Home Blog Page 1673

Begal Sadis Ditangkap Petugas di Depan Lapas

LUMAJANG – Baru saja keluar dari lapas Kelas IIB Lumajang, pelaku begal yang beraksi di 53 TKP kembali ditangkap Satreskrim Polres Lumajang, Selasa (17/8/2021)

AM (34) warga Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang adalah pelaku pencurian disertai kekerasan alias begal sadis.

Kasat Reskrim Fajar Bangkit Utomo melalui Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan pelaku ditangkap di depan Lapas.

“Pelaku ditangkap petugas di depan lapas karena terlibat pencurian sepeda motor di sertai dengan kekerasan,” ujarnya, Kamis (19/8/2021).

Tersangka yang diamankan ini merupakan aktor intelektual dan eksekutor dari aksi pembegalan.

“Tersangka ini pernah melakukan aksi begal di Jembatan Kalimujur, Desa Lempeni Kecamatan Tempeh bersama dua temannya,” ujar Shinta.

Lanjutnya, Pelaku ini sudah pernah melakukan aksi serupa di 53 TKP. Diantaranya, di Kecamatan Tempeh 14 TKP, Kecamatan Pasirian 9 TKP, Kecamatan Sumbersuko 9 TKP, Kecamatan Yosowilangun 4 TKP, Kecamatan Kunir 5 TKP, dan Kecamatan Rowokangkung 4 TKP.

“Selain itu di Desa Labruk, Jatiroto, Umbul, Selok Gondang masing-masing 1 TKP, sedangkan 2 TKP di Desa Banyuputih, dan 2 TKP lainnya masuk wilayah hukum Polres Jember,” jelas Ipda Andrias Shinta.

Pelaku AM dikenakan Pasal 365 Tentang Pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Kami masih memburu temannya, saat ini jadi buronan, namun identitas sudah kita kantongi. Mudah-mudahan secepatnya berhasil kita tangkap,” pungkasnya. *

Kasatlantas Polres Pasuruan Bagikan Makanan Bergizi Pada Wajib Pajak di Samsat Bangil

PASURUAN- Kamis, 19 Agustus 2021, sekitar jam 09.30 WIBdi Samsat Bangil ada suasana yang berbeda dari biasanya.

Terlihat senyum para wajib pajak saat dihampiri kasat lantas polres Pasuruan AKP. Andika Mizaldy Lubis S.I.K.

“Terima kasih pak semoga barokah kata seorang pengunjung,” kata seorang wajib pajak, bernama Saeri, yang dihampiri Kasatlantas.

Ternyata pagi ini kasat lantas polres bagi bagi makanan berupa bubur kancang ijo dan telur rebus.

Ketika ditanya awak media terkait kegiatan ini kasat lantas menyatakan, kegiatan hari ini adalah, berbagi bersama kepada wajib pajak atau pengunjung kb. Samsat Bangil.

“Kita bagikan makan ringan yang menurut kesehatan bisa meningkatkan imun berupa bubur kacang ijo dan telur rebus,” terangnya.

Ditambahkannya, kegiatan ini juga dalam rangka rasa syukur atas 76 th kemerdekaan Republik Indonesia.

“Juga pada hari ini pada kalender islam adalah tanggal 10 muharam yang mana pada tanggal 10 muharram ini kita diajarkan untuk berbagi rejeki kita dengan harapan allah sw segera memberikan bantuan kepada untuk terbebas dari pandemi ini,” terang AKP Andika S.I.K.

Dalam kegiatan ini Kasatlantas didampingi Kaur Reg Ident sat lantas polres Pasuruan IPDA. Moneta Lestari S.Trk dan beberapa anggota polri yang berdinas di Samsat. (qomar)

383 Narapidana di Lapas Kelas II B Lumajang Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI ke 76

LUMAJANG – Sebanyak 383 warga binaan pemasyarakatan atau narapidana di Lapas Kelas II B Lumajang mendapat remisi hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76, Selasa (17/8/2021).

Remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam ketentuan Peraturan Perundang- Undangan.

