Home Blog Page 169

Bupati Barito Utara diwakili Sekda Lantik PAW BPD dan Pejabat Sementara Damang Lahei 

0

BARITO UTARA- Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis melantik pengambilan sumpah, janji Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di 8 (Delapan) Desa dari masing- masing Kecamatan dan pejabat sementara Damang Kepala Adat Kecamatan Lahei. Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng). Kegiatan berlangsung khidmat bertempat di Aula Rapat A Setda Lantai I, Kamis (4/12/2025).

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT dalam sambutannya  yang dibacakan  oleh Sekda Drs. Muhlis menyampaikan pesan Bupati bahwa pengisian PAW BPD dan pejabat sementara Damang Kepala Adat merupakan langkah penting memastikan  penyelenggaraan pemerintahan desa kelembagaan adat tetap berjalan optimal. dan subgguh- sungguh.

“Pelantikan hari ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. BPD memiliki peran strategis dalam penyusunan kebijakan dan pengawasan pemerintahan desa. Begitu pula Damang Kepala Adat yang memegang peran penting menjaga tatanan adat serta menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan,” ujar Muhlis menyampaikan arahan Bupati.

Bupati Barito Utara, menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik diharapkan bekerja secara profesional, berpegang pada ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menjaga sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami percaya saudara-saudara yang baru dilantik akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai sumpah dan janji yang telah diucapkan,” tegasnya.

Prosesi pelantikan meliputi pembacaan naskah peresmian, pengucapan sumpah/janji, hingga penandatanganan berita acara. Melalui pesannya, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara perangkat desa dan lembaga adat dalam mendukung pembangunan dan masyarakat. pelayanan

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keberkahan, dan bimbingan kepada kita semua dalam menjalankan amanah ini,” tutup Muhlis.   (SS)

“Pakpak Bharat: Personil Gabungan dan Alat Berat Kerja Keras ,Normalisasi Fasilitas Publik”

0

Hingga hari ini, ratusan personil lintas Instansi dan Organisasi Perangkat Daerah se Kabupaten Pakpak Bharat terus berjuang menormalisasi berbagai fasilitas publik, jalan-jalan, jaringan air bersih serta jaringan komunikasi di berbagai lokasi.

Puluhan peralatan berat milik beberapa Instansi teknis juga dikerahkan untuk membantu penanganan. Tercatat Dinas PUTR-Hub Pakpak Bharat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta BPBD sendiri telah mengerahkan berbagai jenis alat berat yang dimiliki. Sementara itu Satpol PP, Damkar dan Penyelamatan juga mengerahkan unit-unit armada damkar serta kenderaan angkut personil yang mereka punya.

Alat-alat berat ini dimobilisasi ketitik-titik lokasi longsoran yang sulit dikerjakan dengan tenaga manual, membersihkan material longsoran yang umumnya menutup badan jalan. Tidak jarang truk trailer pengangkut alat berat terlihat hilir mudik memindahkan beberapa alat berat ke titik lokasi bencana, serta truk pengangkut personil Satpol PP memobilisasi ratusan personil gabungan.

Wajah lelah, kurang tidur, tergambar jelas disetiap personil. Namun harapan besar, dari banyak masyarakat yang hingga kini masih terisolasi di Pagindar, Sibongkaras dan beberapa wilayah lain, menjadi sebuah motivasi bagi mereka, para operator alat berat, driver dan tenaga pendukung lainnya.

Kami sebenarnya ingin pulang, lelah badan. Berhari-hari kami dilapangan, tidur seadanya, mudah-mudahan cepat selesai, dan kita semua bisa hidup normal lagi, jauh dari bencana seperti ini, ucap seorang operaror excavator.

Operator senior ini berharap dukungan logistik bagi mereka dan peralatan yang dipergunakan tidak terputus. Karena apabila terjadi,hal ini tentu akan berdampak besar bagi upaya penanganan yang mereka lakukan.

