Home Blog Page 1665

Kapolres Lumajang Peduli Masyarakat yang Rindu Berpuisi

LUMAJANG – Kapolres Lumajang begitu pedulinya terhadap masyarakat dibidang sastra, seni dan budaya yang rindu berkarya, terutama karena keterbatasan akibat adanya pandemi Covid 19.

Hal itu terlihat dari gelaran lomba baca dan cipta puisi memperebutkan piala Kapolres Lumajang, dalam rangka memperingati Dirgahayu RI ke 76 di kalangan pelajar secara virtual.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, untuk lomba cipta puisi cukup mengirimkan naskah puisinya secara online.

“Lomba ini ditujukan untuk memberi ruang kepada warga Lumajang dalam berkarya dan menuangkan kreatifitasnya di masa pandemi ini,” jelasnya.

Ipda Shinta berharap, agar anak anak sekolah lebih aktif dan produktif serta bisa menunjukkan bakat dan prestasinya yang lebih baik.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan selamat kepada para pemenang lomba. Begitu juga kepada guru pembina, orang tua/wali murid, dan para kabag, kasat dan kapolsek, serta kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. **

Dugaan E-Warong Nakal di Sawaran Kulon Sita Perhatian Publik

LUMAJANG – Dugaan adanya E-Warong nakal di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, membuat Bupati Thoriq turun langsung ke lapangan dan meminta Dinas Sosial Kabupaten Lumajang untuk membuka posko pengaduan masyarakat.

Kasus tersebut mulai terkuak setelah adanya pengaduan masyarakat kepada Kepala Desa, terkait adanya E-Warong yang tidak melayani penerima PKH dan BPNT sebagaimana mestinya. Dari aduan ditemukan beberapa permasalahan.

“Pak Kades sudah menyampaikan kepada saya terkait dugaan penerima bantuan PKH dan BPNT tidak sesuai dengan aturan. Saya datang ke Desa Sawaran Kulon ini untuk memastikan bahwa hal itu memang terjadi,” kata Thoriq, Rabu (25/8/2021).

Informasi dari masyarakat sekitar, bermula saat seorang warga akan belanja di salah satu E-Warong Desa Sawaran Kulon kemudian pemilik E-Warong menyampaikan tidak ada saldo dari ATM yang bersangkutan sehingga warga tersebut mencoba untuk belanja di E-Warong Desa Sawaran Lor.

Ketika belanja di sana, ternyata setelah dicek, ada saldo ATM. Warga tersebut kemudian melaporkan kejanggalan tersebut kepada pihak desa. Warga yang lain pun ternyata merasakan hal yang tidak jauh berbeda.

“Problemnya hampir sama, ada yang terima separuh, ada yang terima tidak semuanya, ada beras yang semestinya didapat tapi tidak didapat, tapi setelah ada di E-Warong desa sebelah mereka bisa melakukan transaksi sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Untuk selanjutnya, Cak Thoriq mengungkapkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut serta melaporkan kondisi tersebut kepada Menteri Sosial RI.

Menyusul temuan dugaan E-Warong nakal tersebut, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati sudah menyampaikan kepada Bupati, jika dirinya menginstruksikan seluruh camat untuk segera membentuk posko pengaduan PKH.

“Saya minta seluruh camat membentuk Posko pengaduan di semua desa terhitung mulai hari ini, sudah saya sampaikan ke Pak Bupati dan beliau setuju, saya yakin ini tidak hanya terjadi di Sawaran Kulon,” ujarnya saat meninjau langsung Posko pengaduan di Balai Desa Sawaran Kulon, Kedungjajang, Kamis (26/08/2021).

Dari hasil investigasi, Bunda Indah menemukan beberapa indikasi penyelewengan yang dilakukan oleh E-Warong dan oknum Pendamping PKH di Desa Sawaran Kulon. Beberapa di antaranya Sembako yang telah dipaketkan oleh E-Warong, padahal sesuai aturan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) berhak memilih Sembako yang akan mereka terima.