Ada beherapa jenis remisi, diantaranya adalah remisi umum, khusus, tambahan, kemanusiaan dan dasawarsa. Remisi umum adalah remisi yang diberikan setiap tanggal 17 Agustus seperti yang diberikan saat ini.

Acara pemberian remisi di Lapas II B Lumajang tersebut dihadiri oleh Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.IK, M.Si, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf. Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol, Ketua DPRD Kab. Lumajang H. Anang Akhmad Syaifuddin, dan Ka Lapas kelas IIB Lumajang Agus Wahono, Amd. I.P.., SH.MH.

Selai itu juga dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, An. E. R. Wiranto SH, Ketua Pengadilan Negeri Lumajang Gede Sunarjana, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Agama Lumajang Dr. Hj. Lailatul Arofah, M.H, Komandan Yonif 527/By Lumajang diwakili Letda Tarmidi Danton C 527/BY, dan kepala BNNK Lumajang.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, bahwa penghuni lapas yang sudah menjalani hukuman dan akan mendapatkan remisi total sebanyak 383 orang yang terdiri dari 375 orang masih tinggal di lapas dan 8 orang langsung bebas pulang.

Dalam kesempatan itu Thoriq juga mengungkapkan pembinaan bagi narapidana (napi) di Lumajang nantinya akan diberikan program lapas menjadi pesantren.

“Nantinya juga kepala kemenag Kabupaten Lumajang juga akan mengadakan program lapas menjadi pesantren,” terang Thoriqul Haq.

Kepala Lapas II B Lumajang Agus Wahono menyampaikan pihaknya cukup antusias mendengar wacana yang diinisiasi Bupati Thoriq. Pihaknya siap menerapkan program berbasis keagamaan itu.

“Saya sangat setuju, cuman kalau pihak kami ada keterbatasan SDM-nya, mungkin kalau yang Bupati bilang akan mengintrusikan pihak Kemenag untuk bersinergi, kami siap,” ujar Agus. (duk/bam)

Pohon Tumbang di Piket Nol Dibersihkan

LUMAJANG – Pohon tumbang menutupi ruas jalan raya Piket Nol KM 55, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, kabupaten Lumajang, Rabu (18/8/2021). Arus lalu lintas dari Lumajang menuju Malang terganggu.

“Pohon tumbang sebelum KM 55 piket nol,” ujar Munir, warga Sumberwuluh.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andrias Shinta mengatakan, tidak butuh waktu lama, petugas gabungan dibantu warga langsung melakukan pembersihan dengan memotong dan memindahkan pohon yang tumbang ke pinggir jalan.

“Kita langsung bersihkan agar tidak mengganggu arus lalulintas,” ujar Shinta.

Sementara pengendara yang melintas di jalur piket nol, khusunya mulai KM 55-59 diminta untuk tetap waspada karena tebing pinggir jalan rawan longsor apalagi saat turun hujan.

“Kita himbau pengendara yang melintas di jalur piket nol untuk selalu waspada,” pungkasnya. (bam).

Baru Bebas dari Lapas, Dua Pelaku Pencuri Sapi Kembali Ditangkap Polisi

LUMAJANG – Baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lumajang, dua pria kembali ditangkap Satreskrim Polres Lumajang. Ia ditangkap karena melakukan kasus pencurian Sapi.

Dua tersangka berhasil diringkus Polisi, S bin A (38) dan MS bin AY (36) keduaya warga Desa Curah Petung, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.

Kedua tersangka ditangkap Polisi saat keluar dari Lapas karena sudah dinyatakan bebas. Awalnya Polisi menangkap S pada Sabtu (14/8/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kemudian esok harinya, polisi menangkap MS pada Minggu (15/8/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

“Ketika tersangka bebas dan keluar dari Lapas kelas IIB Lumajang langsung ditangkap petugas,” Kata Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Utomo melalui Paur Subbag Humas Ipda Andrias Shinta.

