Home Blog Page 1658

Secara Virtual Pemda Barut,Ikuti Musrenbang  RPJMD  Kalteng Tahun 2021-2026
 

0

BARITO UTARA-Bupati Barito Utara,H.Nadalsyah didampingi Wakilnya, Sugianto Panala Putra,SH Asisten II,Kepala Dinas PUPR mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2201-2026 yang dilangsungkan pada Aula Rumah Jabatan Bupati,Salas(2/9/2021). 

Rapat musrenbang secara virtual itu,dibuka oleh Gubernur Kalteng melalui Wakilnya H.Edy Pratowo,S.Sos,MM dan diikuti juga oleh para, Bupati dan Wakil Bupati se-Kalimantan Tengah beserta jajarannya.

Dalam paparannya,Wakil Gubernur,H.Edy Pratowo, S.Sos,MM menyampaikan rancangan RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2021-2026,dimana dijelaskan juga Visi Kalteng makin Berkah (Bermartabat,Elok, Religius,Kuat,Amanah dan Harmonis)

Misi,tujuan dan sasarannya selain itu juga dipaparkan strategi,arah kebijakan dan program pembangunan daerah serta proyeksi APBD Provinsi Kalimantan Tengah untuk tahun 2021-2026. 

Direktur Jendral Bina Pembangunan Daerah Kemendagri,Dr.Hari Nur Cahya Murni,M.Si memaparkan tujuan pembangunan daerah,4 arahan Presiden terkait RPJMN 2020-2025, penyelarasan pembangunan nasional dengan perencanaan pembangunan daerah, pelaksanaan Musrenbang RPJMD,indikator kinerja utama,program kerja Pemerintah Daerah terkait penurunan prevalensi stunting,standar pelayanan minimal,3 strategi besar ekonomi dan bisnis, perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi. Kalteng,identifikasi titik rawan korupsi dan area intervensi.

Dalam hal-hal terkait penyusunan RPJMD,Dirjen Bina Bangda menekankan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng perlu,merumuskan substansi RPJMD dengan percepatan transformasi struktural,memperhatikan berbagai regulasi terbaru, integrasi antisipasi kebutuhan program dan kerangka pendanaan yang inovatif.

Serta menyusun substansi perencanaan dengan mempertimbangkan penanganan,dampak pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi di Provinsi Kalimantan Tengah.”Hasil pengendalian dan evaluasi dalam 2 tahun terakhir, harus menjadi salah satu acuan dalam menyusun kebijakan perencanaan pembangunan dalam RPJMD,”tutup Dirjen Bina Bangda.  (SS).

Polresta Banyuwangi Bongkar Pembuatan Tes Rapid Antigen Palsu

BANYUWANGI, – Polresta Banyuwangi berhasil membongkar pembuatan dokumen tes rapid antigen palsu. Kali ini, petugas mengamankan beberapa pelaku yang menjalani bisnis nakal ini.

Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, petugas Kepolisian telah melakukan penyelidikan selama tiga bulan terakhir dalam kasus ini. Dimana, modus ini dijalankan untuk keperluan penyebaran ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali ataupun sebaliknya.

“Jadi modusnya saling kerjasama menawarkan jika ada pelaksanan rapid antigen dengan hasil negatif tanpa harus test,” kata AKBP Nasrun Pasaribu saat pers rilis di Mapolresta Banyuwangi, Kamis (2/8/2021).

Dalam pengungkapan ini, pelaku ditangkap dan Polisi berhasil menyita barang bukti laptop, printer, kertas cetak antigen palsu. Yang sebelumnya terdapat salah satu klinik di Banyuwangi merasa dirugikan.

“Sementara pelaku ada tiga orang, ditangkap di TKP berbeda. Dua pelaku diduga sebagai tokoh utama, satu pelaku lainnya hanya turut serta atau perantara,” jelas Nasrun.

Bisnis ini, masih Nasrun, sudah berjalan tiga bulan lamanya. Sementara pengakuan pelaku, baru membuat dokumen palsu tersebut sebanyak 48 kali.

“Untuk biaya pembuatan rapid test antigen sebesar Rp. 100 ribu. Dimana pembagian itu dibagi 60 persen dan 40 persen kepada masing-masing pelaku,” tegas Kapolresta.

Saat ini ketiganya ditahan di Mapolresta Banyuwangi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Mereka terancam Pasal 263 ayat (1) tentang Dugaan Pemalsuan Dokumen, dengan ancaman 6 tahun penjara.

