Home Blog Page 1681

Kapolrestabes Surabaya: Mobil Vaksin Keliling Targetkan 3000 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Perhari

Mobil Vaksin Keliling Polrestabes Surabaya Siap Mensupport Komunitas Masyarakat

Surabaya – Hampir dua tahun, wabah Covid-19 hingga saat ini masih belum berakhir. Berbagai macam cara percepatan penanganan pandemi terus digenjot oleh pemerintah Kota Surabaya bersama dengan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya guna menghambat laju penyebaran wabah berbahaya tersebut.

Salah satunya adalah ditingkatkannya target angka vaksinasi Covid-19 dengan ditambahnya beberapa titik gerai vaksinasi merdeka yang dicanangkan oleh Kapolda Jatim, serta mengoptimalisasi program vaksinasi keliling di Kota Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol A. Yusep Gunawan, S.H., S.I.K., M.H., menyebutkan, dalam waktu dekat ini menargetkan sebanyak 218 ribu dosis vaksin bisa disalurkan ke masyarakat hingga akhir bulan Agustus 2021.

“Target bulan Agustus Surabaya bisa capai presentasi tertinggi untuk capai herd immunity. Dalam waktu dekat ini, pemenuhan vaksinasi kedua 218 ribu vaksin,” kata Yusep, Rabu (11/8/2021).

Menurutnya, Polrestabes Surabaya sendiri akan menambahkan titik gerai sebanyak tujuh titik dengan target sekitar 1600-3000 dosis perharinya di setiap gerai vaksin. Selain itu, Kepolisian juga akan menfasilitasi masyarakat yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya khususnya bagi mereka yang bekerja di sektor informal seperti halnya penjaga warkop, PKL, pedagang pasar dan lain-lainnya.

Hal itu, akan dijangkau dengan mobil vaksin keliling. Bahkan, mobil tersebut bakal menjangkau tempat yang belum tersentuh program vaksinasi di Surabaya.

Selanjutnya, Kombes Pol A.Yusep Gunawan menyebutkan, mobil vaksin keliling tersebut bakal disiapkan hingga 20 unit dengan tenaga medis yang cukup,atas berkat dukungan dari pemerintah Kota Surabaya. Dan setiap unitnya akan dibekali sebanyak 200-300 dosis vaksin yang bisa didapat oleh masyarakat secara gratis.

“Sementara ini masih ada sekitar sepuluh, Insha Allah untuk unit mobil vaksin keliling bisa sampai dua puluh agar lebih banyak masyarakat yang bisa cepat divaksinasi,” ujarnya.

Selain para pekerja sektor informal, mobil vaksin keliling itu juga bakal mensupport permintaan dari komunitas masyarakat. Salah satunya permintaan dari komunitas bonek, supporter kesebelasan Persebaya Surabaya.

“Vaksinasi komunitas, permintaan dari bonek akan kita dorong melalui vaksinasi mobil keliling disesuaikan jumlah kebutuhan. Kejar target umumnya 90 ribu seluruh Jatim, Surabaya 1500 sampai 3000 perhari per gerai. kalau 7 gerai sudah 21 ribu ditambah mobil vaksin keliling,” terangnya.

Terakhir, Kombes Pol A. Yusep Gunawan menyampaikan, Percepatan vaksinasi menjadi salah satu kunci selain patuh protokol kesehatan agar masyarakat sesegera mungkin terbentuk herd immunitynya dan dapat melakukan aktifitas seperti biasa dengan standar new normal.

“Ayo prokes dan ayo vaksin. Saat ini beberapa ruang pelayanan yang sudah dibuka dengan berbagai ketentuan masyarakat surabaya harus dipatuhi,” tandasnya. (f/*)

Kapolres Jombang Salurkan Ratusan Paket Sembako Pada Buruh dan Pekerja Seni Tradisional

JOMBANG – Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menyalurkan bantuan ratusan paket sembako kepada Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jombang dan Majelis Rakyat Jombang (MRJ) Pekerja Seni tradisional di Jombang yang terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan sembako berupa beras tersebut disalurkan Kapolres Jombang didampingi Pejabat Utama pada Selasa (10/8/2021). Penyerahan secara simbolis kepada serikat buruh sebanyak 100 Paket yang diterima Ketua DPC Sarbumusi Jombang, Mulyono Lutfi, di kantornya Dusun Ngesong, Desa Sengon, Jombang.

