Home Blog Page 1725

Citarum Harum Sektor 21 Sub Sektor 14 Cimahi Utara Bersama Warga Bersihkan Sungai Cimahi

CIMAHI – Suasana TNI Manunggal bersama rakyat sangat terasa kuat, seperti terlihat di wilayah RT 08 RW 02 Kelurahan Cimahi Kecamatan Cimahi Tengah pada

Mereka bersatu di sungai yang membelah dari utara ke selatan wilayah Kota Cimahi.

Konon, sungai itu merupakan aset alam yang dimiliki oleh Kota Cimahi. Namun seiring berjalannya waktu, sungai itu tak sejernih masa lampau.

Melihat kondisi itulah, TNI bersama warga yang tergabung dalam Citarum Harum Sektor 21 /Sub sektor 14 Cimahi Utara, bergerak dalam program Citarum Harum.

Program yang dicanangkan oleh pemerintah merupakan jawaban atas kondisi sungai yang ada khususnya di wilayah Jawa Barat.

Kegiatan membersihkan sungai Cimahi ini dipimpin oleh DanSub Sektor 14
Serna Frisky.

Saat ditemui oleh wartawan, Frisky menjelaskan, pihaknya bersama masyarakat dari SatGas Citarum Harum Sektor 21 sub Sektor 14 Cimahi Utara sedang melaksanakan Program kita yaitu Karya Bhakti.

‘Program harian kami yakni setiap hari dimulai dengan Apel kemudian Karya Bhakti kemudian KomSos, dimana kegiatannya adalah sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan khususnya sungai,agar ketika ada hujan tidak banjir,” terangnya.

Lalu, imbuh dia, pihaknya akan rutin mengadakan patroli sungai untuk mengantisipasi apabila ada masyarakat yang membuang sampah ke sungai.

“Kita akan ingatkan agar tidak membuang sampah ke sungai. Kedepan kami merencanakan untuk melakukan penanaman pohon,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, imbuhnya, akan melakukan sosialisasi pada masyarakat.

“Tadi kami hanya mencoba menanam beberapa pohon sebagai langkah awal. Selanjutnya, masyarakat sendiri yang melaksanakannya agar sungai Cimahi ini menjadi bersih dan lestari dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.

“Jangan buang sampah ke sungai ya,” pungkas Frisky.

Sementara itu, salah seorang warga yang mewakili masyara RT 08 RW 02 Kelurahan Cimahi, Barnas menuturkan sangat mengapresiasi kegiatan Karya Bhakti ini. Semoga dapat ditingkatkan lagi,” ungkap Barnas.

Reporter: Achmad Edison

Forkopimka Wonomerto Bersama Jajaran Rapat Virtual Dengan Forkopimda

PROBOLINGGO — Menyikapi diberlakukannya PPKM( Pemberlakuan Pembasan Kegiatan Masyarakat) darurat untuk pulau Jawa dan Bali yang telah dicanangkan oleh pemerintah, Forkopimda Kabupaten Probolinggo secara aktif mengadakan kordinasi dengan pihak- pihak terkait.

Untuk kegiatan hari ini, Forkopimka Wonomerto, yang juga diikuti oleh Sekcam, Kasi dan staf, kepala KUA dan seluruh kepala desa se- kecamatan Wonomerto.

Mochammad Said, camat Wonomerto sehabis mengadakan rapat secara virtual mengharapkan keada seluruh kepala desa se-Wonomerto, untuk memberikan penyuluhan dan edukasi tentang pemberlakuan PPKM darurat tersebut, sehingga hal ini bisa diterima dengan baik dan dijalankan sesuai prosedur dengan penuh kesadaran.

“Saya harapkan kepada masyarakat untuk bersabar menjalani ketidaknyamanan ini, akan tetapi kebijakan ini harus didukung dengan sepenuh hati, karena semuanya juga untuk kepentingan bersama,”Ujar Mohammad Said.

Diharapkan juga kepada seluruh stakeholder untuk tidak segan segan memberikan pengertian kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, sehingga harapan untuk memeutus mata rantai covid-19 dapat berhasil. ( N.Hermanto)

Zulmi Hadiri Soft Launching Aplikasi Desa Terpadu

PROBOLINGGO — Zulmi Noor Hasani, ketua Himpunan Pengusaha Muda Inddonesia ( HIPMI) Probolinggo, Senin, 28, Juni 2021 ikut menghadiri acara cangkrukan desa serta soft launching aplikasi desa terpadu yang dilaksanakan di pendopo kecamatan Lumbang.

