Home Blog Page 1672

Jembatan Gantung Kaliregoyo Buka Aksesibilitas dan Mobilitas Masyarakat

LUMAJANG – Jembatan Kaliregoyo membuka aksesibilitas dan mobilitas masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati saat tasyakuran bersama warga Desa Jugosari dan Sumberwuluh Kecamatan Candipuro atas rampungnya Jembatan Gantung Kaliregoyo, Kamis (19/08/2021).

“Akses pendidikan, kesehatan, ekonomi sangat terpengaruh dengan adanya jembatan ini,” ujar Bunda Indah.

Sebelumnya masyarakat harus bersusah payah melintasi Kali Regoyo untuk mobilitas perekonomian maupun untuk mengakses pendidikan anak-anak di sana. “Sebelum ada jembatan ini masyarakat melintasi sungai, anak-anak yang mau sekolah juga harus melintasi sungai, sangat berbahaya, kalau ada laharan anak-anak terpaksa libur sekolah,” ungkapnya.

Bundah Indah menjelaskan bahwa jembatan tersebut menghubungkan Desa Jugosari dengan Dusun Jobong dan Dusun Kajar Kosong Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro dengan panjang 15O meter dan lebar 2 meter. Sedangkan pembangunannya bersumber dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Tepat HUT Kemerdekaan RI Ke 76 jembatan ini selesai dibangun. Ini lambang dari kemerdekaan dari warga, mudah-mudahan masyarakat bisa merawat jembatan ini, jangan sampai kotor, jangan sampe kumuh,” ujarnya. (red)

Kemendikbudristek Bentuk Lembaga Manajemen Kolektif Musik Tradisi Nusantara

0

JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan menyelenggarakan Sidang Prakongres guna membentuk Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Musik Tradisi Nusantara, sebagai bentuk komitmen pelindungan terhadap musik tradisional Indonesia. Kegiatan prakongres sendiri resmi dibuka secara daring, Jumat (20/8/2021).

Kegiatan prakongres diawali dengan pendataan Musik Tradisi Nusantara guna melindungi kekayaan intelektual para musisi tradisi. Acara ini akan berlangsung hingga 30 Agustus mendatang dengan mengundang sejumlah pemangku kepentingan, seperti pelaku seni musik tradisi, akademisi, pakar kekayaan intelektual, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru (PMMB), Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Ahmad Mahendra mengatakan, prakongres adalah tindak lanjut arahan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim untuk menyusun kebijakan tata kelola perlindungan kekayaan intelektual bagi musisi tradisi nusantara.

“Tentunya prakongres akan membahas permasalahan yang mendasar, dan mencari solusi cara mengatasinya, terutama pada musik tradisi nusantara. Untuk itu, kami mohon pada Bapak/Ibu pegiat budaya untuk memberi urun rembuk, ide dan gagasannya, sehingga pada acara puncak yaitu Kongres Musik Tradisi Nusantara menghasilkan rekomendasi untuk bisa menjalankan amanah Undang-undang Pemajuan Kebudayaan,” ujarnya.

“Kami para penggiat budaya tradisi, yang tergabung dalam perkumpulan Komunikasi Karawitan Indonesia menyambut dengan penuh semangat dan harap atas inisiatif ini,” tutur Ketua Komunikasi Karawitan Indonesia (KKI), Embi C. Noer dalam laporan.

Dijelaskan Direktur PMMB, penyelenggaraan prakongres sejalan dengan semangat Undang-undang Pemajuan Kebudayaan di mana pemerintah memfasilitasi pencatatan dan dokumentasi musik tradisi nusantara sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan. Upaya penguatan musik tradisi nusantara mencakup Langkah pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan.

Pembentukan LMK Musik Tradisi akan mengakomodir pelindungan paten bagi pencipta, pemain hingga produser musik tradisi Nusantara. Harapannya, mekanisme pendataan musik tradisional semakin tertata dengan baik, sehingga tidak hanya membantu musisi tradisional dan melestarikan budaya tradisi tetapi juga memajukannya.

“Semoga niat untuk mendirikan LMK yang didahului dengan kongres ini, juga akan menjadi momentum bersatu padunya penggiat seni musik tradisi nusantara, karena LMK hanya akan berfungsi jika seluruh unsur dalam ekosistem seni peran di indoensia hidup dan bekerja sesuai fungsinya dengan baik, dan yang terpenting adalah seluruh unsur bersatu padu secara organik, dan saling menghidupi, saling mencerdaskan, dan memberi makna,” ujar Embi C. Noer.