Diketahui Kedua tersangka ini sudah menjalani hukuman di Lapas selama 6 bulan. Namun kini tersangka kembali tangkap Petugas dengan kasus yang sama yakni pencurian sapi.

“Sebelumnya kedua tersangka ini pernah ditangkap Polisi pada Bulan Februari karena terlibat pencurian sapi di 13 TKP,” ujar Shinta.

Ia menjelaskan, keduanya ditangkap polisi lagi karena pernah melakukan pencurian dua ekor sapi di Dusun Tegir, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, pada Kamis 17 September 2020.

“Dua pelaku ini melakukan aksinya bersama AWU Seorang Sekdes Madurejo yang meninggal di Lapas,” ungkap Shinta.

Hingga saat ini Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang saat ini menjadi daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dua pelaku lainnya berinisial D dan I masih dalam pengejaran petugas kepolisian,” terangnya.

Atas perbuatannya kedua tersangka terjerat dengan pasal 363 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman pidana lima tahun penjara. (hum)

Irwasum Polri Support Forkopimda Sampang dalam Penanganan Covid-19

SAMPANG – Irwasum Polri Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Sampang Madura, Rabu (18/08/2021).

Rombongan Irwasum Polri tiba di Kabupaten Sampang pukul 15.00 Wib dan langsung di sambut Forkopimda Sampang di gerai vaksin presisi Polres Sampang.

Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si bersama rombongan dari Mabes Polri dan rombongan PJU Polda Jatim langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di gerai presisi Polres Sampang yang berada di depan pendopo Trunojoyo Bupati Sampang.

Saat meninjau lokasi vaksinasi Covid-19, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si menjelaskan perkembangan situasi terkini penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sampang.

AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si menjelaskan kepada Irwasum Polri bahwa Kabupaten Sampang sekarang menerapkan PPKM level 2 dan status zona kuning.

Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si beserta rombongan langsung memasuki ruang pringgitan pendopo Trunojoyo Bupati untuk melaksanakan rapat terbatas dengan Forkopimda Kabupaten Sampang terkait penanganan Pandemi Covid-19.

Kapolres Sampang mengatakan kepada wartawan yang meliput kegiatan kunjungan kerja Irwasum Polri bahwa kedatangan Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si beserta rombongan ingin melihat secara langsung pola-pola penanganan Pemerintah Kabupaten Sampang terkait penanganan Covid-19 sekaligus memberikan support kepada TNI-Polri dan Pemkab Sampang dalam kerja melayani masyarakat Kabupaten Sampang.

Saat didampingi Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Dandim 0828 Sampang Letkol Arm. Yaser Mulya Kalsum SE, M.Si, AKBP Abdul Hafidz S.IK, M.Si juga menuturkan bahwa dua hari ini Kabupaten Sampang sudah kembali ke zona kuning karena angka kematian pasien Covid-19 tidak ada serta angka kesembuhan semakin tinggi dan orang yang terkonfirmasi Covid-19 juga mengalami penurunan.

Sebelum meninggalkan Kabupaten Sampang, Irwasum Polri Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si berpesan kepada Forkopimda Kabupaten Sampang untuk selalu bergandengan tangan dalam melawan Covid-19 serta selalu mematuhi protokol kesehatan 5M dan yang mengalami gejala Covid-19 untuk segera mungkin memeriksakan diri ke rumah sakit yang sudah dirujuk dan yang terpenting adalah masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19. (tim)

Tekan Penyebaran Covid 19, Forkopimda Lumajang Bersinergi Pimpin Apel Gelar Pasukan Pemindahan Isoman Menuju Isoter

Lumajang-Forkopimda Kabupaten Lumajang menggelar apel gelar Pasukan Dalam Rangka Pemindahan Isoman menuju Isoter di wilayah Kabupaten Lumajang

Upacara tersebut dilaksanakan di Alun-Alun Lumajang, Rabu (18/8/2021) pagi.

Bertindak selaku pimpinan apel adalah Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati, M.Si, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si, dan Dandim 0821 Letkol Inf Andi. A Wibowo, S.Sos.,M.I.Pol.

