Home Blog Page 1682

Malam Satu Suro ‘Ngumbah Keris’ Oleh : Syaiful Islam

Gempur News – Malam 1 Suro atau dalam kalender Islam adalah 1 Muharram, menurut orang jawa adalah malam keramat yang selalu identik dengan kegiatan mencuci pusaka (ngumbah keris). Malam satu suro, dianggap waktu yang pas untuk memandikan benda pusaka.

Keris merupakan salah satu pusaka asli Nusantara y‎ang dijadikan benda antik nan bertuah. Zaman sekarang keris tidak lagi menjadi pegangan dalam perang, namun menjadi pegangan dan filosofi dalam melakoni kehidupan.

Keris menjadi ‘ageman’ atau pegangan para pejabat dalam mempertahankan jabatannya, pangkat, dan kedudukannya. Selain itu, keris menjadi salah satu koleksi bagi penyuka benda-benda pusaka.

Ada dua unsur dalam menilai keris yaitu secara esoteris dan eksoterisnya. Ketika berbicara esoteris, maka yang dibahas menyangkut soal tuah, tayuh, khasiat, isi, dan segala sesuatu secara mendalam. Berbeda dengan eksoteris yang membahas menyangkut pamor, bentuk keindahan, pembuatan, dan estetika nilai keris itu sendiri.

Di samping ‎keris sebagai pusaka kerajaan‎, secara esoteris keris ternyata juga menjadi salah satu sarana pengasihan, sarana kekayaan, sarana kerezekian, kesuksesan, dan lain sebagainya. Keris pusaka menjadi salah satu sarana spiritual dan supranatural yang sangat diminati hingga saat ini.

Pusaka berkhodam identik dengan aura mistis dan laku ritual tertentu dalam merawatnya agar tetap berkhasiat. Salah satu ritual yang tak boleh ditinggalkan oleh si pemiliknya yakni memandikan pusaka di malam 1 suro.

Cara memandikan keris di malam satu suro inilah yang biasa dilakukan oleh para pemilik keris.‎ Cara memandikan keris menjadi salah satu hal penting utamanya bagi para pecinta dunia supranatural dan orang-orang yang suka mengoleksi keris.

‎Ritual membersihkan keris ini menjadi cara yang bisa mengisi kembali energi dalam keris tersebut. Adapun alat-alat yang perlu disiapkan lainnya, tempat air (baskom) dipergunakan sebagai media untuk memandikan atau mencuci pusaka.

Kemenyan, dupa, dan bunga setaman. Kembang setaman yang terdiri dari lima macam yakni kembang kanthil, kembang melati, mawar merah dan putih, serta bunga kenanga. Fungsi utama dari bunga ini nantinya dicampurkan ke dalam air dalam baskom yang akan digunakan untuk membasuh pusaka.

Selain itu, kemenyan atau dupa dipergunakan saat ritualjamasan pusaka akan dilakukan. Selanjutnya, belimbing wuluh atau jeruk nipis diperlukan sebagai penghilang karat yang terdapat pada benda pusaka.

Adapun minyak yang biasa digunakan sebagai cara memandikan keris yaitu minyak misik, minyak zakfaron, minyak jamas, minyak kayu cendana, minyak melati, dan minyak seribu bunga. Kain kafan atau kain mori juga penting dalam cara memandikan keris. Karena kain ini nantinya digunakan untuk membungkus pusaka keris yang sudah dimandikan.

“Itu peralatan yang dibutuhkan dalam menjamas keris. Cara-cara seperti itu merupakan warisan yang telah diajarkan oleh para empu dan leluhur dalam merawat keris pusaka,” ungkap Agus Ridwan, pecinta dan kolektor keris sepuh, Rabu (9/8/2021).

Dia menceritakan, Keris sepuh merupakan peninggalan para empu dahulu. Mereka membuat keris dengan pengharapan dan doa dijalankan dengan lelaku dan tirakat penuh keikhlasan kepada sang pencipta. Tidak salah merawat dengan tata cara yang diwariskan para empu terdahulu. Bukan mengkultuskan sebuah benda.

Jadi kembali kepada niat hati. Jelas yang sakti penuh karomah bukan kerisnya melainkan empunya lantaran hatinya dekat dengan sang pencipta. Makanya, sebelum ritual memandikan keris dilakukan, terlebih dahulu pemilik keris harus mendoakan empu pembuat keris melalui ritual pembukaan.‎

Dahulu, ketika seseorang ingin memesan keris pusaka disesuaikan dengan pekerjaan sehari-hari. Misalnya, yang memesan keris seorang petani maka si empu akan membuatkan pusaka untuk keberlimpahan hasil taninya. Beda lagi saat seorang raja yang memesan. Seorang empu akan membuat dengan penuh pengharapan agar pusaka yang akan dibuat bisa berguna bagi rakyat yang dipimpin.