Terdapat delapan tema prakongres yang akan dibahas, yaitu 1) Definisi Musik Tradisi; 2) Pendataan Musik Tradisi Nusantara; 3) Kebutuhan Perlindungan; 4) Kebutuhan Pengembangan; 5) Kebutuhan Pendidikan; 6) Keadaan Instrumen; 7) Pemanfaatan; dan 8) Tugas LMK Musik Tradisi Nusantara. Adapun sidang prakongres, terdiri dari 27 sesi dan mengundang 52 narasumber.

Nyong Franco pencipta lagu Gemu Fa Mi Re mendukung pembentukan LMK. Menurutnya penting ada lembaga khusus yang menangani aktivitas berkesenian di tanah air yang berkeadilan sesuai dengan aturan perundang-undangan. Dengan demikian, para musisi dapat lebih produktif karena merasa aman dalam berkreasi.

“Pekerjaan kita sangat bergantung pada imajinasi kreatif dan kalau disibukkan dengan mengurus penyalahgunaan seni akan menghabiskan banyak waktu dan energi. Kita harus punya lembaga yang khusus menangani itu,” ujarnya.

“Momentum ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk memperbaiki dan menyempurnakan LMK yang sudah ada sebelumnya menjadi lebih baik lagi,” imbuhnya seraya menceritakan pengalamannya bahwa saat ini masih kurang penghargaan atas karya seni khususnya bagi musisi tradisional.

Direktur Lembaga Pendidikan Seni Nusantara (LPSN), Endo Suanda dalam paparannya mengungkapkan bahwa isu mendasar dalam kongres musik tradisi secara keseluruhan menyangkut tradisi dan modernitas. Pertama, istilah tradisi yang nyaman digunakan. Dikatakannya, musik tradisional berbeda dengan musik modern atau musik yang tidak asli karena telah terkena pengaruh luar. Musik tradisi adalah identitas yang harus dipelihara, dijaga, dan dilestarikan.

Akan tetapi lanjutnya, pada saat yang sama musik tradisional terus berubah. “Bahkan oleh sebagian pihak, justru itu yang harus didorong untuk berubah. Musik tradisional yang biasa, dianggap tidak kreatif. Yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang tradisional adalah mereka kukuh memegang pakem-pakem tradisi. Lantas, bagaimana dengan definisi yang disebut tradisi itu?” tanya dia.

Selain itu kata Endo, dewasa ini kesenian tradisi dihadapkan pada tantangan baru yang berhubungan dengan manajemen, isu besar kongres, dan hukum. “Kesenian tradisi punya cara kerja dan norma-norma tersendiri yang kini harus berubah. Sebagian paling tidak harus menyesuaikan dengan tuntutan baru, teknologi, media zaman sekarang yang tidak kalah kompleksitasnya yang sangat beda dengan sifat tradisi,” ungkapnya.

Direktur PMMB juga menyampaikan apresiasi karena berlangsungnya prakongres turut menjadi peluang penguatan ekosistem para pelaku musik tradisi. “Kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada pelaku komunitas musik tradisi nusantara terutama Komunitas Karawitan Indonesia yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ucap Mahendra.

Endo Suanda menekankan pentingnya membangun ekosistem musik tradisi yang melibatkan bidang-bidang profesional khusus, seperti hukum, digital dan lain sebagainya. Hal ini sejalan dengan semangat kongres yang mengedepankan nilai-nilai disiplin dan gotong royong.

“Paling sedikit, kita butuh tiga bidang keahlian. Pertama, ahli kesenian yang mengerti bagaimana mendeskripsikan, analisis, kata kunci, mengkategorikan tentang kesenian. Kemudian, kita perlu ahli media yang mengerti mengelola, edit, suara gambar dan sebagainya. Ketiga, kita akan perlu orang-orang yang menguasai teknologi informasi (IT) yang paham mengelola dokumen digital, mulai dari basis data sampai pengaksesan,” terangnya.

“Untuk kerja sama dengan baik, kita harus menghargai disiplin masing-masing dan kita harus bersikap jujur, tidak munafik untuk terbuka pada kepentingan instansinya,” tambah Endo.