Kegiatan apel tersebut diikuti TNI- Polri, Satpol PP, Dishub, TRC BPBD, Camat dan lurah, serta Linmas dan SKD SE Kecamatan Lumajang.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan, untuk penanganan isoter terdapat dibeberapa titik, karena Isoter beda dengan Isoman.

Untuk itu, Wabup berharap nantinya dengan adanya pengawasan yang lebih intensif dari perawat yang menjaga bagi mereka yang positif.

“Tentu penanganan ini sangat berbeda dengan isolasi mandiri, paling tidak fokus tenaga medis lebih baik, dalam memantau dan mengawasi pasien yang berada dalam satu rumah atau satu gedung dalam isolasi terpusat,” ujarnya.

Kemudian, Kata Bunda Indah,Pendistribusian obat dan 3T sudah di lakukan mulai dari Desa dan Kecamatan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada TNI Polri yang telah bekerja keras dalam menangani Pandemi Covid-19,” Ucap Wakil Bupati Lumajang.

Sementara, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi. A Wibowo, S.Sos.,M.I.Pol menjelaskan, Bahwa apel gelar pasukan dalam rangka pemindahan Isoman menuju Isoter diwilayah KabupatenLumajang yang dilakukan secara serentak dalam rangka menekan seminimaI mungkin bagi yang positif.

“Memperkecil penyebaran virus corona ini wujud dari upaya yang harus kita dukung bersama 4 pilar sehingga apa yang menjadi tujuan tercapai,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini sangat berat, Tapi ini merupakan kebijakan Pemerintah dan yang harus di dukung dan kita siapkan.

“Berat memang kami yakin berat. Masyarakat sebagian besar lebih nyaman melaksanakan isoman, karena masyarakat berfikir dirumah saya lebih nyaman kalau melakukan isoman dirumah karena ada kasur dan AC,” ungkap Dandim dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan, Saat ini jumlah tempat tidur yang ada sudah siapkan ada 179 mudah-mudahan bisa bertambah kapasitasnya.

“Tempat tidur yang ada 179 dan nyata terdapat 21 orang, kami mengharapkan, bagi yang positif maupun yang baru segera menuju ke Isoter, karena masih ada masyarakat diwilayah kota berkeliaran yang akan menularkan kepada orang lain,” ujar Letkol Inf Andi A Wibowo.

Ia menegaskan, kepada 4 pilar harus sinergi dengan harapan bisa meminimalisir penyebaran virus pandemi wilayah Kabupaten Lumajang.

“Ini tugas kita bersama mari kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan 4 pilar bersama-sama membantu untuk melaksanakan ini, sehingga semua dapat tercapai, tingkat penyebaran dapat kita hentikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, Isoter ini dilakukan dengan harapan diwilayah Kabupaten Lumajang terjadi penurunan yang signifikan.

“Memang tugas yang paling berat adalah kita berhadapan dengan masyarakat,” ujarnya.

Isolasi terpadu (Isoter) ini paling utama di prioritaskan bagi warga yang tidak mampu, miskin dan rumahnya tidak layak huni.

“Untuk itu warga yang kurang mampu yang positif Corona yang melakukan isoman, itu wajib dipindahkan ke isoter yang sudah di siapkan di Desa atau kecamatan,” ujar Kapolres Lumajang.

Kemudian prioritas yang kedua adalah orang tanpa gejala (OTG) yang bandel, masih keluyuran yang menyebarkan virus kemana itu harus ditangkap langsung di pindahkan ke isoter.