“Mereka sudah memaketkan barang senilai 200 ribu, sebenarnya di dalam aturan itu tidak boleh memaketkan itu, tetapi PKM boleh memilih barang-barang Sembako, sayur dan buah juga yang sudah ditentukan daftarnya oleh kementerian dan bisa memililih, ini indikasi penyelewengan, artinya belum tentu juga paketnya senilai 200 ribu, padahal harus transparan,” ungkapnya.

Di sisi lain, masyarakat juga melaporkan tidak menerima bantuan selama beberapa bulan namun ketika dicetak pada rekening koran ditemui masih terjadi transaksi. Bunda Indah menemukan ada indikasi yang mengarah ke tindak pidana dan meminta hal ini terus diusut.

“Ada KPM PKH yang menganggap sudah mandiri lapor ke Dinsos dan diajukan ke pusat, itu lebih dari setahun yang lalu sudah dilaporkan untuk dicoret sebagai penerima bantuan PKH, ternyata selama itu belum dicoret, bantuan mengalir terus si penerima tidak menerima bantuan tetapi terjadi transaksi ini penyalahgunaan dan itu pidana kami menyerahkan sepenuhnya ke aparat penegak hukum, Saber Pungli juga,” pungkasnya. (tim)

Jelang Hari Jadi Ke-73, Polwan Polres Pasuruan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan Bangil

PASURUAN – Menjelang Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-73 tahun 2021 pada 1 September 2021, Polwan Polresta Sidoarjo melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bangil, Kamis (26/8/2021) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasubbag watpers (Sumda) AKP. Mudjiati, dan diikuti seluruh anggota Polwan Polresta Sidoarjo. Hari jadi Polwan ke-73 tahun 2021 mengusung tema “Transformasi Polri Yang Presisi Polwan Siap Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Menuju Indonesia Maju”.

Kasubbagwatpers Polres Pasuruan, AKP Mudjiati mengatakan upacara ziarah di TMP ini, sebagai bentuk penghormatan Kepolisian Negara Republik Indonesia terutama untuk para Polisi Wanita agar dapat meneladani, serta menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

“Menjelang peringatan HUT Polwan ke-73, seluruh Polwan di Polres Pasuruan memberikan penghormatan dan menaburkan bunga di makam para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujar Mudjiati.

Usai upacara, para Polwan Polres Pasuruan melakukan penaburan bunga ke makam pahlawan. Serta doa bersama untuk menghormati jasa pahlawan.

Disela sela Kesibukannya Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si berharap emangat dan kegigihan para Polwan (Polisi Wanita) di Polres Pasuruan bisa menyadur ke Pendahulunya ditahun 1948 dimana ada 6 Srikandi Terbaik Indonesia dilahirkan menjadi Polwan dan selanjutnya berperan besar turut ambil bagian mempertahankan pemerintahan darurat di bukit tinggi di tahun 1949.

“Kami berharap Polwan juga mengemban Tugas yang tidak kalah penting dari Polisi pada umumnya, Kendari dari segi kwantitas masih jauh dibawah populasi Polisi lelaki,” pungkas Erick. (tim)

Sambut Tahun Baru Hijriah dan HUT Kemerdekaan RI, Jam’iyah Manesan Bagikan Santunan pada Anak Yatim/Piatu

PASURUAN – Menyambut tahun baru Islam 1443 H yang bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, Jam’iyah Manesan kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan menyambutnya dengan pembagian santunan pada anak yatim/piatu.

Santunan tersebut disampaikan pengurus Jamaah Manesan, Gus Zainul Arifin pada Kamis (26/8/2021) melalui acara pengajian rutin setiap malam Jumat Legi.

Gus Zainul Arifin mengatakan anak yatim/piatu menyambut gembira santunan tersebut. Mereka menilai, santunan yang diberikan, sangat berarti di tengah pandemi Covid-19.

Dijelaskannya, menyantuni anak yatim juga pada dasarnya adalah sebuah amalan dan akhlak yang sangat mulia di mata Allah SWT dan juga sesama manusia. Dengan melaksanakan amalan yang baik ini, maka seseorang akan menjadi manusia yang jauh lebih baik dan lebih bermanfaat untuk orang lain.