Kapolri: Dukung dan Tuntaskan Program Pemerintah Tangani Covid-19

0

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik sejumlah jabatan perwira tinggi (pati) Kepolisian. Diantaranya adalah, AS SDM, Kapolda Aceh dan Kadiv TIK.

Selain itu, Kapolri juga melantik sejumlah perwira yang naik pangkat setingkat lebih tinggi atau Korps Raport. Diantaranya, ada enam Brigjen yang naik menjadi Irjen. Sementara, 20 Kombes dilantik menjadi Brigjen.

Dalam amanatnya, Sigit meminta kepada seluruh pati yang dilantik hari ini, untuk fokus mendukung seluruh kebijakan Pemerintah terkait dengan penanganan Pandemi Covid-19 atau virus corona.

“Kepada pejabat yang baru dan yang telah dilantik, kita semua sedang menghadapi situasi sulit. Pemerintah bekerja keras untuk menanggulangi Covid-19. Saya minta fokus upaya langkah-langkah mendukung Pemerintah untuk segera kami tuntaskan,” kata Sigit.

Eks Kapolda Banten itu menekankan, seluruh jajaran kepolisian harus berinovasi dan menyiapkan langkah-langkah penanganan dan pengendalian Covid-19 sekaligus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Oleh karena itu, laksanakan secara maksimal, sungguh-sungguh dan sekaligus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Saya yakin rekan-rekan mampu. Berikan yang terbaik untuk institusi. Bagi rekan-rekan yang melaksanakan kenaikan pangkat tentunya membawa implikasi beban tugas semakin berat,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Lebih dalam, Sigit berharap, seluruh jajaran Kepolisian harus melakukan yang terbaik untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Sebagaimana, semangat dari Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan).

“Lakukan yang terbaik untuk institusi tercinta berikan pelayanan kepada masyarakat dengan Polri Presisi, sehingga dipercaya masyarakat sesuai dengan harapan masyarakat,” ucap Sigit.

Selain itu, Sigit menegaskan untuk para jajaran Kapolda agar memahami situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang menjadi karakteristik wilayah masing-masing. Serta dampak-dampak yang bisa ditimbulkan.

“Harapannya masyarakat menjadi aman. Laksanakan tugas dengan baik,” tutur Sigit.

Diketahui, dalam pelantikan tersebut, Irjen Wahyu Widada resmi menjabat As SDM, Irjen Ahmad Haydar sebagai Kapolda Aceh dan Irjen Slamet Uliandi selaku Kadiv TIK. (tim)

Kapolres Pasuruan Berikan Tali Asih Buat Penyandang Disabilitas yang Ikuti Vaksinasi

0

PASURUAN – Kapolres Pasuruan, AKBP Erick Frendriz, S.I.K., bersama Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Pasuruan, AFS Dewantoro, S.H, M.H., dan Mayor Ifantri Suhalid, Papung Kodim Pasuruan serta Jemmy yang merupakan perwakilan Kajari, meninjau jalannya program vaksinasi bagi disabilitas.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakapolres Pasuruan Kompol Edith Yuswo Widodo SIK beserta jajaran yang lain; Asisten 1, Rachmat Sarifudin; Kasat Pol PP Kab. Pasuruan Bakti Jati Permana, SSTP, M.Hum.; Kadinkes Kab. Pasuruan, Latifa; Camat Bangil H. Khomari SH, MM.; Kepala UPT RSBD, Yuswo SST; Dinas Sosial Propinsi, Novi Hartanto S.Sos.; Kepala UPT Tuna Rungu Pasuruan Dra. Lilik Sufia, M.Si; Kepala UPT Se Wilayah Kab. Pasuruan lainnya.

Vaksinasi bagi disabilitas ini diikuti oleh 83 orang.

Sebelum acara vaksinasi, dilaksanakan kegiatan zoom meeting oleh Gubenur Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim.