“Warga yang OTG nekat berkeluyuran harus diamankan ditempat isoter dijaga dan diawasi bersama-sama,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut Eka Yekti menjelaskan, kenapa Isoter ini dilakukan karena Jatim masih tinggi dan Lumajang juga masih tinggi berada di 5 besar di Jatim,

“Mari kita menekan penularan Covid-19 diwilayah Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.(Humas Polres Lumajang)

Pesan Ketua TP PKK Jaga Kesehatan Sebab Kalian Garda Terdepan

 
BARITO UTARA-Setelah melakukan kunjungan sekaligus pembinaan kepada beberapa PAUD di dalam kota Muara Teweh, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara,Hj.Sri Hidayati Nadalsyah bersama dengan Plh.Sekretaris Daerah,Ir.Inriaty Karaweheni,M.AP melakukan kunjungan ke tempat pasien Isolasi Terpusat (Isoter) penderita ringan Covid-19 di Bandara Lama eks Bandara Beringin Muara Teweh,Rabu(18/8/2021). 

Saat tiba di lokasi Isoter pasien Covid-19,Ketua TP PKK disambut oleh beberapa tenaga medis kesehatan yang berpakaian pelindung diri serta Kepala Bagian Umum Setda,Ir. Roosmadianor,M.AP sebagai petugas jaga Isoter.

Ketua TP PKK Barito Utara memberikan semangat dan support kepada para petugas sekaligus memberikan bantuan berupa susu beruang dan buah-buahan untuk para pasien isoman yang berada di Isoter.

Sejak pasien Covid-19 mulai dipindahkan,TP PKK Hj.Sri Hidayati Nadalsyah telah ambil kebijakan dengan membantu mendirikan tenda Bakti Sosial di depan kantor DissosPMD. 

Dikatakan Hj.Sri Hidayati Nadalsyah,bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian kepada para pasien isoman. 

“Semoga dengan perawatan yang diberikan, oleh para medis kepada pasien isoman dapat cepat pulih dan bisa berkumpul kembali bersama keluarga,”do’anya.

Selanjutnya,Ketua TP PKK dan Plh.Sekda mengunjungi ruang masak RSUD Muara Teweh.Setibanya di RSUD disambut oleh M.Arasyad yang merupakan Staf ASN rumah sakit,saat itu juga Hj.Sri Hidayati Nadalsyah bersama Plh.Sekda memberikan bantuan tiga suz susu beruang kepada pasien penderita Covid-19 yang isoter dirawatinapkan di RSUD.

“Bahwa ruangan yang ada merupakan ruangan sementara.”Ruang masak atau dapur masih belum diserahterimakan,”jelas M. Arsyad kepada TP PKK Barito Utara 

 
Selain itu,Ketua TP PKK juga memberikan 2 duz susu beruang kepada para petugas medis RSUD. “Sebenarnya saya juga akan memberikan beberapa duz suplemen C 1.000, tetapi yang datang hanya susu beruang,”jelas Hj.Sri Hidayati Nadalsyah. 

Bantuan yang telah diberikan ini,meskipun jumlahnya terbatas dapat bermanfaat baik bagi para Nakes dan pasien isoman maupun petugas kesehatan lainnya yang melayaninya pasien,”harap Ketua TP PKK Barito Utara.

Dan untuk para Nakes jaga selalu kesehatan kalian, sebab kalian merupakan garda terdepan dalam perawatan dan melayani pasien penderita Covid-19,”pesan Hj.Sri Hidayati Nadalsyah kepada para pegawai RSUD.  (SS).

Polda Jatim Bongkar Penjualan Tabung Oksigen Palsu di Surabaya

SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur, Kamis (12/8/2021) mengamankan satu orang pelaku pembuat dan penjual Tabung Oksigen Palsu kepada masyarakat pada disaat pandemi Covid-19, yang dilakukan di CV. Surya Artha Kencana d/a Jalan Simorejo Timur I No. 85 Surabaya.

Pelaku yang berhasil diamankan yakni, NW alias NG, (52) warga Jalan Simorejo 9/43 RT. 005 RW. 002 Kelurahan Sukomanunggal, Kecamatan Simomulyo, Surabaya.

Penangkapan pelaku bermula, saat polisi mendapatkan laporan dari masyarakat, dimana saat itu korban mencurigai tabung palsu yang dibelinya dari media sosial.