Nasrun menambahkan, pihaknya kini tengah melakukan pengemabangan penyelidikan guna menangkap satu orang pelaku lainnya yang masih dalam pencarian alias DPO. (tim)

Batu Bara Tumpah ke Sungai Barito,Tongkang Pecah Dinding Milik PT.MME

0

 
BARITO UTARA-Satu unit tongkang mengalami insiden di Sungai Barito,saat mengakut matrial Batu Bara milik PT.Mega Multy Energi(MEE),wilayah Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Sabtu (28/8)sekitar pukul 16.10 WIB.

Dinding atau side board tongkang pecah(sobek), sehingga batu bara tertumpah ke sungai Barito.Peristiwa ini baru diketahui publik pada Rabu (1/9/2021)setelah informasi beredar diberbagai grup WhatsApp.

Pada Rabu pagi pula,tim dari Dinas Perhubungan Barito Utara dan tim Satuan Reskrim Polres Barito Utara turun ke lapangan mengecek insiden tersebut. 

Melansair dari Media Kalamanthana.saat dikonfirmasi Kalamanthana.id,Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara.Fery Kusmiadi,Rabu sore membenarkan, adanya kerusakan tongkang di Sungai Barito. 

Menurutnya,kronologisnya saat pemuatan atau loading batu bara milik PT. Mega Multi Energi(MME) hampir final di Jety Bima, PT.Bahtera Alam Tamiang (BAT),terjadi insiden pecahnya side board tongkang TB Herlina 77 dan BG Soekawati 308, bagian sebelah kiri haluan. “Diperkirakan akibat tidak mampu menahan tekanan horizontal beban muatan batu bara,”kata Fery. 

Pada saat insiden, diperkirakan sebagian muatan tongkang tertumpah ke Sungai Barito.Kapasitas muatan tongkang 6.343 metrik ton (MT).

Guna menghindari kejadian fatal,kapten kapal menarik dan menggeser tongkang dari jety ke tempat yang lebih aman untuk perbaikan. 

“Saat kami cek,kini kapal berada dalam posisi aman dan sedang diperbaiki. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kami sudah meminta keterangan dari kapten kapal,”jelas Fery. 

Ditemui terpisah,Kepala Satreskrim Polres Barito Utara AKP.M.Tommy Palayukan,Rabu sore mengatakan,pihaknya sedang memeriksa kapten dan kru kapal.”Benar, terjadi insiden side board tongkang pecah di Jety Bima,PT.BAT,”sebut Tommy.   (SS).

Review RDTR WP Jatiroto, DPMPTSP Sarankan Tahap Penyepakatan KBLI

LUMAJANG – Dinas PU dan Tata Ruang Kab.Lumajang menggelar pertemuan membahas Laporan Antara Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan Jatiroto dilaksanakan pada Selasa, (31/8/2021).

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) hadir sebagai salah satu unsur Pokja Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kab.Lumajang.

Dalam kesempatan itu, Kabid Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan, Wahyuning Indriasih, menyampaikan perlunya analisis teknis oleh perangkat daerah dalam penentuan zonasi.

“Bahwa tata ruang menjadi pintu masuk perizinan sekaligus pengendali pemanfaatan ruang, sehingga perlu penyepakatan substansi matriks ITBX (hal-hal yang boleh, tidak boleh, bersyarat, ataupun terbatas) bersama dinas-dinas teknis, sebelum menjadi peraturan kepala daerah sebagai produk akhir,” ujarnya.

Penyepakatan matriks juga berarti bersama untuk bersepakat menggunakan kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) sesuai kebutuhan dan karakter terhadap aktivitas yang akan berlangsung pada tiap area pemanfaatan. (Why)

Edarkan Sabu, 2 Pemuda Dibekuk Satreskoba Polres Pasuruan

PASURUAN – Satreskoba Polres Pasuruan berhasil meringkus DFP (27) dan M.F (26) yang diduga sebagai perantara jual beli, memiliki, menyimpan atau menguasai diduga narkotika Gol I jenis sabu.

Ditangkapnya kedua orang tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa ada sebuah rumah yang sering dijadikan transaksi dan peredaran Narkotika Gol I jenis sabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut Sat Narkoba langsung melakukan penyelidikan.

Hasilnya, dalam serangkaian tindakan Kepolisian tersebut dapat mengamankan 2 Orang tersangka DFP dan MF yang keduanya merupakan warga Dsn. Nampes, Ds. Nogosari, Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan.