Pada kegiatan itu juga dilakuakan pemberian tali asih oleh Kapolres Pasuruan dan Forkopimda kepada perwakilan penyandang Disabilitas. (tim)

Polda Jatim Gelar Vaksinasi Merdeka Semeru 5000 Dosis Bagi Penyandang Disabilitas dan ODGJ

SURABAYA,- Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kapolda Jatim, Kajati Jawa Timur, Kalanti Jawa Timur, Kabinda Jawa timur, Wakil Ketua DPRD Jawa timur, Sekda Prov serta didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V Brawijaya Selasa (10/8/2021) pagi mengecek Vaksinasi Merdeka Semeru yang diselenggarakan di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim.

Vaksinasi yang dilaksanakan di mapolda jawa timur hari ini, ditargetkan sebanyak 5.000 dosis di seluruh polres jajaran di jawa timur. Dengan rincian, 2.700 bagi difabel dan 2.300 untuk keluarga pendamping para difabel.

Selain itu, untuk vaksinasi yang diselenggarakan di mapolda jawa timur, melibatkan 74 vaksinator yang diantaranya, dari RS Bhayangkara Polda Jatim sebanyak 45 orang nakes, Biddokkes Polda Jatim 15 orang nakes, Sat Brimob polda Jatim 4 orang nakes, Dit Polairud polda jatim 5 orang nakes, RS Dahlan 5 orang nakes dan juga dibantu oleh para personil dari Kodam V Brawijaya dan dari Koarmada II sampai ke tingkat jajaran kewilayahan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan ucapan terima kasih Polda Jawa Timur telah menginisiasi vaksinasi untuk difabel dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dengan seluruh Polres jajaran sejawa timur. Ini bagian dari breakdown perluasan vaksinasi yang untuk difabel dan ODGJ yang menggunakan vaksin sinopharm sesuai arahan dari Kemenkes.

“Dari kementrian kesehatan secara khusus didedikasikan vaksin sinopharm untuk penyandang disabilitas dan untuk orang dengan gangguan jiwa,” kata Khofifah Indar Parawansa, usai meninjau vaksinasi di mapolda jatim, Selasa (10/8/2021) pagi.

“Format layanan seperti ini perlu dilakukan koordinasi dengan SLB, Panti dan para orang tua, sinergitas semua ini yang memungkinkan kita bisa melakukan perluasan cakupan imunisasi bagi penyandang disabilitas dengan orang gangguan jiwa di jatim,” tambah Khofifah.

Pada HUT RI yang ke 76 salah satu yang kita ingin buktikan kepada Negeri Republik Indonesia adalah perlindungan kesehatan dan perlindungan keselamatan masyarakat. Salah satu yang ada didalamnya adalah maksimalisasi bagi disabilitas dan ODGJ.

Sementara itu, Irjen Pol Nico Afinta, Kapolda Jawa Timur menyampaikan, bahwa polda jatim bersinergi dengan seluruh Forkopimda Jatim, hadir dalam acara hari ini, ibu Gubernur, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II, Kajati, Kalanti, Kabinda, Sekdaprov serta Stakeholder yang lain. Kami melaksanakan program – program yang disampaikan Gubernur Jatim. Untuk jawa timur jajaran polda serta polres dan didukung sinergitas TNI, Polri terus melaksanakan vaksinasi.

“Bahwa vaksinasi saat ini yang digelar di polda jatim untuk penyandang disabilitas dan ODGJ. Namun masyarakat banyak yang datang ke polda maupun polres jajaran untuk mendapatkan vaksinasi,” jelas kapolda jatim, Irjen Nico Afinta.

Kami akan bersinergi dengan gubernur dan seluruh jajaran forkopimda, merespon keinginan masyarakat yang menginginkan vaksinasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan, kepala sekolah SLB dan keluarga ODGJ yang mau datang untuk melaksanakan vaksinasi. Tingkat kesadaran sudah sangat tinggi, dan kami akan terus melaksanakan vaksinasi merdeka untuk menyambut HUT RI,” tutup dia.

Dalam kesempatan ini Forkopimda Jawa timur yang diwakili oleh ibu Gunernur dan Kapolda Jatim berkesampatan menyapa para tenaga kesehatan dan kapolres jajaran yang juga sedang melaksanakn vaksinasi bagi difable di wilayah masing-masing.

Usai mendapatkan vaksinasi, penyandang difabel dan ODGJ mendapatkan bantuan sosial dan tali asih HUT kemerdekaan RI.