Memenuhi kebutuhan pokok adalah salah satu cara menyantuni anak yatim. Kebutuhan pokok yang dimaksud di sini adalah segala kebutuhan dasar seperti makanan, minuman, dan tempat tinggal. Jika tidak terpenuhi, tentu anak yatim tidak akan bisa bertahan hidup, atau memiliki kualitas hidup yang kurang baik. Padahal, kualitas makanan, minuman, dan tempat tinggal, akan mempengaruhi kesehatan, tumbuh kembang, dan kehidupan masa depannya nanti.

“Untuk itu, kita bisa memberikan sumbangan seperti sembako, pakaian, suplemen kesehatan, atau uang tunai untuk kebutuhan lainnya,” terangnya.

Menurutnya pula, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen sosial jamaah yang dipimpinnya.

“Kami ingin mereka yang memiliki keterbatasan secara ekonomi dapat menikmati kebahagiaan dan merasakan arti kehadiran jamaah ini di tengah mereka,” pungkasnya. (qomar)

Bupati Jember Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana di Lapangan Puger

JEMBER – Bupati Jember H Hendy Siswanto, Kamis,(26/8/2021) gelar kegiatan apel Kesiapsiagaan tanggap bencana.kegiatan yang diikuti berbagai unsur seperti Pemerintah, Swasta dan juga ruang lingkup komunitas serta media tersebut diharapkan mampu membendung bersama sama berbagai hal.

Seperti halnya berita hoax, unsur media diharapkan segera mengabarkan dengan informasi yang akurat agar masyarakat yang paham akan informasi segera memberikan wawasan kepada masyarakat lain tentang hal tersebut.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut, bupati Jember juga menginginkan sesuatu yang berbeda dan masyarakat itu paham tanpa harus diberikan penjelasan yang detail, salah satunya menghidupkan kegiatan kentongan jika ada hal apapun.

“Kentongan itu harus dihidupkan, karena hal meski sederhana namun masyarakat sangat paham kegunaan dan respon cepat saling berkaitan itu yang harus tetap dijaga dengan baik, maka dari itu kentongan harus segera direalisasikan kepada semua pihak,” Kata Bupati Jember Hendy Siswanto.

Hendy menyebut wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki potensi bencana baik disebabkan faktor alam, non-alam, maupun manusia sehingga diperlukan pengelolaan resiko yang disusun dalam bentuk kesiapsiagaan bencana.

“Pada 3 Juni 1994 kita masih ingat telah terjadi tsunami di Banyuwangi yang dipicu gempa di zona megathrust dengan kekuatan 7,8 SR yang membangkitkan tsunami setinggi 19,3 meter sehingga 250 orang meninggal dan 15 orang hilang, dampaknya juga dirasakan di Jember yakni 5 rumah hanyut, 9 orang nelayan hilang di payangan Puger tepatnya Desa Sumberejo serta menghancurkan 57 perahu nelayan di Puger,” jelas Bupati Hendy dalam pidatonya.

Menurut BMKG saat ini ada ancaman di Jawa Timur yaitu gempa yang kuat yang mencapai magnitudo 8,7 SR. Bupati Hendy lantas menanyakan apakah kita sudah siap dengan ancaman gempa yang juga bisa mengakibatkan tsunami tersebut.

“Kita tahu bahwa bencana alam memang sulit diprediksi, namun kita bisa melakukan antisipasi untuk meminimalisir dampak-dampak yang timbul akibat bencana,” ungkap Bupati Hendy.

