Home Blog Page 1641

Polresta Sidoarjo Gandeng Komunitas, Kejar Target 70 Persen Vaksinasi

SIDOARJO — Kejar target vaksinasi Kabupaten Sidoarjo capai 70 persen pada awal Oktober 2021 nanti, Polresta Sidoarjo menggandeng Pagar Nusa Sidoarjo menggelar akselerasi vaksinasi Covid-19, dengan target dua ribu orang, pada Kamis (23/9/2021) di Bluru Kidul, Sidoarjo.

Ketua Pagar Nusa Sidoarjo Hari Purwono menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini merupakan upaya dari pihaknya bersama Polresta Sidoarjo, untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi bagi masyarakat.

“Kami targetkan ada dua ribu peserta vaksinasi pada tahap pertama kali ini. Mereka ada dari anggota Pagar Nusa, mahasiswa UNUSIDA, pelajar dan masyarakat sekitar khususnya lansia,” jelasnya.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengapresiasi antuasias masyarakat untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Saat ini Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai 51 persen untuk vaksinasi dosis pertama, sedangkan dosis kedua 29 persen.

“Sekarang yang kita kejar adalah mencapai target 70 persen vaksinasi dosis pertama, sehingga pada awal Oktober 2021 nanti Kabupaten Sidoarjo bisa mencapai level 1 PPKM berdasarkan penilaian Inmendagri. Karenanya silahkan masyarakat mendatangi gerai-gerai vaksin yang disediakan Pemkab Sidoarjo, Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo atau pihak lainnya. Percepatan vaksinasi ini juga guna segera meningkatkan herd immunity bagi kita semua,” kata Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Melalui kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo kembali menghimbau masyarakat agar tidak terlalu bereuforia berlebihan atas semakin menurunnya penyebaran Covid-19. “Tetap patuhi protokol kesehatan dan jangan sampai tidak di vaksin,” imbuhnya.(Jono)

Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi Tuna wisma Dalam Peringatan HUT Lalulintas Bhayangkara ke 66

SURABAYA –Forkopimda Jawa Timur hadir dalam puncak rangkaian kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 66 yang diselenggarakan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, pada Kamis (23/9/2021) di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C Unair, Surabaya.

Dalam kegiatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, secara langsung melakukan pengecekan vaksinasi bagi Tuna Wisma dan Pemulung.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 66, 2021. Selain vaksinasi kepada Masyarakat Pemulung dan Tuna Wisma, Dit Lalu Lintas Polda Jatim serta Sat Lantas di 39 Polres/Polresta jajaran Polda Jatim juga memberikan bantuan sosial berupa sembako, sebanyak 3500 paket, utk di gedung Airlangga Convention Center sendiri diberikan sebanyak 1860 paket Bansos.

Selain pembagian Bansos, rangkaian acara Hut Lalu lintas Bhayangkara ke 66 tahun 2021 juga melaksanakan vaksinasi sebanyak 3500 dosis pertama dan kedua yang diberikan kepada Tuna wisma sewilayah Jawa Timur yang dilaksanakan serentak hari ini di Polres dan Polresta jajaran Polda Jatim dengan dibantu 333 tenaga kesehatan gabung TNI, Polri, Dinkes Prov Jatim serta Relawan, sedangkan vaksinasi yang diselenggarakan di Airlangga Convention Center sebanyak 900 dosis pertama dan kedua disiapkan, untuk 900 masyarakat Tuna Wisma dan Pemulung yang berada di Surabaya Raya, diantaranya Gersik 300 orang, Sidoarjo 300 orang dan Surabaya 300 orang, dengan dibantu 38 tenaga kesehatan gabungan dari TNI, Polri, Dinkes dan Relawan.

Selain itu, Forkopimda Jatim juga menyapa dan berkomunikasi interaktif terkait perkembangan penanganan covid-19 kepada para Forkopimda kabupaten kota di 39 Polres dan Polresta jajaran Polda Jatim secara virtual yang sedang melakukan kegiatan vaksinasi dan bansos HUT Lalulintas Bhayangkara ke 66 tahun 2021.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan dengan slogan “Membentuk Polantas yang Presisi, Tangguh dan Tumbuh di era Kenormalan Baru”, peringatan HUT Lalu lintas ke 66 tahun ini di selenggarakan. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, diantaranya kunjungan sosial ke rumah-rumah Purnawirawan Polri, kegiatan Bhakti sosial, Vaksinasi bagi Difabel serta Pengangkatan orang tua asuh bagi 7.044 anak yatim piatu korban covid-19 di seluruh Jawa Timur.