Selanjutnya, kepada para penggiat musik tradisi nusantara, Embi C. Noer mengatakan bahwa momentum ini menjadi langkah awal dalam membangun gerbang budaya nusantara yang harus diolah bersama agar kekayaan budaya Indonesia tidak lagi hanya sekedar dokumen dan argumen, tetapi menjadi momen bagi kehidupan yang nyata dan mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia.

“Semoga ini menjadi bagian yang bermanfaat dalam memaknai kemerdekaan kita, bangsa Indonesia, dan kemerdekaan budayanya,” tutupnya. (tim)

Gelar Vaksinasi, Kapolres Imbau Masyarakat Mendaftarkan Melalui Website Polres Bojonegoro

BOJONEGORO – Kegiatan vaksinasi massal untuk mensukseskan instruksi Presiden Joko Widodo, yakni program 1 juta vaksinasi Covid-19 dan dalam rangka Vaksin Merdeka Semeru masih  berlangsung baik di tingkat Polres dan Polsek jajaran.

“Kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro untuk melaksanakan serbuan vaksinasi untuk umum,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia, Jum’at (20/8/2021).

Lanjut AKBP EG Pandia, pihaknya menargetkan setiap hari bisa memberikan suntik vaksin untuk 1.000 orang. Ia berharap, warga Bojonegoro yang berumur 18 tahun ke atas untuk segera mendaftarkan diri guna mendapatkan suntik vaksin tersebut.

“Rencana vaksin massal ini juga akan dilaksanakan kembali pada hari Minggu tanggal 22 Agustus 2021 untuk vaksin dosis kesatu, dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB,” jelas AKBP EG Pandia di halaman masjid Al Ikhlas Polres Bojonegoro.

Untuk hari Minggu,lanjut  AKBP EG Pandia akan disediakan vaksin dosis kesatu sejumlah 5.000 dosis vaksin.

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro yang belum melaksanakan vaksinasi agar segera mendaftarkan untuk dilakukan vaksinasi.

“Jangan takut di vaksin dan vaksin ini sangat penting bagi tubuh,” tambah Kapolres Bojonegoro.

AKBP Pandia menambahkan pada dasarnya vaksinasi diadakan bukan hanya bertujuan untuk memutus rantai penularan penyakit dan menghentikan wabah, tetapi juga dalam jangka panjang mengeliminasi atau bahkan memusnahkan penyakit itu sendiri.

“Vaksin ini aman dan halal, jadi kami himbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya, pergunakan kesempatan vaksin massal gratis ini untuk kesehatan dan keselamatan bersama,”pungkas EG Pandia.

Untuk lebih jelasnya, masyarakat bisa melakukan registrasi atau pendaftaran melalui Website Resmi Polres Bojonegoro dengan alamat http://vaksin.polresbojonegoro.id/  sekarang juga, serta dapatkan informasi seputar suntik Vaksin massal melalui web tersebut. (tim/hms)

LSM Penjara, Sayangkan Oknum Security Yang Bertindak Arogan

PASURUAN – Menyikapi pemberitaan 2 media online yang mana saling mencari kebenaran terkait ucapan security dan pengawas K3 yang berbeda waktu dikonfirmasi awak media dianggap perkataanya plin plan

Dalam rekaman video yang berdurasi 1 menit jelas sekali mengatakan kalau mau masuk lokasi proyek harus minta surat ijin dulu dari Dinas Kesehatan atau PU baru kami persilahkan masuk ke lokasi proyek yang berada di blekang rumah sakit umum Grati kabupaten Pasuruan, Jum at 20/08/2021

Menanggapi perbedaan pemberitaan yang bisa memicu perpecahan antar media online para aktivis Pasuruan mulai angkat bicara.

Menurut Abd Muin, ketua DPC LSM Penjara Indonesia mengatakan sangat menyayangkan dengan aturan yang diucapkan security yang tidak jelas dan tertulis sampai membawa nama dinas terkait.

“Pasalnya waktu diklarifikasi ke kepala Dinas Kesehatan, Ani Latifa menyampaikan tidak pernah membuat aturan berupa rekomendasi apapun kepada pimoro ( pimpinan proyek),” jelas Muin.

Padahal sudah jelas disebutkan dalam undang undang no 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers menyebutkan pasal 18 ayat 1 yakni barang siapa yang menghalang halangi liputan jurnalis bisa di kenakan sangsi hukuman 2 tahun dan denda 500 juta rupiah.

