Home Blog Page 1706

Kapolres Bagikan 7 Ekor Sapi dan 8 Kambing

JEMBER – Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Kepala Kepolisian Resort Jember AKBP. Arif Rachman Arifin, S.I.K M.H menyerahkan secara simbolis 1 ekor sapi sebagai hewan kurban kepada 11 perwakilan Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Di Kabupaten Jember. Senin Sore (19/07/2021).

Lewat momentum Idhul Adha, Kapolres Jember membagikan 7 ekor Sapi dan 8 ekor kambing. Saat penyerahan turut didampingi pejabat utama (PJU) Polres Jember. Hewan kurban ini disalurkan kepada yang berhak menerimanya.

Penyerahan hewan kurban sebagai rutinitas tahunan. Polres Jember berkomitmen terus meningkatkan kepedulian sesama untuk saling berbagi dan menjadi bagian partisipasi kepedulian sosial yang sangat diharapkan selama (PPKM) Darurat diberlakukan.

Ps. Kasiehumas Polres Jember Iptu. Brisan Imman Nulla mengatakan dalam peringatan hari besar Idul Adha tahun ini, situasinya masih ditengah pandemi.

“Tidak bosan Kami mengingatkan tetap menjaga disiplin protokol kesehatan 5 M selama proses penyembelihan hewan kurban dan penyaluran kepada yang berhak menerima wajib diupayakan dilakukan secara dor to door”, tuturnya.

Dia kembali menganjurkan kepada masyarakat selama Pandemi harus bisa menahan diri sebagai langkah antisipasi mengingat penularan Virus Covid-19 yang tak kunjung mereda.

” Langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid 19 harus lebih diutamakan, itu akan sangat berguna dalam memutus rantai penularan Covid-19 yang mewabah hingga saat ini”, tegasnya. (son)

Bupati Dan Ketua PMI Jember Pelopori Donor Darah Plasma Konvalesen

Jember. Berdasarkan data pantauan Covid-19 yang dirilis satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, Senin, 19/7/2021, kasus terkonfirmasi baru mengalami lonjakan signifikan sehingga Jember berstatus Zona Merah, tercatat 104 pasien baru terkonfirmasi, sebanyak 47 pasien yang dinyatakan sembuh dan 14 pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Jember.

Merespon lonjakan kasus Covif-19 di Kabupaten Jember, Bupati Jember sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 memberikan contoh untuk menyumbangkan darah plasma konvalesen dengan mengajak organisasi perangkat daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sembuh dari Covid-19 atau penyintas dilingkungan pemkab Jember dengan mengikuti proses pengambilan sampel darah plasma konvalesen oleh petugas PMI Kabupaten Jember di pendopo Wahya Wibawa Graha, Senin, 19/7/2021.

Bupati Jember, H. Hendy Siswanto mengaku terdorong untuk donor darah plasma konvalesen seiring meningkatnya kasus baru Covid-19 di kabupaten Jember. “Kebetulan pada tanggal 25 Oktober 2020, saya terkonfirmasi Covid-19, “Ucapnya.

H. Hendy Siswanto bupati Jember, Anggota DPRD dan Ketua PMI Kabupaten Jember yang juga penyintas karena sebelumnya pernah terpapar covid-19 pada akhir 2020 menjadi pelopor melakukan gerakan donor darah plasma konvalesen secara massif.

“Kami mengajak para penyintas COVID-19 Jember yang telah memenuhi syarat untuk menyumbangkan plasmanya melalui PMI Kabupaten Jember, agar semakin banyak pasien Covid-19 yang bisa tertolong nyawanya yang sedang menjalani perawatan dirumah sakit-rumah sakit. ” Ucap H. Hendy Siswanto, Bupati Jember saat mengikuti pengambilan sampel darah bersama sejumlah ASN pemkab Jember.

