Home Blog Page 1656

Ada Dugaan MARK UP Dalam Pelaksanaan Bansos Di Kabupaten Malang, Kejari Kabupaten Malang Langsung Merespon

MALANG —
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen, Kabupaten Malang telah menanggapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam buku Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Tahun 2021 bantuan sosial (bansos), yang disalurkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang kepada warga yang terdampak Pandemi Covid-19.

Sedangkan bansos tersebut bersumber dari Pemanfaatan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kepanjen, Kabupaten Malang Agus Hariyono, Kamis (2/9), saat dihubungi Genpurnews melalui telepon selulernya mengatakan, jika Kejari Kepanjen siap merespon dan memproses temuan BPK dalam buku LHP Tahun 2021.

Sedangkan dalam LHP tersebut terdapat ketidaksesuaian biaya packaging dan distribusi bansos yang dirupakan bahan pangan.

“Dan jika semua berkas sudah lengkap, maka pihaknya akan menindaklanjuti untuk memprosesnya,” ujarnya.

Dijelaskan, dalam perkara tersebut, pihak Kejari sudah meminta keterangan kepada beberapa orang, baik itu dari pihak Dinsos Kabupaten Malang sendiri, maupun dari pihak swasta. Sedangkan pada beberapa hari lalu melalui Seksi Intelejen Kejari Kepanjen telah melakukan klarifikasi tentang permasalahan tersebut. Dan

jumlah orang yang dimintai keterangan, dirinyan masih belum mengetahuinya.

Meskipun demikian, Kejari Kabupaten Malang mengakui telah melakukan klarifikasi terkait temuan BPK tersebut.

“Berapa orang yang sudah dimintai keterangan terkait temuan temuan BPK adanya ketidaksesuaian biaya packaging dan distribusi bansos yang dirupakan bahan pangan tersebut, yang mengerti Kasi Intelejen,” terang Agus.

Dari berita sebelumnya, Kepala Inspektorat Kabupaten Malang Tridiyah Maestuti mengatakan, bahwa temuan BPK atas LHP di Dinsos Kabupaten Malang, hal itu karena kurang cermatnya dan kurang telitinya dalam memahami detil kerja sama pendistribusian bansos dengan Pemprov Jatim untuk masyarakat Kabupaten Malang yang terdampak Pandemi Covid-19.

Karena berdasarkan analisis dan pemeriksaan dari BPK, ketidakcermatan Dinsos tersebut terkait biaya packaging dan distribusi bansos yang dirupakan bahan pangan.

Padahal, masih dia katakan, dalam Memorandum of Understanding (MoU) itu sudah termasuk packaging dan distribusi yang digulirkan pada tahun 2020 lalu, dan seharusnya, biaya packaging dan distribusi itu sudah masuk bagian yang dibantukan oleh Pemprov Jatim.

“Tapi, Dinsos masih menganggarkan lagi yang sumber dananya dari APBD. Sehingga hal itu yang tidak boleh, karena dari MoU yang ditandatangani sudah menyebutkan packaging dan distribusi,” tutupnya (DHW/robhin)

Dinkes Pemkot Batu Siapkan Vaksinasi Covid-19 Khusus Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui

BATU – Dinas Kesehatan Kota Batu menyiapkan vaksinasi covid-19 untuk 690 ibu hamil (03/09/2021)

Hingga saat ini, dari target 690 orang, baru sekitar 50 ibu hamil yang telah divaksin dosis pertama.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk mendata jumlah ibu hamil.

Syarat pemberian vaksin kepada ibu hamil yakni, usia kandungan 13 minggu hingga sembilan bulan.

“Pada trimester kedua, kandungan sudah lebih kuat. Rata-rata berat bayi dalam kandungan sudah mencapai 42 gram dan panjangnya sembilan sentimeter,” urai Susan.

Selain itu, pada usia kandungan tersebut, tulang dan tengkorak calon bayi sudah semakin mengeras dan kemampuan dengarnya ikut meningkat. Kemampuan otaknya juga sudah berkembang sejak trimester pertama.

