BARITO UTARA-Dari minggu terakhir, penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Barito Utara,Kalteng meningkat tajam.Satuan Tugas(Satgas) Penanganan Covid-19 Barito Utara melalui Juru Bicara Covid-19, Siswandoyo, S.KM,M.Kes menggelar Jumpa Press di Aula Pertemuan Dinas Kesehatan,dihadiri oleh Insan Pers,baik media cetak,siber maupun televisi,Senin(9/8/2021).
Dikatakan oleh Jubir Covid-19.Siswandoyo,bahwa saat ini kasus terkonfirmasi sebanyak 1.087 orang, jumlah pasien sembuh sebanyak 882 orang, meninggal 33 orang dan dalam perawatan baik di RSUD maupun Isolasi Mandiri sebanyak 167 orang.
Untuk kecamatan tertinggi yakni Kecamatan Teweh Tengah dengan jumlah kasus 796 orang,Gunung Timang 72 orang dan Teweh Baru 56 orang serta merata di 6 kecamatan lainnya.”Jumlah bed untuk isolasi pasien sedang dan berat di RSUD sebanyak 103 bed dan yang terpakai 43 bed. Tingkat BOR kita dibawah 50%.
Sementara untuk vaksinasi dari 36.020 dosis yang diterima saat ini,telah dipakai sebanyak 35.120 dosis.”Sisanya masih tersimpan di berbagai Puskesmas di Barito Utara, jadi kami mohonkan agar Puskesmas segera melaksanakan vaksinasi,” jelas Jubir.
Sedangkan untuk zonasi level PPKM Mikro di tingkat RT terdapat 565 RT zona hijau (0 kasus),55 RT zona kuning (terdapat kasus 1-2 rumah),13 RT zona orange (terdapat kasus 3-5 rumah) dan 0 RT zona merah. “Dari 13 RT zona orange terdapat di Desa Batu Raya 2 dan Kandui,Kelurahan Jingah, Lanjas dan Melayu,”ungkap Siswandoyo.
Begitu juga saat ini,bahwa ketersediaan tabung oksigen masih aman. “Perusda telah bekerja sama dengan Samator guna menyiapkan 40-50 tabung setiap hari.Dinkes Provinsi memfasilitasi pengisian tabung oksigen dari Provinsi Kalbar dan Kaltim,”kata Siswandoyo.
Menjawab pertanyaan beberapa awak media jubir Covid-19 Barut Siswandoyo menjelaskan.Bahwasanya pembuatan tempat Isolasi Mandiri Terpadu hanya dikhususkan untuk,para pasien dengan gejala ringan ataupun yang tidak bergejala.”Untuk pasien sedang dan berat tetap di tempatkan di RSUD,”jelasnya.
Kiranya dalam masa Pandemi covid-19 ini masih berlansung warga dapat melaporkan diri,agar pemantauan dan pemeriksaan kesehatan lebih baik dan efesien.”Kami atas nama Pemkab Barito Utara, memohon kepada rekan-rekan media agar dapat,mengedukasi warga untuk memeriksa diri ke fasilitas kesehatan baik Puskesmas maupun RSUD,” harap Siswandoyo.
Kadis Kesehatan Barito Utara,Siswandoyo menyampaikan bahwasanya klinik-klinik yang mengadakan Test Antigen agar dapat melaporkan hasilnya kepada Dinas Kesehatan. Pasalnya Hal ini didasarkan,banyak hasil test yang telah dikeluarkan tetapi datanya tidak masuk pada Dinas Kesehatan. “Bila tidak melaporkan kepada kami,nantinya akses online untuk pelaporan ke pihak-pihak pengguna Test akan kami tutup,”kata Siswandoyo. (SS).