Kegiatan yang di ikuti oleh pejabat, perangkat, operator desa dua kecamatan yakni kecamatan Lumbang dan Wonomerto, dihadiri juga oleh beberapa pejabat daerah tersebut, berjalan sangat gayeng dan penuh kekeluargaan.

Dengan tidak mengurangi agenda utamanya, para peserta yang hadir dengan para pejabat sebagai narasumber, terjadi dialog interaktif yang positif, sehingga kegiatan tersebut sangat terkesan dan menambah wawasan bagi para undangan.

Selain Zulmi, juga dihadiri oleh Edi kepala dinas PMD, juga kedua camat , yang diikuti oleh para pendamping desa, para operator desa, pendamping PKH dua kecamatan dan narasumber LKKNU dari Kraksaan dan perwakilan dari UNIJA( Universitas Nurul Jadid), Taufiq dan kawan kawan.

Dalam pelaksanaan cangkrukan desa dan launching aplikasi desa, semua yang hadir tetap menerapkan protokol kesehatan.( Wulan)

Penerapan Hari Pertama PPKM Darurat, Polda Jatim Berangkatkan Patroli Show of Force

SURABAYA – Polda Jawa Timur, yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi pejabat utama (PJU) Polda Jatim, Sabtu (3/7/2021) pagi, memberangkatkan Patroli Show Of Force Dalam Rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jatim.

Wakapolda Jatim dalam arahannya menyebutkan, pada hari ini Polda Jawa Timur melaksanakan Patroli Show Of Force Dalam Rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jatim.

“Sesuai dengan Intruksi menteri dalam negeri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat, didalam nya mengatur dan mengamanahkan kegiatan TNI, Polri membantu Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/kota” kata Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Sabtu (3/7/2021) pagi.

Lanjut Wakapolda, hari ini melaksanakan patroli gabungan, TNI, Polri serta Pemerintah Daerah, untuk melihat bagaimana pelaksanaan masyarakat terkait pemberlakuan PPKM Darurat berjalan dengan baik.

“Ada pembagian setiap wilayah seperti di Surabaya Raya, maupun diluar dari surabaya raya. Diharapkan PPKM Darurat bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya.

Mereka yang berangkat ini nantinya melakukan sosialisasi kepada masyarakat, himbauan maupun teguran kepada masyarakat. Sehingga nantinya akan dijadikan bahan evaluasi, dan setiap pelaksanaan akan di evaluasi.

“Personil yang terbagi pada hari ini ada 5 (lima) tim, dan setiap tim ada 100 orang, gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Satpol-pp,” tambahnya.

Jika petugas menemukan masyarakat yang tidak menggunakan masker, maka diharapkan masyarakat wajib menggunakan masker, jika ditemukan ada warga yang makan di lokasi, dihimbau untuk tidak makan di tempat. Sehingga nantinya tidak terjadi kerumunan.

“Peningkatan pembatasan mobilitas masyarakat di titik-titik perbatasan, pelaksanaan PPKM Darurat dilaksanakan secara bersinergi oleh 3 Pilar yaitu TNI, Polri dan Pemerintah Daerah. Dan seluruh personel yang bertugas tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya. (tim)

Kabaharkam Sebut Operasi Aman Nusa II Lanjutan Utamakan Pencegahan Covid-19

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram (STR) bernomor STR/577/VII/OPS.2./2021, soal Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Lanjutan. Hal ini menindaklanjuti soal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Kabaharkam Polri sekaligus kepala operasi pusat tersebut, Komjen Arief Sulistyanto menyebut bahwa Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini bakal mengutamakan proses pencegahan virus corona atau Covid-19.

“Langkah paling utama adalah pencegahan mengurangi angka positif. Dimulai dengan pembatasan kegiatan masyarakat, edukasi, sosialisasi dan penerapan Prokes dengan ketat. Diharapkan masyarakat akan patuh terhadap pencegahan Covid-19,” kata Arief saat melakukan peninjauan penyekatan PPKM Darurat di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Sabtu (3/7/2021).

Menurut Arief, pelaksanaan kebijakan PPKM Darurat harus dipahami semua pihak. Mengingat, aparat kepolisian sudah melakukan penyekatan di 407 titik untuk membatasi mobilitas atau pergerakan masyarakat.

Pembatasan itu, kata Arief, bertujuan untuk melindungi masyarakat dari Covid-19 dan langkah untuk menekan dan mengurangi penularan.