Selain kedua orang tersebut, Plisi juga mengamankan 1 kantong yang berisikan kristal putih Narkotika Gol I jenis sabu dengan berat kotor 4,94 gram, 2 (dua) buah HP, 1( satu ) tempat rokok, dan timbangan elektrik.

Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Domingus membenarkan bahwa anggotanya telah melakukan penangkapan tersebut.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 132 ayat (1) atau pasal 114 (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI NO. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tegasnya.

Ditempat terpisah, Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendiz, S.I.K., M.Si mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi, mengedarkan atau memperjual belikan barang haram dalam segala jenis termasuk Narkotika Gol I Jenis Sabu.

“Narkoba akan merusak moral generasi muda bangsa Indonesia. Apalagi dimasa P
Pandemi seperti sekarang ini kita harus banyak bersabar dan berikhtiar agar Covid-19 cepat berlalu dari bumi pertiwi,” ungkap Kapolres.

Ditegaskannya pula, dalam rangka Penanggulangan Peredaran dan Narkotika , Psykotropika dan Obat Terlarang lainnya di Wilayah Jawa Timur, Jajaran Polda Jatim mengelar Operasi Khusus “Tumpas Narkoba Semeru 2021” yang digelar selama 12 ( Dua belas ) hari mulai tanggal 1 – 12 September 2021. (qomar)

Rokok Bercukai Belum Tentu Legal, Simak Penjelasannya

LUMAJANG – Penting bagi masyarakat mengenal perbedaan rokok legal dan ilegal. Rokok legal sangat mudah dikenali melalui pita cukai yang ada dalam kemasannya. Namun begitu, tidak semua rokok bercukai dikatakan sebagai rokok legal.

Menurut Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Bekti Sawiji menjelaskan saat ini banyak oknum perusahaan rokok yang menyalahgunakan penggunaan pita cukai. Dicontohkan Bekti seperti halnya penggunaan pita cukai rokok yang bukan peruntukannya, menggunakan cukai palsu bahkan cukai bekas. Sehingga rokok bercukai belum bisa dipastikan sebagai rokok legal.

“Rokok ilegal itu salah satunya tidak dilengkapi dengan cukai, tetapi rokok yang dilengkapi cukai pun tidak bisa dikatakan rokok legal, karena ada cukai yang bukan untuk peruntukkannya,” jelasnya saat menghadiri Talk Show, di Kecamatan Sukodono, Selasa (31/8).

Lebih lanjut dikatakan Bekti, untuk mengetahui ciri-ciri rokok ilegal selain dari tidak terdapatnya pita cukai memang butuh ketelitian secara personal.

“Memang ada alat khusus untuk melakukan pengecekan, termasuk hologram yang ada pada cukainya,” imbuhnya.

Untuk itu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, pemerintah terus melakukan upaya sosialisasi baik kepada pengguna maupun pedagang rokok untuk membeli rokok legal. Karena dengan membeli rokok legal, masyarakat juga turut mendapatkan manfaat dari Dana Bagi Hasil Cukai dan Tembakau (DBHCHT) untuk pembangunan secara keseluruhan. (Fd)

Kapolri Harap Sinergi dengan Mahasiswa untuk Akselerasi Vaksinasi Terus Berlanjut

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal kolaborasi antara Polri dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat, Rabu (1/8).

Kapolri berharap, sinergi Polri dengan BEM SI terus berlanjut dalam mengakselerasikan percepatan vaksinasi massal. Dengan begitu, target kekebalan komunal atau herd immunity serta dua juta dosis vaksin perhari akan segera terwujud.

“Tentunya ini perlu kerja keras, sinergitas dengan seluruh elemen sehingga progres ini bisa berjalan dengan baik,” kata Kapolri dalam tinjauannya.

Kapolri mengapresiasi peran aktif BEM SI dalam upaya percepatan vaksinasi ini, dimana telah beberapa kali berkolaborasi dengan Polri melakukan kegiatan serupa, diantaranya dua kali di Kampus Stan dengan total 2.500 dosis vaksin. Mantan Kapolda Banten ini berharap kolaborasi Polri dengan BEM SI terus berlanjut dengan melibatkan simpul-simpul BEM Universitas yang ada di Indonesia tergabung dalam BEM SI.

“Harapan kita tidak hanya berhenti sampai disini, tapi ke depan ini akan terus berlanjut dengan melibatkan seluruh kampus-kampus BEM SI yang ada. Harapan kita, target pencapaian dua juta dosis vaksinasi dalam sehari betul-betul bisa kita wujudkan,” tekan Kapolri.

