa ke Mako polres Bima guna proses lebih lanjut,” tegasnya. (DHW/robhin)

Politeknik Muara Teweh Tandatangan MoU Dengan PT.PKG

BARITO UTARA-Terobosan di dunia pendidikan sangatlah penting,seperti yang dilakukan Politeknik(Polimat)Muara Teweh Kabupaten Barito Utara,Kaimantan Tengah. Untuk membantu masyarakat sekitar perusahaan dalam mengenyam pendidikan, Politeknik Muara Teweh menandatangani Memorandum of Understanding(MoU) dengan Padang Karunia Group di Gedung Polimat, Jalan Nasional Km 8 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara,Senin (4/10/2021). 

Nota kesepahaman ini ditandatangani Direktur Politeknik Muara Teweh, Noor Ideal,SE.MM dan Kepala Teknik Tambang(KTT)PT. Hamparan Mulya,AM Harjanto,ST.

Kesepakatan tercapai, setelah perguruan tinggi itu bersama Padang Karunia Group(PKG)yang merupakan induk PT. Hamparan Mulya(HM), sepakat mengadakan kerjasama.Salah satunya, penerimaan mahasiswa dari beasiswa program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)serta Tri Dharma Pendidikan. 

Sebelum meneken MoU, Direktur Politeknik Muara Teweh(Polimat).Noor Ideal mengungkapkan rasa bangga kepada perusahaan tambangan batu bara ini,karena menitipkan anak-anak sekitar perusahaan untuk menempuh pendidikan di Polimat. 

“Baru kali ini dan satu-satunya perusahaan yang memperhatikan pendidikan masyarakat sekitarnya. Mudah-mudahan ini awal untuk membuka mata kita semua,ternyata PT. Hamparan Mulya membantu masyarakat kita,”terang Noor Ideal didampingi Pelaksana Harian Yayasan Panglima Batur Muara Teweh Ir.H. Chandrayanto MM,Wakil Direktur Ilhan,MM dan Juli Chandra MEng.

Apalagi,lanjut dia, masyarakat saat ini mengalami kesulitan membiayai pendidikan sampai sarjana.Karena itu, Noor Ideal berterimakasih atas berjalannya program satu desa satu sarjana yang dilaksanakan PKG. 

Dia pun mengingatkan, mahasiswa yang mulai berkuliah untuk lulus tepat waktu.
“Masa kuliah DIII adalah tiga tahun, mudahan tidak ada kendala,”ucapnya dihadapan tiga ketua program studi dan mahasiswa yang dibiayai PKG. 

Noor Ideal juga menambahkan,Tri Dharma Perguruan Tinggi meliputi pendidikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 
Kaitannya dengan pendidikan,PKG bisa juga menunjuk perwakilan untuk mengajar sebagai dosen tamu di Polimat. Kemudian untuk penelitian dan pengabdian, mahasiswa semester akhir dapat diperkenankan melakukan Praktek Kerja Lapangan(PKL)selama 2 sampai 5 bulan di Perusahaan.  

Pada kesempatan itu pula,KTT PT.HM,AM Harjanto menyampaikan, pihaknya ingin berpartisipasi dalam program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.Sebenarnya ada delapan pilar,nomor satunya pendidikan.”Kita punya tujuan yang sama dalam pembinaan desa dan masyarakat,”jelas Harjanto,yang hadir didampingi CSR PKG,Ari Wibowo dan Ansorie Pariadie.

Pernyataan Harjanto, ditambahkan Ari Wibowo. Dia menyebutkan, perusahaan mempunyai kewajiban kepada masyarakat.Tidak hanya di bidang pendidikan,akan tetapi dibidang lainnya juga ada.Selama ini PKG menjalin kerjasama dengan dinas teknis, karena kemampuan Perusahaan terbatas. 

“Mudah-mudahan kami bisa mengandeng bersama pihak Politeknik Muara Teweh di bidang lainnya,” tuturnya. 

Sebelum acara penandatanganan nota kesepahaman itu ditutup, diadakan diskusi dan kesan dari mahasiswa yang diwakili Ariyano dan Arif Budiman.  (SS).