“Hari ini kami melaksanakan vaksinasi yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Jawa Timur, dengan melibatkan seluruh stake holder, TNI, Polri, kepala daerah, dan utamanya adalah kami melaksanakan kegiatan ini untuk mendukung program vaksinasi dan penanganan covid-19,” ucap Kapolda Jatim didampungi Gubernur Jatim, dan Pangdam V Brawijaya.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan. Jajaran Polda Jawa Timur khususnya Ditlantas, akan selalu bersinergi dengan pemerintahan Provinsi, dan tentunya di daerah dengan kepala daerah, serta jajaran Kodam dan Kodim wilayah masing-masing.

“Kami berharap, kegiatan ini akan terus berlanjut, sehingga program vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah Kami akan selalu mendukung. Kami dengan Pangdam juga senantiasa mendukung Gubernur, sehingga program bisa berjalan dengan baik. Kami juga mohon doa mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik, mohon dukungan masyarakat semoga bisa tercapai target 70%,” pungkasnya Kapolda Jatim dihadapan awak media.(Qomar)

Bupati Jember Serahkan Sertifikat TORA

JEMBER – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menyerahkan secara simbolis sertifikat redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) kepada 20 orang warganya di Pendopo Wahyawibawagraha.

“Totalnya untuk Jember ada 500 sertifikat, cukup banyak untuk Jember, ini simbolis saja di sini 20 orang yang menerima secara langsung,” ungkap Bupati Hendy Siswant, Rabu (22/09/2021).

Dia menyampaikan selamat kepada warganya yang telah mendapatkan kepastian hukum atas tanahnya selama ini.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Jember Sugeng Muljosantoso menyampaikan, reforma agraria yang masih dalam proses didominasi di daerah Jenggawah serta Ajung.

“Ini yang sekarang dibagikan merupakan hasil registrasi tahun lama sekitar 1990-an daerah Jenggawah dan Karangrejo bekas tanah-tanah HGU PTPN X yang secara fisik sudah dikuasai masyarakat. Penyelesaiannya bertahap, saat ini yang banyak yang belum terselesaikan daerah Ajung dan Jenggawah dan sudah clean dan clear,” ungkap Sugeng.

Penyerahan sertifikat redistribusi TORA dilaksanakan secara serentak se-Indonesia dengan dipimpin oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo dari Istana Negara. Total ada 124.000 sertifikat redistribusi TORA yang dibagikan hari ini. (sonz)

PETANI DAN JATI DIRI BANGSA

Sebagai nega agraris peran petani sangatlah absolud dalam menjalankan sector ini, petani merupakan penyangga tatanan negara indonesia yang terkenal dengan gemah ripah loh jinawi dan bahkan ada pepatah bahwa tongkat batu dan kayu jadi tanaman karena tanah kita adalah tanah surga

Dikondisi seperti diatas Negara kita abai dalam hal mengembangkan sector ini secara optimal, hal ini dimulai era tahun 70 an saat petani dikenalkan dengan pupuk kimia dan pestisida kimia saat itu disinilah mulai terjadi pergeseran pola pertanian yang tradisional yang berbasis kearifan local dan budaya menjadi pertanian modern yang berbasis kapitalis, mulai saat itulah petani menjadi objek dari kaum kapitalis dengan pupuk kimia dan pestisida kimianya, sehingga petani sudah harus mengeluarkan uang demi membeli bahan bahan kimia diatas, hal ini merubah tradisi petani secara frontal dimana dulunya mereka menggunakan kotoran hewan dan tumbuh tumbuhan sebagai pupuk dan pestisida dan tidak berbayar.