Mudah-mudahan lancar-lancar terus, bahan bakar, makan minum personil dan lainnya, termasuk cadangan sparepart alat ini apabila diperlukan, dan memang sejauh ini tidak ada kendala terkait hal ini. Kendala kami paling cuaca yang sering berubah, kadang panas, lalu tiba-tiba hujan deras, berbahaya ini, jelas dia.

Dukungan logistik juga banyak didapatkan dari para pemangku wilayah setempat, para camat dan kepala desa yang terus bersiaga sepanjang waktu, memberikan dukungan moril dan bantuan logistik berupa bahan makanan, minuman dan beberapa bantuan lain bavi setiap anggota tim penanggulangan yang bekerja.(Tumangger)

Srikandi dan PIKK PLN Madura Dukung Pamekasan Wujudkan Sekolah Ramah Anak Bebas Perundungan

0

​PAMEKASAN, 4 Desember 2025 – Menjelang peringatan Hari Ibu pada 20 Desember mendatang, Srikandi dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Madura menunjukkan komitmen kuat mereka terhadap perlindungan anak dengan berpartisipasi aktif dalam seminar bertajuk “Wujudkan Sekolah Ramah Anak Bebas Perundungan”.

​Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Pendidikan yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Azana Style Pamekasan, pada Kamis, 4 Desember 2025. ​Kehadiran seribuan guru dan berbagai stakeholder Pamekasan dalam acara tersebut mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat, khususnya kalangan pendidik, dalam merespons isu krusial perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Keikutsertaan PLN UP3 Madura ini menegaskan dukungan korporasi BUMN terhadap terciptanya ekosistem pendidikan yang aman dan suportif.

​Seminar ini menghadirkan dua narasumber terkemuka: Dr. Risman Musa, M.A. dan psikolog keluarga ternama, Ibu Elly Risman, Psi.
​Dr. Risman Musa menyoroti bahwa perundungan seringkali berakar dari pola asuh yang kurang efektif atau lingkungan keluarga yang tidak stabil. Beliau menekankan pentingnya komunikasi dua arah dan empati dalam keluarga. Sementara itu, Ibu Elly Risman, dengan keahliannya di bidang psikologi anak, secara khusus menyoroti peran vital seorang ayah.

​”Kehadiran seorang ayah, bukan hanya secara fisik, namun secara emosional, sangat krusial. Ayah yang hadir dan terlibat akan membentuk rasa aman (sense of security) yang kuat pada anak, sehingga anak lebih tahan banting dan tidak mudah menjadi korban atau pelaku perundungan,” jelas Ibu Elly. Kedua narasumber sepakat bahwa pencegahan perundungan harus dimulai dari unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.

Aliefia Kandida Aisyah, salah satu Srikandi PLN UP3 Madura yang hadir, menyampaikan bahwa seminar ini memberikan perspektif dan ilmu praktis yang berharga, yang tidak hanya relevan untuk guru dan sekolah, tetapi juga harus dipraktikkan di seluruh lini masyarakat.

​”Pelajaran yang kami dapat hari ini harus segera diimplementasikan, mulai dari rumah, lingkungan sekolah, bahkan di tempat kerja, serta masyarakat umum,” ujar Aliefia.

​Aliefia juga menekankan bahwa tugas seorang ibu telah berkembang jauh melampaui peran tradisional. ​”Tugas seorang ibu kini bukan hanya mengandung, melahirkan, dan membesarkan. Lebih dari itu, ibu harus memastikan anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang baik sekaligus perlindungan yang utuh, terutama rasa aman dari ancaman perundungan,” tutupnya.

​Partisipasi aktif Srikandi dan PIKK PLN UP3 Madura ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan tidak hanya dalam menyediakan energi listrik yang andal, tetapi juga dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan terlindungi di wilayah operasinya, khususnya Pamekasan.