Kronologinya, pada tanggal 27 Juli 2021, WD selaku korban membeli tabung oksigen ukuran 1 M3 untuk
orang tuanya yang sedang terpapar Covid-19. Korban membeli melalui media sosial, yang dipasarkan oleh pelaku seharga 4 juta untuk (2 tabung dan regulator). Pelaku sendiri memasarkan tabung oksigen palsu mulai bulan Juni 2021 hingga hari ini.

Setelah membeli, tabung tersebut lantas dipergunakan oleh orang tuannya. Namun, kesehatan orang tua korban justru semakin memburuk.

Korban lantas curiga bahwa tabung itu mempunyai warna dasar merah, dan bentuknya sama persis dengan tabung alat pemadam api ringan (apar). Sehingga pihaknya melaporkan kejadian itu ke polisi.

Atas dasar laporan dari korban, polisi lantas melakukan penyelidikan dan penggeledahan yang dilakukan di CV. Surya Artha Kencana, pada 12 Agustus 2021. Yang bergerak di bidang pengisian alat pemadam kebakaran dan Repackaging atau Modif, produksi dari tabung pemadam kebakaran.

Dari penggeledahan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, didapati bahwa CV. Surya Artha Kencana melakukan Produksi atau membuat tabung
oksigen.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, didampingi Kabid Humas Polda Jatim dan Dirreskrimsus Polda Jatim, menjelaskan, Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil mengungkap kasus mengedarkan atau menjual alat kesehatan tanpa izin edar, dengan modus operandi bahwa tabung apar di modifikasi yang kemudian menjadi tabung oksigen yang dijual kepada masyarakat seharga 4 juta.

“Berawal dari laporan korban pada tanggal 27 Juli 2021, WD adalah konsumen yang membutuhkan tabung oksigen. Yang kemudian mendatangi CV milik tersangka di daerah Simorejo, Surabaya,” kata Irjen Nico Afinta, Rabu (18/8/2021) siang.

Lanjut jendral bintang dua itu, setelah membeli dengan harga 4 juta, kemudian tabung tersebut dipergunakan untuk orang tuanya. Namun ada keanehan karena tidak seperti pada tabung Oksigen biasanya.

“Kemudian pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan mendapatkan keterangan saksi, tim bergegas mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan dan menemukan 800 tabung, sedangkan 106 sudah siap edar, berisi 1 meter kubik, 1,5 meter kubik, 5 meter kubik dan 6 meter kubik dan semuanya sudah hasil modifikasi dari tabung apar seolah olah menjadi tabung oksigen,” lanjutnya.

Tersangka merubah warna cat yang semula warna merah digosok menjadi warna putih, kemudian isi dikeluarkan dan dipasang regulator dan diisi oksigen yang sangat membahayakan.

“Selama satu bulan ini tersangka sudah menjual tabung oksigen palsu sebanyak 50 tabung, kini polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui jumlah tabung palsu yang terjual seluruhnya,” pungkasnya.

Sedangkan tersangka dikenakan Pasal 197 UU Kesehatan nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya, 800 tabung apar dan tabung selam, 4 tabung ukuran 6 M3 yang berisi Oxygen, 9 tabung ukuran 6 m3 kosong, 43 tabung ukuran 1 M3 kosong warna putih, 20 tabung ukuran ½ M3 kosong warna putih, 3 tabung ukuran 1 ½ M3 kosong warna putih, 15 buah besi kaki tabung, 1 bendel karbit las listrik, 1 mesin las, 1 bendel stiker bertuliskan tabung “Oxygen Medical Grade”, 6 buah bukti pembayaran pengisian oksigen ke CWMS. (tim)

Studio dan Galery Cus Eruption, Tempat Mangkalnya Pelukis Cimahi

CIMAHI – Seni rupa atau seni lukis sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari seorang Cus Kusumah kecil. Semenjak menginjak bangku sekolah dasar kegiatan melulis sudah merupakan kegiatan sehari-hari. Mulai dengan menggambar bentuk dan anatomi atau Naturalis sampai akhir nya berkembang dan mengarah ke aliran Suryalis.