Ikatan Alumni Unair Bersama Pemkab Dampingi Satgas Covid-19 Tingkat RT/RW

JEMBER – Ikatan Alumni Universitas Airlangga menggandeng Pemkab Jember untuk pendampingan Satgas Covid-19 di tingkat kelurahan dan RT/RW.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga Kabupaten Jember dr. I Nyoman Semita, Sp.OT. menyampaikan, kali ini pihaknya membawa tenaga relawan sebanyak 22 orang dari alumni dan mahasiswa, telekonseling dari 15 dokter, dan 25 orang multiprofesi.

“Semuanya untuk mendarmabaktikan keilmuannya, apa yang telah didapat di kampus untuk penanganan Covid-19 di tiga kecamatan yakni Kecamatan Kaliwates, Sumbersari dan Patrang sesuai arahan pak Bupati dalam pencegahan di sektor hulu,” kata dr. I Nyoman dalam sambutannya, Senin (9/8/2021).

Mereka akan mendampingi pejabat pemerintah di tingkat bawah, selama 2 minggu ke depan dalam penerapan PPKM Berbasis RT/RW dengan fokus yang sakit Covid-19 segera sehat dan yang sehat tidak terpapar.

dr. Nyoman juga menyampaikan bahwa para relawan kali ini sudah dibagi tugas pokoknya masing-masing.

“Mudah-mudahan hasilnya bagus dari aksi kami ini, metodenya akan dilaksanakan luring dan daring sesuai proporsinya,” lanjut Nyoman.
Sementara Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto berterima kasih atas aksi nyata para relawan dari Unair mendampingi para lurah dan Ketua RT/RW dalam penanganan Covid-19 di sektor hulu.

“Terus terang bisa kami sampaikan, semakin hari penerapan PPKM berlangsung terus ini tanpa adanya pencerahan edukasi kepada masyarakat kita, saya khawatir ada keputusasaan dari masyarakat kita, sektor ekonomi dan kesehatan harus tertangani maksimal kedua-duanya,” kata Bupati Hendy Siswanto.

Dia menerapkan PPKM berbasis RT/RW ini sudah berjalan 5 hari, semuanya bergabung menjadi satu untuk masuk kampung untuk melakukan tracing dan akan kita lakukan sampai 7 hari, dan nanti laporannya diketahui.

“Selama di dalam rumah (isoman), sungguh tidak enak di dalam rumah itu terutama yang tidak punya uang, yang masih harus memikirkan anak-istrinya. Kami bisanya memberikan bantuan sembako dan obat-obatan untuk sekadar meringankan, pastinya beban masih ada. Orang tidak hanya butuhnya sembako, tentunya masih banyak kebutuhan lain, makanya saya mengharapkan edukasi yang diberikan para relawan tidak hanya tentang sakitnya, tapi ditambahi semangat lagi memotivasi mereka apabila Covidnya turun maka bisa bekerja dengan baik,” pesannya. (tim)

Wow Keren !!! Beras Pisang Jadi Makanan Pengganti Nasi

LUMAJANG – Pusat Penelitian (Puslit) PTPN XI Sukosari Jatiroto mengenalkan bahan makanan pengganti beras dari pisang kepada pelaku UMKM dan para petani pisang di Lumajang.

Dalam praktiknya, pisang ternyata bisa dibuat menjadi tepung, tiwul pisang dan juga beras pisang. Namun demikian, salah satu komoditas pertanian yang banyak di Lumajang tersebut belum pernah dikembangkan.

Dilatarbelakangi kondisi tersebut, maka PTPN XI menaruh kepeduliannya untuk memberikan pelatihan bagi masyarakat khususnya pelaku UMKM dan petani pisang untuk meningkatkan nilai ekonomi.

Manager Puslit Sukosari PTPN XI, Nanik Ismadi menyayangkan hingga saat ini belum mendengar informasi ada masyarakat yang sukses karena usaha pisang.

“Tapi disayangkan hingga kini belum terdengar informasi ada masyarakat yang sukses ekonominya karena usaha pisangnya seperti suksesnya para petani tebu,” ujar Nanik saat membuka pelatihan ketrampilan pasca panen pisang, Sabtu (7/8/2021).

Dalam pelatihan yang bertempat di Aula Puslit Sukosari tersebut, diberikan teori dan praktik membuat tepung pisang, tiwul pisang dan beras pisang.

“Pengembangan teknologi beras bahan pisang di Puslit Sukosari akan dikoordinasikan dengan Pemkab Lumajang untuk dapatnya mensosialisasikan sebagai penopang ketahanan pangan di Lumajang melalui progam-program daerah yang sedang berjalan,” ujarnya. (d&b)

Rayakan Tahun Baru Islam dengan Rasa Syukur dan Persaudaraan

0

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani mengajak masyarakat khususnya umat muslim di Indonesia untuk merayakan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah dengan penuh rasa syukur dan semakin mempererat tali persaudaran, terlebih di saat pandemi COVID-19 sekarang ini.