Sementara, H. E. A. Zaenal Marzuki, SH, MH, Ketua PMI Kabupaten Jember sangat mengapresiasi gebrakan Bupati Jember yang telah memprakarsai pengambilan sampel darah plasma konvalesen, Bupati dan Forkopimda Jember telah memberikan tauladan bagi masyarakat Jember untuk menyumbangkan darah plasmanya melalui PMI Kabupaten Jember.

“Kami mengucapkan terimakasih dukungan penuh Bupati Jember beserta jajaran OPD Jember, Forkopimda yang iklas meluangkan waktunya mengikuti tahapan pengambilan sampel darah plasma konvalesen,”Ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan pengambilan sampel darah plasma konvalesen ini bisa memicu para penyintas covid -19 terpanggil menyumbangkan darah plasmanya.

Saat ini (Senin, 19/7) sudah ada delapan orang yang mengikuti pengambilan sampel darah plasma konvalesen di Pendopo Jember. “Pungkasnya.

Lebih lanjut, Disampaikan syarat-syarat sebagai calon pendonor plasma konvalesen atau penyintas Covid-19 yaitu Pernah terjangkit Covid-19 dengan SWAB PCR Positif dan Negatif Covid-19, Bukan OTG (bergejala sedang dan negative Covid-19, Berat Badan Minimal 55 kg, Usia 18 – 60 laki-laki/perempuan yang belum pernah hamil, Sudah sembuh/swab negative sampai 3 bulan sejak sembuh, Lolos dari screaning yang akan dilakukan menjelang donor.”sambungnya.

Selain itu, pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dapat menghubungi Call Center PMI Kabupaten Jember berikut ini, EA Zaenal Marzuki 081 334 264 899, H M Fadalah 082 322 214 093, Dr Dudung Ari Rusli 081 2345 6257
Atin Mahatma 081 230 495 506, Ninuk Handayani 085 103 773 317. (Son)

Polsek Jajaran Gencarkan Testing, Tracing Dan Treatment di Masa PPKM Darurat

LUMAJANG – Guna mencegah penyebaran covid-19, Polsek Jajaran Polres Lumajang, Koramil bersama PPKM Mikro terus berperan aktif dalam melakukan 3T yakni Testing,Tracing dan Treatment.

Seperti dilakukan oleh jajaran Polsek Padang, Candipuro, Kunir, Sumbersuko, Randuagung, dan Yosowilangun bersama Puskesmas melaksanakan tracing kepada warga yang kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif, Senin (19/7/2021).

Paur Subbag Humas Polres Lumajang kegiatan tracing dilakukan Polsek bersama Koramil mendampingi tim medis melakukan giat tracing dirumah keluarga yang terkonfirmasi positif.

“Selain melaksanakan tracing, petugas memberikan himbauan dan edukasi kepada warga untuk selalu mematuhi prokes, memakai masker dan tidak menjalin kontak secara langsung dengan warga lainnya,” jelasnya.

Shinta menjelaskan bahwa tracing atau pelacakan yang dilakukannya bersama tim satgas Covid-19 ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Kegiatan pendampingan Tracing merupakan salah satu bentuk kepedulian dan juga menjadi tugas TNI-POLRI, untuk pelaksanaan penelusuran kontak erat covid-19. sebagai tindakan percepatan penanganan kasus covid-19.” ungkapnya.

Lanjut dia, Giat tracing tersebut dilakukan karena menindak lanjuti adanya warga yang positif Covid 19 sehingga dilakukan Tracing terhadap kontak/interaksi warga masyarakat/keluarga dengan pasien yang konfirmasi positif Covid 19.

“Sehingga bisa diantisipasi penyebaran dan penularan COVID-19 dan bisa diminimalisir atau dicegah sejak dini,” pungkas Shinta. *

Hipnoterapi Jadi Solusi Warga Mojokerto yang Takut Divaksin

MOJOKERTO – Warga Kabupaten Mojokerto yang takut divaksin COVID-19 atau fobia jarum suntik kini tak perlu risau. Karena polisi menyediakan layanan hipnoterapi yang terbukti ampuh mengatasi ketakutan tersebut.