Bambang Harymurti, Dewan Pembina IPJI : Warnai Diskusi Nasional Terkait Masa Depan Jurnalis di Era Prabowo

0

Jakarta — Media cetak dan online Otoritas dibawah naungan manajemen Omindo Grup akan menggelar Dialog Interaktif Nasional dan Kegiatan Sosial pada Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Twelve Cafe Steak House, Jakarta. Acara ini mengusung tema “Refleksi Satu Tahun Prabowo dan Masa Depan Demokrasi Jurnalis”, sebagai ruang evaluasi publik terhadap arah demokrasi dan kebebasan pers di tahun pertama pemerintahan.

Kegiatan ini menghadirkan para pembicara kompeten dari dunia jurnalistik, hukum, dan analisis kebijakan. Salah satunya adalah Bambang Harymurti, wartawan senior yang dikenal luas sebagai figur penting dalam perkembangan pers nasional. Ia merupakan mantan petinggi Majalah Tempo dan kini menjabat Ketua Dewan Pembina Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI). Kiprahnya dalam dunia jurnalistik selama puluhan tahun membuat pandangannya sangat dinantikan dalam forum ini.

Hadir pula M. Helmi Romdhoni, wartawan investigator yang dikenal berani mengungkap berbagai kasus publik. Saat ini ia menjabat sebagai Pemimpin Redaksi InaNews.co.id, sebuah media yang fokus pada liputan investigatif dan isu-isu sosial. Kehadirannya diharapkan memperkaya sudut pandang terkait kondisi aktual jurnalisme investigasi di Indonesia.

Narasumber lain yang turut memeriahkan diskusi adalah Uchok Sky Khadafi, Direktur Eksekutif CBA yang dikenal dengan kajian anggaran publiknya, serta Mus Gaber, Ketua Padepokan Hukum Indonesia yang kerap menyuarakan isu transparansi dan penegakan hukum.

Ketua Panitia, Heri Soelaiman, menyebut kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman publik mengenai posisi pers dalam demokrasi sekaligus mendorong solidaritas sosial di kalangan jurnalis. “Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang konstruktif dan bermanfaat, baik untuk dunia pers maupun masyarakat,” ujarnya.

Acara ini akan dipandu oleh Herlina Butar-Butar, Pimpinan Perusahaan Media Otoritas, sebagai moderator.

Selain diskusi, kegiatan juga dirangkai dengan pembagian sembako kepada anak yatim dan penggalangan dana untuk bencana Sumatera, sebagai bentuk kepedulian sosial media Otoritas bersama para jurnalis dan mitra yang terlibat.

Pihak penyelenggara menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang bertukar gagasan, tetapi juga momentum memperkuat peran jurnalis dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat serta menumbuhkan solidaritas sosial.

Bagi yang ingin memberikan dukungan atau berpartisipasi, panitia dapat dihubungi melalui narahubung 0813-4947-6169 (Purwono).

Acara ini diharapkan menjadi wadah refleksi kritis sekaligus penguatan peran jurnalis dalam merawat demokrasi Indonesia. (**)

Pemkab Barito Utara : Lewat “Kepak Batara” Perkuat Ketahanan Pangan

0

BARITO UTARA- Pemerintah Kabupaten Barito Utara merespons serius potensi meningkatnya inflasi nasional yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi masyarakat. Melalui peluncuran program “Kepak Batara” (Ketahanan Pangan Keluarga Barito Utara), Pemkab berupaya memperkuat kemandirian pangan rumah tangga sehingga tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT pada Rabu 3/12/2025 menyampaikan bahwa program ini menjadi bentuk intervensi nyata pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.

“Kami menyadari bahwa inflasi memiliki potensi besar untuk menggerus kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, ‘Kepak Batara’ hadir sebagai benteng pertahanan ekonomi keluarga, agar ketahanan pangan tetap terjaga dan masyarakat tidak terlalu bergantung pada harga pasar,” tegas Bupati.

Pelaksana Proyek Perubahan pada PKN I BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Hery Jhon Setiawan, menjelaskan bahwa program ini difokuskan pada pemberdayaan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan potensi lokal.