Pupuk kimia berdampak lamsung pada kesuburan tanah karena mengandung residu yaitu kandungan yang tidak dapat diurai oleh mikro organism yang ada di tanah yang terjadi saat ini kandungan organisme di tanah rata2 kurang dari 2%  yang secara idealnya harus 5%  yang intinya tanah kita semakin kurus dan tidak sehat, belum lagi pengaruh pestisida yang masiv, pestisida kimia memiliki sifat membunuh dan racun sehingga akan memutus mata rantai makanan sehingga keseimbangan ekosistem kita tidak terjaga, efek lain hama atau penyakit yang hanya terkena sedikit oleh pestisida kimia dan tidak terbunuh  akan kebal terhadap dosis yang ada, serhingga kecenderungannya pemakaian dosis dan takarannya akan meningkat di periode berikutnya, dan ini akar masalah kenapa produk pertanian kita tidak bias eksport, karena mengandung residu kima,

Belum lagi pencemaran air dari limbah indutri dan limbah rumah tanggal, kita bias melihat di saluran irigasi dan sawah limbah limbah diatas bebas berkeliaran sepertinya sudah lazim bahwa sungai dan sawah adalah tempat pembuangan sampah, sementara regulasi yang ada lalai mengatur hal tersebut, ini bias terlihat bahwa sector property tidak memeiliki saluran pembuangan air yang menyaring sampah tersebut sebelum dialirkan ke saluran irigasi akibatnya petani lagi yang terkena dampak usaha taninya.

Regenerasi pertanian dan mekanisasi pertanian tidak sebanding dengan kebutuhan yang ada dilapangan, rata rata buruh tani kita berumur 40-60 tahun kaum muda milenial tidak tertarik dengan sector ini karena menganggap sector ini hanya sector yang tidak punya masa depan

Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang akan berupaya keras mengembalikan polo pertanian berbasis kerifan local dan budaya dengan mengenalkan teknologi yang benar dan tepat sehingga petani tidak bergantung pada produk pabrikan besar, hal ini ditujukan untuk penghematan biaya pokok produksi petani, kami akan bergerak memberikan pemahaman bagaimana bertani yang baik dan benar yang tidak merusak ekosistem yang ada.

Ditulis :

ISKHAK SUBAGIO, SE

Ketua HKTI Lumajang

Mobil Gerai Vaksin Presisi Mulai Beroperasi, Kapolres Bangkalan : Ajak Semua Vaksin dan Segera Pakai Masker

BANGKALAN – Berbagai kreatifitas terus digelorakan oleh Kepolisian Resor Bangkalan dalam peran serta mensukseskan vaksinasi covid-19 di bumi dzikir dan sholawat. Kali ini, Mobil Gerai Vaksin Presisi mulai beroperasi pada pagi hari ini, Kamis (23/09/2021) untuk melaksanakan vaksinasi covid-19, sekaligus memberi himbauan tentang pentingnya vaksin dan juga penggunaaan masker menuju era kenormalan baru.

Seperti yang terpantau, mobil gerai vaksin presisi ini pun langsung mendatangi sejumlah sekolah di wilayah kota Bangkalan untuk membagikan masker dan juga vaksinasi covid-19. Seperti pada pagi hari ini, dimana Mobil Gerai Vaksin Presisi Polres Bangkalan menggelar pelaksanan vaksin di SMPN 03 Bangkalan yang ditujukan bagi siswa sekolah dan sejumlah masyarakat di SMPN 03 Bangkalan yang terletak di kelurahan Demangan, kota Bangkalan.

Kegiatan kelilingnya mobil gerai vaksin presisi Polres Bangkalan ini dipimpin langsung oleh Kasatbinmas Iptu Suyitno, S.H., M.H. didampingi salah satu anggota Satbinmas yang juga Polwan dan Bhabinkamtibmas di wilayah SMPN 03 Bangkalan yaitu Briptu Navynda Sherly Fatikasari, S.M. bersama Lurah Demangan Ardhi Perdana, S.IP. Antusiasme masyarakat pun cukup meningkat karena hadirnya mobil gerai vaksin presisi ini, masyarakat lebih paham bahwa vaksinasi covid-19 itu sangat penting untuk menjaga herd immunity atau kekebalan komunal.

Sementara itu, ditemui di tempat terpisah Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. menjelaskan jika hadirnya mobil gerai vaksin presisi, pihaknya menargetkan bahwa jangkauan vaksinasi covid-19 akan lebih meluas lagi.