“Sehingga ketentuan dilanggar untuk lakukan penegakan hukum dari mengingatkan dan penindakan dengan objektif dan humanis. Masyarakat harus bisa memahami dan mentaati peraturan, karena ini kepentingan bersama,” ujar Arief.

Sementara dari hasil tinjauannya, Arief mengungkapkan, di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih didapatkan kegiatan masyarakat di pasar dan pedagang kaki lima serta arus lalu lintas masih terpantau ramai.

Namun, menurut Arief, pergerakan tersebut sebagai kegiatan yang kategori esensial terkait dengan pemenuhan pangan dan sandang masyarakat. Untuk arus lalu lintas, kendaraan umum memang berkurang namun ojek online masih beroperasi karena untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara daring.

Sebab itu, Arief mengimbau kepada seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat yang melakukan kegiatan untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Arief dan jajaran melakukan peninjauan ke beberapa titik, yakni, wilayah penyekatan yang dilakukan Polres Jakarta Selatan di cek poiny Pasar Jumat Ciputat. Kemudian dilanjutkan ke wilayah penyekatan di Bekasi Kota. (tim)

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal di SUGBK

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung vaksinasi massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (3/7/2021).

Mereka berdua melihat langsung proses vaksinasi yang dihadiri masyarakat tersebut. Keduanya juga menyempatkan untuk berdialog langsung dengan warga yang disuntik vaksin.

“Kegiatan vaksinasi di Stadion Utama Gelora Bung Karno dilaksanakan dari tanggal 3 sampai dengan 4 Juli 2021. Dengan target vaksinasi sebanyak 20.000 orang masyarakat umum,” kata Sigit dalam tinjauannya.

Menurut Sigit, dalam vaksinasi massal di SUGBK ini melibatkan ratusan vaksinator dari TNI dan Polri.

“Petugas vaksinator yang dilibatkan dalam kegiatan ini sejumlah 80 tim (320 orang) vaksinator yang terdiri dari 60 tim (240 orang) vaksinator TNI, dan 20 tim (80 orang) vaksinator Polri,” ujar Sigit.

Sigit berharap dengan diadakannya vaksinasi massal ini maka kekebalan kelompok atau Herd Immunity terhadap Covid-19 bisa dengan segera terwujud. (tim)

Pada Silaturahmi Pertama, Kapolres Minta Tidak Ada Beda Perlakuan pada Awak Media

PASURUAN – Kapolres Pasuruan yang baru, AKBP Erick Frendriz SIK, M,Si. menggelar acara perkenalan dan silaturahmi dengan para awak media yang bertugas di Pasuruan Raya

Acara yang bertujuan untuk menjaga sinergitas antara Kepolisian dengan Wartawan itu, digelar di Mapolres Pasuruan, pada Jumat, (2/07/21),

Selain Kapolres bersama jajaran pejabat utama (PJU), Humas Polres Pasuruan, tampak juga para Pimpinan Redaksi dan wartawan baik dari media online, cetak maupun elektronik yang bertugas di wilayah hukum Polres Pasuruan Raya.

Kapolres Pasuruan Erick Frendriz setelah menyampaikan perkenalan dan rasa terima kasihnya pada pewarta, dia juga menyampaikan strategi-strategi yang akan dilakukan Polres Pasuruan kedepannya.

“Terima kasih saya kepada semua jurnalis Kabupaten Pasuruan yang telah hadir disini. Media bagi saya hal yang sangat penting untuk dipahami. Karena apapun yang kamu lakukan, apapun yang terjadi di masyarakat kalau tidak ada rekan-rekan tidak akan sampai dengan baik,” terang Erick.

Mantan Kapolres Bondowoso itu pun memaparkan, akan membuat strategi -strategi, baik dalam komunikasi maupun dalam menyampaikan berita agar bisa berimbang kedepannya.

“Strategi-strategi yang pernah saya lakukan di tempat lain, mungkin cocok di sini,” ungkap Erick.

Pada kesematan itu pula Kapolres berpesan pada PJU agar tidak membedakan-bedakan para awak media.