“Dengan meningkatkan kemampuan keluarga memproduksi sebagian kebutuhan pangannya sendiri, maka tekanan inflasi terhadap pengeluaran rumah tangga dapat direduksi secara signifikan,” ujar Hery Jhon.

Program ini turut mendapat dukungan dari Wakil Bupati Barito Utara Felis Sonadie Y Tingang dan Sekretaris Daerah Drs. Muhlis. Pemkab berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk PKK dan kelompok tani, dapat berperan aktif dalam menyukseskan “Kepak Batara” agar ekonomi keluarga semakin tangguh.   (SS

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 79 Koli Pakaian Bekas melalui Modus Barang Penumpang

0

Batam, 4 Desember 2025. Bea Cukai Batam terus memperkuat pengawasan terhadap masuknya barang larangan dan pembatasan melalui pelabuhan internasional di Batam. Sepanjang November 2025, Bea Cukai Batam berhasil menggagalkan pemasukan 79 koli pakaian bekas (ballpress) dari luar negeri melalui modus penitipan bagasi penumpang kepada porter maupun upaya lainnya untuk menghindari pemeriksaan petugas. Termasuk penindakan terbaru terhadap 39 koli pakaian bekas pada tanggal 27 s.d. 30 November 2025 milik penumpang asal Malaysia dan Singapura yang tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre. Sepanjang periode tersebut, Bea Cukai Batam telah menerbitkan 18 Surat Bukti Penindakan (SBP) atas upaya pemasukan pakaian bekas ilegal ini.

Kepala Kantor Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menjelaskan penindakan dilakukan secara intensif melalui kegiatan pengawasan rutin di terminal kedatangan penumpang internasional. Petugas Bea Cukai melakukan analisis profiling penumpang dan citra mesin x-ray terhadap bagasi dari Singapura dan Malaysia.

“Hasil pemeriksaan menemukan barang berupa pakaian dan barang campuran bekas dalam jumlah tidak wajar sehingga tidak termasuk kategori barang untuk keperluan pribadi (personal use). Dalam setiap temuan, barang dititipkan kepada porter dan pemilik memilih meninggalkan barangnya ketika diminta hadir untuk klarifikasi. Seluruh barang kemudian dilakukan penegahan dan penyegelan untuk pemeriksaan lanjutan oleh petugas,” jelas Zaky.

Pemasukan pakaian bekas dari luar negeri merupakan aktivitas ilegal yang melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, serta Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor yang secara tegas melarang pemasukan pakaian bekas ke wilayah Indonesia.

Langkah penindakan ini juga sejalan dengan arahan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menegaskan pentingnya pemberantasan pakaian bekas ilegal untuk melindungi industri tekstil dan UMKM dalam negeri dari kerusakan pasar akibat barang impor ilegal. Bea Cukai Batam memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan nasional tersebut melalui peningkatan pengawasan di seluruh jalur kedatangan penumpang internasional, baik udara maupun laut.

Bea Cukai Batam mengimbau masyarakat tidak membawa, memperjualbelikan, atau menjadi bagian dari peredaran pakaian bekas impor ilegal. Kegiatan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan dan melemahkan daya saing produk tekstil dalam negeri.

“Bea Cukai Batam mendorong masyarakat untuk menggunakan dan membanggakan produk karya anak bangsa, sehingga turut berperan dalam memajukan UMKM dan memperkuat ekonomi nasional melalui konsumsi produk buatan negeri sendiri,” tambah Zaky.