Bertemu Dorlinceu Meheu, Yenny Wahid: Perempuan Papua Tangguh

0

JAYAPURA – Sabtu, (02/10) menjadi hari yang menggembirakan sekaligus emosional bagi Yenny Wahid Putri Presiden ke-4 Gus Dur dan Dorlinceu Meheu Anggota Majelis Rakyat Papua. Keduanya bertemu di Jayapura untuk sama-sama mengenang perjuangan Gus Dur dan mendengar perkembangan situasi di Papua.

Yenny yang sedang berada di Papua beberapa hari terakhir, sengaja berkunjung kepada beberapa tokoh agama, tokoh adat, dan komunitas masyarakat Papua dalam rangka menapak tilas perjuangan ayahandanya Gus Dur, salah satunya Dorlinceu Meheu, seorang tokoh perempuan Papua.

Keduanya baik Yenny maupun Dorlinceu terlibat perbincangan yang emosional saat membincangkan kondisi ketimpangaj gender Papua. Terlebih saat Dorlinceu menunjukkan karya buku miliknya kepada Yenny yang berjudul “Inilah Papua”.

“Perempuan Papua kesehariannya harus berladang, berkebun, mencari ikan, mengolah sagu, menganyam jala, mengolah daun pandan, dan sebagainya. Semuanya dijalankan perempuan Papua,” Kata Yenny sambil menunjukkan bagian khusus yang membahas perempuan Papua dalam buku karya Dorlinceu.

“Tapi perempuan Papua,” respons Dorlinceu, “hadir di mana saja harus menghadirkan suasana surga di tengah kerentanan yang ada. Maka dari itu kami selalu bilang bahwa perempuan Papua adalah perempuan surga,” ungkapnya.

Perempuan Papua sebagaimana Dorlinceu jelaskan dalam bukunya, hari ini tidak hanya menjadi tulang rusuk saja, akan tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga.

Beban berat yang dipikul perempuan Papua, menurut Yenny, menandakan bahwa para perempuan Papua adalah perempuan tangguh.

“Kita tidak bisa membiarkan hal itu terus terjadi. Kami harap pemerintah bisa lebih memperhatikan perlindungan dan pemberdayaan terhadap masyarakat Papua khususnya kepada perempuan supaya lebih maju dan setara,” ujarnya.

Harapan yang sama disampaikan juga oleh Dorlinceu. “Memasuki fase kedua otonomi khusus Papua, saya berharap pemerintah bisa memberdayakan, melindungi, dan mengangkat harkat martabat perempuan Papua,” lirih Dorlinceu mengungkapkan harapannya.

Tokoh perempuan sekaligus tokoh politik tersebut terlihat sangat lembut dan hangat berbincang dengan Yenny. Ia berharap lahirnya kembali pemimpin seperti almarhum Gus Dur.

“Saat ini kami (warga Papua) membutuhkan sosok pemimpin seperti halnya bapak kami, kekasih kami, Gus Dur. Sosok yang buta mata, akan tetapi hatinya tidak buta. Ia memiliki hati yang begitu luas hingga bisa membuat kami jatuh cinta,” ungkap Dorlince mengenang Gus Dur saat memberikan nama Papua di saat banyak tahanan politik saat itu dipenjara karena menggunakan nama Papua.

Selain isu perempuan, Yenny juga menjelaskan bahwa negara ini dipenuhi oleh trauma sejarah kelam masa lalu, tidak hanya di Papua, trauma sejarah juga dimiliki oleh berbagai pulau lain seperti di Jawa dan Aceh.

“Trauma Bangsa ini akibat sejarah kelam masa lalu harus diobati. Untuk itu mohon maaf, sosok perempuan tangguh seperti Mama Dorlince perlu ke Jawa untuk menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dan untuk mengobati teman-teman yang terdampak akibat trauma tersebut.” pinta Yenny kepada Dorlinceu.

Dorlince pun terkesima dengan permintaan tersebut. Ia menyambut baik apa yang dikatakan Yenny. Baginya jika kesempatan itu ada, akan menjadi sebuah hal positif di mana perempuan Papua bisa menjalin komunikasi dan kerjasama yang positif dengan berbagai kelompok dan membuka kesempatan yang lebar untuk berkembang dan berdaya bersama sehingga tidak hanya mengobati trauma, akan tetapi menjadikan perempuan Papua lebih berdaya dan setara. (tim)

Polri Paparkan Kronologi Meninggalnya Mantan Bupati Yahukimo Abock Busup

0

JAKARTA – Polri memaparkan kronologi lengkap dari meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup di Jakarta. Saat diketemukan, yang bersangkutan tidak didapati adanya tanda-tanda kekerasan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengungkapkan bahwa, petugas hotel pada 3 Oktober sekitar pukul 08.00 WIB mengetuk pintu kamar 1707 yang merupakan tempat dari Abock Busup. Saat mengetuk pintu, petugas itu tak mendapatkan jawaban.