Hipnoterapi mulai diterapkan pada vaksinasi COVID-19 terhadap kalangan mahasiswa di Mapolsek Trowulan, Kabupaten Mojokerto siang tadi. Fobia jarum suntik salah satunya dialami Ikhwanul Kirom (23).

Mahasiswa STIE Al Anwar ini menyampaikan langsung ketakutannya kepada Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander di lokasi. Ia mengaku fobia jarum suntik sejak kecil. Sehingga selama ini Ikhwanul hanya minum obat ketika sakit.

Dony lantas menugaskan Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Mojokerto Iptu Edy Widoyono untuk melayani Ikhwanul. Edy memang dikenal sebagai ahli hipnoterapi.

Saat melakukan hipnoterapi, Edy memasukkan beberapa sugesti ke alam bawah sadar Ikhwanul. Yakni tidak akan takut lagi dengan jarum suntik, vaksinasi Corona penting untuk kesehatan, serta menjadi pelopor protokol kesehatan (prokes) di masyarakat.

Setelah dihipnoterapi, Ikhwanul tak lagi fobia jarum suntik. Ia nampak tenang mengikuti prosedur vaksinasi COVID-19. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, sampai disuntik vaksin dosis pertama.

“Tadi takut disuntik karena sejak kecil saya takut jarum suntik. Setelah dihipnoterapi, saat disuntik tidak terasa, perasaan takut sudah tidak ada, sebelum disuntik juga tak ada deg-degan sama sekali,” kata Ikhwanul di lokasi, Senin (19/7/2021).

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menjelaskan, layanan hipnoterapi diberikan kepada seluruh warga Bumi Majapahit yang fobia jarum suntik. Tidak hanya itu, hipnoterapi juga diberikan terhadap masyarakat yang selama ini takut divaksin COVID-19 karena berbagai isu negatif yang beredar di medsos.

“Hipnoterapi untuk memberi rasa tenang kepada masyarakat yang takut disuntik maupun takut divaksin. Kita lihat tadi ada salah satu peserta vaksinasi yang takut disuntik. Setelah dihipnoterapi, tidak takut lagi dan akan menjadi pelopor prokes di tengah masyarakat,” terangnya.

Dony berharap, Gerai Vaksin Presisi dan layanan hipnoterapi bisa mempercepat vaksinasi COVID-19 di Bumi Majapahit. Sehingga Agustus nanti 70 persen penduduk Kabupaten Mojokerto selesai divaksin.

“Mudah-mudahan ini bisa berjalan terus agar nantinya seluruh warga Mojokerto mendapatkan vaksin untuk menciptakan herd immunity. Sehingga kita terbebas dari COVID-19,” tandasnya. (tim)

Polres Jombang Kembali Salurkan 5,25 Ton Beras

JOMBANG – Polres Jombang kembali menyalurkan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 dan PPKM darurat di wilayah Kabupaten Jombang. Melalui Bhabinkamtibmas, bantuan Sembako berupa paket beras sebanyak 5,25 ton tersebut, dibagikan secara door to door kepada warga, Sabtu (19/7/2021).

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho mengungkapkan, kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Jombang yang saat ini sedang menghadapi pembatasan mobilitas atau PPKM darurat sehngga masyarakat terkena imbasnya.

“Para Bhabinkamtibmas nanti akan membagikan satu paket beras sembako berisi 5 Kg kepada warga binaannya yang kurang mampu dan terdampak adanya PPKM darurat. Tolong bansos ini disampaikan kepada masyarakat yang tepat, Insyaallah membawa pahala bagi kita semuanya.,” ujar Kapolres saat menyerahkan bansos secara simbolis kepada Bhabinkamtibmas di halaman Mapolres Jombang.