Bea Cukai Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan, intelijen, dan kerja sama dengan aparat penegak hukum serta kementerian/lembaga terkait guna memberantas setiap bentuk penyelundupan barang ilegal dan memastikan perlindungan terbaik bagi masyarakat dan pelaku usaha domestik. (Gokkon)

Bupati Barito Utara diwakili Sekda Barito Utara, Dra. Muhlis Lantik PAW BPD dan Pejabat Sementara Damang Lahei 

0

BARITO UTARA- Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis melantik pengambilan sumpah, janji Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di 8 (Delapan) Desa dari masing- masing Kecamatan dan pejabat sementara Damang Kepala Adat Kecamatan Lahei. Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng). Kegiatan berlangsung khidmat bertempat di Aula Rapat A Setda Lantai I, Kamis (4/12/2025).

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., MT dalam sambutannya  yang dibacakan  oleh Sekda Drs. Muhlis menyampaikan pesan Bupati bahwa pengisian PAW BPD dan pejabat sementara Damang Kepala Adat merupakan langkah penting memastikan  penyelenggaraan pemerintahan desa kelembagaan adat tetap berjalan optimal. dan subgguh- sungguh.

“Pelantikan hari ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. BPD memiliki peran strategis dalam penyusunan kebijakan dan pengawasan pemerintahan desa. Begitu pula Damang Kepala Adat yang memegang peran penting menjaga tatanan adat serta menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan,” ujar Muhlis menyampaikan arahan Bupati.

Bupati Barito Utara, menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik diharapkan bekerja secara profesional, berpegang pada ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menjaga sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami percaya saudara-saudara yang baru dilantik akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai sumpah dan janji yang telah diucapkan,” tegasnya.

Prosesi pelantikan meliputi pembacaan naskah peresmian, pengucapan sumpah/janji, hingga penandatanganan berita acara. Melalui pesannya, Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara perangkat desa dan lembaga adat dalam mendukung pembangunan dan masyarakat. pelayanan

“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, keberkahan, dan bimbingan kepada kita semua dalam menjalankan amanah ini,” tutup Muhlis.   (SS)

Bupati Barito Utara didampingi Wakilnya, Hadiri Pelantikan Batamad dan Pengurusnya

0

BARITO UTARA- Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025 yang berlangsung di Arena Tiara Batara, Kamis (4/12/2025).

Acara ini turut dihadiri wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md, Kepala Batamad Kalteng, Ir. Lohing Simon, Forkopimda, DPRD Barito Utara, Parmana, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur lainnya.

Bupati Shalahuddin, ST. MT menegaskan bahwa BATAMAD memiliki posisi penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan berbasis adat sekaligus menjadi simbol persatuan masyarakat Dayak Kabupaten Barito Utara. di

“BATAMAD tidak hanya menjaga adat dan kearifan lokal, tetapi merupakan penopang pemerintah daerah dalam pembangunan kebudayaan serta dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan ketertiban di Barito Utara,” ujar Bupati.

la menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi peneguhan komitmen seluruh pengurus untuk menjaga nilai luhur adat Dayak serta melindungi masyarakat agar tetap aman dan harmonis.

BATAMAD, lanjutnya, adalah organisasi yang lahir dari akar budaya Dayak dan berperan besar sebagai penjaga kedamaian, pengayom masyarakat, serta mitra strategis pemerintah.

Bupati Shalahuddin juga menjelaskan tugas pokok dan fungsi BATAMAD, mulai dari menjaga adat istiadat, memperjuangkan hak masyarakat, penegakan hukum adat, mendukung pemerintah daerah, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap BATAMAD dapat semakin solid, profesional, dan dihormati karena kedisiplinan serta keteladanannya dalam menjaga keamanan dan nilai adat di Bumi lya Mulik Bengkang Turan.

Di akhir sambutannya, Bupati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus BATAMAD yang baru dilantik. “Laksanakan tugas mulia ini dengan integritas, dedikasi, dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.    (SS)

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kunjungan Kerja di Wilayah Kodim 1013/MTW

0

BARITO UTARA- Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XXII Tambun Bungai Mayor Jendral (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Zainul Arifin S. AP.,M. Sc. melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah satuan jajaran dalam rangka memastikan kesiapan operasional, pembinaan satuan serta progres pengerjaan infrastruktur pertahanan di wilayah Kodam XXII Tambun Bungai, Rabu (3/12/2025).