“Sehingga yang bersangkutan mengontak temannya saudara Ridwan yang melaporkan bahwa tidak ada respon dari kamar 1707,” kata Rusdi saat konferensi pers di Gedung Divisi Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

Setelah itu, petugas hotel tadi memberi kabar pada rekan korban yang berada di kamar nomor 1725. Alhasil, kamar itu dibuka dengan cara manual. Ketika masuk ke dalam, ditemukan Abock Busup telah meninggal dunia.

“Dari keterangan dari para saksi ini, tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban. Tidak ditemukan benda-benda lain, tidak ditemukan obat-obat pada sekitar jenazah,” ujar Rusdi.

Selanjutnya, jasad korban pun dibawa ke Rumah Sakit (RS) Melia, Cibubur, untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam hal ini, polisi baru menerima informasi tewasnya Abock pada pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan keterangan dokter yang menangani atau menerima jenazah di RS Melia, diketahui bahwa korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Terkait hal ini, Rusdi menyebut, pihak keluarga dalam hal ini adik Abock Busup menyatakan bahwa pihak keluarga tidak berkenan untuk melakukan autopsi. Menurut Rusdi, pihak keluarga sudah menerima kematian Abock Busup.

“Kami berhasil berkoordinasi dengan adik korban atas nama Sinod Busup. dari keterangan saudara Sinud, menjelaskan kepada aparat kepolisian bahwa tidak perlu dilakukan autopsi kepada korban,” ucap Rusdi.

Rusdi mengimbau kepada masyarakat Yahukimo untuk tidak terpancing dengan provokasi ataupun hoaks yang beredar dari penyebab kematian Abock Busup.

“Masyarakat Yahukimo tidak terprovokasi dengan isu tak benar. Polda Papua sedang tangani dan terus koordinasi dengan Polda Metro Jaya,” tutup Rusdi. (tim)

Polresta Malang Kota Raih Penghargaan dari Komnas TRC Perlindungan Perempuan dan Anak

MALANG – Kepolisian Resor Kota Malang Kota berhasil meraih penghargaan dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (PPAI).

Penghargaan ini didapatkan atas dedikasi dan kerja keras terbaik dalam penegakan hukum dan perlindungan perempuan & anak di Indonesia.

Dalam surat pemberitahuan koordinator nasional tim reaksi perlindungan perempuan dan anak (TRC PPA) yang ditandatangani oleh Jeny Claudia Lumowa sebagai Ketua, ada 10 anggota Polresta Malang Kota yang memperoleh penghargaan.

Selain Kapolresta dan Wakapolresta Malang Kota ada lima personil anggota Satreskrim, tiga Bhabinkamtibmas dua dari Polsek Blimbing, dan Satu dari Polsek Klojen.

“Ini merupakan suatu motivasi bagi kami di Polresta Malang Kota untuk bisa bekerja lebih baik lagi,”ungkap Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat memimpin upacara penyerahan penghargaan,Senin (4/10/21).

Disampaikan oleh Kapolresta Malang Kota bahwa di Polresta Malang Kota ada tim Trauma Healing yang dibentuk berdasarkan situasi saat pandemi covid -19.

“Kami memberikan psiko edukasi, pendekatan secara psikologi kepada masyarakat yang terpapar maupun keluarganya yang ditinggal karena covid -19,” terang AKBP Budi.

Menurutnya Goal tim trauma healing ini nanti nya adalah tidak hanya fokus kepada pemulihan psikis masyarakat terdampak pandemi namun goal terbesar adalah bagaimana kota Malang ini menjadi kota yang ramah terhadap perempuan dan anak.

AKBP Buher juga  menegaskan untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, dilihat dari kasusnya, tidak ada kenaikan yang signifikan tetapi masih ada kasus –  kasus kekerasan perempuan dan anak.