“Dalam memberikan tanggapan atau pernyataan kepada para awak media, saya minta kepada para Kasat, jangan pernah membeda-bedakan, baik itu media online, maupun elektronik,” tegasnya. (qomar)

Polres Pasuruan Gelar Apel Pasukan Jelang PPKM Darurat

PASURUAN – Kepolisian Resor Pasuruan menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Kontijensi Aman Nusa II Penanganan COVID-19 Lanjutan menjelang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

“Tunjukkan sikap simpatik dan humanis, hindari sifat arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk saat operasi protokol kesehatan PPKM darurat diterapkan mulai besok,” kata Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendiz, S.I.K. M.Si di Lapangan “Sarja Arya Racana” Mapolres Pasuruan, Sabtu

Apel gelar pasukan dimulai pada pukul 08.00 WIB itu diikuti 112 personel yang terdiri atas 12 personel pejabat perwira menengah, 13 perwira pertama, 17 personel lalu lintas, serta 10 personel bagian operasional.

Berikutnya, tujuh personel Satintel, delapan Satreskrim, satu dari Satnarkoba, 16 personel Satgas PPKM, delapan Propam, 10 prajurit TNI, dan enam personel Dinas BPBD Kabupaten Pasuruan

Menurut Erick, dibutuhkan penanganan ekstra keras agar lonjakan kasus COVID-19 dapat ditekan semaksimal mungkin, termasuk pembatasan mobilitas masyarakat di wilayah hukumnya.

“Seperti diketahui rekan-rekan media, kami sudah menyiapkan beberapa skema pengaturan lalu lintas yang membatasi ruang gerak warga sesuai dengan kebijakan PPKM darurat demi keselamatan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan pos-pos check point di wilayah perbatasan yang secara khusus akan memeriksa pengendara dengan akses keluar masuk Kabupaten Pasuruan, termasuk menyiapkan tes Swab antigen secara random.

Kapolres Pasuruan Ajun komisaris Besar Polisi Erick Frendriz mengecek kesiapan petugas gabungan Operasi Kontijensi Aman Nusa II saat gelar apel pasukan di Mapolres Pasuruan, Sabtu(3/7/2021).

Berdasarkan data terakhir yang dihimpun Pemerintah Kabupaten Pasuruan, tercatat ada 3.148 kasus aktif COVID-19 dengan angka penambahan kasus tertinggi di lima kecamatan.

Ia menyebutkan kelima kecamatan itu, yakni Kecamatan Bangil 32 Kasus, Prigen 32 kasus, Gempol 22 kasus, Beji 20 kasus, dan Pandaan 16 kasus

“Itu data per hari ini di wilayah ini. Makanya, treatment khusus juga akan kami terapkan di wilayah-wilayah rentan tersebut,” katanya.

Petugas akan ditempatkan di simpul keramaian wilayah rawan guna memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar ketentuan PPKM darurat, termasuk membubarkan kerumunan di fasilitas umum.

Kebijakan PPKM darurat di Jawa dan Bali, kata dia, mengatur pembatasan sosial kemasyarakatan seperti pemberlakuan 100 persen bekerja dari rumah bagi sektor non esensial dan 50 persen sektor esensial hingga penerapan kegiatan belajar mengajar secara daring di seluruh satuan pendidikan.

“Masih banyak lagi regulasi pembatasan yang diatur di dalamnya, termasuk penutupan sementara pusat perdagangan, perbelanjaan, dan mal serta fasilitas publik dan aktivitas masyarakat lainnya dengan mengadakan Patroli terpadu bersama Stick holder dengan mengikut sertakan Nakes untuk mengambil sampel / Random dalam pengambilan Swab Saya berpesan tetap semangat dan disiplin dalam bekerja serta tetap lakukan penanganan secara persuasif Lakukan semua Pekerjaan dengan hati yang Ikhlas,” imbaunya. (tim)

Polda Jatim Jalankan PPKM Darurat Mulai Pukul 00.00 di Seluruh Jawa Timur

SURABAYA – Polda Jawa Timur bersama satwil jajaran melaksanakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Operasi Amanusa ll penanganan covid-19 tahun 2021”. Jumat malam (2/7/2021) pukul 00.00 WIB. Telah melakukan penyekatan di berbagai tempat dan perbatasan masuk Jawa Timur.

Kebijakan PPKM darurat mulai diterapkan pada 3 Juli 2021. Polda Jatim mulai melakukan menutup pintu masuk ke Jawa Timur pada Jumat tengah malam pukul 00.00 WIB. Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta usai melakukan rapat bersama Forkopimda Jatim secara virtual.

“Mulai malam ini Jajaran Polda Jatim akan melakukan pengendalian mobilitas dan pembatasan mobilitas.
Pengendalian mobilitas adalah, mengendalikan pergerakan orang yang menggunakan alat tranportasi
yang melintas perbatasan provinsi, rayon, dan kabupaten,” paparnya.