“Dengan hadirnya mobil gerai vaksin presisi yang siap keliling dari berbagai titik ke titik lainnya di kabupaten Bangkalan, kami berharap masyarakat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi covid-19 serta tidak mudah percaya berita hoax yang tidak jelas kebenarannya. Oleh karena itu, Ayo segera vaksin. Agar Bangkalan segera bangkit dan menuju zona hijau bebas covid-19” ujar AKBP Alith dengan penuh semangat.

Tak hanya itu saja, kedepan AKBP alith berharap bahwa mobil gerai vaksin presisi ini juga bisa semakin meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan terutama menggunakan masker. “Saya menghimbau kepada masyarakat untuk memakai masker saat berkendara ataupun saat beraktivitas demi mencegah penyebaran covid-19,” jelas sang Kapolres ketika dimintai keterangan di Mapolres Bangkalan pagi ini. (Duwi)

Kejati Jatim Terus Memburu Terduga Kredit Bodong Bank Jatim Cabang Kepanjen – Malang

MALANG – Bertambah satu tersangka kasus kredit fiktif Bank Jatim Cabang Kepanjen, Kabupaten Malang ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Koordinator Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jatim, Teguh Ananto mengatakan, tambahan seorang tersangka tersebut berinisial AN sebagai debitur. Kasus tersebut menyebabkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 11 miliar.

“Penahanan AN merupakan hasil pengembangan penyelidikan dari tersangka CF, yang telah kami tahan pada 16 September lalu. Keduanya merupakan debitur dalam perkara kredit fiktif Bank Jatim Cabang Kepanjen, Malang,” katanya,, Rabu (22/9/2021).

Selain AN dan CF, Kejati Jatim sebelumnya telah menahan empat orang tersangka, yang terdiri dari dua pegawai Bank Jatim Cabang Kepanjen, Malang, serta dua orang debitur, yang saat ini masing-masing perkaranya telah memasuki persidangan.

Perkara korupsi tersebut berawal dari proses realisasi kredit yang dikucurkan Bank Jatim Cabang Kepanjen, Malang, senilai Rp 100 miliar kepada 10 kelompok debitur pada kurun waktu 2017 hingga September 2019. Tercatat masing-masing kelompok debitur beranggotakan tiga hingga 24 orang.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menilai para tersangka saling bekerja sama untuk merealisasikan kredit tersebut, meski proses pengajuannya tidak ada satu pun yang memenuhi ketentuan.

Koordinator Pidsus Teguh Ananto menjelaskan modusnya dengan meminjam nama-nama orang lain untuk menerima kredit sehingga seolah-olah persyaratan kredit yang diajukan oleh debitur semuanya telah memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Oleh karena proses pengajuan yang tidak layak, akibatnya kredit yang telah dikucurkan tidak terbayar dan angsurannya dinyatakan macet,” katanya.

Teguh menandaskan, penahanan tersangka AN dilakukan untuk mempercepat penyelesaian perkara.

“Berdasarkan syarat objektif dan subjektif telah memenuhi syarat untuk ditahan. Kami lakukan penahanan selama 20 hari,” Tutup nya. (DHW/robhin)

Dua Terduga Pelaku Percobaan Percurian Diamankan Satreskrim Polres Barut

0

BARITO UTARA- Anggota Unit Buser Satreskrim Polres Barito Utara, telah berhasil menangkap dan mengamankan dua diduga pelaku percobaan pencurian yaitu,  BS (21)tahun dan BM(25)tahun jam 20,45 wib di Jalan langsat no.42 Rt.05 Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah,Barito Utara.Kalteng, Selasa (21/9/2021).

Kapolres Barito Utara AKBP.Dono Hendro Kusuma, melalui Kasat Reskrim AKP.M.Tommy Palayukan membenarkan ,telah terjadi tindak Pidana percobaan pencurian di Jalan Nenas Kelurahan Lanjas Muara Teweh,pada hari Senin 20 September 2021 tepat jam 19.45 Wib.