Dia menyarankan, sebelum mengikuti vaksinasi, para ibu hamil lebih baik melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan ataupun bidan. Lalu, memastikan semua persyaratan dasar terpenuhi sebelum pergi ke pos vaksin.

“Contoh persyaratan dasar itu seperti tidak demam, suhu di bawah 37,5 derajat celcius, tensi darah di bawah 140/90 mmHg, tidak sedang mengalami gangguan penyakit dan tidak ada tanda-tanda preeklamsia, hipertensi, dan lain-lain,” beber Susan.

Vaksinasi dosis pertama dilakukan saat mengandung. Dosis keduanya dilakukan pasca melahirkan, hal tersebut tidak menjadi masalah karena saat ini ibu menyusui juga boleh menerima vaksinasi.

“Sudah lahiran lalu disuntik vaksin tidak apa-apa. Tidak mempengaruhi ASI,” tandasnya.

Di Kota Batu, jenis vaksin untuk ibu hamil dan ibu menyusui menggunakan vaksin Sinovac. Ada enam tempat yang telah disediakan untuk melaksanakan vaksinasi kepada ibu hamil. Yakni RS Ibu dan Anak-Haji Kota Batu dan lima Puskesmas yang ada di Kota Batu.

“Vaksinasi untuk ibu hamil di Puskesmas sesuai dengan wilayah kerja setiap Puskesmas. Agar vaksinasi berjalan lancar kami melibatkan bidan desa. Juga didamping oleh teman-teman penyuluh keluarga berencana (PKB),” Tutup Susan. (DHW/robhin)

Polres Lumajang Ungkap 3 Kasus Sabu di Hari Pertama Ops Tumpas Narkoba Semeru 2021

LUMAJANG – Polres Lumajang ungkap 3 kasus narkoba di hari pertama OPS Tumpas Narkoba Semeru 2021 yang digelar sejak tanggal 1 September 2021 di wilayah hukum Polres Lumajang, Rabu (1/9/2021).

Dalam Ops Tumpas Narkoba di hari pertama ini, Polres Lumajang berhasil bekuk 3 tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu di tiga tempat berbeda. Satu tersangka berinisial AW alias J (56) ditangkap di rumah tersangka di Ds. Sumbersari Kec. Rowokangkung sekitar pukul 05.30 WIB dengan ditemukannya sabu seberat 0,10 gram didalam kamar dan 0, 11 gram yang disimpan di dalam dompet tersangka, beserta satu batang pipet kaca.

Dalam kesempatan lain tersangka berinisial RFM alias A (28) juga berhasil ditangkap dirumah tersangka Ds.Dawuhan Wetan Kec. Rowokangkung pada pukul 08.00 wib, dengan barang bukti Seperangkat alat hisap shabu yang telah digunakan beserta satu batang pipet kaca.

Siang harinya Pukul 11.00 Wib inisial AR alias M (47) berhasil ditangkap di pinggir jalan umum Ds. Yosowilangun Kidul kecamatan Yosowilangun dengan barang bukti 1 (satu) poket narkotika jenis sabu seberat 0,54 gram lengkap dengan seperangkat hisapnya.

Kasat Resnarkoba Polres Lumajang AKP Ernowo mengungkapkan bahwa hasil dari penangkapan 3 orang tersangka tersebut berhasil mengamankan dan menyita Narkotika jenis sabu dengan total sebanyak 0,75 gram.

“Hari ini adalah hari pertama digelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, kami Satresnarkoba Polres Lumajang telah berhasil mengamankan 3 tersangka beserta barang bukti yaitu Narkoba jenis sabu yang total keseluruhannya adalah 0,75 gram lengkap beserta alat hisapnya,” ungkap Ernowo.

Setelah ditanya AKP Ernowo membenarkan bahwa ketiga tersangka adalah target operasi dalam Ops Tumpas Narkoba Semeru 2021 ini.