Undang undang KIP tentang keterbukaan informasi publik yang mana masyarakat siapapun boleh ikut serta mengawasi pekerjaan yang yang dianggarkan oleh pemerintah imbuhnya

Berawal dari perkatan security yang tidak memperbolekan para media cetak dan online masuk ke lokasi proyek yang di kerjakan oleh PT Santoso Savara Graha bernilai miliyaran rupiah yang dianggarkan APBD menjadi polemik di media online dinggap security dengan sengaja melangar aturan dan undang undang. (tim)

Polres Malang Ringkus 2 Pelaku Pencurian Besi Rel Kereta Api

MALANG – Jajaran Reskrim Polsek Kepanjen, Polres Malang berhasil mengamankan tersangka Fendi Purnama Putra (FPP) (31 tahun) warga Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang dan Muhammad Azami (MA) (31 tahun) warga Desa Banggle Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, atas kasus pencurian dengan pemberatan besi baja rel Kereta Api, Sabtu (7/8/2021) lalu.

Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bagoes Wibisono mengatakan, penangkapan pelaku FPP dan MA berdasarkan laporan dari Supriyadi (Kepala UPT Perawatan Jalan Rel wilayah Kepanjen Kabupaten Malang).

“Ada laporan bahwa pelaku FPP dan MA telah melakukan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan besi baja bentuk rel jalur Kereta Api yang sudah tidak digunakan di area kebun sengon Rt. 05 Rw. 03 Kelurahan Ardirejo Kepanjen. Setelah mendapat laporan dari pihak pelapor jajaran Reskrim Polsek Kepanjen langsung bergerak mendatangi TKP, anggota kami (Unitreskrim Polsek Kepanjen) menangkap basah pelaku,” kata Bagoes.

Selain manangkap pelaku, penyidik juga turut menyita dengan barang bukti sepuluh (10) batang rel Kereta Api masing-masing dengan panjang 1,5 meter, 1 unit kendaraan Pick Up Daihatsu Zebra No Pol N-8824-DH, 1 buah Tabung Gas LPG 3 Kilo gram, 2 buah Tabung Oksigen, 1 buah alat Las pemotong besi baja (Blander) dan 1 Hp merk OppoA5s warna hitam.

“Ada barang bukti turut kami amankan guna menguatkan persangkaan,” ujar Bagoes.

Bagoes menegaskan, untuk pengembangan saat ini pelaku FPP dan MA telah dibawa ke Mapolsek Kepanjen, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami amankan guna penyelidikan lebih mendalam,” pungkas Bagoes.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

“Ancamannya 7 tahun penjara,” pungkas Bagoes. (tim)

Waspadai Penipuan Mendapatkan Plasma Konvalesen

JEMBER – Hindari penipuan mendapatkan plasma konvalesen. Ada SOP-nya untuk mendapatkan plasma konvalesen dari PMI.
Berikut penjelasan alur permintaan dan biaya pengganti penyediaan plasma konvalesen. Menyusul maraknya permintaan plasma konvalesen (PK) melalui medsos maupun whatsapp, PMI Kabupaten Jember terus aktif menghimbau masyarakat agar melakukan konfirmasi langsung kepada PMI Jember yang mengajukan permintaan plasma konvalesen sebagai terapi tambahan bagi pasien
Covid-19, yang mengandung anti bodi SARS-CoV-2 dan berasal dari pasien
yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Berdasarkan data dan sarana layanan plasma konvalesen di UDD PMI Kabupaten Jember sejak 3 Juli 2021 sampai 17 Agustus 2021 tercatat sebagai berikut, Alat yang telah dimiliki berupa Mesin Apheresis merk Haemonetics 1 (satu) unit kapasitas 8 orang pendonor/hari yang dibeli secara kredit mandiri PMI Jember. Berdasarkan catatan PMI Jember, jumlah Pendonor Plasma di PMI Jember sebanyak 205 Orang, Jumlah Produksi Plasma mencapai 670 Kantong, jumlah Pasien Terlayani 574 Orang. Sedangkan Jumlah Antrian Pasien/Belum terlayani 20 Orang, Jumlah Antrian Calon Pendonor/Penyintas 37 Orang, Jumlah Pasien Terlayani Diluar Kabupaten sebanyak 120 pasien meliputi Banyuwangi,
Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Surabaya, dan Pare.