Dalam kesempatan ini, Kapolri mengingatkan agar proses kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang mulai dilonggarkan diperhatikan. Sehingga kata dia, pada saat PTM mulai dilakukan tidak mengakibatkan lonjakan kasus.

“Salah satunya bagaimana masyarakat yang melakukan aktivitas, utamanya di bidang pendidikan harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Dan yang paling penting agar kegiatannya betul-betul yakin bahwa kita dalam kondisi aman, memiliki imunitas yang lebih menghadapi Covid, mau tidak mau harus divaksin,” ujar mantan Kabareskrim ini.

Oleh karenanya, ia menekankan, jika kegiatan luring atau pembelajaran secara langsung tatap muka ingin dilonggarkan maka harus dilakukan vaksin. Karena ke depan, kata Sigit vaksin menjadi syarat utama untuk seluruh aktivitas kegiatan masyarakat.

“Dalam kesempatan ini, saya sampaikan kembali ajakan untuk menjaga protokol kesehatan “Ayo pakai Masker Ayo Segera Vaksin” pungkas Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kegiatan vaksinasi massal bersama BEM SI di Universitas Esa Unggul ini, sebanyak 1.000 dosis vaksin sinovac disediakan dengan terget mahasiswa maupun masyarakat umum dengan bantuan 42 orang tenaga vaksinator. Selain menggelar vaksinasi, Polri juga menyerahkan paket sembako yang diberikan kepada mereka yang telah divaksin. (tim)

Kapolri: Jadilah Srikandi Polri yang Membawa Harum Nama Institusi

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para jajaran Polisi Wanita (Polwan), yang terus bekerja dan berjuang untuk melindungi segenap tumpah darah Bangsa Indonesia.

Di tengah momentum hari jadi ke-73, Sigit berharap, Polwan dapat menjadi srikandi atau pahlawan yang membawa nama baik institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Saya selaku Kapolri mengucapkan selamat, terus berkarya, laksanakan tugas sebaik-baiknya jadilah srikandi-srikandi Polri yang membawa nama harum institusi,” kata Sigit dalam sambutannya di acara syukuran Hari Jadi ke-73 Polwan RI di Mabes Polri, Jakarta Selatan, yang disiarkan secara virtual, Rabu (1/9).

Menurut mantan Kapolda Banten ini, sampai saat ini Polwan terus menunjukan eksistensi dan kiprah dalam jalankan tugas, baik di bidang operasional, pembinaan dan pengawasan. Berbagai jabatan dan posisi strategis saat ini sudah mulai diisi oleh Polwan.

“Apabila dahulu ada senior pernah menjabat sebagai Kapolda saat ini ada yang menjabat pejabat utama, wakapolda, kepala biro, direktur, menjadi kapolres, menjadi wakapolres, menjadi kapolsek, dan menjadi anggota yang bertugas di lini terdepan,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Lebih dalam, Sigit juga menekankan kepada Polwan untuk bisa menjadi teladan bagi masyarakat, di lingkungan Polri dan keluarga. Selain sebagai polisi, Polwan juga memiliki peran penting di dalam keluarga, yakni ibu rumah tangga. Sehingga, kedua peran itu harus dijalani secara seimbang.

“Karena disatu sisi sebagian rekan-rekan memiliki tugas sebagai polisi, disisi lain tentunya bagi yang memiliki keluarga rekan-rekan juga memiliki peran sebagai ibu rumah tangga. Ini peran yang harus dijalankan secara seimbang, sehingga semua bisa berjalan dengan baik,” papar Sigit.

Ditengah Pandemi Covid-19, Sigit menekankan pentingnya peran dari Polwan. Menurutnya, prajurit Bhayangkari harus berada di lini terdepan untuk ikut membantu Pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan Covid-19.

Terkait hal itu, Sigit mengakui telah melihat bahwa Polwan terus bergerak untuk berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi, edukasi bahkan juga didalam kegiatan mendistribusikan bantuan sosial (bansos). Kemudian, ada juga yang terlibat langsung dalam akselerasi vaksinasi, pemulasaran jenazah pasien virus corona.

Dengan adanya kerjasama dan kerja keras oleh Pemerintah, TNI, Polri dan elemen masyarakat, pertumbuhan Covid-19 saat ini berhasil ditekan. Namun, tetap harus diwaspadai dengan cara penerapan protokol kesehatan (prokes), agar kedepannya tidak kembali mengalami lonjakan.