Kegiatan diawali dengan peninjauan rehabilitasi Markas Kodim 1013 Muara Teweh. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menegaskan pentingnya kualitas sarana prasarana sebagai penunjang tugas pokok prajurit di lapangan. Beliau meminta agar proses rehab dapat selesai tepat waktu dan sesuai standar yang telah ditetapkan. Pangdam XXII Tambun Bungai juga mengucapkan Trimakasih kepada pemerintah daerah setempat yang telah membantu proses perehaban Kodim 1013/Mtw sehingga bisa berjalan dengan lancar.

Usai peninjauan, Pangdam XXII Tambun Bungai melanjutkan perjalanan menuju Marseling Area Yonif TP 883 TA dilanjutkan peninjauan dan pengarahan kepada Seluruh prajurit Yon TP 883 TA, Personil Kodim 1013 Muara Teweh, dan Personil 631 Antang. (Atg) Dalam arahannya, Pangdam menekankan profesionalisme, disiplin serta loyalitas sebagai prajurit TNI AD. Pangdam juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga kondusifitas wilayah serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mendukung tugas ke depan.

“Dikatakan Pangdam, dirinya juga menekankan pentingnya solidaritas, sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, serta menjaga netralitas TNI pada setiap dinamika situasi nasional.

Kemudian Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan Kodim 1020 Murung Raya, untuk memastikan kesiapan satuan dalam mendukung tugas pembinaan teritorial di wilayah Kabupaten Murung Raya. Pangdam meninjau fasilitas markas, mengecek kesiapan personel, serta berdialog dengan jajaran pemerintah daerah setempat mengenai kondisi wilayah dan tugas yang sedang berjalan.

Melalui kunjungan ini, Pangdam XXII Tambun Bungai berharap seluruh satuan jajaran dapat terus meningkatkan profesionalisme, kesiapan operasional, dan pengabdian kepada bangsa dan negara. “Saya Ucapkan Trimakasih yang sebesar besarnya kepada pemerintah daerah yang selalu membantu dan mendukung tugas pokok TNI hingga bisa berjapan lancar, “tutup Pangdam XXII Tambun Bungai.

Kunjungan kerja ini juga menjadi bentuk komitmen pimpinan dalam mendukung kebutuhan satuan serta menjaga moril prajurit di lapangan.  (SS) 