Sedangkan sebanyak 50 paket kepada Pekerja seni tradisional diterima oleh Ketua Presidium MRJ, Nur Jadab di Basecampnya, Desa Sambongdukuh, Jombang. Penyerahan bantuan sosial tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran virus corona.

Menurut Kapolres Jombang, buruh dan pekerja seni tradisional adalah salah satu masyarakat terdampak dengan adanya Pandemi Covid-19. Pendapatan mereka menurun karena tidak ada job yang diterima selama penerapan PPKM darurat maupun PPKM Level 4.

“Bantuan paket sembako tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban kebutuhan ekonomi mereka dan keluarganya,” kata Kapolres Jombang, Rabu (11/8/2021).

Kapolres mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengikuti vaksin agar terhindar dari virus covid 19 dan tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya menhgajak kepada seluruh masyarakat agar mengikuti vaksin dan laksanakan protokol kesehatan. Karena kita harus tetap menjaga diri kita, untuk tidak menularkan ataupun tertular, karena itu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Presidium Majelis Rakyat Jombang (MRJ) Nur Jadab yang menaungi pekerja seni tradisonal mengungkapkan rasa syukur dan senang mendapat bantuan paket sembako dari Polres Jombang. Bahkan, dia menyebut baru pertama kali mendapatkan bantuan seperti itu.

“Ini baru pertama kali dapat bantuan paket sembako. Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres yang sudah membantu kami. Semoga Allah yang membalasnya,” ungkapnya. (tim)

Polda Jawa Timur dan Polrestabes Surabaya Siapkan Gerai Vaksin Di Tujuh Titik di Wilayah Kota Surabaya

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mendatangi Markas Polrestabes Surabaya, dihari pertama Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan memimpin, Selasa (10/8/2021), petang.

Kedatangan Irjen Nico dalam rangka melakukan kegiatan koordinasi Harkamtibmas dan juga penanganan covid 19 . “Kedatangan saya ke sini untuk mensinergikan program program yang telah dilaksanakan oleh Polda dan Polrestabes Surabaya,” kata Irjen Nico, di Mapolrestabes, Selasa (10/8/2021).

Lanjut dia, diketahui Kapolrestabes Surabaya sudah serah terima dan siap bersinergi antara Polda dengan Polres yang sudah berjalan selama ini agar dapat ditingkatkan.

“Polda Jatim akan mendukung semua program-program yang telah direncanakan oleh Kapolrestabes bersama Bapak Walikota, khususnya dalam penanganan covid-19,” tambah Nico.

Kapolda melajutkan, dalam penanganan covid di Surabaya, Polda dan Polrestabes akan memberikan perhatian secara khusus supaya Sinergi bersama Pemkot Surabaya dan jajarannya bisa berjalan dengan baik.

Angka pertambahan yang tiap hari dianalisis bersama, kemudian bagaimana pelaksanaan PPKM terkait dengan vaksinasi itu juga menjadi topik pembahasan.

“Kedepan kami akan melaksanakan serbuan vaksinasi merdeka akan direncanakan bersama-sama Bapak Walikota dan akan membuka beberapa gerai di 7 titik di wilayah Surabaya,” imbuhnya.

Kemudian pihak Kepolisian juga akan melaksanakan vaksinasi massal yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kota Surabaya. Dalam rencana awal akan disiapkan 10 ribu dosis dan akan diinformasikan kepada masyarakat waktu dan tempat pelaksanaannya.

Nico juga memohon kepada masyarakat Kota Surabaya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, mendorong program vaksinasi. Karena progam ini akan berhasil jika mendapat dukungan dari warga Kota Surabaya.