Kesiapsiagaan bencana ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta pemahaman seluruh elemen masyarakat terhadap bencana yang bisa datang sewaktu-waktu.

saya memerintahkan kepada seluruh elemen pentahelix untuk meningkatkan kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan penanggulangan bencana, wes Wayahe Jember tangguh bencana,” ungkapnya. (son)

Forkopimda Jatim Kebut Vaksinasi Di lingkungan Pesantren

KEDIRI – Forkopimda Jawa Timur melakukan pengecekan pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo Kota Kediri, pada Kamis (26/8/2021). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah, membentuk herd immunity di Jatim, khususnya di lingkungan pesantren.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, bersama Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat Utama Polda Jatim dan Forkopimda Kota Kediri, mengecek pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di Ponpes Lirboyo Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, sasaran vaksinasi sebanyak 5.000 dosis selama dua hari, jenis Sinovac, diperuntukkan bagi santri dan pengasuh Ponpes Lirbiyo Kediri, yang melaksanakan vaksinasi tahap 1. Selenggaraan vaksinasi ini dibantu tenaga kesehatan yang sebanyak 204 nakes yang terdiri dari Nakes Polri 30 personil, Nakes TNI 40 personil, Nakes dari Dinkes 12 personil serta dibantu 122 orang relawan dari universitas islam malang, Apoteker dan ISNU (Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama) yang meliputi tenaga registrasi, screening, dan vaksinator.

Sedangkan 5000 vaksin didatangkan dari Polri sebanyak 1000 dosis, dari TNI 1500 dosis, dari Dinkes 1000 Dosis serta bantuan dari ISNU sejumlah 1500 dosis.

Sesampainya di Ponpes Lirboyo, Gubernur Jatim, Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, disambut langsung oleh pengasuh pondok pesantren, yaitu Kiai Anwar Mansyur dan Kiai Abdullah Kafabih beserta ibu nyai.

Sementara santri di Ponpes Lirboyo ini total ada sebanyak 36 ribu santri, sedangkan yang sudah divaksin ada sebanyak 12 ribu. Saat ini sebanyak 3 ribu santri yang masuk usia pelajar dan kini secara bertahap dilakukan vaksinasi.

Berlangsungnya vaksinasi untuk para santri, pengasuh, ustadz dan ustadzah Pesantren Lirboyo ini rencananya akan berlangsung hingga tanggal 7 September 2021 mendatang.

Dalam kunjungannya, Gubernur Jatim Khofifah mengatakan. Vaksinasi untuk santri pondok pesantren di Jatim dilakukan secara serentak. Saat ini total ada sebanyak 110 pesantren yang tengah dilakukan vaksinasi.

“Vaksinasi berbasis pesantren ini dilakukan serentak sesuai dengan stok vaksin yang ada. Oleh sebab itu kalau kebutuhannya sekarang 36 ribu untuk Lirboyo, dua hari ini kan baru 5 ribu dosis yang disuntikkan, TNI dan Polri akan mengawal ini sampai 7 September maka kita ingin ada vaksinasi yang lebih masif sehingga proses pengendalian sampai menghentikan penyebaran virus bisa kita maksimalkan,” kata Gubernur Jatim.

Lebih lanjut Khofifah menyampaikan, bahwa penyebaran covid-19 ini memang belum berhenti, sehingga harus dilakukan upaya yang strategis, dan intensif, guna menghentikan penyebaran dan menguatkan kekebalan. Oleh sebab itu, vaksinasi ini trus digencarkan, termasuk di antaranya untuk para santri.

“Ini adalah ikhtiar kita semua, bagaimana agar anak-anak santri kita selalu sehat, dan jangan lengah untuk menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sembari melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah juga mengajak para santri untuk berdialog. Ia menanyai para santri agar tidak takut jelang disuntikkan vaksin. Selain itu ia juga meminta para santri untuk turut mengajak para orang tua santri ikut divaksin.

“Monggo jika ada yang kurang, monggo disampaikan kepada kami Kiai,” ucap Khofifah.

Sementara itu, per hari ini capaian vaksinasi di Jawa Timur telah mencapai 28,4% untuk dosis pertama, dan 15,9% untuk dosis kedua. Sedangkan untuk santri sendiri yang telah divaksin ada sebanyak 7,38%, dan dosis kedua baru 3,4% dari total target sasaran usia 12-17 tahun adalah 3,5 juta orang.