“Jadi ketiga tersangka ini telah masuk dalam daftar target Ops Tumpas Narkoba Semeru 2021, namun demikian dalam Operasi yang sedang kami gelar ini walaupun tidak termasuk dalam daftar target operasi, bagi siapapun yang menyalah gunakan narkoba maka merupakan target penangkapan kami,” imbuhnya.

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 akan dilaksanakan 12 hari kedepan, dimulai tanggal 1-12 september dengan sasaran seluruh tindak pidana yang berkaitan dengan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. (hum)

Gubernur Tinjau Vaksinasi Untuk Pelajar SMKN 5 Jember

JEMBER – Hari kedua kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kabupaten Jember diisi dengan meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar di SMKN 5 Jember, Kamis (2/9/2021).

Gubernur juga memantau secara daring pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SMA maupun SMK seluruh daerah di Jawa Timur.

Kemudian Gubernur Khofifah berkoordinasi secara virtual dengan Kementerian Kesehatan. Dalam koordinasi tersebut, Gubernur mendorong Kemenkes untuk lebih banyak menyediakan vaksin untuk kaum remaja umur 12-17 tahun dengan jenis vaksin sinovac.

“Itu semua supaya pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan secara hybrid terbatas,” ungkap Gubernur Khofifah.

Gubernur Khofifah menuturkan bahwa vaksinasi kali ini merupakan vaksinasi serentak ketiga dilaksanakan Pemprov. Jatim.

Sesuai aturan pembelajaran tatap muka diperbolehkan dengan syarat tertentu bagi daerah dengan PPKM level 3, 2, dan 1.

Sementara Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan Pemkab Jember terus berupaya menggenjot vaksinasi di kota tembakau ini.

“Terima kasih atas dukungan Ibu Gubernur datang ke Jember memastikan vaksinasi bagi para pelajar. Mohon ibu Gubernur apabila ada bantuan vaksinasi untuk para pelajar supaya Jember diprioritaskan supaya para pelajar kita dapat kembali belajar tatap muka,” harapnya. (sonz)

Monitoring Bansos, Bupati Temukan Data NIK Dengan KKS Tidak Sinkron

LUMAJANG – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq melakukan monitoring Posko pengaduan bantuan sosial (Bansos) di Balai Desa Tempeh Lor, Rabu (01/09/2021).

Dari hasil monitoring ditemukan data tidak sinkron antara NIK dengan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang mengakibatkan tertundanya penerimaan Bansos dari pemerintah.

Ia mengintruksikan agar dalam Posko pengaduan terdapat daftar penerima bantuan yang disertai besaran nominal yang dipampang dalam papan pengumuman.

“Hal itu sebagai bentuk transparansi pendistribusian bantuan sosial untuk memastikan siapa saja yang mendapatkan, supaya masyarakat mendapatkan kepastian dapat atau tidak,” kata Thoriq.

Ia juga menjelaskan, masyarakat bisa melakukan sanggahan, apabila ada penerima Bansos yang tidak sesuai dan mengusulkan masyarakat yang lebih berhak.

Terkait validasi data, Thoriq meminta Dinas Sosial menunjuk operator desa diberikan akses untuk melakukan perbaikan data seperti NIK, KPM meninggal, pengusulan penghapusan KPM maupun pengusulan calon penerima bantuan sosial.

“Ini terkait validasi data, karena memang begitu dicek memang betul dari pusat dari bank memang tidak ditransfer, selama ini yang jadi pertanyaan kenapa tahap ini dapat tahap berikutnya kok tidak dapat nanti dapat lagi, yang begitu akan diselesaikan, akan diselesaikan datanya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Penanganan dan Pemberdayaan Dinas Sosial, Nira Fitria Aviana menjelaskan bahwa operator desa nantinya mengirimkan file usulan ke Dinas Sosial dengan memilih program Bansos yang diinginkan untuk kemudian operator Dinsos merekap usulan dari berbagai desa tersebut dan diunggah ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial- Next Generation (SIKS-NG) dengan pengesahan bupati.