AWARDING KOMPETISI CIMAHI MOTEKAR AWARD 2025

0

CIMAHI,Rabu(04/12/2025)
Dalam rangka mendorong daya saing daerah dan menumbuhkan iklim inovasi di Kota Cimahi, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melalui Bappelitbangda menyelenggarakan kompetisi Inovasi Cimahi Motekar Awards (CHiMA) untuk ke-lima kalinya pada tahun 2025.
Kompetisi yang dimulai sejak April 2025 ini berhasil menjaring sebanyak 228 inovasi dari 5 kelompok peserta yang dikompetisikan. Pada CHiMA Awards 2025 ini para peserta dibagi dalam lima kelompok peserta dan satu predikat khusus, yakni Kelompok 1 (Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas Daerah, Badan Daerah, RSUD Cibabat dan Kecamatan), Kelompok 2 (UPTD / BLUD / Puskesmas / Kelurahan), Kelompok 3 (Ide Inovasi), Kelompok 4 (Guru & Tenaga Pendidik SD/Sederajat SMP/Sederajat, SMA/ Sederajat (Negeri & Swasta)), dan Kelompok 5 Masyarakat Umum (komunitas, perorangan, Koperasi, UMKM), serta satu Predikat khusus Perangkat Daerah terinovatif.
Proses seleksi melibatkan Pejabat Fungsional pada Bappelitbangda dan menghasilkan top 25, yang kemudian menjalani tahap inkubasi selama kurang lebih dua bulan dengan pendampingan dan bimbingan fasilitator serta mentor profesional. Proses inkubasi ini bertujuan menciptakan inovasi dan ide inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, dijalankan dengan efisien dan berkelanjutan. Di tahap akhir, penilaian finalis dilakukan oleh tim juri yang kompeten dan mewakili unsur kolaboratif terdiri dari unsur akademisi, unsur bisnis dan penggerak masyarakat, unsur komunitas, dan unsur pemerintah.
Penganugerahan Penghargaan Kompetisi Inovasi Cimahi Motekar Awards (CHiMA Awards) Kota Cimahi Tahun 2025 dilangsungkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Rabu, (3/12/2025). Sekretaris Daerah Kota Cimahi, Maria Fitriana, hadir untuk menyerahkan hadiah secara langsung pada pemenang CHiMA Awards 2025. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana untuk terus mengembangkan inovasi dan mengedepankan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dengan perubahan konsep kompetisi tahun ini yang tidak hanya sebatas talent show, tetapi lebih bernilai dengan adanya proses inkubasi dan pendampingan untuk pengembangan inovasi.
Maria berharap karya-karya inovator tidak berhenti hanya sebatas prototype saja, tapi bergerak ke arah pemanfaatan di masyarakat, baik untuk pelayanan publik maupun investasi komersial. Menurutnya Motekar Award bukan tujuan akhir, melainkan pintu masuk agar para inovaator lebih percaya diri untuk menghasilkan karya yang lebih besar.
Maria juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cimahi berkomitmen mendorong agar inovasi tidak berhenti pada tataran prototipe. Ia menambahkan, pihaknya menargetkan lahirnya inovasi yang efektif, terukur, dan dapat digunakan sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat. “Inovasi harus menjadi budaya kerja dan sikap publik. Bukan sekadar gagasan, namun mampu menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menyelesaikan persoalan kota,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkot Cimahi juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembentukan Sentra Pelayanan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai ruang layanan dan pendampingan pendaftaran merek, hak cipta, indikasi geografis dan HKI lainnya, khususnya bagi UMKM, komunitas kreatif, serta peserta inkubasi Cimahi Technopark. Sentra ini menjadi fondasi agar karya inovatif warga Cimahi mendapat perlindungan yang memadai.
“Kerja sama ini bukan hanya formalitas. ini adalah pondasi bagi terkontrolnya sistem yang lebih kokoh, tujuannya untuk melindungi setiap karya dan inovasi warga Cimahi. Di sini kita butuh pendampingan teknis, aspek legalitas, saluran rumah inovator tidak cukup hanya dari kementerian dan pemerintah,” pungkas Maria.

Berikut adalah pemenang dari masing-masing kelompok peserta:
Kelompok Peserta 1 :
Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas Daerah, Badan Daerah, RSUD Cibabat dan Kecamatan