“Saya sendiri senang melihat antusias masyarakat yang berjalan di seluruh Jawa Timur, apalagi Surabaya untuk pelaksanaan vaksin dan juga dalam upaya menjaga Protokol Kesehatan,” tutup Nico. (*)

Forkopimda Jatim Melaksanakan Vaksinasi Tahap 2 di Islamic Center Surabaya

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Ketua DPRD jatim, Pangkoarmada II, Kajati Jatim, Kalanti Jatim dan Kabinda Jatim, mengecek pelaksanaan Vaksinasi Dosis ke-2 Kepada Keluarga Besar Kejaksaan dan Warga Kota Surabaya, yang dilaksanakan pada Selasa (11/8/2021) pagi, di Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Sekda Provinsi Jatim, Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya, Pejabat Utama Polda Jatim, Kepala OPD Provinsi Jatim dan Wali Kota Surabaya.

Kegiatan Vaksinasi Dosis ke-2 kepada Keluarga Besar Kejaksaan Serta Warga Kota Surabaya, bertujuan untuk mendukung program Pemerintah membentuk Herd Imunity bagi warga Surabaya dan Jawa timur umumnya.

Tahapan vaksinasi dimulai dari tahapan Skrining, Pendaftaran, penyuntikan Vaksinasi dan Observasi dengan tetap tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pelaksanaan vaksinasi di Islamic Centre dengan target capaian vaksinasi kepada 2.000 warga Kota Surabaya dan sekitarnya. Total Vaksinator berjumlah 200 tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, menyebutkan, Ini adalah formasi all in one. Semua bekerja untuk satu tujuan memberikan perlindungan keselamatan kesehatan masyarakat.
Format strong partnership menjadi bagian penting dan tentu Surabaya menjadi episentrum interaksi atau mobilitas dan pertumbuhan ekonomi jatim
Semangat melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2.

“Memang harus terkawal dan tentu bagi masyarakat surabaya yang belum tervaksin di dosis pertama, mohon terus bisa mengikuti, dimana proses vaksinasi sangat banyak titik. Maka yg belum dapat dosis pertama, saling proaktif, jadi antara dosis pertama diselesaikan, dan dosis kedua dilakukan percepatan,” kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau valsinasi di islamic center surabaya, Selasa (11/8/2021) pagi.

Sementara itu, M. Dofir Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menyebutkan, Ini vaksinasi dosis kedua. Saya bersyukur masyarakat Surabaya antusias mengikuti vaksinasi pada hari ini.

“Hari ini yang mengikuti vaksinasi tahap dua ada 2000 orang. Nakes dan personil pendukung yang ada, merupakan kolaborasi Pemprov Jatim, Pemkot, Kodam V Brawijaya, Koarmada II dan Polda Jawa Timur,” ucapnya.

Harapan kami, semoga herd immunity terbentuk, dan kita sehat bebas dari covid-19 dan bisa kembali bertugas. (tim)

Edarkan Sabu, Tukang Parkir Asal Purwodadi Diamankan Polisi

PASURUAN – P. Dhe warga Purwodadi, harus meringkuk di tahanan Polres Pasuruan. Pasalnya, pria yang berprofesi sebagai tukang parkir itu kedapatan juga menjual narkoba jenis sabu.
Kasubbag Humas Polres Pasuruan IPTU Gatot Subroto, S.H mengatakan pelaku berhasil diamankan berkat informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa di lokasi tersebut sering digunakan untuk transaksi barang haram narkotika jenis sabu sabu dan atas Informasi tersebut dan dengan gerakan cepat Tim menuju Lokasi transaksi, di tepi Jalan kampung termasuk Dsn. Jatisari, Ds. Purwodadi, Kab. Pasuruan