“Seiring dengan pergantian tahun baru Hijriah ini, mari kita rayakan dengan penuh rasa syukur dengan hijrah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, membantu dan mengasihi antar sesama, terutama di masa pandemi COVID-19,” kata Puan dalam keterangan resminya, Senin (9/8/2021).

Ia mengajak umat muslim mengisi malam tahun baru Hijriah ini dengan tafakur dan berdoa memohon agar pandemi COVID-19 segera berakhir.
“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah. Semoga di tahun baru Hijriah ini kita semua senantiasa diberikan keberkahan dan saling mempererat tali persaudaraan,” sebut Puan.

Untuk diketahui, Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah jatuh pada 10 Agustus 2021. Namun pemerintah mengubah libur nasional Tahun Baru Islam 1443 Hijriah yang sebelumnya jatuh pada 10 Agustus 2021 digeser menjadi 11 Agustus 2021. (wan)

Belum Teraliri Listrik dan Air Bersih, PHT Tak Difungsikan

TULUNGAGUNG – Pasar Hewan Ternak (PHT) yang ada di atas tanah bengkok Kelurahan Kepatihan Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung Jawa Timur, hingga kini belum berfungsi. Pasalnya, pasar hewan yang dibangun sejak 2017 tersebut belum dialiri listrik dan air bersih.

Kepala Disperindag Tulungagung, Tri Hariadi mengatakan, pihaknya akan mengupayakan aliran listrik serta ketersediaan air bersih agar segera terealisasi. Sementara untuk kebutuhan toilet akan meminjam toilet mobile dari Dinas PUPR.

Meski demikian, Pasar Hewan Ternak (PHT) tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk memindahkan para pedagang. Jika listrik dan air sudah masuk, diharapkan akhir Agustus 2021, Pasar ini sudah dapat difugsikan.

“Mudah mudahan bulan Agustus tahun 2021 ini PHT sudah bisa difungsikan sehingga semua dipindahkan kesini, dan Pasar Hewan Beji akan ditutup,” ujar Tri Hariadi kepada wartawan, Senin (9/8/2021).

Padahal Pemkab sudah menargetkan PHT bisa berfungsi pada Februari 2021, namun ternyata hingga sekarang kebutuhan listrik dan air bersih tersebut belum teralirkan. Sebelumnya kualitas bangunan pasar ini mendapat sorotan karena mutunya disebut sangat rendah.

Belum difungsikan, lantai bangunan sudah amblas dan banyak bagian tembok yang retak. Pembagunan pasar ini juga menjadi bagian proyek yang terindikasi korupsi di Dinas PUPR dan kasusnya sudah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dikutip dari SURYAMALANG.COM (dy/isy).

Gubernur Sumsel Ikuti Istighotsah dan Doa Tolak Bala

0

PALEMBANG – Acara Istighotsah dan Doa Tolak Bala yang diikuti Gubernur Sumsel H. Herman Deru (HD) ini diselenggarakan oleh PWNU Sumsel berserta PBNU dan NU Channel secara virtual. HD hadir dari Griya Agung Palembang, Minggu (8/8/2021) malam.

Dia menyambut baik inisiasi yang telah dilakukan oleh PWNU yang telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat mulia. HD katakan situasi masa pandemi COVID-19 yang di alami pada saat ini tidak pernah terprediksi oleh masyarakat di Indonesia maupun dunia.

Ujian yang diberikan kadang terasa berat kadang terasa nikmat, karena setiap ujian adalah tangga untuk kita semua naik ke jenjang yang lebih baik, selama kita menyikapinya dengan benar.

“Oleh karena itu kita harus selalu bersyukur dengan nikmat yang telah diberikan sang pencipta, baik nikmat kesehatan maupun silaturahmi, meskipun secara Virtual,” ujarnya.

HD juga katakan, BPS telah merilis pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan seluruh Provinsi di Indonesia, dimana pertumbuhan ekonomi Sumsel tumbuh di angka 5,71% dengan penduduk di atas 5 Juta Penduduk di Sumsel.