Selain bakat yang dimiliki dan terus diasah juga sempat berlatih di beberapa sanggar lukis di Kota Bandung. Namun karena tugas yang diembannya pada Perusahaan Kereta Api (PT.KAI) akhirnya melukis hanya merupakan kegiatan kedua setelah selesai bertugas.

Walaupun demikian, Kang Cus Kusumah sudah menghasilkan karya lukis yang cukup banyak. Ciri khas lukisan yang dibuat oleh Kang Ncus Kusumah banyak menceritakan Jaman Dahulu. Seperti sejarah Sangkuriang yang dibuat dalam beberapa lukisan, sesuai alur cerita yang ada dalam Dongeng Sangkuriang tersebut.

Ditemui di galery miliknya Cus Eruption studio and Galery yang beralamat di Puri Cipageran Indah 1 No. D 150 C Cipageran Cimahi Utara, Cus Kusumah menceritakan pengalamannya saat mulai melukis sampa saat ini telah menghasilkan banyak lukisan.

“Saya menggeluti melukis sejak duduk dibangku sekolah dasar, dimulai melukis bentuk dan anatomi sampai betul-betul sempurna, kemudian untuk lebih mengasah kemampuan melukis, saya kemudian bergabung di salah satu studio lukis di Kota Bandung. Dalam perjalanan saya awalnya tertarik dengan aliran realis dan naturalis, karena mungkin bakat yang ada pada diri saya. Namun akhir-akhir ini saya cenderung tertarik dengan aliran lukisan suryalis karena lukisan yang dibuat hanya pelukisnya yang dapat menjelaskan arti lukisannya.” Terang Cus Kusumah kepada Wartawan.

Kang Cus, panggilan akrab pelukis Cus Kusumah menambahkan, dalam setiap pembuatan lukisan ia tidak pernah menggunakan alat bantu selain kwas dan cat lukis. Ia mengaku itu merupakan arajan dan saran dari para pelukis senior yang pernah membimbingnya.

Disebutkan nama nama dantaranya Bapak Hari patung sekaligus pelukis Bapak Edi Nur, terutama isi dan tema setiap lukisan yang akan dibuat.

“Dalam perjalanan melukis secara otodidak saya terus berlatih dan mengasah kemampuan kearah yang lebih baik.” Tambah Kang Cus.

Saat ditanyakan mengenai galery yang dimilikinya oleh wartawan, Kang Cus mengungkapkan,”Dengan dibangunnya Galery Cus Eruption ini saya berharap sederhana saja agar Galery ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan bagi para pelukis yang ada di Kota Cimahi, menjadi sarana belajar mengajar tentang lukisan, tempat berkumpul fan tempat sharing bagi para seniman lukis baik dari Kota Cimahi, Jawa Barat maupun pelukis dari propinsi lain, sehingga galery Cus Eruption ini menjadi Hidup.

Disamping lukisan, Kang Cuk berencana untuk membuka pelatihan di bidang kerajinan di galerynya. Dia berfikir, jika kerajinan digarap oleh seorang seniman, tentunya akan terlihat unsur keindahannya atau estetika nya. Khusus untuk pelukis Cimahi agar dengan adanya Galery Cus Eruption ini menjadi motivasi dalam berkarya khususnya seni lukis.

“Mari bersama-sama mengangkat nama Cimahi disisi karya lukisnya, karena di Kota Cimahi ini banyak pelukis berpontensi juga punya pengalaman dan jam terbang yang cukup mumpuni sebagai contoh pelukis eksentrik Bahar Malaka, Kang Hamdani, Kang Agus Hamdani, Mas Sobirin, Andri Aradea dan banyak lagi yang lainnya. Saya berharap untuk para pelukis agar bersama-sama berkarya tanpa melihat aliran lukisan yang di anutnya, karena yang utama adalah kerjasama dan silaturahmi dari para pelukis sehingga akan menghasilkan karya yang besar bersama pula.” Pungkas kang Cus Kusumah pemilik Galery LukIs Cus Eruption kepada wartawan.

Achmad Edison Syafei