“Segala data yang diupload merupakan usulan, tidak otomatis menjadi penerima Bansos karena yang menetapkan tetap Kemensos,” jelasnya. (red)

YBM PLN UP3 Cimahi, Kembali Salurkan Bantuan Kepada Warga

0

CIMAHI — Dalam situsi Pandemi yang serba sulit dan tidak menentu ini segenap lapisan masyarakat sangat merasakan akibatnya, mulai dari kalangan pengusaha besar sampai golongan masyarakat ekonomi lemah semua mendapatkan dampak yang luarbiasa.

Bisa kita bayangkan kalangan pengusaha besar saja terdampak tidak terkecuali lapisan masyarakat kecil tidak apalagi yang tidak memiliki pendapatan.

Menyikapi hal itu, YBM PLN UP 3 Cimahi untuk bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang membutuhkan khususnya di wilayah Kota Cimahi, secara rutin menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Seperti yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu YBM PLN UP 3 Cimahi menyerahkan secara langsung berupa uang tunai kepada beberapa orang yang layak menerima bantuan.

Penyerahan langsung dilakukan oleh Kepala YBM PLN UP 3 Cimahi, Iman, dirumah para penerima bantuan.

Dalam Keterangannya melalui aplikasi WA Kepala YBM PLN UP 3 Cimahi menjelaskan, jika YBM PLN UP 3 Cimahi memberikan santunan kepada warga masyarakat yang sangat membutujkan di wilayah kerja PLN UP3 Cimahi, adapun sumber dana bantuan tersebut dihimpun darI Zakat Maal Pegawai PLN Kota Cimahi.

” Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi warga masyarakat akibat pandemi covid 19, serta dapat meningkatkan keberkahan rizki yang halalan Thoyiban.”Terang Iman Kepala YBM PLN UP 3 Cimahi Kepada wartawan.

Sementara dari pihak penerima yang diwakili Umar, mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya kepada pihak PLN yang telah memberi bantuan kepadanya.

” Saya ucapkan terimakasih kepada pihak PLN Cimahi yang telah memberikan bantuan kepada saya dan warga yang lain, semoga bantuan ini dapat saya manfaatkan, dan kepada pihak PLN semoga Allah mengganti dengan pahala yang berlipat ganda serta Allah mengganti dengan rejeki yang lebih banyak, Aaamiin.” Ungkap Umar salah satu penerima bantuan dari wilayah Tagog Cimahi.

Achmad Edison Syafei

Secara Simbolis Alkes Bantuan PT.BEK,Untuk Puskesmas dan RSUD di Serahterimakan

0

BARITO UTARA-Untuk membantu penanganan Covid-19.PT.Bharinto Ekatama(BEK)dan PT.Nusa Persada Resources(NPR)yang merupakan anak usah dari PT.Indo Tambangraya Megah Tbk(ITM)menyerahkan bantuan berupa alat-alat kesehatan untuk rumah sakit dan Puskesmas di Kabupaten Barito Utara.
 

Mewakili Managemen PT.BEK dan PT.NPR,Wahyu Setyo Pramono sebagai MGP Head PT.BEK dan Cengen selaku KTT,NPR menyerahkan secara simbolis Alkes,kepada Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah yang saat itu didampingi oleh wakilnya,Sugianto Panala Putra,SH,Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda DR.Ir.Rakhmad Muratni,MP,Kabag Umum Ir.Rosmadianor,M.AP dan disaksikan oleh Staf Humpro,Penyerahan Alkes tersebut di Rumah Dinas Bupati Barito Utara,Kamis(2/9/2021).

Untuk pengoprasian dan pengelolaan peralatan teraebut,selanjutnya diarahkan kepada RSUD Muara Teweh,Puskesmas Lahei di Kecamatan Lahei,Puskesmas Benangin dan Puskesmas Desa Mampuak di Kecamatan Teweh Timur.