Pada awalnya kata Tommy, kejadian tersebut,saat korban RA dibonceng oleh Saudari UL,lantas tak lama kemudian sepeda motor RA dan UL dibuntuti bahkan dipepet oleh sepeda motor BS dan BM dengan cepatnya langsung merampas tas milik RA akan tetapi tidak berhasil dibawa kabur oleh BS dan BM.

Atas peristiwa tersebut.RA korban merasa keberatan dan segera melaporkan kejadian ke,Polres Barito Utara.”Setelah itu,laporan RA korban mendapat respon dari pihak Unit Satreskrim,segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara(TKP)untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan,”jelas Kasat Reskrim.

Lebih lanjut,Tommy mengatakan.Dijelaskan RA korban,bahwa setelah kejadian korban sempat melihat pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepedamotor merk Honda warna hitam dengan nomor Polisi KH.5028 EK.

Setelah dilakukan penyelidikan terkait,pemilik dari sepeda motor yang digunakan kedua pelaku.Diketahui bernama BS yang berdomisili di Jalan Langsat Kelurahan Lanjas,Muara teweh Barito Utara dan hasil penyelidikan Polisi bahwa untuk warna asli motor tersebut adalah warna biru putih namun,kendaraan itu sudah dilasang stiker warna gelap sehingga,kelihatan warna hitam,”ungķap Tommy.

Menurut Kasat Reskrim ,dari keterangan pelaku BS dan BM tidak mengakui perbuatannya,melakukan percobaan pencurian dijalan nenas dan kedùanya mengaku hanya ingin menegur korban yang dikira adalah temannya.

Kemudian kedua pelaku BS dan BM bersama barang bukti sepeda motor merk Honda Beat warna biru putih.Tetap dibawa oleh Unit Buser Satreskrim,ke Polres Barito Utara.Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan untuk pasal yang disangkan kepada dua pelaku ini yaitu,pasal 363 Jo 53 ayat (1) KUHP,”tutup AKP.Tommy. (SS).

Bupati Jember Gelar Rembuk Stunting

JEMBER – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menggelar Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Jember secara luring di Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu (22/09/2021).

Musyawarah stunting ini membahas berbagai masalah yang dihadapi, penyelesaian masalah terkait penanganan Stunting, termasuk juga upaya menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI-AKB) Kabupaten Jember.

Bupati Hendy menyampaikan, saat ini angka stunting di Kabupaten Jember menempati tertinggi kedua di Jawa Timur, dengan angka 37,58 persen. Maka dengan melibatkan seluruh pihak terkait, mulai hari ini akan dimulai untuk terus melakukan penanganan dan pendampingan khusus kepada ibu hamil.

“Program penanganan stunting, AKI dan AKB ini menjadi program utama kami untuk segera kita lakukan treatment di lokasi-lokasi yang masih banyak stunting,” jelas Bupati Jember Hendy Siswanto.

Bupati Hendy menambahkan, penanganan dan pendampingan yang diberikan dimulai dari proses kehamilan ibu, sampai bayi dilahirkan usia 24 bulan. Termasuk juga bagi balita umur 5 tahun ke atas yang mengalami stunting.

Dia menegaskan, gerakan ini menjangkau semua wilayah di Kabupaten Jember, terutama wilayah pelosok.

“Kami targetkan akhir 2022 stunting di Jember sudah betul-betul habis,” tegasnya

Bupati Hendy mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan bayi sehingga mencegah stunting.(Sonz)

Kapolres Bersama Dandim Pasuruan Kolaborasi Tinjau Langsung Vaksinasi

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. bersama Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf. Nyarman, M.Tr., Wakapolres Pasuruan, Kabag Ops Polres Pasuruan, dan Kasat Lantas Polres Pasuruan meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Vaksin Kolaborasi di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan, Rabu (22/09/2021).
.
Peninjauan Vaksinasi ini dilaksanakan di dua Gerai Vaksin Kolaborasi yaitu, Balai Desa Rembang dan Balai Desa Kronto, Kec. Lumbang, Kabupaten Pasuruan.
.
Pada pelaksanaan peninjauan, Kapolres Pasuruan menyempatkan berkomunikasi dengan beberapa peserta vaksin yang sedang duduk menunggu antrian untuk divaksin. Bahkan, juga ikut mengecek proses entry data peserta vaksin yang dilakukan sejumlah petugas di lokasi kegiatan.
.
Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si. menyampaikan vaksinasi kolaborasi ini untuk mencapai Herd Imunity guna memutus penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan.
.
“Saya ingatkan kepada masyarakat agar nanti setelah divaksin untuk tetap menjaga protokol kesehatan, bukan berarti habis divaksin terus merasa kebal dan tidak jaga prokes. Vaksinasi ini untuk meningkatkan imun kita, dan harus tetap pakai masker di manapun kita berada,” pesan AKBP Erick kepada peserta vaksin.