“Maka dari itu, yang harus dilakukan adalah konsentrasi, bergerak cepat di dalam proses mengungkap dan melakukan penangkapan terhadap pelaku,” jelas AKBP Budi Hermanto.

Namun demikaian pihaknya tetap harus melihat bagaimana di dalam penanganan perkara yang benar- benar nyaman bagi korban.

“Jangan sampai saat proses penegakan hukum, yang bersangkutan diambil keterangan tapi justru psikolognya kurang baik,” tambah AKBP Budi Hermanto.

Sementara itu Koordinator Nasional Tim Reaksi Cepat (TRC Pusat) Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia, Jeni Claudia Lumowa menjelaskan alasan terkait pemberian penghargaan kepada Polresta Malang Kota.

“Secara aktif dan cepat dalam menangani aduan dan laporan masyarakat terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak selain itu juga penghargaan ini di maksudkan juga untuk  penyemangat sahabat sahabat Polri khususnya unit PPA,” ungkap koordinator Nasional TRC Pusat yang biasa dipanggil Ibu Naomi.

Ditambahkan oleh Naomi, untuk visi, misi TRC, akan siap membantu jika ada kekurangan dari Unit PPA, Indikator penilaian dari penanganan kasus dengan cepat dan P21 dengan cepat.

“Selain Polresta Malang Kota ada juga yang mendapatkan penghargaan dari TRC diantaranya, Polres Kabupaten Kediri, Polres Malang Kabupaten dan Polres Jombang,” pungkas Naomi. (*)

Program Vaksinasi di Desa Grujugan Lor z Membludak.

BONDOWOSO –
Bertempat desa grujugan lor kecamatan jambesari darus sholah di adakan vaksinasi covid 19 tambahan yang di hadiri oleh dan dansubramil, babinsa, babinkantibmas, perangkat desa dan peserta sebanyak 325 yang hadir dari warga desa grujugan lor 4/10/2021.

Dari 325 peserta yang hadir, akan pentingnya vaksinasi, namun pada hari ini 270 yang bisa di berikan vaksin, karena terbatasnya waktu petugas dari kesehatan untuk memvaksin.

pada hari jum’at (1/10/2012)sebanyak 465 peserta yang sudah di vaksin ,total semuanya sampai hari ini 715 yang sudah di vaksin, terlaksananya vaksin ini berkat kerjasama antara Pj Mawardi dan babinkantimas yang secara kebetulan istrinya sebagai bidan desa grujugan lor.

Walaupun menggunakan 5 M,menjaga jarak,menggunakan masker,mencuci tangan dengan sabun,menghidari kerumunan dan mobilisasi,maka dianggap perlu dan harus di vaksin.
Vaksin hari ini mencapai 270 peserta karena terbatasnya waktu maka akan di jadwal untuk mengadakan vaksinasi di desa grujugan lor dalam minggu ini bagi masyarakat yang masih belum di vaksin.

Di samping itu Pj desa grujugan lor ” Mawardi SH” menyampaikan pelaksanaan vaksin hari ini merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh perseorangan agar tidak terkontaminasi covid 19,kareana verus ini kasat mata” .
Katanya.

Dengan adanya vaksin yang berkelanjutan ini kami selaku pemerintah desa sudah mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Maju,Indonesia Sehat, vaksin merupakan senjata pemerintah dalam menangani serta mengendalikan penyebaran Covid-19 di grujugan lor khususnya,di Kabupaten Bondowoso dan Indonesia pada umumnya.

“Pengendalian pandemi melalui vaksin adalah kunci agar kita semua kembali hidup normal, kembali bekerja, anak-anak kembali ke sekolah. Utamanya ialah kembalinya perekonomian di desa yang kita cintai,”

Di samping itu Pj Mawardi mengucapkan banyak terimakasih kapada prangkat dan elemin masyarakat yang telah membantu terlaksananya vaksinasi masal di desa grujugan lor, dan Pj Mawardi mengucapakan terima kasih kepada warga desa grujugan lor yang datang untuk vaksin dengan penuh kesadaran dan tidak ada iming iming untuk mendapatkan sesuatu dari pemerintah,hanya satu yang di dapat dari mereka yaitu kekebalan tubuh dari virus covid 19.

Dalam pelaksanaan vasinasi di desa grujugan lor Kecamtan Jambesari Darus Sholah berjalan aman dan lancar sesuai protokol kesehatan.( ARI).