Sesuai dengan alat-alat Kesehatan yang diperlukan,PT.BEK dan NPR memberikan bantuan berupa tiga unit High Flow Nassal Canula(HFNC),satu unit Ventilator,sepuluh Oxygen Concentrator dan 14 unit tabung oksigen 6m3,yang seluruhnya bernilai Rp.1.05 Miliar.

Wahyu Setyo Purnomo mewakili PT.BEK yang didampingi oleh Cengen KTT,PT.NPR dalam keterangannya menyampaikan keprihatinan Managemen dan karyawan,atas kondiai Pandemi saat ini,masih melonjak di daerah Barito Utara.

Wahyu MGP Head mewakili Managemen dan karyawan,berharap bantuan alat kesehatan yang diberikan dapat,memperkuat fasilitas kesehatan di Barito Utara khususnya lebih luas bagi Kalteng.Sehingga kedepan penanganan pasien dapat terlayani secara optimal dengan baik.

Ditengah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 yang saat ini sedang terjadi di Ibukota Muara Teweh.Ketersediaan bahan pokok dan alat kesehatan sangatlah krusial,dalam hal ini harapan kami partisipasi dari Managemaen Perusahaan ini,semoga dapat bermanfaat dalam membantu proses percepatan penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi masyarakat,”ungkapnya.   (SS). 

Jalan Banjarwaru-Purworejo Mulus, Warga: Jalan Desa Rasa Kota

LUMAJANG – Ruas Jalan Banjarwaru-Purworejo kini mulus setelah selesai dibangun. Para pengendara roda dua dan empat serta warga yang tinggal di sepanjang jalan tersebut merasa lega.

Santo, salah satu pengendara roda dua sekaligus warga Desa Purworejo saat ditemui media ini, Kamis (2/9/2021), mengatakan, selama ini, lokasi jalan memang rusak sehingga mengganggu mobilitas warga.

Selain itu, banyak warga, termasuk dirinya, kadang harus memutar lewat jalan Senduro kalau ke Lumajang. Namun, kini, jalan sepanjang 4,27 kilometer dengan lebar 3 meter itu telah selesai dibangun.

“Jalan di wilayah kami sudah mulus setelah diaspal hotmix. Saya lega banget. Rasanya, ini bisa menjawab kerinduan saya sebagai warga desa dan juga pengendara,” ujar Santo.

Menurut Santo, mulusnya jalan tersebut menjadi akses penunjang untuk mengangkut dan menjual hasil bumi warga Purworejo. Seperti tebu dan tanaman pertanian lainnya.

“Dengan selesainya pengaspalan jalan ini, untuk pergi ke Lumajang sekarang sudah enak. Dulu susah karena jalannya rusak parah. Apalagi kalau sudah musim hujan,” tambahnya.

Sementara, Fitri, penjual roti keliling yang saban harinya menjajakan barang dagangannya melewati jalur ini juga mengaku bersyukur karena jalan sudah hotmix.

“Alkhamdulillah mas, jalan sudah enak sekarang. Sebelum dibangun, kondisi jalan ini sangat tidak nyaman. Setiap hari kan saya lewat sini jual roti keliling ke desa desa,” ungkap Fitri.

Sekedar diketahui, pekerjaan peningkatan jalan Banjarwaru-Purworejo tersebut dikerjakan oleh PT Gunung Kelabat Citra Abadi dengan anggaran sekitar Rp 6 miliar lebih menggunakan dana Pemerintah anggaran tahun 2021. (duk/bam).

Gerbong Mutasi Di KLU Mulai Di Jalankan, Banyak Kadis Yang Akhirnya Non Job

0

LOMBOK UTARA – Mutasi yang ditunggu-tunggu terlaksana, (1/9). Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu melakukan pergeseran terhadap 485 pejabat. Mutasi besar-besaran tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan dengan membaginya di tujuh titik untuk menghindari kerumunan.

”Saya berharap mereka bertanggung jawab pada tugas dan fungsinya kedepan,” ujar Djohan.