Pengasuh Ponpes Lirboyo Kiai Abdullah Kafabih juga menyampaikan terimakasih atas perhatian vaksinasi yang diberikan oleh Forkopimda Jawa Timur.

“Sebab kami Pondok Pesantren Lirboyo terang-terangan membutuhkan dukungan dan pendampingan dari pemerintah,” ucap Kiai Abdullah Kafabih, perwakilan dari Ponpes Lirboyo Kediri. (tim)

Kapolri Tekankan Kesiapan PON dan Penanganan Covid-19

0

JAYAPURA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jayapura, Papua, Kamis (26/8/2021).

Dalam arahannya, Sigit menekankan kepada Forkopimda Jayapura, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX dan penanganan serta pengendalian Covid-19 atau virus corona.

Terkait PON ke-XX, eks Kapolda Banten ini mendorong Forkopimda Papua untuk berperan aktif dalam menyelesaikan venue atau lokasi pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut.

“Terdapat 44 venue PON di 4 kab kota. Saat ini sudah kurang dari 1 bulan menuju pelaksanaan PON XX, masih terdapat berbagai permasalahan dalam venue PON XX. Hal ini akan menghambat proses pelaksanaan PON. Forkopimda harus berperan aktif untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada,” kata Sigit dalam pengarahannya.

Dengan diselenggarakannya PON XX, menurut Sigit, hal itu akan mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah tersebut. Dengan begitu, masyarakat setempat akan sejahtera.

“Pelaksanaan PON XX akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua pada kuartal II 2021 ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian sebesar 13,14 persen sedangkan tanpa pertambangan dan penggalian sebesar 2,81 persen,” ujar Sigit.

Ditengah Pandemi Covid-19, perekonomian Indonesia mulai tumbuh sebesar 7,07 persen. Sementara, peningkatan produksi komoditas emas dan tembaga cukup signifikan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian tumbuh positif sejak kuartal IV 2020. Pertumbuhan ekonomi Papua tanpa pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 2,8 persen.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengimbau kepada Forkopimda Jayapura untuk memperhatikan penanganan dan pengendalian Covid-19, terkait dengan pelaksanaan PON ke-XX. Menurut Sigit, dalam penyelenggaraan tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Protokol kesehatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 serta vaksinasi bagi semua pihak terkait, harus dilaksanakan,” ucap Sigit.

Dengan diterapkannya prokes yang disiplin, sambung Sigit, pelaksanaan PON ke-XX akan berjalan lancar dan kesehatan masyarakat dari virus corona pun dapat terjamin.

“PON XX Papua sukses dan lancar, investasi aman, pertumbuhan ekonomi meningkat, Papua semakin maju dan modern, masyarakat sehat dan sejahtera,” tutur Sigit.

Disisi lain, Sigit memaparkan, lima kab/kota penyelenggaraan PON Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Keerom, sampai saat ini memiliki kasus aktif tertinggi di Papua.

Sebab itu, lanjut Sigit, diperlukan adanya upaya bersama dengan seluruh pihak untuk menekan laju persebaran Covid-19 di Papua khususnya di kab/kota penyelenggara PON XX Papua.

“Tingkat BOR di Papua menempati peringkat 14 Nasional sebesar 41 persen mengalami penurunan sebesar 11 persen dari 2 minggu sebelumnya 52 persen. Isoter yang ada saat ini sebanyak 14 lokasi dengan kapasitas 810 tempat tidur. Perlu menjadi perhatian 4 kab/kota (Biak Numfor, Mimika, Kab Jayapura, dan Keerom) yang memiliki kasus aktif tinggi namun belum memiliki isoter. Upaya menggeser isoman ke isoter perlu dilakukan secara maksimal dengan bantuan Pemda, tokoh masyarakat dan tokoh daerah,” papar Sigit.

Untuk menekan laju pertumbuhan virus corona, Sigit menyatakan, agar Forkopimda Jayapura, melakukan akselerasi atau percepatan vaksinasi terhadap masyarakat. Menurut Sigit, Pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus terkait memenuhi kebutuhan vaksin di Papua, khususnya di wilayah yang menyelenggarakan PON.

“Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada Papua dengan memenuhi kebutuhan dosis vaksin untuk kota/kabupaten penyelenggara venue PON XX Papua yang dikirimkan pada tanggal 15 sampai dengan 18 Agustus 2021 sebanyak 485.200 dosis. Vaksinasi Papua harus mencapai 32.423 dosis per hari untuk mencapai target nasional 2,3 juta dosis per hari, bagi wilayah yang menjadi venue PON XX Papua harus dilakukan akselerasi terutama untuk untuk mencapai100% dosis I,” tutup Sigit. (tim)

Hari Jadi Ke-71 Kabupaten Barito Utara di Peringati Secara Virtual

BARITO UTARA-Pemerintah Kabupaten Barito Utara,memperingati Hari Jadi ke-71 Kabupaten Barito Utara yang dilansungkan pada,Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara,Selasa(29/6/2021). 

Peringatan hari jadi Barito Utara itu dilaksanakan secara Virtual,tidak mengundang banyak orang karena masih dalam masa berlangaungnya Pandemi Covid-19,dengan kesederhanaan dan dapat disaksikan di kanal YouTube Pemerintah Kabupaten Barito Utara https://youtu.be/OZzS3dFI6fA secara live streaming.

Peringatan Hari Jadi ke-71 Kabupaten Barito Utara di Aula Rumah Jabatan secara langsung dihadiri oleh Bupati Barito Utara,H. Nadalsyah beserta Ketua TP PKK,Hj.Sri Hidayati Nadalsyah,Wakil Bupati Sugianto Panala Putra,SH Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalteng,H.Jimmy Carter,Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara,Ir. Mery Rukaini,M.IP, Wakil Ketua I dan II DPRD Kabupaten Barito Utara, Sekretaris Daerah,unsur FKPD,Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Asisten Sekda,tokoh Agama dan tokoh masyarakat. 

Sedangkan secara virtual disaksikan oleh Mantan Bupati Barito Utara,kepala perangkat daerah,camat, dan masyarakat lainnya.

Peringatan hari jadi Kabupaten Barito Utara ini,diisi dengan pembacaan Profil singkat Kabupaten Barito Utara oleh Ketua DPRD Barito Utara,Ir.Hj.Mery Rukaini,M.IP.Kabupaten yang beribukota di Muara Teweh ini,berdiri pada tanggal 29 juni tahun 1950 dan memiliki semboyan”Iya Mulik Bengkang Turan” yang artinya(Pantang Menyerah Sebelum Berhasil).

Kabupaten Barito Utara ini terdiri atas sembilan(9)Kecàmatan,93 Desa dan 10 Kelurahan yaitu,Kecamatan Gunung Purei,Gunung Timang,Lahei,Montallat,Teweh Tengah,Teweh Timur,Teweh Selatan,Teweh Baru dan Lahei Barat. 

Setelah menyampaikan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah,Bupati Barito Utara H.Nadalsyah atas nama pribadi dan Pemerintah menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak,baik itu Pemda,instansi Virtikal dan seluruh masyarakat Barito Utara yang selama ini turut mensukseskan pembangunan di daerah seta mengucapkan, “Dirgahayu ke-71 Kabupaten Barito Utara kuat,masyarakat sehat dan pertumbuhan ekonomi kian meningkat.

“Mengingat,ini sebagai pemacu semangat kebersamaan kerja keras,kekompakan dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat yang ada dalam rangka,percepatan pemnangunan di Barito Utara meskipun dalam masa Pandemi Covid-19.

“Apabila hal tersebut sudah kita lakukan secara bersama-sama,Insya Allah berbagai hambatan dalam proses penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Barito Utara,dapat teratasi dengan baik juga termasuk edukasi Satgas Covid-19 serta kerja sama dengan Pemerintah,bagi-bagi masker,seminar sosial kesehatan dan Vaksinasi massal gratis,”tutup H.Nadalsyah.  (SS).   