“Berkat informasi tersebut, petugas langsung melakukan serangkaian penyidikan dan berhasil mengamankan tersangka beserta barang buktinya,” terang Kasubbag Humas Polres Pasuruan Iptu Gatot Subroto, Rabu (10/7).
Kasat Narkoba AKP Domingus DE.F Ximenes S.H, S.I.K yang biasa dipanggil P. Dom menambahkan bahwa pelaku berhasil diamankan saat berada di tepi Jalan Dsn. Jatisari, Ds. Puwodadi Pasuruan. Dari penangkapan tersebut, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku, dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan sabu sabu yang disimpan dalam 1 klip plastik dengan berat kotor 1,54 ( satu koma lima empat gram ) dan 1 ( satu ) buah HP merek Resmi warna hitam dengan kartu IM3 nomor : 085832342857 Selanjutnya pelaku diamankan ke Mapolres Pasuruan guna penyidikan lebih lanjut.
“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 112 Undang Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana penjara selama 10 tahun,” Ujar Dom
Ditempat lain Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si menyayangkan dengan Tersangka ( SR ) yang berprofesi Tukang parkir Nyambi Kurir barang haram.
“Sebetulnya masih banyak pekerjaan dan kegiatan yang tidak melanggar hukum dan halal, bila kita bisa berikhtiar maksimal pasti bisa. Bukannya Allah itu maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha tahu segalanya,” pungkasnya. (qomar)

Umi Fitriyana Resmi Pimpin Desa Purut

PROBOLINGGO — Setelah.melalui proses yang cukup panjang dan melelahkan, yang diakhiri dengan proses demokrasi yang cukup mendasar yakni Pilkades ( pemilihan kepala desa), yang menghasilkan sebuah keputusan bulat dengan perolehan suara tertinggi, Umi Fitriyana mampu mengungguli suara dari dua rivalnya.

Proses Pilkades didesa kondusif dan berjalan secara demokrasi dengan memberi kebebasan kepada warga untuk menyalurkan hak politiknya dengan memilih secara langsung bebas dan rahasia (Luber).

Tentu ini merupakan kerja keras dari para panitia, perangkat, dan seluruh aparat setempat yang tidak henti hentinya dalam memberikan edukasi politik kepada seluruh tokoh dan masyarakat secara umum.

Sehabis dilantik oleh bupati Probolinggo, Senin, 9 Agustus 2021 secara virtual, Umi Fitriyana yang merupakan istri dari Dody Uliantono tersebut mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh masyarakat desa purut yang telah memberikan kepercayaan kepadanya dalam memimpin desa tersebut.

Dengan didampingi suaminya, kepada Gempurnews Umi Fitriyana dengan mata berkaca kaca mengungkapkan rasa bangganya, akan tetapi dia juga berjanji untuk menjalankan amanah warga dengan sebaik mungkin, yakni melayani, mengayomi, melindungi masyarakat desa purut tanpa terkecuali.

“Saya akan jalankan amanah dari warga ini dengan penuh tanggungjawab, tentu juga kami butuh dukungan dari semua pihak, baik perangkat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh warga, sehingga semua program bisa berjalan dengan baik dan lancar,” Ungkap Umi Fitriyana.

Sementara Dody Uliantono, suaminya yang juga sebagai aparatur sipil negara (ASN), mengharapkan kepada semua warga untuk mengakhiri semua perdebatan dan perbedaan, karena semua sudah usai dan mengajak kepada seluruh warga untuk selalu membangun silaturahmi, dan meningkatkan rasa persaudaraan dengan mengedepankan gotong royong, sehingga semua jika muncul sebuah perbedaan dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan damai.

Menurutnya, warga masyarakat desa Purut sudah paham akan politik, sehingga diharapkan tidak muncul masalah dengan adanya beda politik, akan tetapi justru menambah khasanah dan menimbulkan semangat dalam membangun desa.

“Saya berharap kepada masyarakat desa Purut, untuk selalu menjaga kerukunan dan gotongroyong, sehingga desa ini aman dan kondusif,” pinta Dodik panggilan akrab Dody Uliantono.(Wulan)

Polisi Lakukan Antar Jemput Penyandang Disabilitas Ikuti Vaksin

LUMAJANG – Polisi melakukan antar jemput para disabilitas yang mengikuti vaksin pada kegiatan vaksinasi Covid-19, di Gerai Vaksin Merdeka TNI Polri Urkes Polres Lumajang, Selasa (10/8/2021).

Pelaksanaan vaksin kepada para penyandang disabilitas tersebut dalam rangka upaya meningkatkan imun masyarakat.

Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno berharap dengan peningkatan imun nantinya jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Lumajang bisa ditekan.

“Kegiatan vaksin bagi penyandang disabilitas ini bagian dari upaya kami untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata AKBP Eka.

Eka juga mengatakan, percepatan vaksinasi di masyarakat, TNI Polri terus bekerja sama seperti halnya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas, dan dilakukan secara bertahap.

“Hari ini kita sudah melaksanakan vaksinasi kepada 34 orang, dan 51 orang penyandang disabilitas sudah ada di Urkes Polres Lumajang,” terang Kapolres.

Bagi para disabilitas yang sudah mengikuti vaksin, Polres menghimbau kepada para disabilitas agar tetap menjaga kesehatan dengan terus menerapkan protokol kesehatan. (d&b/red)

Kapolri Lantik 26 Pati di Jajaran Kepolisian

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melantik 26 perwira tinggi (pati) di jajaran kepolisian, Selasa (10/8 2021).

Kapolri meminta kepada seluruh pati yang dilantik agar mendukung kebijakan Pemerintah terkait penanganan Covid-19 di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Listyo di sela-sela acara pelantikan dan serah terima jabatan pati Polri di Rupatama Mabes Polri.

Listyo melantik enam Brigjen menjadi Irjen dan 20 Kombes menjadi Brigjen Pol atau setingkat lebih tinggi.

“Kepada pejabat yang baru dan yang telah dilantik, kita semua sedang menghadapi situasi sulit saat ini Pemerintah bekerja keras untuk menanggulangi Covid-19. Saya minta fokus upaya langkah-langkah mendukung Pemerintah Pusat untuk dituntaskan,” kata Kapolri.

Mantan Kapolda Banten itu juga memerintahkan seluruh jajaran kepolisian untuk terus berinovasi dan menyiapkan langkah langkah pengendalian covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Saya yakin rekan-rekan mampu memberikan yang terbaik untuk institusi. Bagi rekan-rekan yang telah melaksanakan kenaikan pangkat tentu membawa implikasi beban tugas semakin berat,” ujarnya.

Kapolri berharap, seluruh jajaran Kepolisian mampu memberikan pelayanan terhadap masyarakat, sebagaimana semangat dari Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparan Berkeadilan).

“Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan Polri Presisi sesuai harapan,” tegasnya. (d&b)

Oknum Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Pembangunan Komunal di RW 01 Kelurahan Cimahi Tuding Wartawan Minta Uang

CIMAHI – Sangat disayangkan kejadian yang seharusnya tidak terjadi tersebut diawali saat 2 orang wartawan bermaksud menemui Ketua KSM yang sedang melaksanakan pembangunan komunal di RW 01 Kelurahan Cimahi yakni Bapak UJ.

Namun yang datang menemui para awak media adalah Oknum Tenaga Fasilitator Lapangan dari Provinsi yang berinisial D.

Sikap yang ditunjukan oleh oknum TFL tersebut sangatlah diluar dugaan.

“Bapak darimana? Apa maksud dan tujuan? Mana KTA dan Surat Tugasnya? Tidak meminta uang kan?” tanya oknum TFL tersebut penuh curiga.

Setelah dijelaskan maksud dan tujuan awak media bertemu dengan Ketua KSM dan terjadi adu mulut serta menjelaskan tugasnya, akhirnya oknum Tenaga Fasilitator Lapangan itupun meminta maaf serta menyatakan bahwa Wartawan yang meminta uang pernah terjadi di Kabupaten Bandung dan keral menganggap Wartawan yang datang akan minta uang.

Saat awak media menanyakan spek pekerjaan dan RAB Oknum TFL malah balik tanya “Kepentingan bapak untuk apa.?”Tanyanya balik nanya.

Terkesan ada yang ditutup-tutupi dan berbelit-belit, namun saaat ditanya terkait Pembelian barang diantaranya Pipa dan aksesori serta Manhole.

Oknum TFL yang berinisial D tersebut menyatakan bahwa, yang membeli pipa adalah pak umar dari suplier yang datang
yang disesuaikan dengan jarga Ansat.