Dari 485 jabatan yang dikocok ulang, terisi 453 jabatan, sementara 32 lainnya masih dibiarkan kosong. Rincian jabatan terisi tersebut yakni eselon IIb 14 orang, eselon IIIa 42 orang, dan eselon IIIb 78 orang. Berikutnya eselon IVa 307 orang, dan eselon IVb 11 orang. Sedangkan untuk rincian jabatan yang kosong yakni eselon IIb 14 orang, eselon IIIb tiga orang, eselon IVa 11 orang, dan eselon IVb empat orang.

Uang Selalu Datang Melimpah, jika Benda Ini Ada Dirumah!
Money Amulet
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Evi Winarni dimutasi menjadi kepala Bapenda. Sedangkan Kepala Bapenda sebelumnya H Hermanto dinonjobkan. Dia menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU.

Kepala Disbudpar dijabat Ainal Yakin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kepala dinas sekaligus sekretaris Disbudpar. Sedangkan kepala Disbudpar sebelumnya Vidi Eka Kusuma dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU.

Kepala Diskominfo H Muhammad dikembalikan menjadi guru. Jabatannya kini diisi Plt sekaligus Sekretaris Diskominfo Chairul Anwar. Kepala Dinas Dikpora Fauzan Fuad dikembalikan sebagai guru. Jabatannya diganti Plt sekaligus Sekretaris Dikpora Adnan.

Kepala BKDPSDM H Najib juga dikembalikan sebagai guru. Jabatannya diisi oleh Tri Darma Sudiana sebagai Plt sekaligus Sekretaris BKDPSDM. Kepala Dishublutkan Iwan Maret Asmara juga dikembalikan sebagai guru. Jabatannya diisi Muhammad Wahyu sebagai Plt sekaligus Sekretaris Dishublutkan.

Berikutnya, Kepala DP2KBPMD H Kholidi juga dinonjobkan menjadi pelaksana di Kesbangpol. Jabatan lamanya diisi Plt sekaligus Sekretaris DP2KBPMD Rusdianto. Sedangkan Kepala Kesbangpol sebelumnya Itradim kini menjabat sebagai kasi Pengendalian Penduduk dan Informasi Kekurangan, DP2KPMD. Kepala Kesbangpol kini diisi Muhammad Muldanu sebagai Plt sekaligus sekretaris Kesbangpol.

Kepala Bappeda Heryanto dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU. Jabatannya kini diisi oleh Parihin sebagai Plt sekaligus sekretaris Bappeda. Kepala Disnaker PMPTSP Agus Tisno juga dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU. Jabatannya diisi Plt sekaligus sekretaris Disnaker PMPTSP Chairul Furkon.

Kepala Dinas Kesehatan H Lalu Bahrudin dinonjobkan menjadi fungsional dokter. Jabatannya diisi Abdul Kadir sebagai Plt sekaligus sekretaris Dinas Kesehatan. Kasatpol PP dan Damkar Wartawan turut dinonjobkan sebagai Tim Pengkajian Percepatan Pembangunan Daerah. Jabatannya diisi Totok Surya Saputra sebagai Plt kasat sekaligus sekretaris.

Kepala Pelaksana BPBD Muhadi dinonjobkan menjadi tim pengkajian percepatan pembangunan daerah KLU. Jabatannya kini digantikan M Zaldy Rahardian yang sebelumnya merupakan Kepala DLHPKP. Jabatan kepala DLHPKP kini diisi Husnul Hadi sebagai Plt sekaligus sekretaris DLHPKP.

Sedangkan Kepala Dinsos P3A Faisol juga dinonjobkan menjadi Tim Pengkajian Percepatan Pembangunan Daerah. Jabatannya kini diisi Faturrahman sebagai Plt sekaligus sekretaris Dinsos P3A.

Kepala DKPP yang sempat kosong dan dipanselkan, kini diisi Tresnahadi yang sebelumnya Plt sekaligus sekretaris Dinas Dukcapil. Sedangkan kepala Dinas Dukcapil diisi H Rubain yang sebelumnya merupakan kepala Bagian Pemerintahan Setda Lombok Utara.