Usai menyerahkan bantuan melalui Bhabinkamtibmas, Kapolres juga turun langsung membagikan beras kepada masyarakat di sepanjang jalan KH. Wakhid Hasyim (sekitar Mapolres Jombang). Ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sosial berupa beras ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Sebanyak 1.050 warga Kabupaten Jombang hari ini mendapatkan bantuan, kami harapkan Bansos ini tepat sasaran bagi warga masyarakat yang membutuhkan dan semoga sedikit membantu meringankan beban ekonomi di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, Selain menegakkan aturan PPKM darurat, kami juga melakukan kegiatan kemanusiaan berupa pembagian sembako. Pihaknya juga mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan PPKM Darurat dan protokol kesehatan dengan menjalankan 5 M dan tetap semangan di masa pandemi ini,” pungkasnya. (tim)

Jelang Idul Adha, RMS Grop salurkan Puluhan Ekor Hewan Qurban

PASURUAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, yang jatuh pada tanggal 20 Juli, RMS Group yang dimiliki H. Rokhmawan kembali menyalurkan puluhan hewan qurban.

Puluhan hewan qurban sendiri di salurkan ke beberapa tempat baik di sekitaran lokasi perusahaan, Desa sekitar, relasi, pondok pesantren serta beberapa tempat yang sudah masuk dalam daftar penerimaan hewan qurban tersebut.

Hewan-hewan qurban itu diserahkan langsung kepada perwakilan yang nantinya akan menyelenggarakan pemotongan hewan qurban, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang paling berhak.

Perlu diketahui bahwa untuk tahun ini RMS group menyalurkan 75 ekor sapi, dan sudah di distribusikan ke beberapa tempat pada Hari Senin (19/07/21).

“Bagi umat muslim, Qurban merupakan ibadah yang diajarkan Nabi Ibrahim sebagai wujud kepatuhan atas perintah Tuhan,” papar H. Rokhmawan.

“Selain itu, dengan ber-qurban kita juga membangun solidaritas terhadap sesama manusia.”

H. Rokhmawan menjelaskan bahwa penyaluran hewan qurban merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun.

“Semoga kedepan bisa memberikan yang lebih dari tahun ini, dan bisa di rasakan langsung oleh masyarakat yang memang benar-benar berhak menerimanya,” pungkas H. Rokhmawan. (por)

Bupati Lepas Pendistribusian Bansos dari Kemensos

JEMBER – Bertempat di Gudang Bulog di Pecoro Jember, Bupati Jember Ir. Hendy Siswanto melepas pendistribusian bantuan sosial dari Kemensos RI berupa paket beras.

Bupati Hendy telah mengecek kualitas beras yang didistribusikan.

Hasilnya beras tersebut dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.

Bupati Hendy menjelaskan, Pemkab Jember menerima bansos berupa beras untuk didistribusikan kepada 136.016 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Jember.

“Masing-masing paket berisi 10 kilogram beras, Alhamdulillah tadi sudah kami cek kondisinya baik dan kayak konsumsi,” ungkap Bupati Hendy.

Dia menyampaikan bantuan ini wujud kehadiran pemerintah dalam membantu meringankan beban kehidupan sehari-hari masyarakat di masa PPKM darurat ini.

Sebaliknya dia meminta seluruh warga Jember untuk peduli terhadap keselamatan sesama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Apalagi saat ini kondisinya kasus Covid-19 ini sedang tinggi jadi tolong patuhi peraturan pemerintah, jangan kemana-mana jika tidak mendesak, ini kondisinya darurat, sudah banyak warga Jember meninggal dunia akibat Covid-19 ini,” pesannya.

Mengenai ketepatan penerima manfaat, Bupati Hendy menyampaikan pihaknya selalu melakukan verifikasi faktual.

“Kami selalu mengupayakan agar bantuan tersebut tepat sasaran, staf kami telah melakukan verifikasi faktual di lapangan, apabila ada kesalahan silakan sampaikan kepada kami supaya kami perbaiki,” pungkasnya. (son)

Tindaklanjuti SE Mendagri, Bupati Gelar Rakor dengan OPD

JEMBER – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menggelar rapat koordinasi dengan para Kepala OPD terkait Surat Edaran Menteri Dalam Negeri nomor 440/3929/SJ tentang Penertiban Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Percepatan Pemberian Vaksin bagi Masyarakat, Minggu malam (18/07/2021) di Pendopo Wahyawibawagraha.