Antar Provinsi 8 Pos Check Point, diantaranya 7 titik di pintu masuk perbatasan dengan Jawa Tengah, dan 1 titik perbatasan Bali. Antar Rayon atau Kabupaten 86 Pos Cek Point. Ditambah 25 Pos Exit Tol. Selain itu, sebanyak 20 ribu lebih personil jajaran Polda Jatim telah diterjunkan dalam Operasi Amanusa ll ini.

Lebih lanjut Kapolda Jatim menjelaskan. Pembatasan Mobilitas adalah, membatasi pergerakan akan orang atau alat transportasi di suatu
wilayah berupa kegiatan.

“Kami TNI-Polri bersama pemerintah Provinsi maupun daerah akan melakukan rekayasa lalu lintas, penutupan jalan atau pengalihan. Melakukan Patroli pada tempat yang dijadikan konsentrasi massa, seperti tempat wisata, atau tempat publik
lainnya. Melakukan Sosialisasi dan penegakkan protokol kesehatan,” tandasnya.

“Kunci Pelaksanaan PPKM Darurat INI adalah sinergi, kerja sama, Kompak, dan Menyeluruh dari hulu ke Hilir,” pungkas Kapolda Jatim. (tim)

PPKM Darurat, Kapolri Gelar Operasi Aman Nusa II Lanjutan

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram (STR) soal Operasi Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Lanjutan. Hal ini menindaklanjuti soal penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Surat telegram tersebut bernomor STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021) yang ditandatangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini bakal berlaku sejak nanti malam pukul 00.00 WIB.

“Surat telegram pak Kapolri sudah keluar STR/577/VII/OPS.2./2021 per tanggal (2/7/2021). Operasi terpusat sandi Aman Nusa II Lanjutan ini diberlakukan malam nanti 3 Juli dan sudah dinyatakan berlaku,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat membacakan amanat Kapolri di Gedung Rutapama, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2021).

Argo mengungkapkan, dalam Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini terdapat tujuh satuan tugas (satgas). Diantaranya adalah, satgas deteksi, satgas binmas, satgas kepatuhan protokol kesehatan dan pengamanan vaksinasi.

Lalu, satgas Bayankes, satgas pengamanan pengawalan vaksin, satgas penegakan hukum dan satgas hubungan masyarakat (humas).

Operasi Aman Nusa II Lanjutan ini, dikatakan Argo, merupakan tindaklanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam poin enam disebutkan bahwa, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota didukung penuh oleh TNI, Polri, dan Kejaksaan dalam mengordinasikan dan mengawasi pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19.

“Tindaklanjut apa yang dilaukan Polri terkait instruksi Mendagri terkait PPKM Darudat Covid-19 Jawa dan Bali. Adanya poin keenam, pihak polisi membuat Operasi Aman Nusa II Lanjutan, dulu pernah dibuat juga terkait Covid-19, dulu ada 5 satgas sekarang ada 7 satgas operasi itu,” ujar Argo.

Menurut Argo, dalam penerapan Operasi Aman Nusa II Lanjutan, pihaknya bakal melibatkan 21.168 personel dari Polda Jawa dan Polda Bali.

“Operasi ini diawaki 21.168 personel, mulai dari Polda di Jawa dan Bali, ada Polda Metro Jaya, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Polda Bali,” ucap Argo.

Selain itu, Argo menyebut bahwa, untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia soal PPKM Darurat, aparat kepolisian nantinya bakal melakukan penyekatan-penyekatan di jalur kabupaten/kota untuk random sampling swab antigen.

“Selain PPKM Mikro di tingkat RT/RW kemudian juga ada jalur kabupaten maupun kota yang kami lakukan penyekatan dengan adanya random sampling swab antigen,” kata Argo.

Penyekatan untuk melakukan random sampling swab antigen juga bakal dilakukan di pintu keluar masuk antar kota dan provinsi, pintu Tol, Rest Area, stasiun, bandara, pelabuhan.

“Tentunya ini kami lakukan bersama dengan TNI dan Pemda. Kami nanti setiap kegiatan yang sudah ada di Inmendagri nomor 15 tahun 2021 Pemerintah akan kami dukung apa yang dilarang apa yang diperbolehkan yang ada di instruksi itu. Itu kira-kira,” tutup Argo. (tim)