Selain pelaksanaan Vaksinasi, Kapolres Pasuruan juga membagikan paket sembako dan masker kepada masyarakat yang telah melaksanakan Vaksin.

“Ditujukan kepada masyarakat yang mengikuti vaksinasi, terlebih warga yang kurang yang mampu, kita bagikan bantuan sosial untuk membantu mereka di masa pandemi Covid-19,” terangnya.(Qomar)

Kapolda Jatim selaku ketua umum pengurus provinsi PBVSI Jatim melepas Kontingen Voli PON XX 2021 Papua

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta yang sekaligus sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jatim didampingi Wakapolda serta pejabat utama Polda Jatim secara langsung melepas kontingen tim bola voli Jatim yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua, pada Rabu (22/9/2021), di gedung Rupatama Polda Jatim.

Ketua Umum Pengurus Provinsi PBVSI Jatim dalam hal ini Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, kepada para atlet putra maupun putri untuk menjunjung tinggi sportifitas dalam berkompetisi nanti. Selain itu, untuk menghadapi PON 2021 tentunya tidak mudah untuk mendapatkan hasil yang sangat baik.

“Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita sekalian karena event ini, event yang berskala nasional, tentunya kalau bisa, atau mampu, saya yakin juga hal ini akan bisa dicapai dengan adanya rasa kekompakan diantara kita,” ucap Ketum PBVSI Jatim.

“Yang ingin saya sampaikan bahwa tim bola voli yang terdiri 12 atlet putra dan 12 atlet putri beserta manajer dan official. Saya ingin menyampaikan bahwa bermainlah sebaik-baiknya dan ikuti arahan dari seluruh pelatih, apa yang sudah dikerjakan ini itulah buah dari latihan yang sudah dilaksanakan. Hasilnya nanti, tapi apa pun juga diperjuangkan dulu sebaik-baiknya,” tandasnya.

Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga menyampaikan, yang paling penting adalah jaga prokes pada saat disana, karena nanti bertemu dengan orang banyak, tentunya patuh terhadap prokes menjadi bagian penting untuk kita semua.

“Lalu tunjukkan bahwa kita atlet Jawa Timur ini adalah atlet – atlet yang sportif, orang Surabaya atau orang Jawa Timur ini terkenal sportif, jadi menang dan kalah itu nomor 2. Kami berjuang terus menunjukkan sportifitas mengikat persaudaraan, mengikat persahabatan itu lebih penting di atas semuanya nanti dari pada kemenangan,” pesannya.

Selain itu, Ketum Pengurus Provinsi PBVSI Jatim juga berpesan. Olahraga merupakan salah satu jembatan untuk mengikat persaudaraan, meningkatkan sportivitas dan meningkatkan nasionalisme kita.

“Kemudian tidak lupa mari kita semua berdoa mudah-mudahan Tuhan Yang Mahakuasa selalu bersama kita di dalam setiap langkah perjuangan dalam hal ini. Berangkat dengan sehat dan pulang juga sehat selamat,” pungkasnya Irjen Pol Nico Afinta saat melepas keberangkatan atlet bola voli Jatim.

Sementara, Taufik Hidayat pelatih tim putri menargetkan dalam PON kali ini atlet putri dapat membawa pulang medali emas, karena hampir 20 tahun tim bola voli Jatim putri belum pernah mendapat medali emas.

“Semoga saja di PON Papua ini, untuk tim bola voli Putri dapat mewujudkan apa yang selama ini menjadi cita-cita dari masyarakat Jawa Timur mendapatkan medali emas,” harapan pelatih tim bolavoli putri Jatim.