Dalam SE itu dijelaskan, dalam rangka mendukung PPKM dan demi mencegah penyebaran COVID-19 dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan rakyat dan percepatan pemberian vaksin bagi seluruh masyarakat, Mendagri Tito meminta seluruh kepala daerah melakukan enam langkah yang ditentukan pemerintah pusat.

Pertama, mengevaluasi secara reguler penertiban pelaksanaan PPKM di wilayahnya untuk mengetahui efektivitasnya menekan penularan kasus COVID-19.

Kedua, Mendagri Tito memerintahkan jajaran Satpol PP di daerah masing-masing mengutamakan langkah-langkah yang profesional, humanis dan persuasif dalam pelaksanaan PPKM.

Ketiga, kepala daerah diminta membantu masyarakat yang kesulitan secara ekonomi akibat terdampak COVID-19 hingga terdampak PPKM. Kepala daerah bisa membantu masyarakat dengan cara memberikan masker, hand sanitizer, bantuan sembako, suplemen makanan sehat dan disesuaikan dengan kondisi/kemampuan keuangan daerah.
“Nanti saya akan bertanya lebih lanjut ini apa yang dimaksud “terdampak” COVID-19 hingga PPKM ini, apakah yang terkonfirmasi positif COVID-19 atau siapa dan kriteria terdampak ini seperti apa. Kalau penjabaran secara Bahasa Indonesia, terdampak itu ya semua,” kata Bupati Hendy Siswanto dalam rakor tersebut.

Untuk pemberian masker, hand sanitizer, bantuan sembako, suplemen makanan sehat, Bupati Hendy mentruksikan untuk membuat rincian belanja terlebih dulu dengan menyesuaikan dengan kekuatan anggaran.

“Untuk vaksinasi, buatkan mapping dan laporan perwilayah. Misal untuk Kecamatan Kaliwates sudah berapa persen yang tervaksinasi,” sambungnya

Keempat, kepala daerah diminta melaksanakan percepatan pemberian vaksin COVID-19 bagi masyarakat.

Kelima, kepala daerah diminta melakukan sosialisasi penerapan 5M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas secara masif kepada masyarakat dan mendistribusikan masker kepada masyarakat luas menggunakan anggaran yang tersedia.

Keenam, melaporkan pelaksanaan Surat Edaran Menteri ini kepada Menteri Dalam Negeri.

“Untuk Kepala BPBD terkait untuk segera mengadakan belanja masker untuk masyarakat Jember, seluruh Kepala OPD harus gerak cepat terhadap SE Mendagri ini, prinsipnya harus cepat dan penuh kehati-hatian dalam melangkah,” pungkasnya. (Son)

Forkopimda Jatim Cek Penambahan 200 Bed Ruang ICU dan HCU RSUD Dr Soetomo

SURABAYA – Forkompimda Jawa Timur mengecek secara langsung penambahan ruang ICU dan HCU, serta menyapa tenaga kesehatan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, pada Senin (19/7/2021).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto, Panglima Komando Armada II (Pangkormada II) Laksamana Muda TNI Iwan Isnurwanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, Sekda prov, Pejabat Utama Polda Jatim dan Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya melakukan pengecekan penambahan ruang ICU, yang terletak di Zona parkir A RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Penambahan ruang HCU dan ICU yang baru ini ada 6 level 3 lantai, yakni lantai 3,4,5, dengan menyediakan 200 kapasitas bed. levelnya adalah dan intensif per unit.

Usai mengecek penambahan dan kesiapan tempat ICU, Forkopimda lanjut menyapa para tenaga kesehatan yang berada di berbagai daerah secara virtual, di ruang Lokawidya RSUD Dr. Soetomo.