Ketua PMI Kabupaten Jember, EA. Zaenal Marzuki, SH, MH menghimbau kepada pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sedang dirawat dirumah sakit agar tidak tertipu oleh pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan menawarkan menyediakan plasma konvalesen.

“Tingginya permintaan plasma konvalesen, kami himbau kepada masyarakat yang mengajukan layanan PK, pihak keluarga supaya konfirmasi atau mendatangi langsung kantor UDD PMI Kabupaten Jember untuk menghindari berbagai modus penipuan oleh pihak-pihak yang akan mengambil keuntungan mengatasnamakan PMI Jember’ “ucap Zaenal Marzuki.

Lebih lanjut, Zaenal merinci alur permintaan Plasma
Konvalesen dari RS kepada PMI Kabupaten Jember. Ada 3 cara permintaan plasma konvalesen ke PMI, pertama, membawa formulir permintaan darah yang ditandatangani oleh dokter penanggungjawab pasien (DPJP) dari rumah sakit tempat pasien dirawat, dengan membawa sampel darah pasien, setiap kebutuhan PK dari rumah sakit dapat dipenuhi oleh UDD PMI Jember
yang memiliki persediaan sesuai dengan kebutuhan rumah sakit yang membutuhkan (bila antar regional akan dikomunikasikan dengan UDD Pusat). UDD PMI yang letaknya jauh dapat memenuhi permintaan dengan berkoordinasi pada UDD PMI regional terdekat untuk dipenuhi permintaan PK dan pengiriman PK dilakukan antar UDD. Dan permintaan dari rumah sakit akan dilayani oleh UDD PMI Jember yang memiliki Kerjasama atau MoU dengan rumah sakit.

Alur kedua, Keluarga pasien bisa datang langsung ke UDD PMI dengan membawa donor pengganti dan menyertakan surat permintaan Plasma dari Rumah sakit.
“Dan Ketiga, keluarga pasien Datang langsung membawa surat permintaan dari RS jika stok darah plasma konvalesen tersedia di PMI Jember. “sambungnya

Zaenal Marzuki juga menjabarkan penetapan biaya pengganti penyediaan plasma konvalesen didasarkan surat edaran PMI Pusat nomor 023/SK/PP PMI/III/2021 tertanggal 31 Maret 2021 tentang biaya pengganti penyediaan plasma konvalesen.

“Biaya pengganti dari seluruh yang dikeluarkan mulai dari operasional seleksi donor hingga distribusi darah plasma konvalesen sesuai ketetapan sebesar Rp 2 juta – 2,5 juta persatu kantong @200 ml,” pungkasnya. (son)

Irwasum Polri Support Satgas Covid 19 Kota Blitar dalam Penanganan Covid-19

BLITAR – Irwasum Polri Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Blitar, Kamis (19/08/2021).

Rombongan Irwasum Polri tiba di Kota Blitar pukul 13.00 Wib dan langsung di sambut Forkopimda Kota Blitar di Tempat Isolasi Terpusat Kota Blitar.

Komjen Drs. Agung Budi Maryoto M.Si bersama rombongan dari Mabes Polri dan rombongan PJU Polda Jatim langsung meninjau Tempat Isolasi Terpusat
yang berada di Gedung Universitas Negeri Malang Kampus III di Kota Blitar.

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto menyapa warga di tempat isolasi terpusat (isoter).

Kepada warga isoman, Komjen Agung berpesan agar warga tetap memiliki semangat untuk sembuh, selama berada di isoter. Karena di isoter akan secara penuh mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan.

Selain itu, kebutuhan obat-obatan untuk kesembuhan dari paparan virus COVID-19 juga tersedia. Pesan itu disampaikan Komjen Agung pada saat silaturahmi secara virtual kepada 39 warga Kota Blitar yang menempati isoter.

“Tetap semangat, selama di sini akan terawasi oleh tenaga kesehatan. Di sini bisa berjemur, obat-obatan juga tersedia, serta tersedia juga fasilitas untuk berolahraga yang memungkinan bisa sembuh besar,” ucap Agung di isoter Kota Blitar Jalan Ir. Soekarno Kamis (19/8/2021).