“Tentunya ini harus dipertahankan dan kalau bisa kita terus turunkan. Dan ini semua bisa terjadi apabila kita semua terus bersinergi kerja keras untuk menjaga agar dengan adanya kelonggaran yang diberikan. Karena saat ini dibeberapa wilayah turunkan level tentunya di posisi ini terjadi kelonggaran. Disaat kelonggaran potensi kerumunan akan menigkat kalau kita tidak kendalikan dengan baik laju Covid-19 akan meningkat kembali. Sehingga bagaimana peran kita semua khususnya rekan Polwan untuk menguatkan edukasi, berikan contoh dan ingatkan ke masyarakat untuk senantiasa laksanakan prokes secara ketat,” kata Sigit.

Tak hanya itu, Sigit menyebut, Polwan juga harus aktif melakukan akselerasi target dari Pemerintah terkait program vaksinasi nasional. Tujuannya agar kekebalan komunal atau Herd Immunity bisa segera terwujud.

“Tentunya harapan kita dan disitulah peran Polri dibutuhkan, khususnya Polwan, kita harapkan bisa memberikan warna dengan keluwesannya namun juga kita harapkan tegas. Tapi karena ada karakter kewanitaannya akan jauh lebih humanis. Disatu sisi kita juga harus berikan kesempatan agar ekonomi bisa tumbuh, ini tentunya perlukan kemampuan khusus, memerlukan kesabaran, fleksibilitas dan kemampuan kita untuk ingatkan secara tegas namun humanis. Sehingga dipahami dan dimengerti masyarakat. Sebagaimana selalu kita jadikan pedoman keselamtan rakyat adalah hukum tertinggi ini harus selalu kita pegang teguh, Salus Populi Suprema Lex Esto,” ujar Sigit.

Tak hanya itu, di era revolusi industri teknologi informasi, Sigit juga mengingatkan kepada seluruh Polwan untuk lebih bijak dan memikirkan dengan matang ketika saat bertindak. Mengingat, Polwan juga cerminan dari institusi Polri.

“Selalu saya pesankan bagaimana pun tiap kegiatan individu berdampak pada institusi di era revolusi industri dimana teknologi informasi. Jadi kegiatan ataupun kebiasan sehari-hari silahkan isi dengan kegiatan yang bisa membawa nama baik institusi. Ingat bahwa tiap tampilan yang kita munculkan itu membawa konsekuensi. Apabila kita tampilkan hal yang positif itu akan bawa nama baik institusi demikian sebaliknya. Jadi tolong betul-betul dipikirkan setiap langkah dan perbuatan apalagi saat rekan-rekan manfaatkan teknologi informasi yang saat ini cenderung menjadi tren bagi kita semua,” tutur Sigit.

Dalam hari jadi ke-73 Polwan RI, Kapolri dan Ibu Asuh Polwan RI Julianti Sigit Prabowo memberikan penghargaan Pin Emas kepada Polwan yang berprestasi. (tim)

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Pelajar SMAN 1 Gersik

GRESIK – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim, melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi, pada Rabu (1/9/2021), di SMAN 1 Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam membentuk herd immunity di Jawa Timur.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini disiapkan sebanyak 1.300 dosis, jenis Sinovac tahap pertama, yang diperuntukan bagi pelajar SMAN 1 Kabupaten Gresik. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi ini juga dibantu 69 petugas tenaga kesehatan gabungan dari TNI Polri dan Dinkes Gresik yang dibagi, sebagai tenaga registrasi, screening dan vaksinator.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dalam kunjungannya menyampaikan Kunjungannya tersebut diantaranya untuk mendorong, men-support kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Gresik, bersama jajaran Kodim maupun Polres Gresik, serta seluruh jajaran pendidikan, diantaranya SMAN 1, untuk melaksanakan vaksinasi.

Selain itu, Forkopimda Jatim juga akan melaksanakan vaksinasi di Kabupaten/Kota, Jawa Timur sebanyak 15 ribu dosis, dibantu oleh pemerintah daerah.

“Dalam perencanaanya hari ini di seluruh kabupaten Gresik akan dilaksanakan vaksinasi sekitar 5000 dosis, sedangkan yang dilaksankan di SMAN 1 Gresik hari ini ada 1.300 dosis,” kata Kapolda Jatim, didampingi Bupati Gresik, Kapolres Gersik, Dandim, kepala sekolah SMAN 1 Gersik, serta Pejabat Utama Polda Jatim.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang hadir Baik dari TNI, Polri dan Dinkes Gresik, khususnya Para Polwan, yang sekarang melaksanakan hari ulang tahun Polwan ke 73, dan juga relawan yang telah membantu pelaksanaan vaksinasi ini,” ucapnya.