Naiknya pertumbuhan ekonomi di Sumsel ini adalah hasil dari kerja keras dan ketangguhan kita untuk berjuang di masa pandemi ini.
Terlebih untuk sektor yang membuat kita tangguh dalam ekonomi di dominasi oleh sektor minerba, pertanian dan perkebunan, untuk itu saya mengajak semuanya untuk tetap fokus terhadap sektor pangan kita.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur yang telah berupaya untuk terap ikhtiar dan tetap tanguh di tengah pandemi ini, mudah-mudahan doa kita di ijabah Allah SWT dan tetap kuat serta terlepas dari pandemi yang kita hadapi ini,” tuturnya.

Turut Hadir Plh. Sekda Prov. Sumsel Dr. Drs. H Akhmad Najib, SH, M. Hum, Staf ahli bidang Pemerintahan Hukum dan Poltik H. Rosidin Hasan M.Pdi, Kakanwil Kemenag Sumsel H. Mukhlisuddin. Serta, Karo Umum dan Perlengkapan, Kasat Pol PP H. Aris Saputra, Forkopimda Sumsel dan seluruh PWNU, PBNU dan NU se-Sumsel. (tim/toeb)

Kapolres Lumajang Bersama Forkopimda Gelar Rapat Terbatas Bahas Penanganan Covid 19

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si mengikuti rapat terbatas bersama Forkopimda membahas penanganan covid-19 di Ruang Data Makodim 0821 Lumajang, Senin (9/8/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0821 Letkol inf Andi A. Wibowo, Sos.M.I.Pol, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si, Kasdim 0821 Mayor inf Rinanto, Wakapolres Lumajang Kompol Kristiyan B. Martino, SH., SIK,MM, Kadinkes dr. Bayu Wibowo Ignasius, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Lumajang, Drs. Basuni dan Kasatpol PP Kab. Lumajang Matali Bilogo, S.Sos.

Dalam kegiatan tersebut Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo memaparkan, bahwa Aplikasi Silacak sudah bisa operasionalnya dan masih tidak bisa keseluruhan bagi Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

“Kedepannya seluruh Babinsa akan di berikan pelajaran tentang aplikasi Silacak,” Ujarnya.

Dandim menyampaikan, seyogyanya untuk Vaksin segera di habiskan untuk kegiatan serbuan vaksin.

Sementara Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menyampaikan, di dalam kegiatan rapat ini kegiatan penanganan Covid -19 harus sinergitaskan.

“Kita harus selektif dalam pembagian bantuan dana sebesar Rp. 1.200.000,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan bahwa Internal Polri sudah sosialisasi pelatihan tentang aplikasi Silacak, tentu ini banyak kendala tetang hal tersebut seperti Sinyal HP, software hp tersebut.

“Silacak belum aktif semuanya, di Polsek sudah kami usahakan untuk hal-hal tersebut,” tutur Eka Yekti.

Lanjut Eka, untuk pelaksanaan vaksin dari Polri vaksin sudah di lakukan di tingkat SMP, SMA dan pondok pesanteren sebagian.

Asisten pemerintahan Kabupaten Lumajang Drs Basuni mengatakan, untuk yang belum Vaksin di beri surat lagi untuk segera Vaksin serentak untuk di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Yang sembuh juga banyak dan yang meninggal juga banyak. Mudahan kedepan bisa bagus dan baik,” ujarnya dia.

Sementara itu Kadinkes Lumajang dr. Bayu Wibowo Ignasius dalam pemaparan menyampaikan, Terkait data dan pelaporan untuk di samakan.

“Untuk data konfirmasi kita record dari pusat makanya turunnnya sore hari,” ujarnya.

Sebagain besar orang tanpa gejala OTG yang terdaftar di data Dinas Kesehatan dan untuk itu operator sudah memperbarui.

Terkait aplikasi Silacak, Kadinkes menyampaikan, Untuk data yang meninggal atau konfirmasi dengan aplikasi silacak dan ketemu segera di tindak lanjuti untuk dilakukan isolasi.

“Semakin banyak yang dilacak akan tambah banyak ketemu dan isolasi dengan silacak untuk banyak di ketahui konfirmasi,” jelas Bayu.

Terkait pelaksanaan vaksin di Ponpes dan sekolah kedepanya para Babinsa dan Babinkamtibmas untuk sosialisasi tentang vaksin kepada mereka yang belum vaksin dan terutama sekolah dan pondok pesantren.

“Untuk Vaksinasi tidak ada target dan kita pantau stok vaksin. Dan ada perintah sekarang semuanya warga negara dan yang memenuhi syarat untuk vaksin di puskesmas terdekat. Vaksin tersebut sudah ada di Dinkes Lumajang,” terang Bayu. (Hum)