Jabatan asisten I Setda Lombok Utara kini diisi H Raden Nurjati yang sebelumnya kepala Diskoperindag UMKM. Kepala Diskoperindag kini diisi Abdul Hamid yang sebelumnya merupakan staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Asisten I sebelumnya Kawit Sasmita dimutasi menjadi Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan.

Asisten II Setda Lombok Utara masih tetap dijabat H Rusdi dan Asisten III Setda Lombok Utara diisi oleh Andong Duwi Cahyadi. Sedangkan Kepala Dinas PUPR kini diisi Kaharizal yang sebelumnya Plt sekaligus sekretaris Dinas PUPR.

”Tentu akan kita evaluasi, kita akan evaluasi terus,” tegas Djohan.

Politisi PKB ini menjelaskan, sejumlah pejabat struktural dikembalikan sebagai guru, mengingat KLU masih kekurangan banyak guru. ”Jangan semua guru jadi penjabat struktural, susah nanti. Jalan pengabdian kita tidak hanya di sana (structural, Red),” sambung dia.

Untuk Kepala OPD yang masih dijabat Plt, Djohan mengatakan akan melakukan pansel untuk mengisinya. Terkait posisi kepala BPBD baru, Djohan berharap Zaldy mampu menyelesaikan persoalan 14 ribu rumah tahan gempa (RTG).

Terlebih lagi, menurut Djohan, Zaldy merupakan pejabat senior yang sangat memahami teknis persoalan menyangkut RTG tersebut. ”Saya tahu betul bagaimana dia pas balik (bekerja,red) ke sini. Saya yakin dan percaya mereka yang menjabat ini sudah terlatih,” tegas Djohan.

”Saya minta pada semua jangan santai-santai. Jika tidak bisa bekerja maka gagal dia,” tandas dia.

Menanggapi mutasi besar-besaran tersebut, Wakil Ketua I DPRD Lombok Utara H Burhan M Noor mengatakan merupakan hak progratif kepala daerah. Dirinya hanya berharap mutasi tersebut memberikan hasil terbaik.

”Tentunya kita di DPRD juga akan mengawasi seperti apa kedepannya, apakah baik atau tidak,” pungkas nya (DHW/robhin)

Dinyatakan Sehat, Warga Isoter di Sidoarjo Dipulangkan

0

SIDOARJO – Setelah melakukan isolasi di rumah sehat atau tempat isolasi terpusat, tujuh orang yang menjalani isoter di Delta Sinar Mayang telah dinyatakan sehat dari Covid-19 dan diperbolehkan kembali pulang ke rumah.

Salah satunya adalah Kasiamti, Warga Sidokepung, Buduran, Sidoarjo, mengaku sangat bersyukur dirinya dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang kembali bersama keluarga. Ia juga mengucapkan terima kasih atas perhatian TNI, Polri dan tenaga kesehatan selama perawatan di tempat isoter.

Pemulangan warga isoter tersebut dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi, Kepala Puskesmas serta Forkopimka Buduran, Candi, Tulangan, Gedangan dan Waru.

Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Mohammad Iswan Nusi mengatakan, proses pemulangan ini dilakukan juga di berbagai tempat isoter lainnya di Kabupaten Sidoarjo. Forkopimka termasuk TNI, Polri dan puskesmas di tiap kecamatan turut bersama-sama mengawal pemulangan warga yang isoter.

“Upaya ini adalah sebagai bentuk kepedulian kami kepada warga yang telah menjalani isoter, kami berikan support kepada mereka yang telah berhasil sembuh dari Covid-19,” ujarnya.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro kembali mengingatkan kepada masyarakat, bahwa sepulangnya warga isoter yang telah dinyatakan sehat agar dapat diterima dengan baik berbaur bersama warga lainnya.

“Covid-19 bukanlah aib, dan penyakit ini terbukti dapat disembuhkan. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan jangan takut untuk di vaksin,” pesannya. (tim)