“Diluar ongkir jadi benar-benar yang ekonomis dalam pemilihan spek barang jadi bukan arahan dari saya untuk pembelian pipa ini,” terang Oknum TFL tersebut.

Padahal beberapa waktu sebelumnya Awak media sudah menanyakan pembelian Pipa yang digunakan kepada ketua KSM namun jawaban Ketua KSM adalah pembelian ditangani oleh TFL juga Spek dan RAB dipegang oleh TFL.

Saat pelecehan terhadap awak media yang diakukan oleh Oknum TFL di sampaikan kepada lurah Cimahi Tresna.

Lurah Cimahi menyatakan menyayangkan hal itu terjadi.

“Sangat disayangkan hal itu terjadi dan sampai saat ini kami belum mendapatkan laporan dari ketua KSM,sampai sejauh mana pengerjaan Komunal di RW 01 Kelurahan Cimahi itu dikerjakan,” ungkapnya.

Beberapa rekan wartawan yang diberitahukan kejadian pelecehan tersebut cukup kaget dan berharap adanya peringatan terhadap Oknum TFL berinisial D tersebut.

Kejadian tersebut seharusnya tidak perlu terjadi apabila tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Jadi ada apa dengan proyek komunal tersebut?” Ungkap salah seorang wartawan dari salah satu media online Nasional.

Semoga ini menjadi pembelajaran bagi para TFL lainnya dalam menjalankan tugas, sebab sudah menjadi tugas seorang wartawan untuk menjadi kontrol sosial dalam pembangunan. -Achmad Edison Syafei-

Puluhan Penyandang Disabilitas di Bondowoso Ikuti Vaksinasi Merdeka

BONDOWOSO – Puluhan penyandang disabilitas mengikuti vaksinasi merdeka, di Mapolres Bondowoso, Selasa (10/8/2021).

Mereka mengikuti gerakan vaksinasi yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 76 oleh jajaran Kepolisian Resort setempat.

Dalam kegiatan yang bekerjasama dengan jajaran pemerintah kabupaten ini, juga dilakukan pemberian bantuan sosial bagi setiap difabel.

Menurut Kapolres Bondowoso AKBP Herman Priyanto, kaum difabel memiliki hak yang sama untuk divaksin.

Karena itulah pada vaksinasi menggunakan vaksin Sinofharm ini, pihaknya memprioritaskan kaum difabel.

“Hari ini yang terdata ada sekitar 75,” ujarnya.

Kendati jumlah penyandang disabilitas di Bondowoso mencapai ratusan. Namun, kebanyakan masih belum memenuhi syarat usia untuk divaksin.

“Ada yang mobilisasinya susah. Jadi nanti kami yang akan jemput bola sama teman-teman Dinkes, untuk ke Puskesmas-pukesmas,” ujarnya.

Ia mengaku vaksinasi serentak di seluruh jajaran Polres Jawa Timur ini dilakukan sebagai salah satu strategi dalam percepatan vaksinasi.

Sehingga tujuan untuk membentuk herd imunity bisa tercapai.

“Sekali lagi ini bertujuan untuk membentuk herd imunity,” ujarnya.

Kapolres Herman menjelaskan selama ini pihaknya juga sudah turut melakukan vaksinasi di berbagai titik. Bahkan, juga telah dilakukan vaksinasi door to door.

Karena memang semua lini pun berupaya untuk mensukseskan percepatan vaksinasi ini.

“Mudah-mudahan capaian vaksinasi terus meningkat,” katanya.

Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat menerangkan, ini program kepolisian se Jawa Timur seluruh Polres.

Yakni vaksinasi yang menyasar kaum difabel dalam rangka merah putih.

“Termasuk yang ODGJ akan divaksin juga,” urainya.

Sementara itu, Pj Kepala Dinas Sosial Anisatul Hamidah menjabarkan jumlah difable di Bondowoso mencapai ratusan. Namun, mayoritas di antaranya masih berusia di bawah 12 tahun.

“Kami siap mendukung vaksinasi di Bondowoso,” tutupnya.(hms)