Beberapa warga isoter berbincang dengan Komjen Agung. Mereka mengaku kondisi mereka semakin membaik. Berjemur dan berolahraga ringan adalah salah satu rutinitas yang dilakukan selama berada di isoter, selain pemeriksaan kondisi kesehatan secara berkala.

Selain itu beliau juga berpesan agar setelah nantinya selesai isoman dan keluar dari tempat isoter untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam beraktifitas.

Komjen Agung juga mengucapkan terima kasih serta memberikan support kepada Satgas COVID-19 Kota Blitar, yang telah cukup baik dalam penanganan covid 19 di Kota Blitar.

“Kami kesini untuk mensupport dan mengucapkan terima kasih kepada Satgas Covid Kota Blitar yang sudah bersinergi dalam memutus rantai penyebaran virus covid 19 di Kota Blitar dan hasilnya terlihat positif,” ucap Agung.

Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono, Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan, Dandim 0808 / Blitar Letkol Didin Nasrudin Darsono turut mendampingi Komjen Agung selama berada di isoter Kota Blitar. (tim)

Presiden Jokowi Didampingi Forkompimda Jatim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Door To Door

MADIUN – Forkopimda Jawa Timur dampingi kunjungan Presiden RI Joko Widodo, di Madiun, dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi Merdeka di Jawa Timur, pada Kamis (19/8/2021).

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, serta Pejabat Utama Polda Jatim, mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo, bersama Kepala BIN Budi Gunawan di Jawa Timur.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi melakukan pengecekan vaksinasi merdeka didampingi oleh Kepala Sekolah SMPN 3 Mejayan, mulai dari tahap pendaftaran, Skrining, Vaksinasi dan Observasi.

Usai melakukan pengecekan pelaksananaan vaksinasi, Presiden Jokowi juga melakukan Video Conference (Vicon) dengan beberapa sekolah di Indonesia, yang juga melaksanakan vaksinasi. Diantaranya, SMAN 1 Medan (Sumut), Ponpes Madrasah Arifah Gowa (Sulsel), SMA 1 Batang Anai (Sumbar), Madrasah Aliyah Negeri Bontang (Kalteng), SMPN 11 Depok (Jabar), SMPN 5 Kota Semarang (Jateng), Ponpes Pandanaran Sleman (DIY), SMA 5 Pekanbaru (Riau) dan Ponpes Al Mubarok Serang (Banten).

Sementara, dalam pelaksanaan vaksinasi merdeka yang berlangsung di SMPN 3 Madiun ini, hanya di peruntukkan pelajar SMPN 3 Madiun saja, dan baru melakukan vaksinasi tahap ke l.

Sebanyak 2250 dosis ditargetkan dalam pelaksanaan vaksinasi ini, dan dibantu tenaga kesehatan dari Dinkes kabupaten Madiun, dengan tenaga vaksinator sebanyak 15 Tim.

Kunjungan kerja Presiden Jokowi ini sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke-76, serta mendukung percepatan vaksinasi dan terbentuknya Herd Immunity di Provinsi Jawa Timur.

Usai melakukan pengecekan di SMPN 3, rombongan Presiden Jokowi bersama Forkopimda Jatim melanjutkan pengecekan vaksinasi secara door to door di Kampung Pesilatan Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dengan jarak sekitar 3,4 Km, dari lokasi sebelumnya.

Pelaksanaan vaksinasi secara door to door di Kampung Pesilat ini dilakukan dari rumah ke rumah warga di sekitar kampung pesilat, dengan vaksinator sejumlah 13 tenaga kesehatan dari puskesmas Mejayan, RS DKT Madiun dan Kesdam V/Brawijaya.

Di kampung pesilat ini, Presiden Jokowi didampingi Kepala BIN dan Forkopimda Jatim memberikan bantuan sosial dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi mengatakan, program yang dilakukan oleh BIN ini betul-betul bisa berjalan dengan baik, tidak hanya di provinsi-provinsi yang telah dilaksanakan pada hari ini, tetapi di hari-hari yang akan datang juga bisa dilakukan.

“Terutamanya saya sangat mengapresiasi program door to door ini, karena memang ini adalah jemput bola, mendatangi masyarakat datang ke kampung, kemudian langsung divaksin dirumah masing-masing, ini sebuah pelayanan yang sangat baik pada masyarakat, yang ingin vaksinasi, ” tandasnya Presiden Jokowi saat berkunjung di Kampung Pesilat Madiun.