  1. Dyah Ajuni Lukitosari, S.T., M.T.; Arman Haryadi, S.T., M.M.; Chrisiana Agussalim, S.T.; Vidya Adhaninggar Dyah Lukitaningrum, S.T.; Sielvia Nur Aliyah Tammimi, A.Md.KL.; Alvi Agrian Munazar, S.Kom. Inovasi Tepung Grak Ompimpah (Teknologi Pendukung Gerakan Orang Cimahi Pilah Sampah). Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi.
  2. R. Dewi Martiati S., S.T., M.A.P.; Muhamad Prabowo, S.T.; Salwa Nurul’ain, A.Md.T. Inovasi C-Map (Cimahi Map for Action and Policy). Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi.
  3. Azis Sumaryono, M.Kom.; Lita Shinta Kumala, S.T.; Nurul Eka Nur Kumala, S.Stat.; Winda Aya Haliza, S.Stat. Inovasi Layanan Efektif Statistik Sektoral yang Berkualitas (Lestari). Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi.
    Kelompok Peserta 2 :
    Pusat Kesehatan Masyarakat/ Unit Pelaksana Teknis Daerah/Badan Layanan Umum Daerah/Kelurahan
  4. dr. Dhayanti Agustina; Egy Efrina Gautama, M.K.M.; Latifah Nurul Aini, S.K.M.; Zahra Nur Alya, S.Tr.Gz.; Rahmahdini Putri Ayu Lestari, Amd.Keb. Inovasi Catin Penting. UPTD Puskesmas Citeureup Kota Cimahi.
  5. Riko Aldi, S.Kep., Ners.; Ratnawati., S.K.M.; Dhita Faradhillah Putriadi., S.Tr.Gz.; Cyinthia Andriani Dewi., S.I.P. Inovasi Masyarakat Tanggap Penderita Gangguan Jiwa (MANTAPP JIWA). UPTD Puskesmas Cimahi Selatan Kota Cimahi.
  6. Ati Listianawati, S.PT., M.A.P.; Mula Febianto, S.T., M.Si.; Dea Rizma Julianti, S.Pi.; Tisa Rahmaliani, A.Md.Pi. Inovasi Yuk! Wisata Perbenihan Ikan (WISBEN). UPTD Balai Benih Ikan Air Tawar Kota Cimahi.
    Kelompok peserta 3 :
    Ide Inovasi (Pelajar, Masyarakat Umum, Mahasiswa, ASN (PNS Dan PPPK), Karyawan Pemkot Cimahi (THL dan Outsourching), dan Peserta Cimahi Innovathon Days)
  7. Sambas Subagdja, S.T., M.T. Inovasi Imah Kita Plus. Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi.
  8. Adetya Nuzuliani, S.Kesos. & Yoga Putut Afandi. S.T., M.Pwk. INOVASI Well Care AI. Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Cimahi.
  9. Kitna Mahardika Favian; Vriza Hexandria Saputra; Helsa Dwi Anjany; Nasya Anandita Putri; Karina Lestari. Inovasi Ecoverse. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kota Cimahi.
    Kelompok peserta 4 :
    Guru dan Tenaga Pendidik SD/Sederajat, SMP/Sederajat, Sma/Sederajat (Negeri dan Swasta)
  10. Lucky Taufik Sutrisno, S.Pd., M.Pd. Inovasi Plastic to Ecobrick for Teaching, Recycling, Action (PETRA). Sekolah Dasar Negeri Baros Mandiri 4 Kota Cimahi.
  11. Edi Mulyadi, S.Pd.,M.Pd.; Wike Dewi Hikmatika, S.Pd.; Eni Rostiani, S.Pd. Inovasi Praktisi (Praktik Literasi) Senachi untuk Akselerasi Pembangunan Kota Cimahi. Sekolah Menengah Pertama Negeri 6 Kota Cimahi.
  12. Sandi Sopandi, S.Pd., M.Pd. Inovasi Ruang Bahasa . Sekolah Dasar Negeri Rancabentang 3 Kota Cimahi.
    Kelompok peserta 5 :
    Masyarakat Umum (Komunitas, Perorangan, Koperasi, UMKM)
  13. Azni Dafina Hani. Inovasi Pemilah Sampah Otomatis Berbasis Artificial Inteligence (WASTE WISE). Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kota Cimahi.
  14. Dr. Galih Dani Septiyan Rahayu, M.Pd. Inovasi Generasi Bijak Pengambil Keputusan (GENBIJAK). Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi.
  15. Dr. Tati Ruhmawati, S.K.M., M.Kes.; Reni Lisnawati, S.ST.; Widaningsih; Jajang Ruhiyat; Heni; Mamat; Hasanah; Yeti; Saadah. Inovasi Sampah Diaper Untuk Media Tanam (SADIMTA). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung.
    Predikat Khusus : Perangkat Daerah Terinovatif
  16. Dinas Kesehatan Kota Cimahi.
  17. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Cimahi .
  18. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi.

Achmad Syafei
Sumber:(Bidang IKPS)