“Kami bersama-sama Forkopimda melakukan pengecekan, insyaallah besok sudah bisa digunakan, ada gedung parkir yang memang sudah beberapa waktu lalu disiapkan untuk memberikan layanan. Ada kualifikasi High Care Unit (HCU) dan Intensive Care Unit (ICU),” tandasnya Gubernur Jatim usai menyapa para nakes.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, penambahan ruang ICU dan HCU ini rencananya besok sudah bisa di gunakan, untuk layanan HCU.

“Yang tadi kami lihat insyaallah besok sudah akan bisa memulai layanan untuk High Care Unit,” ucapnya Gubernur Jatim didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II dan Kabinda Jatim.

Selain itu, Khofifah memaparkan bahwa seluruh seluruh Forkopimda tidak akan pernah berhenti untuk terus berikhtiar, membangun sinergitas seluas-luasnya guna penanganan pandemi covid-19.

“Kekompakan kami di jajaran Forkopimda Jawa Timur adalah bagian bukti, bahwa kami ingin memberikan perlindungan dan keselamatan warga di Jawa Timur ini dengan sepenuh energi yang bisa kita maksimalkan,” akunya.

“Kami pun juga ingin menyampaikan bahwa teman-teman terutama tadi kita sampaikan pada para dokter-dokter yang sedang mengambil spesialisasi terutama paru dan penyakit dalam, mereka juga harus bekerja ekstra bekerja keras memberikan layanan terbaiknya,” tambahnya.

Gubernur juga menambahkan, mereka terus berupaya penanganan covid-19 dari hulu ke hilir, yang satu hilirnya adalah layanan kuratif, hulunya antara lain adalah penerapan prokes 5M dan vaksinasi.

“Semua elemen-elemen strategis di Jawa Timur melakukan maksimalisasi vaksinasi dengan luar biasa. Vaksinasi kita maksimalkan layanan-layanan yang bersifat kuratif juga kita maksimalkan, mudah-mudahan semua berseiring dengan ikhtiar menyelamatkan dan melindungi warga masyarakat Jawa Timur,” pungkas Gubernur Jatim. (tim)

Kapolres Lumajang Pantau Pengendalian Mobilitas di Pos Check Point PPKM Darurat

LUMAJANG-Dihari keenam belas PPKM Darurat, Kapolres Lumajang turun langsung melakukan pengecekan pengendalian mobilitas di Pos check point Penyekatan Jembatan Timbang Klakah, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Minggu (18/7/2021).

Paur Subbag Humas POlres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, Dalam kegiatan tersebut Kapolres tampak langsung melakukan pemeriksaan kepada kendaraan yang melintas dengan memeriksa surat – surat yang diperlukan untuk warga yang ingin melintas, termasuk KTP maupun bebas Covid-19 dengan menunjukkan surat Vaksinasi.

“Kapolres juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, Kata Shinta, Kapolres juga menekankan agar petugas yang melaksanakan pengamanan tetap mematuhi protokol kesehatan, dan bertindak secara humanis dan menghindari tindakan arogansi.

“Tadi Kapolres melakukan pemeriksaan secara humanis terhadap kendaraan yang melintas. Itupun harus menjadi contoh kepada anggotanya harus bersikap secara humanis,” terang dia.

Selain Kapolres, petugas gabungan terdiri dari Polres Lumajang, Kodim 0821, Satpol PP dan Dishub juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang masuk Lumajang.

“Petugas gabungan melakukan pemeriksaan kendaraan seperti kartu vaksin, hasil swab tes hingga surat keterangan kerja di sektor esensial atau kritikal,” Lanjut Shinta.

Lebih lanjut ia menambahkan, kendaraan yang diperiksa petugas dihari keenam belas baik di pos penyekatan Timbang Klakah dan Pos Sukosari ada 233 kendaraan.

“Sementara kendaraan yang diputar balikkan ada 7 kendaraan karena tidak bisa menunjukan kartu vaksin, hasil swab tes hingga surat keterangan kerja, ” jelasnya. (Humas Polres Lumajang)