“Kita harapkan dengan program vaksinasi untuk anak-anak betul-betul bisa mengurangi penyebaran covid-19 di negara kita,” tambahnya Presiden Jokowi didampingi Kepala BIN, Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim. (tim)

Khotmil Qur’an dan Sholawatan, Hiasi Peringatan Tahun Baru Islam

JEMBER — Menjelang acara utama, yakni memperingati tahun baru Islam, yang akan dilaksanakan hari sabtu malam, saat ini, Kamis, 19 Agustus 2021, dirumah dewan penasehat Gempurnews, KH. Sarqowi, diadakan khotmil Qur’an dan Sholawatan yang melibatkan para santri.

Hal ini dilangsungkan sejak pagi hingga siang ini, dan berjalan dengan tertib dan khidmat.

KH, Sarqowi menuturkan, jika kegiatan semacam ini dilangsungkan setiap tahun, dan bertepatan dengan tahun baru Islam, akan tetapi Di masa pandemi ini kegiatan dilaksanakan dengan peserta yang terbatas tetap menerapkan protokol kesehatan.

” Yang penting tidak mengurangi makna dan tujuan utama kita dalam memperingati tahun baru Islam ini, Ujar KH. Sarqowi.

Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan yang dilaksanakan puncaknya hari Sabtu malam tersebut, sedapat mungkin dijalankan secara ketat, terutama dalam pengaturan para tamu sehingga tidak sampai terjadi masa yang bergerombol, akan tetapi agenda utamanya dapat berjalan dengan baik.

Jupri, selaku panitia mengharapkan kehadiran dari Crew Gempurnews, disamping untuk ajang silaturahmi juga untuk mempererat persaudaraan.

“Teman teman saya harapkan hadir dalam puncak acara Sabtu malam besok” Pinta Jupri yang selalu berpenampilan rambut cepak ini. (Tim)

Pengedar Dan Perantara Jual Beli Sabu Tertangkap di Malam Sakral

PASURUAN – Pemuda berinisial ( RAP ) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan saat melakukan transaksi di Dsn. Mejasem, Ds. Tawangrejo, Kec. Pandaan, Kab. Pasuruan,

Pelaku tersebut ditangkap pada hari Selasa, 17 Agustus 2021, 19.00 Wib, berawal dari info masyarakat bahwa didaerah Dsn. Mejasem banyak peredaran Narkoba sehingga menjadi perhatian khusus bagi Sat Narkoba, tidak menunggu waktu lama disaat Masyarakat melaksanakan kegiatan Perayaan Kemerdekaan Republik indonesia yang ke 76 dengan cara mengedepankan Prokes dan Pelaksanaan Upacara Kenegaraan secara Virtual, hal ini yang menjadi perbincangan di Masyarakat dan beberapa Media Sosial.

Di kesempatan lain Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si menyayangkan perbuatan Pelaku dikarenakan saat Tertangkapnya Pelaku melakukan aksinya disaat semua Masyarkat

Merayakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 disisi lain ada Seorang warga melakukan Transaksi jual beli Sabu yang merupakan barang Haram dan dilarang oleh Undang undang, bila Ibu Pertiwi mengetahui hal ini beliau akan meneteskan Air matanya dan menjerit dengan keras sebagai tanda Protes yang dilakukan generasi penerusnya.

Erick dengan melati dua dipundaknya membenarkan, “Upaya Refresif yang dilakukan Sat Narkoba Polres Pasuruan membuahkan hasil. Setelah dilakukan penangkapan dan Penggeledahan Badan telah ditemukan barang bukti berupa 5 (lima) kantong Plastik yang berisi kristal warna putih Narkotika Gol 1 Jenis Sabu dengan berat kotor 4,44 ( Empat koma empat puluh empat ) gram, 1 (satu) buah HP Oppo warna biru dan satu bungkus rokok merk Ares warna hitam, selanjutnya Tersangka dan Barang Bukti diamankan di Polres Pasuruan untuk Proses lebih lanjut.

Kasat Narkoba Polres Pasuruan, AKP Domingus juga meminta untuk melakukan pencegahan sejak awal melalui sosialisasi bahaya narkoba di sekolah, Muspika dan orang tua terhadap anak-anak sejak usia dini dengan Metode Daring ataupun progam yang diselenggarakan oleh sekolah masing masing. (qomar)