Polres Mojokerto Hibahkan 150 Peti Jenazah untuk RS Rujukan Covid-19

MOJOKERTO – Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, S.I.K., M.H. secara simbolis menyerahkan bantuan peti jenazah dari Polres Mojokerto kepada Rumah Sakit yang melayani Pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini bertempat di RSI Sakinah Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Kamis (26/08).

Sebanyak 150 peti jenazah diberikan, dengan rincian 40 peti jenazah untuk RSI Sakinah Kecamatan Sooko, 25 peti jenazah untuk RSUD Prof. Dr. Soekandar Kecamatan Mojosari, 25 peti jenazah untuk RSUD R.A. Basoeni Kecamatan Gedeg, 20 peti jenazah untuk RS Sidowaras Kecamatan Bangsal, 15 peti jenazah untuk RS Mawaddah Medika Kecamatan Ngoro, 15 peti jenazah untuk RS Sumberglagah Kecamatan Pacet, dan 10 peti jenazah untuk RS Dian Husada Kecamatan Sooko.

“Kami berharap, bantuan ini bisa membantu peran dari para tenaga kesehatan untuk bisa membantu melayani masyarakat dalam rangka penanganan Covid-19,” ujar Kapolres.

Bupati Mojokerto dr. Ikfina Rahmawati, M.Si. mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Mojokerto atas bantuan peti jenazah yang telah diberikan.
“InsyaAllah peti jenazah ini nantinya akan dipergunakan dengan baik dalam proses pemulasaraan pasien Covid-19 yang meninggal dunia dan dimakamkan dengan protokol Covid-19,” ungkap Bupati. (tim)

Terdapat Warga Terkonfirmasi Covid-19, Desa Mlokorejo Jadi Fokus Sterilisasi

JEMBER – Banyaknya warga yang terkonfirmasi covid-19, menjadi alasan Kepala Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger melayangkan surat permohonan Penyemprotan Disinfektan pada PMI Kabupaten Jember.

Dalam surat permohonan bernomor 900/09.08.2001/2021 dengan ditandatangani Kepala Desa setempat, H.Mahfudz, pihak desa meminta agar relawan PMI Jember melakukan penyemprotan di setiap dusun yang ada di desa mlokorejo yang selama ini ada warganya terkonfirmasi covid 19.

Terlampir dalam surat ada lima titik lokasi penyemprotan khususnya di dua dusun yakni Krajan Sembungan sebanyak 3 lokasi dan Krajan Barat sebanyak dua lokasi penyemprotan cairan disinfektan. “Kegiatan ini atas permintaan pihak desa untuk melakukan penyemprotan disinfektan karena ada warga yang terkonfirmasi positif covid 19,” ujar Rupianto, Kepala Unit Markas, PMI Jember Kamis (26/08/21).

Satu unit Gunner diterjunkan ke lokasi untuk melakukan sterilisasi di setiap perkampungan yang ada di dusun tersebut. Relawan juga membawa Hand Sprayer untuk memudahkan penyemprotan rumah warga yang lokasinya sulit dijangkau dengan mesin Gunner milik PMI Jember.

Dalam pelaksanaan kegiatan, relawan tidak hanya melakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan melainkan juga memberikan sosilisasi pada masyarakat sekitar lewat program Pola Hidup Bersih dan Sehat.

Dengan sosialisasi tersebut diharapkan kesadaran warga mematuhi protokol kesehatan 5 M terus dilakukan setiap hari khususnya pemakaian masker saat aktifitas di luar rumah.

“Kami sangat berterima kasih pada PMI Jember yang telah melakukan sterilisasi di desa ini, semoga dengan kegiatan ini bisa memutus mata rantai penyebaran virus selain juga kami tetap meminta masyarakat disini untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, ” tutur Mahfudz, Kepala Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger.

PMI Jember akan terus membantu dengan memberi pelayanan apda masyarakat, tidak hanya penyemprotan disinfektan namun juga pengasapan atau fogging untuk pencegahan penyakit demam berdarah.(Son)