Tak lupa Kapolda Jatim juga mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah beserta seluruh guru, maupun perangkat sekolah, yang telah menyediakan tempat sehingga semuanya bisa berjalan dengan lancar.

“Kami jajaran Polda dengan Kodam dan Pemprov akan selalu men-support Kabupaten / Kotamadya, yang telah melaksanakan kegiatan dengan baik. Bapak Bupati Gresik tentunya yang paling utama dari semua kegiatan ini, sangat membantu dan sangat mendukung semua pelaksanaan vaksinasi yang telah direncanakan,” tandasnya.

Kapolda juga mengatakan. Kedepan Bupati tentunya bersinergi dengan Dandim dan Kapolres Gresik, akan bersama-sama menghadapi rencana datangnya vaksinasi.

“Di awal bulan September ini rencana akan ada sekitar 2 juta vaksin yang masuk. Kami mendengar informasi dari Kadinkes provinsi, vaksin tersebut sudah masuk di provinsi dan akan dibagikan,” jelasnya.

“Kami juga akan mendorong yang perlu dipersiapkan Puskesmas menjadi ujung tombak. Mempersiapkan nakes dan tambahan nakes. Karena ibu Gubernur menyiapkan dua tambahan nakes di setiap Puskesmas,” ujar Kapolda.

Kapolda berharap, dengan kolaborasi yang baik, koordinasi yang baik, dan pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan lancar, sehingga herd immunity bisa tercapai.

“Mudah-mudahanan murid-murid bisa divaksin, guru-gurunya juga sehat, murid-muridnya sehat. Proses belajar mengajar dapat berjalan,” pungkas Irjen Pol Nico Afinta. (tim)

Polresta Mojokerto Berkolaborasi Bersama Dinkes Vaksinasi 1000 Pelajar

MOJOKERTO – Dalam rangka serbuan vaksinasi TNI – Polri kepada pelajar jelang Pembelajaran Tatap Muka, Polresta Mojokerto berkolaborasi Bersama Dinkes Kota Mojokerto menggelar Vaksinasi kepada Pelajar di SMKN 1 Mojokerto. Rabu (01/09/21)

Berlangsungnya kegiatan Vaksinasi secara Prokes ini, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H meninjau langsung proses vaksinasi kepada ribuan pelajar yang didampingi Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Mojokerto, Kodim 0815 serta Kasat lantas AKP Fitria, Kasubsi Bankum IPTU Mariyanto, Kasi Propam IPDA Yuda, dan IPDA MK Umam Kasi Humas Polresta Mojokerto

“Iya kegiatan Vaksinasi masih terus berlangsung, karena dosis kedua masih diangka 50 persen, dengan Target kita adalah bisa 100 persen pada tahap dosis pertama, tentunya kita upayakan dengan optimal, dan sasaran kepada siswa SMP dan SMA dan MAHASISWA,” ucap Kapolresta Mojokerto

Sehari sebelumnya Presiden RI Joko Widodo saat tinjau vaksinasi, kita lihat di akun youtube sekretariat presiden, Selasa (31/8), memerintahkan agar kegiatan vaksinasi bagi pelajar dan santri dilakukan secara besar-besaran masif. Terutama di daerah daerah yang tingkat penyebaran dan penularan Covidnya tinggi.

“Semoga dengan alokasi vaksinasi ditengah masyarakat ini akan bisa segera mencapai Herd Imunity dan pembelajaran secara offline bisa dilaksanakan sesuai anjuran Pemerintah,” Kata AKBP Rofiq Ripto Himawan

Masih Kata AKBP Rofiq, “Dosis ada yang pertama dan ada yang kedua, arahnya agar lebih siap menjalani PTM dan menerapkan Prokes, juga memenuhi kebijakan Pemerintah dimana disesuaikan sejumlah lokasi kegiatan harus menggunakan atau mendownload aplikasi pedulilindungi,” Pinta Kapolresta Mojokerto

“Hari ini total 1.000 dosis yang kita berikan kepada Pelajar SMKN 1 Kota Mojokerto yang merupakan kolaborasi dari Poliklinik Polresta Mojokerto Bersama Dinkes Kota Mojokerto dan rencana Besuk 800 kita siapkan di 4 kecamatan dari Vial Kepolisian baik Dinkes Kabupaten Dan Dinkes Kota”. Pungkas Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan. (tim)